{"id":255548,"date":"2023-01-20T21:03:34","date_gmt":"2023-01-20T21:03:34","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/%wlc-article-category%\/14-alasan-mengapa-saya-tidak-akan-menonton-the-chosen\/"},"modified":"2026-01-28T13:49:31","modified_gmt":"2026-01-28T13:49:31","slug":"14-alasan-mengapa-saya-tidak-akan-menonton-the-chosen","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/makna-doktrin\/14-alasan-mengapa-saya-tidak-akan-menonton-the-chosen\/","title":{"rendered":"14 Alasan Mengapa Saya Tidak Akan Menonton The Chosen"},"content":{"rendered":"<table align=\"center\" bgcolor=\"#ffffff\" border=\"1\" bordercolor=\"#000000\" height=\"44\" style=\"border-collapse:collapse;border:undefined;\" width=\"100%\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"100%\">\n<p class=\"indenttext\" style=\"text-align:justify\">Artikel ini bukan buatan WLC. Saat menggunakan sumber dari penulis luar, kami hanya mempublikasikan konten yang 100% selaras dengan Alkitab dan selaras dengan keyakinan Alkitabiah WLC pada saat ini. Jadi artikel semacam ini bisa dianggap seolah-olah bersumber langsung dari WLC. Kami sangat diberkati oleh pelayanan banyak hamba-hamba Yahuwah. Tetapi kami tidak menyarankan anggota kami untuk mengeksplorasi karya lain dari para penulis ini. Karya lain yang mengandung kesalahan tidak akan kami publikasikan. Sayangnya, kami belum menemukan pelayanan yang bebas dari kesalahan. Jika Anda dikejutkan oleh beberapa konten terbitan yang bukan buatan WLC [baik artikel maupun episode radio], ingatlah kitab Amsal 4:18. Pemahaman kita tentang kebenaran-Nya akan berkembang, seiring bertambah banyaknya terang yang dicurahkan di jalan kita. Kita harus menghargai kebenaran lebih dari hidup itu sendiri, dan mencarinya di mana pun itu dapat ditemukan.<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" alt=\"Paglunas Ng Langit | Mga Likas Na Remedyo image\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/270934499_1112874649505753_5918380648883457776_n.jpg\" style=\"width: 637px; height: 235px;\"><\/p>\n<p>Jika kehidupan Kristen adalah sebuah peperangan di mana kita harus terus maju, maka kita tidak memiliki waktu untuk disia-siakan\u2014terlebih lagi untuk pertunjukan teatrikal yang diproduksi oleh pihak-pihak yang berkonsultasi dengan kuasa antikristus serta ajaran <i>spiritual formation<\/i> Ignatius.<\/p>\n<p>Ada banyak hal dalam <i>The Chosen<\/i> yang seharusnya menimbulkan keprihatinan bagi orang Kristen yang tulus. Tayangan ini mencampuradukkan setiap agama besar ke dalam satu wadah: sebuah anak lembu emas yang mistik, panteistik, ekumenis, feministik, Yesuit, dan Mormon. Semuanya dibungkus manis dengan rujukan-rujukan Alkitab agar tampak berbasis Kitab Suci, namun pada saat yang sama memperlakukan firman Yahuwah hanya sebagai salah satu buku di antara yang lain, serta mengaburkan perbedaan antara gerakan umat sisa Yahuwah dan gereja yang murtad.<\/p>\n<p>Marilah kita melihat beberapa contoh bagaimana tayangan ini memutarbalikkan Kitab Suci dan merendahkan Kristus.<\/p>\n<p><b>#1 \u2013 \u201cIkuti Kata Hatimu\u201d \u2014 tetapi bukan menuju Kristus<\/b><\/p>\n<p>Dalam serial <i>The Chosen<\/i>, Yahushua bertemu dengan Nikodemus, dan sebagian besar percakapan mereka tampak alkitabiah. Namun, terdapat perubahan-perubahan halus, seperti penambahan kalimat, \u201cApa yang dikatakan hatimu?\u201d\u2014sebuah frasa populer ala Disney. (Perlu diingat, Alkitab menyatakan bahwa hati itu licik.) Kemudian dalam seri tersebut, Yahushua berkata, \u201cSebentar lagi semuanya akan berpusat pada hati.\u201d Sifat ajaran mistik semacam ini memang bekerja secara halus.<\/p>\n<p>Patut dicatat bahwa dalam adegan yang sama, Nikodemus berlutut di kaki Yahushua, dan versi <i>The Chosen<\/i> dari Yahushua menghentikannya, dengan mengatakan bahwa Nikodemus tidak perlu menyembah dia. Gereja Katolik <i>membenci<\/i> penyembahan kepada Yahushua, dan <i>The Chosen<\/i> mengikuti sikap yang sama.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" alt=\"Paglunas Ng Langit | Mga Likas Na Remedyo image\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/thechosenimage.png\" style=\"width: 700px; height: 316px;\"><\/p>\n<p><b>#2 \u2013 Injil Berbasis Desas-desus<\/b><\/p>\n<p>Sepanjang seri ini, para murid seperti Matius dan Yohanes digambarkan mewawancarai orang-orang, berlarian dengan buku catatan dan menuliskan desas-desus yang kemudian disebut sebagai kitab-kitab Alkitab. Dalam satu adegan, seorang perempuan berlari sambil menangis, \u201cDia menyembuhkanku!\u201d Matius, dengan penuh keputusasaan, memanggilnya dan bertanya, \u201cMenyembuhkanmu dari apa?\u201d Tayangan ini berupaya merusak inspirasi Kitab Suci dengan menggambarkannya sebagai buku biasa yang disusun dari kabar angin.<\/p>\n<p>Alkitab menyatakan bahwa <b><i>orang-orang kudus<\/i><\/b> Yahuwah berbicara oleh <b><i>dorongan<\/i><\/b> Roh Kudus. 1 Yohanes 1:1\u20133 menegaskan bahwa Injil adalah kesaksian para saksi mata, dan 2 Petrus 1:16 menggemakan kebenaran ini. Namun menurut <i>The Chosen<\/i>, Yohanes 21:25 berasal dari Maria Magdalena dan bukan dari Yohanes sendiri. Dalam \u201cinjil\u201d versi mereka yang ditulis ulang, Maria Magdalena memainkan peran feministik yang ganjil untuk konteks zaman itu, bahkan menjadi seorang murid yang bepergian bersama Yahushua. Terjadi dekonstruksi inspirasi yang halus, yang mengubah Alkitab menjadi kumpulan desas-desus dan dongeng, bukan kebenaran.<\/p>\n<p><b><img decoding=\"async\" alt=\"Paglunas Ng Langit | Mga Likas Na Remedyo image\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/chosen-john-the-baptist.jpg\" style=\"margin-left: 10px; margin-right: 10px; float: left; width: 350px; height: 350px;\">#3 \u2013 Perintis yang Angkuh<\/b><\/p>\n<p>Dalam <i>The Chosen<\/i>, Yohanes Pembaptis digambarkan sebagai sosok yang angkuh, tidak hormat, dan terus-menerus mempertanyakan Yahushua. Dalam satu adegan, Yahushua mengatakan bahwa dia belum siap untuk masuk ke rincian tertentu, lalu Yohanes Pembaptis menjawab dengan nada meremehkan, \u201cKau tampaknya memang belum siap untuk masuk ke rincian dalam banyak hal.\u201d Dalam percakapan sebelumnya, Yahushua berbicara kepada Yohanes Pembaptis mengenai inses dan perzinaan, dengan mengatakan, \u201cAku mengerti itu bertentangan dengan hukum Musa, tetapi Aku datang untuk tujuan yang lebih besar daripada sekadar menegakkan aturan.\u201d Hal ini memberi kesan bahwa Yohanes\u2014yang akan menegur Herodes\u2014tidak terilhami, bahkan ceroboh, serta bahwa versi <i>The Chosen<\/i> dari Yahushua tidak peduli terhadap Sepuluh Perintah.<\/p>\n<p>Seolah mencari perhatian, Yohanes mengatakan kepada Yahushua bahwa dia berencana mendatangi istana Herodes untuk menegurnya, lalu menambahkan, \u201cPara pengikutku akan menyukainya.\u201d Ini bukanlah yang terjadi! Dalam Alkitab, Yohanes menyatakan, \u201cIa harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.\u201d Lalu mengapa <i>The Chosen<\/i> menggambarkannya sebagai sosok yang angkuh?<\/p>\n<p><b>#4 \u2013 Merusak Kitab Suci demi Satire<\/b><\/p>\n<p>Sementara Yohanes Pembaptis tidak menghormati Kristus, Petrus digambarkan tidak menghormati Yohanes Pembaptis dengan memanggilnya \u201cYohanes yang menyeramkan.\u201d Dalam tayangan tersebut, Petrus dan saudaranya mengutip perkataan Yohanes Pembaptis, \u201cLihatlah Anak Domba Yahuwah yang menghapus dosa dunia,\u201d namun disampaikan dengan cara yang menghancurkan kesakralan dan keagungan momen tersebut. Saudara Petrus memulai dengan, \u201cDia berkata \u2018lihatlah\u2019\u2026,\u201d lalu Petrus menyela, \u201cAku sedang makan serangga.\u201d Upaya humor yang dangkal dan tidak hormat ini mengejek pengakuan Yohanes terhadap Yahushua sebagai Kristus dan merusak keseluruhan pesan.<\/p>\n<p>Dalam tayangan tersebut, Petrus mendatangi Yahushua dan berkata bahwa ia akan mengikuti dia sampai ke ujung bumi, sebuah rujukan kepada Lukas 22:33. Secara alkitabiah, ini merupakan momen penting dalam pertobatan Petrus. Namun dalam <i>The Chosen<\/i>, momen ini dirusak ketika versi \u201cYahushua\u201d menjawab, \u201cAku berharap demikian, Simon, tetapi seingatku ada masalah\u2026 sesuatu tentang kaki Andreas.\u201d Ini menjijikkan. Petrus memang memiliki hati yang belum bertobat yang membuatnya tidak mampu menepati janjinya kepada Kristus, tetapi para penonton <i>The Chosen<\/i> tidak pernah diperlihatkan bagaimana Yahushua menyatakan kebenaran itu kepadanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" alt=\"Paglunas Ng Langit | Mga Likas Na Remedyo image\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/the-chosen-gallery-10.jpg\" style=\"width: 700px; height: 467px;\"><\/p>\n<p><b>#5 \u2013 Meninggikan\u2026 Maria<\/b><\/p>\n<p>Pemujaan terhadap Maria dimasukkan ke dalam tayangan ini melalui pengaruh Katolik Roma. Dalam keyakinan Katolik, Maria ditempatkan di atas Kristus. Di dalam tayangan tersebut, Maria digambarkan sebagai sumber dukungan emosional yang sangat kuat. Yahushua mengucapkan kalimat-kalimat seperti, \u201cApa yang akan kulakukan tanpamu?\u201d alih-alih menampilkan Kristus yang bersandar kepada Bapanya, sebagaimana dinyatakan dengan jelas dalam Kitab Suci. Para penulis menyisipkan teologi yang tidak ditemukan dalam Alkitab, melainkan dalam tradisi Katolik.<\/p>\n<p><b>#6 \u2013 Pertukaran Doktrin<\/b><\/p>\n<table align=\"right\" height=\"150\" style=\"margin-left:10px; border:undefined\" width=\"302\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<h2 style=\"text-align:justify; padding:7px\"><font color=\"#666666\"><font face=\"Times New Roman\"><span style=\"text-autospace:none\">Produser acara, Dallas Jenkins, menyatakan dalam sebuah wawancara, <\/span><\/font><\/font><span style=\"color:#ff0000;\"><font face=\"Times New Roman\">\u201cNiat kami berbeda dari niat Alkitab.\u201d<\/font><\/span><span style=\"color:#c0392b;\"><font face=\"Times New Roman\"><\/font><\/span><\/h2>\n<p align=\"left\" style=\"text-align:justify; padding:7px\"><img decoding=\"async\" alt=\"Paglunas Ng Langit | Mga Likas Na Remedyo image\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/vEJ69Asr-quotation-marks-right-1.png\" style=\"width:80px; height:65px; float:right\" title=\"\"> <font><span style=\"font-weight:bold\"><\/span><\/font><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Produser acara, Dallas Jenkins, menyatakan dalam sebuah wawancara, \u201cNiat kami berbeda dari niat Alkitab.\u201d Niat Alkitab adalah meninggikan Kristus, lalu apakah niatnya? Ia menyatakan bahwa tayangan ini akan menjadi \u201capa yang ingin atau perlu dilihat oleh penonton.\u201d Acara televisi ini, yang dirancang secara cermat untuk menarik emosi, tidak mendorong penontonnya untuk mengorbankan dosa-dosa yang disukai. Secara halus, acara ini menukar Kitab Suci dengan doktrin Katolik yang mistik dan humor murahan. Lebih jauh lagi, penulis acara Tyler Thompson mengklaim bahwa Alkitab adalah \u201csastra yang baik,\u201d tetapi tidak tanpa kesalahan.<\/p>\n<p>Dalam sebuah diskusi antara mitra-mitra Mormon dan pembawa acara, mereka bercanda bahwa kitab Wahyu memerintahkan agar kita tidak menambahkan apa pun ke dalam Alkitab. Pembawa acara, Dallas Jenkins, kemudian mendiskusikan dengan mereka bahwa tidak masalah untuk mengabaikan apa yang dikatakan Yohanes dalam Wahyu dan menambahkan cerita-cerita ke dalam Alkitab (demi keperluan seri ini). Ia kemudian menyatakan, dengan senyum\u2014dan mohon jangan lewatkan ini\u2014\u201c\u2026orang-orang yang hanya ingin membaca Alkitab tidak akan menonton seri ini.\u201d<\/p>\n<p>Saudara-saudari, jika para mitra acara ini menyatakan bahwa orang-orang yang berpegang murni pada Alkitab tidak akan menonton tayangan mereka, maka kita seharusnya berlari sejauh mungkin. Kita adalah penganut kemurnian Alkitab!<\/p>\n<p><b>#7 \u2013 Murid atau Pemabuk?<\/b><\/p>\n<p>Dalam tayangan ini, banyak tokoh Alkitab digambarkan sebagai pemabuk. Pertemuan pertama kita dengan Natanael menampilkannya sebagai seorang pemabuk dan arsitek yang gagal (Natanael hanyalah salah satu dari tokoh Alkitab yang disalahgambarkan). Keadaan mendorongnya untuk menenggelamkan kegagalannya di rumah minum, sebuah latar yang kerap muncul dalam seri ini. Mengapa tayangan ini menampilkan Natanael demikian, padahal Yahushua sendiri menyatakan, \u201cLihatlah, seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya\u201d? Tayangan ini hendak membuat kita percaya bahwa hal-hal tersebut sejalan dengan kekristenan.<\/p>\n<p><b>#8 \u2013 Pertobatan Tidak Diperlukan<\/b><\/p>\n<p>Walaupun Yahushua yang sejati memberitakan pertobatan, dalam tiga musim pertama <i>The Chosen<\/i> Anda mungkin hanya mendengar kata itu disebutkan tiga atau empat kali\u2014dan itupun secara sambil lalu, tanpa bobot keyakinan. Hal ini dilakukan dengan sengaja. Ketika versi <i>The Chosen<\/i> dari Yahushua seolah mengutip Lukas 5:32, kata \u201cpertobatan\u201d dihilangkan dan ia hanya mengatakan bahwa dia \u201cmemanggil orang-orang berdosa.\u201d Memanggil orang berdosa kepada apa? Tayangan ini memanggil orang berdosa kepada injil palsu yang tidak menuntut pertobatan.<\/p>\n<p><b><img decoding=\"async\" alt=\"Paglunas Ng Langit | Mga Likas Na Remedyo image\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/23.01.2023_03.28.17_REC.png\" style=\"margin-left: 10px; margin-right: 10px; float: right; width: 450px; height: 248px;\">#9 \u2013 Penangkapan yang Lebih Cepat<\/b><\/p>\n<p>Prajurit Romawi menangkap Yahushua sebelum peristiwa di Bukit Zaitun, sebuah kisah yang tidak ditemukan di mana pun dalam Alkitab. Hal ini ditambahkan untuk merusak iman terhadap inspirasi Kitab Suci, sebab Yahushua menyatakan bahwa saatnya belum tiba.<\/p>\n<p><b>#10 \u2013 Merendahkan Kristus<\/b><\/p>\n<p>Untuk menurunkan Yahuwah ke tingkat manusia, <i>The Chosen<\/i> memasukkan adegan di mana Yahushua mempersiapkan khotbah dan melatih ayat-ayat yang terkenal, sehingga terasa lebih manusiawi dan biasa, bukan diilhami oleh Bapanya. Ibunya menyela dia dalam salah satu latihan tersebut, dan terlihat kejengkelan di matanya. Dalam interaksi yang sama antara Yahushua dan Maria, Maria berkata, \u201cAku bangga padamu,\u201d dan versi <i>The Chosen<\/i> dari Yahushua menjawab, \u201cMungkin anda perlu menunggu untuk mengatakan hal itu sampai aku selesai, jangan sampai aku membuat kesalahan di depan kerumunan sebesar itu.\u201d \u2026INI ADALAH YAHUSHUA! Tayangan ini memuaskan hati yang jahat dengan merendahkan Tuhan dan Juruselamat kita.<\/p>\n<p><b>#11 \u2013 Naskah yang Tidak Alkitabiah<\/b><\/p>\n<p>Penambahan-penambahan yang tidak alkitabiah tersebar di seluruh <i>The Chosen<\/i>. Sebagian tampak sepele, sebagian lain jelas bercorak Katolik, dan sebagian lagi menghibur imajinasi sambil menanamkan keraguan. Ketika Maria dan Yusuf kehilangan jejak Yahushua yang masih muda, mereka menemukannya di Bait Suci, dan versi <i>The Chosen<\/i> dari Yahushua bertanya, \u201cTidakkah kamu tahu bahwa aku harus berada di rumah Bapaku?\u201d Apa maksudnya? Alkitab menyatakan, \u201charus berada di rumah Bapaku,\u201d dalam arti melakukan pekerjaan Bapa. Ini khas produksi yang dipengaruhi Katolik untuk menekankan bangunan gereja alih-alih ketaatan kepada Bapa di surga.<\/p>\n<p>Contoh lain muncul dalam percakapan yang diduga terjadi antara seorang murid dan Maria Magdalena, ketika ia ditanya kapan pertama kali melihat Yahushua. Jawabannya: \u201cDi sebuah kedai.\u201d Ia berkata, \u201cDia meletakkan tangannya di tanganku,\u201d lalu menambahkan, \u201cyang bukan seperti yang kalian bayangkan.\u201d Ia menyarankan agar Yohanes menghilangkan bagian itu dari tulisannya supaya orang tidak bingung\u2026 sekali lagi, itulah cara <i>The Chosen<\/i> menimbulkan pertanyaan dan keraguan.<\/p>\n<p>Seri ini sangat berbahaya karena tampak \u201cdengan dekat mengikuti Alkitab\u201d dan dengan demikian dapat menyesatkan banyak orang. Dalam sebuah wawancara, tayangan ini digambarkan sebagai \u201cjalan raya multi-jalur untuk relasi dengan Yahushua\u201d (karena itu, tayangan ini melibatkan kaum homoseksual, ateis, Katolik, dan mistikus sebagai penulis, aktor, dan kru). Alkitab menyatakan bahwa jalan menuju hidup itu sempit, sedangkan jalan menuju kebinasaan itu lebar. Tidak ada jalan raya multi-jalur menuju Kristus.<\/p>\n<p><b>#12 \u2013 Doa kepada Maria di Balik Layar<\/b><\/p>\n<table align=\"right\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"10\" height=\"138\" width=\"193\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><a href=\"https:\/\/www.worldslastchance.com\/winds-of-doctrine\/berbicara-kepada-orang-mati-berbicara-kepada-setan-a.html\"><img decoding=\"async\" alt=\"Berbicara kepada Orang Mati : Berbicara kepada Setan\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/YJoG4RC1-talking-to-the-dead-poster.jpg\" style=\"margin-left: 0px; border-width: 0px; border-style: solid; width: 227px; height: 144px;\" title=\"Berbicara kepada Orang Mati : Berbicara kepada Setan\"><\/a><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><\/strong><\/p>\n<p><strong><a class=\"leading-title\" href=\"https:\/\/www.worldslastchance.com\/winds-of-doctrine\/berbicara-kepada-orang-mati-berbicara-kepada-setan-a.html\" style=\"margin:10px 0 0\">Berbicara kepada Orang Mati : Berbicara kepada Setan<\/a><\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Aktor yang memerankan Yahushua dalam <i>The Chosen<\/i>, Jonathan Roumie, memiliki banyak pengikut, dan mengkhawatirkan bagaimana pengaruhnya digunakan. Roumie memiliki siaran langsung \u201crosario\u201d yang menarik banyak penonton. Dalam siaran tersebut, ia mengajarkan rosario Katolik, berdoa kepada orang-orang kudus yang telah mati, berdoa kepada Maria yang telah mati, dan meminta pengampunan dosa kepadanya. Mungkin Anda tidak akan menonton rosarionya, tetapi penggambaran Kristus yang tidak alkitabiah olehnya tetap akan menghibur Anda. Apakah hubungan terang dengan kegelapan? Kita seharusnya menyerukan panggilan keras dan memanggil orang keluar dari Babel, bukan menonton produksinya.<\/p>\n<p><b>#13 \u2013 Kristus Versi Katolik?<\/b><\/p>\n<p>Wawancara dengan aktor <i>The Chosen<\/i> yang memerankan Yahushua, Jonathan Roumie, mengungkap banyak hal yang seharusnya mengkhawatirkan kaum Protestan.<\/p>\n<p>\u201cPenggambaran Anda tentang Yahushua telah menarik perhatian dunia Katolik secara besar-besaran,\u201d demikian ia diberitahu dalam sebuah wawancara. (Ia mengakui bahwa penggambaran Yahushua terinspirasi oleh Paus, yang pernah ia kunjungi dan darinya ia menerima berkat.)<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" alt=\"Paglunas Ng Langit | Mga Likas Na Remedyo image\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/jesusandpope.jpg\" style=\"width: 700px; height: 532px;\"><\/p>\n<p>Jonathan Roumie juga menceritakan pengalamannya dengan seorang perempuan yang kehilangan anaknya. Perempuan itu yakin bahwa jika ia menyentuh jumbai pakaian yang dikenakan Jonathan Roumie, ia akan dapat terhubung dengan jiwa anaknya. Ini adalah ajaran roh-roh jahat. Yahushua palsu ini tidak berusaha meluruskan perempuan tersebut dan mengarahkannya kepada Kristus, melainkan mengambil kemuliaan itu bagi dirinya sendiri. Tidak mengherankan jika manusia durhaka menyukainya!<\/p>\n<p><b>#14 \u2013 Tema yang Mengganggu dan Musik Mistik<\/b><\/p>\n<p>Sebagai puncaknya, musik untuk <i>The Chosen<\/i> diproduksi oleh orang-orang seperti Dan Haseltine, seorang pengajar <i>spiritual formation<\/i> yang secara terbuka menyatakan bahwa ia \u201cingin ada sedikit kekacauan\u201d dalam produksi musik acara tersebut. Ketika mempersiapkan musik latar, Dallas Jenkins mengatakan kepada para komponis, \u201cTidak ada aturan dalam hal ini.\u201d Pola pikir tersebut tercermin dalam lirik-lirik acara, di mana pembukaan setiap episode menegaskan pesan bahwa Yahuwah \u201ctidak mempermasalahkan kekacauan yang ada pada dirimu.\u201d Walaupun tidak dinyatakan secara terbuka, nuansa mistik mewarnai musik di setiap episode.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img decoding=\"async\" alt=\"Paglunas Ng Langit | Mga Likas Na Remedyo image\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/with-pope.jpg\" style=\"width: 700px; height: 700px;\"><\/p>\n<p><b>Kata-kata Penutup sebagai Peringatan<\/b><\/p>\n<p><i>The Chosen<\/i> menunjukkan ketidakpedulian yang serius terhadap Kristus dan berkali-kali meremehkan dia sepanjang tayangan. Sekalipun tidak ada alasan lain, hal ini saja sudah cukup untuk menolaknya sebagai kesalahan yang berat dan berbahaya. Namun, masih ada puluhan alasan lainnya. Ketika Alkitab menuntun kita kepada keselamatan, <i>The Chosen<\/i> justru menuntun kita untuk meremehkan kebenaran, pertobatan, dan pengorbanan Kristus bagi kita. Bagian-bagian Kitab Suci yang esensial dan menyingkapkan pertobatan dipelintir demi hiburan.<\/p>\n<p>Tidak ada terang dalam penggambaran satanik dan produksi humanistis yang menyimpang ini. Mereka yang sungguh-sungguh peduli untuk mempersiapkan diri menyambut kedatangan Yahushua seharusnya menjauhi karya-karya kegelapan.<\/p>\n<hr>\n<p>Tulisan ini merupakan artikel non-WLC oleh Randal LaCelle.<\/p>\n<p>Kami telah mengganti gelar dan nama dalam bahasa Inggris bagi Bapa dan Anak dengan istilah yang digunakan oleh para rasul. Dalam kutipan-kutipan Kitab Suci yang disajikan, kami telah memulihkan nama-nama asli sebagaimana digunakan oleh para penulis yang diilhami. Namun demikian, kami mengakui perkembangan historis yang menyebabkan nama Yahushua diterjemahkan menjadi \u201cYesus.\u201d Selain itu, kami juga mengakui bahwa istilah bahasa Indonesia \u201cTuhan\u201d secara umum telah digunakan sebagai padanan bagi istilah Ibrani Eloah atau Elohim. \u2014Tim WLC<\/p>\n","protected":false},"featured_media":255550,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-255548","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-makna-doktrin","wlc-content-directory-entertainment"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>14 Alasan Mengapa Saya Tidak Akan Menonton The Chosen - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"There is much about &#039;The Chosen&#039; that should concern the sincere Christian. Let\u2019s look at examples of how this show twists Scripture and demeans Christ.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"14 Alasan Mengapa Saya Tidak Akan Menonton The Chosen - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"There is much about &#039;The Chosen&#039; that should concern the sincere Christian. Let\u2019s look at examples of how this show twists Scripture and demeans Christ.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-28T13:49:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/staging.worldslastchance.com\/2026\/01\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen-1-bahasa.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1034\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"656\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/\",\"name\":\"14 Alasan Mengapa Saya Tidak Akan Menonton The Chosen - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2026\/01\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen-1-bahasa.png\",\"datePublished\":\"2023-01-20T21:03:34+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-28T13:49:31+00:00\",\"description\":\"There is much about 'The Chosen' that should concern the sincere Christian. Let\u2019s look at examples of how this show twists Scripture and demeans Christ.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2026\/01\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen-1-bahasa.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2026\/01\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen-1-bahasa.png\",\"width\":1034,\"height\":656},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"14 Alasan Mengapa Saya Tidak Akan Menonton The Chosen\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"14 Alasan Mengapa Saya Tidak Akan Menonton The Chosen - Worlds Last Chance","description":"There is much about 'The Chosen' that should concern the sincere Christian. Let\u2019s look at examples of how this show twists Scripture and demeans Christ.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"14 Alasan Mengapa Saya Tidak Akan Menonton The Chosen - Worlds Last Chance","og_description":"There is much about 'The Chosen' that should concern the sincere Christian. Let\u2019s look at examples of how this show twists Scripture and demeans Christ.","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2026-01-28T13:49:31+00:00","og_image":[{"width":1034,"height":656,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/staging.worldslastchance.com\/2026\/01\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen-1-bahasa.png","type":"image\/png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/","name":"14 Alasan Mengapa Saya Tidak Akan Menonton The Chosen - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2026\/01\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen-1-bahasa.png","datePublished":"2023-01-20T21:03:34+00:00","dateModified":"2026-01-28T13:49:31+00:00","description":"There is much about 'The Chosen' that should concern the sincere Christian. Let\u2019s look at examples of how this show twists Scripture and demeans Christ.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2026\/01\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen-1-bahasa.png","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2026\/01\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen-1-bahasa.png","width":1034,"height":656},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/14-reasons-why-i-wont-watch-the-chosen\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"14 Alasan Mengapa Saya Tidak Akan Menonton The Chosen"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/255548","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=255548"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/255550"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=255548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}