{"id":108882,"date":"2012-07-17T06:40:03","date_gmt":"2012-07-17T06:40:03","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-berbicara-kepada-orang-mati-berbicara-kepada-setan\/"},"modified":"2025-08-21T01:53:50","modified_gmt":"2025-08-21T01:53:50","slug":"berbicara-kepada-orang-mati-berbicara-kepada-setan","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/makna-doktrin\/berbicara-kepada-orang-mati-berbicara-kepada-setan\/","title":{"rendered":"Berbicara kepada Orang Mati : Berbicara kepada Setan"},"content":{"rendered":"<p>Kebanyakan<br \/>\nagama-agama dunia mengajarkan bahwa jiwa tidak ikut mati bersama dengan tubuh.<br \/>\nBanyak yang percaya bahwa kesadaran fikiran dari seseorang tetap ada sekalipun<br \/>\ntubuhnya <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"wanita muda berduka di pemakaman\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/grieving-in-cemetary-a-8.jpg\" align=\"right\" height=\"486\" width=\"375\">sudah mati. Mereka yang kehilangan orang-orang yang mereka kasihi<br \/>\nkarena meninggal, tetap merindukan pribadi yang mereka kenal itu. Dalam<br \/>\nkeputusasaan banyak yang berusaha untuk berkomunikasi dengan dunia dibawah<br \/>\nkuburan, ada yang melakukan upacara pemanggilan arwah, dengan kesurupan,<br \/>\nmelalui papan ouija dan pengantara untuk berhubungan dengan orang yang sudah<br \/>\nmeninggal. Bapa sorgawi yang Mahakasih berusaha untuk melindungi anak-anak-Nya<br \/>\ndari bahaya ini. Dia dengan jelas memperingati:<\/p>\n<p align=\"center\">&#8220;Orang-orang<br \/>\nyang hidup tahu bahwa mereka akan mati, <br \/>\ntetapi orang yang mati tak tahu apa-apa.&#8221;<br \/>\n(Pengkhotbah 9:5).<\/p>\n<p>Karena<br \/>\ntidak ada jiwa-hidup setelah kematian, maka setiap hubungan dalam setiap bentuk<br \/>\nyang diklaim berasal dari seseorang yang sudah mati, sebenarnya berasal dari<br \/>\nsetan. Setan-setan dapat secara sempurna berubah wujud seperti orang yang sudah<br \/>\nmati. Bagaimana penampilan orang itu, bagaimana caranya jalan, model suaranya,<br \/>\ntulisan tangannya, rahasia pribadinya, ingatan kisah pribadinya &#8211; semuanya<br \/>\ndapat secara sempurna dipalsukan oleh setan. Ikatan antara suami dan istri,<br \/>\norang tua dan anak, teman dan sahabat dapat dimanfaatkan oleh setan untuk<br \/>\nmenarik seseorang mencari orang yang sudah meninggal. Kasih yang masih<br \/>\ndirasakan oleh orang yang masih hidup kepada orang yang sudah meninggal dimanipulasi<br \/>\noleh pencobaan setan untuk meningkatkan pembukaan fikiran. Pertemuan dengan<br \/>\nsetan yang menyamar sebagai orang yang dikasihi yang telah meninggal membuat<br \/>\nketagihan. Mereka merasakan kegembiraan, ketertarikan dan perubahan hidup.<br \/>\nMelalui pertemuan yang tidak biasa ini, setan memberikan harapan palsu,<br \/>\nkenyamanan dan &#8220;bukti&#8221; bahwa orang yang dikasihi itu masih tetap<br \/>\nhadir.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Berdasarkan<br \/>\nstudi terbaru dari Bailor Institute bidang studi keagamaan, 20 persen dari<br \/>\norang-orang Amerika percaya bahwa orang yang masih hidup dapat berkomunikasi<br \/>\ndengan orang yang sudah mati. Dalam sebuah survei online yang dilakukan<br \/>\nterhadap 10.000 responden . . . 46 persen dari wanita yang disurvei percaya<br \/>\nbahwa &#8220;jiwa orang yang sudah mati melindungi orang yang masih hidup sebagai<br \/>\nroh penuntun&#8221; (L. Marcus and L. Schneider, &#8220;Talking to the<br \/>\nDead&#8221;)<\/p>\n<p>Percaya<br \/>\nbahwa jiwa tidak perna mati, membuka pintu untuk penipuan setan. Ketika anda<br \/>\npercaya bahwa orang yang sudah meninggal tetap memiliki kesadaran jiwa dan<br \/>\ndapat berkomunikasi dengan anda, itu akan membuat setan mengambil rupa orang<br \/>\nyang dikasihi yang telah meninggal itu dan berkomunikasi langsung dengan anda.<br \/>\nHal ini bisa terjadi melalui penampakan yang anda lihat, suara yang anda<br \/>\ndengar, atau orang lain yang bertindak sebagai media perantara untuk<br \/>\nmemberitahu anda apa yang dikatakan oleh orang yang sudah meninggal itu.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"alter dibangun di depan 'mary perawan' di gua\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/madonna-in-grotto-a-8.jpg\" align=\"left\" height=\"569\" width=\"375\">Beberapa<br \/>\norang ditipu setan dengan &#8220;satu cara, dan beberapa dengan cara yang lain.<br \/>\nDia telah menyiapkan tipuan yang berbeda untuk mempengaruhi fikiran yang<br \/>\nberbeda. Beberapa orang ketakutan melihat satu tipuan, ketika yang lain bisa<br \/>\nmembacanya. Setan menipu beberapa orang dengan spiritualisme. Dia juga datang<br \/>\nsebagai malaikat terang dan menyebarkan pengaruhnya di semua wilayah . . . .<br \/>\nGereja-gereja juga gembira, dan mengira bahwa Yahuwah yang melakukan perkara<br \/>\najaib bagi mereka, ketika itu dilakukan oleh roh yang lain. Ketertarikan<br \/>\nseperti ini akan segera mati dan membuat dunia dan gereja menjadi lebih buruk<br \/>\ndari sebelumnya&#8221; (E. G. White, Early Writings, hal. 261).<\/p>\n<p>Setan<br \/>\nmemiliki banyak cara untuk mengembangkan kepercayaan mengenai kehidupan setelah<br \/>\nkematian. Beragam cara-cara telah digunakan untuk menarik fikiran dari latar<br \/>\nbelakang yang berbeda. Kepercayaan berhala, Hinduisme dan Voodoo semuanya<br \/>\nmenggunakan metode kesurupan untuk berkomunikasi dengan setan. Kesurupan ini<br \/>\ndisebabkan oleh ketertarikan yang ekstrim pada ritme tarian, nyanyian,<br \/>\ngendang-gendang dan kadang-kadang obat-obatan. Semua Katholik Roma yang berdoa<br \/>\nkepada Maria, ibu Yesus, adalah berdoa kepada perempuan yang sudah meninggal<br \/>\nyang tidak dapat mendengar mereka. Penampakan Maria, dipercaya oleh banyak<br \/>\norang sebagai Maria sendiri, yang sebenarnya tidak lebih dari penampakan setan.<br \/>\nBerdoa kepada &#8220;orang-orang suci&#8221; juga sama dengan berdoa kepada orang<br \/>\nmati yang oleh Alkitab dikatakan &#8220;tidak mengetahui apa-apa&#8221;. Hal ini<br \/>\nmembuat sebuah kesempatan kepada setan untuk &#8220;menjawab&#8221; doa-doa dan<br \/>\nmembenarkan kepercayaan bahwa kehidupan berlanjut setelah mati. Banyak mujizat<br \/>\ndan penyembuhan datang sebagai hasil dari doa-doa ini yang sebenarnya berasal<br \/>\ndari setan untuk membuat orang semakin percaya bahwa kehidupan masih terus<br \/>\nberlanjut setelah kematian.<\/p>\n<p>Kristen<br \/>\nProtestan juga tidak terbebas dari berhubungan dengan setan. Berbahasa roh<br \/>\nadalah merupakan bentuk lain dari kesurupan. Pribadi yang menafsirkan bualan<br \/>\nkosong kepada mereka yang mendengarkan menerima pesan dari pengaruh<br \/>\nsupranatural. Orang-orang tidak beragama yang menolak keberadaan iblis juga<br \/>\nsecara khusus rentan untuk diyakinkan oleh kegiatan dukun yang memberitahukan<br \/>\nbahwa ada orang mati yang berbicara kepada mereka. Cara umum yang digunakan<br \/>\noleh orang-orang sekuler untuk berkomunikasi dengan orang yang sudah meninggal<br \/>\nadalah papan Ouija dan upacara pemanggilan arwah, kartu-kartu Tarot dan ramalan<br \/>\nbintang. Metode baru meditasi yang dalam dan hipnotis adalah juga berbahaya.<br \/>\nMereka tidak menyadari telah menjadi saluran setan, karena mereka menyediakan<br \/>\njalan tol kepada pengaruh setan terhadap fikiran.<\/p>\n<p>Berhubungan<br \/>\ndengan setan adalah sangat berbahaya. Hal itu tidak dapat dijelaskan secara<br \/>\nlogika tetapi hasilnya sangat nyata. Orang-orang yang hidup mau mempercayai<br \/>\nbahwa orang yang sudah meninggal tetap mengasihi mereka dan dapat memberikan<br \/>\nhikmat dari dalam kuburan. Namun, setan mau menghancurkan setiap orang yang mau<br \/>\nmendengarkan mereka. Semua hubungan ini adalah diperhitungkan untuk menjerat<br \/>\ndan menghancurkan. Yahuwah mau melindungi anak-anak-Nya dari kejahatan ini. Dia<br \/>\ndengan tegas dan jelas melarang segala bentuk hubungan dengan orang mati karena<br \/>\nsemua jenis hubungan ini adalah dengan setan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Berbicara kepada Orang Mati : Berbicara kepada Setan\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/seance-8.jpg\" align=\"right\" height=\"299\" width=\"450\">Tidak<br \/>\nboleh ditemukan seorangpun diantara kamu . . . <br \/>\nyang menjadi petenung, atau seorang peramal, atau salah seorang yang<br \/>\nmenelaah, atau seorang penyihir, atau seorang pemantera, ataupun seorang yang<br \/>\nbertanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk kepada<br \/>\norang-orang mati. Sebab semua orang yang melakukan hal-hal ini adalah kekejian<br \/>\nbagi Yahuwah&#8221;. (Ulangan 18:10-12, NKJV).<\/p>\n<p>Ketika<br \/>\nMesias ada di bumi, Dia mengusir keluar setiap setan yang tinggal dalam diri seseorang<br \/>\nyang Dia hadapi. Dia memberi tahu orang-orang itu untuk pergi dan jangan<br \/>\nmelakukan dosa lagi supaya hal yang lebih buruk tidak terjadi kepada mereka.<br \/>\nIni bukan sekedar teknik-sulap pengusiran setan, tapi lebih kepada kepercayaan<br \/>\npenuh dalam kekuatan Bapa untuk membebaskan semua orang yang percaya<br \/>\nkepada-Nya. Kuasa Yahuwah untuk menyelamatkan masih sama kuatnya hari ini<br \/>\nseperti ketika Mesias masih ada di bumi.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Sesungguhnya<br \/>\ntangan Yahuwah tidak kurang panjang untuk menyelamatkan; dan pendengaran-Nya<br \/>\ntidak kurang tajam untuk mendengar&#8221; (Yesaya 59:1).<\/p>\n<p>Pemberian<br \/>\nkasih-Nya  masih tetap terbentang luas<br \/>\nuntuk semua orang: &#8220;Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban<br \/>\nberat dan Aku akan memberikan kelegaan kepadamu&#8221; (Matius 11:28).  Jika<br \/>\nanda dicobai atau diganggu oleh roh jahat, dan anda mau merasakan ketenangan<br \/>\ndan kenyamanan yang berasal dari Sorga, masih ada harapan. Berserulah kepada<br \/>\nnama Yahuwah dan percayai kuasa-Nya untuk membebaskanmu. Dia tidak akan perna<br \/>\nmeninggalkan dan melupakanmu. Firman-Nya menguatkan semua orang untuk:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Berani<br \/>\nmenghampiri tahkta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan<br \/>\nkasih karunia, untuk mendapatkan pertolongan kita pada waktunya&#8221; (Ibrani<br \/>\n4:16)<\/p>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\">\n<p><font size=\"3\" face=\"Georgia\">Klik di <a href=\"https:\/\/www.worldslastchance.com\/view-video\/1485\/berbicara-kepada-orang-mati-berbicara-kepada-setan.html\" title=\"\">sini<\/a><br \/>\nuntuk menonton videonya!<\/font><\/p>\n","protected":false},"featured_media":218985,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-108882","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-makna-doktrin","wlc-content-directory-state-of-the-dead"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Berbicara kepada Orang Mati : Berbicara kepada Setan - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Berbicara kepada Orang Mati : Berbicara kepada Setan - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kebanyakan agama-agama dunia mengajarkan bahwa jiwa tidak ikut mati bersama dengan tubuh. Banyak yang percaya bahwa kesadaran fikiran dari seseorang tetap ada sekalipun tubuhnya sudah mati. Mereka yang kehilangan orang-orang yang mereka kasihi karena meninggal, tetap merindukan pribadi yang mereka kenal itu. Dalam keputusasaan banyak yang berusaha untuk berkomunikasi dengan dunia dibawah kuburan, ada yang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T01:53:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/talking-to-the-dead-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/\",\"name\":\"Berbicara kepada Orang Mati : Berbicara kepada Setan - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/talking-to-the-dead-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2012-07-17T06:40:03+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T01:53:50+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/talking-to-the-dead-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/talking-to-the-dead-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Berbicara kepada Orang Mati : Berbicara kepada Setan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Berbicara kepada Orang Mati : Berbicara kepada Setan - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Berbicara kepada Orang Mati : Berbicara kepada Setan - Worlds Last Chance","og_description":"Kebanyakan agama-agama dunia mengajarkan bahwa jiwa tidak ikut mati bersama dengan tubuh. Banyak yang percaya bahwa kesadaran fikiran dari seseorang tetap ada sekalipun tubuhnya sudah mati. Mereka yang kehilangan orang-orang yang mereka kasihi karena meninggal, tetap merindukan pribadi yang mereka kenal itu. Dalam keputusasaan banyak yang berusaha untuk berkomunikasi dengan dunia dibawah kuburan, ada yang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T01:53:50+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/talking-to-the-dead-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/","name":"Berbicara kepada Orang Mati : Berbicara kepada Setan - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/talking-to-the-dead-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2012-07-17T06:40:03+00:00","dateModified":"2025-08-21T01:53:50+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/talking-to-the-dead-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/talking-to-the-dead-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/talking-to-the-dead-talking-to-demons\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Berbicara kepada Orang Mati : Berbicara kepada Setan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/108882","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108882"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/218985"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108882"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}