{"id":109187,"date":"2012-12-03T12:55:26","date_gmt":"2012-12-03T12:55:26","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-penanggalan-alkitabiah-perhitungan-tahun-baru\/"},"modified":"2025-08-21T06:50:49","modified_gmt":"2025-08-21T06:50:49","slug":"penanggalan-alkitabiah-perhitungan-tahun-baru","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kalender-yahs\/penanggalan-alkitabiah-perhitungan-tahun-baru\/","title":{"rendered":"Penanggalan Alkitabiah: Perhitungan Tahun Baru"},"content":{"rendered":"<table style=\"margin-left: 10px\" align=\"center\" width=\"700\" border=\"1\" cellpadding=\"1\" cellspacing=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; padding: 7px; background-color: #F7F7BB\" align=\"justify\"><font size=\"3\"><strong>WLC percaya, berdasarkan amanat dari kitab Keluaran<br \/>\n34:22, bahwa hitungan Tahun Baru Alkitab dimulai dari Bulan Baru yang terdekat<br \/>\ndengan titik balik musim semi.<\/strong>   <\/font><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h4><font color=\"#0000cc\"><br \/>\n(1) Apa yang Alkitab katakan<br \/>\natau tunjukkan mengenai Tahun Baru?<\/font><\/h4>\n<p>Dalam Keluaran 12, Yahuwah memerintahkan kepada<br \/>\nMusa:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Bulan inilah akan menjadi permulaan segala<br \/>\nbulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap-tiap tahun.&#8221;<br \/>\n(Keluaran 12: 2, KJV)<\/p>\n<p>Berdasarkan situasinya, kita mengetahui bahwa masa<br \/>\nini adalah berdekatan dengan musim semi<sup>1<\/sup>, tapi bagaimana cara Musa menandai &#8220;bulan<br \/>\npertama&#8221; di masa mendatang? Bagaimana cara dia mengetahui saat musim semi<br \/>\ndimulai? Apakah dia mendasarkan Tahun Baru pada tanaman (yaitu gandum), atau<br \/>\ndia melihat ke langit? Kitab Kejadian memegang jawabannya:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Berfirmanlah Elohim: &#8220;Jadilah<br \/>\nbenda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah<br \/>\nbenda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap<br \/>\ndan hari-hari dan <u>tahun-tahun<\/u>, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi<br \/>\nbumi.&#8221; Dan jadilah demikian.&#8221; (Kejadian 1: 14-15, ISR)<\/p>\n<p>Kejadian 1:14 menyatakan dalam bahasa sederhana<br \/>\nbahwa benda-benda langit yang menjadi &#8220;tanda yang menunjukkan masa-masa<br \/>\nyang tetap dan hari-hari dan <u>tahun-tahun<\/u>.&#8221; Tidak disebutkan <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Kejadian 1: 14-15\" style=\"margin-top: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/biblical-calendation-q1-bahasa.png\" align=\"right\" height=\"329\" width=\"459\">mengenai tanaman di bagian ini. Tidak ada ayat di<br \/>\ndalam Alkitab yang menyatakan bahwa awal tahun akan ditentukan dengan memeriksa<br \/>\ntanaman gandum. Menyarankan bahwa Tahun Baru bergantung pada kematangan gandum,<br \/>\nketika Alkitab tidak terbantahkan menyatakan bahwa benda-benda langit yang akan<br \/>\nmenentukan tahun, adalah tindakan menambahi Firman Yahuwah.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan<br \/>\nkepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada<br \/>\nperintah Yahuwah, Eloahmu, yang kusampaikan kepadamu. (Lihat Ulangan 4: 2).<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu<br \/>\nlakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya.<br \/>\n(Lihat Ulangan 12: 32.)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Semua firman Eloah adalah murni. Ia adalah perisai<br \/>\nbagi orang-orang yang berlindung pada-Nya. Jangan menambahi firman-Nya, supaya<br \/>\nengkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta. (Lihat Amsal 30: 5-6).<\/p>\n<p>Sementara tradisi yang populer mengajarkan bahwa<br \/>\nkematangan jelai gandum Palestina adalah penanda Tahun Baru, anggapan ini tidak<br \/>\ndapat didukung oleh bahkan satu bagian dari Alkitab.<\/p>\n<p>Sekarang kami telah menetapkan dengan pasti bahwa<br \/>\nbenda-benda langit yang menentukan tahun, pertanyaannya adalah &#8220;Apa yang<br \/>\nterjadi di langit yang dapat membuat kita mengetahui bahwa musim dingin sudah<br \/>\nberakhir dan sebuah Tahun Baru telah mulai?&#8221; Sebuah petunjuk yang sangat<br \/>\npenting dapat ditemukan dalam Keluaran pasal 34.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Hari raya Pentakosta, hari<br \/>\nraya buah pertama dari penuaian gandum, haruslah kaurayakan, juga Hari Pesta<br \/>\nPanen pada <u>akhir<\/u> tahun [<u>H#8622<\/u>].&#8221; (Keluaran 34:22, KJV)<\/p>\n<p>Sekarang, mari kita lihat kata Ibrani, yang di sini<br \/>\nditerjemahkan sebagai &#8220;akhir.&#8221;<\/p>\n<p class=\"indenttext\"><u>H#8622 (tekufah)<\/u> &#8211; &#8220;disekitar, lingkaran waktu atau ruang, sebuah titik balik,<br \/>\nlintasan&#8221; (Brown-Driver-Briggs<br \/>\nIbrani Dictionary)<\/p>\n<p>Ketika pada KJV tidak langsung nampak jelas, kata<br \/>\nyang di sini diterjemahkan sebagai &#8220;akhir&#8221; [Strong H#8622] mengacu<br \/>\npada titik balik musim gugur (juga disebut titik balik musim rontok) di pertengahan tahun. Hal ini diperkuat<br \/>\noleh fakta bahwa Hari Pesta Panen, juga disebut sebagai &#8220;Hari Raya Bait<br \/>\nSuci&#8221; dan &#8220;Hari Raya Pondok Daun,&#8221; berlangsung pada musim gugur,<br \/>\ndalam Bulan yang ketujuh (Imamat 23:34) &#8211; di tengah-tengah tahun, bukan pada<br \/>\nakhir tahun.<\/p>\n<p>Encyclopedia Judaica setuju dengan penafsiran ini.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Sebagaimana dinyatakan, empat musim dalam<br \/>\ntahun Yahudi disebut tekufot [jamak dari tekufah; H8622] Lebih tepatnya, itu<br \/>\nadalah awal dari masing-masing empat musim &#8211; menurut pandangan umum, berarti<br \/>\nmengawali \u2013 itu dinamakan tekufah. (harfiah &#8220;lintasan,&#8221; dari \u05e7\u05d5\u05e3<br \/>\nterkait dengan \u05e0\u05e7\u05e3, &#8220;berputar&#8221;), tekufah Nisan menunjukkan matahari<br \/>\nberada pada titik balik musim seminya, Tammuz menunjukkan matahari berada pada<br \/>\ntitik balik musim panas, Tishri, pada titik balik musim gugur, dan Tebet, pada<br \/>\ntitik balik musim dingin.&#8221; (Encyclopedia<br \/>\nJudaica, Pasal &#8220;Kalender&#8221;, hal.356)<\/p>\n<p>Terjemahan di bawah ini memberikan terjemahan yang<br \/>\nlebih akurat dari Keluaran 34:22.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Dan hahruslah kamu rayakan bagi-Ku hari raya<br \/>\npentakosta, hari raya buah pertama. Dan Hari Pesta Panen pada <u>pertengahan tahun<\/u>&#8221; (Keluaran 34:22, <em>Brenton English Septuaginta<\/em>)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Dan hari raya pentakosta kamu rayakanlah<br \/>\nbagimu, hari raya buah pertama panen gandum. Dan Hari Pesta Panen, pada <u>perputaran tahun<\/u>&#8221; (Keluaran 34:22,<br \/>\nYLT)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Dan kamu harus merayakan perayaan pantekosta,<br \/>\nhari raya buah pertama panen gandum, dan Hari Pesta Panen pada <u>titik balik tahun<\/u>.&#8221; (Keluaran 34:22,<br \/>\nDarby)<\/p>\n<p>Sampai di sini, kita telah memastikan hal berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Hari Pesta Panen berkisar pada panen musim gugur di Bulan yang ketujuh<br \/>\n(Imamat 23:34).<\/li>\n<li>Hari Pesta Panen dikaitkan dengan titik balik musim gugur di pertengahan<br \/>\ntahun.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Hanya akan masuk akal jika disimpulkan berdasarkan<br \/>\nfakta di atas bahwa permulaan tahun terkait dengan titik balik musim semi, yang berlangsung sekitar enam<br \/>\nbulan sebelum dan sesudah titik balik musim gugur. <strong>Jika perayaan musim gugur terkait dengan titik balik<br \/>\nmusim gugur di pertengahan tahun, maka perayaan musim semi harus terkait dengan<br \/>\ntitik balik musim semi pada awal tahun.<\/strong><\/p>\n<p>Adalah sangat penting untuk dicatat di sini bahwa<br \/>\nPesta Panen secara langsung terkait dengan titik balik musim gugur; Oleh karena itu, untuk memenuhi<br \/>\namanat Alkitab, Pesta Panen harus diadakan <u><strong>pada atau sangat dekat dengan titik balik musim gugur<\/strong><\/u>.<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>(1a) Apakah ini sesuai<br \/>\ndengan perhitungan Tahun Baru yang dimulai pada Bulan baru pertama setelah titik balik musim semi?<\/strong><\/font><\/p>\n<p><strong>Tidak, tidak selalu.<\/strong> Kadang-kadang, ketika menggunakan metode perhitungan, Pesta Panen akan<br \/>\ndiselenggarakan pada atau sangat dekat dengan titik balik musim gugur. Namun,<br \/>\nkadang-kadang, Pesta Panen akan jatuh hingga 5<br \/>\nminggu setelah titik balik musim gugur! (Ini benar-benar<br \/>\nakan terjadi pada tahun 2015, jika metode ini digunakan.)<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>(1b) Apakah ini sesuai<br \/>\ndengan perhitungan Tahun Baru yang dimulai pada Bulan Baru yang terdekat dengan titik balik musim semi?<\/strong><\/font><\/p>\n<p><strong>Ya, selalu.<\/strong> Dengan menggunakan metode ini, Pesta Panen akan selalu jatuh pada atau dekat<br \/>\ntitik balik musim gugur. Permulaan hari raya akan jatuh sekitar 7-10 hari<br \/>\nsebelum titik balik musim gugur. Akhir dari Perayaan itu akan jatuh sekitar 3<br \/>\nminggu setelah titik balik musim gugur. (Ini sebenarnya adalah estimasi<br \/>\nliberal, kami belum menemukan satu kasus di mana Perayaan itu akan jatuh<br \/>\nsekitar 3 minggu setelah titik balik, saat menggunakan metode ini.)<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>Kesimpulan:<\/strong><\/font><\/p>\n<p>Satu-satunya titik patokan tetap yang diberikan<br \/>\ndalam Alkitab untuk mengidentifikasi metode yang tepat perhitungan Tahun Baru<br \/>\nadalah titik balik musim gugur. Keluaran 34:22 menyatakan bahwa Pesta Panen<br \/>\n(dalam bulan lunar ketujuh) yang akan diadakan pada tekufah, yang dalam kondisi ini<br \/>\npada titik balik musim gugur. Adalah tidak mungkin untuk secara konsisten<br \/>\nmenjaga amanah ini ketika selalu memperhitungkan Tahun Baru pada Bulan Baru pertama setelah titik balik musim semi.<br \/>\nNamun, jika kita menentukan Tahun Baru pada Bulan Baru pertama yang terdekat<br \/>\ndengan titik balik musim semi, maka mandat Alkitab akan konsisten terpenuhi.<br \/>\nTapi kita tidak bisa berhenti di sini &#8230;<\/p>\n<h4><font color=\"#0000cc\"><span>(2) Apa yang diberitahukan<br \/>\nkepada kita oleh sejarawan abad ke-1 mengenai tahun baru?<\/span><\/font><\/h4>\n<p>Philo, seorang filsuf Yahudi Helenistik yang hidup<br \/>\nsebelum, selama, dan setelah pelayanan duniawi Juruselamat kita, mencatat<br \/>\nbanyak rincian yang berkaitan dengan penanggalan Alkitab pada abad ke-1. Dalam<br \/>\nkutipan di bawah ini, Philo menegaskan bahwa Hari Raya Roti Tidak Beragi<br \/>\nterkait dengan titik balik musim semi dan Pesta Panen terikat pada titik balik<br \/>\nmusim gugur.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Pada musim yang pertama yaitu nama yang Dia<br \/>\nberikan pada <u><strong>waktu musim semi dan itu<br \/>\npada titik balik, Dia menetapkan bahwa apa yang disebut hari raya roti tidak<br \/>\nberagi itu harus dirayakan selama tujuh hari<\/strong><\/u>, semua yang Dia telah nyatakan harus dihormati secara seimbang dalam<br \/>\nperayaan yang ditugaskan kepada mereka. Karena Dia memerintahkan sepuluh korban<br \/>\nyang akan dipersembahkan setiap hari seperti pada bulan-bulan baru, seluruh<br \/>\npersembahan bakaran berjumlah tujuh puluh semunya selain dari korban penghapus<br \/>\ndosa. Dia menetapkan, yaitu, <u><strong>bahwa<br \/>\ntujuh hari perayaan itu menetapkan hubungan yang sama dengan titik balik yang<br \/>\njatuh pada bulan ketujuh<\/strong><\/u> sebagai bulan baru pada<br \/>\nbulan itu.&#8221; (Philo, Special<br \/>\nLaws I (181-182) [Colson&#8217;s Translation]) [Catatan:<br \/>\nDi sini, Philo, mengatakan bahwa titik balik musim gugur terjadi pada bulan<br \/>\nketujuh, tepat seperti yang Alkitab tunjukkan \u2013 Keluaran 34: 22]<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Pada bulan ketujuh Dia memberikan perayaan utama<br \/>\nyang berlangsung selama beberapa hari itu, <strong><u>ada dua hari raya, untuk dua titik balik<\/u><\/strong>, masing-masing berlangsung tujuh hari, <strong><u>yang pertama di musim semi<\/u><\/strong> untuk merayakan panen tanaman yang ditaburkan, <u><strong>yang kedua di musim gugur<\/strong><\/u> untuk pengumpulan hasil dari semua pohon-buahan yang &#8230;&#8221; (Philo, The Dekalogue (161) [Translation Colson])<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;&#8230; karena itu adalah perayaan umum<br \/>\norang-orang Yahudi <u><strong>pada<br \/>\nsaat titik balik musim gugur, di mana itu adalah kebiasaan orang-orang Yahudi<br \/>\nuntuk hidup di tenda-tenda<\/strong><\/u>.&#8221; (Philo, Flaccus XIV (116) [Yonge\u2019s<br \/>\nTranslation]) [Catatan: kutipan ini mengacu pada Hari Pesta Panen, juga disebut<br \/>\n&#8220;Hari raya Bait Suci&#8221; atau &#8220;Hari raya Pondok Daun,&#8221; di mana<br \/>\nbangsa Israel akan &#8220;tinggal di dalam pondok daun selama tujuh hari.&#8221;<br \/>\nLihat Imamat 23: 39-42]<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p>Flavius Josephus, seorang sarjana Roma-Yahudi abad<br \/>\nke-1, menaburkan lebih banyak terang pada perihal ini dengan mengkonfirmasi<br \/>\npemahaman kita dari sudut pandang yang lain. Josephus mengomentari posisi matahari dalam kaitannya dengan bintang-bintang pada saat Paskah.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Pada bulan Xanthicus, yang oleh kami disebut Nisan, dan merupakan awal tahun<br \/>\nkami, <u><strong>pada hari yang keempat belas<br \/>\nbulan lunar, ketika matahari berada di Aries<\/strong><\/u>, (dalam bulan ini kami dibebaskan dari perbudakan Mesir), hukum menetapkan<br \/>\nbahwa kami harus setiap tahun menyembelih korban seperti yang saya katakan<br \/>\nsebelumnya kepada anda, kami sembelih ketika kami keluar dari Mesir, dan yang<br \/>\ndisebut <strong><u>Paskah<\/u><\/strong> &#8230;&#8221; (Flavius Josephus,<br \/>\nAntiquities of the Jews, Book III, Chapter 10,<br \/>\nparagraph 5, <a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.ccel.org\/ccel\/josephus\/complete.ii.iv.x.html\">http:\/\/www.ccel.org\/ccel\/josephus\/complete.ii.iv.x.html<\/a>)<\/p>\n<p><strong>Sebelum mengomentari kutipan<br \/>\nmenarik dari Josephus ini, sangat penting bahwa kita memahami hal berikut:<\/strong> Karena ketepatan aksial, pergerakan matahari melintasi garis tengah<br \/>\nlangit dalam kaitannya dengan bintang-bintang tidak sama dengan apa yang<br \/>\nterjadi pada masa Josephus. Pada abad ke-1, titik balik musim semi akan terjadi<br \/>\nsesaat setelah matahari memasuki rasi bintang Aries (Kambing). Namun, zaman<br \/>\nsekarang, titik balik terjadi dalam rasi bintang Pisces.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Titik balik matahari, pada tahun 31 M\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/equinox-31-ad-NEW-bahasa.jpg\"><\/p>\n<p align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><strong>Atas:<\/strong> Titik<br \/>\nbalik matahari, pada tahun 31 M &#8211; Perhatikan bahwa Aries langsung berada di<br \/>\njalur matahari setelah titik balik itu.<\/font><\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Titik balik matahari, pada tahun 2013 M\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/equinox-2013-ad-bahasa-1.jpg\"><\/p>\n<p><font color=\"#6699cc\"><strong>Atas:<\/strong> Titik<br \/>\nbalik matahari, pada tahun 2013 M &#8211; Perhatikan bahwa Aries, saat ini, tidak<br \/>\nlagi berada di jalur matahari sesaat setelah titik baliknya. Aries tampaknya<br \/>\ntelah melayang karena ketepatan aksial.<\/font><\/p>\n<p>Meskipun kita tidak dapat menggunakan konstelasi<br \/>\nbintang yang sama pada hari ini seperti yang mereka lakukan di abad ke-1 untuk<br \/>\nmenentukan awal tahun, kita dapat menentukan dengan tingkat kepastian yang sama<br \/>\nketika melakukan perhitungan Tahun Baru dalam kaitannya dengan titik balik<br \/>\nmatahari.<\/p>\n<p>Mari kita lihat kembali kutipan dari Josephus:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Pada bulan Xanthicus, yang oleh kami disebut Nisan, dan merupakan awal tahun<br \/>\nkami, <u><strong>pada hari yang keempat belas<br \/>\nbulan lunar, ketika matahari berada di Aries<\/strong><\/u>, (dalam bulan ini kami dibebaskan dari perbudakan Mesir), hukum menetapkan<br \/>\nbahwa kami harus setiap tahun menyembeli korban seperti yang saya katakan<br \/>\nsebelumnya kepada anda, kami sembelih ketika kami keluar dari Mesir, dan yang<br \/>\ndisebut <strong><u>Paskah<\/u><\/strong> &#8230;&#8221; (Flavius Josephus,<br \/>\nAntiquities of the Jews, Book III, Chapter 10,<br \/>\nparagraph 5, <a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.ccel.org\/ccel\/josephus\/complete.ii.iv.x.html\">http:\/\/www.ccel.org\/ccel\/josephus\/complete.ii.iv.x.html<\/a>)<\/p>\n<p>Di sini, Josephus jelas menyatakan bahwa Paskah<br \/>\ndiamati ketika matahari berada di atas Aries.<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>(2a) Apakah<br \/>\nkesaksian Josephus konsisten dengan selalu memulai perhitungan pada Bulan baru<br \/>\npertama setelah titik balik musim semi sebagai awal dari Tahun Baru?<\/strong><\/font><\/p>\n<p><strong>Tidak.<\/strong> Jika, pada abad ke-1, mereka telah menuntut bahwa Bulan Baru pertama<br \/>\nsetelah titik balik musim semi akan selalu menjadi awal tahun, maka Paskah akan<br \/>\nkadang-kadang diamati ketika matahari berada di rasi bintang Taurus (setelah<br \/>\nmelewati rasi bintang Aries ). Kadang-kadang, metode ini akan menempatkan<br \/>\nPaskah di rasi bintang Aries; kadang-kadang tidak.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Tahun 31 M \u2013 Perhitungan dengan Bulan Baru pertama setelah titik balik musim semi sebagai awal sebuah tahun akan membuat hari Paskah (hari ke-14 pada bulan lunar) berada dalam rasi bintang Taurus, jauh di atas Aries.\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/passover-taurus-31-ad-nm-after-eq-new-bahasa.jpg\"> <\/p>\n<p align=\"center\">\n<p align=\"center\">\n<p><font color=\"#6699cc\"><strong>Atas:<\/strong> Tahun 31 M \u2013<br \/>\nPerhitungan dengan Bulan Baru pertama setelah titik balik musim semi sebagai<br \/>\nawal sebuah tahun akan membuat hari Paskah (hari ke-14 pada bulan lunar) berada<br \/>\ndalam rasi bintang Taurus, jauh di atas Aries. Hal ini tidak sesuai dengan<br \/>\nkesaksian Yosefus bahwa matahari harus berada di Aries (pada abad ke-1) saat<br \/>\nhari Paskah. (Catatan: Lingkaran tembus pandang di bawah matahari adalah bukan<br \/>\nbulan, itu adalah kilauan matahari, yang tercopi oleh perangkat lunak<br \/>\nastronomi.)<\/font><\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>(2b) Apakah kesaksian<br \/>\nJosephus konsisten dengan selalu memulai perhitungan pada Bulan baru yang terdekat dengan titik balik musim semi sebagai awal tahun?<\/strong><\/font><\/p>\n<p><strong>Ya.<\/strong> Jika, pada abad ke-1, Bulan Baru yang terdekat dengan titik balik musim<br \/>\nsemi diperhitungkan sebagai awal tahun, Paskah akan konsisten jatuh di dekat<br \/>\nAries. Dengan menggunakan metode ini akan jauh lebih konsisten dengan kesaksian<br \/>\nYosefus.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"31 M \u2013 Perhitungan Bulan Baru yang terdekat dengan titik balik musim semi sebagai awal sebuah tahun akan membuat hari Paskah (hari ke-14 pada bulan lunar) berada dalam rasi bintang Aries, selaras dengan kesaksian Josephus.\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/passover-aries-31-ad-nm-before-eq-new-bahasa.jpg\"><\/p>\n<p><font color=\"#6699cc\"><strong>Atas:<\/strong> 31 M \u2013<br \/>\nPerhitungan Bulan Baru yang terdekat dengan titik balik musim semi sebagai awal<br \/>\nsebuah tahun akan membuat hari Paskah (hari ke-14 pada bulan lunar) berada<br \/>\ndalam rasi bintang Aries, selaras dengan kesaksian Josephus.<\/font><\/p>\n<p>Sekarang mari kita memeriksa bagian luar biasa dari<br \/>\nEusebius&#8217; Ecclesiastical History. Eusebius adalah seorang sejarawan Romawi yang hidup sekitar tahun 260 M<br \/>\nsampai 340 M. Dalam kutipan berikut, dia mengutip dari the Canons of Anatolius on the Paschal (Passover) Festival.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Dan ini bukan pendapat kami sendiri, tapi itu<br \/>\ndiketahui oleh orang-orang Yahudi zaman dulu, bahkan sebelum Kristus, dan<br \/>\ndengan seksama dijaga oleh mereka. Ini dapat dipelajari dari seperti apa yang<br \/>\ndikatakan oleh <strong>Philo, Josephus<\/strong>, dan Musaeus; dan tidak hanya dengan mereka, tetapi juga oleh orang-orang<br \/>\nyang lebih dahulu dari  mereka, kedua<br \/>\nAgathobuli, yang bermarga &#8216;Masters,&#8217; dan Aristobulus yang terkenal itu, yang<br \/>\nterpilih di antara tujuh puluh penerjemah dari Kitab Suci dan kitab ilahi<br \/>\nIbrani oleh Ptolemy Philadelphus dan ayahnya, dan yang juga mendedikasikan buku<br \/>\npenafsirannya mengenai hukum Musa itu kepada raja yang sama. Para penulis ini,<br \/>\nmenjelaskan pertanyaan sehubungan dengan kitab Keluaran, mengatakan bahwa <u><strong>semua orang sama-sama harus mengorbankan persembahan<br \/>\nPaskah setelah titik balik  musim semi,<br \/>\npada pertengahan bulan pertama<\/strong><\/u>. Hal ini terjadi ketika<br \/>\nmatahari melewati segmen pertama lintasannya, atau karena beberapa dari mereka<br \/>\ntelah menatanya, pada lingkaran rasi bintang. Aristobulus menambahkan bahwa<br \/>\npada perayaan Paskah diperlukan, <strong><u>bukan<br \/>\nhanya matahari harus melewati segmen titik baliknya, tetapi bulan juga<\/u><\/strong>. Sebab seperti dua segmen titik balik yang ada, musim semi dan musim<br \/>\ngugur, yang berbeda satu sama lain, <strong><u>dan<br \/>\nsebagaimana hari Paskah dirayakan pada tanggal empat belas bulan itu, dimulai<br \/>\npada saat malam, bulan akan menempati posisi garis tengah yang berlawanan<br \/>\ndengan matahari, seperti yang dapat dilihat ketika bulan purnama terjadi; dan<br \/>\nmatahari akan berada di segmen titik balik musim semi, dan bulan pada [titik<br \/>\nbalik] musim gugur<\/u><\/strong>.&#8221; (Eusebius&#8217; Ecclesiastical History, Book 7, Chapter 32, <a href=\"http:\/\/www.newadvent.org\/fathers\/250107.htm\">http:\/\/www.newadvent.org\/fathers\/250107.htm<\/a>)<\/p>\n<p>Dari kutipan ini, kita dapat menyimpulkan sebagai<br \/>\nberikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Paskah tidak jatuh sebelum titik balik matahari:\n<p>&#8220;&#8230; semua orang sama-sama harus mengorbankan<br \/>\npersembahan Paskah setelah titik balik <br \/>\nmusim semi, pada pertengahan bulan pertama.&#8221;<\/p>\n<\/li>\n<li>Bulan purnama harus jatuh setelah titik balik matahari:\n<p>&#8220;Aristobulus menambahkan bahwa pada perayaan<br \/>\nPaskah diperlukan, <u>bukan hanya matahari harus<br \/>\nmelewati segmen titik baliknya, tetapi bulan juga<\/u>. Sebab seperti dua segmen titik balik yang ada, musim semi dan musim<br \/>\ngugur, yang berbeda satu sama lain, <u>dan sebagaimana hari Paskah<br \/>\ndirayakan pada tanggal empat belas bulan itu, dimulai pada saat malam, bulan<br \/>\nakan menempati posisi garis tengah yang berlawanan dengan matahari, seperti<br \/>\nyang dapat dilihat ketika bulan purnama terjadi; dan matahari akan berada di<br \/>\nsegmen titik balik musim semi, dan bulan pada [titik balik] musim gugur<\/u>.&#8221;<\/li>\n<\/ol>\n<p>Sepintas, ini mungkin terlihat seperti dua kriteria<br \/>\nyang sama sekali baru. Namun, ketika kutipan ini dikaji dengan cermat, akan<br \/>\nterungkap bahwa sebenarnya ini adalah cara yang lebih tepat untuk menyatakan<br \/>\napa yang telah kita pelajari sampai saat ini, yaitu bahwa Bulan Baru yang<br \/>\nterdekat dengan titik balik musim semi yang akan menjadi awal dari sebuah<br \/>\ntahun. Fokus utama di sini ada pada bulan purnama, yang tak terelakkan terkait<br \/>\ndengan Paskah dan hari raya Roti Tidak Beragi. Bulan purnama adalah titik tumpu<br \/>\nbulan lunar; yang menandai pertengahan siklus bulan. Jika bulan purnama (pertengahan siklus bulan) jatuh bahkan<br \/>\nsesaat sebelum titik balik musim semi, maka Bulan Baru berikutnya akan benar-benar menjadi<br \/>\nyang terdekat dengan titik balik matahari. Hal ini tidak sesederhana menghitung<br \/>\njumlah hari dari setiap Hari Bulan Baru sampai pada titik balik matahari,<br \/>\nkarena hari belum tentu merupakan indikator yang tepat dari pertengahan sebuah<br \/>\nsiklus bulan. Dapat dikatakan bahwa pertengahan sebenarnya dari sebuah bulan<br \/>\nlunar (yaitu bulan purnama) tidak selalu bertepatan dengan hari ke-14 pada<br \/>\nbulan itu; juga tidak selalu bertepatan dengan hari ke-15 bulan itu. Dikatakan<br \/>\nbahwa, kita kadang-kadang akan menjadi salah jika kita hanya menghitung jumlah<br \/>\nhari dari setiap Hari Bulan Baru sampai pada titik balik matahari. <u><strong>Memastikan bahwa baik Paskah (hari ke-14 pada bulan<br \/>\nlunar) maupun bulan purnama terjadi setelah titik balik matahari adalah tes<br \/>\nyang sesungguhnya<\/strong><\/u>. Berikut ini adalah contoh<br \/>\ndari apa yang Aristobulus maksudkan ketika dia menyatakan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Aristobulus menambahkan bahwa pada perayaan<br \/>\nPaskah diperlukan, <u>bukan hanya matahari harus<br \/>\nmelewati segmen titik baliknya, tetapi bulan juga<\/u>. Sebab seperti dua segmen titik balik yang ada, musim semi dan musim<br \/>\ngugur, yang berbeda satu sama lain, <u>dan sebagaimana hari Paskah<br \/>\ndirayakan pada tanggal empat belas bulan itu, dimulai pada saat malam, bulan<br \/>\nakan menempati posisi garis tengah yang berlawanan dengan matahari, seperti<br \/>\nyang dapat dilihat ketika bulan purnama terjadi; dan matahari akan berada di<br \/>\nsegmen titik balik musim semi, dan bulan pada [titik balik] musim gugur<\/u>.&#8221;<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Ini adalah sebuah gambaran dari apa yang terjadi pada bulan purnama pertama setelah titik balik.\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/full-moon-opposite-bahasa.jpg\"><\/p>\n<p><font color=\"#6699cc\"><strong>Atas:<\/strong> Ini adalah<br \/>\nsebuah gambaran dari apa yang terjadi pada bulan purnama pertama setelah titik<br \/>\nbalik. Lingkaran hijau adalah jalur berlawanan arah jarum jam dari matahari dan<br \/>\nbulan. Perhatikan bahwa baik matahari maupun bulan telah menyeberangi garis<br \/>\ntengah langit (diwakili oleh garis merah) dan diposisikan berseberangan satu<br \/>\nsama lain di &#8220;titik baliknya,&#8221; matahari di titik balik musim semi, dan<br \/>\nbulan pada titik balik musim gugur, persis seperti yang dijelaskan Aristobulus<br \/>\nberdasarkan Eusebius.<\/font><\/p>\n<p>Ini sungguh luar biasa! Jika kita menghitung Tahun<br \/>\nBaru pada Bulan Baru yang terdekat dengan titik balik musim semi, yang ditafsirkan dengan benar akan membuat<br \/>\nhari Paskah dan bulan purnama jatuh setelah titik balik matahari, kita akan<br \/>\nselaras dengan rincian penanggalan yang dicatat oleh Eusebius. (Perlu dicatat<br \/>\ndi sini bahwa pernyataan Aristobulus mengenai perlunya titik balik musim semi<br \/>\nsebelum bulan purnama pada bulan yang pertama akan sedikit masuk akal jika<br \/>\nBulan Baru setelah titik balik matahari selalu menjadi awal tahun. Karena jika Bulan baru setelah titik balik musim semi<br \/>\nselalu menjadi awal tahun, bulan purnama pada bulan yang pertama secara alami<br \/>\nakan jatuh beberapa minggu setelah titik balik matahari. Fakta bahwa<br \/>\nAristobulus merasa perlu untuk mengomentari kriteria ini menunjukkan bahwa<br \/>\nbulan purnama dari bulan yang pertama kadang-kadang akan jatuh dekat dengan<br \/>\ntitik balik musim semi.)<\/p>\n<p><strong>Catatan:<\/strong> Sebagai tambahan agar tetap konsisten dengan komentar Eusebius pada<br \/>\nprinsip penanggalan Alkitab, memastikan hari Paskah selalu jatuh setelah titik<br \/>\nbalik musim semi juga sangat masuk akal, dalam hal ini akan menjamin bahwa<br \/>\nhanya satu hari Paskah yang akan diamati dalam setiap tahun matahari (dari<br \/>\ntitik balik musim semi sampai titik balik musim semi).<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>(2c) Apakah catatan<br \/>\nsejarah ini sesuai dengan perhitungan Tahun Baru yang dimulai pada Bulan Baru<br \/>\npertama setelah titik balik musim semi?<\/strong><\/font><\/p>\n<p><strong>Tidak.<\/strong> Perhitungan Tahun Baru pada Bulan Baru pertama setelah titik balik musim<br \/>\nsemi:<\/p>\n<ul>\n<li>&#8230;kadang-kadang akan membuat hari-hari Pesta Panen akan melewati titik<br \/>\nbalik musim gugur, yang tidak selaras dengan kesaksian Philo (atau Kitab Suci).<\/li>\n<li>&#8230;kadang-kadang akan memungkinkan titik balik musim gugur terjadi pada<br \/>\nbulan keenam, yang tidak selaras dengan kesaksian Philo (atau Kitab Suci).<\/li>\n<li>&#8230;kadang-kadang akan menempatkan matahari pada rasi bintang Pisces (tepat<br \/>\nmelewati rasi bintang Aries) pada saat Paskah pada abad pertama, yang tidak<br \/>\nselaras dengan kesaksian Josephus.<\/li>\n<\/ul>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>(2d) Apakah catatan<br \/>\nsejarah ini sesuai dengan perhitungan Tahun Baru yang dimulai pada Bulan Baru<br \/>\nyang terdekat dengan titik balik musim semi?<\/strong><\/font><\/p>\n<p><strong>Ya.<\/strong> Perhitungan Tahun Baru yang dimulai pada Bulan Baru yang terdekat dengan<br \/>\ntitik balik musim semi (yang ditafsirkan dengan benar akan selalu membuat bulan<br \/>\npurnama dan hari Paskah jatuh setelah titik balik matahari) konsisten dengan<br \/>\nkesaksian Philo, Josephus, dan Eusebius.<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>Kesimpulan:<\/strong><\/font><\/p>\n<p>Kesaksian para sejarawan abad pertama menunjukkan<br \/>\nbahwa adalah Bulan Baru yang terdekat dengan titik balik musim semi sebagai<br \/>\nawal sebuah tahun (yang<br \/>\nditafsirkan dengan benar akan selalu membuat bulan purnama dan hari Paskah<br \/>\njatuh setelah titik balik matahari). Seseorang tidak dapat<br \/>\nmempertahankan keharmonisan dengan kesaksian dari Philo dan Josephus sambil<br \/>\nberpegang pada metodologi yang menempatkan Bulan Baru pertama setelah titik<br \/>\nbalik matahari sebagai awal dari perhitungan Tahun Baru.<\/p>\n<h4><font color=\"#0000cc\">(3) Kitab Suci mengindikasikan<br \/>\nbahwa matahari, bulan, dan bintang-bintang akan digunakan untuk menetapkan<br \/>\nwaktu. (Kejadian 1: 14-16)<\/font><\/h4>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>(3a) Ketika perhitungan<br \/>\nTahun Baru yang dimulai pada Bulan Baru pertama setelah titik balik musim semi, apakah ketiga benda ini<br \/>\ndiperhitungkan (matahari, bulan, dan bintang-bintang)?<\/strong><\/font><\/p>\n<p><strong>Tidak.<\/strong> Kesaksian Josephus mengenai bagaimana bintang-bintang (yaitu rasi bintang<br \/>\nAries) bertepatan dengan Paskah pada abad pertama harus dikesampingkan untuk berpegang<br \/>\nteguh pada metode perhitungan.<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>(3b) Ketika perhitungan<br \/>\nTahun Baru yang dimulai pada Bulan Baru yang terdekat dengan titik balik musim semi, apakah ketiga benda ini<br \/>\ndiperhitungkan (matahari, bulan, bintang-bintang)?<\/strong><\/font><\/p>\n<p><strong>Ya.<\/strong> Metode ini selaras dengan kesaksian Josephus mengenai bagaimana<br \/>\nbintang-bintang (yaitu rasi bintang Aries) bertepatan dengan hari Paskah pada<br \/>\nabad pertama.<\/p>\n<p><strong>Catatan: <\/strong>Meskipun ketepatan aksial telah mengubah penampakan nyata dari matahari<br \/>\nmelintasi garis tengah langit dalam kaitannya dengan bintang sejak zaman<br \/>\nJosephus, kita masih bisa menggunakan bintang-bintang sebagai sebuah<br \/>\npertimbangan untuk mengkonfirmasi awal sebuah tahun. Namun mungkin akan menjadi<br \/>\nsangat langka untuk menemukan matahari mencapai rasi bintang Aries pada hari Paskah,<br \/>\nkarena matahari akan paling sering berada di rasi bintang Pisces pada hari<br \/>\nPaskah. Zaman sekarang, matahari akan selalu berada di Pisces ketika titik balik musim semi terjadi, dan di Virgo saat<br \/>\ntitik balik musim gugur berlangsung.<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>Kesimpulan:<\/strong><\/font><\/p>\n<p>Perhitungan Tahun Baru yang dimulai pada Bulan Baru<br \/>\nyang terdekat dengan titik balik musim semi konsisten dengan Alkitab, dalam<br \/>\nperhitungannya, dan selaras dengan kesaksian sejarah mengenai bagaimana<br \/>\nbintang-bintang (yaitu konstelasi Aries) bertepatan dengan hari Paskah pada<br \/>\nabad pertama.<\/p>\n<h4><font color=\"#0000cc\">(4) Berdasarkan Siklus Metonik,<br \/>\nada tujuh tahun embolismik dalam siklus 19 tahunan: 1 2 <u>3<\/u> 4 5 <u>6<\/u> 7 <u>8<\/u> 9 10 <u>11<\/u> 12 13 <u>14<\/u> 15 16 <u>17<\/u> 18 <u>19<\/u><\/font><\/h4>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>(4a) Apakah Siklus<br \/>\nMetonik terwujud dalam perhitungan Tahun Baru yang dimulai pada Bulan Baru yang<br \/>\nterdekat dengan titik balik musim semi?<\/strong><\/font><\/p>\n<p><strong>Ya.<\/strong> Ini adalah bukti bahwa hanya rancangan Pencipta kita yang luar biasa.<br \/>\nKetepatan Siklus Metonik tidak membuktikan metode perhitungan tertentu, tapi<br \/>\nlayak untuk dipelajari, karena hal itu menunjukkan kepada kita posisi kita<br \/>\ndalam skema besar tahun embolismik. (Lihat Bagan Siklus Metonik.)<\/p>\n<h4><font color=\"#0000cc\">(5) Akan ada total dua gerhana<br \/>\nbulan (sering disebut &#8220;bulan darah&#8221;) pada tahun 2014 dan total dua<br \/>\ngerhana bulan pada tahun 2015 (4 gerhana semuanya, disebut &#8220;tetrad&#8221;).<br \/>\nDapatkah peristiwa yang sangat jarang terjadi ini menjadi tanda untuk<br \/>\nmenunjukkan bagi umat Yahuwah  metode<br \/>\nyang benar untuk menentukan Tahun Baru?<\/font><\/h4>\n<p>Mengingat luar biasa pentingnya Kitab Suci<br \/>\nmenempatkan benda-benda langit, adalah tidak dapat disangkal untuk menyimpulkan<br \/>\nbahwa gerhana ini, yang pada kenyataannya, adalah sebuah penanda ilahi, dan<br \/>\nyang bertepatan dengan Perayaan-perayaan tahunan adalah tidak sembarangan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Dia menentukan jumlah bintang-bintang, Dia<br \/>\nmemberikan nama-nama kepada semua bintang-bintang itu. Besarlah Tuan kita dan<br \/>\nberlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga..&#8221; (Mazmur 147: 4-5,<br \/>\nISR)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah:<br \/>\nsiapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka<br \/>\nkeluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satupun tiada yang tak hadir,<br \/>\noleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat.&#8221; (Yesaya 40: 26, ISR)<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>(5a) Apakah gerhana ini<br \/>\nakan bertepatan dengan hari pertama dari hari raya roti tidak beragi dan hari<br \/>\npertama dari hari raya Pondok Daun pada kedua tahun ini ketika perhitungan  Tahun Baru di mulai pada Bulan Baru pertama setelah titik balik musim semi?<\/strong><\/font><\/p>\n<p><strong>Tidak.<\/strong> Gerhana-gerhana itu hanya akan bertepatan dengan Perayaan-perayaan pada<br \/>\ntahun 2014. Perayaan pada tahun 2015 akan jatuh satu bulan kemudian dari<br \/>\ngerhana.<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>(5b) Apakah gerhana ini<br \/>\nakan bertepatan dengan hari pertama dari hari raya roti tidak beragi dan hari<br \/>\npertama dari hari raya Pondok Daun pada kedua tahun ini ketika perhitungan  Tahun Baru di mulai pada Bulan Baru pertama<br \/>\nyang terdekat dengan titik balik musim semi?<\/strong><\/font><\/p>\n<p><strong>Ya.<\/strong> Gerhana-gerhana ini akan bertepatan dengan Perayaan-perayaan di kedua<br \/>\ntahun itu (2014 &amp; 2015).<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>Kesimpulan:<\/strong><\/font><\/p>\n<p>Akan menjadi tidak bertanggung jawab bagi para umat<br \/>\nYahuwah jika mengabaikan tanda-tanda yang terjadi di langit di hari-hari<br \/>\nterakhir ini. Adalah tangan Yahuwah yang menopang dan mementaskan segala<br \/>\nsesuatu di alam semesta. Dalam peristiwa penutupan ini, umat Yahuwah harus<br \/>\nmemperhatikan dengan seksama dan jeli semua hal-hal yang terjadi di langit.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Dan Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di<br \/>\nlangit dan tanda-tanda di bawah, di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan<br \/>\nasap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah<br \/>\nsebelum datangnya hari Tuan, hari yang besar dan mulia itu. (Lihat Kisah Para<br \/>\nRasul 2: 19-20).<\/p>\n<p><strong>Catatan:<\/strong> Metode perhitungan tahun baru yang dimulai dari Bulan baru pertama yang<br \/>\nterdekat dengan titik balik musim semi tidak selalu dimaksudkan untuk menjadi<br \/>\nbukti yang mendukung bulan tetrad, karena ada tetrad yang terjadi pada gerhana<br \/>\nbulan di masa lalu (misalnya 1967-1968) yang tidak akan segaris dengan perayaan<br \/>\nyang ditentukan melalui metode perhitungan ini. Namun, sangat menarik untuk<br \/>\nmencatat fenomena ini.<\/p>\n<table style=\"margin-left: 10px\" align=\"center\" width=\"700\" border=\"1\" cellpadding=\"1\" cellspacing=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: justify; padding: 7px; background-color: #F7F7BB\" align=\"justify\"><font size=\"3\"><strong>WLC percaya, berdasarkan amanat<br \/>\ndari kitab Keluaran 34:22, bahwa perhitungan Tahun Baru Alkitab dimulai<br \/>\ndari<br \/>\nBulan Baru yang terdekat dengan titik balik musim semi.<\/strong><br \/>\nKomentar-komentar sejarah mengenai perihal ini hanya menjadi penopang<br \/>\napa<br \/>\nyang telah disimpulkan dari <em>Kitab<br \/>\nSuci<\/em> sendiri. <\/font><strong><font size=\"3\"> <\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\"><\/p>\n<div id=\"article_accordion\" class=\"New Year\">\n<div style=\"margin: 10px 0pt\" class=\"width100 toggler\"><span style=\"color: #006600; font-size: 15px; cursor: pointer; font-weight: bold\" class=\"span-accordion\"><em>Jawaban atas beberapa<br \/>\nbantahan (Klik untuk melihatnya)<\/em><\/span><\/p>\n<div style=\"border: #000000 1px solid; padding: 10px\" class=\"accordion\">\n<p><font color=\"#0000cc\"><strong>(1) Pertanyaan\/bantahan:<\/strong><\/font> Jika Bulan Baru yang terdekat dengan titik balik musim semi adalah<br \/>\npenanda sejati sebuah Tahun Baru, bagaimana kita bisa mengetahui di masa depan<br \/>\nBulan Baru yang mana yang akan paling dekat? Bagaimana cara orang-orang Israel<br \/>\nkuno dapat mengetahui hal ini?<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>JAWABAN:<\/strong><\/font> Ini adalah pertanyaan yang sangat baik. Tidak ada keraguan bahwa umat<br \/>\nIsrael yang setia telah mengetahui dengan baik di masa depan kapan hari Paskah<br \/>\ntiba. Pada tahun-tahun ketika hari Paskah jatuh sangat dekat dengan titik balik<br \/>\nmusim semi (misalnya sehari setelah titik balik), orang-orang Israel yang<br \/>\ntinggal di luar Yerusalem akan berusaha memulai perjalanan mereka bahkan jauh<br \/>\nsebelum titik balik matahari terjadi. Belum jelas saat ini bagaimana cara<br \/>\norang-orang Israel dapat mengantisipasi kapan titik balik musim akan terjadi<br \/>\ndalam kaitannya dengan Bulan Baru &#8211; sehingga mereka bisa menyatakan dengan<br \/>\npasti awal sebuah tahun. Namun, satu hal yang pasti: orang-orang Israel kuno memiliki pemahaman yang luar<br \/>\nbiasa mengenai langit. Kita, pada zaman<br \/>\nsekarang, dengan semua teknologi yang tersedia mungkin hanya mendekati apa yang<br \/>\nmenjadi pengetahuan umum bagi orang Israel kebanyakan.<\/p>\n<p>Ketidaktahuan kita, zaman sekarang, adalah tidak<br \/>\nmenjadi bukti apapun selain hilangnya pengetahuan yang terjadi karena<br \/>\npemberontakan dan ketidaktaatan. Ketidakmampuan kita untuk memahami intrik dari<br \/>\nlangit sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang zaman dulu tidak<br \/>\nmenghilangkan banyaknya bukti bahwa Bulan Baru yang terdekat dengan titik balik<br \/>\nmusim semi adalah awal dari sebuah tahun Alkitab.<\/p>\n<p>Mungkin, mereka hanya menghitung 180 hari<sup>2<\/sup> dari waktu tibanya titik balik matahari [titik<br \/>\nbalik musim gugur] untuk menentukan kira-kira di mana titik balik musim semi<br \/>\nakan jatuh, dan kemudian menghitung di mana Bulan Baru akan jatuh dalam<br \/>\nkaitannya dengan itu. Sebagai contoh, jika titik balik musim gugur terjadi pada<br \/>\nhari pertama Hari Raya Pondok Daun (hari ke-15 dari bulan lunar ke-7), mereka<br \/>\nkemudian dapat menggunakan rumus berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>180 hari = Perkiraan jumlah hari dari titik balik<br \/>\nmusim gugur sampai titik balik musim semi<\/li>\n<li>180 hari &#8211; 15 hari (perkiraan jumlah hari yang<br \/>\ntersisa di bulan 7) = 165 hari tersisa sampai titik balik musim semi, pada Hari<br \/>\nBulan Baru di bulan ke-8.<\/li>\n<li>165 hari &#8211; 29,5 (perkiraan jumlah hari dalam satu<br \/>\nbulan lunar) = 135,5 hari tersisa sampai titik balik  musim semi, pada Hari Bulan Baru di bulan<br \/>\nke-9.<\/li>\n<li>135,5 hari &#8211; 29,5 (perkiraan jumlah hari dalam satu<br \/>\nbulan lunar) = 106 hari tersisa sampai titik balik  musim semi, pada Hari Bulan Baru di bulan<br \/>\nke-10.<\/li>\n<li>106 hari &#8211; 29,5 (perkiraan jumlah hari dalam satu<br \/>\nbulan lunar) = 76,5 hari tersisa sampai titik balik  musim semi, pada Hari Bulan Baru di bulan<br \/>\nke-11.<\/li>\n<li>76,5 hari &#8211; 29,5 (perkiraan jumlah hari dalam satu<br \/>\nbulan lunar) = 47 hari tersisa sampai titik balik  musim semi, pada Hari Bulan Baru di bulan<br \/>\nke-12.<\/li>\n<li>47 hari &#8211; 29,5 (perkiraan jumlah hari dalam satu<br \/>\nbulan lunar) = 17,5 hari tersisa sampai titik balik  musim semi, pada Hari Bulan Baru di bulan<br \/>\nberikutnya.<\/li>\n<li>Karena 17,5 hari secara signifikan lebih dari<br \/>\n14,77, yang kira-kira setengah jumlah dari hari dalam satu bulan lunar, ini<br \/>\nkemungkinan akan menjadi bulan-13, dan Hari Bulan Baru berikutnya (yang akan<br \/>\njatuh sekitar 12 hari setelah titik balik musim semi) akan menjadi awal dari<br \/>\nsebuah tahun.<\/p>\n<p><strong>Catatan: <\/strong>Sekali posisi saat ini dalam pola 19 tahun<br \/>\n(Siklus Metonik) telah ditetapkan dengan pasti, jumlah bulan dalam tahun-tahun<br \/>\nmendatang (dan secara otomatis bulan pertama setiap tahun) dapat diketahui<br \/>\ndengan baik di masa mendatang.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Menggunakan perhitungan matematika seperti ini<br \/>\ntentu tidak dapat menjelaskan bagaimana kemampuan mereka yang secara akurat<br \/>\ndapat mengantisipasi awal sebuah tahun ketika titik balik musim semi jatuh<br \/>\nsangat dekat dengan bulan purnama di pertengahan bulan lunar, tapi, sekali<br \/>\nlagi, pengetahuan mereka tentang langit tidak terbantahkan lebih unggul dari<br \/>\nkita. <strong>Hal ini terus berulang bahwa<br \/>\nketidakmampuan kita untuk memahami intrik dari langit sebagaimana yang<br \/>\ndilakukan oleh orang-orang zaman dulu sama sekali tidak menghilangkan banyaknya<br \/>\nbukti bahwa Bulan Baru yang terdekat dengan titik balik musim semi adalah awal<br \/>\ndari sebuah tahun Alkitab.<\/strong><\/p>\n<p><font color=\"#0000cc\"><strong>(2) Pertanyaan\/Bantahan:<\/strong><\/font> Philo menyatakan bahwa &#8220;awal&#8221; dari titik balik musim semi<br \/>\nadalah bulan pertama di tahun itu. Apakah ini tidak menunjukkan bahwa Bulan<br \/>\nBaru setelah titik balik musim semi adalah awal dari sebuah tahun?<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;<u>Musa meletakkan awal dari<br \/>\ntitik balik musim semi sebagai bulan pertama tahun ini<\/u>, sebagai pemimpin terhormat, tidak seperti yang beberapa orang lakukan<br \/>\npada revolusi tahun berkala dalam hal waktu, melainkan karena rahmat dan<br \/>\nkeindahan alam yang telah menerangi manusia&#8230; Oleh karena itu, dalam bulan<br \/>\nini, pada hari keempat belas bulan itu, ketika lingkaran dari bulan biasanya<br \/>\nakan menjadi penuh, perayaan umum seluruh alam semesta yaitu hari raya Paskah<br \/>\ndirayakan&#8230;&#8221; (Philo, On The<br \/>\nLife Of Moses II, Bagian XLI (222-224), <a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.earlychristianwritings.com\/yonge\/book25.html\">http:\/\/www.earlychristianwritings.com\/yonge\/book25.html<\/a>)<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>JAWABAN:<\/strong><\/font> Ini adalah pertanyaan yang sangat bagus. (WLC awalnya mengartikan salah<br \/>\nkomentar ini dengan cara yang sama.) Pada pandangan pertama, tampak bahwa Philo<br \/>\nmengatakan bahwa bulan lunar pertama tahun itu dimulai pada titik balik musim<br \/>\nsemi. Namun, Philo, di sini, tidak mengacu pada bulan lunar; siklus bulan tidak<br \/>\nmemperhatikan saat titik balik matahari terjadi, dan secara otomatis, Bulan<br \/>\nBaru tidak konsisten sejalan dengan titik balik musim semi. Philo, di sini,<br \/>\ntampaknya mengacu pada bulan matahari, bukan bulan lunar. Satu bulan matahari<br \/>\nditentukan oleh lokasi matahari pada rasi bintang; bulan matahari pertama dimulai pada titik balik musim<br \/>\nsemi. Pada zaman Philo, bulan matahari pertama adalah<br \/>\nAries (seperti yang dicatat oleh Josephus), diikuti oleh Taurus, Gemini, dll.<br \/>\nBulan matahari pertama setiap tahun matahari dimulai pada titik balik musim<br \/>\nsemi.<\/p>\n<p>Kemudian di bagian ini, Philo melanjutkan dengan<br \/>\nmengatakan &#8220;dalam bulan ini, pada hari keempat belas bulan itu,&#8230; hari<br \/>\nPaskah dirayakan.&#8221; Di sini Philo dengan jelas mengacu pada bulan lunar pertama. Bila dilihat<br \/>\nbersama-sama, kita melihat bahwa Philo mengulang apa yang kita pelajari<br \/>\nsebelumnya dari Josephus: Paskah (hari ke-14 bulan lunar pertama) diamati pada<br \/>\nbulan matahari pertama (ketika matahari berada di Aries). Pernyataan ini tidak<br \/>\nmengatakan apapun mengenai perhitungan Tahun Baru yang dimulai pada Bulan Baru<br \/>\npertama setelah titik balik  musim semi.<\/p>\n<p><font color=\"#0000cc\"><strong>(3) Pertanyaan\/Bantahan: <\/strong><\/font>Philo menyatakan bahwa bulan telah dihitung &#8220;dimulai dari titik balik<br \/>\nmusim semi.&#8221; Apakah ini tidak menunjukkan bahwa Bulan Baru setelah titik<br \/>\nbalik musim semi adalah awal dari sebuah tahun?<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;<u>(Kitab Suci) berpikir adalah tepat untuk<br \/>\nmenghitung siklus bulan mulai dari titik balik musim semi<\/u>. Selain itu,<br \/>\n(bulan ini) dikatakan &#8216;pertama&#8217; dan &#8216;awal&#8217; dengan sinonim,<br \/>\nkarena (istilah) ini saling menjelaskan satu sama lain, karena itu<br \/>\ndikatakan<br \/>\nmenjadi yang pertama baik dalam hukum maupun dalam kekuasaan, <u>sama<br \/>\nhalnya dengan waktu yang berlangsung dari titik balik musim semi yang<br \/>\njuga muncul (sebagai) permulaan baik dalam hukum maupun dalam kekuasaan<\/u>,<br \/>\ndengan cara yang sama sebagai kepala (sebagai permulaan ) dari suatu<br \/>\nmakhluk hidup. Dengan demikian mereka yang telah belajar astronomi<br \/>\nmemberikan<br \/>\nnama ini sampai pada waktu yang belum disebutkan. <u>Karena mereka menyebut<br \/>\nAries sebagai pemimpin rasi bintang karena di<br \/>\ndalamnya matahari muncul untuk membuat titik balik  musim semi<\/u>.&#8221; (Philo,<br \/>\nSupplement II, Questions and Answers on Exodus, diterjemahkan oleh<br \/>\nRalph Marcus, Ph.D., Harvard University Press,<br \/>\nCambridge, MA:, 1953, hal. 2-3.)<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>JAWABAN:<\/strong><\/font> Di sini, sekali lagi, Philo tidak mengacu pada siklus bulan lunar,<br \/>\nmelainkan siklus bulan matahari, seperti yang kita bahas dalam<br \/>\n&#8220;pertanyaan\/bantahan&#8221; sebelumnya, yang dimulai pada titik balik musim<br \/>\nsemi. Bukti ini lebih lanjut ditemukan kemudian di bagian ini, ketika Philo<br \/>\nmengacu pada Aries, &#8220;Aries pemimpin rasi bintang&#8221;, yang pada abad<br \/>\npertama, adalah bulan pertama tahun matahari. Sekali lagi, pernyataan ini tidak<br \/>\nmengatakan apapun mengenai perhitungan Tahun Baru yang dimulai pada Bulan Baru<br \/>\npertama setelah titik balik  musim semi.<\/p>\n<p><font color=\"#0000cc\"><strong>(4) Pertanyaan\/Bantahan:<\/strong><\/font> Perhitungan Tahun Baru yang dimulai dari Bulan Baru pertama setelah titik<br \/>\nbalik musim semi tidak akan memberikan cukup waktu bagi jelai gandum untuk<br \/>\nmenjadi matang (&#8220;Abib&#8221;) sebelum hari raya Buah pertama.<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>JAWABAN:<\/strong><\/font> Banyak hal yang bisa dikatakan tentang hal ini, tetapi kita tidak perlu menghabiskan<br \/>\nbanyak waktu saat menangani hal ini untuk mengekspos kekeliruan tersebut. Kita<br \/>\nhanya perlu melihat apa yang sebenarnya dikatakan Alkitab mengenai<br \/>\n&#8220;Abib&#8221; dan hari raya persembahan Buah pertama.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Tanaman rami dan jelai telah tertimpa binasa,<br \/>\nsebab jelai itu <u><strong>sedang<br \/>\nberbulir [Abib]<\/strong><\/u> dan rami itu sedang berbunga.&#8221;<br \/>\n(Keluaran 9:31)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Hari ini kamu keluar, <u><strong>dalam bulan Abib<\/strong><\/u>.&#8221; (Keluaran 13: 4)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Hari raya Roti Tidak Beragi haruslah<br \/>\nkaupelihara; tujuh hari lamanya engkau harus makan roti yang tidak<br \/>\nberagi,<br \/>\nseperti yang telah Kuperintahkan kepadamu, pada waktu yang ditetapkan<u><strong>dalam bulan Abib<\/strong><\/u>, sebab dalam bulan itulah engkau keluar dari Mesir,<br \/>\ntetapi janganlah orang<br \/>\nmenghadap ke hadirat-Ku dengan tangan hampa.&#8221; (Keluaran 23:15)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Hari raya Roti Tidak Beragi haruslah<br \/>\nkaupelihara; tujuh hari lamanya engkau harus makan roti yang tidak<br \/>\nberagi,<br \/>\nseperti yang Kuperintahkan kepadamu, pada waktu yang ditetapkan <u><strong>dalam<br \/>\nbulan Abib<\/strong><\/u>, sebab <strong><u>dalam bulan Abib<\/u><\/strong> itulah engkau keluar dari Mesir.&#8221;<br \/>\n(Keluaran 34:18)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Jikalau engkau hendak mempersembahkan korban sajian<br \/>\ndari hulu hasil kepada Yahuwah, haruslah engkau mempersembahkan <strong><u>bulir<br \/>\ngandum [Abib]<\/u><\/strong> yang dipanggang di atas api, emping gandum baru, sebagai<br \/>\nkorban sajian<br \/>\ndari hulu hasil gandummu. (Lihat Imamat 2:14.)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Ingatlah akan <strong><u>bulan Abib<\/u><\/strong> dan rayakanlah<br \/>\nPaskah bagi Yahuwah, Eloahmu, sebab dalam bulan Abib itulah Yahuwah, Eloahmu,<br \/>\nmembawa engkau keluar dari Mesir pada waktu malam.&#8221; (Lihat Ulangan 16: 1).<\/p>\n<p>Berdasarkan Brown-Driver-Briggs&#8217; Hebrew Dictionary, Abib berarti: &#8220;(1) segar, bulir gandum muda, gandum; (2) bulan<br \/>\nterbentuknya bulir, tanaman menghijau, Abib tumbuh menjadi hijau, bulan<br \/>\nkeluaran dan Paskah&#8230;&#8221; Akar kata dari Abib adalah Strong #H3, yang<br \/>\nberarti &#8220;kesegaran, hijau segar, tunas hijau, atau hijau.&#8221; (Brown-Driver-Briggs&#8217; Ibrani Dictionary)<\/p>\n<p>Abib tidak berarti &#8220;matang,&#8221; juga tidak berarti 16 hari<sup>3<\/sup> sebelum<br \/>\nmatang. Abib hanya berarti muda atau hijau. Ini, benar-benar, adalah<br \/>\ninti dari masalah ini. Ketika Musa mencatat bagian jelai gandum Abib<br \/>\n(Keluaran 9:31), dia hanya<br \/>\nmenyatakan bahwa jelai gandum telah bermunculan; nampak hijau dan<br \/>\ntumbuh.<br \/>\nItulah mengapa gandum dan sekoi tidak tertimpa binasa, (sebab belum lagi<br \/>\nmusimnya). (Keluaran 9:32). Ketika Alkitab mengacu pada &#8220;bulan Abib,&#8221;<br \/>\nitu hanya mengacu pada bulan dimana tanaman sudah berumur, atau mulai<br \/>\nmatang.<\/p>\n<p>Hal yang sangat penting kedua yang perlu kita<br \/>\nadalah perintah Yahuwah mengenai Persembahan Buah pertama.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Yahuwah berfirman kepada Musa: &#8220;Berbicaralah<br \/>\nkepada orang Israel dan katakan kepada mereka: Apabila kamu sampai ke negeri<br \/>\nyang akan Kuberikan kepadamu, dan kamu menuai hasilnya, maka kamu harus membawa <u><strong>seberkas hasil pertama dari<br \/>\npenuaianmu<\/strong><\/u> kepada imam, dan imam itu haruslah mengunjukkan<br \/>\nberkas itu di hadapan Yahuwah, supaya Yahuwah berkenan akan kamu. Imam harus<br \/>\nmengunjukkannya pada hari sesudah sabat itu. Pada hari kamu mengunjukkan berkas<br \/>\nitu kamu harus mempersembahkan seekor domba berumur setahun yang tidak bercela,<br \/>\nsebagai korban bakaran bagi Yahuwah, serta dengan korban sajiannya dari dua<br \/>\npersepuluh efa tepung yang terbaik, diolah dengan minyak, sebagai korban<br \/>\napi-apian bagi Yahuwah yakni bau yang menyenangkan, serta dengan korban<br \/>\ncurahannya dari seperempat hin anggur. <u><strong>Sampai pada hari itu juga janganlah kamu makan roti,<br \/>\natau bertih gandum atau gandum baru, sampai kamu telah membawa persembahan<br \/>\nElohimmu<\/strong><\/u>; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya bagi<br \/>\nkamu turun-temurun di segala tempat kediamanmu.&#8221; (Lihat Imamat 23.: 9-14.)<\/p>\n<p>Sederhananya, tidak disebutkan di sini gandum<br \/>\n&#8220;matang&#8221;. Perintah ini hanya memerintahkan untuk membawa setumpuk<br \/>\nbuah pertama kepada imam untuk dipersembahkan pada hari yang telah ditentukan,<br \/>\ndan tidak boleh makan hasil dari ladang sampai persembahan ini telah dilakukan.<\/p>\n<p>Sebagai seorang siswa Alkitab yang bertanggung<br \/>\njawab dan sebagai seorang pencari kebenaran, kita tidak bisa mengabaikan bukti<br \/>\nyang paling berbobot yang mengidentifikasi Bulan Baru yang terdekat dengan<br \/>\ntitik balik musim semi sebagai awal sebuah tahun dan memilih untuk mendukung<br \/>\ntradisi Yahudi, dan pemahaman asumsi matangnya tanaman di Palestina kuno.<\/p>\n<p><font color=\"#0000cc\"><strong>(5) Pertanyaan\/Bantahan:<\/strong><\/font> Saya selalu diajar bahwa Tahun Baru tidak dapat dinyatakan sebelum gandum<br \/>\nPalestina matang. Mengapa Anda tidak mengambil kematangan gandum sebagai bahan<br \/>\npertimbangan?<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>JAWABAN:<\/strong><\/font> Ada banyak masalah yang tidak dapat diatasi dengan menganggap bahwa Tahun<br \/>\nBaru berputar secara eksklusif di sekitar kematangan gandum di Palestina:<\/p>\n<ul>\n<li>Tidak ada satupun bagian di dalam Alkitab yang menyebutkan &#8220;hukum<br \/>\npanen gandum.&#8221;<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>\nKejadian 1:14 menyatakan bahwa benda-benda langit yang &#8220;menunjukkan<br \/>\nmasa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun.&#8221; Walaupun secara logika kita dapat<br \/>\nmenyimpulkan bahwa jelai gandum akan segera matang pada hari buah sulung, dan<br \/>\nsecara kontekstual kita dapat memeriksa bahwa jelai gandum sudah mendekati masa<br \/>\npanen pada saat hujan es melanda Mesir (Keluaran 9: 22-31), namun tidak ada<br \/>\nsatu bagian pun di dalam Alkitab yang mengatakan bahwa tanaman (yaitu gandum)<br \/>\nadalah penentu untuk &#8220;menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan<br \/>\ntahun-tahun.&#8221;<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Konsep mengenai &#8220;tahun&#8221; diperkenalkan sebelum dosa terjadi,<br \/>\nsebelum air bah, dan sebelum kutukan diberikan (Kejadian 1:14), setidaknya<br \/>\n1.500 tahun sebelum air bah (2.500 tahun sebelum Keluaran). Rasanya tidak masuk<br \/>\nakal untuk menganggap bahwa dunia kuno itu bergantung pada jelai gandum untuk<br \/>\nmenentukan sebuah Tahun Baru. Namun, sangat masuk akal, untuk menyimpulkan<br \/>\nbahwa mereka bergantung pada benda-benda langit, pada kalender yang ditetapkan<br \/>\noleh Yahuwah, untuk menentukan &#8220;masa-masa yang tetap . . . dan hari-hari<br \/>\ndan tahun-tahun.&#8221;<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Nuh mampu secara akurat melacak waktu selama air bah (tanpa menanam<br \/>\ngandum).<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Anak-anak Israel mampu melacak waktu selama pengalaman mereka di padang<br \/>\ngurun (tanpa menanam gandum). Bilangan 9: 1-14 menjelaskan bagaimana anak-anak<br \/>\nIsrael terus merayakan Paskah di padang gurun.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Menyarankan bahwa kematangan jelai gandum Palestina adalah satu-satunya<br \/>\ncara untuk menentukan permulaan sebuah tahun adalah sama dengan menyarankan<br \/>\nsalah satu dari dua hal ini: (1) Mereka yang tinggal di luar wilayah geografis<br \/>\nPalestina sepenuhnya tergantung pada teknologi internet (untuk mendapatkan<br \/>\nbukti tanaman gandum di wilayah bagian Palestina, yang mengingat sifat<br \/>\npelaksanaan pertanian saat ini, menjadi sangat tidak berarti); (2) umat Yahuwah<br \/>\nharus mengandalkan tradisi dan sejarah versi manusia yang menyatakan penerimaan<br \/>\nparalel tanggal Gregorian dimana &#8220;hujan akhir&#8221; jatuh dua ribu tahun<br \/>\nlebih yang lalu. Secara logika, ini berarti bahwa kita memerlukan kalender Gregorian<br \/>\nuntuk menentukan awal sebuah Tahun Baru, karena tanpa itu, kita tidak bisa<br \/>\nmengetahui tanggal yang memuaskan untuk memulai sebuah tahun baru. Sungguh<br \/>\ntidak dapat diterima untuk menyarankan bahwa umat Yahuwah harus bergantung pada<br \/>\nasumsi manusia atau kalender Gregorian kepausan untuk memperhitungkan Tahun<br \/>\nBaru Alkitab. Juga tidak dapat diterima untuk menunjukkan bahwa umat beriman<br \/>\nharus bergantung pada teknologi internet dan pelaksanaan pertanian moderen di<br \/>\ntimur tengah.<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Mengikuti &#8220;hukum panen gandum&#8221; mengharuskan kita percaya bahwa<br \/>\nsemua umat Israel sebelum memasuki tanah Kanaan (termasuk anak-anak Israel di<br \/>\npadang gurun) tidak dapat mengawali tahun mereka dengan benar, atau bahwa<br \/>\nmetode perhitungan awal tahun akan diubah setelah bangsa Israel memasuki tanah<br \/>\nyang janjikan. Ini adalah penempatan yang tidak jelas. Apakah kita percaya bahwa orang beriman, sampai saat ini,<br \/>\nmenghitung awal tahun berdasarkan tanggal pematangan jelai gandum di tanah di<br \/>\nmana mereka bahkan tidak perna hidup? Tidak ada bagian di dalam<br \/>\nAlkitab yang mengatakan bahwa gandum Palestina akan digunakan untuk menentukan<br \/>\nsebuah tahun baru. Alkitab menyatakan dengan bahasa yang sederhana bahwa sebuah<br \/>\ntahun akan ditentukan oleh benda-benda langit. &#8220;Berfirmanlah Elohim:<br \/>\n&#8220;Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari<br \/>\nmalam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan<br \/>\nmasa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun&#8221;. (Kejadian 1:14)<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p><\/p>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\"><sup>1<\/sup> Keluaran 9:31 mencatat<br \/>\nbahwa gandum dan rami sudah mendekati kematangan ketika mereka dihancurkan oleh<br \/>\ntulah hujan es. Dengan ini, kita tahu bahwa itu adalah musim semi, atau<br \/>\nmendekati musim semi.<\/p>\n<p><sup>2<\/sup> Ada sekitar 180 hari dari<br \/>\ntitik balik musim gugur sampai titik balik musim semi. (<a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/community.novacaster.com\/showarticle.pl?id=11110;n=4001\">http:\/\/community.novacaster.com\/showarticle.pl?id=11110;n=4001<\/a>)<\/p>\n<p><sup>3<\/sup> Hari<br \/>\nPersembahan Buah Pertama jatuh pada tanggal 16 bulan pertama, setelah hari<br \/>\nSabat Roti Tidak Beragi. (Lihat Imamat 23:. 9-11)<\/p>\n","protected":false},"featured_media":220779,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-109187","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kalender-yahs","wlc-content-directory-biblical-new-year"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Penanggalan Alkitabiah: Perhitungan Tahun Baru - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penanggalan Alkitabiah: Perhitungan Tahun Baru - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"WLC percaya, berdasarkan amanat dari kitab Keluaran 34:22, bahwa hitungan Tahun Baru Alkitab dimulai dari Bulan Baru yang terdekat dengan titik balik musim semi. (1) Apa yang Alkitab katakan atau tunjukkan mengenai Tahun Baru? Dalam Keluaran 12, Yahuwah memerintahkan kepada Musa: &#8220;Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T06:50:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"32 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/\",\"name\":\"Penanggalan Alkitabiah: Perhitungan Tahun Baru - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2012-12-03T12:55:26+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T06:50:49+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Penanggalan Alkitabiah: Perhitungan Tahun Baru\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penanggalan Alkitabiah: Perhitungan Tahun Baru - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Penanggalan Alkitabiah: Perhitungan Tahun Baru - Worlds Last Chance","og_description":"WLC percaya, berdasarkan amanat dari kitab Keluaran 34:22, bahwa hitungan Tahun Baru Alkitab dimulai dari Bulan Baru yang terdekat dengan titik balik musim semi. (1) Apa yang Alkitab katakan atau tunjukkan mengenai Tahun Baru? Dalam Keluaran 12, Yahuwah memerintahkan kepada Musa: &#8220;Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T06:50:49+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"32 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/","name":"Penanggalan Alkitabiah: Perhitungan Tahun Baru - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year-bahasa.jpg","datePublished":"2012-12-03T12:55:26+00:00","dateModified":"2025-08-21T06:50:49+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/biblical-calendation-reckoning-the-new-year\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Penanggalan Alkitabiah: Perhitungan Tahun Baru"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/109187","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109187"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/220779"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109187"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}