{"id":109083,"date":"2012-09-24T11:18:32","date_gmt":"2012-09-24T11:18:32","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-hari-sabat-bagian-4-ibadah-sunyi\/"},"modified":"2025-08-21T05:06:10","modified_gmt":"2025-08-21T05:06:10","slug":"hari-sabat-bagian-4-ibadah-sunyi","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kepercayaan-alkitabiah\/hari-sabat-bagian-4-ibadah-sunyi\/","title":{"rendered":"Hari Sabat | Bagian 4 \u2013 Ibadah Sunyi"},"content":{"rendered":"<p>Alkitab memperlihatkan kelompok yang sangat khusus dari<br \/>\norang-orang yang menghormati Pencipta mereka dengan menyembah pada hari<br \/>\nSabat-Nya yang kudus ketika semua orang di seluruh dunia menolaknya. Mereka<br \/>\ndisebut <em>bani Zadok<\/em>. Bani Zadok adalah<br \/>\nunik. Mereka begitu menyerahkan hidup mereka kepada Yahuwah, sehingga kehendak<br \/>\nmereka menyatu ke dalam <em>kehendak-Nya<\/em>.<br \/>\nKehidupan mereka sangat mencerminkan gambaran Ilahi. Bani Zadok berpakaian dan<br \/>\nberbicara dan bertindak sebagaimana yang diarahkan oleh Yahuwah. Mereka adalah <em>milik-Nya<\/em>, dan Dia adalah <em>milik mereka<\/em>. Sementara mereka melayani<br \/>\nsesama mereka, dengan perasaan yang sangat istimewa, bani Zadok melayani<br \/>\nYahuwah.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Bani Zadok . . . merekalah yang akan mendekat kepada-Ku<br \/>\nuntuk menyelenggarakan kebaktian dan bertugas di hadapan-Ku . . . demikianlah<br \/>\nfirman Tuan Yahuwah. Merekalah yang akan masuk ke dalam tempat kudus-Ku dan<br \/>\nyang akan mendekati meja-Ku untuk menyelenggarakan kebaktian dan mereka akan<br \/>\nmenjalankan tugasnya terhadap Aku. <\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Di dalam sesuatu perkara mereka harus bertindak<br \/>\nsebagai hakim dan mereka harus menghakiminya menurut peraturan-peraturan-Ku;<br \/>\nmereka harus berpegang pada hukum-hukum-Ku dan ketetapan-ketetapan-Ku pada<br \/>\nhari-hari raya-Ku dan menguduskan hari-hari Sabat-Ku&#8221;. (Yehezkiel 44: 15-16,<br \/>\n24, NKJV).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"solitary walk\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/solitary-walk-3.jpg\" align=\"right\" height=\"312\" width=\"450\">Bani Zadok memiliki panggilan yang sangat tinggi.<br \/>\nSepanjang waktu, hanya ada segelintir orang-orang yang seperti itu, sehingga<br \/>\nbenar-benar didedikasikan untuk melayani Yang Mahatinggi, karena mereka adalah <em>satu<\/em> dengan Dia Yang Abadi. Kata-kata yang<br \/>\nmereka ucapkan dan perbuatan-perbuatan yang mereka lakukan adalah pengungkapan dari<br \/>\npikiran-pikiran dan perasaan-perasaan dari Dia yang mereka kasihi dan layani. Sebagaimana<br \/>\nsebuah tujuan yang tinggi memerlukan persiapan khusus. Pelatihan ini tidak<br \/>\ndapat diperoleh di kampus-kampus duniawi. Juga sebuah seminari tidak dapat benar-benar<br \/>\nmendidik orang-orang yang akan menjadi Putra dan Putri Zadok.<\/p>\n<p>Setiap laki-laki, perempuan dan anak-anak yang<br \/>\nmenyerahkan dirinya sendiri pada kehendak Ilahi akan berada di bawah asuhan<br \/>\nSurga. Yahuwah secara pribadi akan mengarahkan pengalaman-hidup yang akan membentuk<br \/>\nkarakter mereka untuk melakukan pekerjaan besar untuk melayani Dia. Kehidupan<br \/>\nPutra dan Putri Zadok adalah kehidupan yang kaya, kepenuhan dan  diberkati secara rohani. . . tetapi juga merupakan<br \/>\nsebuah perjalanan kehidupan yang sangat sunyi. Musa menghabiskan 40 tahun di<br \/>\npadang gurun sebagai gembala sebelum dia siap untuk menjadi juru bicara Yahuwah.<br \/>\nPelatihan 40 tahun ini di sekolah Surga adalah sesuatu yang mempersiapkan<br \/>\ndirinya untuk pekerjaan hidupnya yang hebat. Musa sangat dihormati Surga.<br \/>\nKetika dia meminta untuk melihat wajah Yahuwah, tanggapan anggun dari Yang Mahakuasa<br \/>\nadalah:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Aku akan melewatkan segenap kegemilangan-Ku<br \/>\ndari depanmu . . . tapi . . .  Engkau<br \/>\ntidak dapat memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat<br \/>\nhidup. Ada suatu tempat dekat-Ku, di mana engkau dapat berdiri di atas gunung<br \/>\nbatu . . . Aku akan menempatkan engkau dalam lekuk gunung itu dan Aku akan<br \/>\nmenudungi engkau dengan tangan-Ku, sampai Aku berjalan lewat. Kemudian Aku akan<br \/>\nmenarik tangan-Ku dan engkau akan melihat belakang-Ku, tetapi wajah-Ku tidak<br \/>\nakan kelihatan&#8221;. (Keluaran 33: 19-23).<\/p>\n<p>Yahuwah berfirman mengenai bani Zadok ini:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka<br \/>\nAku, Yahuwah menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara<br \/>\ndengan dia dalam mimpi. Bukan demikian hamba-Ku Musa, seorang yang setia dalam segenap<br \/>\nrumah-Ku. Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan<br \/>\nteka-teki, dan ia memandang rupa Yahuwah&#8221;. (Bilangan 12: 6-8).<\/p>\n<table align=\"left\" border=\"0\" cellspacing=\"15\" height=\"257\" width=\"378\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"man walking alone in the desert\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/desert-trek-3.jpg\" align=\"\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Persiapan Musa untuk panggilannya yang tinggi tidak diperoleh di istana kerajaan Mesir, di bawah pendidik terbaik di dunia. Itu diterima di padang gurun pembuangan yang sunyi, di mana jiwanya bersekutu secara langsung dengan Sang Penciptanya.<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Persiapan Musa untuk panggilannya yang tinggi tidak<br \/>\ndiperoleh di istana kerajaan Mesir, di bawah pendidik terbaik di dunia. Itu<br \/>\nditerima di padang gurun pembuangan yang sunyi, di mana jiwanya bersekutu secara<br \/>\nlangsung dengan Sang Penciptanya. <em>Inilah<\/em><br \/>\npersiapan yang diperlukan dari semua orang yang akan menjadi bani Zadok. Ini adalah<br \/>\nperjalanan kehidupan yang sangat sunyi jauh dari kebanggaan kehormatan duniawi,<br \/>\natau &#8220;persekutuan&#8221; yang dipertanyakan oleh orang-orang yang suam-suam<br \/>\nkuku yang tidak berkomitmen untuk hidup sepenuhnya bagi Yahuwah.<\/p>\n<p>Semua orang yang mendedikasikan diri sepenuhnya kepada<br \/>\nYahuwah, akan taat pada setiap bagian dari Hukum Ilahi &#8211; termasuk hari Sabat<br \/>\ndari hukum ke-empat. Namun, begitu ketaatan diberikan dalam hal ini,<br \/>\nmasing-masing orang harus berdiri sendiri. Sabat hari ke-tujuh hanya dapat<br \/>\ndihitung dengan menggunakan kalender luni-solar kuno masa Penciptaan. Hal ini<br \/>\nsangat tidak populer dikalangan para imam, pendeta-pendeta, teman-teman dan bahkan<br \/>\nkeluarga. Semua orang yang menolak kewajiban untuk menyembah Pencipta-Nya pada<br \/>\nhari Sabat akan bangkit melawan mereka yang berusaha untuk taat. Itulah yang<br \/>\nterjadi di antara mereka yang melayani Yahuwah dan mereka yang tidak melayani<br \/>\nDia. Hasilnya adalah bahwa Putra dan Putri Zadok moderen, sama seperti saudara<br \/>\ndan saudari mereka di masa lalu, sering harus beribadah sendirian. Pada<br \/>\nawalnya, ini entah bagaimana bisa <em>terasa<\/em><br \/>\nsalah.<\/p>\n<p>Ketika seorang laki-laki yang telah terbiasa<br \/>\nmendengar khotbah-khotbah inspirasi dibawah jendela-kaca yang indah dan<br \/>\nmendengarkan musik-musik yang menggetarkan, ketenangan tepi danau bisa entah<br \/>\nbagaimana menjadi terasa kurang &#8220;beribadah&#8221;. Ketika seorang perempuan<br \/>\nsudah terbiasa memberikan kontribusi pada makan malam seadanya setelah<br \/>\nkebaktian gereja, mengajar anak-anak Sekolah Sabat, dan menghadiri pertemuan-pertemuan<br \/>\ndoa, penyembahan yang sunyi di kamar tidur sendirian bisa membuatnya menjadi<br \/>\nsangat kesepian. Kebiasaan-kebiasaan ibadah-buatan tidak selalu meninggikan<br \/>\nSang Pencipta. Sebuah lagu indah yang dinyanyikan di hadapan jemaat yang ramai,<br \/>\ntidak akan sampai ke telinga Yahuwah jika dinyanyikan dari hati yang penuh dengan<br \/>\npeninggian-diri. Pujian sederhana, yang dinyanyikan sendirian di dalam<br \/>\nkesunyian rumah pribadi seseorang, akan menerima berkat Yahuwah jika mengalir<br \/>\ndari hati setia yang penuh kasih. Malaikat, mendengar nyanyian yang seperti ini,<br \/>\ndan dengan senang ikut memadukan suara mereka dengan orang percaya yang rendah<br \/>\nhati ini dan paduan suara itu membesar menjadi pujian yang agung, yang bergema<br \/>\nmelalui bait Surga dan membawa kemuliaan dan penghormatan kepada Dia yang<br \/>\ndipuja.<\/p>\n<p>Jangan tergoda untuk merasa bahwa ibadah anda, yang<br \/>\ndilakukan di dalam kesendirian, entah bagaimana memiliki nilai yang kurang di<br \/>\nhadapan Yahuwah daripada jika anda berlutut atau bernyanyi dengan ratusan orang.<br \/>\nHati pribadilah yang menerima Yahuwah, dan kepada hati pribadi itulah Dia<br \/>\nsemakin dekat. Alkitab menjanjikan bahwa semua orang yang beribadah sendiri:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam<br \/>\nnama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka&#8221;. (Matius 18:20).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Hari Sabat | Bagian 4 \u2013 Ibadah Sunyi image\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/the-sabbath-part-4-q1-bahasa.png\" align=\"right\" height=\"228\" width=\"400\">Ini tidak mengecualikan mereka yang tidak memiliki<br \/>\norang kedua untuk menemani mereka beribadah. Yahuwah telah menugaskan malaikat-malaikat<br \/>\nkhusus untuk menemani langkah kaki anak-anak bumi-Nya. Yahushua menyebut para malaikat<br \/>\npenjaga pribadi ini ketika Dia memperingatkan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang<br \/>\ndari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di<br \/>\nsorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.&#8221; (Matius 18:10).<\/p>\n<p>Para malaikat bergabung dengan anak-anak Yahuwah, yang<br \/>\nmenyembah sendirian di hutan terbuka, disepanjang pantai berpasir, atau di<br \/>\nruangan yang sunyi.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Bukankah para malaikat adalah roh-roh yang<br \/>\nmelayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?&#8221;<br \/>\n(Ibrani 1:14, NIV).<\/p>\n<p><a href=\"\/practical-godliness\/home-churches-bahasa.html\">Gereja rumah<\/a> yang sederhana, dengan beberapa<br \/>\norang atau dengan satu orang, bisa tampak seperti sebuah istana untuk<br \/>\nditinggali oleh mereka yang imannya kaya. Karena ibadah yang benar adalah<br \/>\ntindakan pengabdian, yang berasal dari hati yang dipenuhi dengan kasih dan<br \/>\nsyukur, sebenarnya adalah lebih mudah untuk beribadah sendiri daripada di dalam<br \/>\nkerumunan jemaat yang ceroboh atau acuh tak acuh. Alkitab tidak mendikte bagaimana<br \/>\nbentuk ibadah yang harus dilakukan. Apa pun yang dapat membuat pikiran dan hati<br \/>\nsemakin penuh dengan kasih sayang dan kesetiaan kepada Sang Pencipta seseorang<br \/>\ndapat diterima untuk dilakukan dalam ibadah.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Hari Sabat diadakan untuk manusia, dan bukan<br \/>\nmanusia untuk hari Sabat.&#8221; (Markus 2:27, NKJV)<\/p>\n<p>Usahakanlah untuk mencoba hal-hal baru dalam<br \/>\npelayanan ibadah Anda. Apa yang mungkin dilakukan dengan orang yang banyak,<br \/>\nmungkin tidak dapat dilakukan dengan satu keluarga atau satu orang. Namun, hal<br \/>\nini tidak mengurangi dampak pada hati juga tidak menjadi kurang diterima di<br \/>\nhadapan Yahuwah karena itu berasal dari individu atau keluarga saja, bukan dari<br \/>\nsebuah gereja berjemaat banyak. Jika memungkinkan, habiskan semua jam-jam kudus<br \/>\ndi alam. Ini adalah salah satu cara terbaik untuk mendekatkan hati ke Surga di<br \/>\natas.<\/p>\n<p>Elia adalah bani Zadok lain yang menjalani kehidupan<br \/>\nyang sangat sunyi, untuk mempersiapkan tugas hidupnya di sekolah Surga. Yahuwah<br \/>\nsecara pribadi menginstruksikan kepadanya bahwa Pribadi Yang Mahatinggi dan<br \/>\nMulia yang tinggal di dalam keabadian tidak dapat ditemukan di dalam angin,<br \/>\ngempa bumi atau api. Bukan di dalam keributan yang riuh atau tindakan yang liar<br \/>\npersekutuan manusia dengan keilahian berlangsung. Yahuwah berbicara kepada Elia<br \/>\n&#8220;masih dengan suara yang lembut&#8221;. (1 Raja-raja 19:12) Suara yang<br \/>\nlembut seperti ini tidak dapat didengar ketika ibadah terkubur di bawah bentuk<br \/>\ntradisi atau terikat pada harapan orang lain. Tempat yang jauh dari kebisingan<br \/>\nmasyarakat moderen, yang jauh dari gangguan orang-orang yang tidak percaya, adalah<br \/>\ntempat yang terbaik di mana hati dapat mendengar suara Sang Kekasih. Waktu-waktu<br \/>\nberharga dalam persekutuan dengan Sang Pencipta alam semesta adalah masa-masa<br \/>\nyang mempersiapkan Putra dan Putri Zadok untuk berdiri sebagai saksi-saksi di<br \/>\nbumi untuk Kerajaan Surga.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"man rejoicing by a lake\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/joyful-worship-3.jpg\" align=\"left\" height=\"562\" width=\"375\">Yahushua sendiri menyebutkan penghargaan rohani yang<br \/>\nbanyak akan diberikan kepada orang-orang yang rendah hati yang tunduk di<br \/>\nhadapan Yang Mahakuasa di dalam ketenangan ibadah yang sunyi.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam<br \/>\nkamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat<br \/>\ntersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya<br \/>\nkepadamu&#8221;. (Matius 6: 6).<\/p>\n<p>Persembahkanlah puji-pujian dan doa-doa anda kepada<br \/>\nBapa anda di Surga. Bersandarlah pada jaminan dari kasih-Nya bagi anda, dan<br \/>\npenerimaan-Nya pada ibadah anda.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Demikianlah sekarang <em>tidak ada penghukuman<\/em> bagi mereka<br \/>\nyang ada di dalam Yahushua Sang Penyelamat, yang tidak hidup menurut daging,<br \/>\ntetapi menurut Roh. (Lihat Roma 8: 1).<\/p>\n<p>Sembahlah Sang Pencipta dalam roh dan kebenaran pada <a href=\"\/yahuwahs-calendar\/sabat-lunar.html\">hari Sabat-Nya yang kudus<\/a>. Dia mengasihi anda dengan<br \/>\nkasih yang tidak akan pernah membiarkan anda. Ibadah anda, yang sederhana dan<br \/>\nsendirian, yang bebas dari tampilan duniawi, diterima di mata-Nya.<\/p>\n<p>Kata-katanya mengundang anda:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Bangunlah<br \/>\nkekasihku, jelitaku, marilah. . . . Marilah, kekasihku, mari kita pergi ke padang . . . mari kita<br \/>\nbangun pagi-pagi dan pergi ke kebun-kebun anggur. . . . Di sana aku akan memberikan<br \/>\nkasihku&#8221;. (Kidung Agung, 2:10, 7: 11-12).<\/p>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\">\n<ul>\n<li><a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/hari-sabat-bagian-1-mengungkapkan-karakter-yahuwah.html\">Hari Sabat | Bagian 1 \u2013<br \/>\nMengungkapkan Karakter Yahuwah<\/a><\/li>\n<li><a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/hari-sabat-bagian-2-abadi-kekal.html\">Hari Sabat | Bagian 2 \u2013<br \/>\nAbadi &amp; Kekal<\/a> <\/li>\n<li><a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/hari-sabat-bagian-3-meterai-yahuwah.html\" title=\"\">Hari Sabat | Bagian 3 \u2013 Meterai Yahuwah<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"featured_media":220112,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-109083","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kepercayaan-alkitabiah","wlc-content-directory-sabbath"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hari Sabat | Bagian 4 \u2013 Ibadah Sunyi - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hari Sabat | Bagian 4 \u2013 Ibadah Sunyi - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Alkitab memperlihatkan kelompok yang sangat khusus dari orang-orang yang menghormati Pencipta mereka dengan menyembah pada hari Sabat-Nya yang kudus ketika semua orang di seluruh dunia menolaknya. Mereka disebut bani Zadok. Bani Zadok adalah unik. Mereka begitu menyerahkan hidup mereka kepada Yahuwah, sehingga kehendak mereka menyatu ke dalam kehendak-Nya. Kehidupan mereka sangat mencerminkan gambaran Ilahi. Bani [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T05:06:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/the-sabbath-part-4-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/\",\"name\":\"Hari Sabat | Bagian 4 \u2013 Ibadah Sunyi - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/the-sabbath-part-4-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2012-09-24T11:18:32+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T05:06:10+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/the-sabbath-part-4-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/the-sabbath-part-4-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hari Sabat | Bagian 4 \u2013 Ibadah Sunyi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hari Sabat | Bagian 4 \u2013 Ibadah Sunyi - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hari Sabat | Bagian 4 \u2013 Ibadah Sunyi - Worlds Last Chance","og_description":"Alkitab memperlihatkan kelompok yang sangat khusus dari orang-orang yang menghormati Pencipta mereka dengan menyembah pada hari Sabat-Nya yang kudus ketika semua orang di seluruh dunia menolaknya. Mereka disebut bani Zadok. Bani Zadok adalah unik. Mereka begitu menyerahkan hidup mereka kepada Yahuwah, sehingga kehendak mereka menyatu ke dalam kehendak-Nya. Kehidupan mereka sangat mencerminkan gambaran Ilahi. Bani [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T05:06:10+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/the-sabbath-part-4-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/","name":"Hari Sabat | Bagian 4 \u2013 Ibadah Sunyi - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/the-sabbath-part-4-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2012-09-24T11:18:32+00:00","dateModified":"2025-08-21T05:06:10+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/the-sabbath-part-4-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/the-sabbath-part-4-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/the-sabbath-part-4-solitary-worship\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hari Sabat | Bagian 4 \u2013 Ibadah Sunyi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/109083","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109083"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/220112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109083"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}