{"id":108993,"date":"2012-08-30T04:09:52","date_gmt":"2012-08-30T04:09:52","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-kebangkitan-paskah-easter-atau-buah-pertama\/"},"modified":"2025-08-21T03:39:27","modified_gmt":"2025-08-21T03:39:27","slug":"kebangkitan-paskah-easter-atau-buah-pertama","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kalender-yahs\/kebangkitan-paskah-easter-atau-buah-pertama\/","title":{"rendered":"Kebangkitan: Paskah Easter? atau Buah Pertama?"},"content":{"rendered":"<p>Paskah Easter hari Minggu adalah puncak dari tahun religius<br \/>\nbagi banyak orang. Banyak tradisi yang disukai yang terkait dengan hari raya<br \/>\nini. Paskah Easter hari Minggu adalah sangat mendasar bagi Kekristenan modern. Ini<br \/>\nadalah alasan mengapa sebagian besar orang Kristen beribadah pada hari Minggu. Seluruh<br \/>\nTeologia telah dibangun pada keyakinan bahwa Sabat hari ketujuh <a title=\"Apa yang telah Dipakukan di atas Salib? Sebuah Kajian terhadap Kolose 2\" href=\"\/winds-of-doctrine\/apa-yang-telah-dipakukan-di-atas-salib.html\">sudah dipakukan  di atas salib<\/a> dan kekhidmatan hari Sabat telah<br \/>\ndipindahkan ke hari Minggu.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Paskah Easter Marquee\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/church-signs-a-5.jpg\" align=\"right\" height=\"286\" width=\"450\">Paskah Easter, sebagai hari yang berdasarkan tradisi<br \/>\nmenjadi hari kebangkitan Yesus, adalah alasan yang diberikan untuk beribadah<br \/>\npada hari Minggu.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cHari Tuhan &#8211; hari Minggu telah disebutkan dari<br \/>\nzaman Kerasulan &#8211; selalu diberikan perhatian khusus dalam sejarah Gereja karena<br \/>\nberhubungan erat dengan inti dari kesakralan Kekristenan. Bahkan, dalam<br \/>\nperhitungan mingguan waktu hari Minggu adalah pengingat pada hari kebangkitan<br \/>\nKristus. Ini adalah Paskah Easter yang setiap minggu demi minggu, merayakan<br \/>\nkemenangan Kristus atas dosa dan kematian, dalam diri-Nya penciptaan pertama<br \/>\ndigenapi dan merupakan terang dari &#8216;ciptaan baru&#8217;. &#8220;(Paus Yohanes Paulus<br \/>\nII, Dies Domini, Prolog, 1, hal . 1.)<\/p>\n<p>Orang-orang Protestan segera mengikuti Katolik Roma<br \/>\nberibadah pada hari Minggu.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cHari Minggu, hari kebangkitan Kristus dan penampakan<br \/>\npada para murid oleh Kristus setelah disalibkan dan bangkit, adalah hari utama<br \/>\nyang membuat orang-orang Kristen berkumpul untuk beribadah. Dalam jemaat ini,<br \/>\nFirman dibaca dan diberitakan dan sakramen-sakramen dirayakan.\u201d (The Use of the<br \/>\nMeans of Grace, Evangelical Lutheran Church di Amerika.)<\/p>\n<p>Masalahnya adalah, Sang Juruselamat, Yahushua sama<br \/>\nsekali tidak dibangkitkan pada hari Minggu kalender modern! Kebingungan ini telah<br \/>\nmuncul dari dua fakta ini:<\/p>\n<ol>\n<li>Hari Minggu adalah hari<br \/>\npertama dalam mingguan Gregorian.<\/li>\n<li>Alkitab mengajarkan bahwa<br \/>\nYahushua dibangkitkan &#8220;pagi-pagi benar, pada hari pertama minggu<br \/>\nitu.&#8221; (Lukas 24: 1, KJV).<\/li>\n<\/ol>\n<table align=\"right\" height=\"400\" width=\"432\" border=\"0\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"10\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-left: 5px\" alt=\"Contoh kalendar Julian yang berasal dari zaman Kaisar Augustus (63 SM - 14 M)\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/4aXpiPTS-image003-4.png\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 10px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Contoh kalendar Julian yang berasal dari zaman Kaisar Augustus (63 SM &#8211; 14 M) sampai kepada Kaisar Tiberius (42 SM \u2013 37 M), yang diabadikan di dalam potongan batu. Delapan hari per minggu terlihat jelas di sini.<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Karena Alkitab jelas menyatakan bahwa Yahushua<br \/>\ndibangkitkan pada hari pertama minggu itu, dan karena hari Minggu adalah hari<br \/>\npertama dari mingguan moderen, asumsi ini bahwa Yesus dibangkitkan pada hari Minggu<br \/>\ntampaknya meyakinkan. Namun, kalender moderen tidak digunakan oleh orang Israel<br \/>\npada masa Yahushua. Kalender moderen ini ditemukan oleh seorang astronom <a title=\"Rahasia Katholik | Rahasia Serikat Jesuit Yang Tercelah Terungkap!\" href=\"\/end-time-prophecy\/rahasia-katholik-rahasia-serikat-jesuit-yang-tercelah-terungkap.html\">Jesuit<\/a>, bernama Christopher<br \/>\nClavius, pada tahun 1582. Sebelum itu, Eropa menggunakan <a title=\"8 Hari per Minggu? Sejarah Kalender Julian\" href=\"\/yahuwahs-calendar\/8-hari-per-minggu-sejarah-kalender-julian.html\">kalender Julian<\/a>. Tidak ada hari dari siklus<br \/>\nmingguan yang hilang ketika kalender dialihkan dari Julian ke Gregorian. Namun,<br \/>\nini masih tidak membuktikan bahwa Yahushua dibangkitkan pada hari Minggu Paskah<br \/>\nEaster.<\/p>\n<p>Kalender Julian telah dibuat oleh seorang astronom kafir,<br \/>\nSosigenes, pada tahun 45 SM. Kalender itu memiliki delapan hari per minggunya. Hari-hari<br \/>\ndalam seminggu ditunjukkan oleh huruf A sampai H. Yahushua dan orang Israel<br \/>\npada masa-Nya tidak menggunakan kalender Romawi Penakluk mereka. Mereka tidak<br \/>\nmenghitung hari Sabat atau hari raya suci dengan mingguan delapan hari orang<br \/>\nkafir. Bangsa Israel menggunakan kalender \u201cMusa\u201d kuno &#8211; metode pengaturan waktu<br \/>\nyang ditetapkan oleh Yahuwah pada masa Penciptaan, dan ditegaskan kembali<br \/>\nkepada Musa dalam Keluaran.<\/p>\n<p>Pada <a title=\"Kalender Sang Pencipta\" href=\"\/view-video\/1476\/kalender-sang-pencipta.html\">kalender Sang Pencipta<\/a>, siklus mingguan dimulai<br \/>\nulang setiap bulan. Dengan demikian, tanggal setiap bulan selalu jatuh pada<br \/>\nhari yang sama dalam setiap minggu. Imamat pasal 23 memberikan tanggal untuk perayaan<br \/>\nPaskah:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cDalam bulan yang pertama, pada tanggal empat belas<br \/>\nbulan itu, pada waktu senja, ada Paskah bagi [Yahuwah].\u201d  (Imamat 23: 5, KJV)<\/p>\n<p>Tanggal empat belas pada setiap bulan lunar selalu<br \/>\njatuh pada hari keenam dalam sebuah minggu. Pada bulan pertama, Paskah segera disusul<br \/>\ndengan permulaan hari raya Roti Tidak Beragi.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cDan<br \/>\npada hari yang kelima belas bulan itu ada hari raya Roti Tidak Beragi . . . &#8220;(Imamat 23: 6, KJV)<\/p>\n<p>Hari tanggal limabelas ini disebut &#8220;Sabat Besar&#8221;<br \/>\nkarena hari pertama perayaan itu jatuh pada hari Sabat mingguan. Yahushua<br \/>\ndisalibkan pada hari Paskah, hari keenam minggu itu yang juga disebut<br \/>\n&#8220;hari persiapan&#8221; untuk hari raya Roti Tidak Beragi.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cKarena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari<br \/>\nSabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib (sebab Sabat itu<br \/>\nadalah hari yang besar) maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan<br \/>\nmeminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya<br \/>\nditurunkan.\u201d (Yohanes 19:31, KJV)<\/p>\n<p>Tanggal yang digunakan di dalam Kitab Suci untuk<br \/>\npenyaliban sangat jelas merupakan tanggal dari kalender luni-solar kuno. Di<br \/>\nsini tidak dinyatakan bahwa orang-orang Yahudi ingin menurunkan tubuh dari<br \/>\nsalib karena itu adalah hari F &#8211; (hari keenam) dari mingguan kalender Julian, juga<br \/>\ntidak menyatakan bahwa hari berikutnya adalah hari H &#8211; hari terakhir mingguan<br \/>\ndelapan hari Romawi.<\/p>\n<p>Yahushua dibangkitkan pada tanggal 16 bulan yang pertama,<br \/>\nyang disebut hari Buah Pertama. Ini juga merupakan hari pertama dari mingguan<br \/>\nlunar. Paulus mengetahui simbolisme dari kebangkitan pada hari raya Buah<br \/>\nPertama ketika ia menyatakan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Tetapi yang benar ialah, bahwa Yahushua telah<br \/>\ndibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang<br \/>\ntelah meninggal . . .  Karena sama<br \/>\nseperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua<br \/>\norang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Yahushua. . . . Yahushua<br \/>\nsebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan-Nya.<br \/>\n(Lihat 1 Korintus 15:20, 22-23.)<\/p>\n<table align=\"left\" height=\"228\" width=\"398\" border=\"0\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"5\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" alt=\"Rekonstruksi dari Gerbang Ishtar Babel pada Museum Pergamon di Berlin\" style=\"margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/ishtar-gate-2-5.jpg\" width=\"430\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 10px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Rekonstruksi dari Gerbang<br \/>\nIshtar Babel pada Museum Pergamon di Berlin<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Paskah Easter adalah perayaan kafir, untuk merayakan<br \/>\ndewi cinta dan perang, Ishtar. Dieja: Ishtar, namanya dilafalkan: EASTER. Ritual-ritual<br \/>\nkafir yang dipraktekkan pada saat merayakan dewi cinta dan kesuburan adalah merupakan<br \/>\nyang paling menghina dalam kekafiran ini.<\/p>\n<p>Kelinci Paskah Easter dan telur berwarna adalah<br \/>\nsimbol kesuburan kuno yang masih menghormati dewi rusak ini.<\/p>\n<p>Agama murni dari orang-orang Kristen mula-mula tidak<br \/>\npernah melakukan perayaan kafir dan mereka pasti tidak pernah menggunakannya<br \/>\nsebagai dasar untuk menentukan waktu beribadah. Hal itu tidak perna dilakukan sampai<br \/>\npada abad keempat pada Konsili Nicea, yang diadakan oleh seorang kaisar kafir,<br \/>\nKonstantin, meresmikan peraturan untuk melarang perayaan Paskah Passover.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Pada rangkaian terakhir yang menyentak dalam<br \/>\nKonsili Nicea  yang menghubungkan<br \/>\nKekristenan dengan sumber awalnya. Perayaan Paskah Easter telah diadakan sampai<br \/>\nsekarang  dan telah dirayakan  hampir sama dengan Paskah Passover Yahudi,<br \/>\ndan memang pada hari yang dihitung dan ditetapkan oleh Sanhendrin di Yudea<br \/>\nuntuk perayaan tersebut; tapi di masa depan pelaksanaannya telah diatur sendiri<br \/>\nbersama-sama bebas dari kalender Yahudi. . . . &#8220;(Heinrich Graetz, History<br \/>\nof the Jews, Vol. 2, hal. 563.)<\/p>\n<table align=\"right\" height=\"366\" width=\"451\" border=\"0\" cellspacing=\"5\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-left: 15px\" alt=\"child gathering easter eggs (easter egg hunt)\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/easter-egg-hunt-5.jpg\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 10px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Sedihnya, banyak orang Kristen bahkan tidak mempertanyakan tradisi kafir yang mereka lakukan.<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Kekafiran sepenuhnya menang atas Gereja Kerasulan<br \/>\nsaat hari Sabat kuno disisihkan dan menerima Paskah Easter. <\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Kaisar [Romawi] Kristen melarang perhitungan<br \/>\nkalender Yahudi, dan tidak mengijinkan pengumuman hari raya.&#8221; (Grace<br \/>\nAmadon, \u201cHistorical Basis, Involvements, and Validity of the October 22, 1844,<br \/>\nPosition, hal. 17.)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Perubahan kalender demi hari raya Paskah<br \/>\nEaster ini menghadirkan dampak yang besar. Tindakan ini membawa ke dalam Gereja<br \/>\nkesalahan yang menjijikkan dan tingkat takhayul yang sangat tinggi. . . .<br \/>\n&#8220;(A. Hislop, The Two Babylons, hal. 106.)<\/p>\n<p>Dari zaman kuno, Easter telah dirayakan pada bulan<br \/>\npurnama pertama setelah titik balik musim semi. &#8220;Paskah Easter Hari Minggu&#8221;<br \/>\nkini dirayakan oleh jutaan orang pada hari Minggu pertama setelah bulan purnama<br \/>\npertama dari titik balik musim semi.<\/p>\n<p>Pemindahan hari ibadah ini dari hari Sabat Alkitab<br \/>\nke hari Minggu untuk menghormati &#8220;Paskah Easter Hari Minggu&#8221; telah<br \/>\ndiakui oleh Gereja Katolik Roma:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Hari Minggu &#8230; adalah murni buatan Gereja<br \/>\nKatolik.&#8221; (Amerika Katolik Quarterly Review, Januari 1883)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Hari Minggu &#8230; adalah aturan Gereja Katolik<br \/>\nsendiri &#8230;&#8221; (American Sentinel (Katolik), Juni 1893.)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Hari Minggu adalah ketetapan Katolik dan pengakuan<br \/>\nuntuk menaatinya hanya dapat dipertahankan dengan menggunakan prinsip-prinsip<br \/>\nKatolik &#8230; Kitab Suci dari awal sampai akhir tidak mengandung satu ayatpun<br \/>\nyang mengijinkan pemindahan hari ibadah umum mingguan dari hari terakhir ke<br \/>\nhari pertama.&#8221; (Catholic Press, Sydney, Australia, Agustus, 1900.)<\/p>\n<p>Semua orang yang beribadah pada hari Minggu untuk<br \/>\nmenghormati &#8220;Paskah Easter Hari Minggu&#8221; sebagai hari kebangkitan Sang<br \/>\nJuruselamat sedang menghormati lembaga Katolik Roma yang telah mendasarkan perayaan<br \/>\nitu dari perayaan kesuburan orang kafir zaman dulu.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Mereka [orang-orang Protestan] menjaga<br \/>\nkekudusan hari Minggu sebagai tugas bagi mereka. Mengapa? Karena Gereja Katolik<br \/>\nmemerintahkan mereka untuk melakukannya. Mereka tidak memiliki alasan lain. . .<br \/>\nPengudusan hari Minggu telah menjadi sebuah hukum gerejawi yang sama sekali<br \/>\nberbeda dengan hukum Sabat Ilahi . . . Pembuat hukum hari Minggu. . . adalah<br \/>\nGereja Katolik.&#8221; (Ecclesiastical Review, Februari 1914)<\/p>\n<table align=\"left\" height=\"234\" width=\"231\" border=\"0\" cellspacing=\"5\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-right: 15px; margin-left: 0px\" alt=\"Kebangkitan\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/resurrection-morning-5.jpg\" height=\"NaN\" width=\"425\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 10px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Alkitab tidak memiliki catatan mengenai para rasul atau orang-orang Kristen awal yang merayakan kebangkitan Yahushua kecuali sebagai pemenuhan Hari Raya Buah Pertama.<em><\/em><\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Alkitab tidak memiliki catatan mengenai para rasul<br \/>\natau orang-orang Kristen awal yang merayakan kebangkitan Yahushua kecuali<br \/>\nsebagai pemenuhan Hari Raya Buah Pertama. Mereka memperingati kematian-Nya pada<br \/>\nhari Paskah Passover, tanggal 14 bulan pertama dari bulanan lunar. Mereka<br \/>\nberibadah kepada Yahuwah setiap Sabat hari ketujuh,  pada tanggal 8, 15, 22 dan 29 setiap bulan<br \/>\nlunar.<\/p>\n<p>&#8220;Paskah Easter Hari Minggu&#8221; akan selalu<br \/>\ndan selamanya menjadi: perayaan kesuburan orang kafir. Penggantian nama, dengan<br \/>\nmenyebutnya dengan nama &#8220;Kristen&#8221; tidak akan membersihkannya dari<br \/>\nkekafiran. Semua orang yang ingin mengucap syukur karena Surga telah<br \/>\nmenghadiahkan Yahushua, akan melakukannya pada hari kematian-Nya: Paskah<br \/>\nPassover. Mereka akan beribadah pada Sabat hari ketujuh, dihitung dengan sistem<br \/>\npengatur-waktu yang telah ditetapkan oleh Surga: kalender luni-solar.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Akan tetapi hari-hari<br \/>\nSabat-Ku harus kamu pelihara, sebab itulah peringatan antara Aku dan kamu,<br \/>\nturun-temurun, sehingga kamu mengetahui, bahwa Akulah Yahuwah, yang menguduskan<br \/>\nkamu. Maka haruslah kamu memelihara hari Sabat, dengan merayakan sabat,<br \/>\nturun-temurun, menjadi perjanjian kekal. (Lihat Keluaran 31:12 -17.)<\/p>\n<p>Hari<br \/>\nini, Surga memanggil semua orang Kristen yang tulus untuk meninggalkan<br \/>\nkekafiran. Beribadahlah kepada Sang Pencipta pada hari yang telah Dia tentukan,<br \/>\nSabat hari ketujuh.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":219621,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-108993","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kalender-yahs","wlc-content-directory-feast-days-vs-beast-days"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kebangkitan: Paskah Easter? atau Buah Pertama? - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kebangkitan: Paskah Easter? atau Buah Pertama? - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Paskah Easter hari Minggu adalah puncak dari tahun religius bagi banyak orang. Banyak tradisi yang disukai yang terkait dengan hari raya ini. Paskah Easter hari Minggu adalah sangat mendasar bagi Kekristenan modern. Ini adalah alasan mengapa sebagian besar orang Kristen beribadah pada hari Minggu. Seluruh Teologia telah dibangun pada keyakinan bahwa Sabat hari ketujuh sudah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T03:39:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/ypZX6wkV-the-resurrection-easter-or-first-fruits-bahasa-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/\",\"name\":\"Kebangkitan: Paskah Easter? atau Buah Pertama? - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/ypZX6wkV-the-resurrection-easter-or-first-fruits-bahasa-1.jpg\",\"datePublished\":\"2012-08-30T04:09:52+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T03:39:27+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/ypZX6wkV-the-resurrection-easter-or-first-fruits-bahasa-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/ypZX6wkV-the-resurrection-easter-or-first-fruits-bahasa-1.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kebangkitan: Paskah Easter? atau Buah Pertama?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kebangkitan: Paskah Easter? atau Buah Pertama? - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kebangkitan: Paskah Easter? atau Buah Pertama? - Worlds Last Chance","og_description":"Paskah Easter hari Minggu adalah puncak dari tahun religius bagi banyak orang. Banyak tradisi yang disukai yang terkait dengan hari raya ini. Paskah Easter hari Minggu adalah sangat mendasar bagi Kekristenan modern. Ini adalah alasan mengapa sebagian besar orang Kristen beribadah pada hari Minggu. Seluruh Teologia telah dibangun pada keyakinan bahwa Sabat hari ketujuh sudah [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T03:39:27+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/ypZX6wkV-the-resurrection-easter-or-first-fruits-bahasa-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/","name":"Kebangkitan: Paskah Easter? atau Buah Pertama? - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/ypZX6wkV-the-resurrection-easter-or-first-fruits-bahasa-1.jpg","datePublished":"2012-08-30T04:09:52+00:00","dateModified":"2025-08-21T03:39:27+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/ypZX6wkV-the-resurrection-easter-or-first-fruits-bahasa-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/ypZX6wkV-the-resurrection-easter-or-first-fruits-bahasa-1.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/the-resurrection-easter-or-first-fruits\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kebangkitan: Paskah Easter? atau Buah Pertama?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/108993","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108993"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/219621"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108993"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}