{"id":108655,"date":"2012-02-16T03:51:06","date_gmt":"2012-02-16T03:51:06","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-batas-penanggalan-internasional-berubah-hari-sabat-tidak-berubah\/"},"modified":"2025-08-20T22:17:05","modified_gmt":"2025-08-20T22:17:05","slug":"batas-penanggalan-internasional-berubah-hari-sabat-tidak-berubah","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kalender-yahs\/batas-penanggalan-internasional-berubah-hari-sabat-tidak-berubah\/","title":{"rendered":"Batas Penanggalan Internasional Berubah: Hari Sabat Tidak Berubah?"},"content":{"rendered":"<p>Pada hari Kamis, tanggal 29 Desember, 2011, Samoa<br \/>\ndan Tokelau berpindah maju ke wilayah Barat melewati Batas Penanggalan<br \/>\nInternasional. Melewatkan hari Jumat, tanggal 30 Desember, hari berikutnya<br \/>\ndinyatakan sebagai hari Sabtu, tanggal 31 Desember 2011. Gampangnya, hari Jumat<br \/>\nitu hilang di Samoa dan Tokelau.<\/p>\n<p>Langkah itu semata-mata untuk kepentingan ekonomi. Samoa<br \/>\nmemiliki hubungan perdagangan yang erat dengan Australia, Selandia Baru dan<br \/>\nChina. Menjadi satu hari \u201cdi belakang\u201d tetangga terdekat mereka memotong dua<br \/>\nhari (Senin dan Jumat), dari setiap minggu kerja.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Batas Penanggalan Internasional\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/idl-bbc-6.gif\" align=\"right\" height=\"480\" width=\"464\">Sementara sebagian besar penduduk Samoa menyambut baik<br \/>\nperubahan ini, melangkahi tanggal menghadirkan perlawanan yang serius bagi<br \/>\norang Kristen yang sungguh-sungguh percaya bahwa mingguan telah bersiklus tanpa<br \/>\ninterupsi sejak masa penciptaan, dan mereka harus beribadah pada hari tertentu<br \/>\ndalam setiap minggu. Karena penting untuk beribadah pada hari yang tepat, menghapus<br \/>\nsatu hari dari Kalender dapat memiliki konsekuensi yang berat.<\/p>\n<p>Faktanya adalah, Batas Penanggalan Internasional<br \/>\nadalah penemuan buatan manusia yang masih relatif baru.<\/p>\n<p>Ini adalah jalan zig-zag di Samudera Pasifik dan<br \/>\ntelah berubah beberapa kali selama bertahun-tahun.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Batas Penanggalan Internasional adalah garis<br \/>\nimajiner di Bumi yang memisahkan dua hari berturutan dalam Kalender. Tanggal di<br \/>\nbelahan bumi bagian Timur, di sebelah kiri garis, selalu satu hari di depan<br \/>\ntanggal di belahan bumi Barat. Ini telah diakui sebagai masalah kenyamanan dan<br \/>\ntidak memiliki kekuatan dalam hukum internasional.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Tanpa Batas Penanggalan Internasional wisatawan yang<br \/>\nakan mengarah ke Barat akan menemukan bahwa ketika mereka pulang ke rumah, mereka<br \/>\nselalu satu hari lebih lama dari yang mereka pikirkan, meskipun mereka telah<br \/>\nmembuat penghitungan yang cermat dari hari-hari mereka pergi. Hal ini terjadi<br \/>\npada kru Magellan setelah pertama kali mengelilingi dunia. Demikian juga, orang<br \/>\nyang bepergian ke arah timur akan menemukan bahwa mereka menggunakan waktu satu<br \/>\nhari lebih cepat daripada yang ia catat, seperti yang terjadi pada Phileas Fogg<br \/>\ndalam &#8220;Around the World in Eighty Days&#8221; oleh Jules Verne. (Batas<br \/>\nPenanggalan Internasional, Observatorium Angkatan Laut Amerika Serikat)<\/p>\n<table align=\"left\" border=\"0\" cellspacing=\"10\" height=\"272\" width=\"289\">\n<tbody>\n<tr align=\"center\">\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" title=\"Pope Gregory XIII\" style=\"margin-top: 0px; margin-right: 0px\" alt=\"Pope Gregory XIII\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/pope-gregory-xiii-8.jpg\" border=\"0\" height=\"NaN\" width=\"300\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr align=\"center\">\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><span class=\"htmlTag\"><span class=\"imageTag\"><span class=\"attributeValue\">Paus Gregorius XIII, dikenal sebagai pembuat dan menjadi nama dari kalender Gregorian, sebuah kalender sipil tetap yang diterima secara internasional sampai saat ini.<br \/>\n<\/span><\/span><\/span><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Kalender Gregorian [Kalender Masehi] yang digunakan<br \/>\ndi seluruh dunia saat ini adalah sebuah kalender matahari dengan siklus<br \/>\nmingguan yang tidak terputus.<\/p>\n<p>Pada kalender matahari, hari-hari dan tahun-tahun diukur<br \/>\ndengan menggunakan matahari tapi bulan dan mingguan adalah murni berdiri<br \/>\nsendiri,  dan dibuat tidak memiliki<br \/>\nhubungan dengan apapun di alam. Inilah yang membuat Batas Penanggalan<br \/>\nInternasional diperlukan. Ini adalah buatan manusia untuk membentuk awal dari<br \/>\nsebuah hari, untuk menyatukan seluruh dunia pada satu tanggal dari kalender Gregorian.<\/p>\n<p>Jadi Batas Penanggalan Internasional telah terbukti<br \/>\nmenjadi masalah nyata bagi penduduk Samoa. Karena tanggal di Samoa berbeda dengan<br \/>\ntanggal tetangga disekitarnya menyebabkan masalah ekonomi, sehingga mereka<br \/>\nmengubah lokasi Batas Penanggalan Internasional.<\/p>\n<p>Batas Penanggalan Internasional merupakan upaya<br \/>\nmanusia untuk memecahkan masalah buatan manusia yang akan pasti terjadi diseluruh<br \/>\ndunia ketika seseorang menggunakan siklus mingguan yang tidak terputus yang tidak<br \/>\ndilandaskan pada pergerakan benda-benda langit dan rotasi bumi.<\/p>\n<p>Namun, ketika seseorang memilih untuk mengikuti Kalender<br \/>\nLuni-Solar Sang Pencipta, Yahuwah, sebagai Penguasa waktu, telah menetapkan<br \/>\nbulan untuk mengatur siklus bulanan dan mingguan untuk lokasi tertentu. Yahuwah<br \/>\nmenghapus semua kebutuhan terhadap Batas Penanggalan Internasional dan dengan<br \/>\ndemikian menghapus semua ketergantungan pada Kalender Gregorian dan teknologi<br \/>\nmanusia untuk meluruskan hal-hal itu. Semua orang hanya memerlukan bulan untuk<br \/>\nmengetahui kapan sebuah bulanan dan sebuah mingguan dimulai.<\/p>\n<p>Secara luas diyakini bahwa siklus mingguan tidak<br \/>\nterputus yang digunakan saat ini telah diturunkan dari masa penciptaan melalui<br \/>\nNuh dan anak-anaknya. Fakta seperti ini tidak benar, hal ini ditunjukkan ketika<br \/>\nkita mempertimbangkan berbagai gelombang perpindahan yang terjadi setelah air<br \/>\nbah. Ketika keturunan Nuh berpindah dari Pegunungan Ararat beberapa orang pindah<br \/>\nke sebelah Timur, dan yang lain ke Barat.<\/p>\n<p>Jika suku Shemit (keturunan Sem) pemelihara Sabat<br \/>\nhari ketujuh, pindah ke bagian Timur menuju matahari terbit, akhirnya, beberapa<br \/>\ntahun kemudian, mereka akan tiba pada titik pertengahan dalam perjalanan<br \/>\nmengelilingi dunia. Sebagai pemelihara Sabat, mereka akan terus melacak waktu<br \/>\ndengan sangat berhati-hati. Mari kita berkata, hanya untuk contoh ini, mereka<br \/>\nmenggunakan siklus mingguan tidak terputus seperti yang dipakai oleh dunia<br \/>\nzaman sekarang. Karena rotasi Bumi dan fakta bahwa mereka bergerak menuju<br \/>\nmatahari terbit, setelah mereka mencapai pertengahan belahan dunia mereka akan<br \/>\n12 jam di depan titik awal aslinya di pegunungan Ararat.<\/p>\n<p>Sekarang anggaplah bahwa suku Japhethit (Keturunan<br \/>\nYafet), yang memelihara Sabat hari ketujuh juga pindah dari Ararat. Bagaimanapun,<br \/>\nsuku ini pindah ke Barat mengikuti tempat matahari terbenam. Sebagai pemelihara<br \/>\nSabat, mereka juga akan terus melacak waktu dengan sangat berhati-hati. Dan<br \/>\nlagi, demi ilustrasi, mari kita katakan bahwa mereka juga menggunakan siklus<br \/>\nmingguan yang tidak terputus. <\/p>\n<p>Beberapa tahun kemudian setelah tiba pada titik yang<br \/>\nsama di sisi  bumi yang lain yang<br \/>\nditempati oleh suku Shemit yang pindah ke bagian Timur, suku Japhethit yang<br \/>\npindah ke bagian Barat, akan menjadi 12 jam di belakang waktu pegunungan Ararat.<br \/>\nKedua suku ini, dimana yang satu telah pergi ke bagian Timur, dan yang lain ke<br \/>\nBarat, akan menemukan bahwa mereka  telah<br \/>\nterpisah 24 jam penuh.<\/p>\n<p>Hal ini tidak terjadi karena kedua kelompok telah<br \/>\nkehilangan jalurnya, melainkan hanyalah sebuah fungsi dari rotasi Bumi bahwa<br \/>\nketika satu kelompok berjalan ke arah Timur, maka mereka melakukan perjalanan menuju<br \/>\ntempat yang harinya-siang, sedangkan kelompok yang bergerak ke bagian Barat melakukan<br \/>\nperjalanan mundur ke dalam malam hari yang datang sebelum siang hari.<\/p>\n<p>Jadi kelompok mana yang benar? Jawabannya adalah,<br \/>\njika mereka telah menggunakan siklus mingguan tidak terputus, kedua suku ini benar,<strong><em>namun<br \/>\nini tidak mungkin<\/em><\/strong>. Dan di sinilah letak inti masalahnya. Teka-teki ini<br \/>\nsebenarnya membuktikan bahwa ideologi siklus mingguan tidak terputus sejak dari<br \/>\nhari Penciptaan adalah benar-benar palsu.<\/p>\n<p>Sebagaimana orang-orang terus menyebar dan menempati<br \/>\ndunia dalam waktu berabad-abad setelah air bah, mereka membawa metode pengatur-waktu<br \/>\nyang digunakan oleh Adam dan keturunannya yang diturunkan oleh Nuh dan<br \/>\nanak-anaknya sejak air bah.<\/p>\n<p>Metode pengatur waktu yang ditetapkan oleh Yahuwah<br \/>\ndi masa Penciptaan ini adalah kalender Luni-Solar. Berbeda dengan Kalender matahari<br \/>\nGregorian yang hanya menggunakan matahari untuk menandai waktu dan hari dan<br \/>\ntahun, Kalender Luni-Solar menggunakan matahari dan bulan sekaligus untuk<br \/>\nperhitungan waktu.<\/p>\n<p>Seperti Kalender Matahari Gregorian, Kalender<br \/>\nAlkitab Luni-Solar menggunakan matahari untuk mengukur hari dan tahun. Namun Berbeda<br \/>\ndengan Kalender Matahari, Kalender Luni-Solar menggunakan bulan untuk mengatur<br \/>\nbulanan. Yang pada gilirannya menjaga jalur mingguan tujuh hari karena siklus<br \/>\nmingguan akan dimulai ulang pada setiap Bulan Baru.<\/p>\n<p>Hasilnya adalah, jika dua suku pindah dari pegunungan<br \/>\nArarat, satu ke bagian Timur, dan yang lain ke bagian Barat, dan beberapa tahun<br \/>\nkemudian ketika mereka bertemu dengan tidak sengaja di sisi lain bumi, kedua<br \/>\nsuku ini sama-sama akan memiliki jarak sebanyak 12 jam dari titik awal aslinya<br \/>\ndi Ararat tetapi <em>mereka tidak akan terpisah<br \/>\nsatu sama lain sejauh 24 jam<\/em>.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"bulan sabit\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/moon-1-9.jpg\" align=\"right\" height=\"405\" width=\"400\">Kedua suku ini bergerak bersama dan saling mendekati<br \/>\ndari sisi bumi yang berbeda, pengamatan mereka terhadap bulan juga akan semakin<br \/>\ndekat dan lebih dekat bersama-sama sehingga ketika mereka akhirnya bertemu, kedua<br \/>\nsuku ini akan seperti berada pada awal perjalanan mereka, pada hari yang sama<br \/>\ndan tanggal yang sama.<\/p>\n<p>Di sinilah nampak keindahan dan simetrinya sistem pengatur-waktu<br \/>\nSurgawi. Pada masa Penciptaan, Yahuwah menetapkan benda-benda penerang (jamak),<br \/>\ndi langit yang akan digunakan untuk menandai pergerakan waktu serta menentukan<br \/>\nwaktu untuk semua perayaan keagamaan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cBerfirmanlah . . . [Yahuwah]: Jadilah benda-benda<br \/>\npenerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda<br \/>\npenerang itu menjadi tanda yang menunjukkan musim yang tetap dan hari-hari dan<br \/>\ntahun-tahun.\u201d (Kejadian 1:14, KJV)<\/p>\n<p>Kata &#8220;musim&#8221; berasal dari kata mo&#8217;ed. Ini<br \/>\nadalah kata yang banyak digunakan untuk mengacu pada semua pertemuan keagamaan.<br \/>\nBahkan, semua Perayaan yang tercantum dalam Imamat 23, (yang pertama adalah Sabat<br \/>\nhari ketujuh), juga disebut mo&#8217;ed.<\/p>\n<p>Ketika Sang Pencipta menyisihkan hari Sabat dan memberkati<br \/>\nserta menguduskannya sebagai &#8220;waktu Kudus&#8221;, Dia juga menciptakan<br \/>\nsebuah sistem dimana orang bisa melacak pergerakan waktu sehingga mereka bisa<br \/>\nmengetahui dan menyembah Yahuwah Elohim pada saat Sabat-Nya tiba. Dibutuhkan matahari<br \/>\ndan bulan untuk menciptakan sistem pengatur waktu yang sempurna.<\/p>\n<p>Sebagai landasan terhadap bulanan dan mingguan, bulan<br \/>\nmengatur waktu secara akurat, di mana pun anda berada di Bumi. Dengan demikian,<br \/>\nketika suku Shamit ke bagian Timur dan suku Japhethit bergerak ke bagian Barat<br \/>\ndan kembali bertemu beberapa tahun kemudian, mereka akan bertemu pada jadwal<br \/>\nmingguan yang sama karena dasar untuk menghitung mingguan mereka berlandaskan<br \/>\npada langit. Hal ini tidak didasarkan pada institusi buatan manusia manapun.<\/p>\n<p>Alkitab dengan tegas menyatakan bahwa bulan<br \/>\ndiciptakan untuk menandai pergerakan waktu.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cDia telah menetapkan [membuat] bulan menjadi<br \/>\npenentu musim [mo\u2019ed]: matahari tahu akan waktu terbenamnya.\u201d (Mazmur 104:19,<br \/>\nKJV)<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Batas Penanggalan Internasional Berubah: Hari Sabat Tidak Berubah? image\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/idl-q1-bahasa.png\" align=\"left\" height=\"153\" width=\"346\">Karena siklus mingguan moderen tidak dihubungkan dengan<br \/>\napa pun di alam, masalah-masalah yang timbul tidak ada di dalam kalender<br \/>\nLuni-Solar Penciptaan, khususnya kebutuhan untuk mengatur Batas Penanggalan<br \/>\nInternasional seenaknya. Siklus mingguan tidak terputus yang tidak dikaitkan<br \/>\ndengan apapun di alam adalah aturan buatan manusia.<\/p>\n<p>Batas Penanggalan Internasional hanyalah sebuah<br \/>\nsolusi buatan manusia untuk masalah buatan manusia. Pada Kalender palsu,<br \/>\nKalender Kepausan, bulan berubah-ubah dan tanggal yang memiliki titik awal<br \/>\nbuatan di Batas Penanggalan Internasional; juga berubah-ubah dan bisa digeser. Hanya<br \/>\npada Kalender Alkitab bulanan dan tanggal dilandaskan pada benda-benda penerang<br \/>\ndi langit, yang telah diberikan oleh Yahuwah dengan tujuan untuk mengatur<br \/>\nwaktu.<\/p>\n<p>Kalender Yahuwah, yang menggunakan aksi gabungan<br \/>\ndari matahari bulan untuk menandai pergerakan hari, minggu, bulan dan tahun,<br \/>\nakan bertahan selamanya. Ini merupakan bagian integral dari sebuah struktur<br \/>\nSurgawi. Hal ini dapat disaksikan dan digunakan oleh semua orang di Bumi dan<br \/>\nakurat mengatur waktu dan hari-hari Kudus.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201cSeperti bulan yang ada selama-lamanya, suatu saksi<br \/>\nyang setia di langit.\u201d (Mazmur 89:37)<\/p>\n<p>Kalender mana yang akan anda gunakan untuk beribadah:<br \/>\nbuatan manusia atau buatan Yahuwah?<\/p>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\">\n<p><font size=\"3\" face=\"Georgia\">Klik di <a title=\"\" href=\"\/view-video\/1559\/batas-penanggalan-internasional-berubah-hari-sabat.html\">sini<\/a> untuk menonton videonya!<\/font><\/p>\n","protected":false},"featured_media":217631,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-108655","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kalender-yahs","wlc-content-directory-the-fallacy-of-a-continuous-weekly-cycle"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Batas Penanggalan Internasional Berubah: Hari Sabat Tidak Berubah? - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Batas Penanggalan Internasional Berubah: Hari Sabat Tidak Berubah? - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada hari Kamis, tanggal 29 Desember, 2011, Samoa dan Tokelau berpindah maju ke wilayah Barat melewati Batas Penanggalan Internasional. Melewatkan hari Jumat, tanggal 30 Desember, hari berikutnya dinyatakan sebagai hari Sabtu, tanggal 31 Desember 2011. Gampangnya, hari Jumat itu hilang di Samoa dan Tokelau. Langkah itu semata-mata untuk kepentingan ekonomi. Samoa memiliki hubungan perdagangan yang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-20T22:17:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/international-date-line-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/\",\"name\":\"Batas Penanggalan Internasional Berubah: Hari Sabat Tidak Berubah? - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/international-date-line-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2012-02-16T03:51:06+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-20T22:17:05+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/international-date-line-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/international-date-line-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Batas Penanggalan Internasional Berubah: Hari Sabat Tidak Berubah?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Batas Penanggalan Internasional Berubah: Hari Sabat Tidak Berubah? - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Batas Penanggalan Internasional Berubah: Hari Sabat Tidak Berubah? - Worlds Last Chance","og_description":"Pada hari Kamis, tanggal 29 Desember, 2011, Samoa dan Tokelau berpindah maju ke wilayah Barat melewati Batas Penanggalan Internasional. Melewatkan hari Jumat, tanggal 30 Desember, hari berikutnya dinyatakan sebagai hari Sabtu, tanggal 31 Desember 2011. Gampangnya, hari Jumat itu hilang di Samoa dan Tokelau. Langkah itu semata-mata untuk kepentingan ekonomi. Samoa memiliki hubungan perdagangan yang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-20T22:17:05+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/international-date-line-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/","name":"Batas Penanggalan Internasional Berubah: Hari Sabat Tidak Berubah? - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/international-date-line-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2012-02-16T03:51:06+00:00","dateModified":"2025-08-20T22:17:05+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/international-date-line-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/international-date-line-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/international-date-line-change-the-sabbath-unchanged\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Batas Penanggalan Internasional Berubah: Hari Sabat Tidak Berubah?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/108655","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108655"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/217631"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}