{"id":110246,"date":"2016-06-11T10:55:35","date_gmt":"2016-06-11T10:55:35","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-nefilim-raksasa-di-dalam-alkitab-apakah-bapa-adalah-maniak-genosida-atau-pencipta-yang-pengasih\/"},"modified":"2025-08-21T19:46:17","modified_gmt":"2025-08-21T19:46:17","slug":"nefilim-raksasa-di-dalam-alkitab-apakah-bapa-adalah-maniak-genosida-atau-pencipta-yang-pengasih","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kepercayaan-alkitabiah\/nefilim-raksasa-di-dalam-alkitab-apakah-bapa-adalah-maniak-genosida-atau-pencipta-yang-pengasih\/","title":{"rendered":"Nefilim (Raksasa) di dalam Alkitab: Apakah Bapa adalah Maniak Genosida atau Pencipta yang Pengasih?"},"content":{"rendered":"<p>Berulang-ulang<br \/>\nkali, orang-orang yang tidak percaya seperti para atheis dan agnostik<br \/>\ntelah menyatakan serangkain tuduhan menentang Yahuwah dan melawan<br \/>\nfirman-Nya,<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\"><em>Tuhan<br \/>\ndalam Perjanjian Lama adalah maniak genosida! Dia dengan<br \/>\nsewenang-wenang telah menumpas banyak bangsa di dalam Perjanjian Lama<br \/>\ntanpa alasan yang jelas! Dia benar-benar bukan Tuhan yang pengasih!<\/em><\/p>\n<p align=\"justify\">Ayat-ayat<br \/>\nberikut ini sering dikutip untuk mendukung tuduhan aneh ini. Di sini,<br \/>\nYahuwah memerintahkan orang-orang Israel untuk menumpas secara<br \/>\nmenyeluruh tujuh bangsa:<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Apabila<br \/>\nYahuwah, Elohimmu, telah membawa engkau ke dalam negeri, ke mana<br \/>\nengkau masuk untuk mendudukinya, dan Ia telah menghalau banyak bangsa<br \/>\ndari depanmu, yakni orang Het, orang Girgasi, orang Amori, orang<br \/>\nKanaan, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus, tujuh bangsa, yang<br \/>\nlebih banyak dan lebih kuat dari padamu, dan Yahuwah, Elohimmu, telah<br \/>\nmenyerahkan mereka kepadamu, sehingga engkau memukul mereka kalah,<br \/>\nmaka haruslah kamu menumpas mereka sama sekali. Janganlah engkau<br \/>\nmengadakan perjanjian dengan mereka dan janganlah engkau mengasihani<br \/>\nmereka. Janganlah juga engkau kawin-mengawin dengan mereka: anakmu<br \/>\nperempuan janganlah kauberikan kepada anak laki-laki mereka, ataupun<br \/>\nanak perempuan mereka jangan kauambil bagi anakmu laki-laki; sebab<br \/>\nmereka akan membuat anakmu laki-laki menyimpang dari pada-Ku,<br \/>\nsehingga mereka beribadah kepada dewa-dewa lain. Maka murka Yahuwah<br \/>\nakan bangkit terhadap kamu dan Ia akan memunahkan engkau dengan<br \/>\nsegera. Tetapi beginilah kamu lakukan terhadap mereka: mezbah-mezbah<br \/>\nmereka haruslah kamu robohkan, tugu-tugu berhala mereka kamu<br \/>\nremukkan, tiang-tiang berhala mereka kamu hancurkan dan patung-patung<br \/>\nmereka kamu bakar habis. (Ulangan 7:1-5).<\/p>\n<table width=\"268\" height=\"450\" cellspacing=\"15\" border=\"0\" align=\"right\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Nations of Canaan Before the Israelite Invasion\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"Nations of Canaan Before the Israelite Invasion\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/canaan-nations-map-2.jpg\" width=\"300\" height=\"558\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p><strong>Bangsa-bangsa<br \/>\nKanaan sebelum Serbuan Orang Israel<\/strong><br \/>\n<a href=\"http:\/\/www.bible-history.com\/maps\/canaanite_nations.html\" title=\"\" target=\"_blank\">http:\/\/www.bible-history.com<\/a><\/p>\n<p><\/font><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p align=\"justify\">Tujuh<br \/>\nbangsa yang ditumpas:<\/p>\n<ol><\/ol>\n<ol>\n<li>Orang<br \/>\n\tHet<\/li>\n<li>Orang<br \/>\n\tGirgasi<\/li>\n<li>Orang<br \/>\n\tAmori<\/li>\n<li>Orang<br \/>\n\tKanaan<\/li>\n<li>Orang<br \/>\n\tFeris<\/li>\n<li>Orang<br \/>\n\tHewi<\/li>\n<li>Orang<br \/>\n\tYebus<\/li>\n<\/ol>\n<p align=\"justify\">Pada<br \/>\nayat berikut ini, Yahuwah membuat sebuah perbedaan yang jelas antara<br \/>\nbangsa-bangsa yang harus dihancurkan (bangsa-bangsa Kanaan) dan<br \/>\nbangsa-bangsa yang akan beroleh belas kasihan.<\/p>\n<p><strong>Nyatakan<br \/>\nBelas Kasihan:<\/strong><\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Apabila<br \/>\nengkau mendekati suatu kota untuk berperang melawannya, maka haruslah<br \/>\nengkau menawarkan perdamaian kepadanya. Apabila kota itu menerima<br \/>\ntawaran perdamaian itu dan dibukanya pintu gerbang bagimu, maka<br \/>\nharuslah semua orang yang terdapat di situ melakukan pekerjaan rodi<br \/>\nbagimu dan menjadi hamba kepadamu. Tetapi apabila kota itu tidak mau<br \/>\nberdamai dengan engkau, melainkan mengadakan pertempuran melawan<br \/>\nengkau, maka haruslah engkau mengepungnya; dan setelah Yahuwah,<br \/>\nElohimmu, menyerahkannya ke dalam tanganmu, maka haruslah engkau<br \/>\nmembunuh seluruh penduduknya yang laki-laki dengan mata pedang. Hanya<br \/>\nperempuan, anak-anak, hewan dan segala yang ada di kota itu, yakni<br \/>\nseluruh jarahan itu, boleh kaurampas bagimu sendiri, dan jarahan yang<br \/>\ndari musuhmu ini, yang diberikan kepadamu oleh Yahuwah, Elohimmu,<br \/>\nboleh kaupergunakan. Demikianlah harus kaulakukan terhadap segala<br \/>\nkota yang sangat jauh letaknya dari tempatmu, yang tidak termasuk<br \/>\nkota-kota bangsa-bangsa di sini. (Ulangan 20:10-15).<\/p>\n<p><strong>Tumpas<br \/>\nSeluruhnya:<\/strong><\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Tetapi<br \/>\ndari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan Yahuwah, Elohimmu,<br \/>\nkepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kaubiarkan hidup apapun<br \/>\nyang bernafas, melainkan kautumpas sama sekali, yakni orang Het,<br \/>\norang Amori, orang Kanaan, orang Feris, orang Hewi, dan orang Yebus,<br \/>\nseperti yang diperintahkan kepadamu oleh Yahuwah, Elohimmu, supaya<br \/>\nmereka jangan mengajar kamu berbuat sesuai dengan segala kekejian,<br \/>\nyang dilakukan mereka bagi dewa-dewa mereka, sehingga kamu berbuat<br \/>\ndosa kepada Yahuwah, Elohimmu. (Ulangan 20: 16-18)<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<p align=\"justify\">Mengapa<br \/>\nYahuwah membuat sebuah perbedaan antara bangsa-bangsa Kanaan dan<br \/>\nbangsa-bangsa lain? Mengapa Dia memerintahkan supaya mereka ditumpas<br \/>\nsepenuhnya? Alkitab menyatakan dengan jelas bahwa penyembahan berhala<br \/>\nyang ditularkan oleh orang-orang Kanaan (Ul. 7:4) adalah sebuah<br \/>\nalasan yang mendasarinya, tapi ada alasan yang lebih besar di sini<br \/>\nmelibihi yang dapat terlihat. Untuk memahami gambaran lebih besar<br \/>\nyang ada di sini, kita harus kembali ke zaman Nuh. Kitab Kejadian<br \/>\npasal 6 memegang kuncinya:<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Ketika<br \/>\nmanusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi<br \/>\nmereka lahir anak-anak perempuan, maka anak-anak Elohim melihat,<br \/>\nbahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka<br \/>\nmengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang<br \/>\ndisukai mereka. . . . Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi,<br \/>\ndan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Elohim menghampiri<br \/>\nanak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan<br \/>\nanak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman<br \/>\npurbakala, orang-orang yang kenamaan. (Kejadian 6:1-2,4).<\/p>\n<p align=\"justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"perplexed man reading the Bible\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/confused-bible-2.jpg\" width=\"350\" height=\"526\" align=\"left\">Makna<br \/>\nsebenarnya dari ayat ini telah lama terkubur, dan sering diabaikan<br \/>\noleh para sarjana dan juga oleh orang-orang yang mempelajari Alkitab.<br \/>\nUntuk membuka arti dari ayat-ayat ini, pertama kita harus menentukan<br \/>\nsiapa yang disebut dengan &#8220;anak-anak Elohim&#8221; itu.<br \/>\n&#8220;Anak-anak Elohim&#8221; dalam bahasa Ibrani adalah B&#8217;nai<br \/>\nHaElohim. Kata-kata ini ditemukan hanya dalam tiga ayat lain lagi<br \/>\ndalam Kitab Perjanjian Lama. Ketiga ayat ini terdapat dalam Kitab<br \/>\nAyub.<sup>2<\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\">Pada<br \/>\nsuatu hari datanglah <em><strong>anak-anak Elohim<\/strong><\/em><br \/>\nmenghadap Yahuwah dan di antara mereka datanglah juga Iblis. (Ayub<br \/>\n1:6).<\/p>\n<p align=\"justify\">Pada<br \/>\nsuatu hari datanglah <em><strong>anak-anak Elohim<\/strong><\/em><br \/>\nmenghadap Yahuwah dan di antara mereka datang juga Iblis untuk<br \/>\nmenghadap Yahuwah. (Ayub 2:1).<\/p>\n<p align=\"justify\">Maka<br \/>\ndari dalam badai Yahuwah menjawab Ayub: &#8220;Siapakah dia yang<br \/>\nmenggelapkan keputusan dengan perkataan-perkataan yang tidak<br \/>\nberpengetahuan? Bersiaplah engkau sebagai laki-laki! Aku akan<br \/>\nmenanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku. Di manakah engkau,<br \/>\nketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau<br \/>\nmempunyai pengertian! Siapakah yang telah menetapkan ukurannya?<br \/>\nBukankah engkau mengetahuinya? &#8211;Atau siapakah yang telah<br \/>\nmerentangkan tali pengukur padanya? Atas apakah sendi-sendinya<br \/>\ndilantak, dan siapakah yang memasang batu penjurunya pada waktu<br \/>\nbintang-bintang fajar bersorak-sorak bersama-sama, dan semua<em><strong>anak-anak Elohim<\/strong><\/em><br \/>\nbersorak-sorai? (Ayub 38:1-7).<\/p>\n<p align=\"justify\">Dalam<br \/>\nsemua ayat-ayat di atas, penulis<sup>3<\/sup><br \/>\nmenyatakan dengan jelas bahwa &#8220;anak-anak Elohim&#8221; adalah<em>para malaikat<\/em>. Lalu<br \/>\nkemudian apa yang Musa katakan kepada kita dalam kitab Kejadian pasal<br \/>\n6? Dengan jelas telah dinyatakan, Musa mengatakan kepada kita bahwa<br \/>\npara malaikat tinggal bersama [kawin] dengan para perempuan dan bagi<br \/>\nmereka lahirlah anak-anak bertubuh raksasa (Ibrani: <em>Nefilim<\/em>).<br \/>\nBagi sebagian orang ini mungkin terdengar aneh, tapi itulah yang<br \/>\nayat-ayat ini katakan.<\/p>\n<p align=\"justify\">\nPeristiwa-peristiwa<br \/>\naneh yang tercatat dalam kitab Kejadian pasal 6 telah dipahami oleh<br \/>\nsumber-sumber kerabian kuno, serta oleh para penerjemah Septuaginta,<br \/>\nsebagai peristiwa yang merujuk pada para malaikat pemberontak yang<br \/>\nberkembang biak menghasilkan keturunan campuran [hibrida] yang aneh<br \/>\ndengan perempuan manusia &#8211; yang dikenal dengan nama &#8220;Nefilim&#8221;.<br \/>\nHal ini juga yang menjadi pemahaman dari para pemimpin gereja<br \/>\nmula-mula. Peristiwa-peristiwa aneh ini juga bergema dalam<br \/>\nlegenda-legenda dan mitos-mitos dari setiap kebudayaan kuno yang ada<br \/>\ndi atas bumi, seperti kebudayaan: Yunani kuno, Mesir, Hindu,<br \/>\nKepulauan di Laut Selatan, Indian Amerika, dan hampir di semua<br \/>\nkebudayaan-kebudayaan yang lain.<sup>4<\/sup><\/p>\n<hr style=\"height: 1px\">\n<p align=\"justify\">\n<p><strong>Sebelum<br \/>\nmelangkah lebih jauh, mari kita secara singkat membahas beberapa<br \/>\nmasalah yang ada pada penafsiran &#8220;Keturunan Set&#8221; yang<br \/>\npopuler mengenai kitab Kejadian pasal 6.<\/strong><\/p>\n<p align=\"justify\">Teori<br \/>\nKeturunan Set berpendapat bahwa &#8220;anak-anak Elohim&#8221; adalah<br \/>\nketurunan Set dan &#8220;anak-anak perempuan manusia&#8221; adalah<br \/>\nketurunan Kain. Teori ini menyatakan bahwa melalui perkawinan campur<br \/>\nantara keturunan Set sebagai keturunan orang benar dan keturunan Kain<br \/>\nsebagai keturunan orang jahat, dunia menjadi rusak sampai tidak bisa<br \/>\ndibenahi lagi. Akibatnya, Yahuwah terpaksa membinasakan dunia dengan<br \/>\nair bah dan memulai baru dengan Nuh, Orang Benar itu, dan<br \/>\nkeluarganya.<\/p>\n<p align=\"justify\"><strong>Masalah<br \/>\n#1:<\/strong> Tidak ada ayat di dalam Alkitab yang<br \/>\nmenyebut keturunan Set sebagai &#8220;anak-anak Elohim&#8221; (<em>B&#8217;nai<br \/>\nHaElohim<\/em>). <em>B&#8217;nai<br \/>\nHaElohim<\/em> digunakan secara khusus untuk<br \/>\nmerujuk pada para malaikat dalam Kitab Perjanjian Lama. Kitab Ayub<br \/>\npasal 38 secara khusus telah menjelaskan bahwa <em>B&#8217;nai<br \/>\nHaElohim<\/em> adalah para malaikat, karena manusia<br \/>\nmana yang sudah hadir pada saat Yahuwah meletakkan dasar bumi?<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Maka<br \/>\ndari dalam badai Yahuwah menjawab Ayub: . . . Di manakah engkau,<br \/>\nketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau<br \/>\nmempunyai pengertian! Siapakah yang telah menetapkan ukurannya?<br \/>\nBukankah engkau mengetahuinya? &#8211;Atau siapakah yang telah<br \/>\nmerentangkan tali pengukur padanya? Atas apakah sendi-sendinya<br \/>\ndilantak, dan siapakah yang memasang batu penjurunya pada waktu<br \/>\nbintang-bintang fajar bersorak-sorak bersama-sama, dan semua<br \/>\nanak-anak Elohim [<em>B\u2019nai HaElohim<\/em>]<br \/>\nbersorak-sorai? (Ayub 38:1-7).<\/p>\n<table style=\"margin-left: 10px\" width=\"270\" height=\"120\" cellspacing=\"15\" cellpadding=\"15\" border=\"0\" align=\"right\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; padding: 7px\">\n<p align=\"center\"><font size=\"3\"><span style=\"font-family: Georgia\"><strong><span><font color=\"#ff0000\">Tidak<br \/>\nada<\/font> <font color=\"#ff0000\">preseden Alkitab<\/font> yang dapat<br \/>\ndigunakan untuk menyimpulkan bahwa &#8220;anak-anak Elohim&#8221; dalam<br \/>\nkitab Kejadian pasal 6 adalah keturunan Set.<\/span><\/strong><span style=\"font-weight: bold\"><\/span><\/span><\/font><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p align=\"justify\">Tidak<br \/>\nada preseden Alkitab yang dapat digunakan untuk menyimpulkan bahwa<br \/>\n&#8220;anak-anak Elohim&#8221; dalam kitab Kejadian pasal 6 adalah<br \/>\nketurunan Set.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Penafsiran<br \/>\n&#8220;Anak-anak laki-laki Set dan anak-anak perempuan Kain&#8221;<br \/>\nbersifat memaksa dan mengaburkan pertentangan tata bahasa yang<br \/>\ndimaksudkan antara anak-anak laki-laki Allah dan anak-anak perempuan<br \/>\nAdam. Ini adalah upaya untuk menyalahkan pandangan lain pada teks ini<br \/>\nyang banyak mengemuka pada abad-abad sebelumnya mengenai pemahaman<br \/>\nteks Ibrani di antara para rabi dan para sarjana gereja mula-mula.<br \/>\nPertentangan bahasa kamus dengan jelas dimaksudkan untuk membangun<br \/>\nperbedaan antara &#8220;para malaikat&#8221; dan perempuan Bumi.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Jika<br \/>\nteks itu dimaksudkan untuk membedakan &#8220;anak-anak laki-laki Set<br \/>\ndan anak-anak perempuan Kain&#8221;, mengapa tidak langsung berkata<br \/>\nseperti itu? Set bukan Allah, dan Kain bukan Adam. (Mengapa bukan<br \/>\n&#8220;anak-anak laki-laki Kain&#8221; dan &#8220;anak-anak perempuan<br \/>\nSet?&#8221; Tidak ada dasar untuk membatasi teks ini pada salah satu<br \/>\nkelompok dari keturunan Adam. Lebih jauh, tidak ada disebutkan di<br \/>\nsana anak-anak perempuan Elohim).<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Dan<br \/>\nbagaimana penafsiran &#8220;Keturunan Set&#8221; memberi peran pada<br \/>\npenyebab nyata Air Bah, yang merupakan penyebab utama dalam teks itu?<br \/>\nSeluruh pandangan telah dibuat pada serangkaian asumsi tanpa adanya<br \/>\ndukungan yang Alkitabiah. . . .<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Upaya<br \/>\nuntuk menerapkan istilah &#8220;Anak-anak Elohim&#8221; dalam sebuah<br \/>\narti yang lebih luas tidak memiliki dasar tekstual dan mengaburkan<br \/>\nketepatan penggunaan pengartiannya. Ini terbukti adalah asumsi yang<br \/>\nbertentangan dengan keseragaman penggunaan istilah Alkitab.<sup>5<\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\">Hal<br \/>\nlain yang perlu dipertimbangkan di sini adalah bahwa Alkitab bahkan<br \/>\ntidak mengatakan bahwa keturunan Set adalah keturunan orang-orang<br \/>\nbenar.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Lahirlah<br \/>\nseorang anak laki-laki bagi Set juga dan anak itu dinamainya Enos.<br \/>\nWaktu itulah orang mulai memanggil nama Yahuwah. (Kejadian 4:26).<\/p>\n<p align=\"justify\">Walaupun<br \/>\nayat di atas sering dikutip untuk membuktikan bahwa Set dan<br \/>\nketurunannya adalah orang-orang benar, ada dua persoalan berbeda yang<br \/>\ntimbul dari pernyataan ini: (1) Ayat ini mengatakan &#8220;waktu<br \/>\nitulah <em>orang<\/em> mulai<br \/>\nmemanggil nama Yahuwah&#8221;. Ayat ini tidak mengatakan &#8220;waktu<br \/>\nitulah <em>keturunan Set<\/em><br \/>\nmulai memanggil nama Yahuwah&#8221;. (2) Selain itu, banyak para<br \/>\nsarjana yang telah menyatakan bahwa ayat ini tidak diterjemahkan<br \/>\ndengan akurat. Sebuah terjemahan yang lebih akuratnya adalah seperti<br \/>\nini: &#8220;Lahirlah seorang anak laki-laki bagi Set juga dan anak itu<br \/>\ndinamainya Enos. Waktu itulah orang mulai mencemarkan nama Yahuwah&#8221;.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Tidak<br \/>\nboleh ditutup-tutupi bahwa banyak orang terkemuka telah menyatakan<br \/>\nbahwa <u>\u05d4\u05d5\u05d7\u05dc<\/u><u>huchal<\/u>,<br \/>\nyang kita terjemahkan sebagai \u201cmulai\u201d, harus diartikan sebagai<br \/>\n\u201cmulai mencemarkan\u201d, atau \u201ckemudian pencemaran dimulai\u201d, dan<br \/>\ndari masa ini mereka menandai asal mula penyembahan berhala. Sebagian<br \/>\nbesar doktor-doktor Yahudi berpendapat seperti ini, dan Maimonides<br \/>\ntelah membahasnya sedikit di dalam tulisannya: <em>Treatise<br \/>\non Idolatry<\/em>; karena bagian ini membuat<br \/>\npenasaran, dan memberikan catatan yang paling mungkin dari asal-usul<br \/>\ndan perkembangan penyembahan berhala . . . (<em>Adam<br \/>\nClarke&#8217;s Commentary on the Bible<\/em>).<\/p>\n<p align=\"justify\">Kitab<br \/>\nYaser [Kitab Orang Jujur], yang direkomendasikan oleh Alkitab sendiri<br \/>\n(Yosua 10:13; 2 Samuel 1:18), menguatkan pemahaman ini.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Dan<br \/>\nSet hidup seratus lima tahun, dan dia memperanakkan seorang anak; dan<br \/>\nSet menamainya Enos, dia berkata, karena pada waktu itu anak-anak<br \/>\nmanusia telah mulai bertambah banyak, dan menghinakan diri dan jiwa<br \/>\nmereka dengan melanggar dan memberontak menentang [Elohim]. Dan pada<br \/>\nzaman Enos inilah anak-anak manusia terus memberontak dan melawan<br \/>\nkehendak [Elohim], untuk meningkatkan kemarahan [Yahuwah] terhadap<br \/>\nanak-anak manusia. Dan anak-anak manusia pergi dan mereka melayani<br \/>\nallah-allah lain, dan mereka melupakan [Yahuwah] yang telah<br \/>\nmenciptakan mereka di bumi: dan pada masa itu anak-anak manusia<br \/>\nmembuat patung-patung dari kuningan dan besi, kayu dan batu, dan<br \/>\nmereka sujud dan melayani mereka. Dan setiap orang membuat dewanya<br \/>\ndan mereka sujud kepada mereka, dan anak-anak manusia meninggalkan<br \/>\n[Yahuwah] disepanjang hidup Enos dan anak-anaknya; dan kemarahan<br \/>\n[Yahuwah] dinyalakan dalam catatan perbuatan-perbuatan dan<br \/>\nkekejian-kekejian yang mereka lakukan di bumi. (Yaser 2:2-5).<\/p>\n<p align=\"justify\"><strong>Masalah<br \/>\n#2:<\/strong> Sama sekali tidak ada alasan untuk<br \/>\npercaya bahwa &#8220;anak-anak perempuan manusia&#8221; adalah rujukan<br \/>\nkhusus untuk keturunan Kain. Secara konteks, &#8220;anak-anak<br \/>\nperempuan manusia&#8221; hanya menunjukkan perempuan duniawi, yaitu<br \/>\nanak-anak perempuan yang lahir bagi manusia karena mereka mulai<br \/>\nberkembang biak di bumi.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\"><em><strong>Ketika<br \/>\nmanusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi<br \/>\nmereka lahir anak-anak perempuan<\/strong><\/em>, maka<br \/>\nanak-anak Elohim melihat, bahwa <em><strong>anak-anak<br \/>\nperempuan manusia<\/strong><\/em> itu cantik-cantik, lalu<br \/>\nmereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa<br \/>\nsaja yang disukai mereka. (Kejadian 6:1-2).<\/p>\n<p align=\"justify\"><strong>Masalah<br \/>\n#3:<\/strong> Sama sekali tidak ada alasan untuk<br \/>\npercaya bahwa perpaduan keturunan Set dan keturunan Kain akan<br \/>\nmenghasilkan orang-orang <em>raksasa<\/em><br \/>\n[Nefilim].<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Perkawinan<br \/>\norang tua yang memiliki pandangan keagamaan yang berbeda-beda tidak<br \/>\nakan menghasilkan keturunan yang tidak wajar. . . . Karena perkawinan<br \/>\nyang tidak alamilah yang menghasilkan makhluk-makhluk tidak normal<br \/>\nyang menjadi alasan utama penghakiman Air Bah.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Ketidakadanya<br \/>\nkepalsuan tersebut pada riwayat manusia dalam kasus Nuh juga dicatat<br \/>\ndi dalam Kejadian 6:9: riwayat keluarga Nuh secara khusus tidak<br \/>\nbercela.<sup>6<\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\"><strong><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Angels expelled from Heaven\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/lucifer-followers-expelled-from-heaven-st-michael-quis-2.jpg\" width=\"350\" height=\"444\" align=\"left\"><\/strong>Masalah<br \/>\n#4:<\/strong> Perjanjian Baru membenarkan pemahaman<br \/>\nbahwa para malaikat entah bagaimana telah melakukan perkawinan dengan<br \/>\npara perempuan pada zaman Nuh, bahkan menyatakan penghakiman pada<br \/>\nmereka karena dosa besar ini. Dalam ayat-ayat berikut, Petrus<br \/>\nmengatakan bahwa sebelum air bah, para malaikat berdosa dan akibatnya<br \/>\ndilemparkan ke neraka [Yunani: <em>Tartarus<\/em>]<br \/>\nuntuk menunggu penghakiman.<\/p>\n<p align=\"justify\">Sebab<br \/>\njikalau Yahuwah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat<br \/>\ndosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian<br \/>\nmenyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka<br \/>\nsampai hari penghakiman; dan jikalau Yahuwah tidak menyayangkan dunia<br \/>\npurba, tetapi hanya menyelamatkan Nuh, pemberita kebenaran itu,<br \/>\ndengan tujuh orang lain, ketika Ia mendatangkan air bah atas dunia<br \/>\norang-orang yang fasik; (2 Petrus 2:4-5).<\/p>\n<p align=\"justify\">Dalam<br \/>\nayat-ayat berikut, Yudas menggemahkan kesaksian Petrus mengenai para<br \/>\nmalaikat yang telah berdosa. Yudas membandingkan dosa para malaikat<br \/>\nini dengan Sodom dan Gomora, yang menyatakan secara tegas bahwa<br \/>\nmereka dengan cara yang sama \u201cmelakukan percabulan\u201d dan mengejar<br \/>\n\u201ckepuasan-kepuasan yang tak wajar\u201d.<\/p>\n<p align=\"justify\">Dan<br \/>\nbahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas<br \/>\nkekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka,<br \/>\ndengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman<br \/>\npada hari besar, sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota<br \/>\nsekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan<br \/>\nmengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan<br \/>\napi kekal sebagai peringatan kepada semua orang. (Yudas 1:6-7).<\/p>\n<p align=\"justify\"><strong>Masih<br \/>\nbanyak lagi yang dapat dikatakan tentang ini, tapi menjelaskannya<br \/>\nlebih jauh akan menjadi berlebihan. Hanya intinya di sini adalah<br \/>\nbahwa &#8220;anak-anak Elohim&#8221; dalam kitab Kejadian pasal 6<br \/>\nadalah para malaikat pemberontak, bukan manusia (keturunan Set).<br \/>\nBersikeras mempertahankan bahwa &#8220;anak-anak Elohim&#8221; adalah<br \/>\nsebenarnya &#8220;anak-anak Set&#8221; hanya akan menjadi kesalahan<br \/>\nberdasarkan teks itu. Jika kita mau menjadi para pelajar Alkitab yang<br \/>\njujur, maka kita harus membiarkan Alkitab berbicara untuk dirinya<br \/>\nsendiri. Dalam hal ini, sama seperti dalam semua pembelajaran lain,<br \/>\nkita harus <\/strong><em><strong>tanpa prasangka<\/strong><\/em><strong><br \/>\nmengikuti bukti ke mana pun bukti itu mengarah.<\/strong><\/p>\n<table style=\"margin-left: 10px\" width=\"297\" height=\"152\" cellspacing=\"10\" cellpadding=\"5\" border=\"0\" align=\"right\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; padding: 7px\">\n<p align=\"center\"><strong>Dalam<br \/>\npandangan mereka yang menganggap Alkitab dengan serius, pendapat yang<br \/>\nmendukung &#8220;Pandangan Malaikat&#8221; adalah menarik. <\/strong><strong><\/strong><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#ff0000\"><strong>Bagi<br \/>\nmereka yang dengan senang hati mau membebaskan diri mengambil<br \/>\npenjelasan langsung dari teks itu, tidak akan ada sanggahan yang<br \/>\nterbukti pada akhirnya.<\/strong><\/font><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"indenttext-left\">Dalam<br \/>\npandangan mereka yang menganggap Alkitab dengan serius, pendapat yang<br \/>\nmendukung &#8220;Pandangan Malaikat&#8221; adalah menarik. Bagi mereka<br \/>\nyang dengan senang hati mau membebaskan diri mengambil penjelasan<br \/>\nlangsung dari teks itu, tidak akan ada sanggahan yang terbukti pada<br \/>\nakhirnya.<sup>7<\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\"><strong>Catatan:<\/strong><br \/>\nBeberapa keberatan muncul pada penafsiran serbuan para malaikat dalam<br \/>\nkitab Kejadian pasal 6 dengan alasan bahwa &#8220;malaikat tidak bisa<br \/>\nkawin&#8221;. Ayat-ayat ini ditampilkan untuk mendukung keberatan ini,<br \/>\nmeskipun, ayat-ayat ini berkaitan khusus untuk <em>para<br \/>\nmalaikat yang ada di surga<\/em> dan perkawinan<br \/>\n(Matius 22:30; Markus 12:25; Lukas 20:34-36). Alkitab tidak<br \/>\nmengatakan bahwa &#8220;malaikat-malaikat pemberontak yang tidak taat,<br \/>\nyang meninggalkan tempat kediaman mereka&#8221;, (Yudas 1:6) adalah<br \/>\ntidak mampu berkembang biak.<\/p>\n<p align=\"justify\">\n<hr style=\"height: 1px\">\n<p align=\"justify\">\n<p><strong>Sekarang<br \/>\nmari kita lihat pengertian yang lebih besar dari pemahaman ini dan<br \/>\nbagaimana kaitannya dengan perintah Yahuwah untuk menumpas<br \/>\nbangsa-bangsa Kanaan.<\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"3\" bordercolor=\"#000000\" border=\"1\" bgcolor=\"#ffffff\">\n<tbody>\n<tr valign=\"top\">\n<td width=\"100%\">\n<p align=\"center\"><font size=\"2\"><strong><\/strong><\/font><\/p>\n<p align=\"center\"><strong><\/strong><\/p>\n<p class=\"indenttext\"><span><\/span><\/p>\n<p class=\"indenttext\"><font size=\"2\">Secara<br \/>\nsederhana, Yahuwah memerintahkan penumpasan bangsa-bangsa Kanaan<br \/>\nkarena mereka telah sepenuhnya terkontaminasi dengan gen Nefilim<br \/>\n(perpaduan malaikat\/manusia). Hal ini bertentangan dengan rencana-Nya<br \/>\nbagi umat manusia, yang pada awalnya telah diciptakan menurut<br \/>\ngambar-<em>Nya<\/em>.<br \/>\nJika dibiarkan, kontaminasi genetik ini akan menjadi begitu<br \/>\nmerajalela di semua tempat dan membuat Sang Mesias akan mustahil<br \/>\nuntuk lahir dengan murni dan tanpa cela<\/font><font size=\"2\"><font size=\"2\"><sup>8<\/sup>.<\/font><br \/>\nJika Yahuwah tidak campur tangan melalui pedang bangsa Israel, semua<br \/>\ngaris keturunan pada akhirnya akan terkontaminasi dengan gen Nefilim.<br \/>\nSemua harapan keselamatan melalui Sang Mesias yang dijanjikan akan<br \/>\nlenyap.<\/font><\/p>\n<p class=\"indenttext\"><span><\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p align=\"justify\">Karena<br \/>\nAlkitab tidak menyebutkan adanya serbuan malaikat yang kedua<sup>9<\/sup>,<br \/>\nmaka harus disimpulkan bahwa gen Nefilim kemungkinan besar berhasil<br \/>\nselamat dari air bah melalui para isteri  dari anak-anak Nuh yang<br \/>\nikut naik ke atas Bahtera. Setelah air bah, gen Nefilim muncul<br \/>\nkembali ketika keluarga Nuh mulai menyebar dan berkembang biak di<br \/>\nbumi. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan bangsa-bangsa Nefilim yang<br \/>\nberkembang di tanah Kanaan di zaman Musa dan Yosua. Walaupun dalil<br \/>\nini mungkin mengejutkan bagi banyak orang, namun ini adalah  sebuah<br \/>\npengambilan keputusan yang paling masuk akal berdasarkan bukti<br \/>\nAlkitab.<\/p>\n<h2>Urutan<br \/>\nPeristiwa-peristiwa dalam Kitab Kejadian pasal 6 dan Setelah Air Bah:<\/h2>\n<h3>\n(1)<br \/>\nMalaikat pemberontak kawin dengan manusia (perempuan duniawi).<\/h3>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<table style=\"margin-left: 10px\" width=\"280\" height=\"162\" cellspacing=\"10\" cellpadding=\"5\" border=\"0\" align=\"right\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; padding: 7px\">\n<p align=\"center\"><font size=\"3\" color=\"#000000\"><strong><span>&#8220;Pada<br \/>\nwaktu itu <font color=\"#ff0000\">orang-orang<br \/>\nraksasa [Nefilim]<\/font> ada di bumi, dan<br \/>\njuga pada waktu sesudahnya, <font color=\"#ff0000\">ketikaanak-anak<br \/>\nElohim [malaikat-malaikat]<br \/>\nmenghampiri anak-anak<br \/>\nperempuan manusia,<br \/>\ndan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka<\/font>;<br \/>\ninilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang<br \/>\nyang kenamaan&#8221;. (Kejadian 6:4).<\/span><\/strong><\/font><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"indenttext-left\">Ketika<br \/>\nmanusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi<br \/>\nmereka lahir anak-anak perempuan, maka <em><strong>anak-anak<br \/>\nElohim [malaikat-malaikat]<\/strong><\/em> melihat, bahwa<br \/>\nanak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil<br \/>\nisteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai<br \/>\nmereka. Berfirmanlah Yahuwah: &#8220;Roh-Ku tidak akan selama-lamanya<br \/>\ntinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi<br \/>\numurnya akan seratus dua puluh tahun saja.&#8221; Pada waktu itu<em><strong>orang-orang raksasa [Nefilim]<\/strong><\/em><br \/>\nada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, <em><strong>ketika<br \/>\nanak-anak Elohim [malaikat-malaikat] menghampiri anak-anak perempuan<br \/>\nmanusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka;<br \/>\ninilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang<br \/>\nyang kenamaan.<\/strong><\/em> (Kejadian 6:1-4).<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\"><em><strong>Karena<br \/>\nbanyak malaikat [Elohim] yang tinggal bersama dengan perempuan, dan<br \/>\nmelahirkan anak-anak yang terbukti jahat<\/strong><\/em>,<br \/>\ndan menjadi pembenci semua hal yang baik, karena keyakinan yang<br \/>\nmereka memiliki pada kekuatan mereka sendiri; kebiasaannya adalah,<br \/>\nbahwa orang-orang ini <em><strong>melakukan<br \/>\nperbuatan-perbuatan yang mirip dengan apa yang dilakukan oleh para<br \/>\nraksasa menurut sebutan orang-orang yang berbahasa Yunani.<\/strong><\/em><br \/>\n(Flavius \u200b\u200bJosephus, <em>Antiquities of the<br \/>\nJews<\/em>, Buku 1, Bab 3, 1.3.1, <a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.biblestudytools.com\/history\/flavius-josephus\/antiquities-jews\/book-1\/chapter-3.html\">http:\/\/www.biblestudytools.com\/history\/flavius-josephus\/antiquities-jews\/book-1\/chapter-3.html<\/a>)<\/p>\n<p align=\"justify\">Pemahaman<br \/>\nbahwa para malaikat pemberontak yang kawin dengan perempuan sebelum<br \/>\nair bah (Kitab Kejadian pasal 6) adalah hal yang lazim di abad<br \/>\npertama, seperti yang dapat dilihat dalam kutipan Flavius \u200b\u200bJosephus<br \/>\ndi atas. Jadi bukan nanti pada abad ke-5 ketika penafsiran &#8220;Keturunan<br \/>\nSet&#8221; mengenai kitab Kejadian pasal 6 mulai mengambil alih.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Barulah<br \/>\nsetelah pada abad ke-5 Masehi penafsiran &#8220;malaikat&#8221; dalam<br \/>\nkitab Kejadian pasal 6 ini menjadi semakin dipandang sebagai sesuatu<br \/>\nyang memalukan pada saat diserbu oleh para kritikus. . . .<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Celsus<br \/>\ndan Julian yang murtad telah menggunakan keyakinan &#8220;malaikat&#8221;<br \/>\nlama untuk menyerang Kekristenan. Julius Africanus telah memaksakan<br \/>\npenafsiran Keturunan Set sebagai sebuah wilayah yang lebih nyaman.<br \/>\nCyril dari Alexandria juga menolak kebenaran penafsiran umum<br \/>\n&#8220;malaikat&#8221; dan menggantinya dengan penafsiran &#8220;garis<br \/>\nketurunan Set&#8221;. Agustinus juga menganut teori Keturunan Set dan<br \/>\ndengan demikian menjadi jaya pada abad pertengahan.<sup>10<\/sup><\/p>\n<h3>(2)<br \/>\nSebagai sebuah dampak dari serbuan malaikat yang disebutkan dalam<br \/>\nKejadian 6:1-4, hati manusia menjadi tak terelakkan didiami pikiran<br \/>\njahat.<\/h3>\n<p class=\"indenttext-left\">Ketika<br \/>\ndilihat Elohim, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa<br \/>\nsegala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,<br \/>\nmaka menyesallah Yahuwah, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi,<br \/>\ndan hal itu memilukan hati-Nya. (Kejadian 6:5-6).<\/p>\n<h3>(3)<br \/>\nYahuwah mengatakan bahwa Dia harus membinasakan manusia dari muka<br \/>\nbumi.<\/h3>\n<p class=\"indenttext-left\">Berfirmanlah<br \/>\nYahuwah: &#8220;Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan<br \/>\nitu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang<br \/>\nmelata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku<br \/>\ntelah menjadikan mereka.&#8221; (Kejadian 6:7).<\/p>\n<p align=\"justify\">Perhatikan<br \/>\nbahwa Yahuwah mengatakan bahwa Dia juga harus menghancurkan &#8220;hewan<br \/>\ndan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara&#8221;.<br \/>\nMengapa binatang yang demikian banyak juga harus dibinasakan? Kitab<br \/>\nYaser [Kitab Orang Jujur] mengatakan bahwa setelah &#8220;para hakim<br \/>\ndan para penguasa&#8221; (sepertinya yang dimaksudkan adalah para<br \/>\nmalaikat) mencuri &#8220;anak-anak perempuan manusia&#8221; dari<br \/>\nsuami-suami mereka, orang-orang mulai mencampur berbagai jenis hewan<br \/>\nyang berbeda bersama-sama. Akibatnya, hewan-hewan sekalipun menjadi<br \/>\nrusak.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\nDan<br \/>\npara hakim dan para penguasa mereka mendatangi anak-anak perempuan<br \/>\nmanusia dan mengambil istri-istri mereka dengan paksa dari suami<br \/>\nmereka sesuai dengan pilihan mereka, dan anak-anak manusia pada zaman<br \/>\nitu mengambil dari ternak-ternak di bumi, binatang-binatang di padang<br \/>\ndan burung-burung di udara, dan mengajarkan pengawinan silang<br \/>\nhewan-hewan<sup>11<\/sup> dari<br \/>\nsatu jenis dengan jenis yang lain, dengan tujuan membangkit amarah<br \/>\n[Yahuwah]; dan [Elohim] melihat seluruh bumi dan bumi itu sudah<br \/>\nrusak, sebab semua makhluk telah sedemikian rusak di bumi, semua<br \/>\nmanusia dan semua hewan-hewan. (Yaser 4:18).<\/p>\n<p align=\"center\"><a target=\"_blank\" href=\"https:\/\/media.worldslastchance.com\/english\/images\/article-images\/nephilim\/animal-mixtures-large-2.jpg\" title=\"\"><img decoding=\"async\" alt=\"historical depictions of chimeras\" title=\"historical depictions of chimeras\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/animal-mixtures-2-2.jpg\" width=\"700\" height=\"NaN\" border=\"0\"><\/a> <\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#3366cc\"><em><span>Klik<br \/>\nGambar<sup>12<\/sup><br \/>\nuntuk membesarkan. <a target=\"_blank\" href=\"\/videos\/non-wlc-videos#play2208\" title=\"\"><br \/>\n<\/a><\/span><\/em><\/font><em><a title=\"\" href=\"\/view-video\/2208\/human-animal-hybrids-and-chimeras-in-the-bible.html\">Manusia,<br \/>\nhewan hibrida, dan Simera di dalam Alkitab? (Video non-WLC)<\/a><\/em> <\/p>\n<p align=\"justify\">Hal<br \/>\nini menjelaskan penggunaan kalimat &#8220;segala jenis&#8221; yang<br \/>\ndisampaikan Musa berulang kali  ketika merujuk pada hewan-hewan yang<br \/>\nnaik ke atas bahtera. Hewan-hewan ini secara genetik masih murni,<br \/>\nmasing-masing berdasarkan jenis mereka sendiri sebagaimana yang<br \/>\nYahuwah maksudkan, dan sebagaimana ketika Dia menciptakan mereka pada<br \/>\nmulanya. (Kejadian 1:20-25).<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Tetapi<br \/>\ndengan engkau Aku akan mengadakan perjanjian-Ku, dan engkau akan<br \/>\nmasuk ke dalam bahtera itu: engkau bersama-sama dengan anak-anakmu<br \/>\ndan isterimu dan isteri anak-anakmu. Dan dari segala yang hidup, dari<br \/>\nsegala makhluk, dari semuanya haruslah engkau bawa satu pasang ke<br \/>\ndalam bahtera itu, supaya terpelihara hidupnya bersama-sama dengan<br \/>\nengkau; jantan dan betina harus kaubawa. Dari <em><strong>segala<br \/>\njenis<\/strong><\/em> burung dan dari <em><strong>segala<br \/>\njenis<\/strong><\/em> hewan, dari <em><strong>segala<br \/>\njenis<\/strong><\/em> binatang melata di muka bumi, dari<br \/>\nsemuanya itu harus datang satu pasang kepadamu, supaya terpelihara<br \/>\nhidupnya. (Kejadian 6:18-20).<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Pada<br \/>\nhari itu juga masuklah Nuh serta Sem, Ham dan Yafet, anak-anak Nuh,<br \/>\ndan isteri Nuh, dan ketiga isteri anak-anaknya bersama-sama dengan<br \/>\ndia, ke dalam bahtera itu, mereka itu dan <em><strong>segala<br \/>\njenis<\/strong><\/em> binatang liar dan <em><strong>segala<br \/>\njenis<\/strong><\/em> ternak dan <em><strong>segala<br \/>\njenis<\/strong><\/em> binatang melata yang merayap di<br \/>\nbumi dan <em><strong>segala jenis<\/strong><\/em><br \/>\nburung, yakni segala yang berbulu bersayap. (Kejadian 7:13-14).<\/p>\n<p align=\"justify\">Bukan<br \/>\nhanya hewan-hewan yang memasuki Bahtera yang secara genetik murni,<br \/>\ntetapi Alkitab juga memberitahu kita bahwa Nuh juga secara genetik<br \/>\nadalah murni.<\/p>\n<h3>(4)<br \/>\nNuh dinyatakan murni secara genetik.<\/h3>\n<p class=\"indenttext-left\">Tetapi<br \/>\nNuh mendapat kasih karunia di mata Yahuwah. Inilah riwayat Nuh: Nuh<br \/>\nadalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang<br \/>\nsezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Elohim. (Kejadian<br \/>\n6:8-9).<\/p>\n<p align=\"justify\">Kata<br \/>\nyang diterjemahkan sebagai &#8220;tidak bercela&#8221; dalam ayat di<br \/>\natas adalah <em>tamiym<\/em><br \/>\n[H#8549]. Dalam konteks, kata ini tampaknya menjadi rujukan bukan<br \/>\nhanya pada sifat dan perbuatan Nuh, tetapi juga kemurniannya secara<br \/>\ngenetik. Domba Paskah dan lembu betina merah, misalnya, harus <em>tamiym<\/em><br \/>\n(tidak cacat fisik), sama seperti semua korban penghapus dosa. (Lihat<br \/>\nKeluaran 12:5, Bilangan 19:2, dan Imamat 4:3).<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Tidak<br \/>\nadanya kepalsuan tersebut pada riwayat genetik manusia dalam kasus<br \/>\nNuh juga didokumentasikan dalam Kejadian 6:9: silsilah keluarga Nuh<br \/>\nsecara khusus tidak bercela. Istilah tamiym, yang digunakan,<br \/>\ndigunakan untuk tubuh fisik.<sup>13<\/sup><\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Kata<br \/>\nIbrani <em><strong>tamim<\/strong><\/em><br \/>\nberarti <em><strong>tidak bercela<\/strong><\/em>,<br \/>\ndan adalah sebuah kata teknis untuk tubuh dan kesempurnaan fisik, dan<em><strong>bukan secara moral<\/strong><\/em>.<br \/>\nKarena itu digunakan pada hewan untuk <em><strong>kemurnian<br \/>\nkurban<\/strong><\/em>. Hal ini diartikan <em><strong>tidak<br \/>\nbercela<\/strong><\/em> dalam Keluaran 12:5; 29:1. Imamat<br \/>\n1:3,10; 3: 1,6; 4:3,23,28,32; 5:15,18; 6:6; 9:2,3; 14:10; 22:19;<br \/>\n23:12,18. Bilangan 6:14; 28:19,31; 29: 2,8,13,20,23,29,32,36.<br \/>\nYehezkiel 43:22,23,25; 45:18,23; 46:4,6,13. <em><strong>Tidak<br \/>\nbercela<\/strong><\/em>. Bilangan 19:2; 28: 3,9,11;<br \/>\n29:17,26. <em><strong>Tidak bercela<\/strong><\/em>.<br \/>\nMazmur 119:1. Hal ini menunjukkan bahwa Kejadian 6:9 tidak berbicara<br \/>\ntentang kesempurnaan moral Nuh, tapi menyampaikan kepada kita bahwa<br \/>\nhanya dia dan keluarganya saja yang memelihara keturunan mereka dan<br \/>\nmenjaganya agar tetap murni, terlepas dari kerusakan yang terjadi<br \/>\nyang diakibatkan oleh malaikat-malaikat yang memberontak. [Penekanan<br \/>\nasli]<sup>14<\/sup><\/p>\n<h3>(5)<br \/>\nNuh memperanakkan tiga orang laki-laki yang murni secara genetik.<\/h3>\n<p class=\"indenttext-left\">Nuh<br \/>\nmemperanakkan tiga orang laki-laki: Sem, Ham dan Yafet. (Kejadian<br \/>\n6:10).<\/p>\n<p align=\"justify\">Menurut<br \/>\nKitab Yaser, Nuh mengambil salah satu dari anak perempuan Henokh<br \/>\nuntuk menjadi istrinya.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">.<br \/>\n. . Nuh pergi dan mengambil seorang istri, dan dia memilih Naama anak<br \/>\nperempuan Henokh, yang berusia lima ratus delapan puluh tahun. Dan<br \/>\nNuh berumur empat ratus sembilan puluh delapan tahun, ketika dia<br \/>\nmengambil Naama menjadi istrinya. (Yaser 5:15-16).<\/p>\n<p align=\"justify\">Mengingat<br \/>\nHenokh tidak diragukan lagi adalah merupakan orang benar (Kejadian<br \/>\n5:18-24), adalah wajar untuk menyimpulkan bahwa istri Nuh (anak<br \/>\nperempuan Henokh) adalah secara genetik murni dan, dampaknya,<br \/>\ndemikian pula pada anak-anak Nuh.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Nefilim (Raksasa) di dalam Alkitab: Apakah Bapa adalah Maniak Genosida atau Pencipta yang Pengasih? image\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/dna-purity-2.jpg\"> <\/p>\n<h3>(6)<br \/>\nTelah dinyatakan bahwa bumi dan semua makhluk telah menjadi rusak.<\/h3>\n<p class=\"indenttext-left\">Adapun<br \/>\nbumi itu telah rusak di hadapan Elohim dan penuh dengan kekerasan.<br \/>\nElohim menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua<br \/>\nmakhluk menjalankan hidup yang rusak di bumi. (Kejadian 6:11-12).<\/p>\n<h3>(7)<br \/>\nYahuwah mengatakan bahwa Dia akan membinasakan semua makhluk.<\/h3>\n<p class=\"indenttext-left\">Berfirmanlah<br \/>\nElohim kepada Nuh: &#8220;Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup<br \/>\nsegala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka,<br \/>\njadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi. (Kejadian<br \/>\n6:13).<\/p>\n<h3>(8)<br \/>\nNoah diperintahkan untuk membangun sebuah Bahtera.<\/h3>\n<p class=\"indenttext-left\">Buatlah<br \/>\nbagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu harus kaubuat<br \/>\nberpetak-petak dan harus kaututup dengan pakal dari luar dan dari<br \/>\ndalam. Beginilah engkau harus membuat bahtera itu: tiga ratus hasta<br \/>\npanjangnya, lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya.<br \/>\nBuatlah atap pada bahtera itu dan selesaikanlah bahtera itu sampai<br \/>\nsehasta dari atas, dan pasanglah pintunya pada lambungnya; buatlah<br \/>\nbahtera itu bertingkat bawah, tengah dan atas. Sebab sesungguhnya Aku<br \/>\nakan mendatangkan air bah meliputi bumi untuk memusnahkan segala yang<br \/>\nhidup dan bernyawa di kolong langit; segala yang ada di bumi akan<br \/>\nmati binasa. (Kejadian 6:14-17).<\/p>\n<h3>(9)<br \/>\nAlkitab menyebutkan para isteri anak-anak Nuh untuk pertama kalinya.<\/h3>\n<p class=\"indenttext-left\">Tetapi<br \/>\ndengan engkau Aku akan mengadakan perjanjian-Ku, dan engkau akan<br \/>\nmasuk ke dalam bahtera itu: engkau bersama-sama dengan anak-anakmu<br \/>\ndan isterimu dan isteri anak-anakmu. (Kejadian 6:18).<\/p>\n<p align=\"justify\">Sangat<br \/>\npenting untuk dicatat di sini bahwa Musa tidak menyebutkan para<br \/>\nisteri anak-anak Nuh sampai <em>setelah<\/em>:<\/p>\n<ul>\n<li>Ditetapkan<br \/>\n\tdengan jelas bahwa semua makhluk telah menjadi rusak. (Kejadian<br \/>\n\t6:11-12)<\/li>\n<li>Yahuwah<br \/>\n\tmengatakan bahwa Dia akan membinasakan semua makhluk. (Kejadian<br \/>\n\t6:13)<\/li>\n<li>Nuh<br \/>\n\tdiperintahkan untuk membangun sebuah Bahtera. (Kejadian 6:14-17)\n<\/li>\n<\/ul>\n<p align=\"justify\">Ini<br \/>\nsangat menunjukkan bahwa para isteri anak-anak Nuh tidak murni secara<br \/>\ngenetik. Mereka mungkin membawa setidaknya sebuah bakat gen Nefilim.<br \/>\nHal ini dibuktikan dengan tiga fakta: (1) Orang-orang raksasa muncul<br \/>\nkembali <em>setelah<\/em> air<br \/>\nbah, tanpa serbuan malaikat kedua. (2) Nuh secara genetik murni, dan<br \/>\nbukti kontekstual menunjukkan bahwa anak-anaknya juga. (3) Tidak<br \/>\nadanya penyebutan para istri sampai <em>setelah<\/em><br \/>\ndinyatakan bahwa semua makhluk telah menjadi rusak. (Kitab Yaser<br \/>\nmenguatkan pemahaman ini dengan mengatakan kepada kita bahwa para<br \/>\nistri tidak dipilih sampai <em>setelah<\/em><br \/>\nBahtera dibangun. Lihat Yaser 5:33-35).<\/p>\n<p align=\"justify\">Sekali<br \/>\nlagi, sementara proposisi ini mungkin datang sebagai kejutan bagi<br \/>\nbanyak orang, itu adalah kesimpulan paling masuk akal berdasarkan<br \/>\nbukti Alkitab.<\/p>\n<p align=\"justify\">[<strong>Catatan:<\/strong><br \/>\nMembawa gen Nefilim (seperti gen manapun) tidak menjamin bahwa gen<br \/>\nitu akan diteruskan kepada keturunannya. Dalam kasus anak-anak Ham,<br \/>\nterutama Kanaan, itu jelas terbawa. Catatan sejarah menunjukkan bahwa<br \/>\nanak Yafet, Magog, mungkin juga telah mewarisi gen ini. Namun, tidak<br \/>\nada bukti, bahwa gen ini diwujudkan dalam keturunan Sem. Hal ini juga<br \/>\npenting untuk dicatat di sini bahwa seseorang tidak dapat mengaku<br \/>\nbersalah pada apa yang dilakukan oleh orang tua mereka. Para isteri<br \/>\nanak-anak Nuh tidak akan secara otomatis dihakimi jika mereka<br \/>\nterlahir dengan bakat DNA Nefilim].<\/p>\n<h3>(10)<br \/>\nYahuwah membanjiri dunia. (Lihat kitab Kejadian pasal 7-8).<\/p>\n<\/h3>\n<h3 align=\"center\"><span><img decoding=\"async\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px\" alt=\"Noah's Ark\" title=\"Noah's Ark\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/noah-ark-4-2.jpg\"><\/span><\/h3>\n<h3>(11)<br \/>\nOrang-orang raksasa (Nefilim) muncul kembali setelah air bah.<\/h3>\n<p class=\"indenttext-left\">Orang<br \/>\nAmalek diam di Tanah Negeb, <em><strong>orang Het<\/strong><\/em>,<em><strong>orang Yebus<\/strong><\/em> dan<em><strong>orang Amori<\/strong><\/em><br \/>\ndiam di pegunungan, <em><strong>orang Kanaan<\/strong><\/em><br \/>\ndiam sepanjang laut dan sepanjang tepi sungai Yordan.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Kemudian<br \/>\nKaleb mencoba menenteramkan hati bangsa itu di hadapan Musa, katanya:<br \/>\n&#8220;Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita<br \/>\npasti akan mengalahkannya!&#8221;<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Tetapi<br \/>\norang-orang yang pergi ke sana bersama-sama dengan dia berkata: &#8220;Kita<br \/>\ntidak dapat maju menyerang bangsa itu, karena mereka lebih kuat dari<br \/>\npada kita.&#8221;<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Juga<br \/>\nmereka menyampaikan kepada orang Israel kabar busuk tentang negeri<br \/>\nyang diintai mereka, dengan berkata: &#8220;Negeri yang telah kami<br \/>\nlalui untuk diintai adalah suatu negeri yang memakan penduduknya, dan<em><u><strong>semua<\/strong><\/u><\/em><em><strong><br \/>\norang yang kami lihat di sana adalah orang-orang yang tinggi-tinggi<br \/>\nperawakannya.<\/strong><\/em><\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\"><em><strong>Juga<br \/>\nkami lihat di sana orang-orang raksasa [Ibrani: Nefilim; kata yang<br \/>\nsama yang digunakan Musa dalam Kejadian 6:4], orang Enak yang berasal<br \/>\ndari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang,<br \/>\ndan demikian juga mereka terhadap kami.&#8221;<\/strong><\/em><br \/>\n(Bilangan 13: 29-33).<\/p>\n<p align=\"justify\">Perhatikan<br \/>\nbahwa bangsa-bangsa &#8220;raksasa&#8221; (Nefilim) yang tercantum di<br \/>\nsini semuanya adalah bangsa Kanaan (yang berarti bahwa mereka semua<br \/>\nberasal dari cucu Nuh, Kanaan) dan adalah orang-orang yang<br \/>\ndiperintahkan Yahuwah agar ditumpas habis oleh orang Israel. Walaupun<br \/>\nhanya empat dari tujuh bangsa Kanaan yang disebutkan di sini oleh<br \/>\npara mata-mata, namun dapat dipahami bahwa tiga bangsa yang lain<br \/>\n(orang Girgasi, orang Feris, orang Hewi) juga termasuk, karena mereka<br \/>\nadalah bagian dari Kanaan. Sangat mungkin bahwa para mata-mata tidak<br \/>\nmenyebutkan nama orang Girgasi, orang Feris, orang Hewi karena alasan<br \/>\nrute yang mereka lalui ketika mereka mengintai negeri itu. Para<br \/>\nmata-mata datang melalui padang gurun Zin di sebelah selatan dan<br \/>\nkemudian melanjutkan perjalanan ke utara sampai yang paling jauh di<br \/>\nRehob.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Mereka<br \/>\npergi ke sana, lalu mengintai negeri itu mulai dari padang gurun Zin<br \/>\nsampai ke Rehob, ke jalan yang menuju ke Hamat. Mereka berjalan<br \/>\nmelalui Tanah Negeb, lalu sampai ke Hebron; di sana ada Ahiman, Sesai<br \/>\ndan Talmai, keturunan Enak. (Hebron didirikan tujuh tahun lebih<br \/>\ndahulu dari Soan di Mesir). Ketika mereka sampai ke anak sungai Eskol<br \/>\n[lembah Eskol], dipotong merekalah di sana suatu cabang dengan<br \/>\nsetandan buah anggurnya, lalu berdualah mereka menggandarnya; juga<br \/>\nmereka membawa beberapa buah delima dan buah ara. Tempat itu dinamai<br \/>\norang lembah Eskol, karena tandan buah anggur yang dipotong orang<br \/>\nIsrael di sana. Sesudah lewat empat puluh hari pulanglah mereka dari<br \/>\npengintaian negeri itu. (Bilangan 13:21-25)<\/p>\n<p align=\"center\"><a target=\"_blank\" href=\"https:\/\/media.worldslastchance.com\/images\/2016\/07\/21\/22007\/path-of-the-spies-bahasa.jpg\" title=\"\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Nefilim (Raksasa) di dalam Alkitab: Apakah Bapa adalah Maniak Genosida atau Pencipta yang Pengasih? image\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/path-of-the-spies-bahasa.jpg\" width=\"700\" height=\"323\" border=\"0\"><\/a><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#3366cc\"><em><span>Klik<br \/>\ngambar untuk membesarkan.  <\/span><\/em><\/font>\n<\/p>\n<p align=\"justify\">Walaupun<br \/>\nbangsa-bangsa Kanaan bukan satu-satunya bangsa orang-orang raksasa<br \/>\n(Nefilim), namun mereka adalah bangsa yang paling besar dan paling<br \/>\nbanyak menduduki wilayah melebih suku-suku kecil manapun.<\/p>\n<p align=\"justify\">Berikut<br \/>\nini adalah beberapa dari suku-suku para raksasa lain yang disebutkan<br \/>\ndalam Alkitab:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<table width=\"320\" height=\"527\" cellspacing=\"15\" border=\"0\" align=\"right\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" title=\"Fossilized Irish Giant\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"Fossilized Irish Giant\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/irish-giant-2.jpg\" width=\"350\" height=\"NaN\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Fosil<br \/>\nRaksasa Irlandia yang ditemukan selama kegiatan penambangan di negara<br \/>\nbagian Antrim, Irlandia (sekitar tahun 1876): Dia memiliki tinggi<br \/>\n12&#8217;2&#8243; dan memiliki enam jari kaki pada kaki kanannya. Alkitab<br \/>\nmenyebutkan tentang raksasa (Refaim) dengan 6 jari. &#8220;Lalu<br \/>\nterjadi lagi pertempuran di Gat; dan di sana ada seorang yang tinggi<br \/>\nperawakannya, yang tangannya dan kakinya masing-masing berjari enam:<br \/>\ndua puluh empat seluruhnya; juga orang ini termasuk keturunan<br \/>\nraksasa. [H#7498: <em>ra\u0302pha\u0302<\/em>&#8216;]&#8221;.<br \/>\n(2 Samuel 21:20; Lihat juga 1 Taw. 20:6).<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p align=\"justify\"><u><strong>Orang Refaim:<\/strong><\/u><br \/>\n\tIstilah &#8220;Refaim&#8221; muncul dalam Alkitab untuk secara umum<br \/>\n\tdigunakan untuk menyebut semua suku-suku orang Kanaan.<sup>15<\/sup><br \/>\n\tOg, orang Amori, raja Basan, yang menjadi sisa-sisa orang Refaim:<br \/>\n\t&#8220;Kemudian beloklah kita dan maju ke arah<br \/>\n\tBasan. Dan Og, raja Basan, dengan seluruh tentaranya maju mendatangi<br \/>\n\tkita, untuk berperang di Edrei. . . . Hanya Og,<br \/>\n\traja Basan, yang tinggal hidup dari sisa-sisa orang-orang raksasa<br \/>\n\t[H#7497: <em>ra\u0302pha\u0302&#8217;<\/em>].<br \/>\n\tSesungguhnya, ranjangnya adalah ranjang dari besi; bukankah itu<br \/>\n\tmasih ada di kota Raba bani Amon? Sembilan hasta panjangnya [13.5<br \/>\n\tkaki<sup>16<\/sup>] dan empat<br \/>\n\thasta [6 kaki] lebarnya, menurut hasta biasa. (Ulangan 3:1,11).<em>Anak-anak Israel, atas perintah Yahuwah,<br \/>\n\tmenumpas setiap kota di Basan dan semua penduduknya.<\/em><\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>\n<p align=\"justify\"><u><strong>Orang<br \/>\n\tEnak:<\/strong><\/u> Orang Enak adalah keturunan Enak,<br \/>\n\tanak Arba (Yosua 15:13; 21:11) dan tinggal di bagian selatan Kanaan.<br \/>\n\tAnak-anak Israel, di bawah komando Yosua, menumpas banyak orang Enak<br \/>\n\tdan kota-kota mereka. Namun, beberapa orang, melarikan diri ke Gaza,<br \/>\n\tGat, dan Asdod. (Yosua 11:21-23). Daud dan anak buahnya kemudian<br \/>\n\tmengalahkan beberapa orang Enak dari Gat, yang paling menonjol<br \/>\n\tadalah Goliat. (1 Samuel 17:3-7; 2 Samuel 21:20-22).<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>\n<p align=\"justify\"><u><strong>Orang<br \/>\n\tZuzims (Orang Zamzummim):<\/strong><\/u> Orang Zuzims,<br \/>\n\tdianggap oleh banyak komentator Alkitab sama dengan Orang Zamzummim,<br \/>\n\tberdiam di daerah Amon kuno. Yahuwah menumpas orang Zuzims sehingga<br \/>\n\tanak-anak dari Lot bisa memiliki tanah ini. (Ul. 2:19-21).<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>\n<p align=\"justify\"><u><strong>Orang<br \/>\n\tEmim:<\/strong><\/u> Orang Emim berdiam di daerah Moab<br \/>\n\tkuno. Yahuwah menumpas orang Emim sehingga anak-anak dari Lot bisa<br \/>\n\tmemiliki tanah ini. (Ul. 2:10-12).<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>\n<p align=\"justify\"><u><strong>Orang<br \/>\n\tHori:<\/strong><\/u> Orang Hori (Orang Horim) berdiam<br \/>\n\tdi daerah Edom kuno. Yahuwah menumpas orang Hori sehingga anak-anak<br \/>\n\tEsau bisa memiliki tanah ini. (Ul. 2:12, 21-22).<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p align=\"justify\">Menurut <a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.internationalstandardbible.com\/R\/rephaim.html\">International<br \/>\nStandard Bible Encyclopedia<\/a>, &#8220;Kemungkinan mereka [orang<br \/>\nRefaim, orang Enak, orang Zamzummim, dan orang Emim] adalah semua<br \/>\nkelompok yang sama, diberi nama yang berbeda oleh berbagai suku yang<br \/>\nperna bertemu dengan mereka&#8221;. Keterkaitan antara Alkitab dan<br \/>\nwilayah pendudukan orang Hori dengan suku-suku lain menunjukkan bahwa<br \/>\nmereka juga adalah bagian dari sebuah kelompok yang lebih besar.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"3\" bordercolor=\"#000000\" border=\"1\" bgcolor=\"#ffffff\">\n<tbody>\n<tr valign=\"top\">\n<td width=\"100%\">\n<p align=\"center\"><font size=\"2\"><strong><\/strong><\/font><\/p>\n<p align=\"center\"><strong><\/strong><\/p>\n<p class=\"indenttext\"><span><\/span><\/p>\n<p class=\"indenttext\"><strong>Catatan:<\/strong><br \/>\nSemua suku-suku di atas terlibat dalam perang kitab Kejadian pasal<br \/>\n14. Ini bukan pertikaian biasa; ini adalah sebuah pertempuran antara<br \/>\nmanusia dan orang-orang raksasa (Nefilim)! Pemahaman ini dikuatkan<br \/>\noleh tulisan-tulisan sejarawan abad pertama, Flavius \u200b\u200bJosephus,<br \/>\nyang menyatakan bahwa &#8220;keturunan orang-orang raksasa&#8221;<br \/>\nditewaskan dalam pertempuran ini.<sup>17<\/sup><\/p>\n<p class=\"indenttext\"><sup><\/sup><\/p>\n<p class=\"indenttext\"><span><\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><\/p>\n<h3>(12)<br \/>\nYahuwah mengatakan kepada orang Israel untuk <em>membinasakan<\/em><br \/>\nbangsa-bangsa Nefilim, sambil menunjukkan belas kasihan kepada<br \/>\nbangsa-bangsa lain.<\/h3>\n<p align=\"justify\"><strong>Nyatakan<br \/>\nBelas Kasihan:<\/strong><\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Apabila<br \/>\nengkau mendekati suatu kota untuk berperang melawannya, maka haruslah<br \/>\nengkau menawarkan perdamaian kepadanya. Apabila kota itu menerima<br \/>\ntawaran perdamaian itu dan dibukanya pintu gerbang bagimu, maka<br \/>\nharuslah semua orang yang terdapat di situ melakukan pekerjaan rodi<br \/>\nbagimu dan menjadi hamba kepadamu. Tetapi apabila kota itu tidak mau<br \/>\nberdamai dengan engkau, melainkan mengadakan pertempuran melawan<br \/>\nengkau, maka haruslah engkau mengepungnya; dan setelah Yahuwah,<br \/>\nElohimmu, menyerahkannya ke dalam tanganmu, maka haruslah engkau<br \/>\nmembunuh seluruh penduduknya yang laki-laki dengan mata pedang. Hanya<br \/>\nperempuan, anak-anak, hewan dan segala yang ada di kota itu, yakni<br \/>\nseluruh jarahan itu, boleh kaurampas bagimu sendiri, dan jarahan yang<br \/>\ndari musuhmu ini, yang diberikan kepadamu oleh Yahuwah, Elohimmu,<br \/>\nboleh kaupergunakan. Demikianlah harus kaulakukan terhadap segala<br \/>\nkota yang sangat jauh letaknya dari tempatmu, yang tidak termasuk<br \/>\nkota-kota bangsa-bangsa di sini. (Ulangan 20:10-15).<\/p>\n<p align=\"justify\"><strong>Tumpas<br \/>\nhabis bangsa-bangsa Nefilim:<\/strong><\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Tetapi<br \/>\ndari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan Yahuwah, Elohimmu,<br \/>\nkepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kaubiarkan hidup apapun<br \/>\nyang bernafas, melainkan kau tumpas sama sekali, yakni orang Het,<br \/>\norang Amori, orang Kanaan, orang Feris, orang Hewi, dan orang Yebus,<br \/>\nseperti yang diperintahkan kepadamu oleh Yahuwah, Elohimmu, supaya<br \/>\nmereka jangan mengajar kamu berbuat sesuai dengan segala kekejian,<br \/>\nyang dilakukan mereka bagi allah mereka, sehingga kamu berbuat dosa<br \/>\nkepada Yahuwah, Elohimmu. (Ulangan 20:16-18).<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Apabila<br \/>\nYahuwah, Elohimmu, telah membawa engkau ke dalam negeri, ke mana<br \/>\nengkau masuk untuk mendudukinya, dan Ia telah menghalau banyak bangsa<br \/>\ndari depanmu, yakni orang Het, orang Girgasi, orang Amori, orang<br \/>\nKanaan, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus, tujuh bangsa, yang<br \/>\nlebih banyak dan lebih kuat dari padamu, dan Yahuwah, Elohimmu, telah<br \/>\nmenyerahkan mereka kepadamu, sehingga engkau memukul mereka kalah,<br \/>\nmaka haruslah kamu menumpas mereka sama sekali. Janganlah engkau<br \/>\nmengadakan perjanjian dengan mereka dan janganlah engkau mengasihani<br \/>\nmereka. Janganlah juga engkau kawin-mengawin dengan mereka: anakmu<br \/>\nperempuan janganlah kauberikan kepada anak laki-laki mereka, ataupun<br \/>\nanak perempuan mereka jangan kauambil bagi anakmu laki-laki; sebab<br \/>\nmereka akan membuat anakmu laki-laki menyimpang dari pada-Ku,<br \/>\nsehingga mereka beribadah kepada allah lain. Maka murka Yahuwah akan<br \/>\nbangkit terhadap kamu dan Ia akan memunahkan engkau dengan segera.<br \/>\nTetapi beginilah kamu lakukan terhadap mereka: mezbah-mezbah mereka<br \/>\nharuslah kamu robohkan, tugu-tugu berhala mereka kamu remukkan,<br \/>\ntiang-tiang berhala mereka kamu hancurkan dan patung-patung mereka<br \/>\nkamu bakar habis. (Ulangan 7:1-5).<\/p>\n<table width=\"0\" height=\"0\" cellspacing=\"15\" border=\"0\" align=\"left\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"ALT TEXT\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/genesis-6-giants-book-cover-2.jpg\" width=\"350\" height=\"NaN\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Sebuah<br \/>\nEnsiklopedia para raksasa oleh Stephen Quayle<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3>Menjaga<br \/>\ngaris keturunan&#8230;<\/h3>\n<p align=\"justify\">Perlu<br \/>\ndicatat Yahuwah memberi perintah yang jelas untuk tidak menikah<br \/>\ndengan bangsa-bangsa Nefilim:<\/p>\n<p align=\"justify\">Janganlah<br \/>\njuga engkau kawin-mengawin dengan mereka: anakmu perempuan janganlah<br \/>\nkauberikan kepada anak laki-laki mereka, ataupun anak perempuan<br \/>\nmereka jangan kauambil bagi anakmu laki-laki. (Ulangan 7:3).<\/p>\n<p align=\"justify\">Ini<br \/>\njelas menunjukkan bahwa Bapa Yahuwah menjaga garis keturunan yang<br \/>\ndarinya Mesias akan datang. Dia benar-benar melarang orang Israel<br \/>\nuntuk hidup bersama dengan bangsa-bangsa Kanaan. Bukti lain yang<br \/>\nmenarik dari kesimpulan ini ditemukan dalam fakta bahwa garis<br \/>\nketurunan duniawi Yahushua datang melalui perkawinan Yehuda dengan<br \/>\nmenantu perempuannya, Tamar, bukan melalui anak yang dia dapat dari<br \/>\nistri Kanaannya!<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Di<br \/>\nsitu Yehuda melihat anak perempuan seorang Kanaan; nama orang itu<br \/>\nialah Syua. Lalu Yehuda kawin dengan perempuan itu dan<br \/>\nmenghampirinya. . . . Setelah beberapa lama matilah anak Syua, isteri<br \/>\nYehuda. Habis berkabung pergilah Yehuda ke Timna, kepada orang-orang<br \/>\nyang menggunting bulu domba-dombanya, bersama dengan Hira,<br \/>\nsahabatnya, orang Adulam itu. Ketika dikabarkan kepada <em><strong>Tamar<br \/>\n[menantu perempuan Yehuda]<\/strong><\/em>: &#8220;Bapa<br \/>\nmertuamu sedang di jalan ke Timna untuk menggunting bulu<br \/>\ndomba-dombanya,&#8221; maka ditanggalkannyalah pakaian kejandaannya,<br \/>\nia bertelekung dan berselubung, lalu pergi duduk di pintu masuk ke<br \/>\nEnaim yang di jalan ke Timna, . . . Ketika Yehuda melihat dia,<br \/>\ndisangkanyalah dia seorang perempuan sundal, karena ia menutupi<br \/>\nmukanya. <em><strong>Lalu berpalinglah Yehuda<br \/>\nmendapatkan perempuan yang di pinggir jalan itu . . . maka ia<br \/>\nmenghampirinya. Perempuan itu mengandung dari padanya.<\/strong><\/em><br \/>\n. . . Pada waktu perempuan itu hendak bersalin, nyatalah ada anak<br \/>\nkembar dalam kandungannya. Dan ketika ia bersalin, seorang dari anak<br \/>\nitu mengeluarkan tangannya, lalu dipegang oleh bidan, diikatnya<br \/>\ndengan benang kirmizi serta berkata: &#8220;Inilah yang lebih dahulu<br \/>\nkeluar.&#8221; Ketika anak itu menarik tangannya kembali, keluarlah<br \/>\nsaudaranya laki-laki, dan bidan itu berkata: &#8220;Alangkah kuatnya<br \/>\nengkau menembus ke luar,&#8221; maka anak itu dinamai <em><strong>Peres<\/strong><\/em>.<br \/>\nSesudah itu keluarlah saudaranya laki-laki yang tangannya telah<br \/>\nberikat benang kirmizi itu, lalu kepadanya diberi nama Zerah. (Lihat<br \/>\nKejadian 38).<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Inilah<em><strong>silsilah Yahushua Yang Diurapi<\/strong><\/em>,<br \/>\nanak Daud, anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak, Ishak<br \/>\nmemperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan<br \/>\nsaudara-saudaranya, Yehuda memperanakkan <em><strong>Peres<\/strong><\/em><br \/>\ndan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron<br \/>\nmemperanakkan Ram, . . . (Matius 1:1-3; Lihat juga Lukas 3:33).<\/p>\n<p align=\"justify\">Salah<br \/>\nsatu bukti pamungkas dari niat Yahuwah untuk mencegah garis keturunan<br \/>\nIsrael dari pencemaran gen Nefilim Kanaan ini ditemukan dalam<br \/>\npengumpulan orang Israel ke tanah Mesir di mana, mereka <em>terisolasi<\/em>,<br \/>\nsehingga mereka bisa bertambah kuat dan bertambah banyak jumlahnya.<br \/>\nLebih dari 400 tahun sebelum peristiwa Keluaran, Yahuwah menyatakan<br \/>\nkepada Abraham bahwa keturunannya akan menjadi orang asing di negeri<br \/>\nlain (Mesir), tapi akan kembali ke sana (Kanaan) ketika &#8220;kedurjanaan<br \/>\norang-orang Amori&#8221; sudah genap.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Firman<br \/>\nYahuwah kepada Abram: &#8220;Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa<br \/>\nketurunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan<br \/>\nkepunyaan mereka, dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya,<br \/>\nempat ratus tahun lamanya. Tetapi bangsa yang akan memperbudak<br \/>\nmereka, akan Kuhukum, dan sesudah itu mereka akan keluar dengan<br \/>\nmembawa harta benda yang banyak. Tetapi engkau akan pergi kepada<br \/>\nnenek moyangmu dengan sejahtera; engkau akan dikuburkan pada waktu<br \/>\ntelah putih rambutmu. Tetapi keturunan yang keempat akan kembali ke<br \/>\nsini, <em><strong>sebab sebelum itu kedurjanaan orang<br \/>\nAmori itu belum genap<\/strong><\/em>&#8220;. (Kejadian<br \/>\n15:13-16, penekanan diberikan).<\/p>\n<p align=\"justify\">Segera<br \/>\nsetelah firman ini, kita membaca bahwa Yahuwah membuat perjanjian<br \/>\ndengan Abraham di mana Dia berjanji untuk memberikan tanah yang<br \/>\ndiduduki oleh orang-orang Amori dan Nefilim lain untuk keturunannya.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Ketika<br \/>\nmatahari telah terbenam, dan hari menjadi gelap, maka kelihatanlah<br \/>\nperapian yang berasap beserta suluh yang berapi lewat di antara<br \/>\npotongan-potongan daging itu. Pada hari itulah Yahuwah mengadakan<br \/>\nperjanjian dengan Abram serta berfirman: &#8220;Kepada keturunanmulah<br \/>\nKuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang<br \/>\nbesar itu, sungai Efrat: yakni tanah orang Keni, orang Kenas, orang<br \/>\nKadmon, orang Het, orang Feris, orang Refaim, orang Amori, orang<br \/>\nKanaan, orang Girgasi dan orang Yebus itu.&#8221; (Kejadian 15:17-21).<\/p>\n<p align=\"justify\">Tampaknya<br \/>\ndi sini bahwa Bapa Yahuwah juga membiarkan bangsa-bangsa Kanaan<br \/>\n(Nefilim) bertambah kuat dan bertambah banyak jumlahnya, sehingga<br \/>\npada waktu-Nya yang sempurna, Dia bisa membasmi keturunan pemberontak<br \/>\nini dan menunjukkan keperkasaan diri-Nya melalui tangan bangsa Israel<br \/>\nyang tetap setia.<\/p>\n<table style=\"margin-left: 10px\" width=\"280\" height=\"119\" cellspacing=\"10\" cellpadding=\"5\" border=\"0\" align=\"right\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; padding: 7px\">\n<p align=\"center\"><font size=\"3\" color=\"#000000\"><strong><span><\/span><\/strong><\/font><font size=\"3\" color=\"#000000\"><strong><span><font color=\"#ff0000\">Perintah<br \/>\nBapa untuk menumpas bangsa-bangsa Kanaan<font color=\"#000000\"> bukanlah sebuah tindakan yang sewenang-wenang. Jauh dari melakukan<br \/>\ngenosida secara acak, penumpasan orang-orang Kanaan adalah sebuah<br \/>\ntindakan yang menjadi tanda dari <\/font>pemeliharaan<br \/>\nyang tak tertandingi dan kasih<br \/>\nyang tanpa pamrih.<\/font><\/span><\/strong><\/font><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3><strong>Kesimpulan:<\/strong><\/h3>\n<p align=\"justify\">Perintah<br \/>\nBapa untuk menumpas bangsa-bangsa Kanaan bukanlah sebuah tindakan<br \/>\nyang sewenang-wenang. Jauh dari melakukan genosida secara acak,<br \/>\npenumpasan orang-orang Kanaan adalah sebuah tindakan yang menjadi<br \/>\ntanda dari pemeliharaan yang tak tertandingi dan kasih yang tanpa<br \/>\npamrih. Jika Bapa Yahuwah membiarkan kekafiran bangsa-bangsa Nefilim<br \/>\nterus berlanjut tanpa hambatan, maka seluruh bumi sekali lagi akan<br \/>\nmenjadi rusak, dan garis keturunan Sang Mesias yang dijanjikan akan<br \/>\ntercemar, <em>sehingga akan menjadi mustahil bagi<br \/>\nkita untuk dapat terselamatkan.<\/em><\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Masuk<br \/>\nakal mengapa [Yahuwah] mungkin telah membiarkan kode genetik<br \/>\nmikroskopis (yaitu sisa dari informasi genetik) untuk bertahan hidup<br \/>\n&#8212; cukup lama bagi umat-Nya untuk memusnahkan mereka. Mengapa?<br \/>\nKarena. . . melalui tindakan kepahlawanan dari orang-orang Ibrani<br \/>\nmaka seluruh dunia setelah Air Bah menjadi takut kepada mereka dan<br \/>\nkepada YHVH, [Elohim] mereka &#8211; [Elohim] Yang Benar dari Abraham,<br \/>\nIshak dan Yakub. [Yahuwah] mendapat kemuliaan melalui orang-orang<br \/>\npilihan-Nya dan bangsa baru &#8220;Pembantai raksasa&#8221; ini berdiri<br \/>\nsebagai sebuah kesaksian bagi semua bangsa lain akan kekuatan dan<br \/>\nkebenaran yang luar biasa dari Sang Pencipta langit dan bumi Yang<br \/>\nHidup.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\"><em>Tetapi<br \/>\nsebelum kedua orang itu tidur, naiklah perempuan itu mendapatkan<br \/>\nmereka di atas sotoh <\/em><em>dan<br \/>\nberkata kepada orang-orang itu: &#8220;Aku tahu, bahwa [Yahuwah] telah<br \/>\nmemberikan negeri ini kepada kamu dan bahwa kengerian terhadap kamu<br \/>\ntelah menghinggapi kami dan segala penduduk negeri ini gemetar<br \/>\nmenghadapi kamu. Sebab kami mendengar, bahwa [Yahuwah] telah<br \/>\nmengeringkan air Laut Teberau di depan kamu, ketika kamu berjalan<br \/>\nkeluar dari Mesir, dan apa yang kamu lakukan kepada kedua raja orang<br \/>\nAmori yang di seberang sungai Yordan itu, yakni kepada Sihon dan Og,<br \/>\nyang telah kamu tumpas. Ketika kami mendengar itu, tawarlah hati kami<br \/>\ndan jatuhlah semangat setiap orang menghadapi kamu, sebab [Yahuwah<br \/>\nElohimmu], ialah [Elohim] di langit di atas dan di bumi di bawah.<br \/>\n(Yosua 2:8-11)<\/em><\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Ketika<br \/>\nanda mempertimbangkan apa yang bangsa kecil ini lakukan pada semua<br \/>\nkebudayaan besar dari orang-orang raksasa setelah Air Bah, sangat<br \/>\nmudah untuk melihat mengapa [Yahuwah] &#8220;mengijinkan&#8221; gen<br \/>\nNefilim bertahan hidup &#8212; cukup lama untuk dilenyapkan oleh umat-Nya.<br \/>\nDengan demikian, [Yahuwah] menunjukkan kepada dunia dan kepada<br \/>\nmalaikat pemberontak apa yang manusia dalam hubungan yang benar<br \/>\ndengan-Nya dapat lakukan.<sup>18<\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\">Pujilah<br \/>\nnama Yahuwah yang tak tertandingi sekarang dan selamanya. <em><strong>Dia<br \/>\nyang mengetahui kesudahan sesuatu dari sejak awal adalah adil dan<br \/>\nbenar dalam segala jalan-Nya!<\/strong><\/em><\/p>\n<p align=\"justify\">\n<hr style=\"height: 1px\">\n<p align=\"justify\">\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"3\" border=\"1\" bgcolor=\"#ffffff\">\n<tbody>\n<tr valign=\"top\">\n<td width=\"100%\">\n<p class=\"indenttext\"><span><\/span><\/p>\n<p class=\"indenttext\">Masih<br \/>\nbanyak yang dapat dikatakan mengenai rincian dari serbuan malaikat<br \/>\ndalam kitab Kejadian pasal 6, tetapi bukan dalam lingkup pembelajaran<br \/>\nkhusus ini untuk maju melampaui apa yang telah diuraikan di atas.<em> Intinya<\/em><br \/>\ndi sini sudah dinyatakan dengan ringkas dalam kesimpulan di atas. <\/p>\n<p class=\"indenttext\"><span><\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h4><strong><br \/>\nKitab<br \/>\nHenokh<\/strong><\/h4>\n<p align=\"justify\">Banyak<br \/>\norang yang berpendapat bahwa Kitab Henokh adalah sebuah sumber yang<br \/>\ndapat dipercaya untuk mengetahui lebih dalam serbuan malaikat. WLC<br \/>\ntidak menganjurkan atau menyangkal kemungkinan ini, tapi WLC telah<br \/>\nberusaha untuk menunjukkan dari Alkitab saja bentuk sebenarnya dari<br \/>\nkontroversi kitab Kejadian pasal 6. Walaupun Kitab Yaser secara<br \/>\nperiodik telah digunakan dalam penelitian ini untuk memberi<br \/>\npenjelasan pada beberapa poin, itu sama sekali tidak diperlukan untuk<br \/>\nmembuktikan realitas serbuan malaikat dan dampaknya. Alkitab sendiri,<br \/>\ndengan tak terbantahkan adalah cukup.<\/p>\n<h4><strong>Zaman<br \/>\nNuh<\/strong><\/h4>\n<p class=\"indenttext-left\">Sebab<br \/>\nsebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada<br \/>\nkedatangan Anak Manusia. (Matius 24:37).<\/p>\n<p align=\"justify\">Bila<br \/>\ndilihat dalam terang yang baru ini, dampak dari peringatan nubuatan<br \/>\nini membuat maknanya menjadi lebih besar.<\/p>\n<p align=\"justify\">Pada<br \/>\nzaman Nuh, semua makhluk telah rusak karena tindakan keji dan<br \/>\nterlarang dengan melakukan perkawinan silang antara <em>jenis-jenis<\/em><br \/>\nyang tidak sama. Nefilim\/orang-orang raksasa (Kejadian 6:4) dan<br \/>\nsimera (Yaser 4:18) dihasilkan dari penggabungan haram dan<br \/>\nkecanggihan pemberontakan. Hari ini, kita kembali melihat perbuatan<br \/>\nmenjijikkan ini! &#8220;Para ilmuwan&#8221; sudah terlalu berani<br \/>\nmemanipulasi dan merusak gen manusia dan hewan; mereka, tanpa merasa<br \/>\nbersalah, mengawinkan apa yang Yahuwah sebut &#8220;sangat baik&#8221;<br \/>\npada mulanya. (Kejadian 1:31). <em>Sesungguhnya,<br \/>\nkita sedang hidup di &#8220;zaman Nuh&#8221;<\/em>.<\/p>\n<p align=\"justify\">Berikut<br \/>\nadalah sedikit contoh dari banyaknya usaha-usaha mengerikan yang<br \/>\ndilakukan oleh ilmu pengetahuan moderen.<\/p>\n<ul>\n<li><a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.iflscience.com\/health-and-medicine\/human-ear-has-been-grown-rat\">Tikus<br \/>\n\tdengan telinga manusia<\/a><\/li>\n<li><a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.dailymail.co.uk\/sciencetech\/article-2290202\/Transplanting-human-brain-cells-rats-makes-cleverer-scientists-believe.html\">Tikus<br \/>\n\tdengan otak manusia<\/a><\/li>\n<li><a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.newscientist.com\/article\/dn4558-pig-human-chimeras-contain-cell-surprise\/\">Simera<br \/>\n\tmanusia-babi<\/a><\/li>\n<li><a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.motherearthnews.com\/real-food\/adding-a-fish-gene-into-tomatoes-zmaz00amzgoe.aspx\">Tomat<br \/>\n\tdengan gen ikan<\/a><\/li>\n<li><a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.sfgate.com\/news\/article\/Rabbit-human-embryos-reported-Chinese-2596458.php\">Telur<br \/>\n\tkelinci dengan sel manusia<\/a><\/li>\n<li><a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.nytimes.com\/1986\/11\/07\/us\/tobacco-plant-with-firefly-gene-implant-grows.html\">Tanaman<br \/>\n\ttembakau dengan gen kunang-kunang<\/a><\/li>\n<li><a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.dailymail.co.uk\/news\/article-444436\/Now-scientists-create-sheep-thats-15-human.html\">Domba<br \/>\n\tberhati manusia &#8211; 15% Simera manusia-hewan<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p align=\"justify\">Bukan<br \/>\nhanya penggabungan manusia dan hewan yang telah menjadi praktek umum,<br \/>\ntapi GMOs (<em>Genetically Modified Organisme<\/em>),<br \/>\natau makhluk hidup yang secara genetik sudah dimodifikasi, telah<br \/>\ndengan cepat menjadi standar produksi pangan dan bahan konsumsi. GMOs<br \/>\nsudah pasti menjadi sebuah penghinaan terhadap Yahuwah! Manusia, yang<br \/>\nmelakukan ini yang dikenal dengan sebuatan palsu &#8220;ilmu<br \/>\npengetahuan,&#8221; menyombongkan diri bahwa mereka dapat menjadikan<br \/>\nlebih baik apa yang Yahuwah sudah nyatakan &#8220;sangat baik&#8221;<br \/>\nadalah merupakan tanda yang jelas dan masuk akal dari zaman di mana<br \/>\nkita hidup.<\/p>\n<p align=\"justify\">Banyak<br \/>\norang yang mempelajari Alkitab dan para peneliti Nefilim hari ini<br \/>\nyang yakin bahwa kita akan melihat <em>kembalinya<\/em><br \/>\nNefilim di hari-hari terakhir. Hal ini tentu saja mungkin terjadi,<br \/>\ndan semua hal dapat dipertimbangkan, bahkan bila itu hanya<br \/>\nkemungkinan. &#8220;Dan seperti di zaman Nuh, demikian pulalah halnya<br \/>\nkelak pada hari-hari Anak Manusia&#8221;. (Lukas 17:26). Semoga<br \/>\nYahuwah memperkuat hati kita dan memberikan kita hikmat di hari-hari<br \/>\nmendatang.<\/p>\n<hr style=\"width: 33%; height: 1px\" align=\"left\">\n<p align=\"justify\"><font size=\"1\">*<br \/>\nSemua kutipan Kitab Suci berasal dari KJV dengan pemberian Nama-nama<br \/>\nSuci.<\/font><\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>1<\/sup> Orang<br \/>\nGirgasi tidak terdapat dalam daftar kitab Ulangan pasal 20 tentang<br \/>\nbangsa-bangsa orang Kanaan, tetapi termasuk di dalam kitab Ulangan<br \/>\npasal 7, Yosua 3:10, dan Yosua 24:11.<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup> <\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>2<\/sup> &#8220;Anak-anak<br \/>\nElohim&#8221; (<em>B&#8217;nai HaElohim<\/em>)<br \/>\nditemukan dalam 5 ayat kitab Perjanjian Lama: Kejadian 6:2; Kejadian<br \/>\n6:4; Ayub 1:6; Ayub 2:1; Ayub 38:7<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>3<\/sup> Musa<br \/>\nsecara umum diberi kredit sebagai penulis kitab Ayub.<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup> <\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>4<\/sup> Chuck<br \/>\nMissler,<em> Textual Controversy: Mischievous<br \/>\nAngels or Sethites?<\/em>, <a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.khouse.org\/articles\/1997\/110\/\">http:\/\/www.khouse.org\/articles\/1997\/110\/<\/a>.<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>5<\/sup> <em>S.d.a.<\/em><\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>6<\/sup> <em>S.d.a.<\/em><\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>7<\/sup> <em>S.d.a.<\/em><\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>8<\/sup> Yahushua,<br \/>\nsebagai penggenapan lambang &#8220;Domba Yahuwah,&#8221; harus tanpa<br \/>\ncela.  &#8220;Anak domba [paskah]mu itu harus jantan, tidak<br \/>\nbercela, berumur setahun; kamu boleh ambil domba atau kambing&#8221;.<br \/>\n(Keluaran 12:5) &#8220;Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari<br \/>\ncara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu<br \/>\nbukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,<br \/>\nmelainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama<br \/>\nseperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat&#8221;. (1<br \/>\nPetrus 1:18-19).<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>9<\/sup> Beberapa<br \/>\norang telah berpendapat bahwa ada serbuan malaikat yang kedua, yang<br \/>\nberarti bahwa malaikat-malaikat mengawini para perempuan baik sebelum<br \/>\ndan setelah air bah. Namun, bukti menunjukkan bahwa kejadian ini<br \/>\nhanya terjadi sekali. Untuk mengetahui lebih banyak, silahkan<br \/>\nbaca <em>Archon Invasion: The Rise Fall and<br \/>\nReturn of the Nephilim<\/em> oleh Rob Skiba,<br \/>\nhlm. 31-64.<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>10<\/sup> Chuck<br \/>\nMissler,<em> Textual Controversy: Mischievous<br \/>\nAngels or Sethites?<\/em>, <a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.khouse.org\/articles\/1997\/110\/\">http:\/\/www.khouse.org\/articles\/1997\/110\/<\/a>.<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>11<\/sup> Legenda-legenda<br \/>\nsimera (makhluk yang mengandung perpaduan gen yang berbeda, misalnya<br \/>\npenggabungan manusia dengan hewan, hewan yang berbeda jenis<br \/>\ndigabungkan menjadi satu, dll.) adalah kisah yang terkenal<br \/>\ndisepanjang sejarah yang tercatat. Walaupun banyak orang yang<br \/>\nmengabaikan kisah-kisah ini dan menganggapnya sebagai dongeng belaka,<br \/>\nkebenarannya adalah bahwa simera adalah (dan sangat mungkin) sesuatu<br \/>\nyang nyata. (<a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.sacred-texts.com\/chr\/apo\/jasher\/index.htm\">Jasher 4:18; 36:32; 61:25<\/a>) &#8220;<a target=\"_blank\" href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=mhZWWy9oToU\" title=\"\">Human,animal hybrids and Chimeras in the Bible?<\/a>&#8220;<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>12<\/sup> <br \/>\n(1) &#8220;Simera Arezzo&#8221; terbuat dari tembaga adalah salah satu<br \/>\ncontoh terbaik dari karya seni orang Etruria kuno. (400 SM)<\/p>\n<p>(2)<br \/>\n&#8220;Sentaur&#8230;&#8221; oleh Laurent Marqueste (Orang Perancis,<br \/>\n1850\u20131920). Marble, 1892. Di Taman Tuileries, Paris.<br \/>\n(3) Sphinx<br \/>\nRaksasa di Giza<br \/>\n(4) Patung Simera pada Fontaine Saint Michel,<br \/>\nParis, France.<br \/>\n(5) Griffon Mesir<br \/>\n(6) Vase Griffon,<br \/>\ntrefoil-mouth oinochoe, 420SM-400SM, Dibuat di: Attica (Eropa,<br \/>\nYunani, Attica (Yunani))<br \/>\n(7) Theseus berkelahi dengan Minotaur<br \/>\noleh \u00c9tienne-Jules Ramey (French, 1796\u20131852). Marble, 1826. Di<br \/>\nTaman Tuileries, Paris.<br \/>\n(8) Obelisk Hitam Shalmaneser III adalah<br \/>\nsebuah relief batu nisan hitam Neo-Syria dari Nimrud (Kalhu kuno), di<br \/>\nbagian utara Iraq, memperingati tindakan-tindakan Raja King<br \/>\nShalmaneser III (bertakhta 858-824 SM). Tampilan detil dari dua<br \/>\ncetakan plester yang berbeda.<br \/>\n(9) Shedu Sirya<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>13<\/sup> Chuck<br \/>\nMissler,<em> Textual Controversy: Mischievous<br \/>\nAngels or Sethites?<\/em>, <a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.khouse.org\/articles\/1997\/110\/\">http:\/\/www.khouse.org\/articles\/1997\/110\/<\/a>.<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>14<\/sup> Dr.<br \/>\nE. W. Bullinger, <em>Appendixes To The<br \/>\nCompanion Bible<\/em>, Lampiran<br \/>\n26, <a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.markfoster.net\/rn\/companion_bible_appendices.pdf\">http:\/\/www.markfoster.net\/rn\/companion_bible_appendices.pdf<\/a>.<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>15  <\/sup>Adalah<br \/>\nmungkin bahwa &#8220;Rafa adalah bapa-suku dari Refaim, sebuah suku<br \/>\nkuno dengan ketinggian yang sangat tinggi, yang mana hanya sedikit<br \/>\nkeluarganya yang masih tersisa bahkan di zaman Musa.&#8221; Keil &amp;<br \/>\nDelitzsch, <em>Commentary on the Old<br \/>\nTestament, Volume 2, Joshua, Judges, Ruth, 1 and 2 Samuel<\/em>,<br \/>\n2006, hlm. 680.<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>16<\/sup> Tempat<br \/>\ntidur Og sekitar 13.5 kaki panjangnya dan sekitar 6 kaki lebarnya. <br \/>\nIni adalah sebuah perkiraan tradisi berdasarkan hitungan 18\u201d hasta.<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>17<\/sup> Flavius<br \/>\nJosephus,<em> Antiquities of the Jews<\/em>,<br \/>\nBook 1, Chapter 9,<br \/>\n1.9.1, <a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.biblestudytools.com\/history\/flavius-josephus\/antiquities-jews\/book-1\/chapter-9.html\">http:\/\/www.biblestudytools.com\/history\/flavius-josephus\/antiquities-jews\/book-1\/chapter-9.html<\/a><\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>18<\/sup> Rob<br \/>\nSkiba, <em>Archon Invasion: The Rise, Fall and<br \/>\nReturn of the Nephilim<\/em>, 2012, hlm. 157-158.<\/p>\n<p align=\"justify\">\n","protected":false},"featured_media":225721,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-110246","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kepercayaan-alkitabiah","wlc-content-directory-nephilim-giants"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Nefilim (Raksasa) di dalam Alkitab: Apakah Bapa adalah Maniak Genosida atau Pencipta yang Pengasih? - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nefilim (Raksasa) di dalam Alkitab: Apakah Bapa adalah Maniak Genosida atau Pencipta yang Pengasih? - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berulang-ulang kali, orang-orang yang tidak percaya seperti para atheis dan agnostik telah menyatakan serangkain tuduhan menentang Yahuwah dan melawan firman-Nya, Tuhan dalam Perjanjian Lama adalah maniak genosida! Dia dengan sewenang-wenang telah menumpas banyak bangsa di dalam Perjanjian Lama tanpa alasan yang jelas! Dia benar-benar bukan Tuhan yang pengasih! Ayat-ayat berikut ini sering dikutip untuk mendukung [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T19:46:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/genocidal-maniac-or-loving-creator-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"37 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/\",\"name\":\"Nefilim (Raksasa) di dalam Alkitab: Apakah Bapa adalah Maniak Genosida atau Pencipta yang Pengasih? - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/genocidal-maniac-or-loving-creator-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2016-06-11T10:55:35+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T19:46:17+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/genocidal-maniac-or-loving-creator-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/genocidal-maniac-or-loving-creator-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Nefilim (Raksasa) di dalam Alkitab: Apakah Bapa adalah Maniak Genosida atau Pencipta yang Pengasih?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Nefilim (Raksasa) di dalam Alkitab: Apakah Bapa adalah Maniak Genosida atau Pencipta yang Pengasih? - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Nefilim (Raksasa) di dalam Alkitab: Apakah Bapa adalah Maniak Genosida atau Pencipta yang Pengasih? - Worlds Last Chance","og_description":"Berulang-ulang kali, orang-orang yang tidak percaya seperti para atheis dan agnostik telah menyatakan serangkain tuduhan menentang Yahuwah dan melawan firman-Nya, Tuhan dalam Perjanjian Lama adalah maniak genosida! Dia dengan sewenang-wenang telah menumpas banyak bangsa di dalam Perjanjian Lama tanpa alasan yang jelas! Dia benar-benar bukan Tuhan yang pengasih! Ayat-ayat berikut ini sering dikutip untuk mendukung [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T19:46:17+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/genocidal-maniac-or-loving-creator-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"37 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/","name":"Nefilim (Raksasa) di dalam Alkitab: Apakah Bapa adalah Maniak Genosida atau Pencipta yang Pengasih? - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/genocidal-maniac-or-loving-creator-bahasa.jpg","datePublished":"2016-06-11T10:55:35+00:00","dateModified":"2025-08-21T19:46:17+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/genocidal-maniac-or-loving-creator-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/genocidal-maniac-or-loving-creator-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/nephilim-giants-in-the-bible-is-yahuwah-a-genocidal-maniac-or-loving-creator\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Nefilim (Raksasa) di dalam Alkitab: Apakah Bapa adalah Maniak Genosida atau Pencipta yang Pengasih?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/110246","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110246"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/225721"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110246"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}