{"id":109574,"date":"2014-03-10T08:14:32","date_gmt":"2014-03-10T08:14:32","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-api-kekal-itu-ada\/"},"modified":"2025-08-21T13:25:32","modified_gmt":"2025-08-21T13:25:32","slug":"api-kekal-itu-ada","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/makna-doktrin\/api-kekal-itu-ada\/","title":{"rendered":"Api Kekal itu Ada!"},"content":{"rendered":"<h2 align=\"center\"><font color=\"#3366cc\"><br \/>\nKebenaran<br \/>\nAlkitabiah yang mengejutkan<\/p>\n<p><\/font><\/h2>\n<p align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"eternal fire\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/eternal-fire-q1a-bahasa.jpg\" height=\"219\" width=\"600\"><\/p>\n<p>\nKebenaran-kebenaran<br \/>\nAlkitab sangat luas, mendalam dan selaras. Terkadang, ayat-ayat tertentu dapat<br \/>\ntampak bertentangan dengan ayat-ayat lainnya karena adanya pemahaman yang salah<br \/>\natau kurangnya pengetahuan. Salah satu yang menyebabkan kebingungan yang meluas<br \/>\nyakni menyangkut <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/kedatangan-kedua-bagian-3-kebinasaan-orang-fasik.html\">upah<br \/>\norang fasik<\/a>. Alkitab mengajarkan, \u201cOrang mati<br \/>\ntidak tahu apa-apa.\u201d  (Lihat Pengkhotbah<br \/>\n9:5, 6). Namun, Alkitab juga<br \/>\nmengajarkan tentang api kekal yang menghanguskan yang tidak pernah padam.<br \/>\nKebenaran kedua hal yang selaras ini, yang tampaknya merupakan hal yang<br \/>\nbertentangan adalah indah dan meneguhkan iman.<\/p>\n<p>Kitab Yesaya<br \/>\nmemiliki kunci untuk memecahkan teka-teki ini. Kitab Yesaya menanyakan sebuah<br \/>\npertanyaan: \u201cOrang-orang yang berdosa terkejut di Sion; orang-orang murtad<br \/>\ndiliputi kegentaran. Mereka berkata: \u201cSiapakah di antara kita yang dapat<br \/>\ntinggal dalam api yang menghabiskan ini? Siapakah di antara kita yang dapat<br \/>\ntinggal di perapian yang abadi ini?\u201d  (Yesaya<br \/>\n33:14, KJV) Hal ini, dalam arti tertentu, merupakan sebuah pertanyaan yang<br \/>\nmenjebak untuk orang yang dapat hidup di dalam api? Tetapi, ayat berikutnya<br \/>\nmengandung jawaban:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Orang yang hidup<br \/>\ndalam kebenaran, yang berbicara dengan jujur, yang menolak untung hasil<br \/>\npemerasan, yang mengebaskan tangannya, supaya jangan menerima suap, yang<br \/>\nmenutup telinganya, supaya jangan mendengarkan rencana penumpahan darah, yang<br \/>\nmenutup matanya, supaya jangan melihat kejahatan, <\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Dialah<br \/>\nseperti orang yang tinggal aman di tempat-tempat tinggi, bentengnya ialah kubu<br \/>\ndi atas bukit batu, rotinya disediakan, air minumnya terjamin.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Engkau akan<br \/>\nmemandang Raja dalam semarak-Nya, akan melihat negeri yang terbentang jauh. (Yesaya<br \/>\n33:15-17, NKJV)<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"It is the righteous who will live and rejoice in everlasting burnings.  Only a holy people can live with a holy Eloah, \u201cFor our Eloah is a consuming fire.\u201d  (Hebrews 12:29)\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/eternal-fire-q2-bahasa.png\" align=\"left\" height=\"313\" width=\"377\">Itulah orang<br \/>\nbenar yang akan <em>hidup<\/em> dan <em>bersukacita<\/em> dalam perapian kekal.  Hanya orang-orang kudus yang dapat hidup<br \/>\ndengan Eloah yang kudus, \u201cSebab Eloah kita adalah api yang menghanguskan.\u201d (Ibrani<br \/>\n12:29)<\/p>\n<p>Yahuwah adalah<br \/>\nsumber dari segala kehidupan. \u201cSebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak,<br \/>\nkita ada.\u201d (Kisah Para Rasul 17:28) Energi yang murni mengalir dari-Nya di<br \/>\ndalam semburan yang tak terputus. Ada beberapa kali di Alkitab yang menjelaskan<br \/>\nkehadiran Yahuwah Sendiri. Setiap kali, kemunculan sumber terang, kehidupan dan<br \/>\nenergi yang kudus ini, digambarkan sebagai \u201capi.\u201d <\/p>\n<p>Sebelum<br \/>\nkejatuhannya, Lucifer adalah kerub<br \/>\nyang berjaga. Sinar terang yang tanpa henti dan energi yang mengalir dari Sang<br \/>\nPencipta memandikan dia dalam cahaya tanpa matahari yang abadi. Sebagai kerub<br \/>\nyang berjaga, Lucifer diam di dalam api kekal dari hadirat langsung Yang<br \/>\nMahakuasa. Ia hidup tanpa cedera dalam api itu.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Kuberikan<br \/>\ntempatmu dekat kerub yang berjaga, di gunung kudus Elohim <em>engkau berada dan berjalan-jalan di tengah batu-batu yang<br \/>\nbercahaya-cahaya.<\/em><\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Engkau tak<br \/>\nbercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat<br \/>\nkecurangan padamu. (Yehezkiel 28:14 dan 15.)<\/p>\n<p>Di dalam<br \/>\npenglihatannya, nabi Daniel diperlihatkan gambaran sekilas tentang ruang takhta<br \/>\nSorgawi dimana kemuliaannya mengalir dari Yahuwah yang tampak seperti sungai<br \/>\napi:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Sementara aku<br \/>\nterus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya;<br \/>\npakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba;<br \/>\nkursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\"><em>Suatu sungai api timbul dan mengalir dari<br \/>\nhadapan-Nya<\/em>; seribu kali beribu-ribu melayani Dia,<br \/>\ndan selaksa kali berlaksa-laksa berdiri di hadapan-Nya. Lalu duduklah Majelis<br \/>\nPengadilan dan dibukalah Kitab-kitab. (Daniel 7:9 dan 10, KJV).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Burning Bush\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/burning-bush-1-5.jpg\" align=\"right\" height=\"238\" width=\"450\">Demikian juga, ketika<br \/>\nYahushua di dalam wujud sebelum<br \/>\nmenjadi manusia, Ia terkadang muncul dengan api. <\/p>\n<p class=\"indenttext\">Adapun Musa, ia<br \/>\nbiasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya, imam di Midian. Sekali<br \/>\nketika ia menggiring kambing domba itu ke seberang padang gurun, sampailah ia<br \/>\nke gunung Elohim, yakni gunung Horeb. Lalu Malaikat Yahuwah menampakkan diri<br \/>\nkepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan<br \/>\ntampaklah; semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api. (Keluaran 3:1, 2)<\/p>\n<p>Kemudian, ketika<br \/>\nYahuwah Sendiri datang ke gunung Sinai untuk menyampaikan hukum-Nya, Ia datang<br \/>\ndalam api yang cemerlang yang bagi orang banyak tampak seolah-olah seluruh<br \/>\ngunung terbakar: \u201cGunung Sinai ditutupi seluruhnya dengan asap, karena Yahuwah<br \/>\nturun ke atasnya dalam api; asapnya membubung seperti asap dari dapur, dan<br \/>\nseluruh gunung itu gemetar sangat.\u201d (Keluaran 19:18)<\/p>\n<p>Karena<br \/>\nYahuwah<br \/>\nSendiri adalah api yang menghanguskan, semakin seseorang dekat kepada-Nya, semakin<br \/>\nia dekat kepada perapian kekal. Setelah menghabiskan 40 hari dalam hadirat<br \/>\nilahi di gunung Sinai, wajah Musa mencerminkan kemuliaan ilahi karena ia telah<br \/>\nmelihat sampai ketingkat tersebut sehingga orang ketakutan olehnya.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Ketika Musa<br \/>\nturun dari gunung Sinai . . . tidaklah ia tahu, bahwa kulit mukanya bercahaya<br \/>\noleh karena ia berbicara dengan Yahuwah. Ketika Harun dan segala orang Israel<br \/>\nmelihat Musa, tampak kulit mukanya bercahaya, maka takutlah mereka mendekati<br \/>\ndia.  <\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Tetapi Musa<br \/>\nmemanggil mereka dan . . . diselubunginyalah mukanya.  <\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Tetapi apabila<br \/>\nMusa masuk menghadap Yahuwah untuk berbicara dengan Dia, ditanggalkannyalah<br \/>\nselubung itu sampai ia keluar; dan apabila ia keluar dikatakannyalah kepada<br \/>\norang Israel apa yang diperintahkan kepadanya. Apabila orang Israel melihat<br \/>\nmuka Musa, bahwa kulit muka Musa bercahaya, maka Musa menyelubungi mukanya<br \/>\nkembali sampai ia masuk menghadap untuk berbicara dengan Yahuwah. (Keluaran<br \/>\n34:29-31, 33-35).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Bible Study\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/couple-bible-study-1a-5.jpg\" align=\"left\" height=\"300\" width=\"450\">Hadirat Yahuwah adalah<br \/>\napi yang kekal di mana hanya orang benar dan kudus yang dapat bertahan. Apabila<br \/>\ndosa ada di dalam hadirat Yahuwah, api kekal yang menghanguskan dari Eloah yang<br \/>\nkudus akan menghanguskannya. Orang-orang dengan hati yang tidak kudus akan<br \/>\ntakut dengan adanya perapian kekal. Ketika Yahuwah berbicara dari gunung Sinai,<br \/>\norang-orang menjadi panik.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Seluruh bangsa<br \/>\nitu menyaksikan guruh mengguntur, kilat sabung-menyabung, sangkakala berbunyi<br \/>\ndan gunung berasap. Maka bangsa itu takut dan gemetar dan mereka berdiri<br \/>\njauh-jauh. Mereka berkata kepada Musa:\u201dEngkaulah berbicara dengan kami, maka<br \/>\nkami akan mendengarkan; tetapi janganlah Elohim berbicara dengan kami, nanti<br \/>\nkami mati.  (Keluaran 20:18, 19)<\/p>\n<p>Satu-satunya hal<br \/>\nyang api Yahuwah hanguskan adalah dosa \u2013 dan orang-orang berdosa, jika mereka<br \/>\nmemilih untuk melekat kepada dosa. Hal ini secara nyata ditunjukkan menurut<br \/>\npengalaman Nadab dan Abihu. \u201cKemudian anak-anak Harun, Nadab dan Abihu, masing-masing<br \/>\nmengambil perbaraannya, membubuh api ke dalamnya serta menaruh ukupan di atas<br \/>\napi itu. Dengan demikian mereka mempersembahkan ke hadapan Yahuwah api yang<br \/>\nasing yang tidak diperintahkan-Nya kepada mereka. Maka keluarlah api dari<br \/>\nhadapan Yahuwah, lalu menghanguskan keduanya, sehingga mati di hadapan<br \/>\nYahuwah.\u201d (Imamat 10:1, 2).<\/p>\n<p>Nadab dan Abihu telah<br \/>\ndihormati di hadapan semua orang Israel. Mereka telah terpilih, bersama ayah<br \/>\nmereka dan seisi rumah ayah mereka, untuk melayani Yahuwah secara langsung<br \/>\nsebagai imam-imam. Tetapi kehormatan tinggi yang diberikan kepada mereka tidak<br \/>\nmembuat mereka dipenuhi dengan penghormatan, kasih dan kekaguman. Karena dengan<br \/>\nterang-terangan melanggar hukum Yahuwah yang kudus, mereka terbunuh oleh api<br \/>\nyang keluar dari Yahuwah. Namun Alkitab berisi detail menarik yang<br \/>\nmengungkapkan banyak hal tentang nyala api kekal. \u201cKemudian Musa memanggil<br \/>\nMisael dan Elsafan, anak-anak Uziel, paman Harun, lalu berkatalah ia kepada<br \/>\nmereka, \u2018Datang ke mari, angkatlah saudara-saudaramu ini dari depan tempat<br \/>\nkudus ke luar perkemahan.\u2019 Mereka datang, dan <em>mengangkat keduanya, masih berpakaian kemeja<\/em>, ke luar perkemahan,<br \/>\nseperti yang dikatakan Musa.\u201d (Imamat 10:4, 5).<\/p>\n<p>Sangat menarik!  Kedua orang ini yang telah \u201cdilahap\u201d oleh \u201capi\u201d<br \/>\nyang keluar dari Yahuwah masih berpakaian kemeja! Jika seseorang mengarahkan<br \/>\npelempar api pada anda yang cukup lama membunuh anda, bagaimanakah anda<br \/>\nberpikir bahwa pakaian anda akan baik-baik saja?  Pakaian anda akan terbakar lebih cepat dari<br \/>\npada tubuh anda, yang sebagian besarnya terdiri dari air!<\/p>\n<p>Hal kecil, yang<br \/>\nseringkali diabaikan ini, memberikan wawasan menarik tentang nyala api kekal<br \/>\ndari hadirat Yahuwah. Api Yahuwah<br \/>\nbukanlah sebuah api dari pembakaran. Ketika Sadrakh,<br \/>\nMesakh, dan Abednego, tiga teman-teman Daniel, dijatuhi hukuman dibakar sampai<br \/>\nmati dalam tungku api karena menolak untuk sujud dan menyembah berhala raja Nebukadnezar<br \/>\nyang telah didirikan di dataran Dura, mereka dicampakkan dengan pakaian lengkap:<br \/>\n\u201cLalu diikatlah ketiga orang itu, dengan jubah, celana, topi dan<br \/>\npakaian-pakaian mereka yang lain, dan dicampakkan ke dalam perapian yang<br \/>\nmenyala-nyala.\u201d (Daniel 3:21, KJV).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"large swirl of fire\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/fire-swirl-5.jpg\" align=\"left\" height=\"375\" width=\"375\">Ada sesuatu <em>yang<\/em> hangus: tali yang mengikat mereka. Orang-orang<br \/>\nitu sendiri tidak terluka. Bahkan pakaian mereka tidak rusak! <\/p>\n<p class=\"indenttext\">Lalu keluarlah<br \/>\nSadrakh, Mesakh, dan Abednego dari api itu. Dan para wakil raja, para penguasa,<br \/>\npara bupati dan para menteri raja datang berkumpul; mereka melihat, bahwa tubuh<br \/>\norang-orang ini tidak mempan oleh api itu, bahwa rambut di kepala mereka tidak<br \/>\nhangus, jubah mereka tidak berubah apa-apa, bahkan bau kebakaran pun tidak ada<br \/>\npada mereka. (Daniel<br \/>\n3:26 dan 27, KJV)<\/p>\n<p>Rahasia dari<br \/>\nkeberanian orang-orang ini, pahlawan-pahlawan Sorga, jawabannya sederhana: mereka<br \/>\nberdiri dalam hadirat Anak Yahuwah!<\/p>\n<p>Tetapi ketiga<br \/>\norang itu, yakni Sadrakh, Mesakh, dan Abednego, jatuh ke dalam perapian yang<br \/>\nmenyala-nyala itu dengan terikat.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Kemudian<br \/>\nterkejutlah raja Nebukadnezar lalu bangun dengan segera; berkatalah ia kepada<br \/>\npara menterinya: \u201cBukankah tiga orang yang telah kita campakkan dengan terikat<br \/>\nke dalam api itu?\u201d<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Jawab mereka<br \/>\nkepada raja, \u201cBenar, ya raja.\u201d<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Katanya:\u201d tetapi<br \/>\nada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di tengah-tengah api itu;<br \/>\nmereka tidak terluka, dan yang keempat itu rupanya seperti Anak El.\u201d (Daniel<br \/>\n3:23-25)<\/p>\n<p>Semua orang yang<br \/>\ntelah menyerahkan kehendak-kehendak mereka dan hidup selaras dengan hukum ilahi<br \/>\ndapat hidup, tidak terluka, di dalam api dari hadirat Yang Mahakuasa yang<br \/>\nmenghanguskan. Karena taat kepada Hukum Yahuwah,<br \/>\ntiga pasukan istimewa itu dapat hidup di dalam hadirat perapian kekal yang<br \/>\nkudus dan nyala api <em>tidak<\/em> berkuasa<br \/>\natas mereka.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"The eternal burnings of Yah's presence consume away all sin and selfishness.\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/eternal-fire-q3-bahasa.png\" align=\"right\" height=\"153\" width=\"330\">Perapian kekal<br \/>\ndari hadirat Yahuwah<br \/>\nmenghanguskan semua dosa dan keegoisan. Dosa terdiri dari 1) Dusta dan seringkali<br \/>\n2) kekuatan (di pihak Setan).  Setan adalah<br \/>\nbapa segala dusta, tetapi kenyataannya, kebenaran kekal yang keluar dari Dia<br \/>\nyang diam dalam api yang menghanguskan, akan menghancurkan dusta. Kekuatannya<br \/>\nditaklukan oleh kasih ilahi. <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/roh-kudus-hadirat-yahuwah.html\">Roh<br \/>\nKudus<\/a> adalah Kebenaran dan Kasih. Pada Hari<br \/>\nPentakosta, Roh Kudus memenuhi orang-orang percaya yang berkumpul.  \u201cDan tampaklah kepada mereka <a href=\"\/winds-of-doctrine\/berbahasa-roh-a.html\">lidah-lidah<\/a><br \/>\nseperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka<br \/>\npenuhlah mereka dengan Roh Kudus.\u201d<br \/>\n(Kisah<br \/>\nPara Rasul 2:3, 4, KJV).<br \/>\nOrang-orang percaya mula-mula ini tidak hangus oleh api ilahi. Setelah itu, mereka<br \/>\nbersatu dalam kasih dan menyebarkan injil Kerajaan Sorga ke seluruh dunia.<\/p>\n<p>Doktrin tentang <a href=\"\/winds-of-doctrine\/neraka-semua-pemahaman-yang-anda-dapatkan-salah-saudara.html\">neraka<br \/>\nabadi yang menghanguskan<\/a> didasarkan pada alasan<br \/>\npalsu: bahwa Adam dan Hawa diberikan kehidupan kekal saat Penciptaan. Dengan<br \/>\ndemikian, maka penalaran yang berlaku, ketika mereka berdosa dan telah dijatuhi<br \/>\nhukuman, Yahuwah tidak memiliki pilihan selain mengirim mereka ke kehidupan<br \/>\nkekal di dalam api neraka. Kepercayaan tersebut tidak didasarkan pada Alkitab.<br \/>\nMenurut maksud Yahuwah, 1 Timotius 6:16 menyatakan dengan tegas: \u201cDialah<br \/>\nsatu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak<br \/>\nterhampiri. Seorang pun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat<br \/>\nmelihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal.\u201d<\/p>\n<p>\u201cYahuwah adalah<br \/>\nkasih.\u201d (1 Yohanes 4:8).  Ia juga menyukai <em>keadilan<\/em>.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Beginilah firman<br \/>\nYahuwah, \u201cJanganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah<br \/>\norang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena<br \/>\nkekayaannya;<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Tetapi siapa<br \/>\nyang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan<br \/>\nmengenal Aku, bahwa Akulah Yahuwah yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan<br \/>\nkebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman Yahuwah. (Yeremia<br \/>\n9:23 dan 24).<\/p>\n<p>Sebagai Eloah yang<br \/>\npenuh kasih dan keadilan, Yahuwah tidak ingin memberikan kehidupan kekal kepada<br \/>\nsetiap orang saat mereka masih di bawah masa pencobaan, dalam menentukan<br \/>\npilihan mereka untuk melayani Dia atau bergabung dengan Setan dalam<br \/>\npemberontakan.  Yahuwah bahkan tidak<br \/>\ningin orang berdosa yang paling buruk sekali pun menderita selamanya di dalam<br \/>\npenderitaan. Hal ini bukanlah<br \/>\nkasih <em>atau<\/em> keadilan!<\/p>\n<table align=\"left\" height=\"277\" border=\"0\" cellspacing=\"15\" width=\"265\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"Gavel &amp; Scales of Justice\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/gavel-scales.jpeg-5.jpg\" height=\"NaN\" border=\"0\" width=\"400\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Kehidupan kekal adalah sebuah karunia. Itu diberikan hanya kepada orang-orang yang  menang melalui iman di dalam jasa-jasa Yahushua. Hukuman orang-orang yang memilih untuk melekat kepada dosa bukanlah kehidupan kekal di dalam penyiksaan.  Melainkan kematian.<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Kehidupan kekal<br \/>\nadalah sebuah <em>karunia<\/em>.<br \/>\nItu diberikan hanya kepada orang-orang yang menang melalui iman di dalam<br \/>\njasa-jasa Yahushua. \u201cSebab upah dosa ialah maut; <em>tetapi karunia Yahuwah ialah hidup yang kekal <\/em>dalam Yahushua Yang<br \/>\nDiurapi, Tuan kita.\u201d (Roma 6:23).<br \/>\nHukuman orang-orang yang<br \/>\nmemilih untuk melekat kepada dosa bukanlah kehidupan kekal di dalam penyiksaan.<br \/>\nMelainkan kematian. Kehidupan kekal diberikan hanya kepada mereka yang memilih<br \/>\nuntuk tunduk kepada Hukum Kasih ilahi yang penuh kebajikan. <\/p>\n<p>Alkitab<br \/>\nmengungkapkan bagaimana hal ini dilakukan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Karena itu<br \/>\ntunduklah kepada Yahuwah, dan lawanlah iblis, maka ia akan lari dari padamu. Mendekatlah<br \/>\nkepada Yahuwah, dan ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu<br \/>\norang-orang berdosa! Dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!<br \/>\nRendahkanlah dirimu di hadapan Yahuwah, dan Ia akan meninggikan kamu. (Yakobus<br \/>\n4:7, 8 dan 10).<\/p>\n<p>Semua orang yang<br \/>\nmengizinkan api kekal menghanguskan dosa-dosa dan kotoran mereka akan diberikan<br \/>\nsebuah kehidupan yang diukur dengan kehidupan Yahuwah. Api hadirat Yahuwah akan<br \/>\nmembakar sepanjang kekekalan. Itu adalah janji! \u201cDan kota itu tidak memerlukan matahari<br \/>\ndan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Yahuwah meneranginya dan Anak<br \/>\nDomba adalah lampunya.\u201d (Wahyu<br \/>\n21:23). Orang yang telah<br \/>\nditebus akan hidup dalam hari kekekalan tanpa cahaya matahari, bersukacita<br \/>\ndalam hadirat Yahuwah. Mereka dapat hidup ditengah-tengah perapian kekal karena<br \/>\nmereka telah menyerahkan kehendak-kehendak mereka, membiarkan dosa mereka<br \/>\nmenjadi hangus di dalam api pemurnian.<\/p>\n<p>Sebuah<br \/>\nkelompok belajar Alkitab wanita membaca seluruh kitab<br \/>\nMaleakhi. Ketika kelompok itu mempelajari pasal yang ketiga, para wanita<br \/>\ntertarik dengan sebuah janji yang membahas masalah ini:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Siapa yang dapat<br \/>\ntahan akan <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/kedatangan-kedua-bagian-1-reuni-kemenangan.html\">hari<br \/>\nkedatangan-Nya<\/a>? Dan siapakah yang<br \/>\ndapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri?  Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan<br \/>\nseperti sabun tukan penatu. Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan<br \/>\nmentahirkan perak . . . menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak,<br \/>\nsupaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada<br \/>\nYahuwah. (Maleakhi 3:2, 3).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"All who allow the eternal fires to consume away their sin and dross will be given a life that measures with the life of Yah.\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/eternal-fire-q4-bahasa.png\" align=\"right\" height=\"280\" width=\"344\">Karena tidak<br \/>\nmemahami proses pemurnian perak, para wanita itu ingin lebih belajar lagi<br \/>\nsehingga mereka dapat sepenuhnya memahami proses yang digambarkan di dalam<br \/>\nAlkitab.  Salah satu wanita, yang<br \/>\nmengenal seorang tukang perak, menawarkan diri untuk pergi dan mengamati dan<br \/>\nmelaporkan kembali kepada kelompok apa yang ia telah pelajari. Setelah membuat<br \/>\nperjanjian dengan tukang perak itu untuk melihat pekerjaannya, tibalah waktu<br \/>\nyang telah disepakati. <\/p>\n<p>Dengan memegang<br \/>\nsepotong perak di atas api yang menyala, tukang perak menjelaskan bahwa, saat<br \/>\npemurnian perak, perlu untuk memegangnya di tengah-tengah api di nyala api yang<br \/>\nterpanas untuk membakar habis semua kotoran. Wanita itu bertanya kepada tukang<br \/>\nperak jika benar bahwa ia harus tetap dalam posisi tersebut, dengan api, di<br \/>\nsepanjang waktu perak itu sedang dimurnikan di dalam api. <\/p>\n<p>Pria itu<br \/>\nmenjawab, \u201cYa. Saya tidak hanya harus tetap memegang perak tersebut, tetapi<br \/>\nsaya juga tetap memperhatikannya di sepanjang waktu itu. Apabila perak itu<br \/>\nditinggalkan dalam waktu yang begitu lama, perak itu akan hancur.\u201d<\/p>\n<p>Wanita itu<br \/>\nmenyaksikan dalam keheningan yang sedikit lebih lama, lalu ia bertanya: \u201cBagaimana<br \/>\nanda tahu ketika perak itu telah sepenuhnya murni?\u201d<\/p>\n<p>\u201cItu sederhana,\u201d<br \/>\nia tersenyum, saat ia dengan hati-hati membalik potongan itu. \u201cSaya tahu perak<br \/>\nitu telah sepenuhnya murni ketika saya melihat rupa saya di dalamnya.\u201d<\/p>\n<p>Yahuwah sedang<br \/>\nmenunggu dengan kerinduan yang sungguh-sungguh untuk hari saat gambar-Nya akan<br \/>\ndengan sempurna tercermin di dalam anak-anak-Nya dan mereka dapat dibawa pulang<br \/>\nuntuk hidup bersama-Nya. Undangan belas kasih-Nya masih diberikan kepada semua<br \/>\norang yang akan memperhatikannya:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Carilah Yahuwah selama<br \/>\nIa berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat. Bailah orang fasik<br \/>\nmeninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia<br \/>\nkembali kepada Yahuwah, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Tuan kita sebab<br \/>\nIa memberi pengampunan dengan limpahnya. (Yesaya 55:6 dan 7).<\/p>\n<p>Semua orang yang<br \/>\ntunduk kepada api Sang Pemurni akan bersukacita selamanya di dalam api hadirat<br \/>\nYahuwah. \u201cDan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu<br \/>\ntanah, akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal . . . Dan<br \/>\norang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah<br \/>\nmenuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk<br \/>\nselama-lamanya.\u201d (Daniel 12:2 dan 3).<\/p>\n<hr style=\"width: 100%\">\n<hr style=\"width: 100%\"><strong><em>Perhatikan<br \/>\ndengan cermat hal utama yang ditekankan yaitu meskipun orang benar yang abadi<br \/>\nakan diam dan bertumbuh selamanya di dalam perapian hadirat Yahuwah yang kekal,<br \/>\napi yang sama ini akan menjadi api &#8220;neraka&#8221; yang menghanguskan, sebab<br \/>\norang-orang berdosa yang fana hanya ada dalam waktu yang sangat singkat.<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Silahkan<br \/>\npertimbangkan juga ayat-ayat berikut, yang dengan jelas menunjukkan bahwa<br \/>\nhadirat Yahuwah adalah api yang kekal dan menghanguskan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Sekarang,<br \/>\nAku akan bangkit, firman Yahuwah, sekarang, Aku akan bangkit berdiri, sekarang,<br \/>\nAku akan berdiri tegak! <em><u>Kamu [orang<br \/>\nfasik] mengandung rumput kering, dan melahirkan jerami; amarahmu seperti api<br \/>\nyang memakan kamu sendiri. Bangsa-bangsa akan dibakar menjadi kapur dan akan<br \/>\ndibakar di dalam api seperti semak duri yang ditebang<\/u><\/em>. Hai orang-orang<br \/>\nyang jauh, dengarlah apa yang telah Kulakukan, hai orang-orang yang dekat,<br \/>\nketahuilah keperkasaan-Ku! Orang-orang yang berdosa terkejut di Sion,<br \/>\norang-orang murtad diliputi kegentaran. Mereka berkata: <em><u>\u201cSiapakah di antara kita yang dapat tinggal dalam api yang<br \/>\nmenghabiskan ini? Siapakah di antara kita yang dapat tinggal di perapian yang<br \/>\nabadi ini?\u201d Orang yang hidup dalam kebenaran, yang berbicara dengan jujur, yang<br \/>\nmenolak untung hasil pemerasan, yang mengebaskan tangannya, supaya jangan<br \/>\nmenerima suap, yang menutup telinganya, supaya jangan mendengarkan rencana<br \/>\npenumpahan darah, yang menutup matanya, supaya jangan melihat kejahatan,<\/u><\/em><br \/>\ndialah seperti orang yang tinggal aman di tempat-tempat tinggi, bentengnya<br \/>\nialah kubu di atas bukit batu; rotinya disediakan, air minumnya terjamin.&#8221;<br \/>\n(Yesaya 33 :10-16).<\/p>\n<hr style=\"width: 100%\">\n<p>Musa meminta<br \/>\nuntuk melihat Yahuwah:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Dan dia [Musa] berkata:<br \/>\n\u201cPerlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku.&#8221; (Keluaran 33:18).<\/p>\n<p>Yahuwah menjawab<br \/>\ndengan terus terang, dan memberitahukan kepada Musa bahwa tak ada manusia yang<br \/>\nmemandang Dia dapat hidup.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Dan Dia [Yahuwah] berfirman:<br \/>\n\u201cEngkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang<br \/>\nAku dapat hidup.&#8221; (Keluaran 33:20).<\/p>\n<hr style=\"width: 100%\">\n<p>&#8220;Bahwasanya<br \/>\nAku, Yahuwah, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan dihanguskan.&#8221; (Maleakhi 3:6).<\/p>\n<hr style=\"width: 100%\">\n<p>Yahushua mulanya<br \/>\nmemiliki api hadirat yang mulia sama dengan Bapa-Nya, namun Ia memilih<br \/>\nmenanggalkannya untuk menjadi seorang manusia yang lemah dan biasa sehingga Ia<br \/>\ndapat hidup di tengah-tengah orang-orang berdosa tanpa membuat mereka binasa. Namun,<br \/>\nitu akan menjadi hal yang sangat berbeda saat <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/kedatangan-kedua-bagian-1-reuni-kemenangan.html\">Kedatangan<br \/>\nKedua-Nya<\/a>:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Apabila<br \/>\nmereka mengatakan: Semuanya damai dan aman \u2013 maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh<br \/>\nkebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin \u2013<br \/>\nmereka pasti tidak akan luput.&#8221; (1 Tesalonika 5:3)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Pada waktu<br \/>\nitulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Yahushua akan menghanguskannya dengan nafas<br \/>\nmulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.&#8221; (2 Tesalonika<br \/>\n2:8)<\/p>\n<p>&#8220;Cahaya&#8221;<br \/>\nkedatangan-Nya yang menghancurkan semua orang fasik dan kejahatannya \u2013 orang<br \/>\nberdosa [1 Tesalonika.5:3, 2 Tesalonika.2:8] adalah hadirat Yahushua yang<br \/>\nmenyala dalam <em>keadaan mulia-Nya semula<\/em><br \/>\nyang dikembalikan ketika Ia bertemu kembali dengan Bapa-Nya, Yahuwah di Sorga, sesuai<br \/>\ndengan doa-Nya: &#8220;Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu<br \/>\nsendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.&#8221; (Yohanes 17:5). Itulah &#8220;kemuliaan&#8221;<br \/>\nyang dikembalikan kepada Yahushua, cahaya yang membutakan Saulus: &#8220;Tiba-tiba,<br \/>\nya raja Agripa, pada tengah hari bolong aku melihat di tengah jalan itu cahaya<br \/>\nyang lebih terang dari pada cahaya matahari, turun dari langit meliputi aku dan<br \/>\nteman-teman seperjalananku.&#8221; (Kisah Para Rasul 26:13).<\/p>\n<p>Orang benar<br \/>\nmampu bertahan saat Kedatangan Kedua-Nya hanya karena mereka diberikan<br \/>\nkekekalan dalam sekejap: &#8220;Dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang<br \/>\nterakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan<br \/>\ndalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.&#8221; (1 Korintus<br \/>\n15:52).<\/p>\n<p><a href=\"\/view-video\/1089\/kebinasaan-orang-jahat.html\">Kebinasaan orang jahat<\/a> saat Kedatangan<br \/>\nKedua-Nya akan terjadi tetapi didahului dengan perapian hadirat Yahuwah yang<br \/>\nkekal yang pada akhirnya akan membersihkan seluruh bumi yang belum bertobat, orang-orang<br \/>\nberdosa yang tidak mau bertobat dan semua bentuk dosa.<\/p>\n<p>Setan memulai pertikaian di Sorga dan<br \/>\nperlawanannya ditujukan pada Yahuwah yang hadirat-Nya menyala-nyala akan<br \/>\nmelakukan pemusnahan akhir seperti yang digambarkan di dalam kitab Wahyu.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Sebab<br \/>\nEloah kita adalah api yang menghanguskan.&#8221; (Ibrani 12:29). <\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Ia<br \/>\nmenghujani orang-orang fasik dengan arang berapi dan belerang; angin yang<br \/>\nmenghanguskan, itulah isi piala mereka.&#8221; (Mazmur11:6)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Seperti<br \/>\nasap hilang tertiup, seperti lilin meleleh di depan api, demikianlah<br \/>\norang-orang fasik binasa di hadapan Yahuwah.&#8221; (Mazmur 68:2)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Maka naiklah<br \/>\nmereka  ke seluruh dataran bumi, lalu<br \/>\nmengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu.<br \/>\nTetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka.&#8221; (Wahyu 20:9).<\/p>\n<p>Baik Yahushua dan<br \/>\nYahuwah membagi hadirat api yang terang ini dan keduanya datang untuk diam di<br \/>\nYerusalem Baru di mana cahaya Mereka mengalahkan matahari dan bulan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Bagimu<br \/>\nmatahari tidak lagi menjadi penerang pada siang hari dan cahaya bulan tidak<br \/>\nlagi memberi terang pada malam hari, tetapi Yahuwah akan menjadi penerang abadi<br \/>\nbagimu dan Eloahmu  akan menjadi<br \/>\nkeagunganmu.&#8221; (Yesaya 60:19).<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Dan kota<br \/>\nitu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Yahuwah<br \/>\nmeneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.&#8221; (Wahyu 21:23).<\/p>\n","protected":false},"featured_media":223222,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-109574","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-makna-doktrin","wlc-content-directory-hell"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Api Kekal itu Ada! - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Api Kekal itu Ada! - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kebenaran Alkitabiah yang mengejutkan Kebenaran-kebenaran Alkitab sangat luas, mendalam dan selaras. Terkadang, ayat-ayat tertentu dapat tampak bertentangan dengan ayat-ayat lainnya karena adanya pemahaman yang salah atau kurangnya pengetahuan. Salah satu yang menyebabkan kebingungan yang meluas yakni menyangkut upah orang fasik. Alkitab mengajarkan, \u201cOrang mati tidak tahu apa-apa.\u201d (Lihat Pengkhotbah 9:5, 6). Namun, Alkitab juga mengajarkan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T13:25:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/eternal-fire-exists-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"16 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/\",\"name\":\"Api Kekal itu Ada! - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/eternal-fire-exists-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2014-03-10T08:14:32+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T13:25:32+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/eternal-fire-exists-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/eternal-fire-exists-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Api Kekal itu Ada!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Api Kekal itu Ada! - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Api Kekal itu Ada! - Worlds Last Chance","og_description":"Kebenaran Alkitabiah yang mengejutkan Kebenaran-kebenaran Alkitab sangat luas, mendalam dan selaras. Terkadang, ayat-ayat tertentu dapat tampak bertentangan dengan ayat-ayat lainnya karena adanya pemahaman yang salah atau kurangnya pengetahuan. Salah satu yang menyebabkan kebingungan yang meluas yakni menyangkut upah orang fasik. Alkitab mengajarkan, \u201cOrang mati tidak tahu apa-apa.\u201d (Lihat Pengkhotbah 9:5, 6). Namun, Alkitab juga mengajarkan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T13:25:32+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/eternal-fire-exists-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"16 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/","name":"Api Kekal itu Ada! - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/eternal-fire-exists-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2014-03-10T08:14:32+00:00","dateModified":"2025-08-21T13:25:32+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/eternal-fire-exists-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/eternal-fire-exists-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/eternal-fire-exists\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Api Kekal itu Ada!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/109574","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109574"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/223222"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109574"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}