{"id":109870,"date":"2015-07-18T02:38:21","date_gmt":"2015-07-18T02:38:21","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-tanda-nabi-yunus\/"},"modified":"2025-08-21T16:48:20","modified_gmt":"2025-08-21T16:48:20","slug":"tanda-nabi-yunus","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/makna-doktrin\/tanda-nabi-yunus\/","title":{"rendered":"Tanda Nabi Yunus"},"content":{"rendered":"<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse\" bgcolor=\"#ccffcc\" border=\"1\" bordercolor=\"#000000\" cellpadding=\"3\" cellspacing=\"0\">\n<tbody>\n<tr valign=\"top\">\n<td width=\"100%\">\n<p align=\"center\"><font size=\"2\"><strong><\/strong><\/font><\/p>\n<p align=\"center\"><strong><\/strong><\/p>\n<p class=\"indenttext\"><font size=\"2\"><strong>&#8220;Tanda nabi Yunus&#8221;<\/strong> meliputi jauh lebih banyak dari yang disadari oleh banyak orang.<br \/>\nSebuah pembelajaran yang cermat pada Alkitab mengungkapkan bahwa <strong>&#8220;tiga hari tiga malam&#8221;<\/strong> yang<br \/>\nSang Juruselamat habiskan di dalam <strong>&#8220;rahim<br \/>\nbumi&#8221;<\/strong> di mulai di taman Getsemani, pada malam ketika Dia dikhianati.<\/font><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"kids drawing\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/girl-drawing-1.png\" align=\"left\" height=\"333\" width=\"500\">Anak-anak baru saja mempelajari kisah nabi Yunus dalam<br \/>\nKelas Alkitab. Ibu Fredericks meminta kepada kelas tingkat kedua untuk melukiskan<br \/>\ngambaran tentang nabi Yunus. Sebagian besar anak-anak menggambar nabi Yunus di<br \/>\ndalam air bersama dengan ikan atau sedang ditelan ikan. Beberapa orang<br \/>\nmenggambarkan dari tampak samping yang menunjukkan nabi Yunus berdoa di dalam<br \/>\nperut ikan. Namun, ketika Ibu Fredericks menatap gambar Jennifer, dia tidak<br \/>\ntahu gambar seperti apa yang akan jadi. Di dalam persegi panjang besar, terdapat<br \/>\ntiga tempat tidur dan tiga matahari yang tersenyum di atas tongkat bergambar<br \/>\nseorang ayah dan anak kecil yang berpegangan tangan. Sebagian besar persegi<br \/>\npanjang telah diisi dengan pewarna coklat. Pada bagian atas, terdapat rumput<br \/>\nhijau dipinggirnya. Sedikit akar di bawah rumput telah dengan cermat ditarik ke<br \/>\nbawah. &#8220;Jennifer, kamu seharusnya menggambar tentang nabi Yunus tapi saya<br \/>\ntidak melihat dia di mana pun di dalam gambarmu. Apakah kamu tidak mengerti<br \/>\ntugas yang diberikan? &#8220;Tidak, saya mengerjakannya, Bu Fredericks! Lihat?<br \/>\nIni adalah <em>tanda<\/em> nabi Yunus: Anak Manusia<br \/>\nada di dalam tanah selama tiga hari tiga malam. Lihat anak kecil itu? Dia adalah<br \/>\nSang Anak. Tempat-tempat tidur itu adalah tiga malam. Matahari adalah hari-hari<br \/>\ndan itu semua ada di dalam tanah&#8221;. Walau gambar itu membuat gurunya<br \/>\ntertawa, kebanyakan orang Kristen tidak memahami dengan baik &#8220;tanda nabi<br \/>\nYunus&#8221; melebihi si kecil Jennifer. Masing-masing gereja yang berbeda<br \/>\nmengajarkan pendapat yang berbeda dari apa yang Sang Juruselamat maksudkan<br \/>\nketika Dia menubuatkan kematian-Nya, dengan berkata: &#8220;Angkatan yang jahat<br \/>\ndan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan<br \/>\ndiberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus tinggal di dalam<br \/>\nperut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di<br \/>\ndalam rahim bumi tiga hari tiga malam&#8221;. (Matius 12: 39-40, NKJV).<\/p>\n<p><strong>Berbagai Teori<br \/>\nMembludak <\/strong>\u2013<br \/>\nMasing-masing denominasi yang berbeda-beda tampil dengan pendapat yang<br \/>\nberbeda-beda mengenai teori \u201ctanda nabi Yunus\u201d. Setiap teori-teori ini<br \/>\nmenyarankan satu periode waktu, seperti berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Dari penyaliban pada hari Jumat<br \/>\npagi sampai kebangkitan pada hari Minggu pagi.<\/li>\n<li>Hari Rabu malam sampai hari Sabtu<br \/>\nmalam.<\/li>\n<li>Waktu pemakaman di dalam<br \/>\nkuburan saja, yaitu, hari Jumat malam sampai hari Minggu pagi.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Masalah pertama dengan setiap pendapat ini adalah<br \/>\nbahwa pendapat-pendapat ini didasarkan pada sebuah pemisalan yang salah, yaitu:<br \/>\norang-orang Israel menggunakan kalender Julian kafir. Orang-orang Israel pada<br \/>\nzaman Yahushua menggunakan <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/kalender-sang-pencipta.html\">kalender luni-solar Musa<\/a>. Kalender yang Alkitabiah<br \/>\ntidak sejajar dengan hari-hari planetari Jumat, Sabtu dan Minggu, dan juga<br \/>\ntidak sejajar dengan <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/8-hari-per-minggu-sejarah-kalender-julian.html\">mingguan delapan hari dari<br \/>\nkalender Julian asli<\/a> yang ada sebelumnya. Tapi ada masalah lain yang mengungkapkan<br \/>\nketidakbenaran dari teori-teori tersebut.<\/p>\n<p><strong>Penyaliban Sampai<br \/>\nkebangkitan:<\/strong><br \/>\nBanyak orang yang menganggap bahwa tanda nabi Yunus mengacu pada periode waktu<br \/>\ndari penyaliban sampai kebangkitan. Ini tidak benar karena Sang Juruselamat<br \/>\ndisalibkan menjelang siang, pada saat korban pagi pada tanggal 14 bulan Abib.<br \/>\nJadi walaupun bagian dari tiga hari terpenuhi, namun itu hanya terdiri dari <em>dua<\/em> malam.<\/p>\n<p><strong>Hari Rabu<br \/>\nmalam sampai hari Sabtu malam:<\/strong> Orang-orang Kristen yang lain percaya bahwa tanda nabi<br \/>\nYunus mengharuskan Yahushua untuk menghabiskan total 72 jam di dalam kubur.<br \/>\nDalam skenario ini, mereka mengajarkan bahwa penyaliban terjadi pada hari Rabu menurut<br \/>\nkalender Julian. Keyakinan ini juga tidak benar karena teori ini menempatkan <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/kebangkitan-paskah-easter-atau-buah-pertama.html\">kebangkitan<\/a> pada <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/kaum-yahudi-dan-hari-sabat.html\">hari Sabtu malam<\/a>. Hal ini tidak benar karena<br \/>\ndua alasan. Pertama, seperti yang dinyatakan sebelumnya, kalender Julian tidak<br \/>\ndigunakan oleh orang-orang Yahudi pada zaman Yahushua. Kedua, Alkitab dengan jelas<br \/>\nmengungkapkan bahwa kebangkitan tidak terjadi malam tanggal 15 bulan Abib.<br \/>\nSebaliknya, kebangkitan terjadi saat fajar pada pagi hari tanggal 16 bulan<br \/>\nAbib: &#8220;Setelah hari Sabat lewat, karena fajar sudah menyingsing pada hari<br \/>\npertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok<br \/>\nkubur itu&#8221;. (Matius 28: 1). Penyaliban itu terjadi sesuai dengan pola dari<br \/>\nsistem yang luar biasa dan perwujudan yang ditetapkan oleh Yahuwah pada masa<br \/>\nKeluaran. Oleh karena itu, hal itu tidak mungkin terjadi pada saat sebelum tanggal<br \/>\n14 bulan Abib.<\/p>\n<p><strong>Hari Jumat<br \/>\nmalam sampai hari Sabtu malam: <\/strong>Yang lain telah keliru dengan menganggap bahwa hanya<br \/>\njam-jam yang Yahushua habiskan <em>di dalam<br \/>\nkuburan<\/em> yang memenuhi syarat untuk dianggap sebagai &#8220;berada di dalam<br \/>\nrahim bumi&#8221;.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Lazarus baru saja bangkit dari kematian dari sebuah makam<br \/>\nsetelah <em>empat<\/em> hari dan orang-orang<br \/>\nFarisi yang meminta sebuah tanda telah sangat menyadari hal itu. Apakah<br \/>\n[Yahushua] bermaksud untuk mengulangi mujizat ini, dalam hitungan hari yang<br \/>\nlebih sedikit, dan menjadikan itu sebagai sebuah tanda? Tidak, tanda itu jauh lebih<br \/>\nbesar daripada bangkit dari kematian setelah tiga hari tiga malam di dalam<br \/>\nkubur. Tanda itu adalah <strong>untuk membenamkan<br \/>\ndiri-Nya dalam dosa-dosa kita, terpisah dari [Yahuwah] sebagaimana yang telah<br \/>\ndinubuatkan Yunus, di mana [Yahuwah] tidak akan mendengar, Dia membayar<br \/>\ndosa-dosa kita dengan penderitaan<\/strong>, kematian dan pada hari yang ketiga bangkit<br \/>\nkembali<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<p>Untuk memahami tanda yang Yahushua berikan, maka kita<br \/>\nperlu memahami bahasa simbolik yang Dia gunakan. Seperti biasa, Alkitab<br \/>\nmemberikan petunjuk untuk menjelaskan misterinya sendiri. Ada tiga poin yang<br \/>\nbila dipahami, dapat dengan jelas mengungkapkan maksud dari rujukan Yahushua pada<br \/>\n&#8220;tanda nabi Yunus&#8221;:<\/p>\n<ol>\n<li>Perhitungan Inklusif dibanding<br \/>\ndengan penghitungan eksklusif<\/li>\n<li>Arti dari ungkapan:<br \/>\n&#8220;rahim bumi&#8221;<\/li>\n<li>Kapan periode &#8220;tiga<br \/>\nhari tiga malam&#8221; dimulai<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Perhitungan Inklusif:<\/strong> Baik orang-orang Roma<br \/>\nmaupun orang-orang Israel pada zaman Alkitab menghitung dengan cara yang berbeda<br \/>\ndengan teknik perhitungan yang diajarkan kepada kebanyakan orang pada zaman<br \/>\nsekarang. Hampir sebagian besar, orang pada zaman sekarang melakukan<br \/>\nperhitungan <em>secara eksklusif<\/em>.<br \/>\nMisalnya, anak anda pulang kepada anda pada tanggal 20 April, setelah jedah musim<br \/>\nsemi. Dia bertanya berapa lama lagi sampai liburan musim panas tiba. Anda tahu<br \/>\nbahwa sekolahnya akan mengijinkannya keluar untuk liburan musim panas pada tanggal<br \/>\n15 Juni. Karena itu, anda mengatatakan kepadanya bahwa liburan musim panas akan<br \/>\ndimulai dalam dua bulan lagi. Anda telah menghitung <em>secara eksklusif<\/em>, karena anda menghitung hanya bulan Mei dan Juni.<br \/>\nAnda tidak akan menghitung bulan April karena anda telah berada di bulan itu<br \/>\nsekarang. Namun, di lain pihak, orang Israel atau orang Roma, selalu menghitung<em>secara inklusif<\/em>. Ketika mereka<br \/>\nmenerima pertanyaan mengenai kapan liburan musim panas akan tiba, maka jawaban<br \/>\nmereka adalah <em>tiga<\/em> bulan karena<br \/>\nmereka selalu menghitung bulan di mana hitungan itu dimulai. Oleh karena itu,<br \/>\ntanda nabi Yunus tidak harus mencakup periode 72 jam penuh. Lebih jauh,<br \/>\nmenghitung satu hari sebagai satu periode 24-jam adalah sebuah metode<br \/>\npenghitungan yang tidak berlaku di antara orang-orang Israel. Malam dibagi sesuai<br \/>\ngiliran jaga malam dan siang hari dibagi rata menjadi 12 jam sesuai jam<br \/>\nmatahari. Yahushua sendiri bertanya, &#8220;Bukankah ada 12 jam dalam satu hari?&#8221;<br \/>\n(Lihat Yohanes 11: 9). Waktu-waktu di musim panas secara otomatis akan lebih<br \/>\nlama dari waktu-waktu di musim dingin. Dengan menghitung secara inklusif,<br \/>\nsetiap bagian dari hari dihitung sebagai satu hari. Oleh karena itu, tanggal 16<br \/>\nAbib, yaitu hari kebangkitan Sang Juruselamat, adalah hari ketiga dalam perhitungan<br \/>\nitu meskipun Dia dibangkitkan pada permulaan hari itu.<\/p>\n<p><strong>Rahim Bumi:<\/strong> Orang-orang percaya telah<br \/>\nlama berpendapat bahwa &#8220;rahim bumi&#8221; artinya adalah dikubur. Namun,<br \/>\nini adalah sebuah penjelasan yang sangat terbatas. &#8220;Rahim bumi&#8221; yang<br \/>\nsebenarnya memiliki penerapan yang jauh lebih luas dari itu. Alkitab mengacu<br \/>\npada &#8220;bumi&#8221; sebagai umat manusia atau, lebih khusus hati manusia.<br \/>\nDalam perumpamaan Yahushua tentang penabur, Dia secara eksplisit menyatakan<br \/>\nbahwa apa yang ditaburkan di tanah itu (Lihat Markus 4: 3-20) adalah &#8220;firman<br \/>\ndi dalam hati mereka&#8221;. Alkitab juga dengan jelas menyatakan bahwa hati<br \/>\nmanusia adalah jahat dan berdosa:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada<br \/>\nsegala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?&#8221;.<br \/>\n(Yeremia 17: 9).<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Dan kemudian Yahuwah melihat bahwa kejahatan<br \/>\nmanusia besar di bumi, dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan<br \/>\nkejahatan semata-mata.&#8221; (Kejadian 6: 5).<\/p>\n<div align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"heart of the earth\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/heart-of-the-earth-1.png\"><\/div>\n<p>Bahasa Yunani asli yang di sini diterjemahkan dengan<br \/>\n\u201crahim\u201d memberikan konfirmasi tambahan: &#8220;kardia &#8230; hati, yaitu <em>pikiran<\/em> atau <em>perasaan<\/em> (fikiran) &#8230;.&#8221;<sup>2<\/sup>. Dengan demikian, ungkapan<em>rahim bumi<\/em> mengacu jauh lebih luas<br \/>\ndari sekedar sebuah penguburan fisik sederhana di  dalam tanah. Hal ini mengacu pada berada di<br \/>\nbawah hukuman dosa. Yahushua tidak berdosa. Tapi Dia harus, atau jika tidak maka<br \/>\nDia tidak bisa menjadi Penebus kita. Karena itu dikatakan, Dia secara sukarela <em>menerima tanggung jawab<\/em> untuk dosa-dosa<br \/>\nkita. Inilah misteri kasih karunia yang memungkinkan hanya Sang Pencipta yang menawarkan<br \/>\npembenaran dan penebusan kepada orang berdosa yang bertobat. Karena Yahushua<br \/>\nmenerima dosa-dosa kita, yang sebelumnya tidak ada pada-Nya, maka Dia dapat menawarkan<br \/>\nkepada kita kebenaran-Nya, yang sebelumnya tidak ada pada kita.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Dan semuanya ini dari Yahuwah, yang dengan<br \/>\nperantaraan Yahushua telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan<br \/>\npelayanan pendamaian itu kepada kami. Sebab Yahuwah mendamaikan dunia dengan<br \/>\ndiri-Nya oleh Yahushua dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia<br \/>\ntelah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami . . . Dia yang tidak<br \/>\nmengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita<br \/>\ndibenarkan oleh Yahuwah. (2 Korintus 5: 18-19, 21).<\/p>\n<p>Seluruh kitab Yesaya pasal lima puluh tiga<br \/>\nmenjelaskan pertukaran ilahi ini:<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Tetapi Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita,<br \/>\nDia diremukkan oleh karena kejahatan kita;<br \/>\nganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita<br \/>\nditimpakan kepada-Nya,<br \/>\ndan oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh.<br \/>\n. . . Yahuwah telah menimpakan kepada-Nya kejahatan<br \/>\nkita sekalian.<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">\n<p class=\"indenttext-left\">Dan Dia terhitung di antara pemberontak-pemberontak,<br \/>\nsekalipun Dia menanggung dosa banyak orang<br \/>\ndan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.<br \/>\n(Yesaya 53: 5-6, 12).<\/p>\n<p>Ketika Yahushua menjadi dosa karena kita, Dia<br \/>\nmenerima hukuman yang harus dihadapi oleh semua orang yang terus memberontak melawan<br \/>\nSurga. Hukumannya adalah keterpisahan dari Yahuwah sendiri:<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">&#8220;Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Elohimmu<br \/>\nialah segala kejahatanmu;<br \/>\nDan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap<br \/>\nkamu, sehingga Dia tidak mendengar,<br \/>\nAdalah segala dosamu&#8221;.<br \/>\n(Yesaya 59: 2).<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">&#8220;Seandainya ada niat jahat dalam hatiku,<br \/>\nTentulah Tuan tidak mau mendengar&#8221;.<br \/>\n(Mazmur 66:18).<\/p>\n<p><strong>Kapan hitungan<br \/>\nitu dimulai?<\/strong><br \/>\nHukuman yang diterima oleh Yahushua adalah menderita pemisahan kekal dari Sang Pencipta<br \/>\nSegala Sesuatu. Penderitaan ini memuncak pada kematian-Nya ketika Dia meninggal<br \/>\nkarena pecahnya jantung, sehingga darah dan &#8220;air&#8221; mengalir bersamaan.<br \/>\nNamun, penderitaan Sang Penebus tidak dimulai dari paku pertama yang menusuk<br \/>\nkulit-Nya, atau goresan pertama dari cambuk tentara Roma. Ini adalah kunci<br \/>\nuntuk memahami tanda nabi Yunus. Penderitaan Yahushua dimulai ketika Dia jatuh ke<br \/>\ndalam penghukuman ilahi atas dosa <em>di<br \/>\nTaman Getsemani<\/em>.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Di Taman Getsemani Kristus menderita menggantikan<br \/>\nmanusia, dan sifat manusia dari Sang Anak [Yahuwah] terhuyung di bawah ketakutan<br \/>\nyang mengerikan dari kesalahan dosa, hingga dari bibir-Nya yang pucat dan<br \/>\ngemetar keluar teriakan yang menyakitkan, &#8220;Ya Bapa-Ku, jika sekiranya<br \/>\nmungkin, biarlah cawan ini berlalu dari pada-Ku&#8221; tapi jika tidak ada cara<br \/>\nlain agar keselamatan manusia yang berdosa dapat diraih, maka &#8220;bukanlah<br \/>\nkehendak-Ku yang jadi, tetapi kehendak-Mu. &#8220;Sifat manusia itu akan dan<br \/>\ntelah mati di bawah ketakutan perasaan berdosa, belum pernah seorang malaikat<br \/>\ndari surga menguatkan-Nya untuk menanggung penderitaan<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Yahushua adalah Anak Domba Yahuwah yang menghapus<br \/>\ndosa dunia. Dia disalibkan pada hari Paskah Passover (tanggal 14 bulan Abib)<br \/>\nsehingga keadilan Yahuwah dapat <em>melewati<\/em><br \/>\norang-orang berdosa yang bertobat, sama seperti Malaikat Maut yang melewati<br \/>\norang-orang Israel di Mesir. Namun, penderitaan-Nya dimulai di Taman Getsemani,<br \/>\nsetelah <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/perjamuan-terakhir-paskah-atau-bukan.html\">Perjamuan Terakhir<\/a>, pada saat malam, tanggal<br \/>\n13 bulan Abib.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Kuasa yang membuat imbalan keadilan yang sepadan<br \/>\natas pengganti manusia dan penjaminnya, adalah kuasa yang tanpa henti membuat<br \/>\nPribadi yang menderita berada di bawah murka yang luar biasa berat yang akan tertimpa<br \/>\npada sebuah dunia yang penuh dosa. Kristus menderita hukuman kematian yang diperuntukkan<br \/>\nkepada para pelanggar hukum [Yahuwah].<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Adalah sebuah hal yang sangat menakutkan bagi orang<br \/>\nberdosa yang tidak bertobat untuk jatuh ke dalam tangan [Eloah] Yang Hidup. &#8230;<br \/>\nTapi hal ini tidak pernah dibuktikan dengan begitu besar seperti pada<br \/>\npenderitaan Kristus, Putra dari [Eloah] Yang Tidak Terbatas, ketika Dia<br \/>\nmenanggung murka [Yahuwah] untuk sebuah dunia yang penuh dosa. Karena akibat<br \/>\ndari dosa, yaitu pelanggaran terhadap hukum [Yahuwah], maka Taman Getsemani<br \/>\ntelah menjadi tempat awal dimulainya penderitaan karena dunia yang penuh dosa.<br \/>\nTidak ada kesedihan, tidak ada penderitaan, yang dapat menyamai apa yang<br \/>\ndialami oleh Anak [Yahuwah]<sup>4<\/sup>.<\/p>\n<div align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Lamb of Yahuwah\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/lamb-of-yah-1.png\"><\/div>\n<p>Penderitaan mental dan emosional dialami oleh Sang Juruselamat<br \/>\nkarena &#8220;Dia menanggung dosa banyak orang, dan berdoa untuk<br \/>\npemberontak-pemberontak&#8221; (Yesaya 53:12) dimulai di taman Getsemani.<br \/>\nAlkitab mencatat hasil yang mengerikan: &#8220;Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik<br \/>\ndarah yang bertetesan ke tanah&#8221;. (Lukas 22:44). Ini terjadi <em>sebelum<\/em> penangkapan-Nya. Dia sudah menanggung<br \/>\nmurka ilahi untuk orang-orang berdosa, hukuman itu dimulai pada malam sebelum<br \/>\npenyaliban yang sebenarnya. Alkitab mengungkapkan bahwa hukuman bagi orang<br \/>\nberdosa mencakup jauh lebih banyak daripada kira-kira enam jam yang dihabiskan<br \/>\nSang Juruselamat di atas kayu salib. Ada dua belas ayat di dalam Alkitab yang<br \/>\nmerujuk pada periode tiga hari diseputar kematian Yahushua dan masing-masing<br \/>\ndari ayat itu secara khusus dalam beberapa cara mengacu pada penderitaan mental<br \/>\nyang dimulai di taman Getsemani sebelum kematian-Nya.<\/p>\n<table style=\"margin-left: 10px\" align=\"right\" height=\"167\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\" width=\"257\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; padding: 7px; background-color: #ccffcc\">\n<p><em><\/em><\/p>\n<p>&#8220;Belum<br \/>\nada manusia yang pernah dijadikan seorang penanggung dosa, dan manusia tidak<br \/>\nakan pernah tahu kengerian kutukan dosa yang ditanggung oleh Sang Juruselamat.<br \/>\nTidak ada kesedihan yang dapat ditanggung yang sebanding dengan kesedihan dari<br \/>\nDia yang kepada-Nya ditimpahkan murka [Yahuwah] dengan kekuatan yang luar<br \/>\nbiasa. Manusia biasa dapat bertahan tetapi hanya pada ujian dan pencobaan yang terbatas.<br \/>\nYang terbatas hanya dapat menahan ukuran yang terbatas, kemudian manusia biasa<br \/>\nmenyerah; tetapi sifat [Yahushua] memiliki kapasitas yang lebih besar untuk<br \/>\nmenderita; karena <em>manusia yang ada di dalam<br \/>\nsifat ilahi, membuat sebuah kapasitas untuk menanggung penderitaan yang<br \/>\ndihasilkan dari dosa-dosa dunia yang telah jatuh<\/em>. &#8230; Upah dosa adalah<br \/>\nmaut, tetapi karunia [Yahuwah] adalah hidup yang kekal melalui [Yahushua] untuk<br \/>\norang percaya berdosa yang telah bertobat&#8221;.<\/p>\n<p>Ellen G.<br \/>\nWhite, Manuscript 35, 1895<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Sejak waktu itu Yahushua mulai menyatakan<br \/>\nkepada murid-murid-Nya bahwa Dia harus pergi ke Yerusalem dan <em>menanggung banyak penderitaan<\/em> dari pihak<br \/>\ntua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh <em>dan dibangkitkan pada hari ketiga<\/em>&#8220;.<br \/>\n(Matius 16:21).<\/p>\n<p>Hari ketiga dari kapan? Dari saat penderitaan<br \/>\ndimulai. Baca:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Lalu Dia membuka pikiran mereka, sehingga<br \/>\nmereka mengerti Kitab Suci. Kata-Nya kepada mereka: &#8220;Ada tertulis<br \/>\ndemikian: Mesias <em>harus menderita dan<br \/>\nbangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga<\/em>&#8220;. (Lukas 24:<br \/>\n45-46).<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Kemudian mulailah Yahushua mengajarkan kepada<br \/>\nmereka, bahwa Anak Manusia <em>harus<br \/>\nmenanggung banyak penderitaan<\/em> dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala<br \/>\ndan ahli-ahli Taurat, <em>lalu dibunuh dan<br \/>\nbangkit sesudah tiga hari<\/em>&#8220;. (Markus 8:31)<\/p>\n<p>Ayat ini menjadi catatan khusus karena sangat jelas diungkap<br \/>\nbahwa <em>kebangkitan kembali<\/em>  terjadi setelah proses tiga hari yang dimulai<br \/>\ndengan penderitaan-Nya. Kitab Lukas pasal 24 mencatat kisah dua orang yang berjalan<br \/>\ndari Yerusalem ke rumah mereka di Emaus pada tanggal 16 bulan Abib, yaitu pada hari<br \/>\nkebangkitan. Saat mereka berjalan, mereka membahas &#8220;semua hal ini yang<br \/>\ntelah terjadi&#8221;. (Lukas 24:14).<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar<br \/>\npikiran, datanglah Yahushua sendiri mendekati mereka, lalu berjalan<br \/>\nbersama-sama dengan mereka. Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka,<br \/>\nsehingga mereka tidak dapat mengenal Dia.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Yahushua berkata kepada mereka: &#8220;Apakah yang kamu<br \/>\npercakapkan sementara kamu berjalan?&#8221; Maka berhentilah mereka dengan muka<br \/>\nmuram. Kata-Nya kepada mereka: &#8220;Apakah itu?&#8221; <\/p>\n<p class=\"indenttext\">Jawab mereka: &#8220;Apa yang terjadi dengan Yahushua<br \/>\norang Nazaret. Dia adalah seorang Nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan<br \/>\nperkataan di hadapan Eloah dan di depan seluruh bangsa kami. Tetapi imam-imam<br \/>\nkepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan<br \/>\nmereka telah menyalibkan-Nya. Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah<br \/>\nyang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu, <em>pada hari ini telah lewat tiga hari, sejak<br \/>\nsemuanya itu terjadi<\/em>. (Lukas 24: 15-17, 19-21)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p>Hal ini membuat Sang Juruselamat mendapatkan<br \/>\npembukaan yang Dia inginkan untuk mengajar mereka dan mengilhami iman mereka:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Lalu Ia berkata kepada mereka: &#8220;Hai kamu orang<br \/>\nbodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu,<br \/>\nyang telah dikatakan para nabi! <em>Bukankah<br \/>\nMesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?<\/em>&#8221;<br \/>\nLalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh<br \/>\nKitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi. (Lukas 24:<br \/>\n25-27).<\/p>\n<p>Jadi tidak perlu mengabaikan nubuatan yang indah mengenai<br \/>\npenderitaan dan kematian Sang Juruselamat, dan juga tidak perlu memaksakan periode<br \/>\n72 jam penuh. Periode waktu dari tanggal 13 malam pada bulan Abib sampai fajar<sup>6<\/sup><br \/>\npada tanggal 16 bulan Abib memenuhi parameter nubuatan ini. &#8220;Tanda nabi<br \/>\nYunus&#8221; dengan <em>sempurna<\/em> digenapi<br \/>\ndalam penderitaan dan kematian Sang Juruselamat ketika Dia secara sukarela<br \/>\nmenerima kutukan hukum terhadap orang-orang berdosa dan diserahkan untuk dipisahkan<br \/>\ndari Yahuwah demi penebusan umat manusia.<\/p>\n<hr style=\"width: 100%\">\n<p><sup>1<\/sup> Jen Shroder, <em>Three Days &amp; Three<br \/>\nNights: The Sign of Jonah.<\/em><\/p>\n<p><sup>2<\/sup> <em>Kardia, <\/em>#2588, <em>The New<br \/>\nStrong\u2019s Expanded Dictionary of Bible Words.<\/em><\/p>\n<p><sup>3<\/sup> <em>SDA Bible Commentary, <\/em>Vol. 5, hal.<br \/>\n1103.<\/p>\n<p><sup>4 <\/sup><em>S.d.a.<\/em><\/p>\n<p><sup>5<\/sup> Dalam Kisah Rasul 10:39 kata bahasa Yunani<br \/>\nasli yang diterjemahkan: \u201cmembunuh\u201d, mengindikasikan sebuah kematian yang kejam.<br \/>\nIni bukanlah sebuah kematian yang cepat, dengan belas kasih. Tetapi sesuatu<br \/>\nyang sangat jahat dan penuh dengan penderitaan.<\/p>\n<p><sup>6<\/sup> Fakta bahwa kebangkitan terjadi pada saat fajar<br \/>\ntanggal 16 bulan Abib, hari ketiga dari nubuatan itu, secara tidak langsung<br \/>\nmendukung bukti Alkitabiah bahwa <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/menyibak-kegelapan-kapan-sebuah-hari-dimulai.html\">hari dimulai di saat fajar<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":224564,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-109870","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-makna-doktrin","wlc-content-directory-creator-s-calendar"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tanda Nabi Yunus - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tanda Nabi Yunus - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"&#8220;Tanda nabi Yunus&#8221; meliputi jauh lebih banyak dari yang disadari oleh banyak orang. Sebuah pembelajaran yang cermat pada Alkitab mengungkapkan bahwa &#8220;tiga hari tiga malam&#8221; yang Sang Juruselamat habiskan di dalam &#8220;rahim bumi&#8221; di mulai di taman Getsemani, pada malam ketika Dia dikhianati. Anak-anak baru saja mempelajari kisah nabi Yunus dalam Kelas Alkitab. Ibu Fredericks [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T16:48:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/sign-of-jonah-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"13 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/\",\"name\":\"Tanda Nabi Yunus - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/sign-of-jonah-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2015-07-18T02:38:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T16:48:20+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/sign-of-jonah-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/sign-of-jonah-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Tanda Nabi Yunus\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tanda Nabi Yunus - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tanda Nabi Yunus - Worlds Last Chance","og_description":"&#8220;Tanda nabi Yunus&#8221; meliputi jauh lebih banyak dari yang disadari oleh banyak orang. Sebuah pembelajaran yang cermat pada Alkitab mengungkapkan bahwa &#8220;tiga hari tiga malam&#8221; yang Sang Juruselamat habiskan di dalam &#8220;rahim bumi&#8221; di mulai di taman Getsemani, pada malam ketika Dia dikhianati. Anak-anak baru saja mempelajari kisah nabi Yunus dalam Kelas Alkitab. Ibu Fredericks [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T16:48:20+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/sign-of-jonah-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"13 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/","name":"Tanda Nabi Yunus - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/sign-of-jonah-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2015-07-18T02:38:21+00:00","dateModified":"2025-08-21T16:48:20+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/sign-of-jonah-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/sign-of-jonah-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/the-sign-of-jonah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Tanda Nabi Yunus"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/109870","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109870"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/224564"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109870"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}