{"id":110201,"date":"2016-04-12T12:19:39","date_gmt":"2016-04-12T12:19:39","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-didalangi-yesuit-menyembunyikan-bumi-datar-sabat-lunar\/"},"modified":"2025-08-21T18:55:00","modified_gmt":"2025-08-21T18:55:00","slug":"didalangi-yesuit-menyembunyikan-bumi-datar-sabat-lunar","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/nubuatan-akhir-jaman\/didalangi-yesuit-menyembunyikan-bumi-datar-sabat-lunar\/","title":{"rendered":"Didalangi Yesuit: Menyembunyikan Bumi Datar &#038; Sabat Lunar"},"content":{"rendered":"<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse\" bgcolor=\"#ffffff\" border=\"1\" bordercolor=\"#000000\" cellpadding=\"3\" cellspacing=\"0\">\n<tbody>\n<tr valign=\"top\">\n<td width=\"100%\">\n<p align=\"center\"><font size=\"2\"><strong><\/strong><\/font><\/p>\n<p align=\"center\"><strong><\/strong><\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Serikat<br \/>\nYesuit telah menjadi dalang di balik beberapa penipuan terbesar dalam<br \/>\nsejarah. Perpaduan antara waktu, tujuan dan agenda mengaitkan mereka<br \/>\npada penipuan moderen yang mendunia, sebuah bumi bulat. Kajian yang<br \/>\nseksama pada Alkitab, arkeologi dan sejarah, juga mengaitkan mereka<br \/>\npada sebuah kebohongan yang sudah berlangsung hampir 1.700 tahun yang<br \/>\nbaru-baru ini terungkap: kepercayaan yang diyakini secara luas bahwa<br \/>\nhari Sabtu adalah <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/sabat-hari-ketujuh-memperbaiki-tembok-yang-tembus.html\">Sabat<br \/>\nhari ketujuh<\/a> yang Alkitabiah.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Kebohongan-kebohongan<br \/>\nlain yang merupakan percabangan dari dua tipuan jahat ini:<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">1.<br \/>\nSebuah bumi bulat, bergelinding di alam semesta yang tidak terbatas,<br \/>\nmemisahkan jiwa dari Sang Pencipta, mengurangi perasaan dalam diri<br \/>\nseseorang bahwa mereka berharga dan dekat dengan Sang Pencipta.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">2.<br \/>\nKalender Masehi\/Gregorian menjadi sumber kebohongan bahwa <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/siklus-mingguan-tidak-terputus-terbukti-salah.html\">siklus<br \/>\nmingguan tidak terputus<\/a> telah berlangsung tanpa jeda dari masa<br \/>\nPenciptaan. Tipuan ini adalah dasar dari adanya anggapan bahwa hari<br \/>\nSabtu adalah hari Sabat Alkitab dan hari Minggu, hari pertama dalam<br \/>\nsebuah minggu adalah hari kebangkitan Sang Juruselamat. Kebohongan<br \/>\nini berdampak langsung pada hari di mana seseorang beribadah dan<br \/>\ndengan demikian menjadi faktor utama pengenaan Tanda Binatang.<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"as above so below\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/as-above-so-below-3.png\"> <\/p>\n<p align=\"justify\">Ilmu<br \/>\ngaib.<\/p>\n<p align=\"justify\">Hikmat<br \/>\nrahasia.<\/p>\n<p align=\"justify\">Kata-kata<br \/>\nini adalah kata-kata yang membuat orang Kristen merasa ngeri.<br \/>\nKata-kata ini mengisyaratkan dunia kegelapan. Yang membisikkan ilmu<br \/>\nterlarang. Pengetahuan yang diperoleh dari Pohon Pengetahuan tentang<br \/>\nyang Baik dan yang Jahat.<\/p>\n<p align=\"justify\">Ada<br \/>\nsebuah ungkapan umum dalam dunia rahasia\/gaib yaitu &#8220;sebagaimana<br \/>\ndi atas, demikianlah di bawah&#8221;. Namun kalimat ini mengungkapkan<br \/>\nsebuah rahasia tersembunyi, sebuah rahasia yang tersembunyi di depan<br \/>\nmata yang harus diketahui oleh semua orang.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Didalangi Yesuit: Menyembunyikan Bumi Datar &amp;#038; Sabat Lunar image\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/as-above-so-below-trees-2-bahasa.png\">\n<\/p>\n<p align=\"justify\">Ungkapan<br \/>\ndan gambar ini mengungkapkan modus operandi kejahatan. Yang<br \/>\nmenghamparkan fakta bahwa Pohon Pengetahuan tentang yang Baik dan<br \/>\nyang Jahat masih terus hidup dan berkembang dan menipu miliaran<br \/>\norang. Dimanapun kebohongan Ular ini menyebar, di sana juga, akan ada<br \/>\nakar dari Pohon Pengetahuan itu.<\/p>\n<p align=\"justify\">Agenda<br \/>\nSetan adalah selalu untuk melakukan kudeta terhadap takhta Bapa<br \/>\nYahuwah. Selama ribuan tahun, setan telah mengeluarkan kecerdasannya<br \/>\nyang besar untuk meraih tujuan ini. Alkitab mencatat pernyataan<br \/>\nsombongnya:<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">&#8220;Wah,<br \/>\nengkau sudah jatuh dari langit, hai Lusifer, putera Fajar, engkau<br \/>\nsudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan<br \/>\nbangsa-bangsa!<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Engkau<br \/>\nyang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku<br \/>\nhendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Yahuwah, dan aku<br \/>\nhendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Aku<br \/>\nhendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, <em>aku<br \/>\nhendak menyamai Yang Mahatinggi! <\/em>(Yesaya<br \/>\n14:12-14)<\/p>\n<p align=\"justify\">Sebuah<br \/>\npohon tidak dapat tumbuh dan berkembang tanpa akar, dan akar Pohon<br \/>\nPengetahuan merambat kembali ke taman Eden. Akarnya kuat dan dalam.<br \/>\nDarinya telah tumbuh mesin kejahatan besar yang rumit yang mendasari<br \/>\npenipuan atas seluruh bumi dalam upaya Setan untuk mendapatkan<br \/>\nkembali semua hal yang pernah dia miliki di Surga.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Mencabuti Daun\" style=\"margin-bottom: -65px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/plucking-the-leaves-bahasa.png\"><\/p>\n<p align=\"justify\">Setan<br \/>\nadalah bukan seperti beberapa anak kecil, yang mencoba menyelinap<br \/>\nmengambil sebuah kue sebelum makan malam. Dia terlalu pintar untuk<br \/>\nmeninggalkan jejak remah-remah yang kelihatan, yang akan mengarah<br \/>\npada kebenaran. Kebohongannya terlindung di dalam kebohongan yang<br \/>\nlebih besar: sebuah sistem menyeluruh dari Pabrikasi dan penipuan.<br \/>\nSebuah kepalsuan terjalin erat dan mendukung kepalsuan yang lain.<br \/>\nKerumitannya yang besar membuat kebohongan-kebohongan itu nampak<br \/>\nlayak dipermukaan.<\/p>\n<table style=\"width: 357px; height: 376px\" align=\"right\" border=\"0\" cellspacing=\"15\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"Didalangi Yesuit: Menyembunyikan Bumi Datar &amp;#038; Sabat Lunar image\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/tree-3.png\" height=\"392\" border=\"0\" width=\"324\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Tampilan<br \/>\nmencolok tumbuhan hijau menarik mata dan mengalihkan perhatian<br \/>\npikiran dari sistem penipuan rumit yang bersembunyi di baliknya.<br \/>\nSebuah kebohongan tunggal selalu membutuhkan lebih banyak kebohongan<br \/>\nuntuk mendukung dan menyembunyikan kebohongan yang asli.<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p align=\"justify\">Untuk<br \/>\nmenemukan kebenaran, adalah perlu untuk kembali mengurut mulai dari<br \/>\napa yang nampak, sampai pada apa yang tidak nampak. Pohon Pengetahuan<br \/>\ndipenuhi dengan daun hijau pengalih perhatian yang cantik. Sangat<br \/>\nperlu untuk menghilangkan penyamaran daun-daun palsu dan mengurut<br \/>\nranting-ranting sampai ke cabang-cabang, turun ke batang besar di<br \/>\nbawah, yang menyembunyikan penipuan yang sangat besar di sekeliling<br \/>\nbawah Pohon Pengetahuan itu.<\/p>\n<p align=\"justify\">Yesuit,<br \/>\ndalang dibalik <a href=\"\/end-time-prophecy\/yesuit-bumi-yang-bulat-induk-dari-segala-konspirasi.html\">konspirasi<br \/>\nbumi bulat<\/a> yang sudah berlangsung 500 tahun, dan menutupi Bumi<br \/>\nDatar, adalah ahli dalam menyembunyikan kebenaran di bawah beberapa<br \/>\nlapisan kebohongan. Sejak dari awal pembentukan mereka, para Yesuit<br \/>\ntelah dibenarkan menipu. Mereka adalah sumber dari sejumlah besar<br \/>\nragam konspirasi kejahatan disepanjang generasi.<\/p>\n<p align=\"justify\">Seiring<br \/>\nmeningkatnya pengetahuan, sebuah kumpulan saksi yang banyak seperti<br \/>\nawan dan terus berkembang telah mengangkat suaranya untuk membela<br \/>\nkebenaran. Beberapa diantaranya telah mengungkapkan kebohongan dari<br \/>\nbumi bulat. Yang lainnya memperingatkan bahaya Big Pharma dan<br \/>\nnano-partikel yang tertanam dalam obat-obatan moderen dan makanan<br \/>\nsiap saji yang telah melalui proses rekayasa genetika. Dan yang lain<br \/>\nlagi menyibak tabir yang menyembunyikan perbuatan-perbuatan kegelapan<br \/>\nyang dilakukan oleh kekuatan-kekuatan elit yang menjalankan dunia.<\/p>\n<p align=\"justify\">Seseorang<br \/>\nyang berdiri di salah satu sisi Pohon Pengetahuan, yang dikaruniai<br \/>\ndengan ketajaman ilahi untuk melihat gugusan dedaunan kebohongan yang<br \/>\nmenyembunyikan satu penipuan, seringkali tidak memahami bahwa<br \/>\nkebohongan yang ditemukan oleh orang lain adalah bagian dari pohon<br \/>\nyang <em>sama<\/em>, dengan<br \/>\nagenda tipuan yang <em>sama<\/em>,<br \/>\nyang dilakukan oleh <em>kelompok yang sama<\/em>.<\/p>\n<p align=\"justify\">Selama<br \/>\nhampir 500 tahun, para Yesuit telah bekerja sama dengan makhluk<br \/>\ncerdas supranatural dalam sebuah konspirasi besar. Rencana jahat<br \/>\nrahasia ini jauh lebih besar dari apa yang pernah disadari orang<br \/>\nsebelumnya. Para Yesuit terlibat langsung dalam tindakan kebohongan<br \/>\nmengenai bumi bulat. Kebenaran tentang bumi datar, yang tertutup<br \/>\nwalaupun adalah merupakan pengembangan kebenaran yang paling baru,<br \/>\nnamun ada lagi kebohongan lain dari Yesuit yang juga memiliki<br \/>\npengaruh langsung pada generasi akhir zaman. Dan itu tersembunyi di<br \/>\ndepan mata. Kebohongan ini adalah sesuatu yang seringkali diterima<br \/>\nbegitu saja, dan bahkan orang yang berpikir untuk mempertanyakannya<br \/>\npun tidak ada. Namun, nasib kekekalan banyak orang bergantung pada<br \/>\nkebenaran yang terkubur di bawah satu penipuan besar ini: kalender<br \/>\nMasehi.<\/p>\n<p align=\"justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Kalender Tipuan\" style=\"margin-bottom: -60px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/calendar-hoax-bahasa.png\" height=\"442\" align=\"right\" width=\"763\">Sebagaimana<br \/>\npara Yesuit dan imam-astronom Yesuit yang terlatih telah memainkan<br \/>\nsebuah peran besar dalam melahirkan sebuah konsepsi palsu mengenai<br \/>\nbumi (dan akibatnya, alam semesta), demikianlah para Yesuit telah<br \/>\nmelandaskan sebuah penipuan yang menyembunyikan Sabat Sang Pencipta<br \/>\nyang sejati dan mengalihkan peribadatan menjauh dari Bapa Yahuwah.<br \/>\nSerikat Yesuit bertanggung jawab langsung pada Sabat hari ketujuh<br \/>\npalsu yang ada saat ini, yang diikuti oleh &#8220;Hari Minggu&#8221;,<br \/>\nsebuah hari kebangkitan palsu.<\/p>\n<p align=\"justify\">Dunia<br \/>\nsaat ini telah bersatu dalam menggunakan kalender Masehi sebagai alat<br \/>\nperhitungan waktu masyarakat. Namun, karena kehidupan masyarakat<br \/>\ndiatur oleh pekerjaan mereka dan kalender sekolah, maka hari-hari<br \/>\nibadah mereka, secara otomatis, juga diatur oleh kalender Masehi.<\/p>\n<table style=\"margin-right: 10px\" height=\"167\" align=\"left\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\" width=\"257\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; padding: 7px; background-color: #ffffff\">\n<p align=\"justify\">&#8220;Pertempuran<br \/>\nyang sebenarnya di Israel adalah pertempuran mengenai kalender:<br \/>\nkarena dia yang mengontrol kalender, mengontrol waktu-waktu rohani<br \/>\nbagi semua jiwa yang hidup&#8221;.<\/p>\n<p align=\"justify\">(https:\/\/www.templeinstitute.org\/archive\/month_adar.htm)<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p align=\"justify\">Gagasan<br \/>\nbahwa kalender itu dirancang oleh dan untuk para petani sehingga<br \/>\nmereka dapat mengetahui kapan waktu untuk menabur dan kapan waktu<br \/>\nuntuk menuai telah sekian lama diterima begitu saja; baik secara<br \/>\nlogika maupun fakta hal itu salah. Para petani tidak memerluhkan<br \/>\nsebuah kalender resmi untuk mengetahui musim-musim, dan masyarakat<br \/>\nprimitif telah berhasil menyediakan makanan mereka sendiri selama<br \/>\nbeberapa generasi tanpa sebuah kalender.<\/p>\n<p align=\"justify\">Adalah<br \/>\nfakta sejarah bahwa kalender itu dirancang <em>untuk<br \/>\nmenentukan waktu yang tepat dari hari-hari raya untuk menghormati<br \/>\npara dewa. Kalender, dengan kata lain, adalah sebuah alat keagamaan<\/em>.<sup>1<\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\">Masih<br \/>\ntetap seperti itu. Sebuah pepatah kuno menyatakan: &#8220;Dia yang<br \/>\nmengendalikan kalender, mengontrol dunia.&#8221; Serikat Yesuit,<br \/>\nsebagai perancang kalender Masehi, dalam cara yang sangat nyata,<br \/>\nmengontrol hari-hari ibadah di dunia. Mereka mengontrol dan mengatur<br \/>\nwaktu-waktu ibadah semua orang yang menentukan hari-hari ibadah<br \/>\nmereka dengan kalender ini. Ironisnya, itu mencakup semua dari tiga<br \/>\nagama yang diturunkan dari Abraham:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<p align=\"justify\">Orang-orang<br \/>\n\tYahudi beribadah pada hari Sabtu, hari ketujuh dalam mingguan<br \/>\n\tmoderen;<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p align=\"justify\">Orang-orang<br \/>\n\tKatolik, Ortodoks dan kebanyakan orang Protestan beribadah pada hari<br \/>\n\tMinggu untuk menghormati hari kebangkitan Kristus, sementara<br \/>\n\tbeberapa orang Protestan beribadah pada hari Sabtu sebagai Sabat<br \/>\n\thari ketujuh;<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p align=\"justify\">Orang-orang<br \/>\n\tMuslim pergi ke masjid untuk melakukan ibadah shalat Jumat, yang<br \/>\n\tpada awalnya, sebenarnya adalah hari ketujuh dalam sebuah minggu.<br \/>\n\t(Lebih lanjut tentang ini akan dibahas nanti).<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p align=\"justify\">Ibadah<br \/>\ndidefinisikan sebagai: &#8220;tindakan memberi penghormatan ilahi<br \/>\nkepada Yang Mahatinggi; <em>atau penghargaan dan<br \/>\npenghormatan yang diberikan kepadanya dalam kegiatan-kegiatan<br \/>\nrohani&#8221;<\/em>.<sup>2<\/sup><br \/>\nOleh karena itu, siapa saja yang mengontrol kalender, sedang<br \/>\nmengontrol (atau <em>melaksanan kuasa atau<br \/>\nmempengaruhi dengan kekuasaan perihal<\/em><sup>3<\/sup>)<br \/>\nperibadatan.<\/p>\n<p align=\"justify\">Katolik<br \/>\nRoma secara terbuka menyatakan bahwa kontrol mereka secara menyeluruh<br \/>\natas peribadatan adalah tanda atau lambang kekuasaan mereka:<\/p>\n<ul>\n<li>\n<p align=\"justify\">&#8220;Hari<br \/>\n\tMinggu &#8230; adalah murni ciptaan <a href=\"\/end-time-prophecy\/binatang-dari-dalam-laut-gereja-katholik-roma-dalam-nubuatan.html\">Gereja<br \/>\n\tKatolik<\/a>&#8220;. <em>American Catholic<br \/>\n\tQuarterly Review<\/em>, Januari 1883.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p align=\"justify\">&#8220;Hari<br \/>\n\tMinggu &#8230; adalah hukum Gereja Katolik sendiri &#8230;&#8221; <em>American<br \/>\n\tSentinel (Catholic)<\/em>, Juni 1893.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p align=\"justify\">&#8220;Hari<br \/>\n\tMinggu adalah ketetapan Katolik dan pengakuan untuk menaatinya hanya<br \/>\n\tdapat dipertahankan dengan menggunakan prinsip-prinsip Katolik &#8230;<br \/>\n\tKitab Suci dari awal sampai akhir tidak mengandung satu ayatpun yang<br \/>\n\tmengijinkan pemindahan hari ibadah umum mingguan dari hari terakhir<br \/>\n\tke hari pertama&#8221;. <em>Catholic Press<\/em>,<br \/>\n\tSydney, Australia, Agustus 1900.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p align=\"justify\">Ini<br \/>\nadalah sebuah penipuan yang tersembunyi di depan mata karena hal ini,<br \/>\nhari Sabtu dianggap sebagai Sabat hari ketujuh Alkitab dan hari<br \/>\nMinggu menjadi hari kebangkitan Kristus.<\/p>\n<ul>\n<li>\n<p align=\"justify\">&#8220;Tentu<br \/>\n\tsaja Gereja Katolik mengakui bahwa perubahan itu (Sabat Sabtu ke<br \/>\n\thari Minggu) adalah tindakannya &#8230; Dan tindakan ini adalah sebuah<br \/>\n\ttanda kekuasaan gerejawi dan otoritasnya dalam urusan agama&#8221;.<br \/>\n\t(H. F. Thomas, Kanselir Kardinal Gibbons.)<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p align=\"justify\">&#8220;Hari<br \/>\n\tMinggu ditetapkan, bukan berdasarkan pada Kitab Suci, tetapi pada<br \/>\n\ttradisi, dan ini adalah jelas sebuah lembaga Katolik. Karena tidak<br \/>\n\tada ayat Alkitab yang menuliskan pemindahan hari istirahat dari hari<br \/>\n\tterakhir ke hari pertama dalam sebuah minggu, Orang-orang Protestan<br \/>\n\tharus memelihara Sabat mereka pada hari Sabtu dan dengan demikian<br \/>\n\tmembuat Katolik dengan sepenuhnya memiliki hari Minggu&#8221;.<br \/>\n\t(<em>Catholic Record<\/em>, 17<br \/>\n\tSeptember, 1893).<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p align=\"justify\">Ini<br \/>\nadalah sebuah kesalahan yang tersembunyi di depan mata.<\/p>\n<p align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Di depan mata\" style=\"margin-bottom: -65px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/in-plain-sight-bahasa.png\" height=\"442\" width=\"763\"> <\/p>\n<p align=\"justify\">Sebuah<br \/>\nkebohongan yang tersembunyi di depan mata biasanya menjadi yang<br \/>\npaling efektif. Hal itu tidak dipertanyakan atau dianalisis dengan<br \/>\nkristis. Keberadaannya diterima begitu saja. Kalender moderen adalah<br \/>\nsalah satu penipuan yang tepat seperti itu.<\/p>\n<p align=\"justify\">Asumsi<br \/>\nyang dibuat menyatakan bahwa karena <em>waktu<\/em><br \/>\nterus berlanjut, maka siklus mingguan juga selalu terus berlanjut.<br \/>\nLebih jauh, diasumsikan bahwa mingguan moderen yang dimulai pada hari<br \/>\nMinggu dan berakhir pada hari Sabtu adalah <em>selalu<br \/>\nseperti itu<\/em>.<\/p>\n<p align=\"justify\">Dibutuhkan<br \/>\nsangat sedikit penggalian untuk mengungkap bahwa fakta-fakta<br \/>\nbertentangan dengan asumsi ini. Negara terakhir yang mengadopsi<br \/>\nkalender Masehi adalah Turki, pada tahun 1927, menyusul Yunani, yang<br \/>\ntelah mengadopsinya pada tahun 1923. Namun penggunaannya secara<br \/>\nuniversal barulah terjadi setelah komunis mengambil alih China<br \/>\nsetelah Perang Dunia II.<sup>4<\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\">Nicolaus<br \/>\nCopernicus, sarjana Katolik yang teori-teorinya mengenai bumi bulat<br \/>\ndigunakan oleh Yesuit untuk memajukan agenda akhir zaman mereka, pada<br \/>\nawalnya didekati oleh komisi kepausan pada awal abad keenam belas.<br \/>\nMereka menginginkan pandangannya tentang reformasi kalender. Awalnya,<br \/>\nia keberatan untuk menjawab.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Copernicus<br \/>\ntelah diminta oleh komisi kepausan pada tahun 1514 untuk mengemukakan<br \/>\npandangannya, dan keputusannya adalah, bahwa pergerakan matahari dan<br \/>\nbulan belum cukup diketahui untuk mencoba melakukan reformasi<br \/>\nkalender. Komisi itu bertujuan untuk membuat penilaian yang pasti<br \/>\ndalam konsili pada sesi kesepuluh. Meskipun hal ini ditunda dari<br \/>\ntahun 1514 ke tahun 1515, namun tidak ada kesimpulan yang dicapai.<br \/>\nSetelah Konsili Lateran kemajuan  yang patut dipertimbangkan dibuat.<br \/>\nCopernicus telah berjanji untuk melanjutkan pengamatan pada matahari<br \/>\ndan bulan dan dia melakukannya selama lebih dari sepuluh tahun lagi.<br \/>\nHasilnya dimuat dalam karya abadinya &#8220;De Revolutionibus Orbium<br \/>\ncoelestium&#8221; (thn. 1543) yang memampukan Erasmus Reinhold untuk<br \/>\nmenghitung Tabel Prutenic (Wittenberg, thn. 1554), <em>yang<br \/>\nkemudian menjadi landasan reformasi Gregorian<\/em>.<sup>5<\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\">Menurut<em> Ensiklopedi Katolik<\/em>,<br \/>\nAloisius Lilius adalah &#8220;kepala perancang&#8221; dari kalender<br \/>\nMasehi\/Gregorian. Lilius adalah seorang dokter Katolik Roma dan<br \/>\nprofesor kedokteran. Naskahnya tentang reformasi kalender telah<br \/>\ndisampaikan kepada Kuria Romawi pada tahun 1576, oleh saudaranya,<br \/>\nAntonius. Ide-idenya telah digunakan oleh seorang imam-astronom<br \/>\nYesuit, yaitu Christopher Clavius, untuk kalender baru itu. Kalender<br \/>\nitu sendiri dinamai atas nama <em>Paus<\/em><br \/>\nGregorius XIII. Kalender ini adalah benar-benar sebuah perangkat<br \/>\nkepausan.<\/p>\n<p align=\"justify\">Walaupun<br \/>\ndunia saat ini telah bersatu dalam menggunakan kalender Masehi, namun<br \/>\nketika pertama kali diperkenalkan, pada awalnya kalender ini secara<br \/>\nluas ditolak oleh negara-negara Protestan sebagai sebuah institusi<em>Katolik<\/em>. Sebuah dekrit<br \/>\nkepausan, Inter Gravissimas, diterbitkan pada tanggal 24 Februari<br \/>\n1582,  memerintahkan pendeta Katolik untuk menerimanya dan mendesak<br \/>\npara raja Katolik untuk melakukan hal yang sama. Pada saat itu, hanya<br \/>\nnegara-negara Katolik yang menerimanya seperti Italia, Spanyol,<br \/>\nPortugal, Polandia dan sebagian besar wilayah Prancis. Butuh waktu<br \/>\nhampir 350 tahun sebelum semua negara mengadopsi kalender Paus ini.<\/p>\n<p align=\"justify\"><strong>Harus<br \/>\ndipahami dengan jelas bahwa kalender paus yang digunakan di seluruh<br \/>\ndunia pada saat ini adalah sebuah alat untuk <\/strong><em><strong>mengontrol<br \/>\nagama.<\/strong><\/em><\/p>\n<p align=\"justify\">Katolik<br \/>\nsendiri mengakui: &#8220;Reformasi kalender itu dari awal terkait<br \/>\ndengan konsili umum, yaitu. konsili Nicea (thn. 325), konsili<br \/>\nConstance (1414-1418), konsili Basle (1431), konsili Lateran Kelima<br \/>\n(1512-1517), dan konsili Trent (1545-1563)&#8221;.<sup>6<\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\">Orang-orang<br \/>\nbiasanya tidak mengaitkan perayaan rohani dengan astronomi, tapi<br \/>\nsebenarnya ada sebuah kaitan erat diantara keduanya. Dari sejak awal,<br \/>\nYesuit telah mendominasi bidang astronomi dan bidang lain yang<br \/>\nterkait erat dengan ilmu pengetahuan. Bahkan teori Big Bang<br \/>\ndiciptakan oleh seorang imam Yesuit terlatih, bapa Georges Lemaitre.<br \/>\nPengetahuan tentang astronomi sangat penting bagi Yesuit untuk<br \/>\ndimiliki karena tanpa itu mereka tidak bisa melakukan reformasi<br \/>\nkalender karena <em>pengukur-waktu selalu<br \/>\ntergantung pada pergerakan benda-benda langit.<\/em><\/p>\n<p align=\"justify\">Kalender<br \/>\nMasehi\/Gregorian, sama seperti semua cabang lain di Pohon<br \/>\nPengetahuan, telah dikandung dengan satu motif utama: untuk<br \/>\nmenyembunyikan kebenaran dan menciptakan kepalsuan. Ini memberikan<br \/>\nlebih banyak \u201cdaun\u201d samaran yang tersembunyi, sehingga para<br \/>\npencari kebenaran akan teralihkan dalam upaya mereka untuk mengungkap<br \/>\nkebenaran.<\/p>\n<p align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Kalender Julian\" style=\"margin-bottom: -65px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/the-julian-calendar-bahasa.png\" height=\"442\" width=\"763\"><\/p>\n<p align=\"justify\">Pengalihan<br \/>\ndari kalender Julian ke kalender Masehi\/Gregorian sering dinyatakan<br \/>\nsebagai bukti tak terbantahkan bahwa hari Sabtu <em>pastilah<\/em><br \/>\nhari Sabat yang Alkitabiah. Alasannya tampak sederhana. Ketika<br \/>\nkalender Julian dialihkan ke kalender Masehi\/Gregorian yang telah<br \/>\ndirevisi, <em>tidak ada hari dalam satu minggu<br \/>\nyang hilang<\/em>. Hari Kamis, tanggal 4 Oktober,<br \/>\ndiikuti oleh hari Jumat, tanggal 15 Oktober. Hanya bilangan tanggal<br \/>\nyang diubah karena 10 tanggal dibuang dari kalender. Itu saja.<\/p>\n<p align=\"justify\">Ini<br \/>\nadalah fakta. Dan dari fakta ini, sebuah asumsi yang salah diambil:<br \/>\nkarena tidak ada gangguan terhadap hari dalam mingguan ketika<br \/>\nkalender Masehi diperkenalkan, maka siklus mingguan moderen adalah<br \/>\ntetap dan tidak berubah sejak masa penciptaan. Perhitungan yang <em>tidak<\/em><br \/>\nbenar ini membuat pengalihan yang menyembunyikan kebenaran: Hari<br \/>\nSabat, seperti yang dikuduskan oleh para leluhur, para rasul, dan<br \/>\nYahushua, ditentukan dengan kalender yang berbeda, dengan siklus<br \/>\nmingguan yang berbeda, yang tidak sejajar dengan hari Sabtu sebagai<br \/>\nhari ketujuh dalam sebuah minggu.<\/p>\n<p align=\"justify\">Perubahan<br \/>\nkalender ini terjadi lebih dari 430 tahun yang lalu. Besarnya<br \/>\nkebohongan itu sendiri telah menjadi sebuah pembenaran besar yang<br \/>\nnyata. Hal ini muncul untuk membuktikan asumsi bahwa sebuah siklus<br \/>\nmingguan yang tidak terputus telah berlangsung dari sejak masa<br \/>\npenciptaan tanpa jeda sama sekali. Para pencari kebenaran hanya<br \/>\nmerujuk pada transisi halus dari kalender Julian ke kalender<br \/>\nGregorian [kalender masehi] ini dan <em>mereka<br \/>\ntidak menyelidikinya lebih lanjut<\/em>.<\/p>\n<p align=\"justify\">Namun,<br \/>\nkalender Masehi hanya merupakan sebuah lapisan penipuan yang lain.<br \/>\nDengan mengupas lapisan ini, seseorang akan menyingkap&#8230; kalender<br \/>\nJulian pasca-Nicea: kalender dengan sebuah siklus mingguan tidak<br \/>\nterputus dan dengan itu para peneliti telah diyakinkan bahwa mereka<br \/>\ntelah menemukan kebenaran!<\/p>\n<p align=\"justify\">Untuk<br \/>\nmenemukan kebenaran tentang hari yang dijadikan oleh Sang Pencipta<br \/>\nsebagai hari ibadah, adalah perlu untuk melihat kembali dedaunan<br \/>\ncantik yang berkamuflase, melihat ranting-ranting kesalahan dan<br \/>\nmemperhatikan tempatnya menempel dan terus menggali lebih jauh.<br \/>\nKalender Masehi kepausan didasarkan pada kalender Julian <em>kafir<\/em>.<br \/>\nAstronom Yesuit, Christopher Clavius \u200b\u200bsendiri mengakui hal ini.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Clavius<br \/>\n\u200b\u200b&#8230; menegaskan bahwa kalender Julian murni berakar pada agama<br \/>\nberhala dan tidak memiliki hubungan apapun dengan penanggalan yang<br \/>\nAlkitabiah&#8230; Dalam bukunya, <em>Romani Calendarii<br \/>\nA Gregorio XIII P.M. Restituti Explicato,<\/em><br \/>\nClavius \u200b\u200bmengungkapkan bahwa ketika kalender Julian dibuat<br \/>\nmenjadi kalender gerejawi Gereja pada Konsili Nicea, Gereja dengan<br \/>\nsengaja menolak penanggalan Alkitab dan sebagai gantinya mengadopsi<br \/>\npenanggalan kafir.<sup>7<\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\">Selanjutnya,<br \/>\nmingguan moderen, dari hari Minggu sampai hari Sabtu, dapat<br \/>\nditelusuri kembali ke belakang, dari masa transisi kalender pada thn.<br \/>\n1582, sampai ke Konsili Nicea. Mingguan, seperti yang ada sekarang,<br \/>\ntelah ditetapkan pada masa itu.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Nama-nama<br \/>\nkafir dari mingguan planet telah diabadikan dalam kalender yang<br \/>\ndigunakan di antara bangsa-bangsa yang disebut Kristen. Setiap kali<br \/>\nkita melihat kalender itu, kita memiliki di depan kita sebuah<br \/>\npengingat tetap akan penggabungan dari agama berhala dan Kekristenan<br \/>\nyang terjadi sebagai akibat dari kemurtadan rohani yang besar&#8230;.<sup>8<\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\">Sebelum<br \/>\nKonsili Nicea, ada perbedaan cara penggunaan kalender Julian pada<br \/>\nsetiap wilayah yang ada di seluruh Kekaisaran Romawi. Mingguan planet<br \/>\ntidak berasal dari orang-orang Yahudi atau mingguan pada masa<br \/>\nPenciptaan, sebagaimana yang telah diasumsikan oleh orang-orang<br \/>\nKristen. Sebaliknya, mingguan planetari ini berasal dari agama-agama<br \/>\nmisteri Persia.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Tidak<br \/>\ndiragukan lagi bahwa kisah penyebaran orang Iran [Persia] memiliki<br \/>\nhubungan dengan penerimaan kekafiran secara umum, terhadap mingguan<br \/>\nyang hari Minggunya dijadikan sebagai hari yang suci. Nama-nama yang<br \/>\nkita gunakan terhadap enam hari yang lain, tanpa mewaspadainya,<br \/>\nberasal dari apa yang digunakan oleh orang Mithrais pada waktu yang<br \/>\nsama ketika mereka mendapatkan banyak pengikut di provinsi Barat, dan<br \/>\nsatu tidak gegabah dalam membangun sebuah hubungan yang kebetulan<br \/>\nantara kemenangan dan fenomena bersamaan.<sup>9<\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\">Perhatikan<br \/>\nbahwa bahkan mingguan moderen dapat ditelusuri berasal dari agama<br \/>\nberhala.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Tampaknya<br \/>\nbila beberapa orang rohani yang jenius memiliki kontrol atas dunia<br \/>\nkafir telah memerintahkan hal-hal itu agar mingguan planetari kafir<br \/>\nharus diperkenalkan hanya pada waktu yang tepat untuk sekte penyembah<br \/>\nmatahari yang paling populer sepanjang masa untuk datang dan<br \/>\nmeninggikan hari Matahari sebagai sebuah hari yang berada di atas dan<br \/>\nlebih suci dari hari yang lain. Tentunya ini bukan kecelakaan.<sup>10<\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\">Pada<br \/>\nsaat itu diintegrasikan ke dalam kalender Julian, mingguan itu<em>dimulai<\/em> dari hari<br \/>\nSabtu (<em>dies Saturnior<\/em><br \/>\n&#8220;Hari dewa Saturnus&#8221;) dan berakhir pada hari Jumat (<em>dies<br \/>\nVeneris<\/em> atau &#8220;hari dewa Venus&#8221;)!<br \/>\nIni kemudian berubah setelah Mithraisme sudah memperoleh semakin<br \/>\nbanyak pengikut dan mempengaruhi orang-orang Kristen awal.<br \/>\n&#8220;Pengutamaan yang diberikan lebih dahulu kepada <em>dies<br \/>\nSolis<\/em> [hari dewa Matahari] juga pasti<br \/>\nmemberikan kontribusi terhadap pengakuan umum hari Minggu sebagai<br \/>\nhari libur. Ini terkait dengan fakta yang lebih penting, yaitu,<em>pengadopsian mingguan ini oleh semua<br \/>\nnegara-negara Eropa<\/em>&#8220;.<sup>11<\/sup><br \/>\nIni tidak berarti bahwa orang-orang Eropa awal tidak memiliki<br \/>\nmingguan, tapi itu artinya mereka menggunakan jenis mingguan yang<br \/>\nberbeda.<\/p>\n<p align=\"justify\">Orang-orang<br \/>\nMithrais ingin memulai mingguan pada hari Minggu, untuk menghormati<br \/>\ndewa matahari mereka, Mithras. Banyak orang-orang Kristen awal<br \/>\nmelupakan <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/sabat-lunar.html\">Sabat<br \/>\nlunar hari ketujuh<\/a> yang ditentukan dengan <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/kalender-sang-pencipta.html\">kalender<br \/>\nAlkitab<\/a>, mulai beribadah pada hari Minggu, juga. Hal ini<br \/>\ndilakukan seolah-olah untuk menghormati kebangkitan Yahushua pada<br \/>\nhari pertama dalam suatu minggu. Tertullian, seorang apologis Kristen<br \/>\ndari abad kedua, mencoba untuk menjelaskan penerimaan hari ibadah<br \/>\nkafir yang dilakukan oleh orang-orang Kristen, Tertullian menyatakan:<\/p>\n<table height=\"211\" align=\"right\" border=\"0\" cellspacing=\"15\" width=\"141\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"early Julian Calendar\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/lcQTPiDG-image003-3.png\" align=\"\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Potongan batu ini menunjukkan sisa-sisa fasti kalender Julian awal. Mingguan dengan<\/p>\n<p>delapan hari asli dapat jelas dilihat, seperti yang ditunjukkan oleh hari-hari pada tiap minggu<\/p>\n<p>yang diwakili oleh huruf A sampai H.<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"indenttext-left\">Yang<br \/>\nlain, tentunya lebih berbudaya, berpikir bahwa Matahari adalah dewa<br \/>\norang Kristen, karena diketahui bahwa kita berdoa ke arah timur dan<br \/>\nmembuat perayaan pada hari Matahari. Apakah yang anda lakukan masih<br \/>\nkurang? Tidak sebagian besar dari anda, dalam kepura-puraan menyembah<br \/>\nbenda-benda langit, terkadang menggerakkan bibir anda ke arah<br \/>\nmatahari terbit.  Anda tentunya merupakan orang-orang yang juga<br \/>\nmenerima Matahari dimasukkan ke dalam daftar tujuh hari, dan lebih<br \/>\nmenyukainya dari antara hari-hari lainnya. . . .<sup>12<\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\">Ketika<br \/>\nkalender kembali diatur, ketika cabang Pohon Pengetahuan ditelusuri<br \/>\nke belakang, bukti arkeologis mengungkapkan tanpa keraguan bahwa<br \/>\nmingguan moderen berasal dari agama-agama misteri kafir. Kalender<br \/>\nJulian tidak mendapatkannya dari mingguan Alkitab. <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/8-hari-per-minggu-sejarah-kalender-julian.html\">Kalender<br \/>\nJulian mula-mula<\/a> memiliki <em>delapan<\/em><br \/>\nhari per minggu, bukan tujuh. Adalah wajar bahwa mingguan pada<br \/>\nkalender Julian adalah aslinya terdiri dari delapan hari per minggu.<br \/>\nMingguan pada kalender Republik Romawi juga memiliki delapan hari per<br \/>\nminggu, dan itulah mingguan yang terbiasa digunakan oleh orang-orang<br \/>\nRomawi.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Kalender Alkitabiah\" style=\"margin-bottom: -65px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/the-biblical-calendar-bahasa.png\"> <\/p>\n<p align=\"justify\">Orang-orang<br \/>\nYahudi pada masa Yahushua tidak menggunakan mingguan delapan hari<br \/>\nJulian untuk kalender mereka. Mereka masih menggunakan kalender Musa,<br \/>\nkalender luni-solar yang sama yang telah diwariskan dari masa<br \/>\nPenciptaan. Para rasul dan orang-orang Kristen awal semuanya<br \/>\nberibadah pada Sabat hari ketujuh berdasarkan kalender Alkitab,<br \/>\nmeskipun pada abad kedua, beberapa orang Kristen telah cukup<br \/>\nterpengaruhi dengan Mithraisme untuk beribadah pada hari Sabtu atau<br \/>\nhari Minggu dari mingguan planetari kafir.<\/p>\n<p align=\"justify\">Keanekaragaman<br \/>\ndari hari-hari ibadah ini, di mana beberapa orang beribadah pada<br \/>\nSabat lunar hari ketujuh kalender Alkitabiah, dan orang lain pada<br \/>\nhari Sabtu, dan yang lain lagi pada hari Minggu, berlangsung sampai<br \/>\nKonsili Nicea. Pada saat itu, kalender kuno telah dikesampingkan<br \/>\nuntuk tujuan keagamaan. Konsili memutuskan bahwa untuk selanjutnya<br \/>\nkalender Julian kafir itu yang akan digunakan untuk menentukan semua<br \/>\nperayaan keagamaan. Deklarasi sepihak ini bisa ditegakkan karena<br \/>\nKonsili ini didukung oleh kekuatan kekaisaran Konstantin Agung.<\/p>\n<p align=\"justify\">Para<br \/>\nsarjana Yahudi mengakui dampak dari konsili Nicea terhadap kalender<br \/>\nAlkitab kuno. The Jewish Publication Society of America menerbitkan<br \/>\nkarya monumental Heinrich Graetz: <em>History of<br \/>\nthe Jews<\/em>. Dalam catatannya tentang Konsili<br \/>\nNicea, Graetz menyatakan:<\/p>\n<table style=\"margin-right: 10px\" height=\"167\" align=\"left\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\" width=\"257\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; padding: 7px; background-color: #ffffff\">\n<p align=\"justify\">&#8220;Bulan<br \/>\nbaru adalah tetap, dan hari Sabat pada awalnya adalah bergantung pada<br \/>\nsiklus lunar. . . Awalnya Bulan Baru dirayakan dengan cara yang sama<br \/>\nseperti hari Sabat; secara bertahap menjadi kurang penting saat hari<br \/>\nSabat menjadi lebih dan lebih dari sekedar sebuah hari untuk agama<br \/>\ndan kemanusiaan, untuk perenungan dan instruksi rohani, untuk<br \/>\nkedamaian dan kesenangan jiwa&#8221;.<\/p>\n<p align=\"justify\">(<em>Universal<br \/>\nJewish Encyclopedia<\/em>,<br \/>\nhlm. 410)<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p align=\"justify\">Pada<br \/>\nKonsili Nicea benang terakhir yang menghubungkan Kekristenan dengan<br \/>\nsumber induknya akhirnya terputus. Perayaan Paskah Easter telah<br \/>\ndiadakan sampai sekarang  dan telah dirayakan hampir sama dengan<br \/>\nPaskah Passover Yahudi, dan memang <em>pada hari<br \/>\nyang dihitung dan ditetapkan oleh Sanhendrin<\/em><br \/>\ndi Yudea untuk perayaan tersebut; tapi di waktu-waktu kemudian<br \/>\npelaksanaannya telah <em>diatur sendiri<br \/>\nbersama-sama tanpa menggunakan kalender Yahudi<\/em>.<sup>13<\/sup><\/p>\n<p align=\"justify\">Hal<br \/>\nini jauh lebih signifikan daripada yang disadari oleh kebanyakan<br \/>\norang saat ini -termasuk oleh Yahudi awam. Kalender yang ditetapkan<br \/>\noleh Bapa Yahuwah pada masa Penciptaan memang memiliki mingguan<br \/>\ndengan tujuh hari. Namun, cara minggu-minggu itu bersiklus<br \/>\nbenar-benar berbeda.<\/p>\n<p align=\"justify\"><a href=\"\/yahuwahs-calendar\/sabat-lunar.html\">Kalender<br \/>\nAlkitabiah<\/a>, sama seperti semua <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/kalender-sang-pencipta.html\">kalender<br \/>\nkuno<\/a> yang diwariskan dari sejak sebelum air bah, adalah<br \/>\nluni-solar. Ini berarti bahwa bulanan dimulai dengan memperingati <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/hari-bulan-baru-hadiah-dari-sang-pencipta.html\">bulan<br \/>\nbaru<\/a>. Bahkan, kata &#8220;bulan&#8221; aslinya berasal dari kata<br \/>\n&#8220;bulan [di langit]&#8221;. Hari pertama setiap bulan adalah<br \/>\nsebuah hari ibadah. Minggu kerja dimulai pada hari kedua pada setiap<br \/>\nbulan. <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/bulanbulan-baru-harihari-sabat-kalender-gregorian.html\">Perbedaan<br \/>\nterbesar<\/a> antara kalender masa Penciptaan dan kalender<br \/>\nJulian\/kalender Masehi [Gregorian] adalah bahwa kalender<br \/>\nJulian\/kalender Masehi memiliki siklus mingguan tidak terputus. Pada<br \/>\nkalender Alkitabiah, siklus mingguan dimulai baru setiap bulan.<\/p>\n<p align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Akar kejahatan\" style=\"margin-bottom: -65px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/roots-of-evil-bahasa.png\" height=\"442\" width=\"763\"><\/p>\n<p align=\"justify\">Akar<br \/>\ntunggang dari kejahatan besar yang sangat kompleks ini, tentu saja,<br \/>\nadalah &#8220;naga, si ular tua, yaitu Iblis dan Setan&#8221;. (Wahyu<br \/>\n20:2). Sama seperti sebuah pohon memiliki banyak ranting, yang muncul<br \/>\nbercabang-cabang dari batang pohon itu, demikian juga, sistem pada<br \/>\nakar pohon. Bahkan, sistem akar dapat sangat besar, sangat dalam, dan<br \/>\nsangat luas, karena akar itu menopang seluruh pohon yang terlihat di<br \/>\natas tanah.<\/p>\n<p align=\"justify\">Yang<br \/>\nbercabang-cabang muncul dari akar tunggang  setan, adalah semua yang<br \/>\nnon-manusia, kekuatan jahat yang bekerja dengan dia. Yang<br \/>\nbercabang-cabang muncul dari mereka ini, adalah kelompok manusia<br \/>\ntertentu, yang terinspirasi oleh setan, yang bekerja untuk memajukan<br \/>\ntujuan si Ular. Alkitab menyebut mereka sebagai \u201cOrang-orang<br \/>\nKenamaan\u201d. Kejadian 6: 4 menyatakan: &#8220;Pada waktu itu<br \/>\norang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya,<br \/>\nketika anak-anak Elohim menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan<br \/>\nperempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah<br \/>\norang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang<br \/>\nkenamaan&#8221;.<\/p>\n<table style=\"width: 357px; height: 376px\" align=\"left\" border=\"0\" cellspacing=\"15\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"tree with roots\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/tree-with-roots-3.png\" height=\"672\" border=\"0\" width=\"420\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Pohon<br \/>\nyang nampak selalu disokong oleh sistem akar yang tidak nampak.<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p align=\"justify\">\u201cOrang-orang<br \/>\nKenamaan\u201d ini adalah <em>bukan<\/em><br \/>\nhamba yang rendah hati dari Yang Maha Tinggi. Ayat berikutnya<br \/>\nmelanjutkan dengan menyatakan: &#8220;Dan Yahuwah melihat bahwa<br \/>\nkejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan<br \/>\nhatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata.&#8221;<\/p>\n<p align=\"justify\">\u201cOrang-orang<br \/>\nKenamaan\u201d ini adalah bukan, dan tidak akan pernah menjadi<br \/>\norang-orang saleh. Disepanjang sejarah bumi, manusia tidak akan<em>menjadi<\/em> Orang-orang<br \/>\nKenamaan sebelum mereka bekerja sama dengan kekuatan-kekuatan jahat.<br \/>\nOrang-orang Kenamaan dibuat terkenal dan dimajukan oleh setan untuk<br \/>\nmenyanggupkan mereka melanjutkan agenda<em>nya<\/em>.<\/p>\n<p align=\"justify\">Sepanjang<br \/>\nsejarah, mereka telah menjadi penggerak-dan-pengguncang; orang-orang<br \/>\nyang bekerja <em>di balik layar<\/em>.<br \/>\nSebutan mereka bermacam-macam. Mereka telah disebut pontifises;<br \/>\nFreemason; Illuminati; Bilderbergers; Klub Roma. Mereka telah disebut<br \/>\nsebagai golongan &#8220;elit&#8221; dan, untuk dengan istilah yang<br \/>\nlebih baik, &#8220;kekuatan-yang-akan&#8221;. Salah satu kelompok yang<br \/>\npaling kuat dan berpengaruh dari kelompok-kelompok Orang-orang<br \/>\nKenamaan ini adalah <a href=\"\/end-time-prophecy\/siapakah-yesuit.html\">Serikat<br \/>\nYesus<\/a>, yang juga dikenal dengan sebutan <em>Yesuit<\/em>.<\/p>\n<p align=\"justify\">Selama<br \/>\nhampir 500 tahun, para Yesuit telah <a href=\"\/end-time-prophecy\/10-fakta-yang-harus-anda-ketahui-mengenai-yesuit.html\">bekerja<br \/>\nuntuk memajukan<\/a> agenda si Ular. Dari sejak awal, mereka telah<br \/>\nberada di bawah instruksi langsung makhluk pintar yang jahat melalui<br \/>\n&#8220;Latihan Rohani&#8221; dari pendiri mereka, lgnatious Loyola.<\/p>\n<p align=\"justify\">A.<br \/>\nMereka mengemas dan melakukan kebohongan mengenai sebuah bumi bulat<br \/>\ndi dalam alam semesta yang luas untuk mengatur panggung dunia<br \/>\nmenghadapi <a href=\"\/end-time-prophecy\/penipuan-akhir-iblis-dalam-jubah-terang.html\">tipuan<br \/>\nakhir zaman<\/a>;<\/p>\n<p align=\"justify\">B.<br \/>\nMereka merancang Kalender Masehi\/Gregorian untuk menambahkan lapisan<br \/>\npenipuan lain untuk menyembunyikan kebenaran tentang kalender<br \/>\nAlkitabiah dan hari Sabat lunar asli masa Penciptaan. Niat mereka<br \/>\nadalah untuk menguburnya sedemikian dalamnya sehingga kebenaran ini<br \/>\ntidak akan pernah terungkap dan dipulihkan, dan mengatur semua orang<br \/>\nuntuk menerima <a href=\"\/end-time-prophecy\/tanda-binatang-apa-itu-bagaimana-menghindarinya.html\">Tanda<br \/>\nBinatang<\/a>.<\/p>\n<p align=\"justify\">Orang-orang<br \/>\nKenamaan mengetahui dari sumber-sumber okultisme kapan pengetahuan<br \/>\nitu akan meningkat. Mereka menginginkan agar pengetahuan itu<br \/>\ndisediakan untuk diri mereka sendiri. Untuk merahasiakan itu dari<br \/>\norang banyak, mereka memulai sebuah kampanye untuk &#8220;membodohi&#8221;<br \/>\nwarga masyarakat umum yang pintar. Kampanye ini dimulai dengan<br \/>\npembentukan serikat Yesuit <em>pada saat yang sama<\/em><br \/>\nketika kebenaran ilahi sedang dipulihkan melalui Reformasi Protestan.<br \/>\nYesuit dikenal di seluruh dunia untuk tiga hal: 1) semangat<br \/>\nmisionaris kejam mereka; 2) kehadiran mereka di bidang astronomi; 3)<br \/>\nsistem pendidikan mereka.<\/p>\n<p align=\"justify\">Agenda<br \/>\nYesuit di balik bumi bulat dan kalender palsu dapat dilihat oleh<br \/>\nsiapa pun yang bersedia mempelajari bukti-bukti:<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\"><strong>Bumi<br \/>\nBulat<\/strong>: Keyakinan pada sebuah bumi bulat<br \/>\nmeletakkan dasar untuk dilakukannya tipuan akhir: <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/kedatangan-kedua-bagian-1-reuni-kemenangan.html\">Kedatangan<br \/>\nKedua<\/a> palsu yang dimaksudkan untuk menipu seluruh bumi sesaat<br \/>\nsebelum Kedatangan Kedua Yahushua yang sebenarnya.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\"><strong>Kalender<br \/>\nMasehi\/Gregorian<\/strong>: Penciptaan kalender<br \/>\nMasehi\/Gregorian <em>pada abad yang sama ketika<br \/>\nGereja Katolik mendirikan serikat Yesuit dan mengumumkan teori bumi<br \/>\nbulat<\/em>, membentuk satu lapisan penipuan lagi.<br \/>\nIni menekankan asumsi bahwa siklus mingguan moderen yang tidak<br \/>\nterputus selalu ada. Dengan demikian, bukti apapun yang menunjukkan<br \/>\nbahwa hari Sabtu bukanlah hari Sabat Alkitab akan segera ditolak<br \/>\nsebagai sesuatu yang tidak mungkin.<\/p>\n<p align=\"justify\">Kedua<br \/>\nkesalahan ini telah begitu mapan dalam pengetahuan umum sehingga<br \/>\nkeduanya sekarang disebut &#8220;pengetahuan dasar&#8221;. Dengan kata<br \/>\nlain, keduanya diterima tanpa pertanyaan dan dianggap sebagai fakta<br \/>\nitu sendiri. Untuk mempertanyakan bentuk bumi atau meragukan hari<br \/>\nSabtu sebagai hari Sabat Alkitab akan membuat sang penanya menjadi<br \/>\nsasaran ejekan, tertawaan dan penolakan. Ejekan ini akan menghadirkan<br \/>\ntekanan yang akan ditanggung oleh siapapun yang berani berfikir<br \/>\nsecara mandiri. Hal ini secara jelas memiliki dampak untuk mencegah<br \/>\norang banyak mendapat keuntungan dari peningkatan pengetahuan yang<br \/>\nSurga telah sediakan.<\/p>\n<p align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Menyembunyikan pengetahuan\" style=\"margin-bottom: -65px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/withholding-knowledge-bahasa.png\" height=\"442\" width=\"763\"><\/p>\n<p align=\"justify\">Yesuit,<br \/>\nmelalui para misionaris mereka, melalui kehadiran mereka yang<br \/>\nberpengaruh dalam dunia ilmiah, dan melalui sekolah-sekolah dan<br \/>\nuniversitas-universitas mereka, memiliki peran aktif dalam membentuk<br \/>\npemikiran generasi ke generasi. Ketika seseorang membandingkan<br \/>\nbacaan, tulisan dan kemampuan matematika rata-rata lulusan kelas 8 di<br \/>\nAmerika dari awal abad ke-20, dengan masyarakat umum di Amerika pada<br \/>\nsaat ini, menjadi nyata bahwa agenda para elit untuk membodohi<br \/>\nmasyarakat telah sangat berhasil. Rentang perhatian orang, kemampuan<br \/>\nmereka untuk fokus, sampai alasan dari pertanyaan sampai efeknya,<br \/>\nsampai menerapkan konsep yang mereka pelajari untuk hidup mereka, itu<br \/>\nsemua sudah sangat berkurang, mereka dapat dengan mudah dikendalikan<br \/>\noleh \u201ckekuatan-yang-akan\u201d.<\/p>\n<p align=\"justify\">Rata-rata<br \/>\norang tidak lagi memiliki kemampuan untuk duduk, dan fokus cukup lama<br \/>\nmelakukan penelitian secara menyeluruh pada satu perihal tertentu.<br \/>\nMereka dengan cepat menjadi bosan. Topik tersebut akan dikesampingkan<br \/>\nsekalipun belum pernah diselesaikan. Beberapa orang memiliki<br \/>\nkemampuan untuk membuat kesimpulan berdasarkan <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/besaran-bobot-bukti.html\">besaran<br \/>\nbobot bukti<\/a>. Sangat sedikit yang pernah berhasil memindahkan<br \/>\ninformasi praktis baru ke dalam kehidupan mereka sehari-hari dengan<br \/>\ncara bagaimanapun yang berdampak. Pemikiran yang kritis telah hilang<br \/>\ndan itu juga, merupakan bagian dari rencana utama Yesuit.<\/p>\n<p align=\"justify\">Tanpa<br \/>\nkemampuan berpikir kritis, orang-orang akan mencari otoritas luar.<br \/>\nAlih-alih mempercayai kemampuan mereka sendiri untuk sampai pada<br \/>\nkesimpulan logis, mereka malahan akan berpaling pada para sarjana<br \/>\nyang dihormati, pendeta atau imam mereka, bahkan media yang<br \/>\ndikendalikan negara, untuk memberitahu mereka apa yang benar dan apa<br \/>\nyang harus percaya. Dengan demikian \u201ckekuatan-yang-akan\u201d dapat<br \/>\nmengontrol <em>perilaku<\/em><br \/>\npublik karena mereka mengendalikan <em>pikiran<\/em><br \/>\nmereka melalui arus informasi yang diperbolehkan untuk mencapai<br \/>\nmassa.<\/p>\n<p align=\"justify\">Inilah<br \/>\nwaktu terakhir yang baik untuk mengurai kebenaran dari kesalahan. Ini<br \/>\nadalah waktu terakhir untuk mengetahui apa yang anda percaya dan,<br \/>\nlebih lagi, <em>mengapa<\/em>.<br \/>\nAnda harus tetap berfikiran terbuka, itu adalah hal yang sangat<br \/>\npenting saat anda mempelajari <em>setiap<\/em><br \/>\ntopik baru. Jangan menjadi korban dari informasi yang bias! Seorang<br \/>\npendeta Inggris dan filsuf Kristen, William Paley menyatakan dengan<br \/>\nbaik bahwa: &#8220;Ada sebuah prinsip yang menjadi sebuah penghalang<br \/>\nterhadap semua informasi yang merupakan bukti untuk menentang semua<br \/>\nargumen-argumen dan yang akan selalu berhasil membuat seorang manusia<br \/>\ntetap berada dalam kebodohan kekal. <em>Prinsip<br \/>\nitu adalah menghina sebelum melakukan penyelidikan<\/em>&#8220;.<\/p>\n<table style=\"width: 357px; height: 376px\" align=\"right\" border=\"0\" cellspacing=\"15\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"William Paley\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/william-paley-by-george-romney-3.png\" height=\"571\" border=\"0\" width=\"450\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>William<br \/>\nPaley, (1743-1805), menyatakan: \u201cKekafiran dunia bangsa-bangsa<br \/>\nlain\u2026 digiring ke dalam sebuah prinsip yang, menurut penilaian<br \/>\nsaya, akan membuat argumen apapun menjadi tidak efektif, atau bukti<br \/>\napapun itu, yaitu: menghina sebelum menyelidiki\u201d.<br \/>\n(A View of the<br \/>\nEvidences of Christianity: <em>In<br \/>\nThree Parts<\/em>)<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p align=\"justify\">Tetap<br \/>\nberfikiran terbuka berarti bahwa anda bersedia untuk menerima<br \/>\nkesimpulan apapun yang Roh Kudus ungkapkan sebagai kebenaran, apapun<br \/>\nitu, tanpa terkecuali. Adalah tidak mungkin untuk mendapatkan<br \/>\nkebenaran jika anda memulai pembelajaran anda dengan berusaha untuk<br \/>\nmembuktikan salah sebuah ide yang baru. Itu mungkin salah. Tapi di<br \/>\nsisi lain, hal itu mungkin saja benar! Jangan membuat prasangka dalam<br \/>\npikiran anda dan jangan langsung menolak apa yang anda selidiki<br \/>\ndengan berusaha untuk menyalahkan hal itu sebelum anda mengetahui<br \/>\nsemua bukti yang terungkap.<\/p>\n<p align=\"justify\">Jangan<br \/>\ntakut untuk bertanya. Bapa Yahuwah menciptakan otak manusia agar<br \/>\nmanusia dapat berfikir logis. Dia mengajak: &#8220;Marilah,<br \/>\nbaiklah kita <em>berperkara<\/em>!&#8221;.<br \/>\n(Yesaya 1:18). Memang akan menakutkan jika kita membuka pikiran<br \/>\nseseorang untuk menerima kemungkinan bahwa apa yang telah anda yakini<br \/>\nadalah benar, yang pada kenyataannya, itu adalah kesalahan. Namun,<br \/>\nBapaYahuwah telah berjanji untuk menjaga yang telah dipercayakan<br \/>\npada-Nya. Kata-kata Rasul Paulus dapat menjadi kesaksian bagi semua<br \/>\norang yang mempercayakan keselamatan jiwa mereka kepada Bapa: &#8220;aku<br \/>\ntahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa<br \/>\nmemeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga<br \/>\nhari-Nya&#8221;. (2 Timotius 1:12)<\/p>\n<p align=\"justify\">Karena<br \/>\nujian yang terakhir adalah mengenai ibadah, maka adalah sangat<br \/>\npenting untuk mengetahui hari ibadah yang benar. Untuk menentukan<br \/>\nhari ibadah yang benar, maka kita perlu menggunakan kalender yang<br \/>\nbenar. Jika anda hanya mengganti pihak berwenang yang akan anda<br \/>\ndengar, (katakanlah, dari seorang imam Katolik Roma ke seorang<br \/>\npendeta Protestan) anda dapat disesatkan lagi. Para pemimpin rohani,<br \/>\nyang menerima gaji dari sebuah organisasi keagamaan yang mengajarkan<br \/>\nibadah pada hari Sabtu atau hari Minggu kalender Masehi\/Gregorian,<br \/>\nakan selalu berkepentingan untuk memelihara teologi tradisional.<\/p>\n<p align=\"justify\">Tidak<br \/>\ncukup hanya mengganti pihak yang berwenang. Anda harus pergi ke<br \/>\nsumber segala hikmat, Sang Pencipta, untuk <em>diri<br \/>\nanda sendiri<\/em>. Percayailah Dia untuk<br \/>\nmengajarkan kepada anda apa yang benar ketika angin kebenaran dan<br \/>\nkesalahan meniup kencang menerpa jiwa anda.<\/p>\n<p align=\"justify\">Yesuit<br \/>\nadalah Orang-orang Kenamaan zaman moderen. Dengan makhluk cerdas<br \/>\nsupranatural, mereka telah membuat dua penipuan terbesar yang pernah<br \/>\ndilakukan pada umat manusia: keyakinan pada bumi bulat; dan asumsi<br \/>\nbahwa hari Sabtu adalah hari Sabat Alkitabiah dan hari Minggu adalah<br \/>\nhari kebangkitan Yahushua. Kedua keyakinan ini adalah kesalahan yang<br \/>\nberbahaya karena keduanya membuat dunia menerima tipuan akhir zaman<br \/>\nSetan dan membuat dunia menerima Tanda Binatang.<\/p>\n<p align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Meningkatkan pengetahuan\" style=\"margin-bottom: -65px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/increasing-knowledge-bahasa.png\" height=\"442\" width=\"763\"> <\/p>\n<p align=\"justify\">Ada<br \/>\nsebuah janji di antara kata-kata terakhir yang diucapkan kepada nabi<br \/>\nDaniel, yaitu: &#8220;Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala<br \/>\nfirman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada <a href=\"\/end-time-prophecy\/waktu-akhir-zaman-tafsiran-kitab-daniel-pasal-113145-12113.html\">akhir<br \/>\nzaman<\/a>; banyak orang akan menyelidikinya, <em>dan<br \/>\npengetahuan akan bertambah<\/em>&#8220;. (Daniel<br \/>\n12:4). Orang-orang Kristen selalu menafsirkan ayat ini sebagai sebuah<br \/>\nrujukan pada kecanggihan teknologi. Dan tentu saja, teknologi telah<br \/>\nmaju pesat dalam 120 tahun terakhir ini.<\/p>\n<p align=\"justify\">Namun,<br \/>\npeningkatan pengetahuan yang diberikan kepada generasi akhir zaman<br \/>\nadalah jauh lebih besar dan lebih penting daripada teknologi belaka.<br \/>\nPeningkatan pengetahuan ini mengacu pada paparan dari semua<br \/>\nkebohongan yang telah diajarkan sebagai kebenaran.<\/p>\n<p align=\"justify\">Pasal<br \/>\nketiga dari kitab Yoel mengacu pada hasil yang didapat dari<em>peningkatan<\/em><br \/>\npengetahuan ini: setiap jiwa di bumi memiliki sebuah keputusan untuk<br \/>\ndiambil sebelum penghakiman terakhir.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Bergeraklah<br \/>\ndan datanglah, hai segala bangsa dari segenap penjuru, dan<br \/>\nberkumpullah ke sana! Bawalah turun, ya Yahuwah, pahlawan-pahlawan-Mu<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Baiklah<br \/>\nbangsa-bangsa bergerak dan maju ke lembah Yosafat, sebab di sana Aku<br \/>\nakan duduk untuk menghakimi segala bangsa dari segenap penjuru.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Ayunkanlah<br \/>\nsabit, sebab sudah masak tuaian; marilah, iriklah, sebab sudah penuh<br \/>\ntempat anggur; tempat-tempat pemerasan kelimpahan, sebab banyak<br \/>\nkejahatan mereka.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Banyak<br \/>\norang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, sudah dekat hari Yahuwah<br \/>\ndi lembah penentuan! (Yoel 3:11-14, KJV)<\/p>\n<p align=\"justify\">Orang<br \/>\nbanyak saat ini berada di lembah penentuan. Ilmu Pengetahuan dan<br \/>\nagama-agama terorganisir, keduanya telah dibangun di atas beberapa<br \/>\nlapisan kebohongan. Hari besar Yahuwah sudah dekat dan setiap jiwa<br \/>\nyang hidup saat ini dihadapkan dengan keputusan: &#8220;Apakah saya<br \/>\nakan mengikuti kebenaran yang tidak enak? Atau berpegang teguh pada<br \/>\nkebohongan yang nyaman&#8221;? Ingat: <em>tidak<\/em><br \/>\nmengetahui kebenaran tidak mengubah fakta mengenai kebenaran itu.<\/p>\n<p align=\"justify\">Untuk<br \/>\nmengikuti kebenaran <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/menghitung-biaya.html\">apapun<br \/>\nharganya<\/a>, butuh pengorbanan. Dibutuhkan komitmen. Menerima<br \/>\nkebenaran yang tidak populer akan membuat seseorang mendapat cemohan<br \/>\ndari orang-orang yang berpegang teguh pada kebohongan. Hal ini juga<br \/>\ndapat mempengaruhi pekerjaan seseorang dan bahkan pernikahan<br \/>\nseseorang. Inilah pilihan yang harus diputuskan yang dihadapi oleh<br \/>\nsetiap individu di bumi, memilih antara Kebenaran Atau kebohongan.<\/p>\n<p align=\"justify\">Kebohongan<br \/>\ntampaknya nyaman. Masuk akal. Mudah. Ini adalah pemahaman dasar yang<br \/>\ndi atasnya keyakinan-keyakinan lain telah dibangun. Tapi sekarang,<br \/>\nsaat kebenaran telah dipulihkan, saat pengetahuan telah meningkat,<br \/>\nadalah sangat penting bagi tujuan kekal anda untuk mengungkap<br \/>\nkebohongan dan menerima kebenaran, tidak peduli seberapa banyak yang<br \/>\nakan menertawakan anda, atau seberapa tidak nyaman dampaknya terhadap<br \/>\nkehidupan anda.<\/p>\n<p align=\"justify\">Terimalah<br \/>\nkebenaran apapun harganya. Keabadian kebahagiaan menanti semua orang<br \/>\nyang merelakan prasangka-prasangka mereka dan mengijinkan Bapa<br \/>\nYahuwah untuk memimpin mereka pada kebenaran-Nya.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Following the Truth\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/remnant-man-2.jpg\"> <\/p>\n<hr style=\"width: 33%; height: 1px\" align=\"left\">\n<p align=\"justify\"><sup>1<\/sup> Zecharia<br \/>\nSitchin, <em>When Time Began, <\/em>(Santa<br \/>\nFe, New Mexico: Bear &amp; Co., Publ., 1994), hlm. 198, penekanan<br \/>\ndiberikan.<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>2<\/sup> Noah<br \/>\nWebster, <em>American Dictionary of the<br \/>\nEnglish Language, <\/em>ed. 1828,<br \/>\npenekanan diberikan.<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>3<\/sup> Lihat <em>The<br \/>\nAmerican Heritage Dictionary of the English Language<\/em>,<br \/>\nEdisi ke-4.<\/p>\n<p align=\"justify\"><sup>4<\/sup> China<br \/>\ntelah mengadopsi kalender Masehi\/Gregorian pada tanggal 1 Januari<br \/>\n1912. Namun, tak lama kemudian, Cina jatuh ke dalam kekacauan politik<br \/>\ndi mana berbagai wilayah dari Cina menggunakan kalender yang berbeda.<br \/>\nSistem kalender Masehi barulah dipakai secara terpadu setelah<br \/>\nRepublik Rakyat China didirikan pada tahun 1949. <\/p>\n<p align=\"justify\">5 <a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.newadvent.org\/cathen\/09247c.htm\">http:\/\/www.newadvent.org\/cathen\/09247c.htm<\/a><\/p>\n<p align=\"justify\">6 <a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.newadvent.org\/cathen\/09247c.htm\">S.d.a.<\/a><\/p>\n<p align=\"justify\">7 eLaine<br \/>\nVornholt &amp; Laura Lee Vornholt-Jones, \u201c <a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/4angelspublications.com\/pdf\/JulianCalendarProvesContinuousWeeklyCycleTheoryFalse.pdf\">\u2018Continuous<br \/>\nWeekly Cycle Theory\u2019 Proven False By Julian Calendar<\/a>.\u201d<\/p>\n<p align=\"justify\">8 R.<br \/>\nL. Odom, <em>Sunday in Roman Paganism<\/em>,<br \/>\nhlm. 202.<\/p>\n<p align=\"justify\">9 Franz<br \/>\nCumont, <em>Textes et Monumnets Figures<br \/>\nRelatifs aux Mysteres de Mithra, <\/em>(Brussels:<br \/>\nH. Lamertin, 1899), Vol. I, hlm. 112.<\/p>\n<p align=\"justify\">10 Odom,<br \/>\nhlm. 157.<\/p>\n<p align=\"justify\">11 Franz<br \/>\nCumont, <em>Astrology and Religion among the<br \/>\nGreeks and Romans,<\/em> hlm. 163.<\/p>\n<p align=\"justify\">12 Tertullian, <em>Ad<br \/>\nNationes, <\/em>Book 1, Chapter 13 in J. P.<br \/>\nMigne, <em>Patrologi\u00e6 Latin\u00e6 Cursus<br \/>\nCompletus<\/em>, (Paris, 1844-1855), Volume 1,<br \/>\ncolumns 369-372.<\/p>\n<p align=\"justify\">13 Lihat<br \/>\nHeinrich Graetz, <em>History of the Jews<\/em>,<br \/>\nVol. II, hlm. 563-564, Penekanan diberikan.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":225404,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-110201","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-nubuatan-akhir-jaman","wlc-content-directory-the-jesuits"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Didalangi Yesuit: Menyembunyikan Bumi Datar &amp; Sabat Lunar - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Didalangi Yesuit: Menyembunyikan Bumi Datar &amp; Sabat Lunar - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Serikat Yesuit telah menjadi dalang di balik beberapa penipuan terbesar dalam sejarah. Perpaduan antara waktu, tujuan dan agenda mengaitkan mereka pada penipuan moderen yang mendunia, sebuah bumi bulat. Kajian yang seksama pada Alkitab, arkeologi dan sejarah, juga mengaitkan mereka pada sebuah kebohongan yang sudah berlangsung hampir 1.700 tahun yang baru-baru ini terungkap: kepercayaan yang diyakini [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T18:55:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-and-the-lunar-sabbath-poster-1-bahasa.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"27 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/\",\"name\":\"Didalangi Yesuit: Menyembunyikan Bumi Datar & Sabat Lunar - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-and-the-lunar-sabbath-poster-1-bahasa.png\",\"datePublished\":\"2016-04-12T12:19:39+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T18:55:00+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-and-the-lunar-sabbath-poster-1-bahasa.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-and-the-lunar-sabbath-poster-1-bahasa.png\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Didalangi Yesuit: Menyembunyikan Bumi Datar &#038; Sabat Lunar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Didalangi Yesuit: Menyembunyikan Bumi Datar & Sabat Lunar - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Didalangi Yesuit: Menyembunyikan Bumi Datar & Sabat Lunar - Worlds Last Chance","og_description":"Serikat Yesuit telah menjadi dalang di balik beberapa penipuan terbesar dalam sejarah. Perpaduan antara waktu, tujuan dan agenda mengaitkan mereka pada penipuan moderen yang mendunia, sebuah bumi bulat. Kajian yang seksama pada Alkitab, arkeologi dan sejarah, juga mengaitkan mereka pada sebuah kebohongan yang sudah berlangsung hampir 1.700 tahun yang baru-baru ini terungkap: kepercayaan yang diyakini [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T18:55:00+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-and-the-lunar-sabbath-poster-1-bahasa.png","type":"image\/png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"27 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/","name":"Didalangi Yesuit: Menyembunyikan Bumi Datar & Sabat Lunar - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-and-the-lunar-sabbath-poster-1-bahasa.png","datePublished":"2016-04-12T12:19:39+00:00","dateModified":"2025-08-21T18:55:00+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-and-the-lunar-sabbath-poster-1-bahasa.png","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-and-the-lunar-sabbath-poster-1-bahasa.png","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/bible-prophecy\/jesuit-masterminds-hiding-the-flat-earth-the-lunar-sabbath\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Didalangi Yesuit: Menyembunyikan Bumi Datar &#038; Sabat Lunar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/110201","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110201"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/225404"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110201"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}