{"id":108808,"date":"2012-06-12T04:01:01","date_gmt":"2012-06-12T04:01:01","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-berbahasa-roh\/"},"modified":"2025-08-21T00:46:55","modified_gmt":"2025-08-21T00:46:55","slug":"berbahasa-roh","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/makna-doktrin\/berbahasa-roh\/","title":{"rendered":"Berbahasa Roh"},"content":{"rendered":"<h2 align=\"center\"><font color=\"#6699cc\"><br \/>\nKarunia<br \/>\nRohani Untuk Penginjilan<\/font><\/h2>\n<p>\nYahuwah<br \/>\ntelah mencurahkan begitu banyak karunia kepada umat-Nya di bumi. Salah satu<br \/>\nyang paling menarik, yang paling dimengerti sebagai anugerah pemberian sorga<br \/>\nadalah berbahasa roh. Banyak orang Kristen hari ini percaya bahwa  jika seseorang belum menerima \u201ckarunia Roh<br \/>\nKudus\u201d dan belum dapat \u201cberbahasa roh\u201d, maka orang itu belum \u201cdibaptis oleh<br \/>\nRoh\u201d. Berbahasa roh telah digunakan sebagai sebuah \u201cpenguji\u201d untuk membuktikan apakah<br \/>\nseseorang telah diselamatkan atau tidak. \u201cBerbahasa roh\u201d sangat banyak<br \/>\ndilakukan oleh orang-orang Kristen zaman sekarang ketika mereka sedang berdoa<br \/>\natau menyembah, tetapi itu bertentangan dengan aslinya, berbahasa roh yang<br \/>\nalkitabiah.<\/p>\n<p>Sesaat<br \/>\nsebelum Yahushua terangkat ke Sorga, Dia berkata kepada para murid-Nya:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cPergilah<br \/>\nke seluruh dunia dan sampaikan injil kepada segala mahkluk. Dan tanda-tanda ini<br \/>\nakan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan dalam<br \/>\nNama-Ku; mereka akan berbicara dengan bahasa-bahasa yang baru.\u201d (Markus<br \/>\n16:15,17 NKJV)<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Pentakosta (Dore di ukiran kayu)\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/pentecost-dores-woodcut-2.jpg\" align=\"right\" height=\"531\" width=\"350\">Para<br \/>\nmurid diberikan tugas untuk membawa kebenaran mengenai keselamatan ke seluruh<br \/>\ndunia! Untuk memampukan mereka melakukan ini, Yahushua berjanji bahwa mereka<br \/>\nakan diberikan kemampuan untuk berbicara dalam \u201cbahasa-bahasa yang baru\u201d atau<br \/>\ndalam bahasa yang berbeda. Karunia yang unik ini pertama kali dicurahkan pada<br \/>\nhari Pentakosta dan membawa keselamatan kepada ribuan jiwa-jiwa yang berharga.<\/p>\n<p class=\"indenttext\"> \u201cKetika tiba Hari Pentakosta,  mereka semua berkumpul dalam satu tempat. Dan<br \/>\ntiba-tiba kedengaranlah sebuah suara dari langit, seperti suara angin ribut, dan<br \/>\n[. . .] mereka semua dipenuhi dengan Roh Kudus dan mulai berbicara dengan<br \/>\nbahasa lain, seperti yang Roh berikan kepada mereka untuk diucapkan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">\u201cDan<br \/>\nwaktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi, yang saleh, dari segala bangsa<br \/>\ndibawah kolong langit Dan ketika suara ini muncul, orang banyak berkumpul<br \/>\nbersama, dan menjadi bingung, karena mereka mendengar mereka berbicara di dalam<br \/>\nbahasa asli mereka.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\"> \u201cdan mereka semua kaget dan heran, dan berkata<br \/>\nsatu sama lain, bukankah semua orang yang berbicara ini adalah orang-orang<br \/>\nGalilea? Dan bagaimana bisa setiap dari kita mendengar mereka, dalam bahasa<br \/>\nasli kita masing-masing? Kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea<br \/>\ndan kapadokia, Pontus dan Asia, Prigia dan Pampilia, Mesir dan bagian Libia dekat<br \/>\nKirene. &#8230;. pengunjung dari Roma, bersama orang-orang Yahudi dan penganut<br \/>\nagama Yahudi, Orang Kreta dan orang Arab &#8212; kita mendengar mereka di dalam<br \/>\nbahasa kita sendiri menyatakan keajaiban yang dilakukan Yahuwah.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Mereka<br \/>\nsemua tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu, sambil berbicara satu sama<br \/>\nlain, apa arti semua ini?<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p>Petrus<br \/>\ndengan cepat menjelaskan kepada orang banyak apa yang telah terjadi:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\"> \u201cHai kamu orang Yahudi dan semua orang yang<br \/>\ndiam di Yerusalem, ketahuilah kamu semua, dan camkanlah perkataanku ini . . . Ini<br \/>\nadalah apa yang sudah disampaikan melalui nabi Yoel: \u2018Akan terjadi pada<br \/>\nhari-hari terakhir, firman . . . [Yahuwah], bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku<br \/>\natas semua manusia; Anak-anakmu laki-laki dan anak-anakmu perempuan akan<br \/>\nbernubuat.\u2019\u201d (Kisah Para Rasul 2:14, 16, 17, NKJV).<\/p>\n<p>Khotbah  Petrus dimengerti oleh semua orang yang<br \/>\nhadir, apapun juga bahasa asli mereka. Hasilnya sangat indah.<\/p>\n<p class=\"indenttext\"> \u201cMereka semua yang menerima dengan bahagia<br \/>\nperkataannya dibaptiskan; dan pada hari itu sekitar tiga ribu jiwa ditambahkan<br \/>\nkepada mereka. Dan mereka bertekun dalam pengajaran para rasul dan bersekutu, memecah-mecah<br \/>\nroti dan berdoa.\u201d (Kisah Para Rasul 2:41,42, NKJV).<\/p>\n<p>\u201cKarunia<br \/>\nbahasa roh\u201d yang sejati selalu membawa kemuliaan bagi Yahuwah dan itu hanya<br \/>\ndiberikan untuk tujuan membicarakan kebenaran ilahi bagi mereka yang tidak<br \/>\nmengerti kata-kata yang <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Berbahasa Roh kutipan\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/speaking-in-tongues-q1-bahasa.png\" align=\"left\" height=\"269\" width=\"323\">disampaikan. Sangat berbeda dengan suara yang diucapkan<br \/>\noleh banyak orang hari ini yang mengaku memiliki \u201ckarunia berbahasa roh,<br \/>\nkata-kata mereka tidak berarti dan hanya berupa omongan tak bermakna. Suara<br \/>\nyang diperdengarkan adalah bahasa yang tidak jelas dan mereka melakukannya<br \/>\ntanpa memberi arahan pada siapapun untuk melakukan sebuah kebenaran dan<br \/>\nkebajikan. Pada faktanya, glossolalia, atau \u201cberbahasa roh\u201d, yang dilakukan<br \/>\noleh begitu banyak orang hari ini sangat bertentangan dengan pedoman yang<br \/>\ndiberikan di dalam Kitab Suci yang telah mengungkapkan mana yang asli mana yang<br \/>\npalsu.<\/p>\n<p>Yahushua<br \/>\nsendiri dengan jelas memperingatkan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cKetika<br \/>\nkamu berdoa, jangan menggunakan pengulangan kata yang sia-sia seperti yang<br \/>\ndilakukan oleh orang kafir. karena mereka berfikir bahwa mereka akan<br \/>\ndidengarkan karena banyaknya kata-kata mereka. Jadi janganlah kamu seperti<br \/>\nmereka.\u201d (Matius 6:7,8)<\/p>\n<p>Paulus,<br \/>\nyang merupakan penulis terbanyak Perjanjian Baru, menulis tentang karunia<br \/>\nbahasa roh. Dia memperingati mereka yang mengeluarkan suara baru tanpa arti<br \/>\nyang disebut oleh banyak orang hari ini sebagai \u201ckarunia bahasa roh\u201d.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cTapi<br \/>\nhindarilah babling [omongan berulang yang dilakukan dengan cepat] yang tidak<br \/>\nada artinya, yang tidak suci yang hanya menambah kefasikan.\u201d (2 Timotius 2:16,<br \/>\nNKJV)<\/p>\n<p>Paulus<br \/>\nmengerti bahwa semua bahasa adalah karunia ilahi yang diberikan untuk tujuan<br \/>\nberkomunikasi. Tetapi jika satu orang tidak dapat mengerti apa yang orang lain<br \/>\nsedang katakan, komunikasi tidak terjadi! Setiap bahasa yang hanya menjadi<br \/>\nsekedar tumpukan suara tak berarti:<\/p>\n<p>omongan<br \/>\nkosong dalam satu kesempatan, para pemercaya di Korintus berada dalam bahaya<br \/>\nkarena menginginkan karunia berbahasa roh dengan alasan yang sama yang<br \/>\ndidambakan oleh banyak orang zaman sekarang mereka percaya bahwa hal itu akan<br \/>\nmembuat mereka nampak lebih rohani dan penting. Paulus dengan cepat meluruskan<br \/>\nmereka yang berbicara dengan kata-kata yang tidak dimengerti dan yang tidak<br \/>\nmenyatakan kebenaran dan mereka yang tidak menggenapi tujuan asli dari alasan<br \/>\nSorga memberikan karunia bahasa roh di tempat yang pertama!<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cJadi<br \/>\nsekarang saudara-saudara, jika aku datang kepadamu dan berbicara dalam bahasa<br \/>\nroh, apakah gunanya itu bagimu, jika aku tidak menyatakan kepadamu pengetahuan,<br \/>\natau nubuat atau pengajaran? <\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Sama<br \/>\nhalnya dengan alat-alat yang tidak berjiwa, seperti seruling dan kecapi,<br \/>\nbagaimanakah orang dapat mengetahui lagu apakah yang dimainkan, jika keduanya tidak<br \/>\nmengeluarkan bunyi yang berbeda? <\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Demikianlah<br \/>\njuga kamu, jika kamu tidak menggunakan bahasa yang mudah dimengerti,<br \/>\nbagaimanakah dapat diketahui apa yang kamu bicarakan? Kata-katamu hanya sia-sia<br \/>\nterbuang di udara. <\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Oleh<br \/>\nkarena itu, jika saya tidak tahu arti dari bahasa yang sedang dikatakan, saya<br \/>\nmenjadi orang asing bagi orang yang berbicara, dan dia yang berbicara menjadi<br \/>\norang asing bagi saya. (1 Korintus 14:6, 7, 9, 11, NKJV)<\/p>\n<p>Paulus<br \/>\nlebih jauh menyatkan bahwa jika bahasa yang akan diucapkan tidak dapat<br \/>\ndimengerti dan tidak dapat ditafsirkan oleh orang lain yang juga hadir pada<br \/>\nsaat itu dan juga oleh orang yang mengatakannya, dari pada mereka \u201cberbahasa<br \/>\nroh\u201d lebih baik mereka tetap diam.<\/p>\n<p>\u201cjika<br \/>\nada yang berkata-kata dengan bahasa roh,. . . harus ada seorang lain yang<br \/>\nmenafsirkannya.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Tetapi<br \/>\njika tidak ada yang menafsirkannya, maka hendaklah dia berdiam diri dalam<br \/>\npertemuan jemaat.\u201d (1 Korintus 14:27-28, NKJV)<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Berbahasa Roh kutipan\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/speaking-in-tongues-q2-bahasa.png\" align=\"right\" height=\"262\" width=\"312\">Paulus<br \/>\npercaya pada karunia berbahasa roh. Dia telah menggunakannya banyak kali. Tetapi<br \/>\ndia mengerti bahwa \u201ckarunia bahasa roh\u201d yang sejati selalu merupakan sebuah<br \/>\nbahasa resmi yang bisa dimengerti.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Saya<br \/>\nbersyukur kepada Elohim, bahwa aku berkata-kata dalam bahasa roh lebih dari<br \/>\nkamu semua; tetapi dalam pertemuan jemaat aku lebih suka mengucapkan lima kata<br \/>\nyang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain juga, daripada beribu-ribu kata<br \/>\ndengan bahasa roh [yang tidak dimengerti]\u201d. (1 Korintus 14:18-19, NKJV)<\/p>\n<p>Paulus<br \/>\nmenjelaskan perbedaan antara mereka yang membuat suara-suara tak berarti dengan<br \/>\nmereka yang telah diberikan karunia dengan kemampuan untuk menuntun orang lain<br \/>\nkepada kebenaran dalam bahasa asing:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cSiapa<br \/>\nyang berkata-kata dengan bahasa roh dia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa<br \/>\nyang bernubuat dia membangun jemaat. Aku suka supaya kamu semua berkata-kata<br \/>\ndengan bahasa roh, tetapi lebih daripada itu supaya kamu bernubuat; sebab yang<br \/>\nbernubuat lebih berharga daripada orang yang berbahasa roh, kecuali kalau orang<br \/>\nitu juga menafsirkannya, sehingga jemaat dapat dibangun.\u201d (1 Korintus 14:4-5,<br \/>\nNKJV)<\/p>\n<p> \u201cKarunia berbahasa roh\u201d itu adalah: sebuah<br \/>\nkarunia, yang diberikan oleh Sorga, untuk tujuan menyatakan pemberitaan<br \/>\nkebenaran kepada orang lain. Paulus menguatkan orang-orang Korintus untuk<br \/>\n\u201cmengupayakan kasih dan merindukan karunia-karunia rohani.\u201d Namun,<br \/>\nkarunia-karunia Sorgawi tidak datang karena permintaan. Itu diberikan hanya<br \/>\nbagi mereka yang memiliki kerendahan hati, yang dipenuhi dengan Roh Yahushua<br \/>\ndan yang melakukan pekerjaan-Nya. Tidak semua orang diberikan karunia yang sama<br \/>\ndan tidak  ada orang yang diberikan<br \/>\nkarunia Roh dan kemudian menggunakannya untuk meninggikan dirinya sendiri.<\/p>\n<p class=\"indenttext\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"hadiah dibungkus kertas emas\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/gold-present-2.png\" align=\"left\" height=\"400\" width=\"400\">\u201cAda<br \/>\nrupa-rupa karunia tetapi hanya satu Roh yang memberikannya\u201d. (1 Korintus 12:4)<\/p>\n<p>Karunia<br \/>\nRoh diberikan bagi mereka  yang<br \/>\npertama-pertama memperlihatkan buah-buah Roh.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cTetapi<br \/>\nbuah Roh adalah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan,<br \/>\nkebajikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri\u201d. (Galatia 5:22-23,<br \/>\nNKJV).<\/p>\n<p>Yahuwah<br \/>\nsenang memberikan karunia Roh kepada anak-anak-Nya. Yahushua telah meyakinkan<br \/>\nsemua orang:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cJadi<br \/>\njika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu,<br \/>\napalagi Bapamu yang di sorga! Dia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang<br \/>\nmeminta kepada-Nya\u201d. (Lukas 11:13, NKJV)<\/p>\n<p>Lebih<br \/>\nbesar keinginan Sorga untuk mencurahkan karunia Roh daripada keinginan orang<br \/>\nberdosa untuk menerimanya.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cSetiap<br \/>\npemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas,<br \/>\nditurunkan dari Bapa segala terang, pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan<br \/>\nkarena berbalik\u201d. (Yakobus 1:17, NKJV)<\/p>\n<p>Semua<br \/>\norang yang mau merendahkan hatinya, dan menghendaki kesetiaan penuh pada<br \/>\nYahuwah, akan diberkati dengan buah-buah Roh. Pada akhirnya, ketika Yahuwah<br \/>\nmembutuhkan mereka, Dia akan memberikan kepada anak-Nya karunia yang akan<br \/>\ndibutuhkan oleh mereka untuk menggenapi kehendak-Nya di bumi. Berbahasa tidak<br \/>\njelas pada saat sedang berdoa atau memuji, ditunjukkan hanya untuk meninggikan<br \/>\norang yang mengaku dirinya memiliki \u201ckarunia berbahasa roh\u201d itu tidak membangun<br \/>\natau menuntun ke dalam kebenaran, tidak ada seorangpun disekitar yang tahu apa<br \/>\nyang sementara dikatakan. Bahasa tidak jelas yang tidak masuk akal seperti ini<br \/>\nhanya memperlihatkan kekurangan buah-buah Roh yang tentu harus menyertai<br \/>\nkarunia-karunia Roh. Kasih, kesabaran, dan kebaikan telah hilang ketika<br \/>\nseseorang meninggikan dirinya diatas kepentingan kesenangan pribadinya dengan<br \/>\nmemperdengarkan suara-suara ngawur  yang<br \/>\ntidak masuk akal. Doa dan pujian yang berkenan dihadapan Yahuwah adalah yang<br \/>\nberasal dari hati yang penuh kasih, yaitu hati yang dipenuhi dengan Roh Yahuwah<\/p>\n<p align=\"center\">\u201cDia yang berdoa dengan benar adalah dia yang<br \/>\nmengasihi dengan benar,<br \/>\nbaik<br \/>\nmanusia burung dan binatang.<br \/>\nDia<br \/>\nyang berdoa dengan baik adalah dia yang mengasihi dengan baik.<br \/>\nSemua<br \/>\nhal baik besar maupun kecil.<br \/>\nKarena<br \/>\nkasih Yahuwah yang mengasihi kita,<br \/>\nDia<br \/>\nmencipta dan mengasihi kita semua\u201d<br \/>\n(Samuel<br \/>\nTaylor Coleridge)<\/p>\n<p>Hendaklah<br \/>\nsemua orang mengutamakan kemuliaan Bapa yang ada di Sorga, dan Bapa yang<br \/>\nmelihat dan mengetahui semua hal akan memakai mereka yang rendah hati untuk meninggikan<br \/>\nNama-Nya yang mulia dan menyebarkan kebenaran dan kebajikan ke seluruh dunia.<\/p>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\">\n<p><font size=\"3\" face=\"Georgia\">Klik di <a href=\"https:\/\/www.worldslastchance.com\/view-video\/1423\/berbahasa-roh.html\" title=\"\">sini<\/a><br \/>\nuntuk menonton videonya!<\/font><\/p>\n","protected":false},"featured_media":218547,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-108808","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-makna-doktrin","wlc-content-directory-speaking-in-tongues"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Berbahasa Roh - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Berbahasa Roh - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Karunia Rohani Untuk Penginjilan Yahuwah telah mencurahkan begitu banyak karunia kepada umat-Nya di bumi. Salah satu yang paling menarik, yang paling dimengerti sebagai anugerah pemberian sorga adalah berbahasa roh. Banyak orang Kristen hari ini percaya bahwa jika seseorang belum menerima \u201ckarunia Roh Kudus\u201d dan belum dapat \u201cberbahasa roh\u201d, maka orang itu belum \u201cdibaptis oleh Roh\u201d. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-21T00:46:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/speaking-in-tongues-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/\",\"name\":\"Berbahasa Roh - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/speaking-in-tongues-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2012-06-12T04:01:01+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-21T00:46:55+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/speaking-in-tongues-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/speaking-in-tongues-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Berbahasa Roh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Berbahasa Roh - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Berbahasa Roh - Worlds Last Chance","og_description":"Karunia Rohani Untuk Penginjilan Yahuwah telah mencurahkan begitu banyak karunia kepada umat-Nya di bumi. Salah satu yang paling menarik, yang paling dimengerti sebagai anugerah pemberian sorga adalah berbahasa roh. Banyak orang Kristen hari ini percaya bahwa jika seseorang belum menerima \u201ckarunia Roh Kudus\u201d dan belum dapat \u201cberbahasa roh\u201d, maka orang itu belum \u201cdibaptis oleh Roh\u201d. [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-21T00:46:55+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/speaking-in-tongues-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/","name":"Berbahasa Roh - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/speaking-in-tongues-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2012-06-12T04:01:01+00:00","dateModified":"2025-08-21T00:46:55+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/speaking-in-tongues-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/speaking-in-tongues-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/speaking-in-tongues\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Berbahasa Roh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/108808","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108808"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/218547"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108808"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}