{"id":109130,"date":"2012-10-14T07:05:30","date_gmt":"2012-10-14T07:05:30","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-pornografi-kebiasaan-buruk-perusak-jiwa\/"},"modified":"2025-08-21T05:48:42","modified_gmt":"2025-08-21T05:48:42","slug":"pornografi-kebiasaan-buruk-perusak-jiwa","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kesalehan-praktis\/pornografi-kebiasaan-buruk-perusak-jiwa\/","title":{"rendered":"Pornografi: Kebiasaan Buruk Perusak Jiwa"},"content":{"rendered":"<p>Akar dari setiap perbuatan yang penuh dosa selalu<br \/>\nditemukan di dalam beberapa kecenderungan yang penuh dosa, yang disimpan dalam<br \/>\nhati.  Dimanapun dosa disimpan dalam<br \/>\nhati, Setan yang selalu diberikan keuntungan. Dengan godaan-godaan, baik halus<br \/>\nmaupun  kuat, dengan menanamkan<br \/>\npikiran-pikiran dan memanipulasi emosi-emosi, Setan menggunakan setiap dosa<br \/>\nyang disimpan dalam hati untuk mengikat jiwa dan memperbudak keinginan tersebut<br \/>\nuntuk Setan.  Seseorang yang melekat pada<br \/>\ndosa yang disadari, akan menjadi mainan Iblis.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"man about to fall off the edge of a cliff\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/falling-5.jpg\" align=\"right\" height=\"297\" width=\"450\">Seringkali seseorang yang menjalani kehidupan  yang tampaknya \u201cbaik\u201d akan tiba-tiba muncul<br \/>\ndengan keadaan jatuh ke dalam dosa. Bagaimanapun, perbuatan yang penuh dosa,<br \/>\nhanya merupakan penyataan lahiriah dari apa yang telah terjadi di dalam hati.<br \/>\nKetika kerusakan yang ada <strong>di dalam<\/strong> seseorang<br \/>\nbertemu dengan godaan yang ada <strong>di luar<\/strong>,<br \/>\nseseorang tersebut akan jatuh.<\/p>\n<p>Salah satu dosa yang dengan cepat mewabah ke semua<br \/>\nkelompok usia, di tengah-tengah pasangan yang telah menikah dan orang-orang<br \/>\nyang belum menikah adalah pornografi. Sekarang, dengan kemudahan mengakses<br \/>\ninternet, pornografi lebih mudah ditemukan dibanding sebelumnya. Padahal,<br \/>\nsebelumnya, seseorang harus mengambil resiko dipermalukan karena kedapatan<br \/>\nmembeli atau menyewa pornografi dari toko-toko, kini siapapun dapat mengakses<br \/>\npornografi di dalam rumah pribadi mereka melalui internet. <\/p>\n<p>Pornografi adalah sebuah kebiasaan buruk perusak<br \/>\njiwa yang bertanggungjawab atas banyaknya hubungan yang dihancurkannya dari<br \/>\nyang disadari oleh banyak orang. Seorang pria yang gemar dalam pornografi akan<br \/>\nmulai mengobjekkan isterinya atau pacarnya, dan memandangnya sebagai objek<br \/>\nseksual. Karena tidak ada wanita yang mau dipandang sebagai objek seksual, maka<br \/>\njarak emosional didekatkan lebih dahulu sebelum kedekatan emosional dibagikan.<br \/>\nHal ini berlaku bahkan ditengah-tengah <a href=\"\/practical-godliness\/jodoh-buatan-surga.html\">pasangan kencan<\/a>, yaitu pasangan yang belum<br \/>\nmelakukan hubungan seks.                              <\/p>\n<p>Namun, lebih dari itu, sekali seorang wanita<br \/>\ndijadikan objek, itu hanyalah sebuah langkah cepat untuk membandingkan dia<br \/>\nsebagai objek seks dengan bintang-bintang film porno. Tak ada wanita normal<br \/>\nyang dapat bersaing dengan gambar-gambar yang dipoles dengan kosmetik dan<br \/>\ndengan penyempurnaan melalui operasi yang ditemukan dalam film porno. Tetapi<br \/>\nbukan tubuhnya saja yang tidak dapat bersaing \u2013 reaksi-reaksinya juga. <\/p>\n<p>Ketika seorang wanita merasa direndahkan sebagai seseorang<br \/>\nyang berharga, reaksi-reaksinya kepada suaminya akan mencerminkan perubahan<br \/>\nemosional tersebut. Seorang pria yang memandang isterinya sebagai sebuah objek<br \/>\nseks, akan mulai memperlakukannya dengan cara itu juga. Hal ini akan<br \/>\nmenyebabkan si isteri menarik diri <strong>secara<br \/>\nemosional<\/strong> yang akan mempengaruhi respon <strong>fisiknya<\/strong> pada suaminya. Sebagai akibat dari apa yang dia pandang<br \/>\nsebagai kekurangan di isterinya, dia menarik diri lebih dan lebih lagi kembali<br \/>\nke film porno. Pria seperti ini telah menjadi tawanan Setan.<\/p>\n<p>Adalah mustahil untuk mewujudnyatakan agar tubuh wanita bersaing dengan gambaran-gambaran dari<br \/>\nimajinasi seorang pria. Dalam kenyataannya, tubuh wanita, sama seperti tubuh<br \/>\npria, berubah seiring bertambahnya usia. Adalah tidak realistis bagi seorang<br \/>\npria mengharapkan seorang wanita berusia 30 tahun, 40 tahun, atau lebih untuk<br \/>\nmempertahankan bentuk dan tenaga masa mudanya. Seorang wanita akan selalu<br \/>\ndiinginkan ketika dibandingkan dengan gambar-gambar pornografi atau sebuah<br \/>\nimajinasi yang berlebihan. <\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"man peeking through hands at a computer screen\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/man-on-computer-5.jpg\" align=\"left\" height=\"299\" width=\"450\">Di dalam imajinasi, seorang pria tidak dibatasi<br \/>\ndengan kenyataan. Objek gairahnya dapat berupa apapun dan segala hal yang ia<br \/>\nimpikan. Karena Setan akan semakin kuat menggenggam seseorang yang memenuhi<br \/>\nimajinasinya dengan hawa nafsu, maka orang tersebut akan menjadi lebih dan<br \/>\nlebih rusak dan tidak bermoral. Apa yang pada awalnya membuatnya bernafsu dan<br \/>\nterangsang, dari waktu ke waktu, akan kehilangan efektifitasnya. Untuk<br \/>\nmerasakan keadaan terangsang yang sama seperti yang ia rasakan sebelumnya, ia<br \/>\nakan beralih ke tingkat-tingkat pornografi yang lebih rusak lagi.<\/p>\n<p>Ketersediaan obat-obat perangsang seperti Viagra<br \/>\nhanya memperparah masalah. Bahkan ada dosis yang disediakan untuk penggunaan<br \/>\nViagra sehari-hari. Hal ini telah mencuri martabat dari para pria yang dikaruniakan<br \/>\nYahuwah dan menurunkan martabat mereka menjadi budak-budak seksual, yang<br \/>\nkecanduan rangsangan sensual. Setan kemudian dapat memainkan<br \/>\nimajinasi-imajinasi mereka dan menuntun mereka ke dalam dosa melalui<br \/>\npikiran-pikiran mereka terhadap setiap wanita yang terlintas di pikiran. <\/p>\n<p>Yahuwah menginginkan agar setiap pasangan suami dan<br \/>\nisteri akan menjadi semakin dekat dengan berbagi pengalaman dan kenangan<br \/>\nbersama. Perubahan yang tak terhindarkan pada tubuh seorang wanita yang<br \/>\ndisebabkan oleh proses persalinan dan usia akan dipandang oleh suaminya sebagai<br \/>\ntanda kehormatan, karena kesediaannya mengorbankan dirinya untuk anak-anak<br \/>\nmereka. Berlalunya tahun seharusnya mengikat hati suami dan isteri semakin<br \/>\ndekat sebagaimana ia menghargai miliknya dan pribadinya, aman dalam kasihnya,<br \/>\ndan mengembalikan kasih itu dengan sepenuh hatinya.<\/p>\n<p>Melalui sebuah perumpamaan, kitab Amsal mengingatkan<br \/>\nkepada semua orang untuk mencari kepuasan mereka di dalam pasangan mereka<br \/>\nsendiri:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Diberkatilah kiranya sendangmu, bersukacitalah<br \/>\ndengan isteri masa mudamu: rusa yang manis, kijang yang jelita; biarlah buah<br \/>\ndadanya selalu memuaskan engkau, dan engkau senantiasa berahi karena cintanya.<br \/>\nHai anakku, mengapa engkau berahi akan perempuan jalang, dan mendekap dada perempuan<br \/>\nasing? <\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Karena segala jalan orang terbuka di depan mata<br \/>\n[Yahuwah], dan segala langkah orang diawasi-Nya. Orang fasik tertangkap dalam<br \/>\nkejahatannya, dan terjerat dalam tali dosanya sendiri. (Amsal 5:18-22, NKJV).<\/p>\n<p>Jika gambar-gambar adalah untuk kaum laki-laki, maka<br \/>\nkata-kata adalah untuk kaum wanita. <br \/>\nPornografi telah menjadi sebuah kebiasaan buruk yang sangat membuat para<br \/>\npria ketergantungan. <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"woman reading a risqu\u00e9 book\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/woman-reading-transparent-5.png\" align=\"right\" height=\"524\" width=\"350\">Namun, sebuah peningkatan terbaru dalam novel-novel yang<br \/>\nsangat vulgar secara seksual telah memunculkan tambahan baru di kalangan para<br \/>\nwanita. Bagian fiksi ini, yang disebut \u201cMommy porn\u201d, adalah cukup adiktif untuk<br \/>\npara wanita, seperti halnya tontonan film porno untuk para pria dan sama-sama<br \/>\nmerusak jiwa. Ketika sesuatu yang erotis selalu tersedia, karya-karya terbaru<br \/>\nyang dipublikasikan membuat film porno diterima masyarakat.<\/p>\n<p>Sebelum bangsa Israel memasuki tanah Kanaan, Setan<br \/>\nmemikat mereka ke dalam dosa besar di Baal Peor. Alkitab dengan tegas<br \/>\nmenyatakan bahwa bangsa Israel melakukan perzinahan dengan perempuan-perempuan<br \/>\nMoab:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Dan mulailah bangsa itu berzinah dengan<br \/>\nperempuan-perempuan Moab. Perempuan-perempuan ini mengajak bangsa itu ke korban<br \/>\nsembelihan bagi allah mereka, lalu bangsa itu turut makan dari korban itu dan<br \/>\nmenyembah allah orang-orang itu. Ketika Israel berpasangan dengan Baal-Peor . .<br \/>\n. .  (Bilangan 25:1-3, NKJV)<\/p>\n<p>Dosa besar ini menelan korban lebih dari 24,000<br \/>\norang Israel yang dinyatakan akan memasuki Kanaan. Hal itu juga akan merenggut<br \/>\nkehidupan kekal semua orang yang terikat pada pornografi dan tidak mengatasinya.<\/p>\n<p>Satu-satunya harapan bagi orang-orang berdosa adalah<a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/mengapa-hanya-yahuwah-dan-yahushua.html\">Yahushua<\/a>.  \u201cSebab oleh karena Ia Sendiri telah menderita<br \/>\nkarena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.\u201d  (Ibrani 2:18, NKJV). Sekali terjerat dalam<br \/>\nrantai hawa nafsu Setan, tak ada orang yang dapat membebaskan dirinya sendiri. Tidak<br \/>\ncukup dengan hanya bertekad untuk tidak akan pernah menikmati pornografi lagi.<br \/>\n\u201cSeperti anjing kembali ke muntahnya, demikianlah orang bebal yang mengulangi<br \/>\nkebodohannya.\u201d (Amsal 26:11, KJV).<\/p>\n<p>Untuk mengatasi hawa nafsu diperlukan pembersihan<br \/>\ndari dalam keluar.  Bangsa Israel pada<br \/>\nzaman Yahushua sangat peduli dengan kebersihan yang nampak dari luar. Untuk<br \/>\nmemastikan bahwa mereka tidak pernah memakan sesuatu yang najis, mereka<br \/>\nmenetapkan banyak aturan-aturan ritual pembasuhan yang melelahkan. Setelah<br \/>\nmelihat bahwa para murid makan tanpa melakukan ritual pembasuhan tersebut, para<br \/>\npemuka agama bertanya: \u201cMengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek<br \/>\nmoyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan.\u201d (Matius 15:2, NKJV).<\/p>\n<p>Tanggapan Yahushua yang mengabaikan semua sikap<br \/>\nterhadap kebenaran yang nampak di luar dan langsung masuk pada inti<br \/>\nmasalah.  \u201cLalu Yahushua  memanggil orang banyak dan berkata kepada<br \/>\nmereka, \u2018Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan<br \/>\norang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang\u2019\u201d.  (Matius 15:10, 11, NKJV).<\/p>\n<p>Para murid bingung. Mereka tidak mengerti perumpamaan<br \/>\nyang Sang Juruselamat ajarkan.  Ketika<br \/>\nPetrus meminta Yahushua untuk menjelaskannya lebih lanjut, Ia dengan lembut<br \/>\nmenjawab:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Kamu pun masih belum dapat memahaminya? Tidak<br \/>\ntahukah kamu bahwa segala sesuatu yang masuk ke dalam mulut turun ke dalam<br \/>\nperut lalu dibuang di jamban? Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari<br \/>\nhati dan itulah yang menajiskan orang. Karena dari hati timbul segala pikiran<br \/>\njahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.<br \/>\nItulah yang menajiskan orang, tetapi makan dengan tangan yang tidak dibasuh<br \/>\ntidak menajiskan orang.  (Matius 15:16-20,<br \/>\nNKJV).<\/p>\n<p>Pornografi membuka gerbang banjir rasa bersalah bagi<br \/>\nmereka yang menikmatinya. Banyak orang yang tidak melakukan perzinahan di dalam<br \/>\ndaging tetapi melakukannya di dalam pikiran-pikiran mereka dan merasa bersalah<br \/>\njika mereka melakukan perbuatan itu. Dosa-dosa dari imajinasi tetaplah dosa,<br \/>\nmeskipun tidak melakukannya karena kurangnya kesempatan. Banyak orang, baik<br \/>\nlaki-laki maupun perempuan, berdosa dalam cara tersebut ketika mereka menonton<br \/>\nfilm-film porno.<\/p>\n<p>Yahushua menjelaskan pengaruh hukum ilahi sehubungan<br \/>\ndengan kesucian seksual saat Ia menyatakan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi<br \/>\nAku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta<br \/>\nmenginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. (Matius 5:27 dan<br \/>\n28, KJV).<\/p>\n<p>Yahuwah adalah suci dan kudus dan semua orang yang<br \/>\nmau memasuki hadirat-Nya harus suci seperti Dia yang adalah suci.  \u201cBerbahagialah orang yang suci hatinya,<br \/>\nkarena mereka akan melihat [Yahuwah].\u201d (Matius 5:8, NKJV). Pembersihan dari<br \/>\ndalam ini adalah tidak mungkin dicapai oleh manusia manapun melalui caranya<br \/>\nsendiri. <\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"happy couples\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/happy-couples-5.jpg\"> <\/p>\n<p>Yahuwah menciptakan laki-laki dan perempuan untuk<br \/>\nmenjadi kuat. Pria yang benar-benar maskulin dan wanita yang benar-benar<br \/>\nfeminin memiliki keteguhan tujuan dan kekuatan karakter. Orang-orang yang gemar<br \/>\ndalam pornografi, pada akhirnya akan berakhir dalam kehancuran total dari<br \/>\nkarakter mereka. Yang membuat seorang pria benar-benar maskulin dan seorang<br \/>\nwanita yang benar-benar feminin akan hilang karena hawa nafsu, menyebabkan<br \/>\nkeduanya baik pria maupun wanita mengeras dalam sifat duniawi mereka.<\/p>\n<p>Semua orang yang ingin memperoleh kemenangan atas<br \/>\nbudak hawa nafsu Setan dan dimerdekakan sebagai anak-anak Yang Maha Tinggi yang<br \/>\nsuci dan bermartabat, akan menemukan keselamatan sebagai pemberian gratis dari<br \/>\nYahushua. Alkitab menjamin kepada semua orang: \u201cSebab mata Yahuwah tertuju<br \/>\nkepada semua orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang<br \/>\nminta tolong, tetapi wajah Yahuwah menentang orang-orang yang berbuat jahat\u201d.<br \/>\n(Lihat 1 Petrus 3:12). <\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"person praying\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/praying-5.jpg\" align=\"left\" height=\"524\" width=\"350\">Ketika dicobai untuk berbuat dosa, baik dalam daging<br \/>\natau dalam pikiran anda, larilah segera kepada satu-satunya Pribadi yang dapat<br \/>\nmenolong anda, Juruselamat anda. Di pagi hari, saat anda mendedikasikan diri<br \/>\nanda kepada Yahuwah di sepanjang hari itu, mintalah agar Ia menjaga pikiran<br \/>\nanda dan menjadikannya tetap suci untuk Dia, bahkan memperingatkan anda saat<br \/>\nanda akan dicobai, agar anda dapat meminta pertolongan ilahi.<\/p>\n<p>Ketika anda diperhadapkan dengan sebuah cobaan,<br \/>\nhanya ada satu dari dua pilihan yang tersedia untuk anda: 1) Melakukannya; 2)<br \/>\nMeminta pertolongan ilahi. Yahuwah menawarkan setiap dorongan untuk memberikan<br \/>\nharapan di dalam hati orang berdosa. Alkitab menjamin: \u201cJika kita mengaku dosa<br \/>\nkita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita<br \/>\ndan menyucikan kita dari segala kejahatan.\u201d (1 Yohanes 1:9, KJV).<\/p>\n<p>Namun, Yahuwah tidak akan pernah memaksakan<br \/>\nkehendak-Nya tersebut. Dia tidak akan pernah membersihkan hati manusia yang<br \/>\ningin terikat pada kesenangan yang berdosa. Untuk diselamatkan, anda harus<br \/>\nmeminta sebuah perubahan hati anda dan pikiran anda. Telinga-Nya selalu siap<br \/>\nuntuk mendengar; tangan-Nya selalu terulur untuk menyelamatkan. \u201cBerserulah<br \/>\nkepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau dan engkau akan<br \/>\nmemuliakan Aku.\u201d (Mazmur 50:15, NKJV).<\/p>\n<p>Semua orang yang mencari Yahushua untuk pengampunan<br \/>\ndan penyucian akan memperolehnya.  Tak<br \/>\nseorang pun, tidak peduli seberapa diperbudaknya ia oleh Setan, pasti akan<br \/>\ndiselamatkan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan<br \/>\nkamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan<br \/>\nmentahirkan kamu. Kamu akan Kuberikan hati yang baru di dalam batinmu dan Aku<br \/>\nakan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang<br \/>\ntaat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu<br \/>\nhidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada<br \/>\nperaturan-peraturan-Ku dan melakukanya . . .<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Aku akan melepaskan kamu dari segala dosa<br \/>\nkejanisanmu. (Yehezkiel 36:25-27, 29, KJV).<\/p>\n<p>Berlarilah kepada Sang Juruselamat untuk<br \/>\npembebasan dari segala dosa yang menjerat. Dia akan melepaskan anda. Dia akan<br \/>\nmengampuni anda, menyucikan anda dan memperbaharui anda sesuai dengan<br \/>\ngambar-Nya sendiri.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":220382,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-109130","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kesalehan-praktis","wlc-content-directory-sexual-immorality"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pornografi: Kebiasaan Buruk Perusak Jiwa - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pornografi: Kebiasaan Buruk Perusak Jiwa - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Akar dari setiap perbuatan yang penuh dosa selalu ditemukan di dalam beberapa kecenderungan yang penuh dosa, yang disimpan dalam hati. Dimanapun dosa disimpan dalam hati, Setan yang selalu diberikan keuntungan. Dengan godaan-godaan, baik halus maupun kuat, dengan menanamkan pikiran-pikiran dan memanipulasi emosi-emosi, Setan menggunakan setiap dosa yang disimpan dalam hati untuk mengikat jiwa dan memperbudak [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T05:48:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/pornography-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/\",\"name\":\"Pornografi: Kebiasaan Buruk Perusak Jiwa - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/pornography-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2012-10-14T07:05:30+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T05:48:42+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/pornography-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/pornography-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Pornografi: Kebiasaan Buruk Perusak Jiwa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pornografi: Kebiasaan Buruk Perusak Jiwa - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pornografi: Kebiasaan Buruk Perusak Jiwa - Worlds Last Chance","og_description":"Akar dari setiap perbuatan yang penuh dosa selalu ditemukan di dalam beberapa kecenderungan yang penuh dosa, yang disimpan dalam hati. Dimanapun dosa disimpan dalam hati, Setan yang selalu diberikan keuntungan. Dengan godaan-godaan, baik halus maupun kuat, dengan menanamkan pikiran-pikiran dan memanipulasi emosi-emosi, Setan menggunakan setiap dosa yang disimpan dalam hati untuk mengikat jiwa dan memperbudak [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T05:48:42+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/pornography-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/","name":"Pornografi: Kebiasaan Buruk Perusak Jiwa - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/pornography-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2012-10-14T07:05:30+00:00","dateModified":"2025-08-21T05:48:42+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/pornography-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/pornography-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/pornography-soul-destroying-vice\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Pornografi: Kebiasaan Buruk Perusak Jiwa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/109130","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109130"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/220382"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109130"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}