{"id":109143,"date":"2012-10-18T09:06:01","date_gmt":"2012-10-18T09:06:01","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-ketagihan-onani\/"},"modified":"2025-08-21T06:01:48","modified_gmt":"2025-08-21T06:01:48","slug":"ketagihan-onani","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kesalehan-praktis\/ketagihan-onani\/","title":{"rendered":"Ketagihan Onani"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"young woman looking back at sunset\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/reflecting-yahuwah-3.jpg\" align=\"left\" height=\"539\" width=\"360\">Rencana keselamatan memberikan pemulihan gambar<br \/>\nilahi di dalam jiwa manusia. Yahuwah adalah murni. Dia kudus dan sempurna.<br \/>\nBarangsiapa yang ingin menjadi ahli waris bersama Yahushua di dalam kerajaan<br \/>\nterang akan mencerminkan Yahuwah dalam setiap aspek.<\/p>\n<p>Kitab suci dengan sangat jelas menyatakan bahwa<br \/>\nhanya mereka yang murni yang akan mewarisi kehidupan yang kekal:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Siapakah yang boleh naik ke atas gunung Yahuwah?<br \/>\nSiapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus? Orang yang bersih<br \/>\ntangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan,<br \/>\ndan yang tidak bersumpah palsu. Dialah yang akan menerima berkat dari Yahuwah<br \/>\ndan keadilan dari Eloah yang menyelamatkan dia. (Lihat Mazmur 24: 3-5).<\/p>\n<p>Di dalam khotbah-Nya di atas bukit, Yahushua<br \/>\nmemperingatkan: \u201charuslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga<br \/>\nadalah sempurna.\u201d (Matius 5: 48). Persyaratan seperti ini yang tidak mungkin<br \/>\ndapat dicapai, yang dituntut dari umat manusia yang telah jatuh dan berdosa,<br \/>\nakan menjadi persyaratan yang kejam tapi pada kenyataannya bahwa Yahuwah akan<br \/>\nmenyediakan  semua pertolongan yang<br \/>\ndibutuhkan untuk menebus anak-anak manusia agar dapat mencapai persyaratan itu.<\/p>\n<p>Adalah mustahil bagi orang yang berdosa untuk<br \/>\nmenjadi sempurna melalui perbuatan-perbuatannya sendiri. Siapakah dapat berkata:<br \/>\n&#8220;Aku telah membersihkan hatiku, aku tahir dari pada dosaku?&#8221; (Amzal<br \/>\n20: 9). Yahuwah mengetahui bahwa tidak ada seorangpun yang dapat memurnikan<br \/>\ndirinya sendiri. Dia telah menjanjikan sumber daya tak terbatas dari Surga<br \/>\nuntuk memberi pertolongan dalam perjuangan mengalahkan dosa di dalam jiwa.<\/p>\n<p>Satu dari begitu banyak cara yang dilakukan Setan<br \/>\nuntuk merusak jiwa dan menghancurkan kemurnian adalah kenajisan seksual.<br \/>\nPerzinahan, hubungan seks diluar nikah, dan pornografi adalah dosa yang secara<br \/>\numum diketahui telah merusak fikiran dan membuka gerbang bagi semakin banyaknya<br \/>\ngodaan Setan. Namun, ada hal lain yang juga membawa jiwa berada di bawah<br \/>\nkendali Setan. Hal ini tidak sering dibicarakan karena ketidaknyamanan topik<br \/>\nini. Dan itu adalah onani.<\/p>\n<p>Pada abad-abad yang lalu, onani telah diketahui<br \/>\nsecara umum sebagai sebuah tindakan yang buruk. Hal ini biasa disebut sebagai<br \/>\n\u201ctindakan buruk rahasia\u201d dan bahkan para profesional di bidang kesehatan<br \/>\nmenulis resiko-resiko kesehatan yang dapat menjangkiti dalam kaitannya dengan onani.<br \/>\nKarena alasan ini juga maka istilah \u201cpenyalagunaan diri sendiri\u201d menjadi<br \/>\npopuler.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Older woman with glasses shocked by talking candidly about masturbation\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 45px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/tabboo-3.jpg\" align=\"right\" height=\"524\" width=\"350\">Dengan percabulan yang terbuka dan sifat tidak<br \/>\nbermoral yang meluas dalam masyarakat moderen, onani menjadi sebuah hal yang<br \/>\ndapat diterima oleh masyarakat sebagai pengganti dari bahaya yang dapat<br \/>\nditimbulkan dari melakukan kawin campur: kehamilan yang tidak diinginkan atau<br \/>\ndirencanakan, AIDS, penyakit menular seksual, dan lain-lain. Bahkan ada<br \/>\nbeberapa orang Kristen sekarang yang memperkenalkan onani sebagai jalan untuk<br \/>\nmembuat para remaja dan orang dewasa yang belum menikah tidak berhubungan seks<br \/>\ndiluar nikah.<\/p>\n<p>Namun, hikmat manusia adalah kebodohan bagi Yahuwah.<br \/>\nMengulangi pernyataan dengan tegas bahwa sesuatu itu adalah kebenaran, atau<br \/>\nbermoral, atau perbuatan yang dapat diterima tidak secara otomatis menjadikan<br \/>\nitu sebagai kebenaran, yang bermoral, atau dapat diterima dalam pandangan<br \/>\nYahuwah. Terlalu sering perubahan di dalam masyarakat menjadi pemandu yang<br \/>\ndipertahankan. <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/alkitab-dan-hanya-alkitab-pengatur-iman-dan-kewajiban.html\">Hanya Alkitab<\/a> yang menjadi standar yang<br \/>\ntidak pernah salah untuk menentukan mana yang benar.<\/p>\n<p>Alkitab tidak pernah secara khusus membicarakan<br \/>\ntentang onani. Beberapa orang mengutip perkataan Paulus yang mengatakan bahwa<br \/>\nadalah lebih baik untuk melakukan onani dari pada harus \u201changus\u201d tetapi<br \/>\nfaktanya Paulus tidak pernah mengatakan hal seperti itu. Dalam suratnya yang<br \/>\npertama kepada jemaat di Korintus, dia menasehati bahwa adalah baik bagi<br \/>\norang-orang percaya jika mereka tidak menikah. Mengingat penyiksaan<br \/>\nbesar-besaran yang dialami oleh orang-orang Kristen pada masa itu, ini adalah sebuah<br \/>\nalasan yang tidak menjadi persoalan. Yahuwah sendiri memberitahu Yeremia agar<br \/>\ntetap tidak menikah, jika tidak dia akan melihat istri dan anak-anaknya mati<br \/>\nkelaparan karena serbuan dari Babel.<\/p>\n<p>Saran Paulus sebenarnya adalah bahwa lebih baik<br \/>\nmenikah daripada \u201changus\u201d, yang telah diartikan salah dan menjadikannya sebagai<br \/>\nsebuah rujukan untuk melakukan onani.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Namun<br \/>\ndemikian alangkah baiknya, kalau semua orang seperti aku. . . . Tetapi kepada orang-orang<br \/>\nyang tidak kawin dan kepada janda-janda aku anjurkan, supaya baiklah mereka<br \/>\ntinggal dalam keadaan seperti aku. Tetapi kalau mereka tidak dapat menguasai<br \/>\ndiri, baiklah mereka kawin. Sebab lebih baik kawin dari pada hangus karena hawa<br \/>\nnafsu. (1 Korintus 7: 7-9).<\/p>\n<p>Masalah utama dari onani, dan itu adalah yang<br \/>\nterbesar, adalah onani menajiskan fikiran, yang berdampak pada kerusakan jiwa.<br \/>\nMereka yang melakukan hal ini akan lebih sering mengkhayal untuk mendapatkan<br \/>\nkesenangan seksual yang lebih besar. Khayalan seksual cenderung menjadi lebih buruk<br \/>\nseiring dengan waktu sebagaimana respon seksual yang mula-mula telah menurun<br \/>\ndan membuat khayalan yang lebih menarik harus dicari. Kurangnya pengendalian<br \/>\nfikiran dari seseorang seperti ini bertolak belakang dengan teladan yang<br \/>\nYahushua tinggalkan.<\/p>\n<p>\u201cHendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh<br \/>\npikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Yahushua Yang Diurapi\u201d. (Filipi<br \/>\n2:5). Fikiran Yahushua adalah selamanya murni karena Dia menyerahkan setiap<br \/>\nfikiran dan perasaan-Nya pada kehendak Bapa-Nya.<\/p>\n<p>Yahushua telah menjelaskan bahwa khayalan mengenai<br \/>\nseks dalam fikiran seseorang adalah sama dengan dosa yang dilakukan lewat<br \/>\ntindakan. Dengan tegas Dia menyatakan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Kamu telah mendengar firman: \u201cJangan berzinah\u201d.<br \/>\nTetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta<br \/>\nmenginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. (Matius 5: 27 dan<br \/>\n28).<\/p>\n<p>Onani lebih sering merupakan dampak dari dosa yang<br \/>\nlain, seperti menonton film atau tayangan televisi yang merangsang hasrat seks.<br \/>\nOnani juga terkait erat dengan pornografi, karena hasrat yang dibangkitkan<br \/>\nketika <a href=\"\/practical-godliness\/pornografi-kebiasaan-buruk-perusak-jiwa.html\">menyaksikan pornografi<\/a> mencari kepuasan cepat yang<br \/>\nmuncul dari kesenangan diri.<\/p>\n<p>Onani pada mereka yang sudah menikah juga dapat<br \/>\nmenjadi sangat mementingkan diri sendiri. Adalah lebih mudah dan lebih cepat<br \/>\nuntuk memberikan seseorang pelepasan seksual daripada meningkatkannya ketika<br \/>\npada waktu yang sama orang yang tidak mementingkan diri sendiri berusaha untuk<br \/>\nmemuaskan pasangannya. Karena itu, pernikahan dari mereka yang memuaskan diri<br \/>\nsendiri lebih sering menderita, menimbulkan kebingungan, kesakitan dan sebuah<br \/>\nperasaan tertolak oleh suami atau istri mereka.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Happy Asian Couple\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/happy-couple-3.jpg\" align=\"left\" height=\"299\" width=\"450\">Hubungan seksual adalah sebuah pemberian yang indah<br \/>\ndari Sang Pencipta yang pengasih. Hal itu telah dirancang untuk dinikmati<br \/>\nbersama di dalam <a href=\"\/practical-godliness\/matematika-pernikahan.html\">keintiman dan kesakralan<br \/>\npernikahan<\/a>.<br \/>\nItulah pengungkapan terbesar dari kasih dan kepercayaan satu sama lain dari<br \/>\nseseorang yang tidak mementingkan diri sendiri yang berusaha untuk memberikan<br \/>\nkebahagiaan pada pasangannya. Dengan saling berbagi di dalam ikatan pernikahan<br \/>\nyang suci, hubungan seksual akan membawa pasangan semakin dekat dan semakin<br \/>\ndekat satu sama lain. <\/p>\n<p>Yahuwah menciptakan laki-laki dan perempuan sebagai<br \/>\nmakhluk seksual tapi Dia tidak pernah bermaksud untuk membuat mereka diperbudak<br \/>\noleh hasrat seksual mereka. Adam dan Hawa telah diciptakan dengan kontrol yang<br \/>\nsempurna pada tubuh mereka. Mereka adalah makhluk yang kontrol seksualnya<br \/>\nberada di bawah kontrol sifat mereka yang tertinggi. Onani adalah sebuah<br \/>\ntindakan dengan tingkat ketagihan yang sangat tinggi. Seseorang yang telah tumbuh<br \/>\ndalam kebiasaan beronani hanya dapat menang di dalam kekuatan dan kuasa Sang<br \/>\nPenebus jika tidak maka mereka akan terikat lebih dalam lagi pada kegiatan ini<br \/>\nlebih dan lebih lagi seiring berlalunya waktu.<\/p>\n<p>Ketika seorang laki-laki (atau seorang perempuan)<br \/>\nberonani, hasrat untuk beronani akan meningkat setiap kali dia melakukan itu.<br \/>\nTubuh akan berproduksi sesuai dengan permintaan yang diberikan kepadanya.<br \/>\nSeseorang yang hanya memulai beronani beberapa kali dalam satu bulan, akan,<br \/>\nseiring waktu, meningkat seiring dengan meningkatnya keinginan untuk beronani.<\/p>\n<p>Beberapa orang telah menjadi manusia yang ketagihan<br \/>\nseksual, kemanapun mereka pergi setiap fikirannya yang muncul akan terpusat<br \/>\ndisekitar seks. Orang seperti ini sudah benar-benar menjadi tawanan Setan, yang<br \/>\nmemainkan benda-benda dibawah kontrol bisikan-bisikan jahatnya. Satu-satunya<br \/>\nharapan bagi mereka adalah satu-satunya harapan bagi semua orang yang berdosa:<br \/>\nberserah kepada Yahushua untuk mendapatkan kekuatan yang berasal dari luar diri<br \/>\nmereka.<\/p>\n<p>Semua orang yang menginginkan pembentukan dari<br \/>\nYahushua akan berserah dalam semua area kehidupan mereka kepada Sang<br \/>\nJuruselamat \u2013 termasuk area seksual mereka. Menyerahkan kontrol dan hasrat<br \/>\nseksual anda kepada Yahuwah tidak akan membuat anda menjadi manusia tanpa<br \/>\nseksual. \u201cElohim menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Elohim<br \/>\ndiciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.\u201d (Lihat<br \/>\nKejadian 1:27).<\/p>\n<p>Yahuwah menciptakan dua jenis kelamin yang terpisah<br \/>\ndan berbeda. Mereka yang menyerahkan seksualitas mereka kepada Dia tidak akan<br \/>\nkehilangan perbedaan jenis kelamin mereka. Malahan, laki-laki akan menjadi<br \/>\nsemakin maskulin, dan perempuan akan menjadi semakin feminim karena kontrol<br \/>\ndiri mengambil alih kesenangan diri. Orang yang sudah menjadi budak dari<br \/>\nsifatnya yang rusak akan kembali meraih martabatnya bersama dengan<br \/>\nkemerdekaannya yang hanya dapat dibawah oleh <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/memperoleh-kebenaran-yahuwah.html\">ketaatan pada hukum ilahi<\/a>.<\/p>\n<p>Sama seperti semua area lain dalam kehidupan dimana<br \/>\nSetan berusaha meningkatkan kontrol, Yahushua adalah jawabannya. \u201cDia sanggup<br \/>\njuga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Yahuwah.<br \/>\nSebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.\u201d (Lihat Ibrani 7:<br \/>\n25). Kita semua terlahir di bawah perbudakan Setan melalui sifat alami manusia<br \/>\nkita yang berdosa. Sebagai budak Setan, adalah mustahil untuk dapat membebaskan<br \/>\ndiri kita melalui usaha kita sendiri. Kita bisa saja mengetahui apa yang benar<br \/>\ndan apa yang salah. Kita mungkin sudah lama melakukan apa yang benar dan<br \/>\nmenghindari apa yang salah. Tapi pengetahuan seperti ini adalah tidak cukup<br \/>\nuntuk membuat kita bebas melakukan apa yang benar yang ingin kita lakukan.<\/p>\n<p>Perjuangan di dalam diri ini antara hasrat untuk<br \/>\nmelakukan apa yang benar dan kontrol untuk membawanya kepada dosa telah<br \/>\ndijabarkan dengan baik oleh Paulus ketika dia menulis:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Troubled African American Couple\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 10px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/troubled-couple-1-3.jpg\" align=\"right\" height=\"316\" width=\"475\"><\/p>\n<p class=\"indenttext\">Sebab kita tahu, bahwa hukum Taurat adalah rohani,<br \/>\ntetapi aku bersifat daging, terjual di bawah kuasa dosa. Sebab apa yang aku<br \/>\nperbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat,<br \/>\ntetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya,<br \/>\ntetapi dosa yang ada di dalam aku. Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, (yaitu<br \/>\ndi dalam aku sebagai manusia), tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak<br \/>\nmemang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik,<br \/>\nyang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat,<br \/>\nyang aku perbuat.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki,<br \/>\nmaka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku.<br \/>\nDemikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik,<br \/>\nyang jahat itu ada padaku. Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Yahuwah, tetapi<br \/>\ndi dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan<br \/>\nhukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam<br \/>\nanggota-anggota tubuhku.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan<br \/>\naku dari tubuh maut ini? (Lihat Roma 7: 14, 15, 17-24).<\/p>\n<p>Inilah seruan hati dari semua orang yang selamanya<br \/>\nbergumul dalam kekuatannya sendiri untuk menakklukan ketagihan pada setiap<br \/>\ndosa. Ayat berikutnya memberikan jawaban: \u201cSyukur kepada Yahuwah! &#8211; oleh Yahushua<br \/>\nYang Diurapi, Tuan kita\u201d. (Lihat Roma 7:25).<\/p>\n<p>Ada banyak, banyak dosa. Bagi setiap orang yang<br \/>\ntelah mewarisi dan memelihara kelemahan, akan ada sebuah godaan yang telah<br \/>\ndirancang dengan sempurna untuk memikat pada dosa. Namun, apapun dosa itu,<br \/>\nhanya ada satu jawaban: Sang Juruselamat. Dia adalah penolong yang akan selalu<br \/>\nhadir dalam setiap persoalan. Dia akan memberikan kemenangan kepada semua orang<br \/>\nyang memintanya.<\/p>\n<p>Ketika tergoda untuk beronani:<\/p>\n<ol>\n<li>Segeralah berlari kepada<br \/>\nSang Juruselamat dalam doa.<\/li>\n<li>Jauhkan diri anda secepat<br \/>\nmungkin dari godaan. Jika anda sedang ada di tempat tidur, bangun. Jika anda<br \/>\nsedang ada di kamar mandi, keluar. Perlengkapi fikiran secara aktif dengan<br \/>\nsesuatu yang lain.<\/li>\n<li>Jangan penuhi fikiran anda<br \/>\ndengan film-film, gambar-gambar, dan khayalan-khayalan yang meningkatkan<br \/>\nkeinginan seksual anda.<\/li>\n<li>Makanlah makanan yang<br \/>\nsederhana, yang bebas dari makanan yang sangat pedas yang cenderung<br \/>\nmeningkatkan keinginan seksual. Daging dan telur juga menambah keinginan<br \/>\nseksual.<\/li>\n<li>Pastikanlah dengan sangat<br \/>\nyakin bahwa organ intim anda tetap bersih karena tumpukan cairan tubuh,<br \/>\nkeringat, dan sel kulit mati, dll, yang terdapat pada dan sekitar organ intim<br \/>\nlaki-laki dan perempuan dapat menyebabkan iritasi dan menimbulkan keinginan<br \/>\nuntuk menyentuhnya untuk menghilangkan ketidaknyamanan itu.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kemenangan telah dijaminkan kepada mereka yang<br \/>\nmenerima kemenangan itu sebagai sebuah hadiah oleh iman di dalam Sang<br \/>\nJuruselamat.<\/p>\n<p class=\"indenttext\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"woman looking to the sky with a rainbow in the background\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/upward-look-rainbow-background-opt-3.jpg\" align=\"left\" height=\"299\" width=\"450\">Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi<br \/>\nmereka yang ada di dalam Yahushua Yang Diurapi, Roh, yang memberi hidup telah<br \/>\nmemerdekakan kamu dalam Yahushua dari hukum dosa dan hukum maut.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang<br \/>\nsemuanya itu? Jika Yahuwah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Dia,<br \/>\nyang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita<br \/>\nsemua, bagaimanakah mungkin Dia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita<br \/>\nbersama-sama dengan Dia?<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p>Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada<br \/>\norang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. Sebab aku yakin,<br \/>\nbahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah,<br \/>\nbaik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di<br \/>\natas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat<br \/>\nmemisahkan kita dari kasih Yahuwah, yang ada dalam Yahushua Yang Diurapi, Tuan<br \/>\nkita. (Lihat Roma 8: 1-2, 31-32, 37-39).<\/p>\n","protected":false},"featured_media":220463,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-109143","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kesalehan-praktis","wlc-content-directory-sexual-immorality"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ketagihan Onani - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketagihan Onani - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rencana keselamatan memberikan pemulihan gambar ilahi di dalam jiwa manusia. Yahuwah adalah murni. Dia kudus dan sempurna. Barangsiapa yang ingin menjadi ahli waris bersama Yahushua di dalam kerajaan terang akan mencerminkan Yahuwah dalam setiap aspek. Kitab suci dengan sangat jelas menyatakan bahwa hanya mereka yang murni yang akan mewarisi kehidupan yang kekal: Siapakah yang boleh [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T06:01:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/addiction-to-masturbation-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"10 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/\",\"name\":\"Ketagihan Onani - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/addiction-to-masturbation-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2012-10-18T09:06:01+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T06:01:48+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/addiction-to-masturbation-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/addiction-to-masturbation-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Ketagihan Onani\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketagihan Onani - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ketagihan Onani - Worlds Last Chance","og_description":"Rencana keselamatan memberikan pemulihan gambar ilahi di dalam jiwa manusia. Yahuwah adalah murni. Dia kudus dan sempurna. Barangsiapa yang ingin menjadi ahli waris bersama Yahushua di dalam kerajaan terang akan mencerminkan Yahuwah dalam setiap aspek. Kitab suci dengan sangat jelas menyatakan bahwa hanya mereka yang murni yang akan mewarisi kehidupan yang kekal: Siapakah yang boleh [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T06:01:48+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/addiction-to-masturbation-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/","name":"Ketagihan Onani - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/addiction-to-masturbation-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2012-10-18T09:06:01+00:00","dateModified":"2025-08-21T06:01:48+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/addiction-to-masturbation-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/addiction-to-masturbation-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/the-addiction-of-masturbation\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Ketagihan Onani"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/109143","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109143"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/220463"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109143"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}