{"id":108694,"date":"2012-03-23T05:35:44","date_gmt":"2012-03-23T05:35:44","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-paulus-nabi-palsu-atau-rasul-sejati\/"},"modified":"2025-08-20T22:55:20","modified_gmt":"2025-08-20T22:55:20","slug":"paulus-nabi-palsu-atau-rasul-sejati","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/makna-doktrin\/paulus-nabi-palsu-atau-rasul-sejati\/","title":{"rendered":"Paulus: Nabi Palsu? Atau Rasul Sejati?"},"content":{"rendered":"<table align=\"left\" border=\"0\" height=\"408\" width=\"298\">\n<tbody>\n<tr align=\"center\">\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-top: 0px; margin-right: 15px\" alt=\"Rembrandt's painting of Apostle Paul\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/rembrandt-the-apostle-paul-2.jpg\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr align=\"left\">\n<td style=\"text-align: left; font-size: 11px\">\n<div><font size=\"1\"><\/font><\/p>\n<div align=\"left\"><font size=\"1\"><\/p>\n<p><em>\u201cRasul Paulus\u201d lukisan Rembrandt, milik Galeri Seni Nasional<\/em><\/p>\n<p><\/font><\/div>\n<\/div>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Yahushua tahu bahwa ketika Dia kembali ke surga,<br \/>\nSetan akan berusaha untuk menghancurkan Gereja Kristen yang masih muda. Dengan<br \/>\nejekan, dengan kekerasan, dengan tipu daya, Setan memang mencoba untuk<br \/>\nmenghancurkan apa yang Yahushua telah bangun.<\/p>\n<p>Untuk menghadapi situasi yang sulit, Yahuwah<br \/>\n&#8220;memberikan rasul-rasul maupun nabi-nabi, pemberita-pemberita Injil maupun<br \/>\ngembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus<br \/>\nbagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Yahushua. (Lihat Efesus 4:11,<br \/>\n12).<\/p>\n<p>Tujuan dari karunia besar ini adalah agar &#8220;kita<br \/>\nsemua [bisa] mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak [Yahuwah],<br \/>\nkedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,<br \/>\nsehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa<br \/>\nangin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang<br \/>\nmenyesatkan.&#8221; (Efesus 4:13, 14).<\/p>\n<p>Salah satu angin pengajaran yang telah tumbuh kuat<br \/>\ndalam keyakinan adalah bahwa Paulus itu adalah seorang rasul palsu, yang dibawa<br \/>\noleh iblis untuk menghancurkan iman Kristen baru. Peringatan Paulus dalam kitab<br \/>\nKisah Para Rasul diterapkan kepadanya, sebagai seorang penipu yang murtad:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Aku tahu, bahwa sesudah aku pergi,<br \/>\nserigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan<br \/>\nmenyayangkan kawanan itu.&#8221; (Kisah Para Rasul 20:29, NKJV).<\/p>\n<p>Berbagai kata-kata, sesekali dalam konteks penuh,<br \/>\ndari tulisan-tulisan Paulus telah diambil di luar konteksnya dan digunakan<br \/>\nuntuk mendukung anggapan bahwa dia adalah seorang rasul palsu, yang dibawa oleh<br \/>\niblis untuk mendatangkan malapetaka pada &#8220;kawanan&#8221; orang percaya.<\/p>\n<p>Ungkapan-ungkapan ini, diambil terutama dari Kitab Pertama<br \/>\nKorintus dan Kitab Dua Korintus yang menuduh Paulus:<\/p>\n<ol>\n<li>Membual;<\/li>\n<li>Mencuri;<\/li>\n<li>Sombong;<\/li>\n<li>Korupsi;<\/li>\n<li>Mengutuk;<\/li>\n<li>Berbicara BUKAN atas nama<br \/>\nYahuwah;<\/li>\n<li>Menggunakan tipu daya dan<br \/>\nkebohongan;<\/li>\n<li>Menghakimi orang lain;<\/li>\n<li>Meremehkan Petrus, Yakobus<br \/>\ndan Yohanes;<\/li>\n<li>Berkonsultasi dengan Setan;<\/li>\n<li>Memegang pendapat yang meninggikan<br \/>\ndirinya;<\/li>\n<li>Memasukkan ide-idenya<br \/>\nsendiri ke dalam Kitab Suci;<\/li>\n<li>Memberitakan Injil yang &#8220;lain&#8221;;<\/li>\n<li>Memberikan nasihat<br \/>\nperkawinan yang buruk;<\/li>\n<li>Memberitahu para suami untuk<br \/>\nmulai menjalani kehidupan tanpa pasangan kembali;<\/li>\n<li>Mendikte gaya rambut yang &#8220;tepat&#8221;<br \/>\nuntuk para lelaki;<\/li>\n<li>Menghakimi kelaparan, perut<br \/>\nkeroncongan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Teks-teks yang tersebar ini dan potongan-potongan<br \/>\nungkapan ini telah diambil di luar konteks dan digunakan sebagai<br \/>\n&#8220;bukti&#8221; bahwa Paulus sendiri adalah salah satu serigala yang menerkam<br \/>\nyang dia wacanakan untuk diwaspadai. Mengambil ayat di luar konteks harus<br \/>\nselalu menegakkan bendera peringatan di dalam setiap pikiran.<\/p>\n<p>Klaim tersebut tidak menganggap konteks dari ayat-ayat<br \/>\ndisekitarnya; mereka tidak mempertimbangkan lingkungan di mana Paulus<br \/>\ndibesarkan maupun budaya dimana dia menulis.<\/p>\n<p>Gaya penulisan Paulus konsisten dengan gaya sastra<br \/>\ndari abad pertama Masehi. Dia menggunakan gaya penalaran &#8220;langsung dan<br \/>\nperumpamaan&#8221; yang biasa digunakan oleh para rohaniawan Israel pada<br \/>\nzamannya.<\/p>\n<p>Menolak tulisan-tulisan Paulus biasanya tidak<br \/>\nberakhir dengan hanya memotong surat-suratnya dari Alkitab, yang mencakup 14<br \/>\ndari 27 kitab-kitab Perjanjian Baru. Konsistensi menuntut bahwa jika Paulus<br \/>\nadalah seorang rasul palsu yang surat-suratnya harus dihapus dari Alkitab, maka<br \/>\ndua buku yang lain yang ditulis oleh rekan-kerjanya, Lukas, juga harus ditolak<br \/>\nkarena Lukas secara jelas mendukung Paulus sebagai rasul yang ditugaskan oleh<br \/>\nYahushua untuk pekerjaan pemberitaan Injil.<\/p>\n<p>Tapi itu tidak berhenti di situ. Jika Paulus adalah<br \/>\npenipu yang tulisan-tulisannya harus ditolak, maka otoritas para rasul lainnya<br \/>\njuga dipertanyakan karena rasul terkemuka, Petrus, Yakobus dan Yohanes,<br \/>\nmenerima kerasulan Paulus:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;. . . dan setelah melihat kasih karunia yang<br \/>\ndianugerahkan kepadaku, maka Yakobus, Kefas [Petrus] dan Yohanes, yang<br \/>\ndipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan aku dan dengan<br \/>\nBarnabas sebagai tanda persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang yang<br \/>\ntidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat.&#8221; (Galatia 2:9).<\/p>\n<p>Yakobus yang memberikan &#8220;jabat tangan<br \/>\npersekutuan&#8221; kepada Paulus, bukanlah Yakobus, saudara Yohanes, karena dia<br \/>\nsudah menjadi martir pada saat itu. Yakobus ini adalah saudara tiri-Yahushua<br \/>\nyang sangat dihormati dan penulis dari kitab Perjanjian Baru: kitab <em>Yakobus<\/em>.<\/p>\n<p>Jika Paulus adalah seorang guru palsu, maka<br \/>\norang-orang terpercaya yang berjabat tangan tanda persekutuan dengan Paulus,<br \/>\njuga harus dipertanyakan. Hasilnya adalah bahwa delapan kitab lagi dari sisa 11<br \/>\nkitab Perjanjian Baru juga harus dikesampingkan. Kitab-kitab ini adalah:<\/p>\n<ul>\n<li><em>Injil Yohanes<\/em><\/li>\n<li><em>Pertama Petrus<\/em><\/li>\n<li><em>Dua Petrus<\/em><\/li>\n<li><em>Yakobus<\/em><\/li>\n<li><em>Pertama Yohanes<\/em><\/li>\n<li><em>Dua Yohanes<\/em><\/li>\n<li><em>Tiga Yohanes<\/em><\/li>\n<li><em>Wahyu<\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p>Satu-satunya kitab yang kemudian akan tersisa dalam<br \/>\nPerjanjian Baru adalah kitab <em>Matius<\/em>, <em>Markus<\/em> dan <em>Yudas<\/em>. Namun ketiga kitab ini pula bukan tidak tergoyahkan.<\/p>\n<p>Injil <em>Matius<\/em><br \/>\ndan <em>Markus<\/em> mendukung Petrus dan<br \/>\nYohanes sebagai orang yang ditugaskan oleh Yahuwah. Tetapi jika Petrus dan<br \/>\nYohanes tidak bisa dipercaya karena telah menerima Paulus sebagai salah satu<br \/>\ndari mereka, maka penilaian Matius dan Markus dipertanyakan untuk menerima<br \/>\nPetrus dan Yohanes. Satu-satunya kitab yang akan tersisa dalam Perjanjian Baru<br \/>\nadalah kitab berpasal tunggal: <em>Yudas<\/em>.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"Paulus: Nabi Palsu? Atau Rasul Sejati? image\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/if-no-paul-then-no-nt-bahasa.png\"> <\/p>\n<p>Namun, bahaya nyata dalam menyisihkan tulisan-tulisan<br \/>\nPaulus, ditemukan dalam <em>motivasi <\/em> yang mendorong semacam tanggungjawab terhadap penulis<br \/>\npaling produktif dari Perjanjian Baru ini.<\/p>\n<p>Seluruh sistem ekonomi Ibrani mengungkapkan rencana<br \/>\nkeselamatan dalam nubuatan dan simbol. Ini adalah mengapa, ketika Yahushua<br \/>\ningin menjelaskan misi-Nya pada malam setelah kebangkitan-Nya, &#8220;Dia<br \/>\nmenjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab<br \/>\nSuci, <em>mulai<\/em> dari kitab-kitab Musa dan<br \/>\nsegala kitab nabi-nabi.&#8221; (Lukas 24:27).<\/p>\n<p>Paulus dibesarkan dan dididik sebagai seorang<br \/>\nFarisi. Dia adalah salah seorang anggota Sanhedrin. Tradisi Israel menuntut<br \/>\nagar setiap calon anggota Sanhedrin pada umur 12 tahun harus telah menghafal<br \/>\nseluruh Taurat, yaitu kelima kitab Musa.<\/p>\n<p>Pendidikan Paulus sebagai seorang Farisi membuatnya<br \/>\nsangat baik mengetahui mana hukum [taurat] yang sebenarnya serta bagian mana<br \/>\nyang hanyalah merupakan tradisi manusia. Hal ini membuat dia menjadi guru Injil<br \/>\nyang sangat kompeten, yang benar-benar dapat memisahkan mana Kebenaran dan mana<br \/>\nTradisi.<\/p>\n<p>Kecaman Paulus terhadap ritual sunat telah<br \/>\nmenyebabkan sebagian orang menolak tulisannya dan menganggap dia sebagai pelanggar-hukum.<br \/>\nTidak ada orang yang bisa melebihi kebenaran. Paulus menjunjung tinggi hukum<br \/>\nilahi dan menyebut &#8220;hukum [taurat] adalah kudus, dan perintah itu juga<br \/>\nadalah kudus, benar dan baik.&#8221; (Roma 7:12).<\/p>\n<p>Sunat merupakan salah satu peraturan. Paulus tidak<br \/>\nmenentang sunat sebagai sebuah <em>peraturan<\/em>.<br \/>\nDia hanya menjelaskan bahwa hal itu, bagaimanapun tidak akan membuat seseorang <em>mendapatkan<\/em> keselamatan.<\/p>\n<p>Seluruh pengajaran dalam pelayanan Paulus adalah <em>kebenaran oleh karena iman<\/em>. Paulus<br \/>\ndengan jelas memahami bahwa keselamatan adalah oleh karena kasih karunia,<br \/>\nmelalui iman, tulisan-tulisan Paulus harus dipahami dalam konteks perjuangan<br \/>\nmelawan ajaran sesat: keselamatan<em> karena<br \/>\nperbuatan<\/em>.<\/p>\n<p>Semua agama palsu didasarkan pada prinsip <em>keselamatan karena perbuatan<\/em>, dalam satu<br \/>\nbentuk atau dalam bentuk yang lain. Bahkan agama Israel telah berubah menjadi<br \/>\nsuatu sistem keselamatan oleh perbuatan di bawah tradisi para pemimpin yang<br \/>\nditegur oleh Yahushua berulang kali.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Kebenaran karena Iman\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/righteousness-by-faith-bahasa.png\" align=\"right\" height=\"270\" width=\"470\">Bangsa-bangsa lain [selain Israel] yang percaya,<br \/>\nkeluar dari agama berhala, yang mudah terpikat kembali pada ajaran keselamatan karena<br \/>\nperbuatan yang diajarkan oleh \u201cOrang-orang Yahudi\u201d. Orang-orang Yahudi jenis<br \/>\nini mengaku percaya bahwa Yahushua adalah Mesias, tetapi mereka memberi pengaruh<br \/>\nagar kembali ke tradisi manusia sebagai sarana untuk memperoleh keselamatan.<\/p>\n<p>Mereka menolak keselamatan sebagai hadiah gratis<br \/>\nyang diterima ketika seseorang memilih untuk percaya pada Sang Juruselamat.<\/p>\n<p>Seruan nyaring rasul Paulus kepada jemaat-jemaat<br \/>\ndari bangsa-bangsa lain bergema sampai pada para pencari kebenaran hari ini:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan<br \/>\noleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian [Yahuwah], itu bukan hasil<br \/>\npekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri&#8221;. (Efesus 2:8, 9,<br \/>\nKJV).<\/p>\n<p>Melakukan tradisi Yahudi tidak membuat seseorang<br \/>\ndiselamatkan. Mengenakan jumbai dan penutup kepala tidak merekomendasikan<br \/>\nseseorang kepada Yahuwah. Menggunakan kata-kata Ibrani yang tidak dapat<br \/>\ndipahami oleh orang lain tidak membuat seseorang menjadi pemelihara-hukum yang<br \/>\nlebih baik.<\/p>\n<p>Keselamatan oleh karena perbuatan ini sangat memikat<br \/>\nsifat alami manusia yang telah jatuh ke dalam dosa. Mengadopsi tradisi Yahudi,<br \/>\npakaian atau kata-kata dapat dengan mudah membuat seseorang merasa lebih unggul<br \/>\ndari mereka yang tidak mengadopsi tradisi yang sama.<\/p>\n<p>Apakah pilihan gaya hidup berdasarkan pada Alkitab<br \/>\natau hanya pada tradisi orang Yahudi semata, intinya adalah bahwa keselamatan<br \/>\nkarena perbuatan dapat memberi makan ego seseorang tetapi tidak akan pernah membuat<br \/>\nsiapa pun memperoleh keselamatan.<\/p>\n<p>Para pemelihara-hukum <em>akan<\/em> berhati-hati dalam hal makanan dan pakaian. Tetapi untuk<br \/>\nmenggunakan itu sebagai sebuah standar yang digunakan untuk menilai sumbangsi<br \/>\nseseorang, adalah menghancurkan esensi dari Hukum itu sendiri yaitu <em>Kasih<\/em>.<\/p>\n<p>Orang-orang Farisi dengan ketat menjaga apa yang<br \/>\nharus dilakukan dan apa yang dilarang oleh Hukum, namun mereka mengabaikan kasih,<br \/>\nkebaikan, keadilan dan belas kasihan. Yahushua berkata kepada mereka:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan<br \/>\norang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari<br \/>\nselasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum<br \/>\nTaurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. <em>Yang satu harus dilakukan dan yang lain<br \/>\njangan diabaikan<\/em>.&#8221; (Matius 23:23).<\/p>\n<p>Ajaran keselamatan oleh karena perbuatan tidak akan pernah<br \/>\nmenyelamatkan siapapun.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Dan bahwa tidak ada orang yang dibenarkan di<br \/>\nhadapan [Yahuwah] karena melakukan hukum Taurat adalah jelas, karena: &#8220;<em>Orang yang benar akan hidup oleh iman<\/em>&#8220;.<br \/>\n(Galatia 3:11).<\/p>\n<p>Setan mengetahui bahwa tidak ada manusia manapun<br \/>\nyang akan diselamatkan oleh karena perbuatan. Oleh karena itu Setan telah<br \/>\nmemimpin banyak orang salah paham pada tulisan-tulisan Paulus dan menolak pengajaran<br \/>\nyang paling penting dan paling jelas dalam Alkitab, yaitu: <em>kebenaran<\/em> oleh karena iman.<\/p>\n<p>Inilah rahasia sesungguhnya di balik penolakan<br \/>\nPaulus. Pemahaman Paulus yang jelas mengenai Hukum Taurat dan Tradisi membuatnya<br \/>\nmenolak Hukum Taurat sebagai sarana bagi seseorang untuk <em>mendapatkan<\/em> keselamatan.<\/p>\n<p>Paulus mengajarkan bahwa Hukum Taurat harus<br \/>\ndipelihara. Namun, dia mengerti bahwa itu <em>hanya<\/em><br \/>\ndapat dipelihara melalui <em>iman<\/em> di dalam<br \/>\nYahuwah.<\/p>\n<p>Satu-satunya harapan yang dimiliki seseorang<br \/>\nsekarang adalah berhenti berusaha bekerja untuk membuat jalan menuju Surga.<br \/>\nTerimalah bahwa semua &#8220;pekerjaan Hukum Taurat&#8221; yang anda telah lakukan<br \/>\ntidak dapat menyelamatkan anda.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Segala kesalehan kami seperti kain<br \/>\nkotor.&#8221; (Yesaya 64:6).<\/p>\n<p>Pembenaran oleh karena iman berarti Yahushua menghidupi<br \/>\nhidup-Nya di dalam anda. Kehendak anda dibawa ke dalam keserasian yang sempurna<br \/>\ndengan kehendak-Nya. Hanya dengan demikianlah Hukum ilahi itu dapat dipelihara<br \/>\ndengan sempurna.<\/p>\n<p>Paulus, seorang rasul ilahi yang ditugaskan oleh<br \/>\nSurga untuk memberitakan Injil kepada bangsa-bangsa lain, memiliki sebuah pesan<br \/>\nhari ini bagi semua orang yang ingin diselamatkan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Aku<br \/>\ntelah disalibkan dengan Yahushua. Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang<br \/>\nhidup, melainkan <em>Yahushua yang hidup di<br \/>\ndalam aku<\/em>. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah <em>hidup oleh iman dalam Anak [Yahuwah] yang<br \/>\ntelah mengasihi aku<\/em> dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. (Lihat Galatia 2:19-20).<\/p>\n<p>Jangan terpengaruh oleh berbagai angin pengajaran.<br \/>\nBerakar dan jadilah teguh di atas Firman yang ada di dalam Alkitab.<\/p>\n<p>Terimalah kebenaran Yahushua dengan iman. Anda juga<br \/>\ndapat merasakan kenikmatan keselamatan melalui iman dalam karya Sang<br \/>\nJuruselamat.<\/p>\n<p align=\"center\"><img decoding=\"async\" alt=\"tree with roots grounded in bible\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/tree-with-biblical-roots-2.png\"><\/p>\n<hr style=\"width: 100%\" align=\"left\">\n<p><font face=\"Georgia\" size=\"3\">Untuk pemahaman yang lebih baik mengenai<br \/>\ntulisan-tulisan Paulus, silahkan lihat:<\/font><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"\/view-video\/1409\/apa-yang-telah-dipakukan-di-atas-salib.html\">Apa Yang Telah Dipakukan Diatas<br \/>\nSalib? Memahami Kolose 2<\/a> (Video)<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"featured_media":217858,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-108694","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-makna-doktrin","wlc-content-directory-false-teachers-doctrines"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Paulus: Nabi Palsu? Atau Rasul Sejati? - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Paulus: Nabi Palsu? Atau Rasul Sejati? - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u201cRasul Paulus\u201d lukisan Rembrandt, milik Galeri Seni Nasional Yahushua tahu bahwa ketika Dia kembali ke surga, Setan akan berusaha untuk menghancurkan Gereja Kristen yang masih muda. Dengan ejekan, dengan kekerasan, dengan tipu daya, Setan memang mencoba untuk menghancurkan apa yang Yahushua telah bangun. Untuk menghadapi situasi yang sulit, Yahuwah &#8220;memberikan rasul-rasul maupun nabi-nabi, pemberita-pemberita Injil [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-20T22:55:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/paul-false-prophet-or-true-apostle-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/\",\"name\":\"Paulus: Nabi Palsu? Atau Rasul Sejati? - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/paul-false-prophet-or-true-apostle-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2012-03-23T05:35:44+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-20T22:55:20+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/paul-false-prophet-or-true-apostle-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/paul-false-prophet-or-true-apostle-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Paulus: Nabi Palsu? Atau Rasul Sejati?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Paulus: Nabi Palsu? Atau Rasul Sejati? - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Paulus: Nabi Palsu? Atau Rasul Sejati? - Worlds Last Chance","og_description":"\u201cRasul Paulus\u201d lukisan Rembrandt, milik Galeri Seni Nasional Yahushua tahu bahwa ketika Dia kembali ke surga, Setan akan berusaha untuk menghancurkan Gereja Kristen yang masih muda. Dengan ejekan, dengan kekerasan, dengan tipu daya, Setan memang mencoba untuk menghancurkan apa yang Yahushua telah bangun. Untuk menghadapi situasi yang sulit, Yahuwah &#8220;memberikan rasul-rasul maupun nabi-nabi, pemberita-pemberita Injil [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-20T22:55:20+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/paul-false-prophet-or-true-apostle-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/","name":"Paulus: Nabi Palsu? Atau Rasul Sejati? - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/paul-false-prophet-or-true-apostle-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2012-03-23T05:35:44+00:00","dateModified":"2025-08-20T22:55:20+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/paul-false-prophet-or-true-apostle-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/paul-false-prophet-or-true-apostle-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/paul-false-prophet-or-true-apostle\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Paulus: Nabi Palsu? Atau Rasul Sejati?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/108694","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108694"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/217858"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108694"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}