{"id":110479,"date":"2016-10-27T10:26:17","date_gmt":"2016-10-27T10:26:17","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-sabat-dari-matahari-terbenam-tidak-logis-dan-mustahil\/"},"modified":"2025-08-21T22:14:27","modified_gmt":"2025-08-21T22:14:27","slug":"sabat-dari-matahari-terbenam-tidak-logis-dan-mustahil","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kalender-yahs\/sabat-dari-matahari-terbenam-tidak-logis-dan-mustahil\/","title":{"rendered":"Sabat dari Matahari Terbenam? Tidak Logis dan Mustahil!"},"content":{"rendered":"<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"3\" bordercolor=\"#000000\" border=\"1\" bgcolor=\"#66ffff\">\n<tbody>\n<tr valign=\"top\">\n<td width=\"100%\">\n<p align=\"center\"><font size=\"2\"><strong><\/strong><\/font><\/p>\n<p align=\"center\"><strong><\/strong><\/p>\n<p><span><\/span><\/p>\n<p><span><\/span><\/p>\n<p class=\"indenttext\"><font size=\"2\">Peningkatan<br \/>\nterang dalam beberapa tahun terakhir telah mengungkapkan bahwa hari menurut Alkitab \u2014termasuk hari Sabat\u2014<br \/>\ndimulai saat fajar. Urutan kejadian-kejadian yang terjadi diseputar kematian<br \/>\ndan penguburan Yahushua menjadi bukti yang meyakinkan bahwa <a title=\"\" href=\"\/winds-of-doctrine\/kaum-yahudi-keturunan-ular-yang-menguasai-dunia.html\">kaum Yahudi<\/a><br \/>\npada zaman Yahushua masih tetap menguduskan hari Sabat yang dimulai pada saat<br \/>\nfajar. <\/font><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/ax-6.png\" title=\"\" style=\"margin-right: 15px\" alt=\"coup de gr\u00e2ce\" width=\"400\" height=\"286\" align=\"left\">Pernahkah<br \/>\nanda mendengar istilah <em>coup de<br \/>\ngrace<\/em>? Para<br \/>\nwartawan kadang-kadang memberitakannya sebagai <em>coup d\u2019etat<\/em> atau kudeta dalam bidang politik atau dalam bidang yang<br \/>\nlain. Namun <em>coup de grace<\/em><em> <\/em>ini berbeda.<em> Coup de grace<\/em> adalah sebuah serangan<br \/>\nmembunuh yang dilakukan dengan cepat.<\/span><\/p>\n<p>Ini dimulai<br \/>\nkembali ketika kebutuhan akan pengobatan di medan perang jauh lebih banyak melebihi apa yang<br \/>\ndiharapkan. Pada dasarnya, <em>coup de grace<\/em><br \/>\nadalah sebuah pembunuhan lembut di mana seorang sejawat yang sudah sangat<br \/>\nsekarat dibunuh secepat dan semudah mungkin, tanpa merasakan kesakitan.<br \/>\nUngkapan ini telah berkembang sampai, digunakan di dunia moderen, dan diartikan<br \/>\nsebagai &#8220;suatu tindakan atau peristiwa yang mengakhiri atau menghancurkan<br \/>\nsesuatu yang sudah semakin melemah atau yang sudah parah&#8221;.<sup>1<\/sup><\/p>\n<p>Pendapat<br \/>\nbahwa Sabat adalah sebuah periode 24-jam, yang berlangsung dari matahari terbenam<br \/>\nsampai matahari terbenam, telah menjadi semakin melemah dan melemah dengan<br \/>\nadanya penemuan, diantara bukti-bukti yang lain, bahwa ayat utama yang menjadi<br \/>\ndasar pelaksanaannya yaitu, <a target=\"_blank\" title=\"\" href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=imamat&amp;chapter=23&amp;verse=32\">Imamat 23:32<\/a>, telah diartikan di luar konteks dan<br \/>\nsama sekali tidak berlaku untuk <a title=\"\" href=\"\/yahuwahs-calendar\/sabat-hari-ketujuh-memperbaiki-tembok-yang-tembus.html\">Sabat hari ketujuh<\/a>.<\/p>\n<p><em>Coup de grace<\/em> yang menghapuskan<br \/>\nuntuk selamanya keyakinan terhadap Sabat dari matahari terbenam sampai<br \/>\nmatahari terbenam ditemukan dalam catatan kematian dan penguburan Sang<br \/>\nJuruselamat. Urutan kejadian dari peristiwa-peristiwa ini menetapkan dengan<br \/>\nkepastian yang mutlak bahwa jam-jam Sabat dimulai pada pagi hari, dan bukan<br \/>\npada saat matahari terbenam.<\/p>\n<h2 align=\"center\"><strong>URUTAN<br \/>\nKEJADIAN<\/strong><br \/>\n<\/h2>\n<h3>\n<strong>Kematian<br \/>\nYahushua:<\/strong><\/h3>\n<p class=\"indenttext\"><em>&#8220;Kira-kira jam sembilan<br \/>\nberserulah Yahushua dengan suara nyaring: &#8220;Eli, Eli, lama sabakhtani?&#8221;<br \/>\nArtinya: Eloah-Ku, Eloah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? &#8230; Yahushua<br \/>\nberseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya&#8221;. (Matius<br \/>\n27:46 &amp; 50, KJV)<\/em><\/p>\n<p>Sebelum jam<br \/>\nmekanik ditemukan, waktu di siang hari secara merata dibagi menjadi 12 bagian.<br \/>\nKetika Yahushua bertanya, &#8220;Bukankah ada dua belas jam dalam satu<br \/>\nhari?&#8221; (Yohanes 11: 9, KJV) tidak ada orang yang berdebat dengan-Nya.<br \/>\nSemua orang bisa melihat sebuah jam matahari dan mengetahui bahwa hari dimulai<br \/>\ndengan datangnya terang atau cahaya. Karena itu, \u201cwaktu\u201d musim dingin<br \/>\nmenjadi lebih pendek dari waktu di musim panas.<\/p>\n<p>Yahushua<br \/>\nsudah meninggal &#8220;sekitar jam sembilan&#8221; pada hari Paskah, tanggal 14<br \/>\nbulan Abib. Ini setara dengan kira-kira pukul tiga sore. Untuk waktu pada tahun<br \/>\nitu, tidak lama setelah titik balik matahari musim semi, tepatnya itu terjadi<br \/>\npada jam tiga sore lebih sedikit. Mereka yang bersikeras bahwa hari Sabat<br \/>\ndimulai saat matahari terbenam meyakini bahwa Yahushua diambil dari kayu salib<br \/>\ndan dimakamkan pada saat matahari sudah turun di kaki langit. Waktu Yerusalem<br \/>\npada tahun itu, matahari terbenam antara pukul 18:59-19:19. Kajian yang<br \/>\nseksama mengungkapkan bahwa adalah tidak mungkin bagi semua hal yang dicatat<br \/>\ndalam Alkitab untuk dapat terjadi dalam tempo empat jam mulai dari waktu setelah<br \/>\nkematian Sang Juruselamat sampai matahari terbenam.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/307-6.png\" title=\"3:07\" alt=\"3:07\" width=\"500\"><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong>Yahushua wafat segera setelah jam 3 sore.<\/strong><\/font><\/p>\n<h3>\n<strong>Mayat<br \/>\nYahushua Diminta<\/strong><\/h3>\n<p class=\"indenttext\"><em>&#8220;Menjelang malam datanglah<br \/>\nseorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid<br \/>\nYahushua juga. Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yahushua. Pilatus<br \/>\nmemerintahkan untuk menyerahkannya kepadanya&#8221;. (Matius 27:57-58, KJV)<\/em><\/p>\n<p>Ada dua<br \/>\nbagian Alkitab yang secara tegas mengungkapkan hari dimulai saat fajar, salah<br \/>\nsatunya adalah pada catatan mengenai penyaliban. Namun, karena tradisi dan<br \/>\nkesalahan penerjemahan, ayat-ayat ini dikaburkan oleh mereka yang memaksakan bahwa hari Sabat dimulai saat matahari terbenam.<\/p>\n<p><strong>Tradisi:<\/strong> Orang-orang secara<br \/>\ntradisional telah beranggapan kitab Kejadian pasal 1 mengajarkan bahwa hari dimulai saat matahari terbenam karena kalimat yang sering diulang: &#8220;Jadilah petang dan jadilah pagi,<br \/>\nitulah hari [<em>pertama,<br \/>\nkedua, ketiga, <\/em>dll]&#8221;. Namun, kalimat ini diluar dari<br \/>\nkonteks. Dalam pasal pertama Kitab Kejadian, Yahuwah sudah menjelaskan apa yang disebut hari, yaitu: terang! &#8220;Berfirmanlah Elohim, Jadilah terang: Lalu terang<br \/>\nitu jadi. Elohim melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu<br \/>\ndari gelap. Dan Elohim menamai terang itu hari dan gelap<br \/>\nitu malam&#8221;. (Kejadian<br \/>\n1: 3-5, KJV).<\/p>\n<p>Keluar dari<br \/>\nkegelapan yang tak tertembus sebelum<br \/>\nPenciptaan, <em>hari<\/em><br \/>\npertama Penciptaan dimulai ketika Yahuwah menyatakan, &#8220;Jadilah<br \/>\nterang&#8221;. Tindakan berikutnya adalah <em>memisahkan<\/em> terang dari gelap. Dia<br \/>\nkemudian menamai dua hal yang telah dibagi-Nya itu. Yahuwah &#8220;menamai Hari itu terang, dan gelap itu malam&#8221;. Oleh<br \/>\nkarena itu, adalah pemaksaan jika &#8220;hari&#8221; dimulai dari gelap dan itu adalah upaya menggabungkan apa yang telah dipisahkan Yahuwah.<\/p>\n<p>Ungkapan,<br \/>\n&#8220;jadilah petang, dan jadilah pagi, dalam satu hari&#8221; harus dipahami dalam konteks terang sebagai &#8220;hari&#8221; dan berhubungan<br \/>\ndengan <em>cahaya<\/em>, dan &#8220;malam&#8221; sebagai<br \/>\nperiode <em>gelap<\/em>.<\/p>\n<p>Kata yang<br \/>\nditerjemahkan &#8220;petang&#8221; dan diasumsikan salah sebagai waktu-waktu malam berasal dari kata Ibrani, <em>ereb.<\/em><\/p>\n<p class=\"indenttext\">Kata ini<br \/>\nmerupakan waktu siang sesaat sebelum dan kemudian diikuti terbenamnya matahari. &#8230; Ungkapan &#8220;pada waktu petang&#8221; [sesungguhnya, &#8220;diantara waktu petang&#8221;]<br \/>\nberarti <em>periode antara matahari terbenam dan waktu gelap<\/em>,<br \/>\n&#8220;senja&#8221;.<sup>2<\/sup><\/p>\n<p>Hasil<br \/>\nterjemahan dari kata ini tidak bisa<br \/>\nmengacu pada waktu gelap yang Sang Pencipta sebut<br \/>\n Malam, karena dimulai<br \/>\nsebelum matahari terbenam! Terang<br \/>\nmenguasai hari; gelap menguasai malam. Oleh karena itu, jika masih ada sedikit cahaya di langit, masih dianggap sebagai siang hari.<\/p>\n<p><strong>Kesalahan Penerjemahan:<\/strong> Alkitab untuk kedua kalinya<br \/>\nmenjelaskan bahwa hari tidak<br \/>\ndimulai saat matahari terbenam, sebagaimana yang dinyatakan, di dalam kisah penguburan Yahushua. Khususnya, ketika Yusuf dari Arimatea pergi<br \/>\ndan meminta tubuh Yahushua kepada Pilatus. Karena hal ini tidak memiliki terjemahan langsung dari kata Yunani, para<br \/>\npenerjemah<br \/>\nmemilih untuk menggunakan kata &#8220;petang&#8221;. Karena kata itu terdengar seperti kata &#8220;petang&#8221; yang digunakan dalam kitab Kejadian pasal<br \/>\n1, yang telah menghasilkan<br \/>\nkebingungan<br \/>\ndan keyakinan bahwa hari dimulai saat matahari terbenam terus berlanjut.<\/p>\n<p>Namun, hal<br \/>\nini tidak didukung oleh Alkitab. Bahkan, ayat singkat dalam kitab Matius<br \/>\nini memberikan<br \/>\nkonfirmasi paling jelas bahwa Sabat tidak dimulai saat matahari terbenam. Pikirkan kembali ayat ini: &#8220;<em>Menjelang malam,<\/em> datanglah seorang kaya &#8230;<br \/>\nyang bernama Yusuf, yang &#8230; pergi menghadap Pilatus, dan meminta mayat Yahushua&#8221;. (Matius 27: 57-58).<\/p>\n<p>Kata &#8220;petang&#8221; di sini berasal dari kata Yunani <em>opsios <\/em>dan, hal yang sama,<br \/>\npenggunaan umumnya tidak memiliki arti yang serupa dengan kata Ibrani yang digunakan dalam kitab Kejadian pasal 1.<br \/>\nKata ini berarti: &#8220;Waktu<br \/>\nmalam &#8230; <em>kata ini benar-benar menandakan<\/em> <em>&#8216;larut malam&#8217;<\/em>, yang <em>terakhir<\/em><br \/>\ndari dua &#8216;petang&#8217; yang diperhitungkan oleh orang-orang Yahudi, yang<br \/>\npertama dari pukul 3 sore sampai matahari<br \/>\nterbenam, dan yang terakhir setelah matahari terbenam; ini adalah<br \/>\narti yang lazim. Namun, keduanya digunakan&#8221;.<sup>3<\/sup><\/p>\n<p>Bahkan tanpa<br \/>\nbukti kronologis tambahan, ini saja seharusnya cukup untuk<br \/>\nmembuktikan selamanya bahwa Sabat tidak dimulai<br \/>\nsaat matahari terbenam karena penggunaan umum dari kata tersebut mengungkapkan bahwa<br \/>\nYusuf bahkan tidak<br \/>\nmendekati Pilatus untuk<br \/>\nmendapatkan izin untuk<br \/>\nmengambil tubuh Yahushua sampai <em>setelah<\/em> matahari terbenam!<\/p>\n<p><strong>Namun tujuan<\/strong><strong> dari <\/strong><strong>penelitian<\/strong><strong> ini, <\/strong><strong>bukan<br \/>\nuntuk <\/strong><strong>membuktikan bahwa Yusuf dari Arimatea pergi<\/strong><strong><br \/>\nmenghadap<\/strong><strong> Pilatus setelah matahari terbenam.<br \/>\nHal ini untuk menunjukkan kemustahilan <\/strong><strong>penyelesaian<\/strong><strong> penguburan Yahushua <em>sebelum<\/em><br \/>\nmatahari terbenam.<\/strong> Penggunaan<br \/>\numum kata <em>opsios<\/em> mengacu pada <em>setelah matahari terbenam<\/em>. Tetapi karena kata tersebut kadang digunakan untuk periode<br \/>\nwaktu dari sore hari sampai matahari<br \/>\nterbenam,<br \/>\nwaktu yang lebih awal akan digunakan dalam hal ini. Sekali lagi, ini bukan penggunaan<br \/>\numum dari kata tersebut, tetapi karena digunakan sesekali untuk merujuk pada<br \/>\njam sore hari sebelum matahari terbenam, yang akan menjadi titik awal untuk<br \/>\npenelitian kita.<\/p>\n<p>Oleh<br \/>\nkarena argumen,<br \/>\nselama penelitian terpendek ini, perkiraan waktu yang paling konservatif selalu dipilih.<\/p>\n<p>Kitab Injil sangat berhati-hati dalam <a target=\"_blank\" title=\"\" href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/passage.php?passage=yohanes%2019:25-27\">menyembutkan<\/a> pengikut Sang <a target=\"_blank\" title=\"\" href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/passage.php?passage=markus%2015:40-41\">Juruselamat<\/a> yang <a target=\"_blank\" title=\"\" href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=matius&amp;chapter=27&amp;verse=56\">hadir<\/a> pada waktu kematian-Nya. Baik Yusuf dari Arimatea maupun Nikodemus tidak<br \/>\ntercatat<br \/>\nsebagai orang yang hadir pada waktu itu di setiap<br \/>\nkisah dalam Injil. Kehadiran para pengikut terkemuka ini pasti akan disebutkan jika mereka hadir<br \/>\npada waktu itu.<\/p>\n<p>Dikarenakan<br \/>\npanjangnya jam-jam pada waktu tahun itu, Yahushua<br \/>\nkemungkinan besar meninggal sekitar pukul 3:10 sore. Akan membutuhkan waktu bagi Yusuf dari Arimatea untuk mengetahui kematian-Nya. Beberapa orang Yahudi yang datang bersukacita atas<br \/>\nkematian Juruselamat kembali ke Yerusalem setelah itu, karena takut dengan kegelapan dan gempa bumi. &#8220;Dan sesudah seluruh orang banyak, yang datang berkerumun di situ<br \/>\nuntuk tontonan itu, melihat apa yang terjadi itu, pulanglah mereka sambil<br \/>\nmemukul-mukul diri&#8221;.<br \/>\n(Lukas 23:48, KJV). Berita kematian tersebut masih akan<br \/>\nmemakan waktu untuk sampai<br \/>\nkepada Yusuf.<\/p>\n<p>Adalah tidak dapat dibantah untuk beranggapan bahwa dibutuhkan setidaknya 45 menit sampai satu jam<br \/>\natau lebih bagi Yusuf untuk mengetahui Yahushua telah meninggal. Dia<br \/>\ntentu akan<br \/>\nmembutuhkan sedikit waktu untuk pulih dari syok dan kesedihan<br \/>\nyang mendalam, dan setelah itu memutuskan suatu tindakan dan<br \/>\nmelanjutkannya. Dia bahkan<br \/>\nmungkin,<br \/>\npada saat itu, telah berkonsultasi dengan<br \/>\nNikodemus. Kita berbicara tentang hati manusia yang sejati dengan emosi-emosi dan respon-respon manusia<br \/>\nyang sejati. Bahkan<br \/>\njika Yusuf mengetahui kematian Juruselamat dalam waktu<br \/>\nyang cukup<br \/>\nsingkat, adalah tidak realistis untuk menganggap bahwa di menit dia menerima kabar, dia langsung pergi untuk meminta tubuh<br \/>\nYahushua. Dia akan<br \/>\nmenghabiskan setidaknya sedikit waktu<br \/>\nuntuk berduka.<br \/>\nKemudian akan membutuhkan beberapa menit untuk berjalan kaki<br \/>\ndari rumahnya ke tempat Pilatus tinggal. Dia akan tiba di sana tidak lebih awal<br \/>\ndari pukul 4:30 di sore hari.<\/p>\n<p>Yusuf juga mungkin<br \/>\nmenjadi seorang<br \/>\nYahudi yang berpangkat tinggi, namun Pilatus masih berpangkat lebih tinggi darinya. Akan dibutuhkan beberapa menit bagi penjaga untuk mengirim permintaan<br \/>\nYusuf kepada Pilatus dan kembali dengan jawaban, bahwa Pilatus menyetujuinya.<\/p>\n<p>Dengan memperkirakan secara konservatif bahwa Yusuf pergi<br \/>\nmenghadap Pilatus<br \/>\nsekitar pukul 4:30 sore, waktu tercepat yang dia habiskan ketika menghadap Pilatus\u2014dan ini agak terburu-buru\u2014yaitu pukul 4:45 sore.<\/p>\n<p align=\"center\"> <\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/445-6.png\" title=\"4:45\" alt=\"4:45\" width=\"500\" height=\"NaN\"> <\/strong><\/font><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong>Paling cepat Yusuf akan dapat bertemu Pilatus pada jam 4:45 sore, dan mungkin lebih lambat.<\/strong><\/font><\/p>\n<h3>\n<strong>Pilatus terkejut dan tidak percaya<\/strong><\/h3>\n<p>Mati oleh<br \/>\npenyaliban adalah kematian yang lambat dan menyakitkan. Justru dari kata &#8220;menyalibkan&#8221; ini sehingga kita mendapatkan kata &#8220;menyiksa&#8221;, menandakan penderitaan yang sangat intens. Biasanya dibutuhkan beberapa hari untuk otot pada akhirnya ambruk dan korban mati karena sesak napas. Namun, Yahushua tidak<br \/>\nmati karena sesak napas. Dia mati karena jantung<br \/>\nyang pecah.<\/p>\n<p>Pilatus<br \/>\ntidak mengetahui hal ini. Sehingga, ketika Yusuf meminta izin untuk<br \/>\nmengambil tubuh Yahushua, &#8220;Pilatus heran waktu mendengar bahwa Yahushua sudah mati&#8221;. (Markus 15:44, NKJV). Dengan terus terang, Pilatus tidak percaya bahwa ada orang bisa mati dari penyaliban dengan begitu cepat. Dia &#8220;memanggil<br \/>\nkepala pasukan dan<br \/>\nbertanya kepadanya apakah Yahushua<br \/>\nsudah mati. Sesudah didengarnya keterangan<br \/>\nkepala pasukan, dia berkenan memberikan mayat itu kepada<br \/>\nYusuf&#8221;. (Markus 15: 44-45, Alkitab Jenewa thn. 1599).<\/p>\n<p>Ini membutuhkan beberapa waktu. Pilatus tidak<br \/>\ntinggal di Yerusalem. Dia tinggal di Kaisarea. Catatan-catatan menunjukkan bahwa dia hanya datang ke Yerusalem pada<br \/>\nsaat perayaan-perayaan nasional ketika orang-orang Yahudi<br \/>\ndiketahui ada kemungkinan berbuat rusuh. Penemuan-penemuan arkeologi baru-baru ini menolak skenario yang disarankan sebelumnya bahwa Pilatus tinggal di Benteng Antonia dan menunjukkan<br \/>\nbahwa jauh lebih mungkin Pilatus adalah tamu dari Herodes Antipas di istana<br \/>\nyang dibangun oleh Herodes Agung.<\/p>\n<table style=\"width: 735px; height: 566px\" cellspacing=\"15\" border=\"0\" align=\"left\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"Bentuk Istana Herodes\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/herods-palace-model-6.jpg\" title=\"\" width=\"700\" height=\"478\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p><span><\/span><\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/p>\n<p><strong><font color=\"#6699cc\">Bentuk Istana Herodes, tempat dimana Pilatus diyakini tinggal sebagai seorang tamu dari Herodes Antipas.<\/font><\/strong><\/p>\n<p><font color=\"#999999\"><span><\/span><\/font><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Mendapatkan persetujuan memasuki istana untuk berbicara kepada Pilatus mungkin membutuhkan waktu lebih dari 15 menit dalam penelitian ini. Pastinya pada saat Yusuf diantar masuk untuk menghadap Pilatus, mereka saling menyapa sesuai dengan adat-istiadat<br \/>\norang Timur, menyatakan<br \/>\npermintaannya, mendengarkan pertanyaan-pertanyaan Pilatus, kemudian mendengarkan lagi<br \/>\nsaat Pilatus memerintahkan<br \/>\nuntuk seorang utusan dikirim kepada perwira yang bertugas di<br \/>\nGolgota, lebih banyak waktu akan berlalu. Paling lambat jam 5 sore, dan lebih mungkin jam 5:15 sore, atau<br \/>\nbahkan lebih lambat, tergantung kapan Yusuf tiba dan mulai meminta izin untuk dapat menghadap Pilatus.<\/p>\n<p>Namun, oleh<br \/>\nkarena asumsi, kita akan menganggap itu terjadi pada jam 5 sore.<\/p>\n<p>Tempat<br \/>\npenyaliban adalah sekitar 1 kilometer (atau kurang dari satu mil) dari istana Herodes<sup>4<\/sup>. Seorang perwira yang sehat dapat menempuh jarak ini dalam hitungan menit, terutama jika dia menunggangi kuda. Tapi harus diingat bahwa kepala pasukan itu akan diperlambat oleh banyaknya peziarah yang memadati Yerusalem<br \/>\nuntuk merayakan Paskah dan Hari Raya Roti Tidak Beragi. Pada saat itu (1) seorang<br \/>\nutusan dipanggil, diberikan<br \/>\nsebuah pesan dan<br \/>\ndiutus, (2) mencari jalannya sendiri untuk melewati rakyat banyak, (3) menyampaikan pesan, (4) Kepala pasukan itu memberi perintah-perintah dan menunjuk tentara lain untuk tetap bertugas selama dia pergi, (5) dan kemudian<br \/>\nperwira itu mencari jalan sendiri kembali melalui orang banyak, saat itu waktu<br \/>\n akan cenderung menunjukkan setidaknya jam 5:15 sore.<\/p>\n<p align=\"center\"> <\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/515-6.png\" title=\"5:15\" alt=\"5:15\" width=\"500\" height=\"NaN\"> <\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong>Sampai waktu dimana prajurit tiba untuk menjawab pertanyaan Pilatus, itu sudah setidaknya akan terjadi pada jam 5:15 sore.<br \/>\n<\/strong><\/font><\/p>\n<h3>\n<strong>Pilatus mengizinkan Yusuf untuk<br \/>\nmengambil mayat <\/strong><\/h3>\n<p class=\"indenttext\"><em>&#8220;<\/em><em>Sesudah<br \/>\ndidengarnya keterangan kepala pasukan, dia berkenan memberikan mayat itu kepada<br \/>\nYusuf.<\/em><em>&#8221; (Mark<\/em><em>us<\/em><em> 15:4<\/em><em>5<\/em><em>)<\/em><\/p>\n<p>Adalah<br \/>\nmustahil untuk<br \/>\nmengetahui apakah Pilatus hanya memberi perintah lisan kepada kepala pasukan untuk melepaskan mayat Yahushua untuk<br \/>\ndiberikan kepada Yusuf dari<br \/>\nArimatea, atau apakah dia menulis perintah pada kertas dari kulit. Terlepas<br \/>\ndari itu, pada saat itu kepala pasukan diizinkan masuk, menjawab pertanyaan-pertanyaan Pilatus, meyakinkannya tentang kematian Juruselamat, Pilatus memberikan izin, dan Yusuf berangkat, waktu tercepat yang telah berlalu setidaknya 15 menit, sehingga waktu menjadi jam 5:30 sore. Jika<br \/>\nPilatus mengutus seorang juru tulis untuk menulis<br \/>\nperintah, dan memeterainya dengan cincin materainya, itu akan<br \/>\nmenunda kembali keberangkatan Yusuf dari istana sekitar minimal 15 menit.<\/p>\n<p align=\"center\">\n<p> <\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/530-6.png\" title=\"5:30\" alt=\"5:30\" width=\"500\" height=\"NaN\"><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong>Yusuf tidak akan meninggalkan Pilatus sebelum jam 5:30 sore.<\/strong><\/font><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong> <\/strong><\/font><\/p>\n<p align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/first-map-2-most-direct-herods-to-golgotha-bahasa.jpg\" title=\"Direct route from Herod's Palace to Golgotha\" alt=\"Rute langsung dari Istana Herodes ke Golgota\" width=\"700\" height=\"1024\"><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong>Golgota sekitar 1 kilometer<br \/>\njauhnya dari Istana Herodes. Siapapun yang melintasi jarak ini akan diperlambat oleh kerumunan para pengunjung yang berkumpul untuk perayaan Paskah dan Hari Raya Roti Tidak Beragi.<\/strong><\/font>\n<\/p>\n<h3>\n<strong>Yusuf mempersiapkan pemakaman<\/strong><\/h3>\n<p class=\"indenttext\"><em>&#8220;<\/em><em>Sesudah<br \/>\ndidengarnya keterangan kepala pasukan, dia berkenan memberikan mayat itu kepada<br \/>\nYusuf<\/em><em>.<\/em><em> Yusuf pun membeli kain lenan &#8230;<\/em><em>&#8221; (Mark<\/em><em>us<\/em><em> 15:4<\/em><em>5-46,<br \/>\nKJV<\/em><em>)<\/em><\/p>\n<p>Yusuf tidak<br \/>\nsegera bergegas ke Golgota. Dia bahkan tidak tahu apakah dia akan mendapatkan<br \/>\nizin untuk mengambil mayat penjahat yang dihukum.<br \/>\nSetelah mendapat izin, dia melakukan hal berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Dia<br \/>\nkembali ke rumah untuk memberikan perintah kepada para hambanya untuk mulai mengumpulkan bersama-sama alat-alat dan perlengkapan yang<br \/>\ndibutuhkan untuk menurunkan<br \/>\nmayat Yahushua dari kayu<br \/>\nsalib, membawanya ke tempat pemakaman, dan kemudian membersihkan dan mempersiapkan<br \/>\nuntuk dimakamkan.<\/li>\n<li>Dia<br \/>\nmungkin mengirim pesan kepada Nikodemus, karena Nikodemus diketahui akan datang membawa rempah-rempah untuk pemakaman.<\/li>\n<li>Dia pergi<br \/>\n(atau menyuruh seorang hambanya untuk pergi) dan membeli kain lenan<br \/>\nuntuk pemakaman. (<a target=\"_blank\" title=\"\" href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=markus&amp;chapter=15&amp;verse=46\">Markus 15:46<\/a>)<\/li>\n<\/ol>\n<p>Saat beberapa orang<br \/>\nmungkin<br \/>\nmempertanyakan tentang bagaimana Yusuf dapat membeli alat-alat pemakaman di akhir sore pada hari<br \/>\nPaskah, ada tiga poin penting yang<br \/>\nperlu diingat. Tiga poin penting ini berlaku untuk skenario tersebut jika penggunaan umum dari kata <em>opsios<\/em> diterima, yang menunjukkan<br \/>\nbahwa Yusuf pergi menghadap Pilatus setelah matahari terbenam.<\/p>\n<ol>\n<li>Paskah<br \/>\nadalah hari kerja<\/li>\n<li>Entah<br \/>\ntoko-toko yang masih terbuka; atau,<\/li>\n<li>Dia mampu<br \/>\nmelacak pemilik toko yang tidak akan ragu untuk menjual beberapa dagangannya, bahkan di malam hari, karena persyaratan pemakaman yang ketat dari orang-orang Yahudi yang mengharuskan<br \/>\nsegera dikubur.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Adalah<br \/>\nmungkin bahwa Yusuf<br \/>\ndapat membeli kain pemakaman setelah matahari terbenam.<br \/>\nOrang-orang Yahudi, selalu dikenal tentang<br \/>\nusaha mereka yang tak ada henti-hentinya untuk menghasilkan uang, tentu<br \/>\nakan masih membuka toko<br \/>\nsetelah<br \/>\nmatahari terbenam. Dalam kitab Amos pasal 8, orang-orang Yahudi tidak dikecam karena<br \/>\nmenjual di malam hari. Sebaliknya, mereka telah dikecam karena ingin mempercepat berlalunya jam-jam suci hari<br \/>\nSabat.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Kamu yang menginjak-injak orang miskin, dan<br \/>\nyang membinasakan orang sengsara di negeri ini, dan berpikir: \u201cBilakah bulan baru berlalu,<br \/>\nsupaya kita boleh menjual gandum dan bilakah  hari Sabat berlalu, supaya kita boleh<br \/>\nmenawarkan terigu dengan mengecilkan efa, membesarkan syikal, berbuat curang<br \/>\ndengan neraca palsu?. (Amos 8: 4,5, KJV)<\/p>\n<p>Perhatikan<br \/>\nbahwa jika semua toko secara rutin ditutup saat matahari terbenam, tidak<br \/>\nakan ada<br \/>\nkeinginan untuk buru-buru<br \/>\nmengakhiri jam-jam suci karena semua akan tahu bahwa mereka tidak<br \/>\nbisa membuka toko sampai hari berikutnya.<\/p>\n<table width=\"224\" height=\"449\" cellspacing=\"15\" border=\"0\" align=\"right\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"Bukit tengkorak Golgota\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/skull-hill-golgotha-6.jpg\" title=\"Skull Hill Golgotha\" width=\"550\" height=\"413\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Golgota, bukit berbentuk tengkorak, terletak sekitar 1 kilometer dari Istana Herodes. <\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Namun, jika toko-toko ditutup, Yusuf akan melacak orang-orang yang menjual kain kafan di<br \/>\nrumah mereka. Di banyak negara, bahkan sampai hari ini, pemilik-pemilik toko tinggal di atas atau di belakang<br \/>\ntoko mereka. Ini tidak akan menjadi hal yang sulit baginya untuk membeli kain<br \/>\npemakaman bahkan di akhir sore hari atau malam. Tapi ini akan masih membutuhkan lebih banyak waktu karena penjaga toko akan merayakan (atau<br \/>\nbersiap-siap untuk merayakan) Paskah dengan keluarga dan teman-teman. Dengan beranggapan bahwa Yusuf tahu persis kemana harus pergi dan tidak perlu membuang waktu dengan berputar-putar mencari toko di jalan, namun<br \/>\nlangsung menuju ke toko, itu juga akan membutuhkan waktu. Yerusalem bukanlah kota yang<br \/>\nmoderen, yang ditata dengan luas dan dengan jalan-jalan raya yang lurus. Yerusalem memiliki jalan-jalan yang sempit, berliku-liku, dan penuh sesak dengan<br \/>\nkios-kios dan peziarah.<\/p>\n<p>Golgota<br \/>\nhanya berjarak beberapa ratus meter di luar pintu gerbang kota. Namun, Golgota berjarak satu kilometer dari istana Herodes. Jika seseorang menambahkan jarak satu<br \/>\nkilometer tersebut dari jarak-jarak tambahan yang dijalani oleh Yusuf saat dia<br \/>\nkembali ke rumahnya, pergi mencari dan membeli kain pemakaman, kembali ke rumah untuk mengumpulkan sisa dari apa yang<br \/>\ndiperlukan, pergi ke pintu gerbang kota, itu semua menambah akumulasi<br \/>\nberlalunya waktu.<\/p>\n<p>Dari saat<br \/>\nYusuf pergi meninggalkan Pilatus, hingga saat dia berangkat ke Golgota, setidaknya dua jam akan berlalu, bahkan mungkin lebih. Adalah<br \/>\nwajar jika menganggap bahwa Yusuf dan Nikodemus kemungkinan besar bertemu di<br \/>\npintu-pintu gerbang<br \/>\nkota dan melanjutkan<br \/>\nperjalanan ke Kalvari<br \/>\nbersama-sama. Dengan menambahkan kegiatan lain yang<br \/>\nterjadi sejak Yusuf pertama kali pergi menghadap Pilatus, ini akan membawa dia, paling<br \/>\ncepat, sekitar<br \/>\njam 7:30 malam saat dia mulai keluar<br \/>\nmenuju Golgota<br \/>\ndengan hamba-hambanya dan mungkin dengan satu atau dua keledai untuk membawa perlengkapan yang diperlukan.<\/p>\n<p>Ketika hambatan-hambatan yang terlibat dalam proses ini dengan cermat dipertimbangkan, secara cepat menjadi jelas bahwa adalah mustahil untuk melakukan pemakaman pada saat matahari terbenam (antara pukul 18:59-19:19). Oleh karena itu, jika kita mengasumsikan waktu paling cepat dan terpendek yang memungkinkan, maka matahari<br \/>\nsudah terbenam saat Yusuf<br \/>\nmeninggalkan kota tersebut.<\/p>\n<p> <\/p>\n<div align=\"center\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/730-6.png\" title=\"7:30\" alt=\"7:30\" width=\"500\" height=\"NaN\">\n<\/div>\n<p> <\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong>Yusuf, dengan para hamba dan perlengkapannya, akan meninggalkan Golgota setelah matahari terbenam.<\/strong><\/font><\/p>\n<h3>\n<strong>Menurunkan Mayat Yahushua<\/strong><\/h3>\n<p class=\"indenttext\"><em>&#8220;&#8230; <\/em><em>kemudian<br \/>\ndia menurunkan mayat Yahushua<\/em><em> &#8230;&#8221; (Mark<\/em><em>us<\/em><em> 15:46, KJV)<\/em><\/p>\n<p>Tidak akan membutuhkan waktu lama bagi Yusuf, Nikodemus dan hamba-hamba<br \/>\nitu untuk<br \/>\nmencapai Golgota. Lagi pula, situasinya sudah terkondisi di sepanjang jalan utama masuk Yerusalem. Setibanya di sana dengan izin Pilatus untuk menurunkan mayat Yahushua, mereka akan menjadi sibuk.<\/p>\n<p>Beberapa<br \/>\nsaat setelah Yahushua meninggal, orang-orang Yahudi mengamati proses-prosesnya dan memutuskan bahwa tidak ada satu pun mayat<br \/>\nyang boleh berada di atas salib karena hari<br \/>\nberikutnya adalah hari Sabat dan hari pertama Hari Raya Roti Tidak Beragi.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Karena hari itu<br \/>\nhari persiapan dan supaya pada hari Sabat<br \/>\nmayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib (sebab Sabat itu adalah hari yang besar) maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu<br \/>\ndipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan. Maka datanglah prajurit-prajurit lalu<br \/>\nmematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan<br \/>\nbersama-sama dengan Yahushua. Tetapi ketika mereka sampai kepada<br \/>\nYahushua dan melihat bahwa Dia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya. (Yohanes 19: 31-33, KJV)<\/p>\n<p>Ayat ini masih memberikan bukti tambahan<br \/>\nbahwa Sabat tidak bisa dimulai saat matahari terbenam. Perhatikan fakta-fakta berikut:<\/p>\n<ol start=\"1\" type=\"1\">\n<li>Pilatus terkejut ketika mendengar ada orang yang bisa mati begitu cepat melalui penyaliban, sehingga dia memanggil seorang kepala<br \/>\n     pasukan yang bertanggung jawab atas<br \/>\n     eksekusi itu untuk bertanya kepadanya.<\/li>\n<li>Kepala pasukan itu mengkonfirmasi kematian Yahushua.<\/li>\n<li>Orang-orang Yahudi telah<br \/>\n     pergi menghadap Pilatus untuk meminta izin untuk mematahkan kaki orang yang dihukum itu <em>sebelum<\/em> Yusuf pergi menghadap dia, gubernur tidak perlu memanggil kepala pasukan untuk mengkonfirmasi kematian<br \/>\n     Yahushua. Dia pasti sudah mengetahui bahwa Yahushua sudah mati karena sesak napas<br \/>\n     yang disebabkan oleh kaki<br \/>\n     yang patah.<\/li>\n<\/ol>\n<table style=\"margin-left: 10px\" width=\"257\" height=\"185\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"5\" border=\"1\" align=\"right\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; padding: 7px; background-color: #ffffff\">\n<p>Dekat tempat di mana Yahushua disalibkan ada suatu taman dan dalam taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang. <\/p>\n<p>Karena hari itu hari persiapan orang Yahudi, sedang kubur itu tidak jauh letaknya, maka mereka meletakkan mayat Yahushua ke situ.<\/p>\n<p> (Yohanes 19:41-42, KJV)<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Dengan<br \/>\ndemikian, orang-orang<br \/>\nYahudi pergi menghadap Pilatus untuk meminta izin untuk mempercepat kematian dua tahanan lainnya<sup>5<\/sup>. Yusuf telah<br \/>\nmenerima izin untuk mengambil mayat<br \/>\nYahushua. Mereka kemungkinan besar menyampaikan permintaan mereka kepada Pilatus ketika Yusuf sedang<br \/>\nberkoordinasi<br \/>\ndengan Nikodemus untuk pemakaman Yahushua.<\/p>\n<p>Menurunkan<br \/>\ntubuh Juruselamat dari salib akan menjadi<br \/>\ntugas yang melelahkan dan<br \/>\nmemakan<br \/>\nwaktu. <a target=\"_blank\" title=\"\" href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=yohanes&amp;chapter=19&amp;verse=36\">Alkitab mencatat<\/a> bahwa tidak ada tulang Yahushua yang patah, sesuai dengan nubuat. Yusuf, Nikodemus dan hamba-hamba mereka, akan sangat berhati-hati<br \/>\nsaat melepaskan tubuh Yahushua, namun meskipun demikian, itu bukanlah tugas yang mudah untuk melepaskan paku-paku yang begitu besar, yang<br \/>\ntertancap jauh ke<br \/>\ndalam kayu. Bahkan, para arkeolog memiliki tulang-tulang yang utuh dalam sebuah osuarium (kotak<br \/>\ntulang) yang masih berisi paku. Jelas, siapa pun yang mengubur mayat tersebut tidak mampu melepaskan paku itu atau, setidaknya, dianggap sebagai usaha yang sia-sia.<\/p>\n<p>Yusuf dan<br \/>\nNikodemus akan menghabiskan berapa<br \/>\nlama pun waktu yang<br \/>\ndiperlukan untuk dengan sangat hati-hati, penuh hormat menurunkan mayat Yahushua dari kayu salib. Mereka tidak<br \/>\nterburu-buru untuk pergi makan makanan Paskah. Mereka terlibat dalam peristiwa yang paling penting dalam hidup mereka. Lalu, mereka menyuruh hamba-hamba mereka untuk membawa mayat Yahushua ke Taman<br \/>\nMakam, yang<br \/>\ndekat. Ini mungkin memakan waktu satu jam untuk menyelesaikannya, hingga<br \/>\ndiperoleh waktu jam 8:30 malam.<\/p>\n<div align=\"center\"> <\/div>\n<p align=\"center\">\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/830-6.png\" title=\"8:30\" alt=\"8:30\" width=\"500\" height=\"NaN\"><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong>Menurunkan mayat tanpa membuatnya semakin rusak merupakan sebuah pekerjaan yang rumit. <br \/>\nHal ini akan membuat mereka selesai menurunkan mayat setidaknya pada jam 8:30 malam.<\/strong><\/font><\/p>\n<h3>\n<strong>Membersihkan<br \/>\nMayat Yahushua untuk dikuburkan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"indenttext\"><em>&#8220;Dan <\/em><em>sesudah d<\/em><em>ia men<\/em><em>urunkan mayat itu, dia mengapaninya<br \/>\ndengan kain lenan, lalu membaringkannya di dalam kubur yang digali di dalam<br \/>\nbukit batu, di mana belum pernah dibaringkan mayat<\/em><em>.&#8221; (Lukas 23:53, KJV)<\/em><\/p>\n<p>Mempersiapkan<br \/>\nmayat untuk penguburan selalu memakan waktu. Dengan<br \/>\npenganiayaan berat yang diderita oleh Sang Juruselamat sebelum kematian, dipadu dengan ritual-ritual<br \/>\ndari proses<br \/>\npenguburan orang Yahudi, itu bahkan<br \/>\nakan memakan waktu yang lebih lagi. Yusuf,<br \/>\nsebagai orang yang sangat kaya, memiliki sebuah makam yang baru digali<br \/>\nyang disiapkan untuk istri dan dirinya sendiri di sebuah<br \/>\ntaman yang tenang. Di dalam lokasi makam tersebut terdapat kolam air yang sangat besar untuk penampungan air hujan. Mereka memiliki persediaan air yang banyak, tetapi itu masih akan menjadi tugas yang sangat lama dan sulit untuk membersihkan mayat yang terluka dan rusak. Setiap satu ember air harus<br \/>\nditurunkan dan diangkat; rambut dan bagian yang tersisa dari jenggot, dicuci. Ritual pembersihan jauh lebih lama dari bilasan yang cepat. Tingkat pembersihan yang dibutuhkan kemungkinan akan mengharuskan setidaknya<br \/>\ndua jam. Karena hal ini, itu akan menjadi sekitar jam 10.30 malam.<\/p>\n<p align=\"center\"> <\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/1030-6.png\" title=\"10:30\" alt=\"10:30\" width=\"500\" height=\"NaN\"><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong>Membersihkan mayat pasti sulit, membuat waktu berlalu sampai jam 10:30 malam.<\/strong><\/font><\/p>\n<h3>\n<strong>Membungkus mayat Yahushua untuk dikuburkan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"indenttext\"><em>&#8220;<\/em><em>Juga<\/em><em> Nikodemus<\/em><em> datang ke situ. Dialah yang<br \/>\nmula-mula datang waktu malam kepada<\/em><em> Yahushua<\/em><em>.<br \/>\nIa membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati<br \/>\nberatnya. Mereka mengambil mayat Yahushua, mengapaninya dengan kain lenan dan<br \/>\nmembubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan<br \/>\nmayat<\/em><em>&#8220;. (Yohanes 19: 39-40, KJV)<\/em><\/p>\n<table width=\"263\" height=\"424\" cellspacing=\"15\" border=\"0\" align=\"left\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"Taman Makam\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/gardentomb-1-6.jpg\" title=\"Mustafa Kemal Atat\u00fcrk\" width=\"700\" height=\"436\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p><span><\/span><\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/p>\n<p><strong><font color=\"#6699cc\">Taman Makam<\/font><\/strong><\/p>\n<p><font color=\"#999999\"><span><\/span><\/font><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Setelah mayat itu dibersihkan<br \/>\nsecara menyeluruh, pekerjaan sulit mengikat mayat dengan kain-kain pengikat dan rempah-rempah masih harus dilakukan. Tidak seperti mayat-mayat yang ditempatkan di dalam peti<br \/>\nmati di dunia barat, tidak ada satu<br \/>\npun bagian<br \/>\ntubuh yang menyentuh bagian lain. Lengan dan kaki semua harus terikat dengan kain yang memisahkannya. Tangan dan kaki biasanya diikat dengan kain secara terpisah seperti wajah. Ini merupakan praktik umum yang dapat disimpulkan<br \/>\ndari keterangan yang diberikan dalam Alkitab tentang Lazarus setelah kebangkitan-Nya: &#8220;Orang yang telah mati datang ke luar, kaki dan tangannya<br \/>\nmasih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yahushua<br \/>\nkepada mereka, bukalah kain-kain itu dan biarkan dia pergi\u201d. (Yohanes 11:44, KJV)<\/p>\n<p>Dalam<br \/>\npemikiran orang Yahudi,<br \/>\nproses penguburan sangat penting. Jika tubuh mayat tidak benar<br \/>\ndikubur, individu dianggap dikutuk oleh Yahuwah. Oleh karena itu, proses<br \/>\nmengubur mayat, terutama untuk<br \/>\nseseorang yang dikasihi, akan menjadi proses yang menyeluruh dan sangat hati-hati.<\/p>\n<p>Tidak semua<br \/>\norang dikuburkan terbungkus dengan rempah-rempah. Hanya raja dan orang yang sangat kaya yang mampu melakukan pembalseman rempah-rempah. Raja<br \/>\nHizkia <a target=\"_blank\" title=\"\" href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=2%20raja-raja&amp;chapter=20&amp;verse=13\">menyimpan rempah-rempah<\/a> di dalam rumah harta<br \/>\nkarunnya. Rempah-rempah itu dianggap sebagai bagian dari<br \/>\nkekayaannya. &#8220;Rempah-rempah yang disebutkan sebagaimana yang<br \/>\ndigunakan oleh Nikodemus untuk persiapan mayat<br \/>\nTuan kita, Yoh<br \/>\n19: 39,40 adalah &#8216;mur dan gaharu&#8217;, dimana kata yang terakhir<br \/>\nharus dipahami bahwa bukan gaharu<br \/>\nuntuk pengobatan, tetapi kayu yang<br \/>\nsangat wangi dari<br \/>\nkelas agallochum Aquilaria.&#8221;<sup>6<\/sup> Beberapa peneliti telah menunjukkan bahwa nilai rempah-rempah yang<br \/>\ndibawa oleh Nikodemus adalah lebih dari $200.000 dollar di pasar zaman sekarang.<sup>7<\/sup><\/p>\n<p>&#8220;Rempah-rampah seberat lima puluh<br \/>\nkati&#8221;<br \/>\nadalah jumlah yang sangat besar dari rempah-rempah yang sangat<br \/>\nmahal! Mur adalah suatu cairan. Gaharu adalah bubuk. Ritual<br \/>\nmembungkus mayat dengan rempah-rempah jauh lebih dari sekedar membuat mumi secara kilat, dengan segenggam dupa yang dilemparkan ke dalamnya. Setiap bagian dari tubuh harus<br \/>\ndibungkus secara individual dalam beberapa lapisan. Campuran rempah-rempah cair<br \/>\ndan bubuk diaplikasikan pada<br \/>\nsetiap<br \/>\nlapisan, dengan hati-hati dan penuh hormat. Itu<br \/>\nadalah proses yang sangat memakan waktu.<\/p>\n<p>Pembungkusan mayat yang teliti dengan rempah-rempah, dapat<br \/>\nmemakan waktu hingga dua jam<br \/>\n(jika tidak lebih) untuk menyelesaikannya. Sehingga akumulasi waktu akan membawa mereka hingga tengah<br \/>\nmalam.<\/p>\n<p align=\"center\">\n<p align=\"center\"> <\/p>\n<p align=\"center\">\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/1230-6.png\" title=\"12:30\" alt=\"12:30\" width=\"500\" height=\"NaN\"><\/p>\n<p align=\"center\"><strong><font color=\"#6699cc\">Membungkus mayat dengan rempah-rempah adalah sebuah proses yang sangat menguras waktu. <br \/>\n <br \/>\nMereka akan selesai melakukan itu setidaknya setelah pukul 00:30 malam.<\/font><\/strong><\/p>\n<h3>\n<strong>Pemakaman<\/strong><\/h3>\n<p class=\"indenttext\"><em>&#8220;Dan <\/em><em>sesudah d<\/em><em>ia <\/em><em>menurunkan mayat itu<\/em><em>, <\/em><em>dia mengapaninya dengan kain lenan, lalu membaringkannya di<br \/>\ndalam kubur yang digali di dalam bukit batu, di mana belum pernah dibaringkan<br \/>\nmayat<\/em><em>.&#8221; (Lukas 23:53, KJV)<\/em><\/p>\n<p>Ketika mayat tersebut sudah selesai dibungkus, hanya akan membutuhkan beberapa menit untuk akhirnya<br \/>\nmeletakkan mayat itu di dalam kubur. Mengguling batu ke tempatnya, melepaskan kain yang berlumuran<br \/>\ndarah, dan mengumpulkan alat yang digunakan untuk melepaskan Sang Juruselamat dari kayu<br \/>\nsalib, tidak<br \/>\nakan memakan waktu yang sangat lama. Saat jam 12:50 malam, keadaan memilukan akan mengantarkan langkah-langkah lelah menuju ke rumah.<\/p>\n<p> <\/p>\n<div align=\"center\"> <\/div>\n<p align=\"center\">\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/1250-6.png\" title=\"12:50\" alt=\"12:50\" width=\"500\" height=\"NaN\"><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong>Mereka, baik para pria maupun para perempuan akan kembali ke Yerusalem sekitar pukul 12.50 malam.<\/strong><\/font><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong> <\/strong><\/font><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/second-map-womenreturn-bahasa.jpg\" title=\"Women return from Garden Tomb\" alt=\"Rute para perempuan pulang dari taman makam\" width=\"700\" height=\"1024\"> <\/strong><\/font><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong>Para perempuan akan membutuhkan waktu sekitar 15 sampai dengan 20 menit untuk kembali dari Taman Makam.<\/strong><\/font><\/p>\n<h3>\n<strong>Para Perempuan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"indenttext\"><em>&#8220;Dan perempuan-perempuan yang datang<br \/>\nbersama-sama dengan Yahushua dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana<br \/>\nmayat-Nya dibaringkan. Dan setelah<br \/>\npulang, mereka menyediakan rempah-rempah<br \/>\ndan minyak mur. Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat&#8221;. (Lukas 23: 55-56, KJV).<\/em><\/p>\n<p>Dalam budaya-budaya Timur Tengah, anggota-anggota keluarga adalah orang-orang yang harus mempersiapkan mayat-mayat untuk dimakamkan. Perempuan-perempuan dari keluarga tersebut mempersiapkan mayat jika yang meninggal adalah seorang perempuan, sementara anggota keluarga<br \/>\nlaki-laki mempersiapkan mayat jika yang meninggal adalah seorang laki-laki. Berbagai sumber menyatakan<br \/>\nbahwa Yusuf dari Arimatea adalah anggota keluarga Yahushua, sehingga hal yang logis jika dia terlibat<br \/>\ndalam penguburan Sang Juruselamat.<\/p>\n<p>Sebagaimana yang tertulis dalam Kitab Suci,<br \/>\nperempuan-perempuan tinggal di belakang dan tidak terlibat dalam proses penguburan. Mereka juga sangat ingin melakukan sesuatu untuk penguburan tersebut, tetapi mempersiapkan mayat untuk<br \/>\npenguburan adalah pekerjaan laki-laki. Sebagai<br \/>\ngantinya, mereka<br \/>\nmenyaksikan dari jarak tertentu<br \/>\ndengan penuh hormat, menentukan dan mengumpulkan rempah-rempah dan minyak untuk<br \/>\nmengurapi mayat setelah<br \/>\nmayat itu<br \/>\ndibungkus.<\/p>\n<p>Setelah batu<br \/>\nitu digulingkan ke tempatnya, tidak ada<br \/>\nlagi yang harus dilakukan di makam. Perempuan-perempuan kembali ke rumah, mungkin menemani para laki-laki untuk perlindungan. Ini bukan<br \/>\nperjalanan yang terburu-buru. Mereka telah terjaga sepanjang malam. Mereka secara mental, emosional, dan<br \/>\nfisik kelelahan. Tentu saja, tidak ada cara untuk menentukan<br \/>\nsecara tepat di mana perempuan-perempuan<br \/>\ntersebut tinggal, tetapi<br \/>\njika mereka tinggal di sekitar ruang<br \/>\numum bagian atas,<br \/>\nmereka berjarak kira-kira satu kilometer dari makam. Jika<br \/>\nmereka tinggal di kota bagian<br \/>\nbawah, butuh waktu lebih lama untuk kembali ke rumah. Pergi dengan jarak<br \/>\nyang lebih pendek, bagaimanapun, itu akan memakan waktu sekitar 15-20 menit untuk melintasi jarak yang melelahkan dari kubur ke rumah<br \/>\nmereka.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Bentuk kota Yerusalem\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/model-of-ancient-jerusalem-6.jpg\" title=\"\"><\/p>\n<div align=\"center\"><font size=\"2\" color=\"#0099ff\"><font color=\"#6699cc\"><strong>Tempat Ruangan Atas berada pada sudut kanan bawah dari gambar bentuk Yerusalem kuno ini. Perlu dicatat juga bahwa Istana Herodes berada di kiri atas. <\/strong><\/font><\/font><\/div>\n<p>Perempuan-perempuan mungkin telah menggunakan waktu tersebut untuk mendiskusikan rangkaian tindakan mereka<br \/>\nselanjutnya. Mereka<br \/>\ningin untuk mengurapi mayat Tuan mereka yang  tercinta.<br \/>\nMereka juga ingin melakukan beberapa tindakan kecil untuk memuliakan-Nya. Setelah kembali ke rumah<br \/>\nmereka, mereka membuat dengan tekun campuran rempah-rempah pengurapan yang mereka telah sediakan. Lukas mengatakan bahwa perempuan-perempuan &#8220;menyediakan rempah-rempah dan<br \/>\nminyak&#8221;. Namun, Alkitab<br \/>\nmenjelaskan secara jelas bahwa, ketika mereka membandingkan dan meracik apa yang ada di tangan mereka, mereka menyadari bahwa mereka tidak memiliki<br \/>\njumlah yang cukup. Tidak ada yang bisa dilakukan pada saat itu karena hari<br \/>\nSabat akan dimulai karena matahari<br \/>\ntelah terbit. Oleh<br \/>\nkarena itu, &#8220;pada hari<br \/>\nSabat mereka beristirahat<br \/>\nmenurut hukum Taurat&#8221;. (Lukas 23:56).<\/p>\n<p>Setelah hari<br \/>\nSabat berlalu dan kios-kios pasar dibuka kembali<br \/>\nuntuk bisnis, perempuan-perempuan itu &#8220;membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki<br \/>\nYahushua&#8221;.<br \/>\n(Markus 16: 1, KJV). Meskipun mereka sangat ingin kembali ke makam untuk meminyaki mayat Yahushua, mereka menunggu. Mereka<br \/>\ntidak bisa membeli rempah-rempah tambahan yang mereka butuhkan sampai Sabat berlalu. Mereka tahu cara terbaik untuk<br \/>\nmenghormati Dia adalah menaati-Nya. Dia mengatakan, &#8220;Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala <br \/>\nperintah-Ku.&#8221;<br \/>\n(Yohanes 14:15, NKJV). Mereka menaati hari Sabat untuk menghormati<br \/>\n&#8220;Tuan atas hari Sabat&#8221; itu.<\/p>\n<p>Sebagaimana yang dinyatakan sebelumnya, adalah<br \/>\nwajar untuk mengasumsikan bahwa perempuan-perempuan<br \/>\nitu kembali ke<br \/>\nYerusalem bersama para laki-laki. Dengan memungkinkan 15 menit untuk<br \/>\nperjalanan pulang, ini akan membuat mereka kembali ke rumah sekitar jam 1:05 malam. Perempuan-perempuan itu kembali ke rumah mereka masing-masing, melihat persediaan yang mereka miliki, lalu berkumpul sekali lagi untuk berkonsultasi tentang apa saja pasokan mereka yang masih kurang yang harus dibeli setelah hari Sabat berlalu. Karena ini adalah tengah malam,<br \/>\njelas tidak akan ada toko-toko terbuka. Dengan<br \/>\nberbicara secukupnya, ini akan memakan waktu minimal satu jam, sehingga waktu menjadi pukul 02:00 malam.<\/p>\n<p align=\"center\"> <\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/200-6.png\" title=\"2:00\" alt=\"2:00\" width=\"500\" height=\"NaN\"> <\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong><span>Dengan perkiraan waktu zaman dulu, para perempuan baru akan menghentikan persiapan mereka pada sekitar jam 2 malam.<\/span><\/strong><\/font><\/p>\n<h3>\n<strong>Sabat saat fajar<\/strong><\/h3>\n<p class=\"indenttext\"><em>&#8220;<\/em><em>H<\/em><em>ari itu adalah<\/em><em> hari<\/em><em> persiapan<br \/>\ndan <\/em><em>S<\/em><em>abat <\/em><em>hampir mulai<\/em><em>.&#8221; (Lukas 23:54, KJV)<\/em><\/p>\n<p>Kumpulan<br \/>\ncatatan Injil tentang kematian<br \/>\ndan penguburan Yahushua sangat singkat. Alkitab hanya memberi petunjuk banyaknya waktu yang terlibat dalam proses<br \/>\npenguburan. Namun, ketika daftar kejadian diambil, langkah demi langkah, ketika<br \/>\nkata-kata penting yang dicari<br \/>\ndalam bahasa Yunani,<br \/>\nfakta-fakta menjadi jelas: penguburan Yahushua tidak bisa terjadi sebelum<br \/>\nmatahari terbenam. Jika penggunaan<br \/>\nyang lebih umum<br \/>\ndari <em>opsios<\/em> diterima, butuh waktu<br \/>\nhampir sepanjang malam! Segala sesuatu yang terjadi selama jam-jam malam dianggap sebagai bagian dari hari keenam dalam<br \/>\nseminggu dan disebut hari persiapan. Menurut Injil<br \/>\nLukas, mereka tidak selesai sampai hari berikutnya ketika hari Sabat dimulai<br \/>\nyaitu saat fajar.<sup>8<\/sup> Meskipun hal ini tidak<br \/>\njelas dalam terjemahan bahasa Inggris, bahasa Yunani yang asli<br \/>\nmenetapkan ini tanpa pertanyaan.<\/p>\n<p>Ungkapan yang diterjemahkan &#8220;hampir mulai&#8221; dalam ayat ini, adalah kata Yunani, &#8230; <em>(epiphosko)<\/em>. Definisinya mencengangkan: &#8220;mulai bertambah terang. &#8211; mulai fajar&#8221;<sup>9<\/sup><\/p>\n<p class=\"indenttext\">Ini adalah bentuk #2017, &#8230; <em>(epiphauo)<\/em>, yang berarti &#8220;menerangi<br \/>\n&#8230; memberikan terang.&#8221;<sup>10<\/sup> Karena mereka menunggu dari petang hingga malam untuk memulai<br \/>\nproses meminta izin untuk mengambil mayat<br \/>\ntersebut, menurunkankannya, membersihkan dan membungkusnya, dll,. itu membawa mereka pada jam-jam malam untuk melakukan pekerjaan mereka. Mereka belum selesai sampai hari Sabat dimulai pada saat terang mulai bertambah.<sup>11<\/sup><\/p>\n<p><em>The<\/em> <em>New Strong\u2019s Expanded<br \/>\nDictionary of Bible Words <\/em>menguraikan tentang definisi ini, menyatakan <em>epiphosko<\/em> <em>&#8220;bermakna<\/em><em> mendekatnya<\/em><em> hari Sabat.&#8221;<\/em><sup>12<\/sup> Jika kata tersebut digunakan dalam hubungannya dengan <em>mendekatnya<\/em><em> hari Sabat<\/em>, dan jika<br \/>\nkata itu sendiri berarti &#8220;mulai<br \/>\nmenyingsingnya fajar&#8221;, kesimpulannya<br \/>\nadalah jelas: Sabat dimulai saat fajar merekah, bukan saat terbenamnya matahari dan saat gelap gulita.<\/p>\n<p>Di<br \/>\nYerusalem, pada zaman itu matahari terbit terjadi antara pukul 5:54 &#8211; 6:27. Namun,<br \/>\nfajar-permulaan terang- bahkan muncul lebih awal. Waktu fajar astronomi di<br \/>\nYerusalem untuk bulan April terjadi antara jam 5:05 (awal bulan) dan jam 4:25 (di<br \/>\nakhir bulan saat hari-hari memanjang menuju titik balik matahari musim panas).<\/p>\n<p>Seperti yang dinyatakan sebelumnya, perkiraan waktu tersingkat itu sengaja<br \/>\ndipilih untuk penelitian ini. Tidak perlu membuat-buat rintangan-rintangan<br \/>\nwaktu yang terlibat. Entah seluruh proses bisa diselesaikan sebelum matahari<br \/>\nterbenam atau tidak bisa. Dengan asumsi Yusuf meminta izin untuk mengambil mayat<em>sebelum<\/em> matahari terbenam, membawa kita sekarang pada saat perempuan-perempuan<br \/>\nmempersiapkan rempah-rempah untuk pengurapan. Mereka akan menyadari bahwa<br \/>\nmereka tidak memiliki cukup rempah-rempah dan tidak ada cara untuk membeli<br \/>\nlebih banyak di waktu tengah malam. Mereka menunda upaya-upaya mereka sampai<br \/>\nmereka bisa membeli lebih banyak pada saat hari Sabat telah berlalu. Berdasarkan<br \/>\nperhitungan kami, ini sekitar tujuh jam setelah matahari terbenam. Kendati<br \/>\ndemikian, hebatnya, perkiraan konservatif kami sekitar empat jam. Dengan kata lain,<br \/>\nAlkitab menjelaskan bahwa prosesnya benar-benar memakan lebih banyak waktu<br \/>\ndaripada waktu yang diperkirakan dalam penelitian ini!<\/p>\n<p>Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa Sabat <em>dimulai saat fajar<\/em> karena mereka<br \/>\nmenunda persiapan-persiapan mereka. Oleh karena itu, pada saat pekerjaan<br \/>\npenguburan orang-orang itu selesai, mereka kembali ke Yerusalem, perempuan-perempuan<br \/>\ntelah mengumpulkan rempah-rempah urapan mereka dan menyadari bahwa mereka<br \/>\nmembutuhkan lebih banyak rempah-rempah, adalah sebenarnya mendekati jam 5 pagi!<br \/>\nSabat, tanggal 15 bulan Abib, tiba dengan fajar dan perempuan-perempuan beristirahat menurut<br \/>\nhukum Taurat.<\/p>\n<p align=\"center\"> <\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/500-6.png\" title=\"5:00\" alt=\"5:00\" width=\"500\" height=\"NaN\"><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong>Alkitab menyatakan bahwa keseluruhan proses itu berakhir <br \/>\npada saat fajar mulai merekah pada hari Sabat, atau sekitar pukul 5 pagi! <br \/>\nDaftar kegiatan ini sesungguhnya dilakukan sepanjang malam.<\/strong><\/font><\/p>\n<h3>\n<strong>Kebangkitan<\/strong><\/h3>\n<p class=\"indenttext\"><em>&#8220;Setelah lewat hari Sabat, Maria<br \/>\nMagdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi<br \/>\nke kubur dan meminyaki Yahushua. Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu<br \/>\nitu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur&#8221; (Markus 16: 1-2,<br \/>\nKJV).<\/em><\/p>\n<p>Dalam hal ini, masih ada satu konfirmasi terakhir bahwa hari dimulai dengan fajar,<br \/>\nbukan matahari terbenam: &#8220;Setelah hari Sabat lewat, menjelang<br \/>\nmenyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan<br \/>\nMaria yang lain, menengok kubur itu&#8221;. (Matius 28: 1, KJV). Ungkapan  menjelang<br \/>\nmenyingsingnya fajar&#8221; berasal dari kata yang sama persis seperti yang<br \/>\ndigunakan dalam <a target=\"_blank\" title=\"\" href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=lukas&amp;chapter=23&amp;verse=54\">Lukas 23:54<\/a> untuk menunjukkan bahwa hari Sabat &#8220;hampir<br \/>\nmulai&#8221; saat perempuan-perempuan itu mengesampingkan persiapan-persiapan<br \/>\nmereka karena hari Sabat hampir hampir dimulai. Ini berarti, &#8220;mulai bertambah <em>terang<\/em>: &#8211; Mulai fajar&#8221;<sup>13<\/sup><\/p>\n<p>&#8220;Menjelang&#8221; adalah sebuah kata yang menunjukkan pergerakan ke arah<br \/>\nsesuatu. Ini adalah terjemahan yang baik dari kata Yunani, <em>eis<\/em>, yang juga mengungkapkan gerakan dan menunjukkan sebuah titik<br \/>\nyang dicapai.<sup>14<\/sup> Kata ini tidak akan digunakan jika Hari Pertama dimulai<br \/>\nsaat matahari terbenam pada malam sebelumnya. Kata itu hanya digunakan saat cahaya<br \/>\n&#8220;fajar memulai hari pertama minggu itu&#8221; dimana hari dimulai.<\/p>\n<p>Jika orang-orang Yahudi memulai hari mereka saat matahari terbenam, mereka akan<br \/>\nmulai setiap hari saat matahari terbenam, termasuk hari pertama minggu itu.<br \/>\nNamun, Matius 28: 1 jelas menyatakan bahwa setelah lewat hari Sabat (itu<br \/>\nberakhir dengan berlalunya terang pada malam sebelumnya) <em>karena terang mulai merekah pada hari pertama minggu itu<\/em>, (hari pertama minggu itu belum dimulai<br \/>\nsaat matahari terbenam malam sebelumnya), perempuan-perempuan kembali ke kubur untuk<br \/>\nmeminyaki mayat Yahushua. Ini adalah Hari Raya Buah Pertama, pada tanggal 16<br \/>\nbulan Abib.<\/p>\n<p align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/garden-tomb-2-6.jpg\" title=\"\" alt=\"Dia tidak ada di sini! Dia telah bangkit!\" width=\"700\" height=\"436\"> <\/p>\n<h3>\n<strong>Dia tidak di sini! Dia telah bangkit!<\/strong><\/h3>\n<p class=\"indenttext\"><em>&#8220;Singkapkanlah mataku, supaya aku<br \/>\nmemandang keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu.&#8221; (Mazmur 119: 18, KJV)<\/em><\/p>\n<p>Hikmat kemahatahuan Yahuwah secara sengaja merancang kematian Anak-Nya yang<br \/>\ntunggal dalam setiap bagiannya. Kemahatahuan-Nya tahu bahwa kebenaran hari<br \/>\nSabat akan tersembunyi selama hampir 2.000 tahun. Tindakan yang paling terakhir<br \/>\ndari kehidupan yang egois untuk meninggalkan catatan kronologi peristiwa-peristiwa<br \/>\nyang, ketika dipelajari dengan hati-hati, dapat menunjukkan kepada orang-orang<br \/>\npercaya dari generasi terakhir kebenaran tentang kapan hari Sabat dimulai.<\/p>\n<p>Penganut Sabat hari Sabtu yang menaati hari Sabat dari matahari terbenam pada Jumat<br \/>\nmalam sampai matahari terbenam pada Sabtu malam, ingin menyesuaikan seluruh<br \/>\nkronologi peristiwa antara kematian Yahushua tak lama setelah jam 3 sore dan matahari<br \/>\nterbenam sekitar pukul 7 malam &#8211; kurang dari empat jam! Namun, ini adalah pekerjaan<br \/>\nyang mustahil. Seperti yang ditunjukkan, perkiraan waktu paling konservatif<br \/>\nmengungkapkan proses akan menyita waktu sembilan jam paling sedikit! Dan,<br \/>\nsebagaimana yang dibuktikan berdasarkan waktu-waktu untuk fajar astronomi, seluruh<br \/>\nproses benar-benar menyita waktu lebih lama dari yang diperkirakan.<\/p>\n<p>Tidak ada<br \/>\ncara yang sesuai dalam segala sesuatu yang terjadi dalam rentang waktu empat<br \/>\njam. Lebih lanjut, dengan melakukan hal tersebut bertentangan dengan<br \/>\nfakta-fakta berikut sebagaimana yang diuraikan oleh Kitab Suci:<\/p>\n<ol start=\"1\" type=\"1\">\n<li> Jika penggunaan<br \/>\n     umum dari kata<em> opsios<\/em> diterima,<br \/>\n     Yusuf dari Arimatea tidak bisa mendekati Pilatus untuk meminta izin<br \/>\n     mengambil mayat itu sampai <em>setelah<\/em><br \/>\n     matahari terbenam. (<a target=\"_blank\" title=\"\" href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/passage.php?passage=matius%2027:57-58\">Matius 27: 57-58<\/a>). Bahkan jika Yusuf pergi ke Pilatus<br \/>\n     sebelum matahari terbenam, masih tidak mungkin untuk menyesuaikan seluruh<br \/>\n     kronologi kejadian menjadi sesempit empat jam.<\/li>\n<li>Setelah menerima izin untuk menguburkan mayat itu, Yusuf<br \/>\n     pergi untuk <em>membeli<\/em> kain<br \/>\n     penguburan. (<a target=\"_blank\" title=\"\" href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=markus&amp;chapter=15&amp;verse=46\">Markus 15:46<\/a>)<\/li>\n<li>Proses penguburan tersebut begitu panjang, Alkitab<br \/>\n     menyatakan hari baru sudah mulai saat fajar karenanya perempuan-perempuan<br \/>\n     mengesampingkan persiapan-persiapan mereka dan beristirahat selama hari<br \/>\n     Sabat. (<a target=\"_blank\" title=\"\" href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=lukas&amp;chapter=23&amp;verse=54\">Lukas 23:54<\/a>)<\/li>\n<li>Setelah lewat hari Sabat, perempuan-perempuan itu pergi<br \/>\n     dan membeli lebih banyak rempah-rempah yang digunakan untuk meminyaki mayat.<br \/>\n     (<a target=\"_blank\" title=\"\" href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=lukas&amp;chapter=23&amp;verse=56\">Lukas 23:56<\/a> dan <a target=\"_blank\" title=\"\" href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=markus&amp;chapter=16&amp;verse=1\">Markus 16:1<\/a>).<\/li>\n<li>Perempuan-perempuan itu kembali ke kubur karena hari<br \/>\n     itu &#8220;fajar mulai menyinsing pada hari pertama minggu itu.&#8221;<br \/>\n     (<a target=\"_blank\" title=\"\" href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/verse.php?book=matius&amp;chapter=28&amp;verse=1\">Matius 28:1<\/a>).<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kronologi<br \/>\nkejadian kematian dan penguburan Yahushua dengan teguh menetapkan fakta bahwa<br \/>\nhari menurut Alkitab, dan Sabat hari ketujuh, dimulai saat fajar, bukan saat<br \/>\nmatahari terbenam. Ini adalah saatnya untuk menanggalkan kesalahan-kesalahan<br \/>\ndari tradisi dan asumsi dan menyambut jam-jam kudus Sabat sebagaimana yang dimaksud:<br \/>\ndari datangnya cahaya saat fajar, sampai cahaya pergi di waktu malam. Yang lainnya<br \/>\nhanyalah tradisi berdasarkan asumsi yang salah.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"3\" bordercolor=\"#000000\" border=\"1\" bgcolor=\"#ffffff\">\n<tbody>\n<tr valign=\"top\">\n<td width=\"100%\">\n<p align=\"center\"><font size=\"2\"><strong><\/strong><\/font><\/p>\n<p align=\"center\"><strong><\/strong><\/p>\n<p><span><\/span><\/p>\n<p><span><\/span><\/p>\n<p class=\"indenttext\"><font size=\"2\"><\/font><\/p>\n<p class=\"indenttext\">WLC menantang semua orang yang masih terus berpegang teguh pada pemeliharaan hari Sabat dari matahari terbenam sampai matahari terbenam untuk menyampaikan urutan kejadian lain untuk membuktikan posisi mereka. Urutan kejadian itu tentu harus terlaksana di antara waktu kematian Yahushua sesaat setelah jam 3 sore sampai matahari terbenam, pada sekitar jam 7 malam. Nyatakan waktu, jarak dan urutan kejadiannya. Jika itu adalah kebenaran, itu bisa dibuktikan. Jika tidak, saatnya untuk menguji kembali pemahaman yang sudah kuno.<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><font size=\"3\" face=\"Georgia\">Kontent Terkait:<\/font><\/p>\n<ul>\n<li><a title=\"Kapan sebuah Hari Dimulai?\" href=\"\/yahuwahs-calendar\/kapan-sebuah-hari-dimulai.html\">Kapan sebuah Hari Dimulai?<\/a><\/li>\n<li><a title=\"Menyibak Kegelapan: Kapan Sebuah Hari Dimulai?\" href=\"\/yahuwahs-calendar\/menyibak-kegelapan-kapan-sebuah-hari-dimulai.html\">Menyibak Kegelapan: Kapan Sebuah Hari Dimulai?<\/a> (&gt;&gt;<a title=\"\" href=\"\/view-video\/530\/kapan-sebuah-hari-mulai.html\">Video<\/a>)\n<\/li>\n<\/ul>\n<hr>\n<p><sup>1 <\/sup>Merriam-Webster<br \/>\nDictionary<\/p>\n<p><sup>2<\/sup><em> The<br \/>\nNew Strong\u2019s Expanded Dictionary Of Bible Words<\/em>, 2001 ed.,<br \/>\n#6153, penekanan diberikan.<\/p>\n<p><sup>3 <\/sup><em>Ibid.,<\/em>#3798,<br \/>\npenekanan diberikan<\/p>\n<p><sup>4 <\/sup>Tempat<br \/>\npenyaliban \u201ctradisional\u201d diusung oleh Katolik Roma sebagai Golgota dapat diabaikan<br \/>\nkarena berbagai alasan, salah satunya adalah bahwa tempat tersebut terletak di dekat<br \/>\nsebelah barat kota. Kemurnian hukum ritual Yahudi serta faktor \u2013faktor terkait<br \/>\nmenetapkan bahwa tidak ada yang bisa dikuburkan di sisi barat Yerusalem. Karena<br \/>\nAlkitab dengan jelas menyatakan bahwa kubur di mana Yahushua dikuburkan dekat<br \/>\ndengan tempat eksekusi, tempat tradisional Golgota tidak termasuk sebagai<br \/>\ntempat asli eksekusi.<\/p>\n<p><sup>5<\/sup> Yohanes 19<br \/>\nmenjelaskan para tentara mematahkan kaki orang lain tetapi tidak pada Yahushua<br \/>\nkarena Dia telah mati. Ayat 38 diterjemahkan dengan menyatakan bahwa \u201csetelah<br \/>\nitu Yusuf dari Arimatea, &#8230; meminta kepada Pilatus, supaya dia diperbolehkan<br \/>\nmenurunkan mayat Yahushua. Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu<br \/>\ndatanglah dia dan menurunkan mayat itu. Di sini<br \/>\nsekali lagi timbul masalah terjemahan. Kata diterjemahkan &#8220;setelah&#8221; sebenarnya<br \/>\nmenunjukkan &#8220;pendampingan; &#8216;ditengah-tengah&#8217; &#8230; (gen asosiasi, atau acc<br \/>\nSuksesi). Dimana dia bergabung; menduduki posisi menengah. &#8220;(<em>Strong\u2019s Expanded Dictionary<\/em>, #3326, penekanan<br \/>\ndiberikan.)<\/p>\n<p>Dengan kata lain, itu menggambarkan perjalanan waktu<br \/>\ndimana banyak hal-hal yang berbeda yang terjadi serentak, serta saling tumpang tindih<br \/>\ndengan tidak adanya urutan yang digambarkan secara jelas. Masih ada kemungkinan<br \/>\nmenunjukkan dengan tepat ketika orang-orang Yahudi mendekati Pilatus dengan<br \/>\nmempertimbangkan kumpulan catatan Injil Markus tentang kejadian-kejadian yang<br \/>\nsama, yang membuktikan bahwa Pilatus tidak mengetahui kematian para tahanan<br \/>\npada saat Yusuf pergi menghadap dia.<\/p>\n<p><em><sup>6 <\/sup><\/em><em><a target=\"_blank\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.bible-history.com\/smiths\/S\/Spice,+Spices\/\">Smith\u2019s Bible Dictionary<\/a> <\/em><\/p>\n<p><sup>7<\/sup> Alkitab tidak<br \/>\nmenyatakan bahwa Nikodemus pergi dan membeli rempah-rempah untuk penguburan.<br \/>\nHal ini juga sejalan dengan bagaimana orang kaya pada zaman itu memelihara<br \/>\nkekayaan mereka. Dengan tidak adanya <br \/>\nbank-bank sebagai tempat menyetorkan uang, mereka biasanya membeli aset-aset yang nyata, yang bisa dijual jika<br \/>\ndiperlukan.<\/p>\n<p><sup>8 <\/sup>Injil Lukas<br \/>\nsesungguhnya menyatakan bahwa Sabat dimulai saat fajar dan diikuti segera<br \/>\ndengan teks yang menggambarkan pada saat  para laki-laki menggulingkan batu ke<br \/>\ntempatnya. Namun semua kumpulan catatan Injil harus dipertimbangkan. Ini jelas<br \/>\nmerupakan sebuah kesimpulan yang umum, yang memperkuat fakta bahwa peristiwa-peristiwa<br \/>\npenguburan mencakup semua jam-jam malam, dan bukan menentukan saat waktu<br \/>\ntertentu.<\/p>\n<p><sup>9<\/sup><em> The<br \/>\nNew Strong\u2019s Exhaustive Concordance of the Bible, <\/em>#2020, edisi 1990.<\/p>\n<p><sup>10 <\/sup><em>S.d.a.<\/em><\/p>\n<p><sup>11 <\/sup>eLaine Vornholt<br \/>\nand Laura Lee Vornholt-Jones, <em>The Great<br \/>\nCalendar Controversy,<\/em> hal. 40.<\/p>\n<p><sup>12 <\/sup><em>Op.<br \/>\ncit., <\/em>#2020,<br \/>\npenekanan diberikan<\/p>\n<p><sup>13<\/sup><em> S.d.a.<\/em><\/p>\n<p><sup>14 <\/sup><em>Strong\u2019s<br \/>\nExpanded Dictionary<\/em>, #1519 <\/p>\n","protected":false},"featured_media":226673,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-110479","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kalender-yahs","wlc-content-directory-scriptural-beginning-of-the-day"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sabat dari Matahari Terbenam? Tidak Logis dan Mustahil! - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sabat dari Matahari Terbenam? Tidak Logis dan Mustahil! - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Peningkatan terang dalam beberapa tahun terakhir telah mengungkapkan bahwa hari menurut Alkitab \u2014termasuk hari Sabat\u2014 dimulai saat fajar. Urutan kejadian-kejadian yang terjadi diseputar kematian dan penguburan Yahushua menjadi bukti yang meyakinkan bahwa kaum Yahudi pada zaman Yahushua masih tetap menguduskan hari Sabat yang dimulai pada saat fajar. Pernahkah anda mendengar istilah coup de grace? Para [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T22:14:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/sabbath-at-sunset-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"31 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/\",\"name\":\"Sabat dari Matahari Terbenam? Tidak Logis dan Mustahil! - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/sabbath-at-sunset-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2016-10-27T10:26:17+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T22:14:27+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/sabbath-at-sunset-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/sabbath-at-sunset-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Sabat dari Matahari Terbenam? Tidak Logis dan Mustahil!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sabat dari Matahari Terbenam? Tidak Logis dan Mustahil! - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Sabat dari Matahari Terbenam? Tidak Logis dan Mustahil! - Worlds Last Chance","og_description":"Peningkatan terang dalam beberapa tahun terakhir telah mengungkapkan bahwa hari menurut Alkitab \u2014termasuk hari Sabat\u2014 dimulai saat fajar. Urutan kejadian-kejadian yang terjadi diseputar kematian dan penguburan Yahushua menjadi bukti yang meyakinkan bahwa kaum Yahudi pada zaman Yahushua masih tetap menguduskan hari Sabat yang dimulai pada saat fajar. Pernahkah anda mendengar istilah coup de grace? Para [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T22:14:27+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/sabbath-at-sunset-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"31 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/","name":"Sabat dari Matahari Terbenam? Tidak Logis dan Mustahil! - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/sabbath-at-sunset-bahasa.jpg","datePublished":"2016-10-27T10:26:17+00:00","dateModified":"2025-08-21T22:14:27+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/sabbath-at-sunset-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/sabbath-at-sunset-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/sabbath-at-sunset-absurd-and-impossible\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Sabat dari Matahari Terbenam? Tidak Logis dan Mustahil!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/110479","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110479"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/226673"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110479"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}