{"id":108865,"date":"2012-07-08T02:03:21","date_gmt":"2012-07-08T02:03:21","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-kematian-yahushua-membatalkan-hukum\/"},"modified":"2025-08-21T01:38:49","modified_gmt":"2025-08-21T01:38:49","slug":"kematian-yahushua-membatalkan-hukum","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/makna-doktrin\/kematian-yahushua-membatalkan-hukum\/","title":{"rendered":"Kematian Yahushua: Membatalkan Hukum?"},"content":{"rendered":"<p>Setan disebut<br \/>\n\u201cbapa segala dusta.\u201d Yahushua<br \/>\nsendiri menyatakan bahwa Iblis \u201cadalah pembunuh manusia sejak semula, dan tidak<br \/>\nhidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran . . . sebab ia<br \/>\nadalah pendusta, dan bapa segala dusta.\u201d (Yohanes 8:44, KJV)  Penipuan,<br \/>\npada hakikatnya, adalah lemah. Penipuan itu tidak akan pernah<br \/>\nmemiliki kekuatan Kebenaran.<br \/>\nDusta<br \/>\nitu <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"kebenaran dicampur dengan kebohongan\" style=\"margin-top: 10px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/benar-vs-dusta.jpg\" align=\"left\" height=\"193\" width=\"410\">sendiri akan selalu gagal untuk menipu. Setan tahu hal ini, sehingga ia<br \/>\nmenggabungkan kebohonganya dengan kebenaran. Semakin dekat<br \/>\nkebohongannya dengan kebenaran, maka semakin menipu kebenaran yang dibuatnya.<\/p>\n<p>Setan tahu bahwa<br \/>\nHukum itu adalah salinan karakter kudus Yahuwah. Oleh sebab itu, Hukum tidak<br \/>\nberubah sama seperti Sang Pemberi Hukum itu sendiri. Setan ingin manusia melanggar Hukum Yahuwah yang<br \/>\nkudus. Untuk<br \/>\nmelakukan itu, ia harus menipu manusia dengan berpikir bahwa Hukum Yahuwah telah berubah atau tidak<br \/>\nperlu lagi menguduskan Hukum itu. Tidak akan ada orang yang percaya jika kebohongan yang konyol<br \/>\nseperti itu tidak terjalin<br \/>\nbersama kebenaran. Sehingga<br \/>\nSetan mengutip Alkitab untuk \u201cmembuktikan\u201d kebohongannya. Efesus 2:15 adalah<br \/>\nayat yang sering digunakan sebagai bukti bahwa Hukum itu tidak mengikat lagi.  Pada kenyataannya, bahkan ayat itu bukanlah<br \/>\nsuatu kalimat yang lengkap. Itu adalah<br \/>\ndua ungkapan yang dibuat keluar<br \/>\ndari konteks dan digunakan untuk mendukung<br \/>\nkebohongan Setan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">. . . dengan<br \/>\nmati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan Hukum dengan segala perintah dan<br \/>\nketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam<br \/>\ndiri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera . . . . (Lihat Efesus 2:15.)<\/p>\n<p>Adalah<br \/>\nsangat tidak konsisten untuk<br \/>\nmenganggap bahwa Bapa dari semua Hukum kebenaran akan membatalkan Hukum<br \/>\nKudus-Nya! Tidak ada pemerintahan manusia yang berjalan tanpa hukum-hukum. Begitu juga pemerintahan ilahi. Paulus akan menjadi orang yang terakhir yang akan mengakui bahwa<br \/>\nhukum  itu telah \u201cdigenapi\u201d dengan salib karena dia sendiri telah berkata:<\/p>\n<p class=\"indenttext\"> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"palu dan timbangan\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/gavel-and-scales-3.jpg\" align=\"right\" height=\"282\" width=\"425\">\u201cJadi Hukum<br \/>\nitu adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus,<br \/>\nbenar dan baik.\u201d  (Roma 7:12, KJV)<\/p>\n<p>Yahushua tidak<br \/>\ndatang untuk membatalkan<br \/>\nHukum! Dia menyatakan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cJanganlah kamu<br \/>\nmenyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan Hukum itu atau kitab  para nabi: Aku datang bukan untuk<br \/>\nmeniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu :<br \/>\nsesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik<br \/>\npun tidak akan ditiadakan dari Hukum itu,<br \/>\nsebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu Hukum itu sekalipun yang paling<br \/>\nkecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat<br \/>\nyang paling rendah dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan<br \/>\nmengajarkan segala perintah-perintah Hukum<br \/>\nitu, ia akan menduduki tempat yang paling tinggi dalam<br \/>\nKerajaan Sorga.\u201d  (Matius 5:17-19, KJV)<\/p>\n<p>Yahushua telah<br \/>\ndengan sempurna melakukan semua Hukum itu. Dengan melakukan semua Hukum itu,<br \/>\nYahushua memberi teladan untuk diikuti.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cYahushua pun<br \/>\ntelah menderita untuk kamu, dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu<br \/>\nmengikuti jejak-Nya: Ia tidak berbuat dosa . . . .\u201d (1 Petrus 2:21-22)<\/p>\n<p>Alkitab selalu<br \/>\nmengajarkan bahwa Hukum itu<br \/>\nkekal. Hukum<br \/>\nitu akan selalu dijaga, baik di bumi maupun di Sorga, sepanjang siklus tanpa<br \/>\nhenti di dalam kekekalan.<br \/>\nAyat Alkitab manapun yang<br \/>\ntelah digunakan untuk<br \/>\nmembuktikan bahwa hukum<br \/>\nitu telah \u201c<a href=\"\/winds-of-doctrine\/apa-yang-telah-dipakukan-di-atas-salib.html\">dipakukan<br \/>\ndi atas salib<\/a>\u201d adalah ayat Alkitab yang telah diputarbalik<br \/>\nuntuk mendukung kebohongan Setan bahwa Hukum itu tidak perlu dilakukan. Pemahaman yang<br \/>\nbenar tentang Efesus 2:15 menjadi jelas ketika seluruh bagian dibaca dalam<br \/>\nkonteksnya.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Kamu hidup di<br \/>\ndalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu menaati penguasa<br \/>\nkerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang<br \/>\ndurhaka . . .<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Tetapi Yahuwah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya<br \/>\nyang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, <em>telah menghidupkan kita bersama-sama<\/em> dengan Kristus, sekalipun kita<br \/>\ntelah mati oleh kesalahan-kesalahan kita, (oleh kasih karunia kamu diselamatkan;)<br \/>\ndan di dalam Kristus, Ia telah <em>membangkitkan<br \/>\nkita<\/em> juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia: . . .<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Karena itu<br \/>\ningatlah, bahwa dahulu kamu \u2013 sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang<br \/>\ndisebut orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan dirinya \u201csunat\u201d<br \/>\nyaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan manusia; bahwa waktu itu kamu<br \/>\ntanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam<br \/>\nketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa  Yahuwah di dalam dunia: tetapi sekarang di<br \/>\ndalam Kristus kamu, yang dahulu \u201cjauh\u201d, sudah menjadi \u201cdekat\u201d oleh darah Kristus.<br \/>\n. . .<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Karena Dialah<br \/>\ndamai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah<br \/>\nmerubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan; sebab dengan mati-Nya sebagai<br \/>\nmanusia Ia telah membatalkan Hukum itu<br \/>\ndengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi<br \/>\nsatu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera;<br \/>\ndan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Yahuwah oleh<br \/>\nsalib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu; Ia datang dan<br \/>\nmemberitakan damai sejahtera kepada kamu yang \u201cjauh\u201d dan damai sejahtera kepada<br \/>\nmereka yang \u201cdekat\u201d.  (Lihat Efesus 2:2,<br \/>\n4-6, 11-17.)<\/p>\n<p>Paulus menuliskan<br \/>\nkepada orang-orang yang bukan Yahudi, mengingatkan bahwa mereka, sebelum mereka<br \/>\nmenjadi Orang-orang percaya, mereka<br \/>\n\u201cberjalan mengikuti dunia ini\u201d (ayat 2). Mengikuti dunia ini adalah salah satu<br \/>\ntradisi buatan manusia yang menuntun kepada prasangka dan eksklusivitas.  Bangsa<br \/>\nIsrael adalah bangsa yang paling berprasangka buruk di planet ini. Rencana Yahuwah bagi bangsa<br \/>\nIsrael adalah untuk menjadi \u201cterang<br \/>\ndunia.\u201d  (Matius 5:14, KJV) tetapi sebaliknya, bangsa Israel menjadi<br \/>\nmasyarakat yang sangat tertutup, yakin dengan keunggulan mereka sendiri, dan<br \/>\nmenghindari orang-orang luar.  Paulus merujuk kepada pembedaan prasangka dengan<br \/>\norang-orang yang lain ketika dia menyatakan:<br \/>\n\u201ckamu hidup di dalamnya karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu menaati<br \/>\npenguasa kerajaan angkasa.\u201d<br \/>\n(Efesus<br \/>\n2:2). Setan selalu bertindak untuk meningkatkan<br \/>\nkebencian, kecurigaan, prasangka dan perpecahan diantara masyarakat. Itulah yang<br \/>\ndimaksud dengan \u201cmengikuti dunia ini.\u201d <br \/>\nYahushua datang membawa persatuan melalui Kasih yang mulia.  Dia nyaman dan berkenan berada dalam rumah<br \/>\nyang sangat miskin, sebagaimana Dia berada dalam istana yang kaya.  Yahuwah \u201ctidak membedakan orang: setiap orang<br \/>\ndari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran<br \/>\nberkenan kepada-Nya.\u201d (Kisah Para Rasul 10:34, 35). Ini adalah suatu<br \/>\nkonsep yang sulit bahkan untuk Para Rasul pada awalnya untuk memahami hal<br \/>\ntersebut. Petrus membutuhkan mimpi yang berasal dari sorga sebelum melangkahkan kakinya<br \/>\nke rumah orang yang tidak bersunat, dan bahkan kemudian ia menyerah terhadap<br \/>\ntekanan dari bangsa Israel lainnya yang berprasangka buruk.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201ckarena sebelum<br \/>\nbeberapa orang dari kalangan Yakobus datang, ia [Petrus] makan<br \/>\nsehidangan dengan saudara-saudara yang tidak bersunat; tetapi setelah mereka datang, ia<br \/>\nmengundurkan diri dan menjauhi mereka karena takut akan saudara-saudara yang<br \/>\nbersunat.\u201d  (Galatia 2:12, KJV)<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"dinding pemisah dihancurkan oleh Yahushua\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/wall-bahasa.jpg\" align=\"right\" height=\"253\" width=\"380\">Melihat apa yang<br \/>\nterjadi, Paulus dengan cepat menghentikan perilaku yang menimbulkan perpecahan<br \/>\nitu. Kata \u201cperintah-perintah\u201d<br \/>\nyang dimaksud Paulus ketika berbicara tentang \u201chukum itu dengan segala perintah dan ketentuannya\u201d<br \/>\n(Efesus 2:15) berasal dari kata \u201cdogma\u201d (#1378). Itu sama dengan \u201ctradisi nenek<br \/>\nmoyang\u201d yang  Yahushua maksudkan ketika<br \/>\nDia dengan tegas bertanya, \u201c mengapa kamu pun melanggar perintah Yahuwah demi<br \/>\nadat istiadat nenek moyangmu?\u201d<br \/>\n(Lihat<br \/>\nMatius 15:3.) \u201chukum\u201d<br \/>\ndan \u201cperintah\u201d yang dimaksud Paulus dalam Efesus 2:15 bukanlah Sepuluh Firman yang Paulus<br \/>\nakui kudus, benar dan baik.  Paulus<br \/>\nmengacu kepada tradisi-tradisi buatan manusia, larangan-larangan yang<br \/>\nmemberatkan diberlakukan oleh para pemuka agama yang mengajarkan orang-orang<br \/>\nbahwa mereka harus melakukan cara mereka sendiri untuk Sorga dengan mematuhi<br \/>\naturan-aturan buatan mereka sendiri.  Pemberlakuan<br \/>\nhukum-hukum manusia ini dan larangan-larangannya adalah sebagian besar bertanggung<br \/>\njawab terhadap perasaan-perasaan prasangka, kecurigaan, kebencian, dan<br \/>\nperpecahan antara bangsa Israel dan bangsa lainnya. Aturan-aturan buatan<br \/>\nmanusia seperti itu bertanggung jawab atas \u201ctembok pemisah\u201d yang besar antara<br \/>\nbangsa Israel dan bangsa-bangsa<br \/>\nlain. Maksud Paulus dalam Efesus pasal<br \/>\n2<br \/>\nadalah bahwa Yahushua datang untuk menebus semua manusia dimana pun.  Yahushua tidak hanya mendamaikan manusia<br \/>\ndengan Yahuwah, tetapi juga manusia dengan sesamanya.  Tidak ada lagi tembok pemisah antara bangsa<br \/>\nIsrael dan bangsa-bangsa<br \/>\nyang lain, laki-laki dan<br \/>\nperempuan, yang sudah diselamatkan<br \/>\natau yang belum diselamatkan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Tetapi sekarang<br \/>\ndi dalam Yahushua yang diurapi, kamu yang dahulu \u201cjauh\u201d, sudah menjadi \u201cdekat\u201d<br \/>\noleh darah Kristus.  Karena Dialah damai<br \/>\nsejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan<br \/>\ntembok pemisah, yaitu perseteruan; sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia<br \/>\ntelah membatalkan hukum dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk<br \/>\nmenciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan<br \/>\nitu mengadakan damai sejahtera;&#8221; (Lihat Efesus 2:13-15)<\/p>\n<p>Yahushua adalah<br \/>\nperwujudan yang sempurna dari Hukum itu. Dengan demikian, Dia menghancurkan<br \/>\nhukum-hukum tradisi dan prasangka manusia yang diberlakukan oleh orang-orang<br \/>\nyang berpikir sempit. Pemenuhan Hukum yang terutama adalah Kasih.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201csebab<br \/>\nseluruh  Hukum itu tercakup dalam satu firman ini, yaitu; kasihilah<br \/>\nsesamamu manusia seperti dirimu sendiri.\u201d <br \/>\n(Galatia 5:14, KJV)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">\u201cKasih tidak<br \/>\nberbuat jahat terhadap sesama manusia: karena itu <em>kasih adalah kegenapan <\/em><em>Hukum itu<\/em>.\u201d  (Roma 13:10, KJV)<\/p>\n<p>Di dalam Yahushua, semuanya<br \/>\nbersatu dalam Kasih.  Efesus pasal 2 , bersukacita di<br \/>\ndalam kesatuan yang baru dan dalam kasih persaudaraan yang dibawa oleh Yahushua<br \/>\ndan pemeliharaan-Nya terhadap Hukum yang kudus, benar dan baik, dan yang tak<br \/>\nberkesudahan itu.<\/p>\n<p align=\"center\">Di dalam YAH tidak ada orang Timur atau<br \/>\nBarat,<br \/>\nDi dalam Dia tidak ada Orang Selatan<br \/>\natau Utara;<br \/>\nTetapi satu persekutuan kasih yang besar<br \/>\nDi seluruh penjuru dunia.<\/p>\n<p>Di dalam Dia hati yang benar ada disegala tempat<br \/>\nPersekutuan besar mereka menemukan;<br \/>\nPelayanan-Nya adala tali emas<br \/>\nyang mendekatkan dan mengikat manusia,<\/p>\n<p>Bergandengan tanganlah para anggota<br \/>\norang percaya,<br \/>\nApapun ras anda!<br \/>\nSiapa yang melayani Bapaku dan Anak-Nya<br \/>\nAdalah pasti keluarga saya.<\/p>\n<p>Di dalam YAH kini bersatu orang-orang Timur dan Barat,<br \/>\nDi dalam Dia bersatu orang-orang Utara<br \/>\ndan Selatan;<br \/>\nSemua jiwa-jiwa milik<br \/>\nKristus satu di dalam Dia<br \/>\nDi seluruh penjuru dunia.<\/p>\n<p> <\/p>\n<hr style=\"width: 100%\">\n<h4>\n<\/h4>\n<p><font color=\"#0000cc\">Sepuluh Perintah<br \/>\n= Sebuah Salinan Karakter Yahuwah<br \/>\nyang Tak Berubah:<\/font><\/p>\n<ul>\n<li>ADIL:<br \/>\nYahuwah &#8211; Roma 3:26; Hukum-Nya &#8211; Roma 7:12.<\/li>\n<li>BENAR: Yahuwah &#8211;<br \/>\nYohanes 3:33; Hukum-Nya &#8211; Nehemia 9:13.<\/li>\n<li>MURNI: Yahuwah &#8211; 1<br \/>\nYohanes 3:3; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 19:7,8.<\/li>\n<li>\nTERANG: Yahuwah &#8211; 1<br \/>\nYohanes 1:5; Hukum-Nya &#8211; Amsal 6:23.<\/li>\n<li>SETIA: Yahuwah &#8211; 1<br \/>\nKorintus 1:9; Hukum-Nya \u2013 Mazmur 119:86.<\/li>\n<li>BAIK: Yahuwah &#8211; Nahum<br \/>\n1:7; Hukum-Nya &#8211; Roma 7:12,16.<\/li>\n<li>ROH: Yahuwah &#8211; Yohanes<br \/>\n4:24; Hukum-Nya &#8211; Roma 7:14.<\/li>\n<li>KUDUS: Yahuwah &#8211; Yesaya<br \/>\n6:3, 1 Petrus 1:15; Hukum-Nya &#8211; Keluaran 20:8, Roma 7:12.<\/li>\n<li>KEBENARAN: Yahuwah &#8211;<br \/>\nYohanes 14:6; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 119:142,151.<\/li>\n<li>HIDUP: Yahuwah &#8211;<br \/>\nYohanes 14:6; Hukum-Nya &#8211; Matius 19:17 .<\/li>\n<li>KEADILAN: Yahuwah &#8211; Yeremia<br \/>\n23:6; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 119:172.<\/li>\n<li>SEMPURNA: Yahuwah \u2013<br \/>\nMatius 5:48; Hukum-Nya &#8211; Yakobus 1:25.<\/li>\n<li>KEKAL: Yahuwah &#8211;<br \/>\nYohanes 8:35; Hukum-Nya \u2013 Mazmur 111:7,8.<\/li>\n<li>DAMAI: Yahuwah &#8211; Yesaya<br \/>\n9:6; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 119:165.<\/li>\n<li>JALAN: Yahushua &#8211;<br \/>\nYohanes 14:6; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 119:30-32.<\/li>\n<li>YAKIN: Yahuwah &#8211; 2<br \/>\nTimotius 2:19; Hukum-Nya \u2013 Mazmur 19:7, 111:7,8.<\/li>\n<li>TAK BERUBAH: Yahuwah &#8211;<br \/>\nMaleakhii 3:6; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 111:7,8.<\/li>\n<li>MANIS: Yahuwah &#8211; Mazmur<br \/>\n34:8; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 19:10, 119:103.<\/li>\n<li>BIJAKSANA: Yahuwah &#8211;<br \/>\nMazmur 111:10; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 19:7.<\/li>\n<li>RENUNGAN KITA: Yahuwah<br \/>\n&#8211; Mazmur 63:6; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 1:2.<\/li>\n<li>HAKIM: Yahuwah &#8211; Mazmur<br \/>\n50:6; Hukum-Nya &#8211; Yakobus 2:12.<\/li>\n<li>MENYINARI:<br \/>\nYahuwah &#8211; Mazmur 18:27; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 19:8.<\/li>\n<li>KASIH: Yahuwah &#8211; 1 Yohanes<br \/>\n4:7,8; Hukum-Nya &#8211; Roma 13:8-10.<\/li>\n<li>SUCI: Yahuwah \u2013 Mazmur<br \/>\n19:9; Hukum-Nya &#8211; Yeheskiel 22:26.<\/li>\n<li>DIBERKATI: Yahuwah &#8211;<br \/>\nMazmur 28:6; Hukum-Nya &#8211; Keluaran 20:11.<\/li>\n<li>SUKACITA: Yahuwah &#8211;<br \/>\nMazmur 37:4; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 1:2.<\/li>\n<li>AJAIB: Yahuwah &#8211; Yesaya<br \/>\n9:6; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 119:18.<\/li>\n<li>KEMERDEKAAN: Yahuwah &#8211;<br \/>\nYesaya 61:1; Hukum-Nya &#8211; Yakobus 1:25,Mazmur 119:45.<\/li>\n<li>KENIKMATAN: Yahuwah &#8211;<br \/>\nMazmur 23:4; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 119:50.<\/li>\n<li>NYANYIAN KITA: Yahuwah<br \/>\n&#8211; Wahyu 15:3; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 119:54.<\/li>\n<li>PENUH RAHMAT: Yahuwah &#8211;<br \/>\nKeluaran 34:5; Hukum-Nya \u2013 Mazmur 119:58.<\/li>\n<li>PENGETAHUAN: Yahuwah &#8211;<br \/>\nYesaya 11:2; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 119:66.<\/li>\n<li>PENGHARAPAN: Yahuwah &#8211;<br \/>\nMazmur 130:7; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 119:74.<\/li>\n<li>KEHIDUPAN: Yahuwah &#8211;<br \/>\nMazmur 36:9; Hukum-Nya &#8211; Amsal 3:1,2.<\/li>\n<li>SUARA: Yahuwah &#8211; Amsal<br \/>\n8:13,14; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 119:80.<\/li>\n<li>PEMAHAMAN: Yahuwah<br \/>\n-Mazmur 147:5; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 119:99.<\/li>\n<li>KEGEMBIRAAN: Yahuwah &#8211;<br \/>\nMazmur 146:5; Hukum-Nya &#8211; Amsal 29:18.<\/li>\n<li>SUKACITA: Yahuwah &#8211;<br \/>\nMazmur 16:11; Hukum-Nya &#8211; Mazmur 119:162.<\/li>\n<\/ul>\n<p align=\"center\">&#8220;Janganlah<br \/>\nkamu menyangka, bahwa Aku [Yahushua] datang untuk meniadakan hukum Taurat, atau<br \/>\nkitab para nabi: Aku<br \/>\ndatang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.&#8221; (Matius<br \/>\n5:17, KJV)<\/p>\n<p align=\"center\">&#8220;Berbahagialah<br \/>\nmereka yang membasuh jubahnya [melakukan perintah-Nya], mereka akan memperoleh<br \/>\nhak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam<br \/>\nkota itu [Yerusalem Baru].&#8221; (Wahyu<br \/>\n22:14, KJV)<\/p>\n","protected":false},"featured_media":218888,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-108865","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-makna-doktrin","wlc-content-directory-answering-objections-to-sabbath-keeping"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kematian Yahushua: Membatalkan Hukum? - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kematian Yahushua: Membatalkan Hukum? - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Setan disebut \u201cbapa segala dusta.\u201d Yahushua sendiri menyatakan bahwa Iblis \u201cadalah pembunuh manusia sejak semula, dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran . . . sebab ia adalah pendusta, dan bapa segala dusta.\u201d (Yohanes 8:44, KJV) Penipuan, pada hakikatnya, adalah lemah. Penipuan itu tidak akan pernah memiliki kekuatan Kebenaran. Dusta [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T01:38:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/yahushuas-death-abolishing-the-law-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/\",\"name\":\"Kematian Yahushua: Membatalkan Hukum? - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/yahushuas-death-abolishing-the-law-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2012-07-08T02:03:21+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T01:38:49+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/yahushuas-death-abolishing-the-law-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/yahushuas-death-abolishing-the-law-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kematian Yahushua: Membatalkan Hukum?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kematian Yahushua: Membatalkan Hukum? - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kematian Yahushua: Membatalkan Hukum? - Worlds Last Chance","og_description":"Setan disebut \u201cbapa segala dusta.\u201d Yahushua sendiri menyatakan bahwa Iblis \u201cadalah pembunuh manusia sejak semula, dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran . . . sebab ia adalah pendusta, dan bapa segala dusta.\u201d (Yohanes 8:44, KJV) Penipuan, pada hakikatnya, adalah lemah. Penipuan itu tidak akan pernah memiliki kekuatan Kebenaran. Dusta [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T01:38:49+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/yahushuas-death-abolishing-the-law-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/","name":"Kematian Yahushua: Membatalkan Hukum? - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/yahushuas-death-abolishing-the-law-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2012-07-08T02:03:21+00:00","dateModified":"2025-08-21T01:38:49+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/yahushuas-death-abolishing-the-law-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/yahushuas-death-abolishing-the-law-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/yahushuas-death-abolishing-the-law\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kematian Yahushua: Membatalkan Hukum?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/108865","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108865"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/218888"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108865"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}