{"id":109665,"date":"2014-10-16T01:32:06","date_gmt":"2014-10-16T01:32:06","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-paham-yahudi-mesianik-sebuah-tipuan-yang-berkembang\/"},"modified":"2025-08-21T14:35:35","modified_gmt":"2025-08-21T14:35:35","slug":"paham-yahudi-mesianik-sebuah-tipuan-yang-berkembang","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/makna-doktrin\/paham-yahudi-mesianik-sebuah-tipuan-yang-berkembang\/","title":{"rendered":"Paham Yahudi Mesianik | Sebuah Tipuan yang Berkembang"},"content":{"rendered":"<h3 align=\"center\"><strong><em>Menggantikan Kebenaran dengan Paham Farisi Moderen<\/em><\/strong><\/h3>\n<p align=\"center\"><font color=\"#666666\"><em>Banyak orang<br \/>\nKristen tulus yang percaya bahwa ada nilai yang penting dalam semua<br \/>\nhal yang berbau Ibrani. <br \/>\nIni adalah sebuah tipuan Setan yang dimaksudkan untuk<br \/>\nmengalihkan perhatian mereka dari semua isu-isu yang <br \/>\nsangat penting yang dipertaruhkan pada hari-hari<br \/>\npenutupan sejarah bumi ini.<\/em><\/font><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"buying online\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/buying-online-3.png\" title=\"\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" align=\"right\" height=\"478\" width=\"500\">Apakah anda pernah melihat sebuah iklan untuk peralatan<br \/>\nelektronik baru yang mengagumkan yang dijamin dapat memecahkan masalah yang anda<br \/>\ndan semua orang di dunia ini miliki, yang sangat mengganggu? Anda tertarik dan<br \/>\nbersemangat karena peralatan yang baru ini akan meningkatkan kehidupan anda!<br \/>\nAnda <em>percaya<\/em> kepada sang penjual yang<br \/>\nramah dan karismatik. Anda dengan cepat menghubungi nomor telepon yang ada atau<br \/>\nmengklik link yang sudah disediakan. Dalam hitungan menit, anda membayarnya<br \/>\ndengan kartu kredit anda dan peralatan yang ajaib itu langsung terkirim ke<br \/>\ntempat anda! Dengan semangat anda menunggu sambil waspada! Akhirnya, kiriman<br \/>\nyang ditunggu-tunggu itu tiba! Ini dia! Ini dia! Namun, setelah membukanya, herannya<br \/>\nproduk ini hampir tidak &#8216;semengkilap&#8217; seperti yang diharapkan dan bahkan kurang<br \/>\nberguna. Anda merasa ditipu, bahkan mungkin menghubungi layanan pelanggan (dan tidak<br \/>\nberhasil), dan sekarang anda bersumpah untuk tidak pernah menjadi korban<br \/>\npenipuan pemasaran model ini lagi. Betapa banyaknya kisah pilu yang menyakitkan<br \/>\nhati seperti ini yang terjadi dalam hal-hal Rohani. Sejumlah besar orang<br \/>\nKristen yang tidak terhitung banyaknya  jatuh ke dalam perangkap yang sama ketika<br \/>\nsedang mencari <em>kebenaran<\/em>. Sebagian orang<br \/>\nmenerima firman dari pendeta atau pastor mereka sebagai kebenaran, dan menolak<br \/>\nuntuk mempelajari apa pun yang secara rohani tidak disetujui oleh para pendeta<br \/>\natau pastor mereka. Bagi sebagian orang yang lain, Setan memiliki tipuan halus<br \/>\nyang telah disiapkan yaitu: asumsi bahwa terang yang lebih besar dapat<br \/>\ndipelajari dari orang-orang Yahudi.<\/p>\n<p>Alkitab berisi sebuah peringatan yang serius: &#8220;Sadarlah<br \/>\ndan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa<br \/>\nyang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya&#8221; (1 Petrus 5: 8).<br \/>\nAlasan mengapa setan bertambah marah diungkapkan di dalam Wahyu 12:12: &#8220;Iblis<br \/>\ntelah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena <em>ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat<\/em>.&#8221;<\/p>\n<p>Mereka yang dengan rindu menanti kembalinya Sang<br \/>\nJuruselamat <em>akan<\/em> waspada. Seperti<br \/>\ngadis-gadis yang bijaksana, mereka telah memperhatikan panggilan bahwa Sang<br \/>\nMempelai datang. Dalam kasih mereka kepada-Nya, mereka telah mempersiapkan pelita<br \/>\nmereka, dan berusaha untuk membuat seluruh hidup mereka menjadi selaras dengan-Nya.<em>Itulah yang seharusnya dilakukan<\/em>.<br \/>\nSayangnya, banyak orang Kristen tulus yang beraliran konservatif yang telah<br \/>\ndialihkan dari isu-isu nyata di hari-hari terakhir ini dengan ajaran bahwa ada<br \/>\nmanfaat yang tersimpan di dalam segala hal yang berbau Ibrani \u2013 dan menjadi<br \/>\n(atau akan menjadi) semirip mungkin dengan kaum Yahudi dan mendukung <a href=\"\/winds-of-doctrine\/yerusalem-kunci-menuju-hari-kiamat.html\">negara Israel<\/a> sebagai umat pilihan Yahuwah.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"john hagee promoting messianic judaism\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/john-hagee-israel-3.jpg\" title=\"\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" align=\"left\" height=\"592\" width=\"410\">Pengajaran-pengajaran telah dikhotbahkan dan jutaan<br \/>\ndolar telah dikirim untuk mendukung negara Israel. John Hagee, seorang pendeta<br \/>\nsenior dari sebuah jemaat dengan 18.000an-anggota, adalah salah satu penasihat<br \/>\nterkenal dari keyakinan ini.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Pada bulan Februari 2006, Pastor John Hagee, Pendiri<br \/>\ndan Ketua Nasional dari Persekutuan Kristen untuk Israel, memutuskan bahwa sudah<br \/>\nwaktunya untuk membuat sebuah gerakan akar rumput nasional yang difokuskan untuk<br \/>\nmendukung Israel. Dia memanggil semua pemimpin Kristen di seluruh Amerika untuk<br \/>\nbergabung dengannya dalam meluncurkan gerakan baru ini. Lebih dari 400 pemimpin<br \/>\nKristen masing-masing mewakili denominasi, gereja-besar, pelayanan media,<br \/>\nperusahaan penerbitan, atau universitas Kristen menjawab panggilan itu dan Persekutuan<br \/>\nKristen untuk Israel lahir.<sup>1<\/sup><\/p>\n<p>Orang-orang yang lain, dalam keinginannya yang tulus<br \/>\nuntuk menjadi sekudus mungkin, mengadopsi banyak praktek-praktek para rabbi<br \/>\ndalam berpakaian dan dalam area-area yang lainnya. Mereka menambahkan ke dalam<br \/>\nkosa kata mereka kata-kata dan ungkapan-ungkapan dari bahasa Ibrani &#8211;<br \/>\nkadang-kadang sampai ke titik di mana orang-orang kesulitan memahami maksud<br \/>\nmereka. Mereka memperbanyak uang untuk membangun kembali bait suci di Yerusalem<br \/>\natau untuk membangun tempat perlindungan bom di Israel. Ini adalah pengalihan<br \/>\nutama yang telah menjadi bentuk yang sangat halus dari keyakinan keselamatan karena<br \/>\nperbuatan.<\/p>\n<p>Nabi Yoel telah melukiskan gambaran yang jelas dari<br \/>\ngenerasi akhir ketika dia menyatakan: &#8220;Banyak orang, banyak orang di<br \/>\nlembah penentuan! Ya, sudah dekat hari Yahuwah di lembah penentuan!&#8221;. (Yoel<br \/>\n3:14). Adalah merupakan sifat alami manusia untuk menginginkan &#8220;guru&#8221;<br \/>\nrohani, apakah itu dukun, imam, pendeta atau rabbi, untuk memberitahu kepada<br \/>\nseseorang <em>apa<\/em> yang harus diyakini.<br \/>\nTapi Yahuwah telah menetapkan bahwa tidak ada manusia manapun yang akan<br \/>\nmelakukan peran ini. Semua orang harus datang langsung kepada Sang Juruselamat<br \/>\nuntuk menerima air kehidupan. Kitab Suci mencatat: &#8220;Sebab beginilah firman Yahuwah semesta alam . . . .<br \/>\nsiapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya&#8221;. (Zakharia 2: 8).<\/p>\n<p>Berdasarkan hal ini, dan ayat-ayat lain yang<br \/>\nsejenis, banyak orang percaya bahwa jika mereka bisa menjadi semirip mungkin<br \/>\ndengan kaum Yahudi dalam kehidupan, dan berpakaian, dan dalam praktek, mereka<br \/>\nakan menyenangkan Yahuwah. Sayangnya, kebanyakan dari apa yang mereka adopsi<br \/>\nadalah <em>tradisi buatan manusia milik<br \/>\norang-orang Farisi<\/em>.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Dengan hancurnya Bait Suci (Thn 70 M) orang-orang<br \/>\nSaduki telah menjadi lenyap sama sekali, meninggalkan peraturan dari semua<br \/>\nurusan-urusan Yahudi di tangan orang-orang Farisi. Selanjutnya, kehidupan<br \/>\nbangsa Yahudi diatur oleh orang-orang Farisi; <em>seluruh sejarah paham Yahudi dibangun kembali dari sudut pandang orang<br \/>\nFarisi<\/em>, dan suatu hal yang baru diberikan kepada Sanhedrin yang terdahulu. <em>Sebuah rantai tradisi yang baru menggantikan<br \/>\ntradisi imam yang lama . . . Paham Farisi membentuk karakter paham Yahudi dan<br \/>\nkehidupan dan pemikiran orang-orang Yahudi di masa kemudian<\/em>.<sup>2<\/sup><\/p>\n<p>Mereka yang beralih ke tradisi-tradisi Yahudi untuk<br \/>\nmeningkatkan kehidupan rohani mereka, pada kenyataannya, beralih ke paham Farisi.<br \/>\nSarjana-sarjana Yahudi mengakui fakta bahwa agama Yahudi moderen adalah paham Farisi:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Paham Farisi menjadi Paham Talmud &#8230; [Namun] <em>semangat orang Farisi kuno bertahan tak<br \/>\nberubah<\/em>. Ketika orang Yahudi &#8230; mempelajari kitab Talmud, ia sebenarnya<br \/>\nmengulangi argumen-argumen yang digunakan di dalam akademi-akademi Palestina. .<br \/>\n. .  Semangat pengajaran [orang-orang<br \/>\nFarisi] masih tetap ada dan dianggap penting. . . . dari Palestina ke Babel;<br \/>\ndari Babel ke Afrika Utara, Italia, Spanyol, Perancis dan Jerman; dari<br \/>\ntempat-tempat ini semua ke Polandia, Rusia, dan Eropa Timur pada umumnya, paham<br \/>\nFarisi kuno telah berkembang.<sup>3<\/sup><\/p>\n<p>Teguran yang paling lantang dari Sang Juruselamat<br \/>\ndiarahkan kepada orang-orang Farisi. Dia menyebut mereka &#8220;pemimpin-pemimpin<br \/>\nbuta&#8221;, &#8220;orang bodoh dan buta&#8221;, &#8220;ular&#8221; dan &#8220;keturunan<br \/>\nular beludak&#8221;. Ketika menyebut orang-orang Farisi sebagai orang-orang<br \/>\n&#8220;munafik,&#8221; Yahushua menyamakan mereka dengan &#8220;kuburan yang<br \/>\ndilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang<br \/>\nsebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran&#8221;. (Matius<br \/>\n23:27).<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"jewish-cemetery\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/jewish-cemetery-3.jpg\" title=\"\"> <\/p>\n<p>Banyak orang Kristen tulus sekarang yang percaya<br \/>\nbahwa orang-orang Yahudi masih merupakan orang-orang spesial Yahuwah <em>karena orang-orang Yahudi mengatakan seperti<br \/>\nitu kepada mereka<\/em>. Namun, paham Yahudi moderen tidak lagi memiliki manfaat yang<br \/>\nlebih baik daripada rekan farisi kunonya. Mereka yang berpatokan kepada<br \/>\norang-orang Yahudi untuk mengkonfirmasi terang yang ada sebenarnya menjadikan<br \/>\ntradisi buatan manusia dan meninggikan kaum Yahudi melebihi posisi perintah<br \/>\nilahi. Yahushua dengan jelas telah memperingatkan hasil akhir bagi semua orang yang<br \/>\nberalih ke sumber ini untuk mendapat kebenaran:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang<br \/>\nFarisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan<br \/>\nSorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka<br \/>\nyang berusaha untuk masuk.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Celakalah kamu, hai<br \/>\nahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab<br \/>\nkamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang<br \/>\nsaja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia<br \/>\norang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri. (Matius 23:13 dan 15).<\/p>\n<p>Paham Farisi, yang adalah paham Yahudi moderen,<br \/>\nterdiri dari hukum dan tradisi buatan manusia. Orang-orang Yahudi memiliki<br \/>\nribuan hukum, tapi Yahuwah berkata bahwa Dia &#8220;membenci&#8221; tradisi-tradisi<br \/>\nini:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu dan Aku<br \/>\ntidak senang kepada perkumpulan rayamu.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Sungguh, apabila kamu mempersembahkan kepada-Ku<br \/>\nkorban-korban bakaran dan korban-korban sajianmu, Aku tidak suka, dan korban<br \/>\nkeselamatanmu berupa ternak yang tambun, Aku tidak mau pandang.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Jauhkanlah dari pada-Ku keramaian<br \/>\nnyanyian-nyanyianmu, lagu gambusmu tidak mau Aku dengar. (Amos 5: 21-23).<\/p>\n<p>Ini adalah &#8220;pertemuan kudus&#8221; yang ditetapkan<br \/>\noleh Yahuwah sendiri! Namun, cara mereka merayakannya telah menjadi begitu banyak<br \/>\ndilakukan dengan aturan dan hukum buatan manusia sehingga mereka justru<br \/>\nmenghancurkan esensi rohani dari apa yang Sang Pemberi Hukum itu maksudkan<br \/>\nmereka alami! Dalam usaha mereka untuk <br \/>\nmenjaga hukum ilahi dengan &#8220;sempurna&#8221;, orang-orang Farisi<br \/>\nmenambahkan begitu banyak aturan dan persyaratan tambahan. Mereka mengajarkan<br \/>\nbahwa aturan-aturan tambahan akan membuat seseorang bebas dari dosa. Misalnya, <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/menyibak-kegelapan-kapan-sebuah-hari-dimulai.html\">Sabat dari matahari terbenam<br \/>\nsampai matahari terbenam<\/a> yang tidak Alkitabiah. Sebuah sebutan yang disediakan khusus untuk<br \/>\nHari Pendamaian. Dalam upaya yang terlalu bersemangat untuk &#8220;menjaga pinggiran<br \/>\nhari Sabat&#8221; perayaan Sabat mingguan diperpanjang hingga menjadi sama<br \/>\ndengan Hari Pendamaian itu.<\/p>\n<p>Dalam<br \/>\nkata-kata-Nya yang bergema sampai hari ini, Yahushua mengecam karya-karya tambahan<br \/>\norang-orang Farisi, Dia berkata: &#8220;Mereka<br \/>\nmengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi<br \/>\nmereka sendiri tidak mau menyentuhnya&#8221;. (Matius 23: 4).<\/p>\n<p>Orang-orang yang tulus ini tidak tahu bahwa praktek-praktek<br \/>\nyang mereka adopsi didasarkan pada aturan dan tradisi buatan manusia. Mereka<br \/>\nberpikir, <em>kita telah menolak yang buruk<br \/>\ndan kembali ke Akar Ibrani<\/em>, tetapi akar itu tidak lebih dari Babel!<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"converting to messianic judaism\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/becoming-jewish-3.jpg\" title=\"\"> <\/p>\n<ul>\n<li>Menggunakan kata-kata berbahasa<br \/>\nIbrani tidak menciptakan kebenaran dalam pikiran anda.<\/li>\n<li>Memberikan uang untuk<br \/>\nmembangun kembali bait suci tidak membuat anda membeli tiket masuk ke Surga.<\/li>\n<li>Pindah ke Yerusalem (atau<br \/>\nIsrael) tidak memiliki manfaat penyelamatan.<\/li>\n<li>Kaum Yahudi moderen <em>bukanlah<\/em> otoritas tertinggi untuk<br \/>\nmengetahui apa yang menyenangkan bagi Yahuwah. Sebagian besar dari mereka<br \/>\nadalah orang-orang sekuler dan mereka yang tidak, bergantung pada perbuatan untuk<br \/>\nkeselamatan mereka sendiri.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pengembangan karakter tidak dipengaruhi dengan<br \/>\npakaian yang anda kenakan atau kata-kata bahasa Ibrani yang anda tambahkan ke<br \/>\ndalam kosakata anda atau dengan nama Ibrani yang anda gunakan untuk menyebut nama<br \/>\ndiri anda. Ini adalah hadiah yang diberikan kepada orang-orang yang imannya berpegang<br \/>\npada <a href=\"\/practical-godliness\/janjijanji-yang-sangat-besar-berharga.html\">janji-janji yang berharga<\/a>.<\/p>\n<p>Bahkan di hari-hari awal Kekristenan, ada sebuah kecenderungan<br \/>\ndi kalangan umat Yahudi untuk meninggikan keyakinan, praktek-praktek dan<br \/>\ntradisi-tradisi dari kelas konservatif: yaitu orang-orang Farisi. Kepada mereka<br \/>\nyang tertarik pada tradisi-tradisi manusia, Paulus menulis:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"pharisaism\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/proud-pharisee-1-3.jpg\" title=\"\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" align=\"left\" height=\"540\" width=\"500\"> <\/p>\n<p class=\"indenttext\">Karena sudah banyak orang<br \/>\nhidup tidak tertib, <em>terutama di antara<br \/>\nmereka yang berpegang pada hukum sunat<\/em>. Dengan omongan yang sia-sia mereka<br \/>\nmenyesatkan pikiran. Orang-orang semacam itu harus ditutup mulutnya, karena<br \/>\nmereka mengacau banyak keluarga dengan mengajarkan yang tidak-tidak untuk<br \/>\nmendapat untung yang memalukan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">. . . Karena itu tegorlah<br \/>\nmereka dengan tegas supaya mereka menjadi sehat dalam iman, <em>dan tidak lagi mengindahkan dongeng-dongeng<br \/>\nYahudi dan hukum-hukum manusia yang berpaling dari kebenaran. <\/em><\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Mereka mengaku mengenal Yahuwah,<em>tetapi dengan perbuatan mereka, mereka<br \/>\nmenyangkal Dia<\/em>. Mereka keji dan durhaka dan tidak sanggup berbuat sesuatu<br \/>\nyang baik. (Titus<br \/>\n1: 10-11, 13-14, 16).<\/p>\n<p>Ini adalah sebuah peringatan bagi mereka yang memandang<br \/>\nkepada orang-orang Yahudi sebagai penyimpan hikmat ilahi. Dengan menjadikan<br \/>\norang-orang Yahudi otoritas akhir atas hal-hal rohani, orang percaya dituntun<br \/>\nuntuk menolak kebenaran yang sama yang juga ditolak oleh orang-orang Yahudi.<br \/>\nSebuah contoh utama adalah  <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/sabat-lunar.html\">hari Sabat yang sejati<\/a>. Di bawah penganiayaan<br \/>\nRomawi yang berat setelah Konsili Nicea, orang-orang Yahudi meninggalkan Sabat<br \/>\nAlkitab ketika Hillel II &#8220;mereformasi&#8221; <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/sarjana-katholik-membenarkan.html\">kalender<\/a>. Kaum Yahudi, hari ini,<br \/>\nberibadah pada hari Sabtu berdasarkan kalender Gregorian [kalender masehi].<br \/>\nAkibatnya, jutaan orang Kristen yang tulus menganggap bahwa hari Sabtu adalah<br \/>\nhari Sabat yang Alkitabiah, dengan tidak ada alasan lain selain bahwa karena hari<br \/>\nitu dirayakan oleh orang-orang Yahudi dan, tentu saja orang-orang Yahudi tidak<br \/>\nakan beribadah pada hari apa pun kecuali pada hari Sabat yang sejati. Dengan<br \/>\ndemikian, <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/armagedon-perang-peribadatan.html\">ujian akhir<\/a> datang dan ditolak tanpa<br \/>\nalasan lain selain dari asumsi bahwa orang-orang Yahudi pasti memiliki<br \/>\nkebenaran karena mereka adalah orang Yahudi.<\/p>\n<p>Namun bagaimanapun juga, Alkitab, menyajikan sebuah<br \/>\nsudut-pandang yang sangat berbeda. Orang-orang Yahudi dari zaman kuno,<br \/>\norang-orang Yahudi di masa Sang Mesias dan orang-orang Yahudi pada zaman<br \/>\nsekarang, tidak memelihara hukum ilahi dengan cara yang Yahuwah maksudkan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Yahuwah telah memperingatkan kepada orang Israel dan<br \/>\nkepada orang Yehuda dengan perantaraan semua nabi dan semua tukang tilik:<br \/>\n&#8220;Berbaliklah kamu dari pada jalan-jalanmu yang jahat itu dan tetaplah<br \/>\nikuti segala perintah dan ketetapan-Ku, <em>sesuai<br \/>\ndengan segala undang-undang yang telah Kuperintahkan kepada nenek moyangmu<\/em><br \/>\ndan yang telah Kusampaikan kepada mereka dengan perantaraan hamba-hamba-Ku,<br \/>\npara nabi.&#8221; <em>Tetapi mereka tidak mau<br \/>\nmendengarkan<\/em>, melainkan mereka menegarkan tengkuknya seperti nenek<br \/>\nmoyangnya yang tidak percaya kepada Yahuwah, Eloah mereka. <em>Dan mereka menolak ketetapan-Nya dan perjanjian-Nya, yang telah<br \/>\ndiadakan dengan nenek moyang mereka, juga peraturan-peraturan-Nya yang telah diperingatkan-Nya<br \/>\nkepada mereka . . . sehingga mereka telah meninggalkan segala perintah Yahuwah,<br \/>\nEloah mereka<\/em> . . . . (2 Raja-raja 17: 13-16).<\/p>\n<p>Tradisi buatan manusia tidak menyucikan jiwa. Tradisi-tradisi<br \/>\nini hanya berfungsi untuk membuat seseorang merasa lebih unggul dari mereka<br \/>\nyang tidak melakukan hal yang sama.<\/p>\n<p>&#8220;Hukum Yahuwah itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan<br \/>\nYahuwah itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman&#8221;. (Mazmur 19: 7).<br \/>\nTradisi buatan manusia, aturan tambahan yang berdasarkan pada interpretasi<br \/>\nmanusia, membuat hukum ilahi menjadi rumit. Hukum Yahuwah itu sederhana dan<br \/>\nmudah. Yahushua menyisihkan semua tradisi orang Farisi dan mengklarifikasi sifat<br \/>\nalami dari keindahan, dan kebesaran namun sederhana dari hukum ilahi:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat,<br \/>\nbertanya untuk mencobai Dia: &#8220;Guru, hukum manakah yang terutama dalam<br \/>\nhukum Taurat?&#8221; <\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Jawab Yahushua kepadanya: &#8220;Kasihilah Yahuwah, Eloahmu,<br \/>\ndengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.<br \/>\nItulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama<br \/>\ndengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada<br \/>\nkedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.&#8221;  (Matius 22: 35-40).<\/p>\n<p>&#8220;Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa<br \/>\nyang baik. Dan apakah yang dituntut Yahuwah dari padamu: selain berlaku adil,<br \/>\nmencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Eloahmu?&#8221;. (Mikha<br \/>\n6: 8). Paulus menyatakan ketakutannya bahwa orang-orang percaya baru akan<br \/>\nberalih ke tradisi, dan menyisihkan kesederhanaan dari kebenaran itu: &#8220;Tetapi<br \/>\naku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati<br \/>\nkepada <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/mengapa-hanya-yahuwah-dan-yahushua.html\">Yahushua<\/a>, sama seperti Hawa<br \/>\ndiperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya&#8221;. (2 Korintus 11: 3).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"jerusalem\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/jerusalem-1-3.jpg\" title=\"\" style=\"text-align: justify; margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" align=\"right\" height=\"602\" width=\"400\">Mereka yang beralih pada tradisi-tradisi yang ditemukan<br \/>\ndalam paham Yahudi yang merujuk pada semua janji-janji yang dibuat untuk<br \/>\nIsrael, lupa bahwa janji-janji <em>itu selalu<br \/>\ndiberikan dalam kondisi ketaatan<\/em>. Israel menolak Yahuwah ketika mereka<br \/>\nmenuntut seorang raja: &#8220;Dan Yahuwah berfirman kepada Samuel:<br \/>\n&#8220;Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam segala hal yang dikatakan mereka<br \/>\nkepadamu, sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi <em>Akulah yang mereka tolak<\/em>, supaya jangan Aku menjadi raja atas<br \/>\nmereka&#8221;. (1 Samuel 8: 7). Fakta bahwa Yahuwah berpanjang sabar dengan<br \/>\nmereka bahkan setelah penolakan mereka terhadap Dia diringkas dalam ungkapan<br \/>\nyang sering diulang \u2013 \u2018demi hamba-Ku Daud\u2019. Tapi kasih ilahi tidak akan tinggal<br \/>\ndi tempat dimana hal itu tidak diinginkan. Meskipun mungkin berlama-lama tinggal<br \/>\ndisitu, kasih ilahi itu pada akhirnya akan, dengan sedih, mengikuti keinginan<br \/>\nhati yang bandel. Beberapa hari sebelum kematian Yahushua, dengan patah hati<br \/>\nDia berduka:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh<br \/>\nnabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu!<br \/>\nBerkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam<br \/>\nmengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau. Lihatlah<br \/>\nrumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi. Dan Aku berkata kepadamu:<br \/>\nMulai sekarang kamu tidak akan melihat Aku lagi, hingga kamu berkata:<br \/>\nDiberkatilah Dia yang datang dalam nama Yahuwah!&#8221; (Matius 23: 37-39).<\/p>\n<p>Peringatan Paulus terhadap &#8220;pengikut Yahudi&#8221;<br \/>\ndan orang-orang Kristen yang tulus dengan sepenuhnya sesuai dengan gambaran ini!<br \/>\nDengan jatuh ke dalam keyakinan bahwa ada, entah bagaimana, terdapat keuntungan<br \/>\ndalam menjadi lebih serupa dengan kaum Yahudi, dalam mengirimkan uang kepada<br \/>\nnegara Israel, dalam membangun seluruh pengertian tentang akhir zaman disekitar<br \/>\nasumsi bahwa Yahushua tidak akan kembali sampai orang-orang Yahudi semua<br \/>\nbertobat, orang-orang Kristen yang tulus sedang mempersiapkan diri untuk dikejutkan<br \/>\noleh kekejutan pada saat <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/kedatangan-kedua-bagian-1-reuni-kemenangan.html\">Kedatangan Kedua<\/a>. Yahushua memperingatkan:<br \/>\n&#8220;Lihatlah, Aku datang seperti pencuri&#8221;. (Wahyu 16:15). Ketika Dia<br \/>\nkembali, banyak orang Kristen akan terkejut karena mereka belum melihat pertobatan<br \/>\nmassal kaum Yahudi. Mereka menunda Kedatangan Kedua sama seperti hamba yang<br \/>\njahat yang berkata, &#8220;Tuanku memperlambat kedatangannya&#8221;.<\/p>\n<p>Janji-janji untuk Israel kuno sekarang tersedia<br \/>\nuntuk Israel rohani.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Sebab kamu semua adalah anak-anak Eloah karena iman<br \/>\ndi dalam Yahushua Yang Diurapi. Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Yahushua,<br \/>\ntelah mengenakan Yahushua. Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang<br \/>\nYunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan,<br \/>\nkarena kamu semua adalah satu di dalam Yahushua Yang Diurapi. Dan jikalau kamu<br \/>\nadalah milik Yahushua, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak mewarisi<br \/>\njanji itu. (Galatia 3: 26-29).<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"no jew or greek\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/no-jew-or-greek-3.jpg\" title=\"\"> <\/p>\n<p>Keselamatan masih tersedia untuk orang-orang Yahudi<br \/>\nsecara individu, tetapi berkat rohani sekarang berlaku untuk semua orang yang mau<br \/>\nmenerima berkat-berkat itu dan ini berlaku sampai penutupan sejarah bumi<br \/>\n&#8220;sampai genaplah zaman bangsa-bangsa lain itu&#8221;. (Lukas 21:24).<\/p>\n<p>Keselamatan adalah sebuah karunia dari anugerah<br \/>\nilahi. Mereka yang mencintai Sang Penebus mereka akan berusaha untuk menghormati<br \/>\nDia dalam keindahan kekudusan, terlepas dari aturan dan tradisi buatan manusia.<br \/>\nYahuwah mengajak mereka yang bekerja di bawah beban berat kuk farisi untuk<br \/>\nkembali kepada-Nya dan Dia akan memberi mereka kelegaan.<\/p>\n<p>&#8220;Datanglah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan<br \/>\nberbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu&#8221;. (Matius 11:28).<\/p>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\">\n<p><font face=\"Georgia\" size=\"3\"><span>Konten<br \/>\nTerkait:<\/span><\/font><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"\/winds-of-doctrine\/yerusalem-kunci-menuju-hari-kiamat.html\">Yerusalem: Kunci Menuju Hari<br \/>\nKiamat?<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<hr style=\"width: 100%\">\n<p><sup>1<\/sup> <a href=\"http:\/\/www.cufi.org\/site\/PageServer?pagename=about_pastor_john_hagee\" target=\"_blank\">http:\/\/www.cufi.org\/site\/PageServer?pagename=about_pastor_john_hagee<\/a><\/p>\n<p><sup>2<\/sup> \u201cPharisees,\u201d<em>The Jewish Encyclopedia<\/em>,<br \/>\nVol. IX, (1901-1906 ed.), hal. 666.<\/p>\n<p><sup>3<\/sup> Louis Finkelstein, <em>The Pharisees: The<br \/>\nSociological Background of their Faith,<\/em> Vol. 1, sambungan edisi<br \/>\npertama, hal. XXI, penekanan diberikan.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":223680,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-109665","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-makna-doktrin","wlc-content-directory-israel"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Paham Yahudi Mesianik | Sebuah Tipuan yang Berkembang - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Paham Yahudi Mesianik | Sebuah Tipuan yang Berkembang - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menggantikan Kebenaran dengan Paham Farisi Moderen Banyak orang Kristen tulus yang percaya bahwa ada nilai yang penting dalam semua hal yang berbau Ibrani. Ini adalah sebuah tipuan Setan yang dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian mereka dari semua isu-isu yang sangat penting yang dipertaruhkan pada hari-hari penutupan sejarah bumi ini. Apakah anda pernah melihat sebuah iklan untuk [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T14:35:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/messianic-judaism-poster-bahasa-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"13 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/\",\"name\":\"Paham Yahudi Mesianik | Sebuah Tipuan yang Berkembang - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/messianic-judaism-poster-bahasa-1.jpg\",\"datePublished\":\"2014-10-16T01:32:06+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T14:35:35+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/messianic-judaism-poster-bahasa-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/messianic-judaism-poster-bahasa-1.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Paham Yahudi Mesianik | Sebuah Tipuan yang Berkembang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Paham Yahudi Mesianik | Sebuah Tipuan yang Berkembang - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Paham Yahudi Mesianik | Sebuah Tipuan yang Berkembang - Worlds Last Chance","og_description":"Menggantikan Kebenaran dengan Paham Farisi Moderen Banyak orang Kristen tulus yang percaya bahwa ada nilai yang penting dalam semua hal yang berbau Ibrani. Ini adalah sebuah tipuan Setan yang dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian mereka dari semua isu-isu yang sangat penting yang dipertaruhkan pada hari-hari penutupan sejarah bumi ini. Apakah anda pernah melihat sebuah iklan untuk [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T14:35:35+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/messianic-judaism-poster-bahasa-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"13 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/","name":"Paham Yahudi Mesianik | Sebuah Tipuan yang Berkembang - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/messianic-judaism-poster-bahasa-1.jpg","datePublished":"2014-10-16T01:32:06+00:00","dateModified":"2025-08-21T14:35:35+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/messianic-judaism-poster-bahasa-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/messianic-judaism-poster-bahasa-1.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/messianic-judaism-a-growing-deception\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Paham Yahudi Mesianik | Sebuah Tipuan yang Berkembang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/109665","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109665"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/223680"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109665"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}