{"id":109509,"date":"2013-10-14T10:50:54","date_gmt":"2013-10-14T10:50:54","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-kesabaran-orang-orang-kudus\/"},"modified":"2025-08-21T12:24:12","modified_gmt":"2025-08-21T12:24:12","slug":"kesabaran-orang-orang-kudus","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kepercayaan-alkitabiah\/kesabaran-orang-orang-kudus\/","title":{"rendered":"Kesabaran Orang-orang Kudus"},"content":{"rendered":"<p>Nona Wagner sedang khawatir. Kunjungan sore ke<br \/>\nmuseum kereta api dengan kelasnya siswa tingkat dua telah berjalan dengan baik.<br \/>\nAnak-anak tertarik dan (sebagian besar) telah berperilaku baik. Dia telah berhasil<br \/>\nmenghentikan perkelahian singkat Chad dan Tim sebelum ada sesuatu yang rusak di<br \/>\ndalam museum. Dia telah berhasil menemukan kamar mandi tepat pada waktunya<br \/>\nuntuk si kecil Lindy, yang, karena hak, masih harus duduk di tingkat satu. Dan<br \/>\nsemua anak-anak telah dijemput oleh orang tua mereka di museum tepat waktu,<br \/>\nsemua anak kecuali satu.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Kesabaran Orang-orang Kudus image\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/patience-waiting-for-mother-2.jpg\" align=\"right\" height=\"599\" width=\"400\">Pamela Forsythe belum dijemput. Jam tiga sudah lewat.<br \/>\nWaktu berlalu menjadi jam empat dan sekarang sudah jam lima. Nona Wagner tidak<br \/>\nmemiliki nomor telepon rumah Pamela dan, per jam ini, tidak ada yang tersisa di<br \/>\nsekolah yang bisa dia tempati bertanya. Dia tidak tahu di mana Pamela tinggal<br \/>\ndan, lebih parahnya lagi, si kecil Pamela juga tidak tahu.<\/p>\n<p>Indianapolis, pada musim gugur tahun 1964, berada dalam<br \/>\nketegangan rasial. Museum transportasi tidak berada di bagian terbaik dari kota<br \/>\ndan Nona Wagner mulai gugup. Jika dia membawa Pamela pulang dengan dia, maka dia<br \/>\ntidak akan memiliki cara untuk membuat orang tuanya tahu di mana gadis kecil<br \/>\nitu. Karena tidak ada cara lain untuk menghubungi mereka, maka tidak ada<br \/>\napa-apa yang bisa dia lakukan selain dari duduk dan menunggu. Dan menunggu. Dan<br \/>\nmenunggu.<\/p>\n<p>Guru dan gadis kecil itu bermain \u201cSpy mata\u201d, \u201cSimon<br \/>\nSays\u201d dan berbagai permainan tebak-tebakan untuk menghabiskan waktu. Berulang<br \/>\nkali guru itu berkata kepada anak kecil itu untuk tidak khawatir, dan si kecil Pamela<br \/>\nselalu berkata, &#8220;Iya benar, ibu saya akan datang&#8221;.<\/p>\n<p>Pada jam 5 lewat 15 menit, laki-laki yang mengoperasikan<br \/>\nmuseum itu keluar. Dia khawatir, juga. Dia tidak ingin mengusir dan<br \/>\nmeninggalkan seorang wanita dan seorang anak kecil sendirian di tempat parkir<br \/>\nyang gelap.<\/p>\n<p>Akhirnya, pada jam 5:30, lebih dari dua jam setelah<br \/>\nanak-anak yang lain telah dijemput, Ny. Forsythe tiba dengan bingung bagaimana<br \/>\nharus meminta maaf dan memberi penjelasan. Dia memeluk gadis kecilnya yang dengan<br \/>\ntenang turun dari mobil ibu gurunya dan bergegas berlari gembira kepada ibunya<br \/>\nsambil berkata: &#8220;Terima kasih, Nona Wagner! Sampai jumpa besok!&#8221;.<\/p>\n<p>Dalam perjalanan pulang, Nona Wagner mengagumi<br \/>\nbetapa tenangnya Pamela menunggu ibunya. Dia tidak gugup. Dia tidak takut. Dia<br \/>\ntidak khawatir. Dia tahu ibunya akan datang. Tidak pernah terlintas dalam benak<br \/>\ngadis kecil itu bahwa ibunya <em>mungkin<br \/>\ntidak akan datang<\/em>. Sebaliknya, dia bersikap santai, dia dengan gembira<br \/>\nberkunjung dan bermain-main dengan gurunya. Dia memiliki keyakinan total dan penuh<br \/>\nbahwa ibunya akan datang <em>karena ibunya telah<br \/>\nmengatakan bahwa dia akan datang<\/em>. Keyakinan penuh pada ibunya membuat<br \/>\nPamela menunggu berjam-jam dalam <em>kesabaran<\/em>.<\/p>\n<p>Perjanjian Baru penuh dengan nasehat bagi orang-orang<br \/>\npercaya agar melatih kesabaran, dan pujian bagi mereka yang melakukannya. Sangat<br \/>\njelas bahwa kesabaran adalah sebuah atribut rohani penting yang harus dimiliki.<br \/>\nMasalahnya adalah, kebanyakan orang tidak mengerti dengan pasti apa <em>itu<\/em> &#8220;kesabaran&#8221;, seperti yang<br \/>\ndibicarakan dalam Alkitab. Seorang anak kecil biasanya dimarahi dengan<br \/>\nperingatan: &#8220;Sabarlah!&#8221;. Mereka menganggap bahwa kesabaran tidak<br \/>\nlebih dari sekedar menjadi tenang ketika merasa bosan dalam penantian yang tak<br \/>\nterduga. Definisi tersebut didukung oleh kamus moderen yang mendefinisikan<br \/>\nkesabaran sebagai: &#8220;Keinginan atau kemampuan untuk menunggu atau bertahan<br \/>\ntanpa mengeluh&#8221;<sup>1<\/sup>.<\/p>\n<p>Namun, bahasa itu adalah cair dan beberapa bahasa bahkan<br \/>\nlebih cair dari bahasa Inggris, yang terus menambahkan kata-kata dan mengubah<br \/>\ndefinisi dalam kosakata yang terus berkembang. Untuk memahami makna penuh dari apa<br \/>\nyang Alkitab maksudkan ketika memerintahkan orang-orang percaya untuk melatih<br \/>\n&#8220;kesabaran&#8221;, kita perlu mempelajari bagaimana kata didefinisikan<br \/>\nketika penerjemah Alkitab memilih kata itu untuk mewakili kata aslinya dari<br \/>\nbahasa Yunani.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">KESABARAN, Menderita penderitaan, rasa sakit, kerja berat,<br \/>\nbencana, provokasi atau kejahatan yang lain, dengan tenang, tidak marah; bertahan<br \/>\ntanpa mengerutu dan bersungut-sungut. Kesabaran bisa timbul dari ketabahan lembaga.<br \/>\n. . atau dari penyerahan diri orang-orang Kristen pada kehendak ilahi. . . . <em>Tindakan atau kemampuan untuk menunggu lama demi<br \/>\nmemperoleh keadilan atau kebaikan yang diharapkan tanpa bersungut-sungut.<sup>2<\/sup><\/em><\/p>\n<p align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"patience\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/patience-bahasa.jpg\" height=\"453\" width=\"700\"><\/p>\n<p>Jauh lebih dari sekedar menahan kebosanan dengan<br \/>\nsemangat yang tenang, kesabaran orang-orang Kristen yang sejati dilandasi dengan<br \/>\niman dan merupakan sebuah bagian penting dari pengembangan rohani. Ujian-ujian yang<br \/>\ndatang ke dalam kehidupan semua orang diperbolehkan oleh Yahuwah untuk<br \/>\nmengembangkan kekuatan rohani dan ketabahan. Dalam kitab Roma pasal lima,<br \/>\nPaulus memaparkan proses dimana kesabaran dipelajari dan imbalan rohani yang dihasilkannya:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Kita bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena<br \/>\nkita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan kesabaran, dan kesabaran<br \/>\nmenimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan<br \/>\ntidak mengecewakan, karena kasih Yahuwah telah dicurahkan di dalam hati kita<br \/>\noleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. (Roma 5: 3-5)<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Perjuangan-perjuangan dan cobaan-cobaan yang menimpa<br \/>\njalan kehidupan semua orang yang mengikuti Yahuwah diijinkan oleh Kasih yang<br \/>\ntak terbatas. Pencobaan-pencobaan seperti ini hanya dapat diatasi dengan iman<br \/>\ndan kepercayaan dalam kekuatan ilahi. Hal ini memberikan kepada setiap orang<br \/>\npengetahuan <em>pribadi<\/em>, pengalaman <em>pribadi<\/em> bahwa Yahuwah dapat dipercaya.<\/p>\n<p>&#8220;Kesabaran&#8221; tersedia bagi semua orang yang<br \/>\nmau mencarinya. Hal ini diperoleh dengan <em>memilih<\/em><br \/>\nuntuk mempercayai Yahuwah dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah sebuah pilihan<br \/>\nsadar. Ini adalah sebuah keputusan yang tidak didasarkan pada perasaan. Memang,<br \/>\nperasaan (takut, keraguan) harus sering diabaikan ketika menjalankan iman. Iman<br \/>\nadalah &#8220;persetujuan pikiran pada kebenaran yang dinyatakan oleh pihak yang<br \/>\nlain, bertumpu pada otoritas dan kebenarannya, <em>tanpa bukti yang lain<\/em>&#8220;<sup>4<\/sup>.<\/p>\n<p>Ada banyak hal yang Yahuwah rindu lakukan bagi<br \/>\nanak-anak-Nya, tetapi jika mereka tidak memilih untuk menjalankan iman, Dia<br \/>\nterbatas dalam apa yang bisa Dia lakukan untuk mereka. Sebagaimana penjelasan<br \/>\nYahushua: &#8220;Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang<br \/>\nyang percaya!&#8221;. (Markus 9:23).<\/p>\n<p>Ketika, dalam menjawab doa yang beriman, Yahuwah melakukan<br \/>\nsebuah penyelamatan agung, rasa syukur akan terbangun di dalam hati. Pada<br \/>\ngilirannya, rasa syukur atas berkat yang diterima mengilhami kasih. Ini adalah sebuah<br \/>\nsiklus tindakan-diri untuk kasih yang diperoleh melalui pengalaman ini yang<br \/>\ntetap mengilhami iman <em>yang lebih besar<\/em>!<\/p>\n<p>Pilihlah untuk percaya pada janji-janji yang<br \/>\ndiberikan di dalam Alkitab. Itu adalah firman-firman Yahuwah untuk <em>anda<\/em>. Dasarkan kepercayaan anda pada<br \/>\npengetahuan pribadi anda tentang Dia sebagai Sang Pencipta yang maha kuasa, dan<br \/>\nmaha kasih. Untuk alasan inilah maka Yahuwah telah memberikan janji-janji yang<br \/>\ntak terhitung jumlahnya dalam Firman-Nya.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada<br \/>\nkita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita<br \/>\nakan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib. Dengan<br \/>\njalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita <a href=\"\/practical-godliness\/janjijanji-yang-sangat-besar-berharga.html\">janji-janji yang berharga<br \/>\ndan yang sangat besar<\/a>, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan<br \/>\nluput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia. Justru karena itu kamu<br \/>\nharus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu<br \/>\nkebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan<br \/>\ndiri, kepada penguasaan diri kesabaran, dan kepada kesabaran [kesalehan], dan<br \/>\nkepada [kesalehan] kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan<br \/>\nsaudara-saudara kasih akan semua orang. Sebab apabila semuanya itu ada padamu<br \/>\ndengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam<br \/>\npengenalanmu akan Yahushua Yang diurapi, Tuan kita. (2 Petrus 1: 3-8).<\/p>\n<p>Mereka yang penuh kepercayaan tunduk kepada kehendak<br \/>\nilahi akan mendapatkan <em>kesabaran<\/em>.<br \/>\nMereka yang percaya kepada Yahuwah dalam segala hal, mengetahui bahwa &#8220;manusia<br \/>\nhidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan<br \/>\nYahuwah.&#8221; (Ulangan 8: 3). Ketika terluka atau dirugikan oleh orang lain,<br \/>\norang-orang yang memiliki kesabaran tidak membalas dendam. Mereka mempercayai<br \/>\nYahuwah untuk memperbaiki setiap kesalahan, dan mengklaim janji: &#8220;Pembalasan<br \/>\nitu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Yahuwah&#8221;. (Roma<br \/>\n12:19).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Patience during the race\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/race-that-is-set-before-us-bahasa.jpg\" align=\"left\" height=\"598\" width=\"400\">Paulus menyamakan pengalaman ini dengan sebuah lomba<br \/>\nlari jarak jauh, dia mendorong: &#8220;Karena kita mempunyai banyak saksi,<br \/>\nbagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan<br \/>\ndosa yang begitu merintangi kita, dan marilah kita berlomba dengan sabar dalam<br \/>\nperlombaan yang diwajibkan bagi kita, dengan mata yang tertuju kepada Yahushua<br \/>\nPembentuk dan Penyempurna iman kita&#8221;. (Ibrani 12: 1 dan 2). Kehidupan<br \/>\nKristen adalah seperti sebuah perlombaan lari jarak jauh. Hal ini tidak dapat<br \/>\ndimenangkan dalam sebuah lari cepat. Melainkan membutuhkan kesabaran, kemauan<br \/>\nteguh dan sebuah kemauan untuk menunggu lama demi mendapatkan hadiah.<br \/>\nJanji-janji dari Firman Yahuwah diberikan untuk memperkuat orang-orang percaya<br \/>\ndalam perlombaan mereka masing-masing.<\/p>\n<p>&#8220;Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu,<br \/>\ntelah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang<br \/>\npada pengharapan oleh kesabaran dan penghiburan dari Kitab Suci&#8221;. (Roma<br \/>\n15: 4).<\/p>\n<p>Kitab Wahyu mengungkapkan bahwa generasi akhir akan<br \/>\nmemiliki anugerah rohani berupa kesabaran.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Barangsiapa ditentukan untuk ditawan, ia akan<br \/>\nditawan; barangsiapa ditentukan untuk dibunuh dengan pedang, ia harus dibunuh<br \/>\ndengan pedang. Yang penting di sini ialah kesabaran dan iman orang-orang kudus.<br \/>\n(Wahyu 13:10).<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu.<br \/>\n. . maka ia akan minum dari anggur murka Yahuwah. . . maka asap api<br \/>\nyang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya. . . yang penting<br \/>\ndi sini ialah kesabaran orang-orang kudus, yang menuruti perintah Yahuwah dan<br \/>\niman kepada Yahushua. (Wahyu 14: 9-12).<\/p>\n<p>Sangat menarik untuk dicatat bahwa setiap contoh<br \/>\nyang diberikan berada dalam konteks pertarungan akhir antara Yahushua dan<br \/>\nSetan. Semua orang yang akan mengatasi setan dalam pertarungan akhir dunia akan<br \/>\nmelakukannya hanya dalam kekuatan Yahuwah. Kekuatan ini akan menjadi milik<br \/>\nmereka melalui iman kepada Sang Penebus mereka. Dengan menjalankan iman,<br \/>\nberdasarkan pengetahuan mereka tentang karakter-Nya, mereka akan melatih<br \/>\nkesabaran.<\/p>\n<p>Seperti Yahushua di Taman Getsemani, iman mereka<br \/>\nakan diuji sampai akhir.<\/p>\n<p>Seperti Yahushua di atas kayu salib, akan ada<br \/>\nsaat-saat ketika, secara emosional, mereka akan merasa seolah-olah Bapa Surgawi<br \/>\nmereka pada akhirnya telah meninggalkan mereka.<\/p>\n<p>Seperti Yahushua, mereka akan menang dengan menyatakan<br \/>\nkembali kepercayaan mereka sepenuhnya di dalam Yahuwah. Mereka akan menyesuaikan<br \/>\nkeinginanan mereka sesuai dengan kehendak ilahi dan menunggu Dia untuk memberikan<br \/>\nkelepasan sesuai dengan cara yang Dia tahu yang terbaik. Mereka puas menunggu<br \/>\nlama demi keadilan, mengetahui kelepasan dan upah melampaui pikiran terliar<br \/>\nmereka yang akan datang kepada mereka yang percaya kepada Sang Juruselamat.<\/p>\n<p>Kata-kata Yahushua adalah bagian dari pengalaman<br \/>\npribadi mereka: &#8220;Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu,<br \/>\nsaudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di<br \/>\nantara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku.<br \/>\nTetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap<br \/>\nbertahan, kamu akan memperoleh hidupmu&#8221;. (Lukas 21: 16-19).<\/p>\n<p>Orang-orang kudus percaya kepada Yahuwah. Mereka<br \/>\npercaya pada janji-janji-Nya. Kepercayaan ini telah dibangun di atas pengalaman<br \/>\npribadi masing-masing. Mereka tahu bahwa &#8220;Dia yang memanggil kamu adalah<br \/>\nsetia, Dia juga akan menggenapinya&#8221;. (1 Tesalonika 5:24). Mereka dapat<br \/>\nmenanggung penderitaan, penganiayaan dan cemoohan karena mereka memiliki<br \/>\nkeyakinan bahwa Yahuwah akan membebaskan mereka dan upah yang dijanjikan adalah<br \/>\npasti.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu,<br \/>\nkarena besar upah yang menantinya. Sebab kamu memerlukan kesabaran, supaya<br \/>\nsesudah kamu melakukan kehendak Yahuwah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan<br \/>\nitu. &#8220;Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan<br \/>\ndatang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya. Tetapi orang-Ku yang<br \/>\nbenar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak<br \/>\nberkenan kepadanya.&#8221; Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan<br \/>\ndiri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup.<br \/>\n(Ibrani 10: 35-39)<\/p>\n<p>Semua orang yang mengembangkan kesabaran melalui<br \/>\niman di dalam Yahuwah akan menjadi ahli waris Yahuwah dan ahli waris bersama<br \/>\nYahushua. Tetapi mereka yang tidak mengembangkan kesabaran tidak akan selamat.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini,<br \/>\ndan Aku akan menjadi Eloahnya dan ia akan menjadi anak-Ku. Tetapi orang-orang<br \/>\npenakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang<br \/>\npembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala<br \/>\ndan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang<br \/>\nmenyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua&#8221;. (Wahyu<br \/>\n21: 7 dan 8).<\/p>\n<p>Ini adalah, sebuah daftar panjang yang sangat<br \/>\nkomprehensif dari orang-orang yang tidak akan selamat! Adalah tidak<br \/>\nmengherankan jika tukang-tukang sihir, penyembah berhala, pendusta, orang-orang<br \/>\nkeji dan para pembunuh harus tidak selamat. Tapi orang-orang penakut? Mengapa<br \/>\nseseorang harus tidak selamat hanya karena dia takut?<\/p>\n<p>Jawabannya sederhana: orang-orang &#8220;penakut&#8221;<br \/>\ntidak akan selamat <em>karena<\/em> mereka<br \/>\nadalah orang-orang yang &#8220;tidak percaya&#8221;. Iman itu sederhananya adalah<br \/>\npercaya kepada Yahuwah melalui Firman-Nya karena <em>Siapa dan Apa Dia<\/em> (Maha-Kasih dan Maha-kuasa), dan tidak<br \/>\nmembutuhkan bukti lain.  Oleh karena itu,<em>kurangnya<\/em> iman dalam janji-janji-Nya,<br \/>\npada dasarnya, adalah menyebut-Nya sebagai pembohong.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita<br \/>\nharapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan<br \/>\nkepada Yahuwah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Yahuwah, ia harus percaya<br \/>\nbahwa Yahuwah ada, dan bahwa Dia memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh<br \/>\nmencari Dia. (Ibrani 11: 1 dan 6).<\/p>\n<p>Pengalaman yang sangat penting namun pribadi ini<br \/>\njuga disimpulkan dalam kata-kata salah satu lagu penginjilan:<\/p>\n<p align=\"center\">Iman adalah dasar dari<br \/>\nhal-hal yang tak terlihat;<br \/>\nDasar dari segala sesuatu<br \/>\nyang kita harapkan.<br \/>\nFirman Yahuwah telah<br \/>\nmengatakan itu dan aku percaya itu<br \/>\nKarena mujizat telah terjadi<br \/>\nbagiku.<br \/>\nYahuwah berfirman! Dan aku<br \/>\npercaya itu!<br \/>\nDan itu sudah cukup bagiku.<br \/>\n. .<br \/>\nMeskipun beberapa orang mungkin<br \/>\nragu bahwa firman-Nya adalah benar<br \/>\nAku telah memilih untuk<br \/>\npercaya, sekarang bagaimana dengan anda?<br \/>\nYahuwah berfirman! Dan aku<br \/>\npercaya itu!<br \/>\nDan itu sudah cukup bagiku.<\/p>\n<p>Jika anda tidak memiliki iman dalam Yahuwah untuk<br \/>\nmenepati janji-Nya, anda tidak akan memiliki kesabaran untuk menunggu-Nya untuk<br \/>\nbertindak bagi kepentingan anda. Anda tidak akan percaya bahwa Dia akan<br \/>\nmengirimkan Yahushua untuk memberikan kepada semua orang yang penuh kepercayaan<br \/>\nmenunggu kedatangan-Nya kembali. Sebaliknya, anda akan takut. Injil Matius<br \/>\nmencatat kata-kata sedih yang diucapkan kepada semua orang yang, karena<br \/>\nkurangnya iman, telah gagal mengembangkan kesabaran berdasarkan Alkitab:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuan,<br \/>\nTuan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak<br \/>\nBapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku:<br \/>\nTuan, Tuan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi<br \/>\nnama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku<br \/>\nakan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu!<br \/>\nEnyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!&#8221;  (Lihat Matius 7: 21-23).<\/p>\n<p>Tapi hal itu tidaklah harus menjadi nasib siapapun!<br \/>\n&#8220;Tuan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang<br \/>\nmenganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia<br \/>\nmenghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang<br \/>\nberbalik dan bertobat&#8221;. (2 Petrus 3: 9). Jika anda tidak memiliki<br \/>\npengetahuan, jika anda tidak memiliki iman, jika anda tidak memiliki kesabaran \u2013<br \/>\nmintalah kepada Yahuwah semua itu! Dia tidak akan menahan hal-hal yang baik bagi<br \/>\nanak-anak-Nya.<\/p>\n<p align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Faith Trust Patience\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/patience-trust-faith-bahasa.png\" height=\"337\" width=\"700\"><\/p>\n<p>Karena iman tidak didasarkan pada perasaan, buatlah<br \/>\npilihan sederhana hari ini untuk percaya kepada-Nya <em>terlepas <\/em>dari<em> perasaan anda!<\/em><br \/>\nBuatlah menjadi sebuah kebiasaan untuk menunggu Yahuwah, dengan penuh<br \/>\nkepercayaan dan kesabaran.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu<br \/>\njatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap<br \/>\nimanmu itu menghasilkan kesabaran. Dan biarkanlah kesabaran itu memperoleh buah<br \/>\nyang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu<br \/>\napapun. Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia<br \/>\nmemintakannya kepada Yahuwah, yang memberikan kepada semua orang dengan murah<br \/>\nhati dan dengan tidak membangkit-bangkit,maka hal itu akan diberikan kepadanya.<br \/>\nHendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang<br \/>\nyang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari<br \/>\noleh angin.  (Yakobus 1: 2-6).<\/p>\n<p>Buatlah menjadi sebuah kebiasaan sehari-hari untuk<br \/>\nbersandar kepada Yahuwah. Klaim janji-Nya, percayalah dalam firman-Nya. Anda<br \/>\njuga dapat memiliki kesabaran orang-orang kudus dan &#8220;mewarisi segala<br \/>\nsesuatu&#8221; dengan Yahushua, Sang Juruselamat kita.<\/p>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\">\n<p><font face=\"Georgia\" size=\"3\">Konten Terkait:<\/font><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"\/practical-godliness\/iman-adalah-kemenangan.html\">Iman Adalah Kemenangan<\/a><\/li>\n<li><a href=\"\/end-time-prophecy\/144000-para-pengantin-yahushua.html\">144.000: Para Pengantin<br \/>\nYahushua<\/p>\n<p><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<hr style=\"width: 100%\">\n<p><sup>1<\/sup> <em>Webster\u2019s New Universal Unabridged<br \/>\nDictionary, <\/em>Edisi Kedua, 1983.<\/p>\n<p><sup>2<\/sup> Noah Webster, <em>American Dictionary of<br \/>\nthe English Language, <\/em>1828.<\/p>\n<p><sup>3<\/sup> Semua ayat-ayat Alkitab diambil dari Alkitab King<br \/>\nJames Version, jika bukan maka akan dituliskan. Nama-nama Asli dari Bapa dan<br \/>\nAnak telah dipulihkan.<\/p>\n<p><sup>4<\/sup> <em>S.d.a..<\/em><\/p>\n","protected":false},"featured_media":222825,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-109509","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kepercayaan-alkitabiah","wlc-content-directory-faith-victory"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kesabaran Orang-orang Kudus - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kesabaran Orang-orang Kudus - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nona Wagner sedang khawatir. Kunjungan sore ke museum kereta api dengan kelasnya siswa tingkat dua telah berjalan dengan baik. Anak-anak tertarik dan (sebagian besar) telah berperilaku baik. Dia telah berhasil menghentikan perkelahian singkat Chad dan Tim sebelum ada sesuatu yang rusak di dalam museum. Dia telah berhasil menemukan kamar mandi tepat pada waktunya untuk si [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T12:24:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/patience-of-the-saints-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"12 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/\",\"name\":\"Kesabaran Orang-orang Kudus - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/patience-of-the-saints-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2013-10-14T10:50:54+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T12:24:12+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/patience-of-the-saints-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/patience-of-the-saints-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kesabaran Orang-orang Kudus\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kesabaran Orang-orang Kudus - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kesabaran Orang-orang Kudus - Worlds Last Chance","og_description":"Nona Wagner sedang khawatir. Kunjungan sore ke museum kereta api dengan kelasnya siswa tingkat dua telah berjalan dengan baik. Anak-anak tertarik dan (sebagian besar) telah berperilaku baik. Dia telah berhasil menghentikan perkelahian singkat Chad dan Tim sebelum ada sesuatu yang rusak di dalam museum. Dia telah berhasil menemukan kamar mandi tepat pada waktunya untuk si [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T12:24:12+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/patience-of-the-saints-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"12 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/","name":"Kesabaran Orang-orang Kudus - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/patience-of-the-saints-bahasa.jpg","datePublished":"2013-10-14T10:50:54+00:00","dateModified":"2025-08-21T12:24:12+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/patience-of-the-saints-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/patience-of-the-saints-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/patience-of-the-saints\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kesabaran Orang-orang Kudus"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/109509","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109509"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/222825"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109509"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}