{"id":109651,"date":"2014-10-11T12:04:01","date_gmt":"2014-10-11T12:04:01","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-di-bawah-taurat-atau-di-bawah-kasih-karunia\/"},"modified":"2025-08-21T14:21:04","modified_gmt":"2025-08-21T14:21:04","slug":"di-bawah-taurat-atau-di-bawah-kasih-karunia","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/makna-doktrin\/di-bawah-taurat-atau-di-bawah-kasih-karunia\/","title":{"rendered":"Di bawah Taurat? atau di bawah Kasih Karunia?"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"kerusuhan\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/riot-new-1-2.jpg\" align=\"right\" height=\"283\" width=\"425\">Kita hidup di zaman yang dipenuhi dengan<br \/>\npemberontak yang keras kepala dan pembantah. <\/p>\n<p>Dosa telah berlangsung di dunia ini sejak<br \/>\njatuhnya Lucifer. Setan telah melanggar hukum Surgawi, dan sekarang dia ingin<br \/>\nsupaya semua orang menentang Yahuwah juga. Tapi apakah dia akan berhasil? <\/p>\n<p>Setan telah melakukan banyak taktik untuk<br \/>\nmendorong umat Yahuwah melanggar taurat ilahi. Metode yang paling efektif telah<br \/>\nmenggerogoti iman kita dan membuat kita percaya bahwa kita tidak perlu lagi<br \/>\nmenaati taurat Yahuwah ini. <\/p>\n<p>Banyak orang Kristen mengaku menghormati<br \/>\nYahushua dan firman-Nya; namun, tidak banyak yang tahu bahwa beberapa keyakinan<br \/>\nmereka telah menyesatkan  dan membutakan<br \/>\nmereka untuk mendukung pemberontakan Setan. <\/p>\n<p>Konsep &#8220;taurat dan kasih karunia&#8221;<br \/>\nsering disalahpahami dan, akibatnya, telah menyebabkan banyak orang tersandung.<br \/>\nPemahaman yang keliru tentang bagaimana anugrah ilahi berkaitan dengan taurat<br \/>\ntelah menyebabkan jutaan orang yang mengaku Kristen untuk percaya bahwa mereka<br \/>\ntidak perlu lagi menaati taurat. <\/p>\n<p>Untuk membebaskan diri kita dari kesalahan<br \/>\nini, kita harus memahami apa artinya berada &#8220;di bawah kasih karunia&#8221;<br \/>\nmenurut Kitab Suci. Apakah berada dibawah kasih karunia berarti kita tidak perlu<br \/>\nlagi melakukan Sepuluh Perintah? <\/p>\n<p class=\"indenttext\">Apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah<br \/>\nkita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu?<br \/>\nSekali-kali tidak! [terjemahan asli: Yahuwah melarang!] Lihat Roma 6: 1-2.<\/p>\n<p>Alkitab dengan jelas berkata: Kita<br \/>\nseharusnya tidak terus berbuat dosa karena kasih karunia. <\/p>\n<p>Tapi apakah dosa itu? <\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;&#8230; Dosa adalah pelanggaran hukum<br \/>\nYahuwah.&#8221; (1 Yohanes 3: 4) <\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"1 Yohanes 3: 4\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/under-grace-q1-bahasa.png\"> <\/p>\n<p>Anugerah, tidak membebaskan kita untuk<br \/>\nmelanggar taurat, karena berdasarkan definisinya dosa adalah pelanggaran<br \/>\nterhadap taurat Yahuwah. Jika kasih karunia [anugerah] membebaskan kita dari<br \/>\nkeharusan untuk menaati 10 Perintah maka itu berarti kasih karunia mengizinkan<br \/>\nkita untuk berbuat dosa! Yahuwah melarang ini. <\/p>\n<p>Alkitab mengatakan lebih lanjut tentang<br \/>\npelanggaran hukum [dosa]: <\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Upah dosa adalah maut&#8230;&#8221; (Roma<br \/>\n6:23) <\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Sebab barangsiapa menuruti seluruh<br \/>\nhukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap<br \/>\nsemuanya.&#8221; (Yakobus 2:10) <\/p>\n<p>Menaati taurat jelas sangat penting. Tapi di<br \/>\nsisi lain, kita tidak bisa diselamatkan hanya karena menaati taurat: <\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Sebab tidak seorang pun yang dapat<br \/>\ndibenarkan di hadapan Yahuwah oleh karena melakukan taurat&#8230;&#8221; (Roma 3:20)<\/p>\n<p>Alkitab dengan jelas berkata bahwa tidak ada<br \/>\nyang akan diselamatkan oleh karena melakukan Taurat. Lalu bagaimana kita<br \/>\ndiselamatkan? Bagaimana taurat berhubungan dengan kasih karunia? Wahyu 14:12<br \/>\nmengatakan bahwa orang-orang kudus akan mematuhi taurat Yahuwah dan beriman<br \/>\nkepada Yahushua. Hanya oleh karena kasih karunia Yahuwah mereka mampu menaati<br \/>\ntaurat itu. <\/p>\n<p class=\"indenttext\">Yang penting di sini adalah ketekunan<br \/>\norang-orang kudus, yang menuruti perintah Yahuwah, dan beriman kepada Yahushua.<br \/>\n(Lihat Wahyu 14:12.) <\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Kasih Karunia\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/grace-bahasa-1.png\" align=\"right\" height=\"280\" width=\"425\">Sebuah ayat yang secara umum telah<br \/>\ndisalahmengerti digunakan untuk menjelaskan kasih karunia: <\/p>\n<p class=\"indenttext\">Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh<br \/>\ndosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih<br \/>\nkarunia. (Lihat Roma 6:14.) <\/p>\n<p>Apa yang ayat ini katakan? Sebelum menarik<br \/>\nkesimpulan, mari kita lanjutkan ke ayat berikutnya:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Jadi bagaimana? apakah kita akan berbuat<br \/>\ndosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih<br \/>\nkarunia? Sekali-kali tidak! [asli: Yahuwah melarang]. Lihat Roma 6:15.<\/p>\n<p>Seperti yang kita lihat sebelumnya, dosa<br \/>\nadalah melanggar hukum Yahuwah (1 Yohanes 3: 4). Di ayat di atas, dikatakan<br \/>\n&#8220;apakah kita akan melanggar hukum Yahuwah karena kita berada di bawah<br \/>\nkasih karunia?&#8221; Jawabannya: &#8220;sekali-kali tidak!&#8221; dalam<br \/>\nterjemahan asli dikatakan: &#8220;Yahuwah melarang.&#8221; <\/p>\n<p>Taurat bertindak sebagai cermin untuk<br \/>\nmenunjukkan kepada kita di mana kita telah berdosa. <\/p>\n<p class=\"indenttext\">Oleh karena taurat aku mengenali dosa.<br \/>\n(Lihat Roma 7: 7). <\/p>\n<p>Taurat menunjukkan kepada kita di mana kita<br \/>\ntelah berdosa sehingga kita dapat kembali kepada Yahushua. Kita tidak menaati<br \/>\ntaurat agar supaya kita diselamatkan. Kita menaati taurat karena kita sudah<br \/>\ndiselamatkan. Menaati taurat adalah buah dari keselamatan kita, bukan akarnya.<br \/>\nKita diselamatkan oleh karena kasih karunia ilahi. <\/p>\n<p>Yahushua menaati taurat, dan ketika kita<br \/>\nmengenal Dia, kita akan menjadi semakin sama seperti Dia.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Barangsiapa berkata: aku mengenal Dia,<br \/>\ntetapi dia tidak melakukan perintah-Nya, ia adalah seorang pembohong, dan<br \/>\nkebenaran tidak ada di dalam dirinya.&#8221; (1 Yohanes 2: 4)<\/p>\n<p>Orang-orang kudus adalah mereka &#8220;yang<br \/>\nmematuhi perintah-perintah Yahuwah, dan beriman kepada Yahushua.&#8221; (Wahyu<br \/>\n14:12)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah<br \/>\nmati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan adalah mati.&#8221; (Yakobus 2:26)<\/p>\n<table style=\"margin-left: 10px\" align=\"center\" border=\"1\" cellpadding=\"5\" cellspacing=\"0\" height=\"\" width=\"700\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; padding: 7px; background-color: #fdfdfc\">\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Pria yang menepi oleh polisi karena melanggar hukum\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 5px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/pulled-over-police-2.jpg\" align=\"right\" height=\"266\" width=\"400\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Di bawah Taurat? atau di bawah Kasih Karunia? image\" style=\"margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/red-warning-sign-small-2.png\" align=\"left\" height=\"23\" width=\"25\"><\/p>\n<p>Sebuah mobil yang sedang melaju dihentikan<br \/>\noleh seorang polisi karena pengemudi mobil itu melanggar aturan lalu-lintas.<br \/>\nSopir yang sudah melanggar ini sudah sepantasnya dihukum. Tapi setelah meminta<br \/>\nbelas kasihan, polisi itu kemudian membiarkan pengemudi itu pergi dan hanya<br \/>\nmemberinya peringatan. Sopir itu sekarang di bawah belas kasihan sang polisi.<br \/>\nApakah sopir ini sekarang akan kembali melanggar aturan lalu-lintas karena dia<br \/>\ntelah berada di bawah belas kasihan sang polisi? Atau apakah dia sekarang akan<br \/>\nterdorong untuk lebih bertanggung jawab dan menaati lalu-lintas oleh karena<br \/>\nbelas kasihan yang telah dia terima?<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Semuanya ini diawali dengan satu dosa.<br \/>\nKarena hukum telah dilanggar, Yahushua memilih untuk membayar hukuman mati<br \/>\nuntuk menebus kita. Jadi setelah kematian-Nya, taurat tidak berlaku lagi?<br \/>\nYahushua sendiri, terus menaati taurat.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Jikalau kamu menuruti perintah-Ku,<br \/>\nkamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku, dan<br \/>\ntinggal di dalam kasih-Nya.&#8221; (Yohanes 15:10)<\/p>\n<p>Bagaimana kasih kita kepada Yahushua<br \/>\ndiungkapkan?<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan<br \/>\nmenuruti segala perintah-Ku.&#8221; (Yohanes 14:15)<\/p>\n<p>Bagaimana hubungan kita dengan Yahushua<br \/>\ndiperjelas?<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Barangsiapa berkata: aku mengenal Dia,<br \/>\ntetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pembohong, dan<br \/>\nkebenaran tidak ada di dalam dirinya.&#8221; (1 Yohanes 2: 4)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Pada hari terakhir banyak orang akan berseru<br \/>\nkepada-Ku: Tuan, Tuan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu? dan mengusir setan<br \/>\ndemi nama-Mu? dan melakukan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah<br \/>\nAku akan berterus terang  dan berkata:<br \/>\nAku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat<br \/>\nkejahatan [pelanggar hukum]. (Lihat Matius 7: 22-23).<\/p>\n<p>Jika kita benar-benar mengasihi Yahuwah,<br \/>\nkita akan terus mencari kasih karunia-Nya yang memampukan kita untuk melakukan<br \/>\nsemua taurat-Nya.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Sebab inilah kasih kepada Yahuwah, yaitu,<br \/>\nbahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak<br \/>\nberat. (Lihat 1 Yohanes 5: 3).<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"happy family\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/wi4hVMcA-family-2.jpg\"><\/p>\n","protected":false},"featured_media":223585,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-109651","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-makna-doktrin","wlc-content-directory-torah-the-10-commandments"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Di bawah Taurat? atau di bawah Kasih Karunia? - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Di bawah Taurat? atau di bawah Kasih Karunia? - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kita hidup di zaman yang dipenuhi dengan pemberontak yang keras kepala dan pembantah. Dosa telah berlangsung di dunia ini sejak jatuhnya Lucifer. Setan telah melanggar hukum Surgawi, dan sekarang dia ingin supaya semua orang menentang Yahuwah juga. Tapi apakah dia akan berhasil? Setan telah melakukan banyak taktik untuk mendorong umat Yahuwah melanggar taurat ilahi. Metode [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T14:21:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/under-the-law-or-under-grace-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/\",\"name\":\"Di bawah Taurat? atau di bawah Kasih Karunia? - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/under-the-law-or-under-grace-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2014-10-11T12:04:01+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T14:21:04+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/under-the-law-or-under-grace-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/under-the-law-or-under-grace-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Di bawah Taurat? atau di bawah Kasih Karunia?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Di bawah Taurat? atau di bawah Kasih Karunia? - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Di bawah Taurat? atau di bawah Kasih Karunia? - Worlds Last Chance","og_description":"Kita hidup di zaman yang dipenuhi dengan pemberontak yang keras kepala dan pembantah. Dosa telah berlangsung di dunia ini sejak jatuhnya Lucifer. Setan telah melanggar hukum Surgawi, dan sekarang dia ingin supaya semua orang menentang Yahuwah juga. Tapi apakah dia akan berhasil? Setan telah melakukan banyak taktik untuk mendorong umat Yahuwah melanggar taurat ilahi. Metode [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T14:21:04+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/under-the-law-or-under-grace-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/","name":"Di bawah Taurat? atau di bawah Kasih Karunia? - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/under-the-law-or-under-grace-bahasa.jpg","datePublished":"2014-10-11T12:04:01+00:00","dateModified":"2025-08-21T14:21:04+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/under-the-law-or-under-grace-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/under-the-law-or-under-grace-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/under-the-law-or-under-grace\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Di bawah Taurat? atau di bawah Kasih Karunia?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/109651","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109651"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/223585"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109651"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}