{"id":109240,"date":"2013-01-12T02:31:26","date_gmt":"2013-01-12T02:31:26","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-bulan-bulan-baru-manna-sebuah-pola-di-padang-gurun\/"},"modified":"2025-08-21T07:39:28","modified_gmt":"2025-08-21T07:39:28","slug":"bulan-bulan-baru-manna-sebuah-pola-di-padang-gurun","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kalender-yahs\/bulan-bulan-baru-manna-sebuah-pola-di-padang-gurun\/","title":{"rendered":"Bulan-bulan Baru &#038; Manna | Sebuah Pola di Padang gurun"},"content":{"rendered":"<p>Seiring dengan terus bertambahnya terang mengenai<br \/>\npengatur-waktu yang telah ditetapkan oleh Sang Pencipta, yaitu: kalender<br \/>\nluni-solar, demikian pula perlawanan terhadap kebenaran ini terus bertambah.<br \/>\nBegitu satu keberatan atau bantahan dijawab, bantahan yang lain muncul lagi di<br \/>\ntempat yang sama.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Bulan-bulan Baru &amp;#038; Manna | Sebuah Pola di Padang gurun image\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/truth-divides-bahasa-1.jpg\"> <\/p>\n<p>Salah satu keberatan, yang secara khusus, sering dikemukakan<br \/>\noleh mereka yang belum sungguh-sungguh \u200b\u200bmeluangkan waktu untuk benar-benar mempelajari<br \/>\ntopik yang sangat penting ini adalah gambaran Alkitab mengenai manna. Beberapa orang<br \/>\nmemanfaatkan kebisuan Alkitab tentang bagaimana kaitan manna dengan Hari Bulan<br \/>\nBaru dan hari ke-30 dalam sebuah bulan sebagai &#8220;bukti&#8221; bahwa <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/sabat-lunar.html\">Sabat lunar<\/a> itu tidak Alkitabiah.<\/p>\n<p>Keberatan itu pada umumnya seperti ini:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Keluaran pasal 16 menyatakan bahwa manna itu<br \/>\njatuh hanya pada enam hari kerja, tetapi tidak pernah pada Sabat Hari Ke-tujuh.<br \/>\nTidak ada disebutkan kaitan <sub>a<\/sub>ntara manna dengan Hari Bulan Baru atau<br \/>\nhari ke-30 dalam sebuah bulan. Oleh karena itu, orang-orang Israel pasti<br \/>\nmengamati siklus mingguan tidak terputus, sama seperti yang kita lakukan hari<br \/>\nini&#8221;.<\/p>\n<p>Meskipun benar bahwa dalam kitab Keluaran pasal 16<br \/>\ntidak terdapat rincian tentang bagaimana kaitan manna dengan <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/hari-bulan-baru-fajar-setelah-konjungsi.html\">Hari Bulan Baru<\/a> atau hari ke-30 dalam<br \/>\nsebuah bulan<sup>1<\/sup>, namun Alkitab tidak sepenuhnya diam tentang masalah<br \/>\ntersebut. Banyak orang telah menyangka bahwa orang-orang Israel <em>hanya makan manna<\/em> selama empat puluh<br \/>\ntahun. Namun bagaimanapun hal ini tidaklah benar.<\/p>\n<p>Dalam Keluaran 12: 30-32, kita membaca:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Lalu bangunlah Firaun pada malam itu, bersama semua<br \/>\npegawainya dan semua orang Mesir; dan kedengaranlah seruan yang hebat di Mesir,<br \/>\nsebab tidak ada rumah yang tidak kematian. Lalu pada malam itu dipanggilnyalah<br \/>\nMusa dan Harun, katanya: &#8220;Bangunlah, keluarlah dari tengah-tengah<br \/>\nbangsaku, baik kamu maupun orang Israel; pergilah, beribadahlah kepada Yahuwah,<br \/>\nseperti katamu itu. <strong>Bawalah juga kambing<br \/>\ndombamu dan lembu sapimu<\/strong>, seperti katamu itu, tetapi pergilah! Dan<br \/>\npohonkanlah juga berkat bagiku.&#8221; (Lihat Keluaran 12: 30-32)<\/p>\n<p>Ketika Firaun akhirnya setuju untuk membiarkan bangsa<br \/>\nIsrael pergi dengan bebas, dia mengijinkan mereka pergi dengan semua kambing<br \/>\ndomba dan lembu sapi mereka. Walaupun kita tidak bisa mengetahui dengan pasti<br \/>\njumlah ternak yang sebenarnya yang orang Israel bawa bersama mereka, kita dapat<br \/>\nmenyimpulkan bahwa ternak mereka berjumlah setidaknya dalam hitungan ratusan<br \/>\nribu karena ada 600.000 orang laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak,<br \/>\nyang meninggalkan Mesir. (Keluaran 12:37). Peristiwa Keluaran ini bukanlah<br \/>\nsebuah pergerakan kecil! Kaum Israel telah sangat diberkati oleh Yahuwah selama<br \/>\nmereka tinggal di Mesir.<\/p>\n<p>Persembahan yang tercantum dalam tiga pasal pertama<br \/>\ndari kitab Imamat membuktikan banyaknya ternak<sup>2<\/sup> orang Israel.<br \/>\nSebagai contoh:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Berbicaralah kepada orang Israel dan katakan<br \/>\nkepada mereka: Apabila seseorang di antaramu hendak mempersembahkan persembahan<br \/>\nkepada Yahuwah, haruslah persembahanmu yang kamu persembahkan itu dari ternak,<br \/>\nyakni dari lembu sapi atau dari kambing domba. Jikalau persembahannya merupakan<br \/>\nkorban bakaran dari lembu, haruslah ia mempersembahkan seekor jantan yang tidak<br \/>\nbercela. Ia harus membawanya ke pintu Kemah Pertemuan, supaya Yahuwah berkenan<br \/>\nakan dia. (Lihat Imamat 1: 2-3)<sup>3<\/sup>.<\/p>\n<p>Selain dapat mengkonsumsi daging yang diperoleh dari<br \/>\nternak mereka, orang-orang Israel memiliki minyak dan tepung terigu yang dapat dijadikan<br \/>\nmakanan. Hal ini terlihat dalam instruksi Yahuwah untuk konsekrasi imam:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka,<br \/>\nuntuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku: Ambillah<br \/>\nseekor lembu jantan muda dan dua ekor domba jantan yang tidak bercela, roti<br \/>\nyang tidak beragi dan roti bundar yang tidak beragi, yang diolah dengan minyak,<br \/>\ndan roti tipis yang tidak beragi, yang diolesi dengan minyak; dari tepung<br \/>\ngandum yang terbaik haruslah kaubuat semuanya itu. Kautaruhlah semuanya dalam<br \/>\nsebuah bakul dan kaupersembahkanlah semuanya dalam bakul itu, demikian juga<br \/>\nlembu jantan dan kedua domba jantan itu. Lalu kausuruhlah Harun dan<br \/>\nanak-anaknya datang ke pintu Kemah Pertemuan dan haruslah engkau membasuh<br \/>\nmereka dengan air.&#8221; (Keluaran 29: 1-4, NKJV).<\/p>\n<p>Fakta bahwa kaum Israel diberkati dengan minyak<br \/>\nzaitun dan tepung selama mereka tinggal di padang gurun juga dapat dilihat<br \/>\ndalam perintah Yahuwah mengenai lampu-lampu di kemah suci itu dan roti sajian<br \/>\nyang terus-menerus harus tetap ada di hadapan-Nya.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Yahuwah berfirman kepada Musa: &#8220;Perintahkanlah<br \/>\nkepada orang Israel, supaya mereka membawa kepadamu minyak zaitun tumbuk yang<br \/>\ntulen untuk lampu, supaya lampu dapat dipasang dan tetap menyala . . . . &#8220;Engkau<br \/>\nharus mengambil tepung yang terbaik dan membakar dua belas roti bundar dari<br \/>\npadanya, setiap roti bundar harus dibuat dari dua persepuluh efa; engkau harus<br \/>\nmengaturnya menjadi dua susun, enam buah sesusun, di atas meja dari emas murni<br \/>\nitu, di hadapan Yahuwah . . . .  Roti itu<br \/>\nteruntuk bagi Harun serta anak-anaknya dan mereka harus memakannya di suatu<br \/>\ntempat yang kudus; itulah bagian maha kudus baginya dari segala korban<br \/>\napi-apian Yahuwah; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya.&#8221; (Lihat<br \/>\nImamat 24: 1-9).<\/p>\n<p>Kaum Israel bukan hanya diberkati dengan ternak,<br \/>\nminyak, dan tepung yang melimpah yang dapat digunakan untuk dijadikan makanan,<br \/>\ntapi mereka juga diizinkan untuk membeli dan melakukan perdagangan yang<br \/>\ndiperlukan dengan berbagai bangsa yang terhubung dengan mereka. Hal ini jelas<br \/>\nterlihat dalam perintah Yahuwah kepada Musa ketika kaum Israel sedang<br \/>\nmempersiapkan diri untuk melewati Seir di tanah Esau.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Lalu berfirmanlah Yahuwah kepadaku, demikian: Telah<br \/>\ncukup lamanya kamu berjalan keliling pegunungan ini, beloklah sekarang ke<br \/>\nutara. Perintahkanlah kepada bangsa itu, demikian: Sebentar lagi kamu akan<br \/>\nberjalan melalui daerah saudara-saudaramu, bani Esau, yang diam di Seir; mereka<br \/>\nakan takut kepadamu. Tetapi hati-hatilah sekali; janganlah menyerang mereka,<br \/>\nsebab Aku tidak akan memberikan kepadamu setapak kaki dari negeri mereka,<br \/>\nkarena kepada Esau telah Kuberikan pegunungan Seir menjadi miliknya. <strong>Makanan haruslah kamu beli dari mereka<br \/>\ndengan uang, supaya kamu dapat makan; juga air haruslah kamu beli dari mereka<br \/>\ndengan uang, supaya kamu dapat minum<\/strong>. Sebab Yahuwah, Eloahmu memberkati<br \/>\nengkau dalam segala pekerjaan tanganmu. Ia memperhatikan perjalananmu melalui<br \/>\npadang gurun yang besar ini; keempat puluh tahun ini Yahuwah, Eloahmu,<br \/>\nmenyertai engkau, dan engkau tidak kekurangan apapun&#8221;. (Lihat Ulangan 2: 2-7).<\/p>\n<p>Banyak orang yang keliru memahami keluhan orang-orang<br \/>\nIsrael mengenai manna dalam kitab Bilangan pasal 11 dengan mengartikan bahwa<br \/>\nmereka hanya diizinkan untuk makan manna.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Orang-orang bajingan yang ada di antara mereka<br \/>\nkemasukan nafsu rakus; dan orang Israelpun menangislah pula serta berkata:<br \/>\n&#8220;Siapakah yang akan memberi kita makan daging? Kita teringat kepada ikan<br \/>\nyang kita makan di Mesir dengan tidak bayar apa-apa, kepada mentimun dan<br \/>\nsemangka, bawang prei, bawang merah dan bawang putih. Tetapi sekarang kita<br \/>\nkurus kering, tidak ada sesuatu apapun, kecuali manna ini saja yang kita<br \/>\nlihat&#8221;. (Bilangan 11: 4-6, NKJV).<\/p>\n<p>Keluhan orang-orang Israel bahwa &#8220;tidak ada<br \/>\nsesuatu apapun, kecuali manna ini&#8221; adalah jelas berlebihan dan merupakan<br \/>\ncerminan dari nafsu mereka untuk makan daging yang berlebihan dan menikmati kemewahan<br \/>\nyang dinikmati oleh banyak dari mereka di tanah Mesir. Kita harus ingat, di<br \/>\nsini, bahwa banyak orang-orang Mesir yang menggabungkan diri dengan bangsa Israel<br \/>\nselama masa keluaran mereka dari tanah Mesir.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Kemudian berangkatlah orang Israel dari<br \/>\nRaamses ke Sukot, kira-kira enam ratus ribu orang laki-laki berjalan kaki,<br \/>\ntidak termasuk anak-anak. Juga <strong>banyak<br \/>\norang dari berbagai-bagai bangsa turut dengan mereka<\/strong>; lagi sangat banyak<br \/>\nternak kambing domba dan lembu sapi&#8221;. (Keluaran 12: 37-38, NKJV).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Bulan-bulan Baru &amp;#038; Manna | Sebuah Pola di Padang gurun image\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/manna-q1-bahasa.png\" align=\"right\" height=\"350\" width=\"435\">Kemungkinan orang-orang Mesir yang menggabungkan diri<br \/>\nkepada bangsa Israel ini yang sebagian besar bersungut-sungut, dan yang dengan keras<br \/>\nkepala berteriak dengan keras mengharapkan makanan pokok mereka seperti dulu.<\/p>\n<p>Manna jelas bukan satu-satunya makanan yang tersedia<br \/>\nbagi orang-orang Israel selama mereka tinggal di padang gurun. Hal ini lebih<br \/>\ndibuktikan oleh fakta bahwa manna bahkan tidak diberikan sampai <em>bulan kedua<\/em> bangsa Israel berada di<br \/>\npadang gurun.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Setelah mereka berangkat dari Elim, tibalah segenap<br \/>\njemaah Israel di padang gurun Sin, yang terletak di antara Elim dan gunung<br \/>\nSinai, pada hari yang kelima belas <strong>bulan<br \/>\nyang kedua<\/strong>, sejak mereka keluar dari tanah Mesir . . . . Lalu berfirmanlah Yahuwah<br \/>\nkepada Musa: &#8220;Aku telah mendengar sungut-sungut orang Israel; katakanlah<br \/>\nkepada mereka: Pada waktu senja kamu akan makan daging [burung puyuh] dan pada<br \/>\nwaktu pagi kamu akan kenyang makan roti [manna]; maka kamu akan mengetahui,<br \/>\nbahwa Akulah Yahuwah, Elohimmu&#8221;. (Lihat Keluaran 16: 1, 11-12).<\/p>\n<p>Apa yang orang-orang Israel makan selama bulan<br \/>\npertama mereka berada di padang gurun? Mereka makan dari ternak mereka yang<br \/>\nmelimpah, serta dari harta yang diperoleh ketika mereka menjarah Mesir.<\/p>\n<p>Lalu, kemudian apa tujuan penurunan manna jika bukan<br \/>\nuntuk memberi makan orang-orang Israel? Tujuan utama dari manna itu adalah untuk<br \/>\nmengajar orang-orang Israel mekanisme dari <a href=\"\/view-video\/1476\/kalender-sang-pencipta.html\">kalender langit Yahuwah<\/a>, yang ditegakkan dan<br \/>\nditetapkan pada masa Penciptaan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Berfirmanlah Elohim: &#8220;Jadilah benda-benda<br \/>\npenerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda<br \/>\npenerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan<br \/>\ntahun-tahun&#8221;. (Kejadian 1:14).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Bulan-bulan Baru &amp;#038; Manna | Sebuah Pola di Padang gurun image\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/manna-q2-bahasa.png\" align=\"left\" height=\"350\" width=\"435\">Manna kemungkinan tidak turun pada Hari Bulan Baru<br \/>\natau pada hari ke-30 pada sebuah bulan karena itu tidaklah terlalu diperlukan. Kaum<br \/>\nIsrael diberkati dengan sumber daya yang melimpah, dan memiliki banyak makanan,<br \/>\nselain dari manna surgawi. Ini yang menjelaskan mengapa memasak itu tidak<br \/>\ndilarang pada hari itu. Tujuan dari penurunan manna adalah untuk menerangkan<br \/>\ncara perhitungan hari Sabat. Manna nampaknya hanya diturunkan pada enam hari<br \/>\nkerja yang mendahului setiap Sabat Hari Ke-tujuh. Yahuwah sedang menguji<br \/>\numat-Nya untuk melihat apakah mereka mau mematuhi hukum-Nya.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Lalu berfirmanlah Yahuwah kepada Musa:<br \/>\n&#8220;Sesungguhnya Aku akan menurunkan dari langit hujan roti bagimu; maka<br \/>\nbangsa itu akan keluar dan memungut tiap-tiap hari sebanyak yang perlu untuk<br \/>\nsehari, <strong>supaya mereka Kucoba, apakah<br \/>\nmereka hidup menurut hukum-Ku atau tidak<\/strong>. Dan pada hari yang keenam,<br \/>\napabila mereka memasak yang dibawa mereka pulang, maka yang dibawa itu akan<br \/>\nterdapat dua kali lipat banyaknya dari apa yang dipungut mereka sehari-hari&#8221;.<br \/>\n(Lihat Keluaran 16: 4-5).<\/p>\n<p>Yahuwah, dalam belas kasihan-Nya yang besar dan dalam<br \/>\nkebijaksanaan-Nya yang tidak terbatas, mengajar orang-orang Israel mengenai hal<br \/>\nyang telah mereka lupakan selama 400 tahun, yaitu: kalender-Nya! Hari ini, Bapa<br \/>\nkita yang penuh kasih kembali memulihkan kalender-Nya. Dia sedang menguji<br \/>\norang-orang yang mengaku menjadi milik-Nya untuk melihat apakah mereka hidup<br \/>\nmenurut hukum-Nya. Maukah anda, hari ini, menggabungkan diri untuk setia kepada<br \/>\nYahuwah? Apakah anda berjanji setia kepada Yahuwah, dan berkomitmen untuk memelihara<a href=\"\/view-video\/527\/hari-hari-suci-surgawi.html\">hari suci<\/a> menurut kalender yang ditetapkan<br \/>\noleh-Nya?<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Sebab Dialah Elohim kita, dan kitalah umat<br \/>\ngembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya<br \/>\nkamu mendengar suara-Nya! Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti<br \/>\npada hari di Masa di padang gurun. (Lihat Mazmur 95: 7-8).<\/p>\n<p>Pilihan ada di tangan anda&#8230;<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Bulan-bulan Baru &amp;#038; Manna | Sebuah Pola di Padang gurun image\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/manna-calendar-bahasa-angle.png\"><\/p>\n<hr style=\"width: 100%\">\n<p><sup>1<\/sup> Perlu dicatat bahwa Alkitab tidak memberikan<br \/>\nrincian tentang bagaimana manna terkait dengan Hari-hari Raya. Misalnya, tidak<br \/>\ndisebutkan apakah ada atau tidak manna diturunkan pada Hari Pendamaian, yang<br \/>\nmenjadi hari berpuasa yang khikmad dan tidak boleh bekerja. (Imamat 23: 27-32).<br \/>\nNamun bagaimanapun, hal ini tidak membuktikan bahwa Hari Pendamaian itu bukan<br \/>\nbagian dari kalender Ibrani!<\/p>\n<p><sup>2<\/sup> Bahkan mengingat banyaknya jumlah hewan kurban<br \/>\npersembahan yang diperlukan dan di konsumsi secara teratur oleh orang-orang Israel, ada kemungkinan bahwa jumlah ternak mereka<br \/>\nmeningkat berkali lipat (karena ternak itu juga beranak-pinak) selama kaum Israel<br \/>\nberada di padang gurun.<\/p>\n<p><sup>3<\/sup> Lihat juga Kitab Bilangan, Pasal 28 &amp; 29, untuk<br \/>\nmelihat daftar dan jumlah hewan kurban dan persembahan yang ditentukan.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":221085,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-109240","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kalender-yahs","wlc-content-directory-answering-objections-to-the-lunar-sabbath"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bulan-bulan Baru &amp; Manna | Sebuah Pola di Padang gurun - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bulan-bulan Baru &amp; Manna | Sebuah Pola di Padang gurun - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Seiring dengan terus bertambahnya terang mengenai pengatur-waktu yang telah ditetapkan oleh Sang Pencipta, yaitu: kalender luni-solar, demikian pula perlawanan terhadap kebenaran ini terus bertambah. Begitu satu keberatan atau bantahan dijawab, bantahan yang lain muncul lagi di tempat yang sama. Salah satu keberatan, yang secara khusus, sering dikemukakan oleh mereka yang belum sungguh-sungguh \u200b\u200bmeluangkan waktu untuk [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T07:39:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/new-moons-and-manna-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/\",\"name\":\"Bulan-bulan Baru & Manna | Sebuah Pola di Padang gurun - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moons-and-manna-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2013-01-12T02:31:26+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T07:39:28+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moons-and-manna-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moons-and-manna-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Bulan-bulan Baru &#038; Manna | Sebuah Pola di Padang gurun\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bulan-bulan Baru & Manna | Sebuah Pola di Padang gurun - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bulan-bulan Baru & Manna | Sebuah Pola di Padang gurun - Worlds Last Chance","og_description":"Seiring dengan terus bertambahnya terang mengenai pengatur-waktu yang telah ditetapkan oleh Sang Pencipta, yaitu: kalender luni-solar, demikian pula perlawanan terhadap kebenaran ini terus bertambah. Begitu satu keberatan atau bantahan dijawab, bantahan yang lain muncul lagi di tempat yang sama. Salah satu keberatan, yang secara khusus, sering dikemukakan oleh mereka yang belum sungguh-sungguh \u200b\u200bmeluangkan waktu untuk [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T07:39:28+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/new-moons-and-manna-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/","name":"Bulan-bulan Baru & Manna | Sebuah Pola di Padang gurun - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moons-and-manna-bahasa.jpg","datePublished":"2013-01-12T02:31:26+00:00","dateModified":"2025-08-21T07:39:28+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moons-and-manna-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moons-and-manna-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moons-manna-the-pattern-in-the-wilderness\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Bulan-bulan Baru &#038; Manna | Sebuah Pola di Padang gurun"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/109240","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109240"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/221085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109240"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}