{"id":109540,"date":"2013-12-18T10:33:43","date_gmt":"2013-12-18T10:33:43","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-doa-nafas-jiwa\/"},"modified":"2025-08-21T12:50:53","modified_gmt":"2025-08-21T12:50:53","slug":"doa-nafas-jiwa","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kesalehan-praktis\/doa-nafas-jiwa\/","title":{"rendered":"Doa: Nafas Jiwa"},"content":{"rendered":"<p align=\"center\"><font color=\"#666666\" size=\"4\"><em>\u201cDoa adalah <\/em><em>terbukanya<br \/>\nhati kepada<\/em><em> Y<\/em><em>ahuwah<\/em><em><br \/>\nseperti <\/em><em>kepada<\/em><em> seorang teman. Bukan untuk<br \/>\nmembuat diri kita dikenal oleh Y<\/em><em>ahuwah<\/em><em>, tetapi untuk memampukan kita<br \/>\nmenerima Dia.<\/em><em> <\/em><em>Doa tidak membawa Y<\/em><em>ahuwah<\/em><em> datang<br \/>\nkepada kita, tetapi membawa kita sampai kepada-Nya\u201d<\/em><em>.<\/em><\/font><\/p>\n<p><font size=\"4\"><\/font><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#999999\" size=\"4\"><em>(Ellen G. White, Steps to Christ, <\/em><em>hal<\/em><em>. 94,<br \/>\nNama <\/em><em>Yahuwah<\/em><em> disertakan)<\/em><\/font><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"divorce\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/divorce-4.jpg\" align=\"left\" height=\"322\" width=\"450\"><\/p>\n<p>Sebuah penelitian<br \/>\nbaru-baru ini, diterbitkan oleh Fox News pada tahun 2012, menegaskan bahwa<br \/>\npenyebab utama perceraian adalah gangguan dalam komunikasi antar pasangan. Para<br \/>\npenasehat pernikahan memahami bahwa tanpa komunikasi, tidak akan ada<br \/>\npengertian. Tanpa pengertian, tidak akan ada rasa simpati dan, pada akhirnya,<br \/>\ntidak ada cinta. Hal yang sama berlaku untuk hubungan kita dengan Bapa Sorgawi.<br \/>\nSebuah kedekatan, hubungan yang intim dengan-Nya juga memerlukan komunikasi.<br \/>\nSebagai salah satu penulis yang inspiratif, E.G White mengatakan: \u201cDoa adalah<br \/>\nnafas jiwa. Doa adalah kekuatan spiritual rahasia. Tidak ada cara lain dari<br \/>\nkasih karunia yang dapat menggantikan agar kesehatan jiwa dapat terjaga. Doa membawa hati ke dalam hubungan yang dekat dengan Sang Sumber<br \/>\nkehidupan, dan memperkuat otot-otot dari pengalaman rohani&#8221;<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<p>Yahuwah* adalah Maha<br \/>\nMengetahui dan Maha Bijaksana. Dia tidak membutuhkan anak-anak duniawi-Nya<br \/>\nberdoa pada-Nya. Manusia telah dijanjikan, \u201cSebelum mereka memanggil, Aku sudah<br \/>\nmenjawab; ketika mereka sedang berbicara, Aku sudah mendengarkannya\u201d (Yesaya<br \/>\n65:24). Tidak<br \/>\nperlu menberitahukan segalanya! Dia Maha Mengetahui. Dia mengetahui segalanya!<br \/>\nTak ada yang anda dapat beritahukan pada Yahuwah yang Dia belum ketahui. Bukan<br \/>\nitu tujuan doa.<\/p>\n<p>Pentingnya doa tidak<br \/>\nditemukan dalam pemindahan informasi dari hati kita ke telinga Yahuwah.  Doa penting karena itulah yang kita butuhkan.<br \/>\nYahuwah telah mengasihi kita.  Tetapi<br \/>\nrasa kedekatan kita pada Yahuwah, keyakinan kita di dalam janji-janji-Nya, iman<br \/>\nkita di dalam kasih-Nya, semuanya itu berhubungan dengan cara kita memelihara<br \/>\nhubungan yang dekat dengan-Nya. <\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"family\" style=\"margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/parents-and-child-4.jpg\" align=\"right\" height=\"300\" width=\"450\">Orang tua yang normal<br \/>\ndan sehat secara emosional akan lebih dahulu mengasihi anak-anaknya. Pada bayi<br \/>\nyang masih kurang memahami, tidak secara otomatis merasakan kedalaman emosi<br \/>\nyang sama seperti yang orang tua rasakan pada anak-anak.  Emosi dalam hati anak ini berkembang sepanjang<br \/>\nwaktu. Seperti halnya kebutuhan-kebutuhan anak akan makanan, popok yang bersih,<br \/>\ntidur dan kenyamanan akan terpenuhi dengan menanggapi tangisannya,<br \/>\nbentuk-bentuk kepercayaan bahwa Ibu dan Ayah akan selalu ada untuk menyediakan<br \/>\nkebutuhan-kebutuhannya. Saat ia bertumbuh, kepercayaan pada orang tuanya  memperdalam rasa syukur karena<br \/>\nperhatian-perhatian yang lembut dari orang tua diakui.  Rasa syukur tersebut, selanjutnya, membangkitkan<br \/>\nkasih.<\/p>\n<p>Sebagai orang tua yang mulia dan penuh kasih, Yahuwah memahami proses ini di dalam pertumbuhan hubungan orangtua\/anak.<br \/>\nDi dalam perjalanan mereka ke Tanah Perjanjian, Bani Israel berulangkali dibawa<br \/>\nmasuk ke dalam kesulitan, bahkan situasi-situasi yang berbahaya. Hikmat yang<br \/>\ntak terbatas, Kasih yang mahakuasa, memperkenankan berbagai keadaan ini untuk<br \/>\nmengembalikan hati umat tersebut kepada-Nya. Itulah rencana Yahuwah bahwa, saat<br \/>\nmereka dibawa ke dalam kesulitan dimana mereka tidak memiliki pelarian, mereka<br \/>\nakan berseru pada-Nya untuk memohon bantuan dan Dia akan memberikan pembebasan.<br \/>\nIni yang Dia lakukan berulangkali, dari membelah air laut, mengubah air kotor<br \/>\nmenjadi bersih, menyediakan <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/bulanbulan-baru-manna-sebuah-pola-di-padang-gurun.html\">manna selama 40 tahun<\/a> lamanya dan menyediakan air di<br \/>\nlahan kering dan tandus. Sebagai umat yang telah berulangkali mengalami<br \/>\npembebasan atas jawaban doa, iman, rasa syukur dan kasih mereka akan bertumbuh.<\/p>\n<p>Hal yang sama berlaku<br \/>\nhari ini. Yahuwah sangat mengenal detail-detail kehidupan anda. Dia mengetahui<br \/>\nperjuangan tersembunyi anda dan dia telah mempersiapkan keperluan yang sangat<br \/>\nberarti untuk memberikan anda kekuatan, keberanian, hikmat \u2013 apapun yang anda<br \/>\nbutuhkan. Tetapi anda juga perlu menyebutnya dalam doa.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Bukankah mukjizat<br \/>\ndikerjakan oleh Kristus dan para rasul-Nya? Juruselamat yang penuh kasih yang<br \/>\nsama hidup hari ini, dan Dia bersedia mendengarkan doa yang penuh iman seperti<br \/>\nketika Dia terlihat berjalan di tengah-tengah manusia. Alam<br \/>\nbekerja sama dengan supranatural. Inilah bagian dari rencana Yahuwah untuk<br \/>\nmengabulkan doa kita, sebagai jawaban doa yang penuh iman, sesuatu yang kita<br \/>\ntidak minta, Dia tidak akan berikan.<sup>2<\/sup><\/p>\n<p>Oleh karena itu, dengan<br \/>\nmeletakkan kekuatiran-kekuatiran kita di hadapan tahkta ilahi, kita tetap<br \/>\nmemiliki jaminan kasih-Nya yang besar <br \/>\nsebab kita akan menjadi saksi untuk setiap doa yang dijawab.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Melalui alam dan wahyu,<br \/>\nmelalui pemeliharaan-Nya, dan dengan pengaruh Roh-Nya, Yahuwah berbicara kepada<br \/>\nkita. Tetapi hal-hal tersebut tidaklah cukup; kita juga perlu mencurahkan isi<br \/>\nhati kita kepada-Nya. Untuk mendapatkan <br \/>\nkehidupan rohani dan tenaga, kita harus memiliki [komunikasi interaktif]<br \/>\nyang nyata dengan Bapa Sorgawi kita. Pikiran-pikiran kita dapat mendekat<br \/>\nkepada-Nya; kita dapat merenungkan karya-karya-Nya, segala kemurahan-Nya,<br \/>\nberkat-berkat-Nya; tetapi hal tersebut bukanlah arti komunikasi yang sepenuhnya<br \/>\ndengan Dia. Di dalam berkomunikasi dengan Yahuwah, kita harus memiliki sesuatu<br \/>\nuntuk dikatakan kepada-Nya tentang kehidupan nyata kita.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Doa adalah terbukanya<br \/>\nhati kepada Yahuwah seperti kepada seorang teman. Bukan untuk membuat diri kita<br \/>\ndikenal oleh Yahuwah, tetapi untuk memampukan kita menerima Dia. Doa tidak<br \/>\nmembawa Yahuwah datang kepada kita, tetapi membawa kita sampai kepada-Nya<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Sorga sedang menunggu<br \/>\ndengan kerinduan untuk memberikan karunia-karunia yang melimpah pada anak-anak<br \/>\nmanusia. Namun saat mendekati takhta kasih karunia ilahi, penting untuk<br \/>\nmemintanya dalam iman. <\/p>\n<p class=\"indenttext\">Tetapi apabila di antara<br \/>\nkamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Yahuwah,<br \/>\nyang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak<br \/>\nmembangkit-bangkit, maka hal itu akan diberikan kepadanya. Hendaklah ia<br \/>\nmemintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang bimbang sama<br \/>\ndengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang<br \/>\nyang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari<br \/>\nYahuwah.  (Yakobus 1:5-7)<\/p>\n<p>Doa adalah sebuah elemen<br \/>\nyang penting untuk sebuah kehidupan rohani yang vital dan sehat yang sebenarnya<br \/>\nmerupakan salah satu materi yang diajarkan di sekolah-sekolah para nabi.  Salah satu metode yang berguna untuk doa yang<br \/>\nberhasil adalah dengan mengikuti kepanjangan dari ACTS.<\/p>\n<h3>ACKNOWLEDGE (Mengakui<br \/>\nsesuatu yang telah ada)<\/h3>\n<p>Elemen penting pertama<br \/>\ndari doa apapun adalah mengakui keagungan, kekuasaan, keilahian Yahuwah dan<br \/>\nkasih-Nya bagi kita. Saat kita memberikan kata-kata ucapan syukur dan pengakuan<br \/>\nkita atas kekuasaan dan kemurahan-Nya, kita dituntun untuk MENYEMBAH Dia,<br \/>\ndengan demikian kita mengikuti perintah Alkitab: \u201cTerpujilah Elohim!\u201d (Mazmur<br \/>\n68:35).  Tindakan pengakuan dan penyembahan<br \/>\ntersebut meningkatkan kepercayaan diri kita di dalam kuasa tak terbatas-Nya<br \/>\nserta di dalam kasih tak terbatas-Nya.<\/p>\n<h3>CONFESS (Mengakui<br \/>\nsesuatu yang telah terjadi)<\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Confession\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/confessing-4.jpg\" align=\"left\" height=\"622\" width=\"400\">Pengakuan menempatkan<br \/>\nanda sebagai, pemohon, di dalam hubungan yang benar dengan Yang Mahakuat. Tak<br \/>\nada tempat untuk kesombongan saat mendekati Pribadi Yang Mahakuasa. Semua<br \/>\npekerjaan-pekerjaan kita, prestasi-prestasi yang membuat manusia menikmati<br \/>\nkesombongan, dipandang sebagai sesuatu yang sia-sia ketika, dengan penyesalan,<br \/>\nkita berlutut di hadapan takhta yang kekal, mengakui segala dosa kita.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Ada kondisi-kondisi<br \/>\ntertentu dimana kita dapat berharap bahwa Yahuwah akan mendengar dan menjawab<br \/>\ndoa-doa kita. Salah satu yang pertama adalah bahwa kita merasa membutuhkan<br \/>\npertolongan dari Dia.  . . . Hati harus<br \/>\nterbuka untuk menerima pengaruh Roh, atau berkat Yahuwah tidak<br \/>\ndapat diterima.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Kebutuhan besar kita<br \/>\nsendiri merupakan sebuah alasan dan akan memohonkan bagi kita. Tetapi Yahuwah<br \/>\nharus dicari agar hal-hal tersebut dapat dilakukan untuk kita. Dia berkata,<br \/>\n&#8220;Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.&#8221; Dan &#8220;Ia, yang tidak<br \/>\nmenyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua,<br \/>\nbagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita<br \/>\nbersama-sama dengan Dia?&#8221; (Matius 7:7; Roma 8:32).<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Jika kita menyimpan<br \/>\nkesalahan di dalam hati kita, jika kita berpegang teguh pada setiap dosa,<br \/>\nYahuwah tidak akan mendengarkan kita; tetapi doa dari orang yang bertobat dan<br \/>\njiwa yang menyesal selalu diterima. Ketika semua kesalahan yang diketahui telah<br \/>\ndikoreksi, kita dapat percaya bahwa Yahuwah akan menjawab permohonan-permohonan<br \/>\nkita. Prestasi kita sendiri tidak akan pernah menyerahkan kita kepada kebaikan Yahuwah; hanya<br \/>\nkelayakan Yahushua yang akan menyelamatkan kita, darah-Nya yang akan<br \/>\nmembersihkan kita; tetapi kita memiliki sebuah tugas yang harus dilakukan dalam<br \/>\nmemenuhi ketentuan dengan kondisi-kondisi penerimaan.<sup>4<\/sup> <\/p>\n<h3>THANKSGIVING (Mengucap<br \/>\nSyukur)<\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Doa: Nafas Jiwa image\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/this-day-with-god-textbox-bahasa.png\" align=\"right\" height=\"1018\" width=\"300\">Dengan kekayaan harta<br \/>\nSorga yang dicurahkan untuk menyelamatkan orang-orang berdosa, meringankan<br \/>\njalan mereka yang melalui lembah airmata, maka semua orang harus menyatukan hati dan suara untuk kembali memuji dan mengucap syukur kepada Yahuwah.<br \/>\nPengakuan berkat-berkat yang diterima, mengilhami kita dengan rasa syukur,<br \/>\nkasih dan iman yang lebih di dalam Bapa Sorgawi kita yang penuh kasih untuk<br \/>\nmemenuhi kebutuhan-kebutuhan kita seperti yang Ia telah janjikan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Akankah semua<br \/>\nlatihan-latihan ibadah kita terdapat permintaan dan penerimaan di dalamnya?<br \/>\nAkankah kita selalu memikirkan keinginan-keinginan kita dan tidak pernah<br \/>\nbersyukur atas apa yang kita terima? Akankah kita menjadi para penerima<br \/>\nkemurahan-Nya dan tidak pernah mengungkapkan rasa syukur kita kepada Yahuwah,<br \/>\ntidak pernah memuji Dia atas apa yang Ia telah lakukan untuk kita? Kita tidak<br \/>\nberdoa terlalu banyak, tetapi kita terlalu jarang mengucap syukur. Jika cinta<br \/>\nkasih Yahuwah lebih banyak dipuji dan disyukuri, kita akan memiliki jauh lebih<br \/>\nbanyak kekuatan dalam doa. Kita akan berlimpah lebih dan lebih di dalam kasih Yahuwah dan memiliki anugerah yang lebih untuk memuji Dia. Anda yang mengeluh<br \/>\nkarena Yahuwah tidak mendengarkan doa-doa anda, ubahlah permintaan anda yang<br \/>\nsekarang dan  gabungkanlah pujian dengan<br \/>\npermohonan-permohonan anda. Saat anda mengingat segala kebaikan dan<br \/>\nkemurahan-Nya, anda akan menemukan bahwa Dia akan mengingat keinginan-keinginan<br \/>\nanda.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Berdoa, berdoa dengan<br \/>\nsungguh-sungguh dan tanpa henti, tetapi jangan lupa untuk memuji. Doa<br \/>\nmenjadikan setiap anak Yahuwah mempertahankan karakter-Nya. Anda dapat<br \/>\nmengagungkan Yahuwah; anda dapat menunjukkan kuasa dari pemeliharaan kasih<br \/>\nkarunia.<sup>5<\/sup><\/p>\n<h3>SUPPLICATION<br \/>\n(Permohonan)<\/h3>\n<p>Hanya setelah mengakui<br \/>\nkebaikan Pencipta anda, mengakui segala ketidaklayakan anda dan kembali<br \/>\nberterima kasih untuk segala kebaikan dan kemurahan-Nya yang tak terbatas,<br \/>\nitulah saat yang tepat untuk membuat permohonan. Pengakuan dan ungkapan rasa<br \/>\nsyukur yang sebelumnya berfungsi untuk mengilhami iman yang lebih besar yang<br \/>\nadalah penting saat kita meminta karunia-karunia yang lebih besar lagi.<\/p>\n<p>Kitab Ibrani<br \/>\nmenjelaskan: \u201cTanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Dia, sebab barangsiapa<br \/>\nberpaling kepada Yahuwah, ia harus percaya bahwa Yahuwah ada, dan bahwa Yahuwah<br \/>\nmemberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.\u201d  (Ibrani 11:6).  Atau, seperti yang Yahushua katakan: \u201cKarena<br \/>\nitu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa<br \/>\nkamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.\u201d (Markus 11:24).<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Serahkan segala<br \/>\nkeinginan, kebahagiaan, kesedihan, kekuatiran dan ketakutan anda di hadapan<br \/>\nYahuwah. Anda tidak dapat membebani-Nya; anda tidak dapat melelahkan-Nya. Dia<br \/>\nyang menghitung setiap helai rambut anda tidak akan mengacuhkan segala<br \/>\nkeinginan anak-anak-Nya. &#8220;Yahuwah maha penyayang dan penuh belas<br \/>\nkasihan.&#8221;  (Yakobus 5:11). Hati-Nya<br \/>\nyang penuh kasih tersentuh oleh kesedihan-kesedihan kita dan bahkan oleh<br \/>\npenderitaan-penderitaan yang terucapkan. Bawalah kepada-Nya segala sesuatu yang<br \/>\nmembingungkan pikiran anda. Tak ada yang terlalu besar bagi-Nya untuk<br \/>\nditanggung, sebab Ia memegang dunia, Ia mengatur segala perkara-perkara alam<br \/>\nsemesta. Bahwa tidak ada di dalam cara apapun yang berhubungan dengan kedamaian<br \/>\nkita yang terlalu kecil untuk Dia perhatikan. Tidak ada bagian dalam pengalaman<br \/>\nkita yang terlalu gelap untuk Dia lihat; tak ada kebingungan yang terlalu sulit<br \/>\nuntuk Dia selesaikan. Tidak ada bencana yang dapat menimpa anak-anak-Nya yang<br \/>\npaling kecil sekalipun, tidak ada kecemasan yang mengusik jiwa, tidak sukacita<br \/>\nyang bersorak, tidak ada doa yang tulus hilang dari bibir, yang Bapa Sorgawi<br \/>\nkita tidak perhatikan, atau yang tidak menarik perhatian-Nya. &#8220;Ia<br \/>\nmenyembuhkan orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka.&#8221; (Mazmur<br \/>\n147:3). Hubungan-hubungan antara Yahuwah dan tiap-tiap jiwa adalah jelas dan<br \/>\nlengkap seakan-akan tidak ada jiwa yang lain di atas bumi ini untuk berbagi<br \/>\npemeliharaan-Nya, tidak ada jiwa lain yang untuknya Ia berikan Anak yang<br \/>\ndikasihi-Nya.<sup>6 <\/sup><\/p>\n<p>Perintah-perintah Paulus<br \/>\nuntuk jemaat di Tesalonika adalah sama pentingnya hari ini saat<br \/>\nperintah-perintah tersebut pertama kali diberikan. Dia berkata:  \u201cBersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa.<br \/>\nMengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki<br \/>\nYahuwah di dalam Yahushua yang Diurapi <br \/>\nbagi kamu.\u201d (1 Tesalonika 5:16-18). Ini adalah perintah yang kuat dari Yahuwah. Apabila diikuti, itu akan meningkatkan iman dan<br \/>\nmengarahkan kepada doa-doa yang lebih efektif yang Yahuwah senang untuk<br \/>\nmenjawabnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Prayer\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/hXSb3cTK-praying-4.jpg\" align=\"right\" height=\"510\" width=\"400\">Yahushua mendorong para<br \/>\npengikut-Nya untuk berdoa, sebab doa-doa mereka akan didengar di Sorga:  <\/p>\n<p class=\"indenttext\">Oleh karena itu Aku<br \/>\nberkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu<br \/>\nakan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang<br \/>\nyang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Bapa manakah diantara kamu,<br \/>\njika anaknya meminta roti dari padanya, akan memberikan batu kepada anaknya<br \/>\nitu? Atau jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memeberikan ular kepada<br \/>\nanaknya itu ganti ikan? Atau jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya<br \/>\nkalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada<br \/>\nanak-anakmu, apalagi Bapamu yang di Sorga! Ia akan memberikan <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/roh-kudus-hadirat-yahuwah.html\">Roh Kudus<\/a> kepada mereka yang meminta kepada-Nya!  (Lukas 11:9-13).<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Kita tidak hanya harus<br \/>\nberdoa di dalam nama Kristus, tetapi ilham dari Roh Kudus. Hal ini menjelaskan<br \/>\napa yang dimaksud ketika disebutkan bahwa Roh \u201csendiri berdoa untuk kita,<br \/>\ndengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.\u201d (Roma 8:26). Doa<br \/>\nyang seperti itulah yang  Yahuwah senang<br \/>\nmenjawabnya. Jika dengan kesungguhan dan intensitas  kita panjatkan doa di dalam nama Kristus, di<br \/>\ndalamnya ada sebuah janji yang sangat hebat dari Yahuwah bahwa Ia akan menjawab<br \/>\ndoa kita \u201cjauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan.\u201d  (Efesus 3:20)<sup>7<\/sup>.<\/p>\n<p>Doa adalah penting untuk<br \/>\nsebuah hubungan pribadi dengan Sang Juruselamat. Kata-kata yang paling menyedihkan<br \/>\nyang pernah terdengar di telinga manusia pada <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/kedatangan-kedua-bagian-1-reuni-kemenangan.html\">Kedatangan Kedua<\/a> adalah: \u201cAku tidak pernah<br \/>\nmengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku.\u201d (Matius 7:23).<br \/>\nSekarang adalah waktunya untuk berkenalan dengan Sang Penebus. Undangan yang<br \/>\nmurah hati masih diperpanjang, menunggu hanya untuk penerimaan anda:<br \/>\n\u201cMendekatlah kepada Yahuwah dan Ia akan mendekat kepadamu.\u201d (Yakobus 4:8).<\/p>\n<p>Kembangkanlah sebuah<br \/>\nhubungan yang penting, penuh kasih dan kepercayaan dengan Bapa dan Anak<br \/>\nsekarang juga. Di Sorga, hubungan-hubungan yang dimulai di bumi akan terus<br \/>\nberlanjut, di sana mereka menemukan ungkapan yang terdalam dan sejati.<br \/>\nMulailah hari ini, berjalan bersama Yahuwah seperti yang dilakukan Henokh.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Doa: Nafas Jiwa image\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/our-father-cares-bahasa.png\" height=\"NaN\" width=\"600\"><\/p>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\">\n<p><font face=\"Georgia\" size=\"3\">Konten Terkait:<\/font><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"\/practical-godliness\/iman-adalah-kemenangan.html\">Iman adalah Kemenangan!<\/a><\/li>\n<li><a href=\"\/practical-godliness\/janjijanji-yang-sangat-besar-berharga.html\">Janji-janji Yang Sangat<br \/>\nBesar &amp; Berharga<\/p>\n<p><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<hr style=\"width: 100%\">\n<p><sup>*<\/sup>Semua kutipan menggunakan Nama-nama asli dari Bapa<br \/>\ndan Anak.<\/p>\n<p><sup> 1<\/sup> E. G. White, <em>In Heavenly Places, <\/em>hal.<br \/>\n83.<\/p>\n<p><sup>2<\/sup> E. G. White, <em>The Great<br \/>\nControversy, <\/em>hal. 525.<\/p>\n<p><sup>3<\/sup> E. G. White, <em>Steps to Christ, <\/em>hal.<br \/>\n93.<\/p>\n<p><sup>4<\/sup> <em>S.d.a., <\/em>hal. 95.<\/p>\n<p><sup>5<\/sup> E. G. White, <em>Testimonies for the<br \/>\nChurch, <\/em>Vol. 5, hal. 317.<\/p>\n<p><sup>6<\/sup> White, <em>Steps to Christ, <\/em>hal.<br \/>\n101.<\/p>\n<p><sup>7<\/sup> E. G. White, <em>Christ\u2019s Object<br \/>\nLessons, <\/em>hal. 147.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":222995,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-109540","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kesalehan-praktis","wlc-content-directory-prayer"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Doa: Nafas Jiwa - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Doa: Nafas Jiwa - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u201cDoa adalah terbukanya hati kepada Yahuwah seperti kepada seorang teman. Bukan untuk membuat diri kita dikenal oleh Yahuwah, tetapi untuk memampukan kita menerima Dia. Doa tidak membawa Yahuwah datang kepada kita, tetapi membawa kita sampai kepada-Nya\u201d. (Ellen G. White, Steps to Christ, hal. 94, Nama Yahuwah disertakan) Sebuah penelitian baru-baru ini, diterbitkan oleh Fox News [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T12:50:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/prayer-breath-of-the-soul-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/\",\"name\":\"Doa: Nafas Jiwa - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/prayer-breath-of-the-soul-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2013-12-18T10:33:43+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T12:50:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/prayer-breath-of-the-soul-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/prayer-breath-of-the-soul-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Doa: Nafas Jiwa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Doa: Nafas Jiwa - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Doa: Nafas Jiwa - Worlds Last Chance","og_description":"\u201cDoa adalah terbukanya hati kepada Yahuwah seperti kepada seorang teman. Bukan untuk membuat diri kita dikenal oleh Yahuwah, tetapi untuk memampukan kita menerima Dia. Doa tidak membawa Yahuwah datang kepada kita, tetapi membawa kita sampai kepada-Nya\u201d. (Ellen G. White, Steps to Christ, hal. 94, Nama Yahuwah disertakan) Sebuah penelitian baru-baru ini, diterbitkan oleh Fox News [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T12:50:53+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/prayer-breath-of-the-soul-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/","name":"Doa: Nafas Jiwa - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/prayer-breath-of-the-soul-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2013-12-18T10:33:43+00:00","dateModified":"2025-08-21T12:50:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/prayer-breath-of-the-soul-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/prayer-breath-of-the-soul-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/prayer-breath-of-the-soul\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Doa: Nafas Jiwa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/109540","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109540"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/222995"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109540"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}