{"id":109031,"date":"2012-09-07T11:13:52","date_gmt":"2012-09-07T11:13:52","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-film-pengendali-pikiran-setan\/"},"modified":"2025-08-21T04:15:38","modified_gmt":"2025-08-21T04:15:38","slug":"film-pengendali-pikiran-setan","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kesalehan-praktis\/film-pengendali-pikiran-setan\/","title":{"rendered":"Film: Pengendali Pikiran Setan"},"content":{"rendered":"<p>Peperangan untuk<br \/>\njiwa manusia dimulai dengan<br \/>\nsebuah peperangan di dalam<br \/>\npikiran.  Pikiran-pikiran seorang manusia<br \/>\nmempengaruhi emosi-emosinya dan pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan bergabung<br \/>\nmembentuk karakter. Jika pikiran-pikiran tidak suci, Setan telah memenangkan<br \/>\npeperangan untuk jiwa tersebut sekalipun tidak ada dosa-dosa yang terlihat nampak di luar.  Orang paling bijaksana yang pernah hidup<br \/>\nmenyimpulkan sebuah hukum  psikologi yang<br \/>\npenting ketika dia menyatakan: \u201cSeperti orang yang<br \/>\nmembuat perhitungan dalam dirinya sendiri, demikianlah dia.\u201d  (Lihat Amsal 23:7). <\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"man under blanket sitting in front of television\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/tv-couch-potato-2.jpg\" align=\"right\" height=\"286\" width=\"425\">Salah satu alat<br \/>\nSetan yang paling efektif dalam merusak jiwa ditemukan di dalam beberapa film<br \/>\ndan acara televisi. Ketika<br \/>\nseseorang menonton sebuah film, emosi-emosinya ikut terlibat. Jika pahlawan<br \/>\nmemukul atau bahkan membunuh penjahat, emosi-emosi para penonton berempati<br \/>\ndengan pahlawan tersebut dan bersorak untuk dia di dalam kegiatan apapun yang<br \/>\nia lakukan, entah itu berbohong, pencurian, serangan  fisik, pembunuhan, perzinahan atau berbagai<br \/>\nmacam dosa lainnya.  Beberapa film dan<br \/>\nserial televisi merupakan salah satu perangkat Setan yang paling efektif untuk<br \/>\nmenarik dosa karena tidak hanya para aktor yang bersalah terhadap apa yang<br \/>\nmereka perlihatkan dengan memerankannya, tetapi semua orang yang terlibat dengan menontonnya ikut<br \/>\nbersalah.<\/p>\n<p>Sebagai<br \/>\ncontohnya, seperti  yang ditunjukkan oleh<br \/>\nreaksi-reaksi awal untuk film Top Gun, yang dirilis pada tahun 1986.  Orang-orang yang diperbolehkan untuk melihat<br \/>\nfilm tersebut sebelum tanggal rilis yang sebenarnya mengeluhkan bahwa tidak ada<br \/>\nadegan seks yang cukup di dalam film tersebut. Sebagai tanggapan dari keluhan<br \/>\ntersebut, sebuah adegan seks ditambahkan ke dalam film tersebut demi memuaskan<br \/>\nkeinginan para penonton untuk menyaksikan perzinahan.<\/p>\n<p>Di dalam film, dosa<br \/>\nmenodai jiwa meskipun tindakan yang dilibatkan hanya melalui menontonnya. Dan<br \/>\njuga , efek dari menonton film  tidak<br \/>\nberhenti ketika filmnya selesai.  Seringkali,<br \/>\nmereka yang menonton film terus memikirkan tentang alur cerita, membayangkan<br \/>\ndiri mereka dalam peran sebagai pahlawan atau pahlawan wanita.  Di dalam serial televisi, seseorang dapat<br \/>\nsangat memihak kepada karakter-karakter yang diperankan sehingga mereka menjadi<br \/>\nbenar-benar ketagihan terhadap program mingguan itu. Mereka membicarakan para aktor kepada<br \/>\nteman-teman mereka; mereka memikirkan alur cerita sampai menguras pikiran dan<br \/>\nemosi mereka. Dan sepanjang waktu, Setan membentuk mereka ke dalam gambarnya.<\/p>\n<p>Drama dalam film<br \/>\nadalah sebuah bentuk kejahatan yang paling berbahaya. Seperti dengan semua dosa,<br \/>\napa yang pada awalnya tampak jahat, dan terus terpapar, akan dilihat sebagai<br \/>\nsesuatu yang normal dan biasa. Pikiran menjadi mengeras dan jahat karena dosa<br \/>\nbila secara terus-menerus terpapar dosa. Apa yang pernah mengejutkan indera,<br \/>\nkini menjadi sangat biasa. Kompromi yang mengerikan ini membuka jalan bagi<br \/>\npikiran untuk menerima kerusakan yang lebih banyak lagi untuk mendapatkan<br \/>\ntingkat yang sama dari rangsangan emosional yang menyenangkan.<\/p>\n<p>Efek berbahaya<br \/>\ndari menonton film (dan bahkan televisi) terasa dalam banyak area lain. Sejak<br \/>\ntahun 1993, beberapa penelitian di Amerika menunjukkan bahwa satu dari tiga<br \/>\nmurid SMA, satu dari empat murid kelas sepuluh, dan satu dari tujuh murid kelas<br \/>\ndelapan minum sampai mabuk minimal sekali setiap dua minggu. Penyebab munculnya<br \/>\npeminum tingkat tinggi di bawah umur ini karena banyaknya alkohol yang<br \/>\ndikonsumsi yang rata-rata anak muda ini<br \/>\nlihat<br \/>\ndi dalam televisi.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Laporan Surgeon<br \/>\nGeneral [Amerika] pada tahun 1982 mengungkapkan bahwa alkohol adalah <em>minuman yang paling banyak dikonsumsi<\/em> pada jam tayang utama<br \/>\nacara-acara televisi.  . . .  Pada tahun 1990, ada 8.1 refensi atau<br \/>\npenggambaran-penggambaran minuman per jam di jam tayang utama. Sebagai bentuk<br \/>\nkeprihatinan Surgeon General yang mendalam, \u201cPara peminum bukanlah para<br \/>\npenjahat atau para pemeran yang sedikit terlibat; mereka baik, stabil, serta<br \/>\nmemiliki karakter-karakter yang menyenangkan,\u201d dan tayangan-tayangan harus<br \/>\nsepenuhnya bebas dari \u201cindikasi-indikasi terhadap resiko-resiko yang mungkin<br \/>\nterjadi.\u201d  . . .<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Para peneliti<br \/>\ndari Selandia Baru . . . menemukan hubungan langsung antara frekuensi menonton<br \/>\ntelevisi diantara umur 13 sampai 15 tahun dan jumlah alkohol yang dikonsumsi di<br \/>\numur 18 tahun. Semakin banyak para remaja menonton TV di usia muda, semakin<br \/>\nbanyak alkohol yang mereka minum tiga hingga lima tahun kemudian. (Lawrence<br \/>\nKelemen, <em>The Dangers of TV<\/em>.)<\/p>\n<p>Sebuah<br \/>\npenelitian jangka panjang menunjukkan sebuah peningkatan dramatis dalam kasus<br \/>\npembunuhan (melonjak 92-93% di beberapa negara) dengan masuknya televisi di<br \/>\nnegara-negara tersebut. Selain itu, menonton televisi dan film sebenarnya<br \/>\nmengurangi IQ \u2013 bahkan terhadap mereka yang menonton dalam jumlah yang relatif<br \/>\nsedikit.<\/p>\n<p class=\"indenttext\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"man sitting mindlessly in front of television\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/tv-white-noise-2.jpg\" align=\"left\" height=\"318\" width=\"425\">Sebuah survei di<br \/>\nCalifornia menunjukkan bahwa semakin banyak seorang murid menonton televisi, semakin<br \/>\nburuk yang dilakukannya di sekolah. Wilson Riles, pengawas sekolah-sekolah di<br \/>\nCalifornia, berkata . . .  bahwa tidak<br \/>\npeduli seberapa banyak PR yang para murid <br \/>\nkerjakan, seberapa cerdasnya mereka, atau seberapa banyak uang orang tua<br \/>\nyang mereka terima, hubungan antara televisi dan nilai ujian hampir sama. Berdasarkan<br \/>\nsurvei tersebut, Mr. Riles menyimpulkan bahwa, untuk tujuan-tujuan pendidikan,<br \/>\ntelevisi \u201cbukanlah sebuah aset dan harus dimatikan.\u201d (Lawrence Kelemen,The<br \/>\nDangers of TV).<\/p>\n<p>Drama memiliki<br \/>\nsejarah panjang kebejatan dan sifat yang<br \/>\ntidak bermoral. Teater barat bermula di Athena, Yunani,<br \/>\ndimana itu berkembang dari ritual-ritual keagamaan penyembah berhala pada<br \/>\nsekitar 1200 tahun Sebelum Masehi. Selama Abad<br \/>\nPertengahan<br \/>\ndan bahkan sampai abad kesembilan belas, para aktor dan para aktris secara luas<br \/>\ndilihat sebagai orang-orang yang tak bermoral dan tidak ada orang baik yang mau<br \/>\nberhubungan dengan mereka. <\/p>\n<p>Dengan munculnya<br \/>\nfilm-film, menonton drama-drama menjadi lebih banyak tersedia  untuk orang awam, tetapi asal-usulnya masih<br \/>\nberakar pada sifat yang tidak bermoral.<br \/>\nFilm-film awalnya ditunjukkan di salon-salon dan rumah-rumah pelacuran.  Meskipun gedung-gedung bioskop telah<br \/>\ndibangun untuk tujuan menunjukkan film laris Hollywood atau Bollywood yang<br \/>\nterbaru, seperti drama, film-film tetap menjadi sebuah alat iblis yang efektif<br \/>\nuntuk mempesona imajinasi dan menuntun pikiran ke dalam dosa. Orang-orang yang<br \/>\ntidak pernah datang ke bioskop akan membawa film-film yang sama dengan video<br \/>\ndan televisi ke dalam rumah-rumah mereka.<\/p>\n<p>Alkitab<br \/>\nmemaparkan kebenaran Yahuwah tentang \u201cbintang-bintang\u201d:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Dan banyak dari<br \/>\nantara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun, sebagian<br \/>\nuntuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan<br \/>\nkengerian yang kekal.  Dan orang-orang<br \/>\nbijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun<br \/>\nbanyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk<br \/>\nselama-lamanya.  (Daniel 12:2, 3,<br \/>\nKJV)  <\/p>\n<p>\u201cBintang-bintang\u201d Hollywood<br \/>\ndan Bollywood  adalah tiruan Setan  terhadap bintang-bintang Yahuwah.  Banyak orang dituntun ke dalam dosa dengan<br \/>\nmengidolakan \u201cbintang-bintang\u201d kesayangan mereka dan meniru gaya hidup mereka<br \/>\nyang rusak. Film-film dan para bintang film, menyukai apapun yang menguras<br \/>\npikiran-pikiran dan mengalihkan kasih dari Yahuwah, adalah jenis penyembahan<br \/>\nberhala yang seharusnya dijauhi oleh semua orang<br \/>\nyang<br \/>\nberusaha hidup kudus di dalam Yahushua.<\/p>\n<table align=\"right\" border=\"0\" cellspacing=\"15\" height=\"141\" width=\"356\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"man watching television with a closed Bible sitting on the table in front of him\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/tv-bible-2.jpg\" align=\"\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Film-film dan para bintang film, menyukai apapun yang menguras pikiran-pikiran dan mengalihkan kasih dari Yahuwah, adalah jenis penyembahan berhala yang seharusnya dijauhi oleh semua orang yang berusaha hidup kudus di dalam Yahushua.<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Film-film dan<br \/>\nvideo-video, di dalam dan dari diri mereka sendiri, pada dasarnya tidaklah<br \/>\nberdosa. Seperti halnya buku-buku atau setiap bentuk media lainnya, film-film<br \/>\ndapat digunakan untuk mendidik dan memberikan informasi untuk kemuliaan<br \/>\nYahuwah.  Kesulitan muncul ketika sebuah<br \/>\nfilm, sekalipun \u201ctak berdosa\u201d yang muncul, memberikan keinginan besar untuk<br \/>\nmelarikan diri. Keinginan untuk melarikan diri dari kenyataan adalah sebuah<br \/>\ngodaan yang dihadapi setiap orang di bumi, di dalam setiap jalan kehidupan.<br \/>\nSaat beberapa orang berusaha melarikan diri melalui obat-obatan, minuman atau<br \/>\nseks terlarang, banyak orang yang lebih berusaha melarikan diri dengan<br \/>\nmemfokuskan pikiran-pikiran mereka pada realitas alternatif. Hal  tersebut dapat dilakukan melalui buku-buku<br \/>\ndan permainan-permainan komputer, tetapi cara yang paling popular adalah<br \/>\nmelalui film-film.<\/p>\n<p>Hidup itu sulit.  Hidup akan semakin sulit dan akan terus<br \/>\nsemakin sulit dan lebih sulit hingga akhir. Namun, Yahuwah adalah satu-satunya<br \/>\njawaban yang akan membawa perbaikan untuk jiwa yang bermasalah. <\/p>\n<p class=\"indenttext\">Demikianlah [Yahuwah]<br \/>\nadalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada<br \/>\nwaktu kesesakan.  Orang yang mengenal<br \/>\nnama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya<br \/>\n[Yahuwah].  (Mazmur 9:9, 10, KJV).<\/p>\n<p>Melarikan diri<br \/>\nmelalui film-film hanya bertahan selama film berlangsung. Tekanan kehidupan<br \/>\nturun secepat film berakhir dan kenyataan kembali mengganggu. Bersembunyi dari<br \/>\nkenyataan melalui film-film atau bentuk pelarian lainnya tidak mengubah<br \/>\nkenyataan.  Hanya dengan kembali kepada Yahuwah,<br \/>\nseseorang dapat mengubah kenyataan hidupnya dengan kembali kepada Sang Penebus untuk memohon<br \/>\nkekuatan dan bantuan.<\/p>\n<p>Janji-Nya untuk<br \/>\nanda adalah:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Janganlah takut,<br \/>\nsebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini [Elohim]mu: Aku<br \/>\nakan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan<br \/>\ntangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. (Yesaya 41:10, KJV).<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Pencobaan-pencobaan<br \/>\nyang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan<br \/>\nmanusia. Sebab [Eloah] setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu<br \/>\ndicobai melampui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan<br \/>\nkepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. Karena itu,<br \/>\nsaudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala.  (1 Korintus 10:13, 14, KJV).<\/p>\n<p>Orang-orang yang<br \/>\nmenaruh iman mereka di dalam Yahuwah, tinggal dalam kasih-Nya dan percaya bahwa<br \/>\nDia melindungi mereka, akan menemukan bahwa mereka tidak memerlukan \u201ckesenangan\u201d<br \/>\nsesaat dari stress yang Setan tawarkan melalui pelarian. <\/p>\n<p class=\"indenttext\">Yahuwah adalah<br \/>\n[Elohim] kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung, . . . yang memberi<br \/>\nkekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang letih. Orang-orang muda<br \/>\nmenjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang<br \/>\nyang menantikan [Yahuwah] mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang<br \/>\nnaik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu,<br \/>\nmereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Yesaya 40:28-31, KJV).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"young man reading Bible\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/reading-bible-promises-2.jpg\" align=\"left\" height=\"282\" width=\"425\">Berkat-berkat<br \/>\nini adalah untuk mereka yang menyerahkan keinginan-keinginan mereka,<br \/>\nkesukaan-kesukaan mereka dan kerinduan-kerinduan mereka kepada Yahuwah dan<br \/>\nberusaha membawa kehidupan mereka, segala pikiran dan perasaan mereka ke dalam<br \/>\nkesesuaian dengan kehendak-Nya yang telah diungkapkan. Alkitab memperingatkan<br \/>\nsemua orang untuk \u201cKarena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang<br \/>\ndi sorga adalah sempurna.\u201d  (Matius 5:48,<br \/>\nKJV). Upah yang ditawarkan<br \/>\nadalah jauh melampaui apapun yang<br \/>\ntelah tawarkan di dunia ini:<br \/>\n\u201cBerbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat [Yahuwah].\u201d<br \/>\n(Matius 5:8, KJV).<\/p>\n<p>Orang-orang yang<br \/>\nmau mempergunakan kekekalan di dalam lingkungan yang suci, ditemani para<br \/>\nmalaikat kudus dan Elohim yang kudus, akan melakukan segalanya di dalam<br \/>\nkekuatan mereka untuk membawa pikiran-pikiran mereka ke dalam perjanjian dengan<br \/>\nYahuwah.  Alkitab menetapkan standar<br \/>\ntinggi untuk semua orang yang<br \/>\nmenginginkannya:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Jadi akhirnya, saudara-saudara,<br \/>\nsemua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua<br \/>\nyang manis, semua yang sedap didengar, semua<br \/>\nyang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. (Filipi 4:8,<br \/>\nKJV).<\/p>\n<p>Inilah tes untuk<br \/>\nsemua film yang harus disampaikan. Memang benar bahwa ada beberapa film yang<br \/>\nbenar. Tetapi jika ceritanya mengagungkan kekerasan, apakah itu harus ditonton?<\/p>\n<p>Filipi 2:5 mendorong<br \/>\nkepada semua orang untuk \u201cHendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran<br \/>\ndan perasaan yang terdapat juga dalam Yahushua.\u201d Sebagai jawaban atas doa yang<br \/>\nsungguh-sungguh, Sang Juruselamat<br \/>\nakan memberikan kemenangan kepada semua orang<br \/>\nyang<br \/>\nmemilih Yahuwah lebih dari pelarian dan daya pikat yang dunia telah tawarkan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Janganlah kamu<br \/>\nmengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka<br \/>\nkasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. <\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Sebab semua yang<br \/>\nada di dunia \u2013 keinginan daging, keinginan mata, dan keangkuhan hidup \u2013<br \/>\nbukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p>Dan dunia ini sedang<br \/>\nlenyap dengan segala keinginannya, tetapi orang yang melakukan<br \/>\nkehendak [Elohim] tetap hidup selama-lamanya. (1 Yohanes 2:15-17, NKJV).<\/p>\n","protected":false},"featured_media":219805,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-109031","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kesalehan-praktis","wlc-content-directory-entertainment"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Film: Pengendali Pikiran Setan - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Film: Pengendali Pikiran Setan - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Peperangan untuk jiwa manusia dimulai dengan sebuah peperangan di dalam pikiran. Pikiran-pikiran seorang manusia mempengaruhi emosi-emosinya dan pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan bergabung membentuk karakter. Jika pikiran-pikiran tidak suci, Setan telah memenangkan peperangan untuk jiwa tersebut sekalipun tidak ada dosa-dosa yang terlihat nampak di luar. Orang paling bijaksana yang pernah hidup menyimpulkan sebuah hukum psikologi yang penting [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T04:15:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/movies-satanic-mind-control-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/\",\"name\":\"Film: Pengendali Pikiran Setan - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/movies-satanic-mind-control-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2012-09-07T11:13:52+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T04:15:38+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/movies-satanic-mind-control-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/movies-satanic-mind-control-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Film: Pengendali Pikiran Setan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Film: Pengendali Pikiran Setan - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Film: Pengendali Pikiran Setan - Worlds Last Chance","og_description":"Peperangan untuk jiwa manusia dimulai dengan sebuah peperangan di dalam pikiran. Pikiran-pikiran seorang manusia mempengaruhi emosi-emosinya dan pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan bergabung membentuk karakter. Jika pikiran-pikiran tidak suci, Setan telah memenangkan peperangan untuk jiwa tersebut sekalipun tidak ada dosa-dosa yang terlihat nampak di luar. Orang paling bijaksana yang pernah hidup menyimpulkan sebuah hukum psikologi yang penting [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T04:15:38+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/movies-satanic-mind-control-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/","name":"Film: Pengendali Pikiran Setan - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/movies-satanic-mind-control-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2012-09-07T11:13:52+00:00","dateModified":"2025-08-21T04:15:38+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/movies-satanic-mind-control-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/movies-satanic-mind-control-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/movies-satanic-mind-control\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Film: Pengendali Pikiran Setan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/109031","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109031"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/219805"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109031"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}