{"id":109494,"date":"2012-12-03T12:07:00","date_gmt":"2012-12-03T12:07:00","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-8-hari-per-minggu-sejarah-kalender-julian\/"},"modified":"2025-08-21T12:09:05","modified_gmt":"2025-08-21T12:09:05","slug":"8-hari-per-minggu-sejarah-kalender-julian","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kalender-yahs\/8-hari-per-minggu-sejarah-kalender-julian\/","title":{"rendered":"8 Hari per Minggu? Sejarah Kalender Julian"},"content":{"rendered":"<p>Asumsi<br \/>\nadalah berbahaya \u2013 khususnya ketika itu dibuat dalam bidang agama. Jika sebuah<br \/>\nkepercayaan theologi di dasarkan pada sebuah asumsi yang salah, maka praktek<br \/>\nkeagamaan akan menjadi salah. Asumsi yang paling umum di dalam Kekristenan<br \/>\nadalah bahwa hari Sabtu adalah Sabat yang Alkitabiah, dan hari Minggu adalah hari di mana Yahushua telah bangkit. Keyakinan<br \/>\nini dibuat di atas asumsi yang lain: mingguan<br \/>\nmoderen memiliki siklus tidak terputus dan tanpa interupsi sejak<br \/>\ndari masa Penciptaan. Namun, fakta dari kalender Julian, membuktikan asumsi ini<br \/>\nsalah.<\/p>\n<p>Kalender<br \/>\nJulian telah di tetapkan pada tahun 45 SM. Sama seperti kalender dari Republik<br \/>\nRoma sebelumnya, kalender Julian mula-mula memiliki delapan hari per minggunya!<br \/>\nHari-hari dalam setiap minggu dari Republik Roma dan kalender Julian mula-mula,<br \/>\nditandai dengan huruf A sampai H. Semua kalender Julian mula-mula (fasti) yang<br \/>\nada memiliki tanggal dari tahun 63 SM sampai dengan tahun 37 M.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Delapan hari per minggu dengan jelas terlihat dalam prasasti batu ini.\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/vbOt6ITH-image003-5.png\">\n<\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong><font size=\"1\">Delapan hari per minggu dengan jelas terlihat dalam prasasti batu ini.<\/font><\/strong><\/font><\/p>\n<p align=\"center\"> <img decoding=\"async\" alt=\"Rekonstruksi Fasti Antiates, satu-satunya kalender Republik Romawi yang masih ada.\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/image002-5.jpg\"><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong><font size=\"1\">Rekonstruksi<br \/>\nFasti Antiates, satu-satunya kalender Republik Romawi yang masih ada.<sup>1<\/sup><sup><\/sup><\/font><\/strong><\/font><\/p>\n<p>Seiring<br \/>\ndengan perluasan Kekaisaran Roma, mereka berhubungan dengan kaum Mithrais yang<br \/>\ndengan cepat menjadi sekte agama yang terkenal di Roma. Mithrais membawa model<br \/>\ntujuh-hari per minggu yang dinamakan dengan nama dewa-dewa planetari.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cTidak<br \/>\ndiragukan lagi bahwa kisah penyebaran orang Iran [Persia] memiliki hubungan<br \/>\ndengan penerimaan kekafiran secara umum, terhadap mingguan yang hari Minggunya<br \/>\ndijadikan sebagai hari yang suci. Nama-nama yang kita gunakan terhadap enam<br \/>\nhari yang lain, tanpa mewaspadainya, berasal dari apa yang digunakan oleh orang<br \/>\nMithrais pada waktu yang sama ketika mereka mendapatkan banyak pengikut di<br \/>\nprovinsi Barat, dan tidak gegabah dalam membangun sebuah hubungan yang<br \/>\nkebetulan antara kemenangan dan fenomena bersamaan. (Franz<br \/>\nCumont, Textes et Monumnets Figures Relatifs aux Mysteres de Mithra, Vol. I,<br \/>\nhal. 112.)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Tanda<br \/>\nkeutamaan yang ada pada dies Solis [hari Matahari atau hari Minggu] juga pasti<br \/>\nmemberikan kontribusi terhadap pengakuan umum hari Minggu sebagai hari libur<br \/>\natau hari kudus. Hal ini terkait dengan fakta yang lebih penting, yaitu, adopsi<br \/>\nminggu ini dilakukan oleh semua negara-negara di Eropa. &#8220;( Franz Cumont,<br \/>\nAstrology and Religion Among the Greeks and Romans, hal. 163, penekanan<br \/>\ndiberikan.)<\/p>\n<p>Hari<br \/>\nMinggu tidak mungkin menjadi hari di mana Yahushua bangkit dari kematian, karena<br \/>\nhari Minggu belum ada di dalam mingguan delapan-hari kalender Julian pada masa<br \/>\nDia ada di bumi. Selanjutnya, hari Sabtu juga tidak mungkin menjadi hari Sabat<br \/>\nyang Alkitabiah karena mingguan tujuh-hari planetari aslinya dimulai pada hari<br \/>\nSabtu!<\/p>\n<p>Pada<br \/>\nPermandian Titus, di Roma, yang dibangun antara tahun 79-81 M. Kalender tempel yang<br \/>\nditemukan di sana secara jelas menunjukkan Saturnus,<br \/>\ndewa pertanian, adalah dewa dari hari pertama disetiap minggu.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Kalender Tempel Orang Roma\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/2DI53ZM3-image004-5.png\">\n<\/p>\n<p align=\"center\"><strong><font size=\"1\" color=\"#6699cc\">Kalender Tempel Orang Roma<\/font><\/strong><em><br \/>\n<\/em><\/p>\n<p>Dies<br \/>\nSolis, atau hari Matahari, atau hari minggu, dapat dilihat pada hari kedua pada<br \/>\nminggu itu. Luna, dewi-bulan yang memakai bulan sabit sebagai makhkotanya,<br \/>\nadalah hari ketiga di minggu itu. Mingguan ini berakhir pada hari Venus, dies<br \/>\nVeneris, yang merupakan hari Jumat moderen, itulah hari ketujuh pada  minggu itu.<\/p>\n<p>Mingguan<br \/>\nplanetari kafir, seperti yang kalender Julian adopsi, adalah sejatinya kafir. Fakta<br \/>\nsejarah mengungkap bahwa baik hari Sabat Alkitab maupun hari pertama yang<br \/>\nAlkitabiah, keduanya tidak dapat ditemukan dengan menggunakan kalender moderen.<br \/>\nKarena sangat penting untuk beribadah pada hari yang spesifik, maka adalah juga<br \/>\npenting untuk menggunakan kalender Alkitabiah yang benar untuk <em>menentukan<\/em> hari itu.<\/p>\n<p>Kalender luni-solar dari masa Penciptaan, menggunakan matahari dan bulan, sebagai satu-satunya<br \/>\nyang menentukan Sabat hari-ketujuh yang benar dan hari yang tepat di mana<br \/>\nKristus bangkit.<\/p>\n<p class=\"indenttext\"> \u201cDia menetapkan bulan sebagai penentu musim.\u201d<br \/>\nMazmur 104:19<\/p>\n<p>Musim<sup>2<\/sup><br \/>\n: mo\u2019edim. Waktu perkumpulan peribadatan umat Yahuwah.<\/p>\n<p>Ada<br \/>\ndua kalender yang tersedia bagi orang Israel pada masa Yahushua:<\/p>\n<ol>\n<li>Kalender matahari<br \/>\nJulian dengan delapan-hari per minggu;<\/li>\n<li>Kalender<br \/>\nluni-solar Ibrani dengan tujuh-hari per minggu dan siklus mingguannya dibaharui<br \/>\nsetiap bulan baru.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Menurut<br \/>\nanda kalender mana yang digunakan oleh Yahushua dan orang Israel?<\/p>\n<p align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Kalender Luni-Solar Sang Pencipta\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/nPJtFbNA-luni-solar-calendar-bahasa.png\" height=\"347\" width=\"450\"> <\/p>\n<div align=\"center\">\n<div align=\"center\"><strong>Hari di mana anda beribadah, yang ditentukan<br \/>\noleh kalender yang anda gunakan, menunjukkan siapa yang anda sembah.<\/strong><\/p>\n<div align=\"left\"> <\/div>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\">\n<p align=\"left\"><font size=\"3\" face=\"Georgia\">Klik<br \/>\ndi <a title=\"\" href=\"\/view-video\/1540\/sejarah-kalender-julian.html\">sini<\/a><br \/>\nuntuk menonton videonya!<\/font><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<hr style=\"width: 100%\" align=\"left\">\n<p><sup>1<\/sup> Palazzo Massimo Alle Terme, ed. Adriano La Regina,<br \/>\n1998.<\/p>\n<p><sup>2<\/sup> &#8220;Hari raya orang Yahudi terjadi secara berkala, sehingga<br \/>\nkata ini digunakan untuk mengenali hari-hari raya itu. . . Mo&#8217;ed digunakan<br \/>\ndalam arti luas untuk semua acara agama. Itu terkait erat dengan Kemah Suci itu<br \/>\nsendiri. . . [Yahuwah] bertemu orang Israel di sana pada waktu tertentu untuk mengungkapkan<br \/>\nkehendak-Nya. Ini adalah istilah umum untuk waktu perkumpulan ibadah umat. . .<br \/>\n[Yahuwah].&#8221; (Lihat #4150, &#8220;Lexical Aids to the Old Testament,&#8221;<br \/>\nHebrew-Greek Key Word Study Bible, KJV.)<\/p>\n","protected":false},"featured_media":222736,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-109494","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kalender-yahs","wlc-content-directory-the-fallacy-of-a-continuous-weekly-cycle"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>8 Hari per Minggu? Sejarah Kalender Julian - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Hari per Minggu? Sejarah Kalender Julian - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Asumsi adalah berbahaya \u2013 khususnya ketika itu dibuat dalam bidang agama. Jika sebuah kepercayaan theologi di dasarkan pada sebuah asumsi yang salah, maka praktek keagamaan akan menjadi salah. Asumsi yang paling umum di dalam Kekristenan adalah bahwa hari Sabtu adalah Sabat yang Alkitabiah, dan hari Minggu adalah hari di mana Yahushua telah bangkit. Keyakinan ini [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T12:09:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/8-days-a-week-julian-calendar-history-poster-bahasa-a.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/\",\"name\":\"8 Hari per Minggu? Sejarah Kalender Julian - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/8-days-a-week-julian-calendar-history-poster-bahasa-a.jpg\",\"datePublished\":\"2012-12-03T12:07:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T12:09:05+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/8-days-a-week-julian-calendar-history-poster-bahasa-a.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/8-days-a-week-julian-calendar-history-poster-bahasa-a.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"8 Hari per Minggu? Sejarah Kalender Julian\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Hari per Minggu? Sejarah Kalender Julian - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"8 Hari per Minggu? Sejarah Kalender Julian - Worlds Last Chance","og_description":"Asumsi adalah berbahaya \u2013 khususnya ketika itu dibuat dalam bidang agama. Jika sebuah kepercayaan theologi di dasarkan pada sebuah asumsi yang salah, maka praktek keagamaan akan menjadi salah. Asumsi yang paling umum di dalam Kekristenan adalah bahwa hari Sabtu adalah Sabat yang Alkitabiah, dan hari Minggu adalah hari di mana Yahushua telah bangkit. Keyakinan ini [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T12:09:05+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/8-days-a-week-julian-calendar-history-poster-bahasa-a.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/","name":"8 Hari per Minggu? Sejarah Kalender Julian - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/8-days-a-week-julian-calendar-history-poster-bahasa-a.jpg","datePublished":"2012-12-03T12:07:00+00:00","dateModified":"2025-08-21T12:09:05+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/8-days-a-week-julian-calendar-history-poster-bahasa-a.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/8-days-a-week-julian-calendar-history-poster-bahasa-a.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/8-days-a-week-julian-calendar-history\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"8 Hari per Minggu? Sejarah Kalender Julian"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/109494","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109494"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/222736"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109494"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}