{"id":108951,"date":"2012-08-23T01:00:43","date_gmt":"2012-08-23T01:00:43","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-hari-bulan-baru-hadiah-dari-sang-pencipta\/"},"modified":"2025-08-21T02:58:23","modified_gmt":"2025-08-21T02:58:23","slug":"hari-bulan-baru-hadiah-dari-sang-pencipta","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kalender-yahs\/hari-bulan-baru-hadiah-dari-sang-pencipta\/","title":{"rendered":"Hari Bulan Baru: Hadiah Dari Sang Pencipta"},"content":{"rendered":"<p>Yahuwah mengetahui kebutuhan-kebutuhan dari<br \/>\nsegala makhluk ciptaan-Nya. Dalam Kasih-Nya, Dia telah menyediakan keperluan<br \/>\nmasing-masing secara spesifik. Yahuwah mengetahui bahwa manusia seharusnya<br \/>\ntidak bekerja terus-menerus tanpa berhenti. Dia memisahkan dan membagi waktu<br \/>\nkarena Dia mengetahui kelemahan dan kebutuhan kita untuk beristirahat sama<br \/>\nseperti kebutuhan kita untuk taat. Pemisahan terpendek dari waktu adalah siklus<br \/>\nSIANG\/MALAM, yang dibagi dengan siang hari dan kegelapan malam. Pemisahan<br \/>\nberikutnya adalah MINGGU dan BULAN yang diatur oleh BULANAN dari bulan. Setelah<br \/>\nitu datang masa empat MUSIM, musim panas dan musim dingin, waktu titik balik<br \/>\nmatahari, dan musim semi dan musim gugur, waktu matahari melintasi<br \/>\nkathulistiwa, yang membagi sebuah TAHUN matahari. Pemisahan-pemisahan waktu ini<br \/>\nadalah diluar campur tangan manusia, berada dibawah kendali langsung dari Sang<br \/>\nPencipta dan diatur oleh pergerakan-pergerakan dari benda langit.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Berfirmanlah [Elohim]:<br \/>\n&#8220;Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari<br \/>\nmalam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan<br \/>\nmasa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, . . . dan jadilah demikian.<br \/>\n(Kejadian 1:14,15 NKJV)<\/p>\n<p>Setiap periode perputaran<br \/>\ndari bulan dipisahkan oleh empat hari-hari Sabat, enam hari bekerja dengan<br \/>\nberibadah pada hari ketujuh.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya<br \/>\nengkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh<br \/>\nadalah hari Sabat Yahuwah, Elohimmu;. . . .<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Sebab enam hari lamanya<br \/>\nYahuwah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti<br \/>\npada hari ketujuh; itulah sebabnya Yahuwah memberkati hari Sabat dan<br \/>\nmenguduskannya. (Lihat Keluaran 20:8-11)<\/p>\n<p>Yahuwah mencintai kebebasan<br \/>\ndan menginginkan kebebasan bagi semua anak-anak-Nya. Dia memerintahkan bahwa<br \/>\nbulanan, atau bulan, akan terpisahkan oleh empat hari-hari Sabat, tetapi<br \/>\npemisahan tersebut diserahkan kedalam tangan manusia, supaya manusia dapat<br \/>\nmenunjukkan kesetiaan mereka kepada Elohim dari Sorga melalui kepatuhan mereka<br \/>\npada perintah yang ke-empat. Walaupun Sabat secara kasar mengikuti<br \/>\ntahap-tahapan dari bulan, tetapi hal pembagian waktu ini tidak sejelas dan<br \/>\nberbeda seperti yang terdapat pada hari atau bulan. Yahuwah memilih untuk<br \/>\nmembiarkan ini kurang didefinisikan, memberikan kepada manusia kesempatan untuk<br \/>\nmematuhi atau tidak, tergantung pada apa yang ada di dalam hatinya untuk<br \/>\ndilakukan.<\/p>\n<p>Mereka yang mencintai<br \/>\nPencipta mereka dan berusaha untuk menghormati-Nya beribadah pada hari yang<br \/>\nketujuh pada setiap minggu. Dalam satu bulan periode perputarannya dibagi<br \/>\nmenjadi empat kali tujuh-hari seminggu dengan sebuah hari \u201cperalihan\u201d pada hari<br \/>\nyang ke-30. Mereka yang ingin memberontak dan melawan perintah ilahi yang jelas<br \/>\ndiberi kesempatan untuk melakukannya. Dalam 30-hari perputaran dari bulan,<br \/>\ndapat dibagi menjadi tiga 10-hari seminggu seperti yang perna dilakukan dalam<br \/>\nkalender Republik Perancis dari tahun 1793 \u2013 1806 ketika pemerintahan Perancis<br \/>\nberusaha untuk meng-anti-kristenkan Perancis dengan beralih dari sistem tujuh<br \/>\nhari per minggu. Itu juga dapat dibagi menjadi enam minggu dengan lima hari per<br \/>\nminggunya.<\/p>\n<p>Beribadah pada hari ketujuh<br \/>\ndari sebuah sistem tujuh hari seminggu di dalam kalender luni-solar adalah<br \/>\nsebuah tanda kesetiaan kepada Sang Pencipta. Ini sebagai pengakuan kepada-Nya<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Kalender Sang Pencipta\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/rutkAcgN-luni-solar-calendar-bahasa.png\" align=\"left\" height=\"347\" width=\"450\">sebagai pemberi kehidupan dan pemberi hukum yang kepadanya kita berhutang untuk<br \/>\npatuh, mencinta dan mengabdi. Tujuan rohani dari pembagian waktu adalah untuk<br \/>\nmemberikan kepada manusia kesempatan untuk mengevaluasi diri. Setiap Sabat hari<br \/>\nketujuh membawa orang untuk bertatapan muka dengan muka terhadap kemurnian dan<br \/>\nkekudusan dari Yahuwah. Hal ini untuk membuang jauh perbedaan yang tajam dari<br \/>\nkegagalan-kegagalan dan kecacatan-kecacatan diri sendiri. Dihadapan kekudusan ilahi<br \/>\norang yang berdosa berseru:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Celakalah aku! aku<br \/>\nbinasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di<br \/>\ntengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja,<br \/>\nyakni Yahuwah semesta alam.&#8221; (Yesaya 6:5, NKJV)<\/p>\n<p>Hari ibadah tambahan diberikan dalam setiap<br \/>\nperiode perputaran bulan, sehingga seseorang dapat memeriksa diri di mana dia<br \/>\ntelah gagal dalam periode bulan yang lalu dan membuat resolusi-resolusi untuk<br \/>\nbulan yang akan datang. Hari ibadah ini adalah hari bulan baru pada hari<br \/>\npertama dalam setiap bulan dan datang sebelum masa minggu kerja yang dimulai<br \/>\npada hari kedua bulan itu. Hari bulan baru adalah waktu untuk memikirkan dan<br \/>\nmempertimbangkan status rohani milik sendiri. Bagaimana hasilnya di masa<br \/>\nperiode perputaran bulan yang lalu? Apa yang mau aku lakukan secara berbeda<br \/>\nuntuk membawa kehendakku dan kehidupanku lebih sesuai dengan kehendak Sang<br \/>\nPenciptaku? Ini adalah sebuah waktu untuk mencari pengampunan bagi<br \/>\nkegagalan-kegagalan masa lalu dan bantuan untuk bulan yang akan datang. Sebuah<br \/>\nbuku harian doa akan sangat berguna, bila diperbaharui setiap bulan baru. Orang-orang<br \/>\nmembuat resolusi-resolusi di tahun baru tetapi mereka jarang melakukannya lebih<br \/>\ndari satu atau dua bulan. Yahuwah mengerti kegagalan manusia ini dan memberikan<br \/>\nkita kesempatan untuk memperbaiki dan membangun pada resolusi-resolusi kita<br \/>\npada setiap bulan baru.<\/p>\n<p>Kalender Gregorian moderen, seperti kalender<br \/>\nJulian yang sebelum itu, mempunyai bulan-bulan yang sepenuhnya terpisah dari<br \/>\nsiklus bulan. Dengan demikian, hari-hari bulan baru tidak ada dalam metode<br \/>\nalternatif dari pengaturan waktu ini. Namun ini tidak memberikan alasan bagi<br \/>\nsiapapun untuk kembali beribadah kepada Yahuwah pada hari-hari bulan baru.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cHari Bulan Baru masih tetap, dan hari Sabat<br \/>\nawalnya bergantung pada siklus bulan. . . awalnya Hari Bulan Baru dirayakan<br \/>\nsama seperti hari Sabat, secara perlahan ini menjadi kurang penting, dan hari<br \/>\nSabat menjadi sekedar hari agama dan kemanusiaan, untuk meditasi agama dan<br \/>\ninstruksi, untuk perdamaian dan kegembiaraan jiwa\u201d. (Universal Jewish<br \/>\nEncyclopedia, \u201cHolidays\u201d, hal. 410)<\/p>\n<p>Hari Bulan Baru adalah waktu-waktu untuk<br \/>\nbersukacita dan bersyukur atas karunia Sorgawi, zaman dulu hari-hari Bulan Baru<br \/>\nadalah waktu untuk berpesta juga. Larangan untuk memasak pada hari-hari Sabat<br \/>\ntidak berlaku pada hari-hari Bulan Baru dan orang-orang Israel yang taat<br \/>\nberpuasa pada hari-hari yang lain, tidak perna berpuasa pada hari-hari Bulan<br \/>\nBaru. Bekerja untuk Yahuwah dapat dilaksanakan pada hari-hari Bulan Baru.<br \/>\nSetelah kemah suci selesai dirancang di padang gurun, Musa mengumpulkan semua<br \/>\nbagian-bagian yang berbeda pada suatu hari Bulan Baru:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Dan terjadilah dalam bulan<br \/>\nyang pertama tahun yang kedua, pada tanggal satu bulan itu, maka didirikanlah<br \/>\nKemah Suci. Musa mendirikan Kemah Suci itu, dipasangnyalah alas-alasnya,<br \/>\nditaruhnya papan-papannya, dipasangnya kayu-kayu lintangnya dan didirikannya<br \/>\ntiang-tiangnya. Dikembangkannyalah atap kemah yang menudungi Kemah Suci dan<br \/>\ndiletakkannyalah tudung kemah di atasnya&#8211;seperti yang diperintahkan Yahuwah<br \/>\nkepada Musa. (Keluaran 40:17-19).<\/p>\n<table align=\"right\" border=\"0\" cellspacing=\"15\" height=\"351\" width=\"433\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"dua orang bertukar uang (transaksi bisnis)\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/exchanging-cash-5.jpg\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Sebuah perdagangan untuk menghasilkan pendapatan tidak boleh dilakukan<br \/>\npada hari Bulan Baru.<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Namun, sebuah perdagangan<br \/>\nuntuk menghasilkan pendapatan tidak boleh dilakukan. Hati yang memberontak<br \/>\ntidak perna menghargai kesempatan-kesempatan yang Sorga telah berikan untuk menghabiskan<br \/>\nwaktu dengan Sang Pencipta. Berabad-abad kemudian, Israel yang memberontak<br \/>\nmenangisi \u201ckehilangan\u201d peluang-peluang bisnis ketika hari-hari Sabat dan<br \/>\nhari-hari Bulan Baru tiba.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Bilakah bulan baru<br \/>\nberlalu, supaya kita boleh menjual gandum dan bilakah hari Sabat berlalu,<br \/>\nsupaya kita boleh menawarkan terigu dengan mengecilkan efa, membesarkan syikal,<br \/>\nberbuat curang dengan neraca palsu, supaya kita membeli orang lemah karena uang<br \/>\ndan orang yang miskin karena sepasang kasut; dan menjual terigu rosokan?&#8221;<br \/>\n(Amos 8:5,6 NKJV)<\/p>\n<p>Sikap yang seperti ini<br \/>\nadalah sebuah penghianatan yang besar melawan pemerintahan Sorga. Hari-hari<br \/>\nBulan Baru sama seperti Sabat hari ketujuh adalah waktu-waktu dari pertemuan<br \/>\nkudus dan penolakan terhadap hari-hari kudus ini adalah secara langsung<br \/>\nbertanggungjawab bagi keruntuhan Israel oleh Asur. Ayat berikutnya mengatakan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Yahuwah telah bersumpah<br \/>\ndemi kebanggaan Yakub: &#8220;Bahwasanya Aku tidak akan melupakan untuk<br \/>\nseterusnya segala perbuatan mereka! Tidakkah akan gemetar bumi karena hal itu,<br \/>\nsehingga setiap penduduknya berkabung? Tidakkah itu seluruhnya akan naik<br \/>\nseperti sungai Nil, diombang-ambingkan dan surut seperti sungai Mesir?&#8221;<br \/>\n(Amos 8:7,8. NKJV)<\/p>\n<p>Sementara waktu Yahuwah<br \/>\nyang pengasih \u201cmengedipkan mata\u201d pada waktu-waktu ketidakpedulian, mengetahui<br \/>\nbahwa ketidaktaatan berakibat sama dengan pemberontakan, peribadatan Israel<br \/>\nmerosot menjadi sebuah bentuk yang tidak memiliki nilai rohani sama sekali.<\/p>\n<p>Yahuwah menolak peribadatan<br \/>\nIsrael, Dia berkaata:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Aku membenci, Aku<br \/>\nmenghinakan perayaanmu dan Aku tidak senang kepada perkumpulan rayamu. Sungguh,<br \/>\napabila kamu mempersembahkan kepada-Ku korban-korban bakaran dan korban-korban<br \/>\nsajianmu, Aku tidak suka, dan korban keselamatanmu berupa ternak yang tambun,<br \/>\nAku tidak mau pandang. Jauhkanlah dari pada-Ku keramaian nyanyian-nyanyianmu,<br \/>\nlagu gambusmu tidak mau Aku dengar. (Amos 5:21-23, NKJV)<\/p>\n<p>Ketika Israel melakukan<br \/>\ngerakan-gerakan seperti menyembah Yahuwah, pada faktanya, mereka sedang<br \/>\nmenghormati Saturnus seperti yang dilakukan oleh nenek moyang mereka di padang<br \/>\ngurun dengan sapi emas. Yahuwah berfirman:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Apakah kamu<br \/>\nmempersembahkan kepada-Ku korban sembelihan dan korban sajian, selama empat<br \/>\npuluh tahun di padang gurun itu, hai kaum Israel? Kamu akan mengangkut Sakut,<br \/>\nrajamu, dan Kewan, dewa bintangmu, patung-patungmu yang telah kamu buat bagimu<br \/>\nitu, dan Aku akan membawa kamu ke dalam pembuangan jauh ke seberang<br \/>\nDamsyik,&#8221; firman Yahuwah, yang nama-Nya Yahuwah semesta alam. (Amos<br \/>\n5:25-27, NKJV).<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Kewan : adalah nama lain<br \/>\ndari dewa Saturnus (The New Strong\u2019s<br \/>\nExhaustive Concordance of the Bible.)<\/p>\n<table align=\"left\" border=\"0\" cellspacing=\"15\" height=\"376\" width=\"393\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"Gadis menolak untuk melihat Alkitab dengan keluarganya\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/refusing-bible-study-3-5.jpg\" border=\"0\" height=\"312\" width=\"425\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Sayangnya,<br \/>\nbanyak orang yang mengaku Kristen hari ini menolak terang yang bersinar pada<br \/>\nkalender suci Yahuwah ini.<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Israel kuno, sama seperti<br \/>\nIsrael rohani moderen, menolak hari-hari Bulan Baru milik Yahuwah dan kembali<br \/>\nberibadah di hari Saturnus atau hari Sabtu.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cberdoa kepada<br \/>\nplanet-planet pada hari-hari raya mereka masing-masing adalah bagian dari<br \/>\npenyembahan benda-benda langit.\u201d (R. L. Odom, Sunday in Roman Paganism, hal.<br \/>\n158)<\/p>\n<p>Ibadah yang seperti ini<br \/>\ntidak dapat diterima oleh Yahuwah. Di dalam Amos tepat setelah mencela mereka<br \/>\nkarena beribadah kepada Saturnus, Yahuwah mengatakan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Celaka atas<br \/>\norang-orang yang merasa aman di Sion, atas orang-orang yang merasa tenteram di<br \/>\ngunung Samaria, . . .. Hai kamu, yang menganggap jauh hari malapetaka, yang<br \/>\nmendekat dan memegang sabat yang salah; . . . Sebab itu sekarang, mereka akan<br \/>\npergi sebagai orang buangan . . . . karena Yahuwah telah bersumpah demi<br \/>\ndiri-Nya,. . .  Aku ini keji kepada<br \/>\nkecongkakan Yakub, dan benci kepada purinya; Aku akan menyerahkan kota serta<br \/>\nisinya.&#8221; (Amos 6; 1,3,7-8, Septuagint)<\/p>\n<p>Nasib yang sama juga sedang<br \/>\nmenanti orang yang terus berpegang teguh pada ibadah hari Sabtu dari kalender<br \/>\npalsu moderen dengan mengabaikan kewajiban untuk memelihara hari-hari Sabat dan<br \/>\nhari-hari Bulan Baru menurut kalender luni-solar Alkitab.<\/p>\n<p>Beribadah pada SEMUA<br \/>\nhari-hari Sabat atau perhentian-perhentian dari Yahuwah adalah merupakan tanda<br \/>\nyang membedakan bahwa umat-Nya ditetapkan untuk terpisah.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Hari-hari Sabat-Ku juga<br \/>\nKuberikan kepada mereka menjadi peringatan di antara Aku dan mereka, supaya<br \/>\nmereka mengetahui bahwa Akulah Yahuwah, yang menguduskan mereka. (Yeheskiel<br \/>\n20:12, NKJV)<\/p>\n<p>Sesungguhnya kembali<br \/>\nberibadah kepada Sang Pencipta pada hari-hari Sabat dan<br \/>\nhari-hari Bulan Baru akan menjadi salah satu kebahagiaan dari orang yang<br \/>\ndiselamatkan di dalam bumi yang baru sepanjang keabadian.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Yesaya 66:22-23\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/Isaiah-66-22-23.png\"> <\/p>\n<p>Berkomitmenlah sekarang ini untuk beribadah kepada<br \/>\nYahuwah pada semua perhentian-perhentian kudus-Nya, hari-hari Sabat, hari-hari<br \/>\nBulan Baru, dan perayaan-perayaan tahunan, kebahagiaan yang tidak terhitung<br \/>\nmenunggu mereka yang mencari persekutuan dengan-Nya yang di dalam-Nya semua<br \/>\nkepenuhan kehidupan berdiam.<\/p>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\">\n<p><font size=\"3\" face=\"Georgia\">Klik<br \/>\ndi <a href=\"\/view-video\/1395\/bulan-bulan-baru-hadiah-dari-sang-pencipta.html\" title=\"\">sini<\/a> untuk menonton videonya!<\/font> <\/p>\n","protected":false},"featured_media":219392,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-108951","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kalender-yahs","wlc-content-directory-new-moon-day"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hari Bulan Baru: Hadiah Dari Sang Pencipta - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hari Bulan Baru: Hadiah Dari Sang Pencipta - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yahuwah mengetahui kebutuhan-kebutuhan dari segala makhluk ciptaan-Nya. Dalam Kasih-Nya, Dia telah menyediakan keperluan masing-masing secara spesifik. Yahuwah mengetahui bahwa manusia seharusnya tidak bekerja terus-menerus tanpa berhenti. Dia memisahkan dan membagi waktu karena Dia mengetahui kelemahan dan kebutuhan kita untuk beristirahat sama seperti kebutuhan kita untuk taat. Pemisahan terpendek dari waktu adalah siklus SIANG\/MALAM, yang dibagi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T02:58:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/new-moon-day-gift-of-the-creator-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/\",\"name\":\"Hari Bulan Baru: Hadiah Dari Sang Pencipta - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moon-day-gift-of-the-creator-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2012-08-23T01:00:43+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T02:58:23+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moon-day-gift-of-the-creator-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moon-day-gift-of-the-creator-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hari Bulan Baru: Hadiah Dari Sang Pencipta\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hari Bulan Baru: Hadiah Dari Sang Pencipta - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hari Bulan Baru: Hadiah Dari Sang Pencipta - Worlds Last Chance","og_description":"Yahuwah mengetahui kebutuhan-kebutuhan dari segala makhluk ciptaan-Nya. Dalam Kasih-Nya, Dia telah menyediakan keperluan masing-masing secara spesifik. Yahuwah mengetahui bahwa manusia seharusnya tidak bekerja terus-menerus tanpa berhenti. Dia memisahkan dan membagi waktu karena Dia mengetahui kelemahan dan kebutuhan kita untuk beristirahat sama seperti kebutuhan kita untuk taat. Pemisahan terpendek dari waktu adalah siklus SIANG\/MALAM, yang dibagi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T02:58:23+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/new-moon-day-gift-of-the-creator-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/","name":"Hari Bulan Baru: Hadiah Dari Sang Pencipta - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moon-day-gift-of-the-creator-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2012-08-23T01:00:43+00:00","dateModified":"2025-08-21T02:58:23+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moon-day-gift-of-the-creator-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/new-moon-day-gift-of-the-creator-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/new-moon-day-gift-of-the-creator\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hari Bulan Baru: Hadiah Dari Sang Pencipta"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/108951","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108951"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/219392"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108951"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}