{"id":109780,"date":"2015-03-16T08:55:18","date_gmt":"2015-03-16T08:55:18","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-hari-bulan-baru-hari-translasi\/"},"modified":"2025-08-21T15:41:44","modified_gmt":"2025-08-21T15:41:44","slug":"hari-bulan-baru-hari-translasi","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kalender-yahs\/hari-bulan-baru-hari-translasi\/","title":{"rendered":"Hari Bulan Baru &#038; Hari Translasi"},"content":{"rendered":"<h2 align=\"center\"><em><br \/>\nRahasia Terungkap<\/p>\n<p><\/em><\/h2>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse\" bgcolor=\"#ffffff\" border=\"1\" bordercolor=\"#000000\" cellpadding=\"3\" cellspacing=\"0\">\n<tbody>\n<tr valign=\"top\">\n<td width=\"100%\">\n<p class=\"indenttext\"><font face=\"Georgia\" size=\"3\">Kalender Sang Pencipta memiliki dua kategori hari yang tidak terdapat di dalam kalender kepausan moderen\/kalender kafir, yaitu: Hari Bulan Baru dan Hari Translasi. Setelah hal ini dipahami, maka akan lebih mudah untuk memahami bagaimana waktu dihitung pada awalnya.<\/font><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>\nSelama hampir <em>2.000<br \/>\ntahun<\/em>, sebagian dari dunia barat telah mengatur waktu dengan siklus<br \/>\nmingguan tujuh hari yang sama. Hal ini telah menciptakan ilusi diantara orang-orang<br \/>\nKristen bahwa <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/mingguan-tujuh-hari-moderen-menelusuri-sejarah-sebuah-kebohongan.html\">mingguan moderen<\/a> dari hari Minggu sampai<br \/>\nhari Sabtu telah bersiklus tanpa henti dan tanpa interupsi sejak masa Penciptaan.<br \/>\nHal ini tidak benar. Negara terakhir yang secara resmi mengadopsi kalender<br \/>\nGregorian moderen [kalender masehi] adalah negara Yunani pada tahun 1923, tetapi<br \/>\nbarulah pada tahun 1949 seluruh dunia disatukan untuk menggunakan kalender ini.<br \/>\nPengetahuan tentang waktu, dan bagaimana waktu itu dihitung, memungkinkan<br \/>\nseseorang untuk memahami makna dari Hari Bulan Baru dan Hari Translasi yang<br \/>\nmuncul dalam metode pengatur waktu Alkitab.<\/p>\n<table style=\"margin-left: 10px\" align=\"right\" height=\"157\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"10\" width=\"230\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; padding: 7px\"><font size=\"3\"><font face=\"Georgia\"><strong>&#8220;Waktu adalah sebuah perpindahan di mana kita tiba melalui perubahan [pergerakan] benda-benda&#8221;.<\/p>\n<p>Fisikawan Austria, Ernst Mach (1838-1916)<br \/>\n<\/strong><\/font><\/font><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Waktu hanya bisa diukur melalui pergerakan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Manusia berhubungan dan mengukur waktu dengan<br \/>\nmengacu pada gerakan. Jarum-jarum pada sebuah jam bergerak di sekitar permukaan-jam<br \/>\nuntuk menunjukkan jam-jam, menit-menit dan detik-detik. Satu tahun ditentukan<br \/>\noleh perputaran Bumi mengelilingi Matahari. Satu bulan ditentukan oleh perputaran<br \/>\nbulan mengelilingi bumi. Satu hari ditentukan oleh perputaran bumi pada<br \/>\nporosnya<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<h3><font color=\"#0000cc\"><strong>Perbedaan dalam<br \/>\nPerhitungan Waktu: Bingung pada Minggu-minggu<\/strong><\/font><\/h3>\n<p>Tanpa pergerakan, waktu tidak dapat diukur. Kalender<br \/>\nmoderen adalah sebuah kalender matahari yang mendasarkan tahunnya pada lamanya<br \/>\nwaktu yang dibutuhkan oleh bumi untuk berputar mengelilingi matahari. Hari didasarkan<br \/>\npada berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh bumi untuk membuat satu putaran<br \/>\nlengkap pada porosnya: yaitu 24 jam. Pada kalender moderen, minggu-minggu dan<br \/>\nbulan-bulan tidak didasarkan pada apa pun di alam. <strong>Keduanya benar-benar seenaknya<\/strong>. Hal ini berbeda dengan kalender<br \/>\nluni-solar yang ditetapkan oleh Yahuwah pada masa penciptaan dunia.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"waning moon\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/waning-moon-1-4.jpg\" align=\"right\" height=\"439\" width=\"300\">Kalender dari masa penciptaan didasarkan sepenuhnya<br \/>\npada alam. Dari tahun-tahun sampai bulan-bulan, dari minggu-minggu sampai hari-hari,<br \/>\nitu <em>semua<\/em> didasarkan pada <em>pergerakan<\/em>. Kata &#8220;bulan&#8221;<br \/>\nberasal dari kata bulan [dilangit]. Pada zaman kuno, bulan-bulan kalender selalu<br \/>\ndidasarkan pada pergerakan bulan di langit. Pada gilirannya, minggu-minggu,<br \/>\nadalah bagian dari bulan, atau bulanan kalender. &#8220;<em>Sabat<\/em> Ibrani &#8230; dirayakan pada interval tujuh hari, sesuai dengan<br \/>\nperubahan fase bulan di langit &#8230;&#8221;<sup>2<\/sup>. Fakta bahwa bulanan dan<br \/>\nmingguan pada kalender Alkitabiah juga didasarkan pada gerakan di alam membuat<br \/>\nkalender luni-solar Yahuwah dan kalender matahari kepausan\/kalender kafir yang<br \/>\ndigunakan saat ini memiliki perbedaan yang sangat besar. Hal ini juga<br \/>\nmenciptakan banyak sekali kebingungan.<\/p>\n<p>Kedua kalender ini tetap melacak berapa banyak waktu<br \/>\nyang diperlukan oleh bumi untuk menyelesaikan satu putaran mengelilingi<br \/>\nmatahari (satu tahun). Keduanya membagi tahun menjadi lebih kecil, menjadi<br \/>\nbagian yang lebih mudah dikelola. Tapi sampai di sini, kesamaan berakhir.<br \/>\nKalender moderen memiliki panjang bulanan mulai dari 28 hari sampai 31 hari.<br \/>\nBulan-bulan tidak terikat dengan apa pun di alam. Akibatnya, siklus mingguannya<br \/>\nberlanjut terus dan tanpa interupsi dari satu bulan, ke bulan berikutnya; dari<br \/>\nsatu tahun, ke tahun berikutnya.<\/p>\n<table style=\"margin-left: 10px\" align=\"left\" height=\"120\" border=\"0\" cellpadding=\"15\" cellspacing=\"15\" width=\"270\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; padding: 7px\"><font size=\"3\"><span style=\"font-family: Georgia\"><span style=\"font-weight: bold\">&#8220;Hari Sabat bergantung, pada periode nomaden Israel, pada pengamatan fase bulan di langit, &#8230; tidak bisa, menurut pandangan ini, menjadi sebuah hari yang tetap&#8221;.<\/p>\n<p>jewishencyclopedia.com<br \/>\n<\/span><\/span><\/font><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Di sisi lain, <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/kalender-sang-pencipta.html\">Kalender Sang Pencipta<\/a>, mendasarkan setiap bulan kalender<br \/>\npada pergerakan bulan di langit. Setiap bulan dimulai dengan <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/hari-bulan-baru-fajar-setelah-konjungsi.html\">hari bulan baru<\/a>. Minggu, menjadi sebuah bagian<br \/>\ndari bulan, yang memulai kembali siklusnya pada setiap Bulan Baru. &#8220;Bulan<br \/>\nIbrani adalah bulan lunar dan seperempat bagian dari periode ini &#8211;satu fase<br \/>\ndari bulan di langit&#8211; tampaknya telah ditentukan membentuk sebuah minggu yang<br \/>\nterdiri dari tujuh hari&#8221;<sup>3<\/sup>. Di sinilah titik yang paling sulit<br \/>\nuntuk dipahami ketika pertama kali mulai mempelajari kalender dari masa Penciptaan:<br \/>\nkalender matahari moderen memiliki <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/siklus-mingguan-tidak-terputus-terbukti-salah.html\">sebuah siklus mingguan tidak<br \/>\nterputus<\/a><br \/>\ndan Kalender dari masa Penciptaan tidak.<\/p>\n<p>Bulan-bulan Baru adalah komponen yang penting dari<br \/>\nmetode pengatur-waktu Alkitab karena bulan-bulan baru adalah titik waktu di<br \/>\nmana siklus mingguan dimulai kembali pada bulan itu. Kalimat &#8220;Bulan Baru&#8221;<br \/>\ndi dalam Alkitab berasal dari kata Ibrani, <em>Chodesh<\/em>.<em>The New Strong Exhaustive Concordance of<br \/>\nthe Bible<\/em> mendefinisikan Chodesh sebagai &#8220;bulan <em>baru <\/em>di langit; yang menjadikan sebuah <em>bulan <\/em>kalender&#8221;. The <em>New Strong\u2019s Expanded Dictionary<br \/>\nof Bible Words<\/em> menguraikan hal ini, dengan penjelasan: &#8220;<em>Chodesh<\/em> dapat merujuk pada sebuah &#8216;bulan<br \/>\nkalender&#8217;, atau periode dari satu bulan baru di langit ke bulan baru di langit<br \/>\nberikutnya. . . . Dalam nuansa terkait kata ini merujuk tidak begitu banyak pada<br \/>\nsebuah ukuran waktu seperti sebuah periode waktu, atau satu bulan<br \/>\nkalender&#8221;<sup>4<\/sup>.<\/p>\n<p>Dengan demikian, di dalam Alkitab, &#8220;Bulan<br \/>\nBaru&#8221; dapat merujuk pada:<\/p>\n<ol>\n<li>Hari pertama pada sebuah bulan<br \/>\nbaru.<\/li>\n<li>Periode waktu antara satu<br \/>\nbulan baru di langit sampai bulan baru di langit berikutnya.<\/li>\n<li>Sebuah bulan kalender.<\/li>\n<\/ol>\n<table style=\"margin-left: 10px\" align=\"right\" height=\"157\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"10\" width=\"230\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; padding: 7px\"><font size=\"3\"><font face=\"Georgia\"><strong>&#8220;Sama seperti bulan baru dan Sabat yang adalah hari-hari raya lunar, Paskah (dengan Hari Raya Roti Tidak Beragi), Pentakosta, dan Hari Raya Bait Suci adalah perayaan solar, yaitu perayaan yang mengikuti musim-musim setiap tahun&#8221;.<\/p>\n<p>A Dictionary of the Bible: Dealing With Its Language, Literature, and Contents Including Biblical Theology, 1898, Vol.1, hal. 860.<br \/>\n<\/strong><\/font><\/font><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Alkitab berisi banyak rujukan<sup>5<\/sup> pada bulan<br \/>\nbaru di langit sebagai hari di mana bulan baru kalender dimulai. Kaitan yang<br \/>\nsangat dekat dari bulan kalender sebagai periode waktu terkait dengan bulanan bulan<br \/>\ndi langit dapat dilihat pada fakta bahwa ada <em>lebih banyak<\/em> lagi rujukan Alkitab<sup>6<\/sup> yang menggunakan kata<em>Chodesh<\/em> untuk merujuk pada sebuah<br \/>\nbulan kalender melebihi penggunaannya sebagai hari pertama pada sebuah bulan di<br \/>\nlangit. <em>Chodesh<\/em> digunakan 20 kali<br \/>\ndalam Alkitab untuk merujuk pada hari pertama dari sebuah bulanan baru. Dan <em>Chodesh<\/em> digunakan 251 kali untuk merujuk<br \/>\npada sebuah bulan kalender, atau bulanan.<\/p>\n<p>Kata Ibrani lain yang menghubungkan sebuah bulan<br \/>\nkalender pada bulan di langit adalah <em>yerach<\/em>,<br \/>\n(#3391). Kata untuk &#8220;bulan&#8221; ini tidak merujuk pada sebuah bulan <em>baru<\/em> di langit, tetapi menghubungkan<br \/>\nsatu bulan kalender dengan sebuah bulanan: &#8220;sebuah <em>bulanan<\/em>, yaitu <em>bulan<\/em>: &#8212; bulan<br \/>\nkalender, bulan di langit&#8221;<sup>7<\/sup>. <em>Kedua<\/em> kata ini menghubungkan sebuah bulan di dalam kalender pada<br \/>\nsebuah bulanan dari bulan di langit:<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\"><strong><em>Chodesh:<\/em><\/strong> bulan baru di langit; bulan<br \/>\nkalender; bulanan.<strong><em><br \/>\nYerach:<\/em><\/strong> bulan kalender; bulanan,<br \/>\nbulan di langit.<\/p>\n<p>Bulan-bulan Baru di langit tidak memiliki hari yang<br \/>\nsesuai dengan kalender Gregorian [kalender masehi] yang bulan-bulannya terpisah<br \/>\ndari apa pun yang ada di alam. Dengan demikian, banyak orang yang bingung apa<br \/>\nyang harus dilakukan pada Bulan Baru atau bagaimana merayakannya. Alkitab<br \/>\nmengungkapkan beberapa hal tentang perayaan Bulan Baru:<\/p>\n<ol>\n<li>Bulan Baru adalah hari tanpa<br \/>\nperdagangan.<\/li>\n<li>Bulan Baru adalah hari<br \/>\npengucapan syukur.<\/li>\n<li>Bulan Baru adalah hari<br \/>\nibadah.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><font color=\"#0000cc\"><strong>Bulan Baru<br \/>\nadalah hari tanpa perdagangan<\/strong><\/font><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"man and woman making a business transaction\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/no-commerce-4.png\" align=\"left\" height=\"282\" width=\"426\">Orang-orang Yahudi selalu memiliki sebuah reputasi yang<br \/>\nsangat &#8220;baik&#8221; mengenai uang: yaitu, mengambil keuntungan dari setiap<br \/>\nkesempatan untuk menghasilkan uang dan tambahan bunga yang tinggi dari bangsa-bangsa<br \/>\nlain. Orang-orang Yahudi pada zaman Alkitab juga tidak berbeda. Ketika berada di<br \/>\ndalam kemurtadan, orang-orang Yahudi benci jika harus menutup toko mereka pada<br \/>\nhari-hari Sabat dan hari-hari Bulan Baru. Alkitab mencatat ratapan dari para pedagang<br \/>\nyang serakah ini:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Bilakah bulan baru berlalu, supaya kita boleh<br \/>\nmenjual gandum dan bilakah hari Sabat berlalu, supaya kita boleh menawarkan<br \/>\nterigu dengan mengecilkan efa, membesarkan syikal, berbuat curang dengan neraca<br \/>\npalsu,<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Supaya kita membeli orang lemah karena uang dan<br \/>\norang yang miskin karena sepasang kasut; dan menjual terigu bekas?&#8221; <\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Yahuwah telah bersumpah demi kebanggaan Yakub:<br \/>\n&#8220;Bahwasanya Aku tidak akan melupakan untuk seterusnya segala perbuatan<br \/>\nmereka!&#8221; (Amos 8: 5-7).<\/p>\n<p>Namun, pekerjaan yang dilakukan untuk bait suci<br \/>\ndiijinkan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Berfirmanlah Yahuwah kepada Musa: &#8220;Pada hari<br \/>\nyang pertama dari bulan yang pertama haruslah engkau mendirikan Kemah Suci,<br \/>\nyakni Kemah Pertemuan itu.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Dan Musa melakukan semuanya itu tepat seperti yang<br \/>\ndiperintahkan Yahuwah kepadanya, demikianlah dilakukannya.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Dan terjadilah dalam bulan yang pertama tahun yang<br \/>\nkedua, pada tanggal satu bulan itu, maka didirikanlah Kemah Suci. (Keluaran 40:<br \/>\n1-2, 16-17).<\/p>\n<p>Hal ini dimungkinkan, tetapi tidak diketahui,<br \/>\nbentuk-bentuk lain dari &#8220;pekerjaan&#8221; dapat diterima untuk dilakukan<br \/>\npada hari Bulan Baru. Namun, tidak ada pekerjaan yang menghasilkan pendapatan,<br \/>\ntidak ada <em>perdagangan<\/em>, yang boleh<br \/>\ndilakukan pada hari Bulan Baru maupun pekerjaan rutin lainnya yang dapat<br \/>\ndilakukan pada hari-hari lain.<\/p>\n<h3><font color=\"#0000cc\"><strong>Bulan Baru<br \/>\nadalah hari Pengucapan Syukur<\/strong><\/font><\/h3>\n<table style=\"margin-left: 10px\" align=\"right\" height=\"157\" border=\"0\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"10\" width=\"230\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; padding: 7px\"><font size=\"3\"><font face=\"Georgia\"><strong>&#8220;Pada zaman para nabi mula-mula, Bulan Baru disejajarkan dengan perayaan lunar lainnya, yaitu hari Sabat&#8221;.<\/p>\n<p>Scribner&#8217;s Dictionary of the Bible, edisi 1898, hal. 521.<br \/>\n<\/strong><\/font><\/font><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Bulan Baru adalah waktu bagi keluarga untuk<br \/>\nberkumpul, berbagi makanan dan bersukacita atas berkat-berkat dari bulan lalu, serta<br \/>\nmendedikasikan diri kembali kepada Yahuwah untuk bulan yang baru. Sumber<br \/>\nAlkitab maupun catatan tambahan Alkitab menghadirkan Bulan Baru sebagai sebuah hari<br \/>\nuntuk menghabiskan waktu dan berkumpul bersama dengan keluarga dan teman-teman sambil<br \/>\nmenikmati perjamuan makan. Beberapa sumber menyatakan bahwa hari bulan baru<br \/>\nadalah hari di mana perempuan secara khusus dibebaskan dari banyaknya beban<br \/>\npekerjaan rumah tangga. Ayat-ayat lain di dalam Kitab Suci mengungkapkan bahwa<br \/>\nBulan Baru, seperti hari-hari Sabat, adalah sebuah waktu di mana orang-orang<br \/>\nakan pergi untuk membuat permintaan khusus dari para nabi.<\/p>\n<h3><font color=\"#0000cc\"><strong>Bulan Baru pada<br \/>\nawalnya adalah hari ibadah<\/strong><\/font><\/h3>\n<p>Pada bagian dimana Alkitab membisu, sejarah dapat memberikan<br \/>\npenjelasan tambahan. Edisi mula-mula dari <em>Universal Jewish Encyclopedia <\/em>menyatakan<br \/>\nbahwa Bulan Baru pada awalnya adalah hari untuk beribadah:<\/p>\n<p class=\"indenttext\"><strong>Sabat<\/strong> dan <strong>Bulan Baru<\/strong> (Rosh Hodesh), keduanya terjadi secara berkala dan berulang<br \/>\ndalam perjalanan tahun. <em>Bulan Baru masih<br \/>\nsama, dan hari Sabat sama seperti semula, bergantung pada siklus bulan di<br \/>\nlangit<\/em>. Kedua tanggalnya berpatokan pada periode nomaden Israel. <em>Awalnya Bulan Baru dirayakan dengan cara<br \/>\nyang sama seperti hari Sabat<\/em>; secara bertahap hal itu menjadi kurang<br \/>\npenting saat hari Sabat menjadi lebih dan lebih menjadi sekedar sebuah hari<br \/>\nagama dan kemanusiaan, hari untuk meditasi dan instruksi rohani, hari yang<br \/>\ntenang dan menyenangkan bagi jiwa<sup>8<\/sup>.<\/p>\n<h3><font color=\"#0000cc\"><strong>Hari Translasi<\/strong><\/font><\/h3>\n<p>Hari Translasi, seperti Bulan Baru, tidak memiliki<br \/>\nkorelasi langsung di dalam kalender matahari moderen. Namun, adalah penting untuk<br \/>\nmemahami keduanya agar sebuah pemahaman yang jelas tentang kalender Yahuwah<br \/>\ndapat diperoleh.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"starry night sky\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/night-sky-1-4.jpg\" align=\"left\" height=\"303\" width=\"450\">&#8220;Hari Translasi&#8221; adalah sebuah istilah<br \/>\nastronomi yang tidak ditemukan di dalam Alkitab. Namun, fakta bahwa bulan<br \/>\nkalender Alkitab didasarkan pada siklus bulan di langit merupakan bukti yang<br \/>\ncukup bahwa hari-hari translasi ada di dalam kalender Alkitab. Menurut <em>United States Naval Observatory<\/em>, bulanan<br \/>\nmemiliki panjang 29,5 hari. Secara umum dapat dikatakan bahwa setiap bulan<br \/>\nmemiliki 29 hari, dan bulan tertentu memiliki 30 hari. Sebuah bulanan tidak<br \/>\npernah kurang dari 29 hari atau lebih dari 30 hari. Ini adalah sebuah fakta<br \/>\nastronomi yang dapat dibuktikan.<\/p>\n<p>Para astronom menggunakan istilah &#8220;hari<br \/>\ntranslasi&#8221; untuk menunjuk pada hari ke-30 pada sebuah bulanan. Itu terjadi<br \/>\npada akhir dari siklus bulan di langit pada saat &#8220;bulan mati&#8221; yaitu ketika<br \/>\nbulan di langit tidak bisa terlihat.<\/p>\n<p>Karena waktu itu sendiri berjalan tanpa henti,<br \/>\nbanyak orang yang percaya bahwa <em>sistem<\/em><br \/>\nyang olehnya waktu itu dihitung harus demikian juga, tidak pernah berhenti. Ini<br \/>\nadalah sebuah asumsi yang salah. Awalnya, semua kalender kuno adalah kalender luni-solar<br \/>\ndengan siklus mingguan (yang panjangnya bervariasi) dimulai kembali setiap<br \/>\nbulan baru. Secara kronologi tanggal dari kalender pertama yang memiliki sebuah<br \/>\nsiklus mingguan tidak terputus ada di Babel sekitar tahun 600 SM. Sebelum waktu<br \/>\nitu, tidak ada kalender yang menggunakan sebuah siklus mingguan yang tidak<br \/>\nmemiliki interupsi. Siklus mingguan dimulai kembali pada awal bulan\/bulanan<br \/>\natau pada awal tahun yang diikuti oleh lima hari tambahan sebagai penutup tahun<br \/>\nsebelumnya tetapi tidak masuk dalam siklus mingguan manapun<sup>9<\/sup>.<\/p>\n<p>Semua waktu harus diperhitungkan. Dengan demikian, hari<br \/>\ntranslasi tidak bisa dianggap sebagai &#8220;bukan-hari&#8221; seperti yang<br \/>\nsarankan oleh beberapa orang. Hari-hari translasi memiliki sebuah tanggal: yaitu<br \/>\ntanggal 30 pada setiap bulan yang memiliki tiga puluh hari. Tanggal 30 pada<br \/>\nsebuah bulan, sama seperti tanggal pertama setiap bulan, adalah bukan bagian<br \/>\ndari siklus mingguan tujuh hari. Namun, itu dihitung dan <em>memiliki<\/em> sebuah tanggal.<\/p>\n<p>Kebingungan atas hari translasi telah menyebabkan<br \/>\nbeberapa orang menolak kalender luni-solar Alkitab. Perintah ke-empat dengan jelas<br \/>\nmenyatakan: &#8220;Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala<br \/>\npekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Yahuwah, Eloahmu&#8221;.<br \/>\n(Keluaran 20: 9-10). Ketidakmengertian pada hari translasi telah menimbulkan<br \/>\nasumsi yang salah bahwa dalam sebuah bulan yang memiliki tiga puluh hari, ada<br \/>\ntotal sembilan hari antara Sabat hari ketujuh pada tanggal 29 di bulan itu dan Sabat<br \/>\nhari ketujuh <em>berikutnya<\/em> pada tanggal 8<br \/>\ndi bulan yang baru. Hal ini tampaknya menjadi sebuah masalah karena rentang<br \/>\nwaktu itu lebih besar dari interval enam hari kerja antara hari-hari Sabat yang<br \/>\ntelah ditentukan di dalam hukum ke-empat. Namun, karena Bulan Baru adalah termasuk<br \/>\njenis hari yang dikuduskan, maka tidak pernah ada lebih dari enam hari kerja di<br \/>\nantara hari-hari ibadah. (Sebuah bulan lunar tidak pernah memiliki lebih dari<br \/>\n30 hari dan tidak pernah lebih pendek dari 29 hari. Jadi, hari berikutnya setelah<br \/>\ntanggal 30, yaitu Bulan Baru di langit, <em>selalu<\/em><br \/>\nmenjadi awal dari bulan baru kalender. Ada bulan kalender yang berturut-turut<br \/>\nkadang-kadang memiliki 29 hari atau 30 hari sebagaimana yang ditentukan oleh<br \/>\nbulan di langit.)<\/p>\n<p align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"lunar-solar calendar\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/luni-solar-calendars-29-30-bahasa.png\" height=\"270\" width=\"700\"> <\/p>\n<p>Asumsi yang menyatakan bahwa akan ada terlalu banyak<br \/>\nhari kerja antara hari-hari Sabat berasal dari ketidakpahaman bahwa Bulan Baru<br \/>\nitu sendiri adalah sebuah hari ibadah yang memulai siklus baru empat minggu: yaitu<br \/>\nenam hari kerja, yang masing-masing diikuti oleh sebuah Sabat hari ketujuh. Seperti<br \/>\nBulan Baru yang <em>memulai<\/em> siklus<br \/>\nmingguan baru untuk bulan baru, hari translasi adalah bukan bagian dari siklus<br \/>\nmingguan, meskipun begitu hari translasi adalah sebuah <em>hari<\/em> yang memiliki tanggal. Hari translasi, yang selalu menjadi<br \/>\nhari ke-30 pada sebuah bulan lunar, tidak pernah dapat dipindahkan ke bulan<br \/>\nberikutnya atau dihitung sebagai tanggal di bulan yang baru karena bulan depan <em>selalu<\/em> dimulai dengan hari Bulan Baru,<br \/>\nyang merupakan hari berikutnya <em>setelah<\/em><br \/>\nhari translasi. Dengan Bulan Baru, sebuah siklus baru empat minggu dimulai.<br \/>\nYang cukup menarik, kebingungan ini selalu muncul di antara orang-orang barat<br \/>\nyang hanya pernah mengenal kalender dengan sebuah siklus mingguan yang tidak<br \/>\nterputus. Di negara-negara yang menggunakan penanggalan lunar sebagai kalender<br \/>\nagama mereka, itu adalah sebuah konsep yang sangat mudah untuk dipahami.<\/p>\n<p>Yahuwah selalu dengan jelas menentukan dengan nama<br \/>\natau tanggal dari hari yang harus dirayakan secagai hari yang kudus. Dengan<br \/>\ndemikian, semua hari yang tidak secara khusus dijadikan sebagai <a href=\"\/view-video\/527\/hari-hari-suci-surgawi.html\">hari-hari raya<\/a> adalah merupakan hari<br \/>\nkerja. Tidak akan pernah ada lebih dari enam hari kerja di antara hari-hari<br \/>\nistirahat, sama seperti Bulan Baru yang adalah hari istirahat.<\/p>\n<h3><font color=\"#0000cc\"><strong>Kategori-kategori<br \/>\nHari<\/strong><\/font><\/h3>\n<p>Kalender matahari Gregorian [kalender masehi]<br \/>\nmemiliki <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/bulanbulan-baru-harihari-sabat-kalender-gregorian.html\">kategori yang berbeda<\/a> mengenai hari: hari kerja\/hari<br \/>\nsekolah, akhir pekan (ketika kebanyakan orang berhenti bekerja), dan hari libur<br \/>\nnasional. Kalender Alkitabiah memiliki tiga kategori mengenai hari <em>ibadah<\/em>:<\/p>\n<ol>\n<li>Mingguan (Sabat hari<br \/>\nke-tujuh)<\/li>\n<li>Bulanan (Bulan Baru)<\/li>\n<li>Tahunan (Hari raya tahunan)<\/li>\n<\/ol>\n<table align=\"right\" height=\"330\" border=\"0\" cellspacing=\"15\" width=\"288\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"New Moon Day Sacrifices\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/new-moon-sacrifices-bahasa.jpg\" height=\"270\" border=\"0\" width=\"300\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Pentingnya Bulan Baru dapat dilihat pada fakta bahwa jumlah kurban yang ditentukan untuk Bulan Baru jauh lebih banyak dari yang ditentukan untuk perayaan mingguan, Sabat hari ketujuh!<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Banyak orang yang telah dengan yakin beribadah<br \/>\ndengan menggunakan kalender Alkitab merayakan perayaan mingguan dan tahunan,<br \/>\ntetapi perayaan <em>bulanan<\/em> yaitu Bulan<br \/>\nBaru sering diabaikan. Hal ini sebagian disebabkan oleh ketidaktahuan bagaimana<br \/>\ncara untuk merayakan Bulan Baru. Namun, pentingnya Bulan Baru dapat dilihat<br \/>\npada fakta bahwa jumlah kurban yang ditentukan untuk Bulan Baru jauh <em>lebih banyak<\/em> dari yang ditentukan untuk perayaan<br \/>\nmingguan, Sabat hari ketujuh! Kurban yang diperlukan untuk Sabat hari ketujuh<br \/>\nitu hanyalah dua ekor domba yang dipersembahkan setiap hari ditambah dua ekor<br \/>\ndomba tambahan dan sedikit persembahan berupa makanan dan minuman. Namun,<br \/>\nkurban untuk Bulan Baru, termasuk dua ekor lembu jantan muda, seekor domba<br \/>\njantan dewasa dan <em>tujuh<\/em> ekor anak domba,<br \/>\nditambah dengan sejumlah besar persembahan berupa makanan dan minuman &#8211; selain<br \/>\ndua ekor domba yang selalu dipersembahkan setiap hari.<\/p>\n<p>Di bawah sistem kurban perjanjian lama, para imam<br \/>\nmembakar kurban pagi dan kurban petang setiap harinya. Yahuwah telah menentukan<br \/>\njenis kurban untuk setiap jenis hari yang harus dipersembahkan. Kurban harian<br \/>\nyang umum adalah domba. Yang lebih besar, yaitu kurban yang lebih mahal dipersembahkan<br \/>\npada hari-hari raya tahunan. Jika hari-hari diurutkan berdasarkan jenis kurban tertentu<br \/>\nuntuk hari itu, maka urutannya akan menjadi sebagai berikut, dari yang paling<br \/>\nbiasa menjadi yang paling penting:<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">4. Setiap hari pada hari kerja<br \/>\n3. Sabat hari ketujuh<br \/>\nMingguan<br \/>\n2. Bulan-bulan Baru<br \/>\n1. Perayaan Tahunan<\/p>\n<h3><font color=\"#0000cc\"><strong>Kalender:<br \/>\nPengingat Penciptaan<\/strong><\/font><\/h3>\n<p>Semua Ciptaan telah dirancang untuk mengungkapkan<br \/>\nkebenaran mengenai Sang Pencipta dan untuk mendekatkan hati dan pikiran manusia<br \/>\nkepada Sang Pencipta mereka dalam ucapan syukur <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"couple praying together\" style=\"margin-top: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/husband-and-wife-praying-4.png\" align=\"right\" height=\"291\" width=\"450\">yang diberikan secara sadar.<br \/>\nKalender yang dibuat oleh Yahuwah adalah kalender yang dirancang secara ilahi<br \/>\nuntuk hal tersebut. Sabat hari ketujuh mingguan harus dikuduskan, dikhususkan<br \/>\nuntuk beribadah kepada Sang Pencipta. Kata &#8220;Sabat&#8221; berasal dari <em>Shabath<\/em> (#7673) dan berarti &#8220;beristirahat,<br \/>\nyaitu <em>berhenti<\/em> bekerja&#8221;<sup>10<\/sup>.<br \/>\nTapi bukan hanya hari-hari Sabat mingguan yang harus dikuduskan. Aslinya, hari-hari<br \/>\nBulan Baru bulanan dan, tentu saja, perayaan tahunan yang sepanjang masa akan<br \/>\ndijadikan pengingat pada kebaikan Sang Pencipta.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Seperempat bagian dari bulan di langit memberikan<br \/>\npembagian yang jelas pada bulan kalender &#8230; itulah yang paling signifikan sehingga<br \/>\ndi bagian yang paling tua dari kitab suci Ibrani, bulan baru dan hari Sabat<br \/>\nhampir selalu disebutkan bersama-sama. Bulan kalender [lunar] tidak<br \/>\ndipertanyakan lagi menjadi pembagi waktu kudus dan waktu umum pada semua<br \/>\npenganut paham Ibrani; bahkan orang-orang Arab, yang<br \/>\nmenerima mingguan pada periode akhir dari orang-orang Suriah, yang menyambut<br \/>\ndatangnya Bulan Baru dengan acara keagamaan. &#8230; Kita tidak bisa mengatakan [dengan<br \/>\npasti] kapan hari Sabat kemudian dipisahkan dari bulan kalender<sup>11<\/sup>.<\/p>\n<p>Pertemuan kudus Yahuwah, termasuk Hari-hari Bulan<br \/>\nBaru, adalah waktu untuk membuat komitmen yang baru kepada Sang Pencipta; sebuah<br \/>\nwaktu untuk mengakui pemberian Bapa dalam keluarga secara perlahan, juga<br \/>\nsahabat dan berkat-berkat yang lain. Bulan Baru membawa berkat bagi semua orang<br \/>\nyang mau menyisihkan waktu ini untuk mengakui berkat-berkat Yahuwah. Mereka<br \/>\nakan terus memeliharanya sepanjang kekekalan sebagai waktu untuk bersukacita di<br \/>\nbawah berkat Sang Pencipta penuh kasih yang tak berujung.<\/p>\n<blockquote>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Dan akan terjadi, bahwa dari satu Bulan Baru<br \/>\nsampai Bulan Baru berikutnya, dan dari satu Sabat sampai Sabat berikutnya,<br \/>\nsemua manusia akan datang untuk menyembah Aku, demikianlah firman Yahuwah&#8221;.<br \/>\n(Yesaya 66:23).<\/p>\n<\/blockquote>\n<hr style=\"width: 100%\">\n<p><sup>1<\/sup> <a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.articlesnatch.com\/Article\/What-Is-Time--\/137691#.VONrLDoTvjA\">http:\/\/www.articlesnatch.com\/Article\/What-Is-Time&#8211;\/137691#.VONrLDoTvjA<\/a><\/p>\n<p><sup>2<\/sup> <em>Encyclopedia Biblica, <\/em>edisi 1899, hal. 4180.<\/p>\n<p><sup>3<\/sup> <em>S.d.a., <\/em>hal. 4780. <\/p>\n<p><sup>4<\/sup> #2320, <em>The New Strong\u2019s Expanded<br \/>\nDictionary of Bible Words, <\/em>hal. 453.<\/p>\n<p><sup>5<\/sup> 1 Tawarikh 23:31; 2 Tawarikh 2:4; 2 Tawarikh 8:13;<br \/>\n2 Tawarikh 31:3; Ezra 3:5; Nehemiah 10:33; Yesaya 1:13-14; Hosea 2:11; Mazmur<br \/>\n81:3.<\/p>\n<p><sup>6<\/sup> Kejadian 38:24; Keluaran 12:2; Bilangan 10:10; Hakim-hakim<br \/>\n11:37-38; 1 Samuel 27:7; 2 Samuel 24:13; 2 Raja-raja 23:31; Ester 2:12; Yeheskiel<br \/>\n39:12-14; Amos 4:7, dll.<\/p>\n<p><sup>7<\/sup> <em>New Strong\u2019s Exhaustive Concordance of the<br \/>\nBible.<\/em><\/p>\n<p><sup>8<\/sup> <em>Universal Jewish Encyclopedia, <\/em>hal.<br \/>\n410.<\/p>\n<p><sup>9<\/sup> Eviatar Zerubavel, <em>The Seven Day<br \/>\nCircle, <\/em>hal. 7-8.<\/p>\n<p><sup>10<\/sup> <em>The New Strong\u2019s Expanded Dictionary of<br \/>\nBible Words, <\/em>hal. 833.<\/p>\n<p><sup>11<\/sup> <em>Encyclopedia Biblica<\/em>, <em>op cit<\/em>.,<br \/>\nhal. 4178-4179.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":224111,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-109780","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kalender-yahs","wlc-content-directory-new-moon-day"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hari Bulan Baru &amp; Hari Translasi - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hari Bulan Baru &amp; Hari Translasi - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rahasia Terungkap Kalender Sang Pencipta memiliki dua kategori hari yang tidak terdapat di dalam kalender kepausan moderen\/kalender kafir, yaitu: Hari Bulan Baru dan Hari Translasi. Setelah hal ini dipahami, maka akan lebih mudah untuk memahami bagaimana waktu dihitung pada awalnya. Selama hampir 2.000 tahun, sebagian dari dunia barat telah mengatur waktu dengan siklus mingguan tujuh [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T15:41:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/new-moons-and-translation-days-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"14 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/\",\"name\":\"Hari Bulan Baru & Hari Translasi - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moons-and-translation-days-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2015-03-16T08:55:18+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T15:41:44+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moons-and-translation-days-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moons-and-translation-days-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hari Bulan Baru &#038; Hari Translasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hari Bulan Baru & Hari Translasi - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hari Bulan Baru & Hari Translasi - Worlds Last Chance","og_description":"Rahasia Terungkap Kalender Sang Pencipta memiliki dua kategori hari yang tidak terdapat di dalam kalender kepausan moderen\/kalender kafir, yaitu: Hari Bulan Baru dan Hari Translasi. Setelah hal ini dipahami, maka akan lebih mudah untuk memahami bagaimana waktu dihitung pada awalnya. Selama hampir 2.000 tahun, sebagian dari dunia barat telah mengatur waktu dengan siklus mingguan tujuh [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T15:41:44+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/new-moons-and-translation-days-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"14 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/","name":"Hari Bulan Baru & Hari Translasi - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moons-and-translation-days-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2015-03-16T08:55:18+00:00","dateModified":"2025-08-21T15:41:44+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moons-and-translation-days-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moons-and-translation-days-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-translation-days\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hari Bulan Baru &#038; Hari Translasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/109780","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109780"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/224111"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109780"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}