{"id":108666,"date":"2012-02-17T05:30:51","date_gmt":"2012-02-17T05:30:51","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-paskah-easter-paskah-kafir\/"},"modified":"2025-08-20T22:28:52","modified_gmt":"2025-08-20T22:28:52","slug":"paskah-easter-paskah-kafir","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kalender-yahs\/paskah-easter-paskah-kafir\/","title":{"rendered":"Paskah Easter | Paskah Kafir"},"content":{"rendered":"<p>Musim semi bagi banyak orang adalah musim yang<br \/>\nterbaik dalam setiap tahun. Hari-hari hangat yang cerah; dan bumi yang muncul<br \/>\ndengan kehidupan yang baru. Bunga-bunga, pucuk pepohonan, bayi-bayi hewan:<br \/>\nsemuanya tampak gembira mengumandangkan bahwa musim dingin yang panjang telah<br \/>\nberakhir.<\/p>\n<p>Tidak ada kebiasaan di musim semi yang dapat<br \/>\nmeringkas semua perayaan kehidupan baru ini selain Paskah Easter. Dari bayi<br \/>\nhewan, telur-telur paskah sampai perburuan telur-telur paskah, sampai perayaan<br \/>\nmatahari terbit pada hari Minggu dan masih banyak lagi, Paskah Easter adalah<br \/>\nsebuah tradisi yang dicintai oleh banyak orang.<\/p>\n<p>Paskah Easter merupakan perayaan paling menonjol<br \/>\ndari liturgi tahunan Gereja Katolik Roma saat kebangkitan Kristus dirayakan.<\/p>\n<p>Menurut katekismus mereka:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Paskah Easter bukan hanya sebuah perayaan diantara<br \/>\nperayaan lainnya, tetapi \u201cperayaan dari semua perayaan\u201d suatu \u201ckekhidmatan dari<br \/>\nsemua kekhidmatan\u201d. Sama seperti Eukarist yang adalah \u201csakramen dari semua<br \/>\nsakramen\u201d (Sakramen Agung). Santo Athanasius menyebut Paskah Easter sebagai<br \/>\n\u201chari Minggu Agung\u201d dan Gereja-gereja dari Timur menyebut Minggu Kudus sebagai<br \/>\n\u201cMinggu Agung\u201d. Misteri kebangkitan di mana Kristus mengalahkan kematian . . . (<em>Catechism<br \/>\nof the Catholic Church, <\/em>Part 2, Sec. 1, Chapter 2, Article 1, #1169.)<\/p>\n<table align=\"left\" height=\"387\" width=\"259\" border=\"0\" cellspacing=\"10\">\n<tbody>\n<tr align=\"center\">\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" style=\"margin-top: 0px; margin-right: 10px\" alt=\"Patung Artemis dari Efesus\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/artemis-5.jpg\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr align=\"center\">\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font size=\"1\"><\/p>\n<p>Patung Artemis dari<br \/>\nEfesus (salah satu dari sekian banyak samaran Semiramis). Pada abad 1 orang Romawi<br \/>\nmencontoh patung pujaan dari Kuil di Efesus. Patung ini ada di Museum Efes<br \/>\n(Turki).<\/p>\n<p>Catatan: Dia menggunakan<br \/>\ntelur sebagai pakaian.<\/p>\n<p><\/font><font size=\"1\"><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Namun, asal mula Paskah Easter, mengungkapkan bahwa<br \/>\ntradisi ini berasal langsung dari para penyembah berhala kuno. Segera setelah<br \/>\nair bah, Nimrod membangun kembali penyembahan berhala di bumi. Setelah kematiannya,<br \/>\nNimrod diangkat menjadi dewa matahari yang asli. Istrinya Semiramis dijuluki<br \/>\nsang \u201cRatu Surga\u201d. Berbagai kebudayaan berbeda melanjutkan pemujaan berhala<br \/>\nkafir kuno ini dengan menggunakan berbagai nama-nama yang berbeda.  Bagi bangsa Mesir Semiramis adalah Isis. Bagi<br \/>\nbangsa Babel dia adalah Beltis, permaisuri dari dewa Bel. Bagi bangsa Kanaan<br \/>\ndia adalah Astarte. Orang Asiria menamakan dia Istar.<\/p>\n<p>Penyembahan kepada dewi-dewi ini melibatkan<br \/>\npraktek-praktek fertilitas sesat. Perayaan-perayaan ini bahkan dipraktekkan<br \/>\noleh bangsa Israel ketika mereka berada di dalam kemurtadan. Yahuwah dengan<br \/>\njelas mencela setiap orang Israel yang terlibat dalam perayaan-perayaan kafir<br \/>\nini.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Tiadakah engkau<br \/>\nmelihat apa yang dilakukan mereka di kota-kota Yehuda dan di jalan-jalan<br \/>\nYerusalem? Anak-anak memungut kayu bakar, bapa-bapa menyalakan api dan<br \/>\nperempuan-perempuan meremas adonan untuk membuat penganan persembahan bagi ratu<br \/>\nsorga, dan orang mempersembahkan korban curahan kepada allah lain dengan maksud<br \/>\nmenyakiti hati-Ku.&#8221; (Yeremia 7: 17-18, NKJV)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Dia berkata kepadaku:<br \/>\n&#8220;Berbaliklah kembali, engkau masih akan melihat perbuatan-perbuatan<br \/>\nkekejian yang lebih besar lagi yang mereka lakukan.&#8221; Lalu dibawa-Nya aku<br \/>\ndekat pintu gerbang rumah [Yahuwah] yang di sebelah utara, sungguh, di sana ada<br \/>\nperempuan-perempuan yang menangisi dewa Tamus.&#8221; (Yehezkiel 8: 13-14, NKJV)<\/p>\n<p>Paskah<br \/>\nEaster moderen tidak memiliki landasan di dalam agama murni dari Surga. <em>Semua<\/em> tradisi ini adalah tradisi <em>kafir<\/em>. <\/p>\n<table align=\"right\" height=\"\" width=\"\" border=\"0\" cellspacing=\"10\">\n<tbody>\n<tr align=\"center\">\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" style=\"margin-top: 0px; margin-left: 10px\" alt=\"Telur-telur Paskah Easter (Ishtar)\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/easter-egg-basket-5.jpg\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr align=\"center\">\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><\/strong><\/p>\n<p><strong>Telur-telur Paskah Easter<br \/>\n(Ishtar) <font size=\"1\"><br \/>\n<\/font><\/strong><font size=\"1\">http:\/\/commons.wikimedia.org<\/font><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<ul>\n<li>Kelinci-kelinci dan telur-telur paskah yang diwarnai<br \/>\nadalah simbol kesuburan.<\/li>\n<li>Roti manis yang panas dengan tanda silang adalah<br \/>\npenganan yang dipersembahkan kepada ratu surga.<\/li>\n<li>Empat puluh hari menangisi Tamus sekarang diganti<br \/>\nmenjadi 40 hari masa puasa menjelang Paskah Easter.<\/li>\n<li>Upacara keagamaan matahari terbit dilakukan oleh<br \/>\nimam-imam kafir untuk menghormati dewa <br \/>\nmatahari.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Perayaan Paskah Easter bukanlah<br \/>\npenghormatan kepada kematian dan kebangkitan Sang Juruselamat. Ikut serta dalam<br \/>\npraktek-praktek kekafiran seperti ini memberikan penghormatan langsung kepada<br \/>\nSetan. Seberapa seringnyapun memberinya nama-nama kristen tetap tidak dapat<br \/>\nmemurnikan Paskah Easter dari sumber asli kekafirannya.<\/p>\n<p>Paskah<br \/>\nEaster adalah lebih dari sekedar penipuan kekafiran yang berpura-pura menjadi<br \/>\nKristen. Bersembunyi dibalik wajah yang cantik, Paskah Easter adalah sebuah<br \/>\npenyamaran dari sebuah penipuan terbesar sepanjang masa: sebuah perubahan<br \/>\nkalender yang menyembunyikan hari kebangkitan yang asli dan hari Sabat yang<br \/>\nsebenarnya.<\/p>\n<p>Seiring<br \/>\nberlalunya waktu, ketika orang-orang Kristen mula-mula telah meninggal dunia, kekafiran<br \/>\nmulai masuk merusak iman yang dulunya murni. Gereja di Roma yang rakus akan<br \/>\nkekuasaan yang lebih besar, mencari cara untuk meningkatkan pengaruhnya.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cUntuk mendamaikan para<br \/>\npenyembah berhala dengan Kekristenan yang sedikit, Roma, mengusahakan kebijakan<br \/>\numum, mengambil tindakan-tindakan untuk menggabungkan perayaan penyembah<br \/>\nberhala dan perayaan Kristen, dan melalui <em>penyesuaian<br \/>\nkalender<\/em> yang sulit namun terampil, tidak lagi ditemukan masalah, secara umum,<br \/>\nuntuk mengabungkan penyembahan berhala dengan Kekristenan \u2013 sekarang sudah jauh<br \/>\ntenggelam dalam penyembahan berhala \u2013 dalam hal ini sebagaimana dalam<br \/>\nkebanyakan hal yang lain untuk bekerja sama . . . perubahan kalender yang<br \/>\nberkenaan dengan Paskah<br \/>\nEaster diikuti dengan konsekuensi-konsekuensi yang penting. Hal ini membawa ke<br \/>\ndalam gereja kerusakan yang paling buruk dan takhyul yang paling menjijikkan .<br \/>\n. .\u201d (Alexander Hislop, <em>The Two Babylons,<\/em> hal. 105-106.)<\/p>\n<p>Perubahan kalender ini juga<br \/>\nmerubah hari beribadah. Hal ini diakui oleh gereja Katholik Roma dan yang<br \/>\nmenjadikan hal itu sebagai tanda kekuasaan mereka.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cHari Minggu . . . adalah<br \/>\nmurni buatan gereja Katolik\u201d. (<em>American Catholic Quarterly Review, <\/em>Januari<br \/>\n1883)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">\u201cMereka (umat Protestan)<br \/>\nmenjadikan pengudusan hari Minggu sebagai sebuah kewajiban mereka. Mengapa?<br \/>\nKarena Gereja Katolik memerintahkan mereka untuk melakukan itu. Mereka tidak<br \/>\npunya alasan lain . . . pencipta hukum hari Minggu adalah gereja Katolik.\u201d (<em>Ecclesiastical<br \/>\nReview, <\/em>February 1914)<\/p>\n<p>Seorang uskup Katolik<br \/>\nmengungkapkan lebih jauh dengan mengatakan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cGereja Katoliklah yang<br \/>\nmengharuskan kita memelihara hari Minggu dan menguduskannya. Gereja membuat<br \/>\nhukum ini lama setelah Alkitab selesai ditulis. Boleh dikatakan aturan ini<br \/>\ntidak ada di dalam Alkitab. Gereja Katolik tidak hanya menghapuskan hari Sabat,<em>tetapi juga semua perayaan Yahudi<br \/>\nlainnya.<\/em>\u201d (T. Enright, Bishop of St. Alphonsus Church, St. Louis, Missouri,<br \/>\nJuni, 1905, penekanan ditambahkan.)<\/p>\n<p>Perayaan Yahudi yang<br \/>\ndihapuskan yang berkenaan dengan Paskah Easter adalah Paskah Passover. Semua<br \/>\norang-orang Kristen mula-mula memelihara perayaan-perayaan Yahuwah sebagaimana<br \/>\nyang diamanatkan di dalam Imamat pasal 23. Orang-orang Kristen kafir<br \/>\nberkeinginan merayakan Paskah Easter sementara orang-orang Kristen kerasulan<br \/>\ntetap berpegang teguh pada iman yang benar, dan merayakan Paskah Passover.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cSejak abad kedua masehi<br \/>\ntelah terjadi banyak perbedaan pendapat mengenai tanggal untuk merayakan<br \/>\nperayaan paskah (Paskah Easter) dari penderitaan Tuhan (penyaliban, kematian<br \/>\ndan kebangkitan). Praktek paling kuno tampaknya telah merayakan hari keempat<br \/>\nbelas (tanggal Paskah Passover) kelima belas, dan keenam belas <em>dari bulan lunar<\/em> terlepas dari hari-hari<br \/>\npada suatu minggu (dalam kalender Julian) di mana tanggal-tanggal ini akan<br \/>\njatuh dari tahun ke tahun. Para uskup Roma berkeinginan, untuk mengagungkan<br \/>\npemeliharaan hari Minggu sebagai sebuah perayaan gereja, dan menetapkan bahwa<br \/>\nperayaan tahunan harus selalu diadakan pada hari Jumat, hari Sabtu dan hari<br \/>\nMinggu mengikuti hari keempat belas dari bulan lunar. . . . perdebatan ini<br \/>\nberlangsung hampir selama dua abad sampai [Kaisar] Konstantin turut campur atas<br \/>\nnama Keuskupan Roma dan <em>menyatakan<br \/>\nkelompok lain tidak sah<\/em>. (Robert L. Odom, <em>Sunday in Roman<br \/>\nPaganism, <\/em>p. 188, penekanan ditambahkan.)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Titik pertentangan yang<br \/>\nmuncul nampak sederhana: Paskah Passover lawan Paskah Easter. Namun, perihal<br \/>\nyang dipertaruhkan di sini, lebih besar dari itu. Satu-satunya cara untuk<br \/>\nmenentukan kapan Paskah Passover terjadi adalah dengan menggunakan kalender<br \/>\nluni-solar Alkitab&#8230;..&#8221; (eLaine Vornholt &amp; L. L. Vornholt-Jones, <em>Calendar Fraud<\/em>, hal. 49)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">\u201cPerselisihan<br \/>\nini telah mengguncang gereja-gereja di Asia sejak masa Viktor sebagai uskup<br \/>\nRoma, yang telah menganiaya gereja-gereja Asia yang mengikuti apa yang mereka<br \/>\nsebut \u2018ajaran sesat hari ke-14\u2019 yang mengacu pada hari Paskah Passover.  . . . perayaan Paskah Easter di masa kemudia<br \/>\ndibuat <em>terpisah dari perhitungan<br \/>\norang-orang Yahudi<\/em>.\u201d (Grace Amadon, Report of Committee, Part V, Sec. B.,<br \/>\nhal. 17.)<\/p>\n<p>Inilah makna sebenarnya dari Paskah Easter. Hari<br \/>\nMinggu dipelihara sebagai hari ibadah <em>karena<\/em><br \/>\nPaskah Easter hari Minggu! Karena dikatakan bahwa Kristus bangkit pada hari<br \/>\nitu, akibatnya hari Sabtu atau hari sebelum Paskah Easter hari Minggu dianggap<br \/>\nsebagai hari Sabat yang sebenarnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Rabbi Yahudi\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/rabbis-for-palestine-a-5.jpg\" align=\"right\" height=\"266\" width=\"200\">Orang-orang Yahudi hari ini beribadah pada hari<br \/>\nSabtu, bukan pada Sabat hari Ketujuh yang Alkitabiah. Akan tetapi para sarjana<br \/>\nYahudi mengakui bahwa kalender yang digunakan saat ini untuk beribadah,<br \/>\ntidaklah sama seperti yang digunakan pada zaman Alkitab.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cBulan<br \/>\nbaru adalah tetap, dan hari Sabat pada awalnya adalah bergantung pada siklus<br \/>\nlunar . .. .\u201c (&#8220;Holidays,&#8221; <em>Universal<br \/>\nJewish Encyclopedia<\/em>, hal. 410.)<\/p>\n<p>Orang-orang<br \/>\nYahudi mengacu kepada penganiayaan hebat sebagai dampak dari keputusan konsili<br \/>\nNicea yang mengesampingkan perhitungan waktu Yahudi sebagai alasan mengapa<br \/>\nmereka tidak lagi menggunakan kalender Alkitabiah.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cMenyatakan<br \/>\nbulanan yang baru melalui pengamatan bulan baru, dan tahun baru dari datangnya<br \/>\nmusim semi, hanya dapat dilakukan oleh kelompok Sanhendrin. Pada masa<br \/>\npemerintahan Hillel II [Abad ke-empat sesudah masehi] . . . orang Romawi<br \/>\nmelarang penerapan ini. Hillel II kemudian dipaksa membentuk kalender yang<br \/>\ntetap  . . . \u201c (&#8220;The Jewish<br \/>\nCalendar; <em>Changing the Calendar<\/em>,&#8221; <a title=\"\" target=\"_blank\" href=\"http:\/\/www.torah.org\">http:\/\/www.torah.org<\/a>.)<\/p>\n<p>Para sarjana Yahudi memahami bahwa Kekristenan telah<br \/>\nkeluar dari akar Alkitabiah ketika Paskah Easter kafir menggantikan Paskah<br \/>\nPassover yang sejati.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Pada Konsili Nicea benang terakhir yang menghubungkan<br \/>\nKekristenan dengan sumber induknya akhirnya terputus. Perayaan Paskah Easter<br \/>\ntelah diadakan sampai sekarang  dan telah<br \/>\ndirayakan  hampir sama dengan Paskah<br \/>\nPassover Yahudi, dan memang pada hari yang dihitung dan ditetapkan oleh<br \/>\nSanhendrin di Yudea untuk perayaan tersebut; tapi di waktu-waktu kemudian<br \/>\npelaksanaannya telah diatur sendiri bersama-sama <em>tanpa menggunakan kalender Yahudi<\/em>. . . . &#8220;(Heinrich Graetz, <em>History of the Jews<\/em>, Vol. 2, hal. 563.)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201c[Kaisar Konstantin menyatakan]: \u2018karena sangatlah<br \/>\ntidak pantas bahwa pada perayaan yang paling suci ini kita harus mengikuti<br \/>\nkebiasaan orang Yahudi. Kedepannya biarlah kita tidak memiliki lagi kesamaan<br \/>\ndengan orang-orang yang menjijikkan ini; Juruselamat kita telah menunjukkan<br \/>\nkepada kita jalan yang lain. Tentunya akan menjadi mustahil jika orang-orang<br \/>\nYahudi dapat menyombongkan diri karena kita tidak dalam posisi merayakan Paskah<br \/>\nPassover tanpa bantuan dari peraturan-peraturan mereka (<em>perhitungan-perhitungan<\/em> [<em>waktu<\/em>]).<br \/>\n(Heinrich Graetz, <em>History of the Jews, <\/em>The Jewish Publication<br \/>\nSociety of America, Vol. II, hal. 563-564, penekanan ditambahkan.)<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Paskah Easter | Paskah Kafir image\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/easter-pagan-passover-q1-bahasa.png\" align=\"left\" height=\"236\" width=\"356\">Kebenarannya adalah Paskah Easter itu sebuah<br \/>\npenipuan. Hari ini bukanlah hari di mana Sang Juruselamat bangkit  dari kubur, demikian juga hari Sabtu bukanlah<br \/>\nSabat hari ketujuh yang Alkitabiah. Paskah Easter adalah dan selalu akan<br \/>\nmenjadi sebuah perayaan kafir yang merayakan kesuburan. Hari ini adalah<br \/>\npengganti Paskah Passover Yahuwah yang diganti pada Konsili Nicea di abad<br \/>\nkeempat ketika gereja Roma memutuskan untuk mengesampingkan perhitungan waktu<br \/>\nIbrani.<\/p>\n<p>Sekarang, pada generasi terakhir ini, kebenaran<br \/>\nharus dipulihkan. Semua orang yang berkeinginan untuk mengungkapkan rasa terima<br \/>\nkasih mereka atas kematian Sang Juruselamat akan memperingatinya pada hari<br \/>\nkematian-Nya: Paskah Passover. Hari ini hanya dapat dihitung dengan menggunakan<br \/>\nkalender dari masa Penciptaan. Setiap perayaan yang lain memberikan<br \/>\npenghormatan kepada Setan yang telah mengambil posisi berlawanan dengan Surga.<\/p>\n<p>Hari ini, anda dapat memilih hari yang mana yang<br \/>\nmewakili kepercayaan anda: Paskah Passover atau Paskah Easter.<\/p>\n<p>Anda dapat memilih pada pemerintahan mana yang akan<br \/>\nanda hormati dan sembah: Sang Juruselamat, atau musuh-Nya Setan.<\/p>\n<p>Anda dapat memilih pada hari yang mana, dan<br \/>\ndiperhitungkan dengan kalender yang mana, anda akan melakukan penyembahan anda.<\/p>\n<p>Keputusannya ada di tangan anda.<\/p>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\">\n<p><font size=\"3\" face=\"Georgia\">Klik di <a href=\"\/view-video\/650\/perayaan-kebangkitan-paskah-kafir.html\">sini<\/a> untuk menonton videonya!<\/font><\/p>\n","protected":false},"featured_media":217694,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-108666","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kalender-yahs","wlc-content-directory-feast-days-vs-beast-days"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Paskah Easter | Paskah Kafir - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Paskah Easter | Paskah Kafir - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Musim semi bagi banyak orang adalah musim yang terbaik dalam setiap tahun. Hari-hari hangat yang cerah; dan bumi yang muncul dengan kehidupan yang baru. Bunga-bunga, pucuk pepohonan, bayi-bayi hewan: semuanya tampak gembira mengumandangkan bahwa musim dingin yang panjang telah berakhir. Tidak ada kebiasaan di musim semi yang dapat meringkas semua perayaan kehidupan baru ini selain [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-20T22:28:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/GpnyJ27X-easter-pagan-passover-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/\",\"name\":\"Paskah Easter | Paskah Kafir - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/GpnyJ27X-easter-pagan-passover-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2012-02-17T05:30:51+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-20T22:28:52+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/GpnyJ27X-easter-pagan-passover-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/GpnyJ27X-easter-pagan-passover-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Paskah Easter | Paskah Kafir\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Paskah Easter | Paskah Kafir - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Paskah Easter | Paskah Kafir - Worlds Last Chance","og_description":"Musim semi bagi banyak orang adalah musim yang terbaik dalam setiap tahun. Hari-hari hangat yang cerah; dan bumi yang muncul dengan kehidupan yang baru. Bunga-bunga, pucuk pepohonan, bayi-bayi hewan: semuanya tampak gembira mengumandangkan bahwa musim dingin yang panjang telah berakhir. Tidak ada kebiasaan di musim semi yang dapat meringkas semua perayaan kehidupan baru ini selain [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-20T22:28:52+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/GpnyJ27X-easter-pagan-passover-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/","name":"Paskah Easter | Paskah Kafir - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/GpnyJ27X-easter-pagan-passover-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2012-02-17T05:30:51+00:00","dateModified":"2025-08-20T22:28:52+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/GpnyJ27X-easter-pagan-passover-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/GpnyJ27X-easter-pagan-passover-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/easter-pagan-passover\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Paskah Easter | Paskah Kafir"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/108666","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108666"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/217694"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108666"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}