{"id":108636,"date":"2012-02-14T09:14:43","date_gmt":"2012-02-14T09:14:43","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-hari-sabat-lunar-%e2%94%82-dalam-pembelaannya-bagian-3\/"},"modified":"2025-08-20T21:56:47","modified_gmt":"2025-08-20T21:56:47","slug":"hari-sabat-lunar-%e2%94%82-dalam-pembelaannya-bagian-3","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kalender-yahs\/hari-sabat-lunar-%e2%94%82-dalam-pembelaannya-bagian-3\/","title":{"rendered":"Hari Sabat Lunar \u2502 Dalam Pembelaannya Bagian 3"},"content":{"rendered":"<p>Pada<br \/>\ntahun-tahun ini, pengetahuan tentang kalender Sang Pencipta dengan Sabat hari<br \/>\nketujuh yang ditentukan berdasarkan kalender itu, telah meningkat dan menyebar.<br \/>\nBeberapa penilaian telah bermunculan untuk menentang kebenaran ini. Namun, ketika<br \/>\npenilaian-penilaian ini diteliti dengan seksama dalam terang Alkitab dan<br \/>\nlaporan sejarah, fakta-fakta ini mendukung kebenaran bahwa Sabat yang<br \/>\nAlkitabiah hanya bisa ditemukan dengan menggunakan kalender luni-solar yang<br \/>\ndibuat pada masa Penciptaan. Semua hari-hari ibadah yang lain, yang ditentukan<br \/>\noleh kalender yang lain, adalah palsu.<\/p>\n<h3 align=\"center\">Berikut<br \/>\nini adalah 9 <font color=\"#0000cc\">bantahan<\/font> umum yang muncul menentang hari Sabat Lunar Alkitabiah<br \/>\ndan masing-masing <font color=\"#006600\">Jawabannya<\/font>.<\/h3>\n<p><font color=\"#0000cc\"><strong><br \/>\nBANTAHAN<br \/>\n#1:<\/strong><\/font> \u201dKalender luni-solar mungkin berfungsi dengan sangat baik jika kamu tinggal<br \/>\ndekat khatulistiwa. Namun, itu tidak berfungsi dengan baik jika kamu tinggal<br \/>\ndekat kutub utara  atau selatan.\u201d<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>JAWAB:<\/strong><\/font><br \/>\nKeindahan kalender Sang Pencipta menunjukkan kesempurnaan pada daerah di kutub<br \/>\nutara atau selatan sama seperti pada daerah khatulistiwa.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"kutub utara\" style=\"margin-top: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/north-pole-3.jpg\" align=\"right\" height=\"225\" width=\"300\">Tahun<br \/>\nbaru pada kalender luni-solar berawal di musim semi, yang merupakan pertengahan<br \/>\nantara musim dingin dan musim panas yang ekstrim, bahkan pada daerah-daerah<br \/>\nkutub.<\/p>\n<p>Sekali<br \/>\nprinsip astronomi dari kalender luni-solar dimengerti, kalender pada tahun itu<br \/>\ndapat dihitung mulai dari bulan baru pada bulan pertama di musim semi.<\/p>\n<p>Karena<br \/>\npanjangnya bulanan bulan adalah 29.5 hari, seseorang dapat menghitung rata-rata<br \/>\nsetiap bulan terdiri dari 30 hari, dengan bulan yang lainnya terdiri dari 29<br \/>\nhari. Beginilah kemungkinan cara orang Kristen mula-mula menghitung ketika mereka<br \/>\ntelah dipaksa untuk bersembunyi di dalam goa-goa atau ketika diperbudak di<br \/>\ndalam pertambangan dan tidak dapat melihat langit.<\/p>\n<p>Karena<br \/>\nBulan Baru dapat dihitung dengan akurat beribadah dengan kalender luni-solar<br \/>\npada daerah kutub bukanlah sebuah masalah. Sama dengan yang dilakukan oleh<br \/>\norang-orang yang menguduskan Sabat-Sabtu pada kalender Gregorian, seseorang<br \/>\ndapat menjaga waktu kudus dari terbitnya matahari di pagi hari, sampai waktu<br \/>\ntidur pada malam hari.<\/p>\n<p>Kalender<br \/>\ndari masa Penciptaan adalah kalender yang paling mudah digunakan yang perna ada<br \/>\ndan dapat dipergunakan dengan tepat oleh semua orang, di manapun kita tinggal.<\/p>\n<p><font color=\"#0000cc\"><strong>BANTAHAN<br \/>\n#2:<\/strong><\/font> \u201dTalmud Yahudi dengan jelas tidak mendukung Sabat lunar. Merujuk pada apa<br \/>\nyang para pendoa katakan \u2019Jika Bulan Baru jatuh pada sebuah hari Sabat\u2019 dan<br \/>\nmemiliki perintah khusus pada hari Paskah, \u2019Jika tanggal enambelas jatuh pada<br \/>\nhari Sabat.\u2019Pernyataan semacam ini tidak mungkin dibuat jika, pada faktanya,<br \/>\norang Yahudi beribadah pada hari Sabat lunar karena, berdasarkan kalender<br \/>\nlunar, baik hari Bulan Baru maupun hari ke 16 pada setiap bulan tidak perna<br \/>\njatuh pada hari Sabat mingguan.\u201d<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>JAWAB:<\/strong><\/font> Talmud ditulis setelah penghancuran Yerusalem pada tahun 70 Masehi, walaupun<br \/>\nbeberapa bagiannya mungkin sesuai dengan kebenaran Alkitab, bagian-bagian<br \/>\ntertentu hanya bisa dipertahankan ketika sebanding dengan bukti-bukti dari<br \/>\nKitab suci.<\/p>\n<p>Selama<br \/>\nkehidupan Sang Juruselamat di bumi, orang Israel tetap menggunakan kalender<br \/>\nyang asli. Imam besar, yang selalu berasal dari kelompok orang Saduki, menjadi<br \/>\npenanggungjawab yang mengumumkan kapan sebuah bulan baru dimulai. Orang Farisi,<br \/>\nyang \u201dbertradisi nenek moyang\u201d yang dengan tegas dicela oleh Sang Juruselamat, TIDAK<br \/>\nmengontrol kalender.<\/p>\n<p>Ini<br \/>\nadalah bagian yang sangat penting. Karena kalender yang digunakan oleh orang<br \/>\nYahudi hari ini untuk menghitung hari raya mereka adalah perubahan yang salah<br \/>\nterhadap kalender asli. Itu dipergunakan oleh orang Farisi dan mereka<br \/>\nmembenarkan perubahan ini melalui tradisi lisan mereka.<\/p>\n<p class=\"indenttext\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Rabbi Yahudi\" style=\"margin-top: 0px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/Sabbath4-3.jpg\" align=\"right\" height=\"167\" width=\"146\">Pada<br \/>\nmasa penghancuran Bait Suci (thn 70 M) orang Saduki menghilang bersama-sama,<br \/>\nmeninggalkan peraturan yang menyangkut semua kepentingan orang Yahudi ke dalam<br \/>\ntangan orang Farisi. Sejak saat itu, kehidupan orang Yahudi diatur oleh orang<br \/>\nFarisi; semua sejarah Yudaisme telah disusun ulang berdasarkan cara pandang<br \/>\norang Farisi, dan bagian yang baru diberikan kepada Sanhedrin di masa lalu. Sebuah<br \/>\nrantai tradisi yang baru menggantikan tradisi keimamatan yang lama (Abot 1:1).<br \/>\nPaham Farisi mengikis sifat paham Yudaisme dan kehidupan serta fikiran<br \/>\norang-orang Yahudi di kemudian hari. (&#8220;Pharisees,&#8221;  The Jewish Encyclopedia, Vol. 9, [1901-1906<br \/>\ned.], hal. 666).<\/p>\n<p>Menggunakan<br \/>\nTalmud untuk menunjukkan \u201dbukti\u201d kesalahan kalender luni-solar, sama sekali<br \/>\ntidak membuktikan apa-apa. Semua yang tetap adalah bahwa, tradisi orang-orang<br \/>\nFarisi diagungkan setelah orang-orang Israel menolak Mesias mereka.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Farisaisme<br \/>\nberkembang menjadi Talmudisme . . . [tapi] semangat dari Farisi kuno bertahan<br \/>\ntak berubah. Ketika orang Yahudi. . . mempelajari Talmud, dia sebenarnya<br \/>\nmengulang pendapat-pendapat yang digunakan dalam akademi-akademi Palestina. . .<br \/>\n. semangat dari doktrin [Farisi] masih<br \/>\ntetap penting dan bertahan. (Louis Finklestein, The Pharisees:  The Sociological Background of their<br \/>\nFaith,   [Jewish Publication Society  of America], Vol. 4, hal. 1332).<\/p>\n<p>Sekolah-sekolah<br \/>\nmodern Yahudi mendasarkan keyakinan mereka pada Talmud yang, pada gilirannya, berasal<br \/>\nlangsung dari doktrin Farisi. Sang Juruselamat berusaha untuk membebaskan hukum<br \/>\nilahi dan Sabat dari \u201dtradisi nenek moyang\u201d ini\u201d yang mendasarkan sebuah<br \/>\nkeyakinan pada Talmud untuk meneguhkan satu kepercayaan pada sebuah tradisi<br \/>\nyang sangat ditolak oleh Mesias.<\/p>\n<p><font color=\"#0000cc\"><strong>BANTAHAN<br \/>\n#3:<\/strong><\/font> \u201dKata \u2019minggu\u2019 berasal dari kata tujuh. Tak pelak lagi, ini merujuk pada<br \/>\nsebuah pengulangan siklus tujuh harian! Selain itu \u2013 hari sabtu adalah hari di<br \/>\nmana orang Yahudi beribadah!\u201d<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>JAWAB:<\/strong><\/font> Kata shabuwa dari bahasa Ibrani artinya, adalah \u201dtujuh-an\u201d karena mingguan<br \/>\nIbrani adalah tujuh hari panjangnya. Itu yang diterjemahkan ke dalam bahasa<br \/>\nInggris menjadi \u201dminggu.\u201d Berbagai jenis budaya sepanjang masa memiliki<br \/>\nmingguan dengan panjang yang berbeda-beda.<\/p>\n<p>Beberapa<br \/>\njenis dari Afrika memiliki, tiga, empat, lima, enam dan delapan hari per<br \/>\nminggu, terpusat disekitar hari-hari pasar. Pada faktanya di Kongo, kata untuk<br \/>\n\u201dminggu\u201d adalah sama dengan kata untuk \u201dpasar.\u201d<\/p>\n<p>Suku<br \/>\nMaya Yucatan memiliki lima \u2013hari per minggu. Orang Muyscas dari Amerika<br \/>\nSelatan, yang juga dikenal dengan nama Basika, memiliki tiga-hari per minggu. Ketika<br \/>\norang Cibkas, yang juga dikenal dengan nama Muska atau Moska, memiliki empat \u2013<br \/>\nhari per minggu.<\/p>\n<p>Orang<br \/>\nEtruskan, nama Iggris moderen yang berikan kepada sebuah masyarakat dari Italia<br \/>\nkuno yang berada kurang lebih antara Tuskani, dan Roma memiliki delapan \u2013 hari<br \/>\nper minggunya, ketika orang Mesir dan Perancis Revolusi memiliki sepuluh-hari<br \/>\nper minggunya.<\/p>\n<p>Tidak<br \/>\nada penjabaran kata \u201dshabuwa\u201d, sekalipun, yang merujuk pada siklus mingguan. Peradaban<br \/>\nkuno, semua siklus mingguannya dimulai baru setiap Bulan Baru. Fakta bahwa<br \/>\nmingguan moderen adalah mingguan yang berlangsung terus menerus dapat<br \/>\ndisebabkan oleh beberapa faktor, tetapi BUKAN pada kalender asli dari masa<br \/>\nPenciptaan.<\/p>\n<p>Satu<br \/>\nsarjana Yahudi, seorang profesor pada Universitas Rutgers dengan bangga<br \/>\nberkata:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Siklus<br \/>\ntujuh-hari terus menerus yang berlangsung sepanjang sejarah dan tidak memberi<br \/>\nperhatian apapun pada bulan dan fasenya merupakan penemuan khas Yahudi. Namun,<br \/>\npemisahan tujuh-hari mingguan dari alam telah menjadi satu dari kontribusi<br \/>\npaling singnifikan dari Yudaisme pada peradaban. . . . itu menjembatani<br \/>\npeneguhan dari apa yang Lewis Mumford kenali sebagai \u201dperiode mekanik,\u201d pada<br \/>\npokoknya meningkatkan jarak antara makhluk manusia dan alam. Mingguan Quasi<br \/>\n[mingguan yang dimulai baru dengan Bulan Baru] dan mingguan [siklus terus<br \/>\nmenerus] pada dasarnya menyajikan dua dasar mode yang berbeda dari kelompok<br \/>\nsementara dari kehidupan manusia, pendiri melibatkan penyesuaian sebagian pada<br \/>\nalam, dan penekanan akhir emansipasi total darinya. Penemuan siklus mingguan<br \/>\nterus menerus adalah salah satu terobosan paling signifikan dalam usaha manusia<br \/>\nuntuk keluar dari penjara alam dan menciptakan masyarakat dunia yang mereka<br \/>\nmau. (Eviatar Zerubavel, The Seven Day Circle: The History and Meaning of the<br \/>\nWeek, hal. 11)<\/p>\n<p>Pernyataan<br \/>\nini tidak lebih dari sebuah penerimaan kemurtadan. Ini harus dimengerti dalam<br \/>\nkonteks penerimaan Yahudi bahwa Yudaisme modern adalah turunan rohani dari<br \/>\norang Farisi, yang \u201dtradisi\u201d, \u201dpenerimaan\u201d dan \u201dpembohongan\u201dnya dicela oleh<br \/>\nSang Juruselamat.<\/p>\n<p><font color=\"#0000cc\"><strong>BANTAHAN<br \/>\n#4:<\/strong><\/font> \u201dAdalah mustahil untuk menghitung hari Pentakosta pada kalender<br \/>\nLuni-solar.\u201d<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>JAWAB:<\/strong><\/font> Menggunakan kalender luni-solar adalah satu-satunya cara menghitung hari<br \/>\nPentakosta. Hanya dengan menggunakan kalender Alkitabiah semua persyaratan dari<br \/>\npenetapan Hari Pentakosta dapat terpenuhi.<\/p>\n<p>Kitab<br \/>\nSuci menyediakan tiga pengukur-waktu yang harus terpenuhi dalam rangka<br \/>\nmenghitung Pentakosta yang benar. Ini semua dengan jelas diberikan dalam Imamat<br \/>\n23:15 &amp; 16:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201dKamu<br \/>\nharus menghitung mulai dari hari sesudah Sabat yaitu waktu kamu membawah<br \/>\npersembahan unjukan, tujuh Sabat. Harus lengkap. Sampai pada hari sesudah Sabat<br \/>\nketujuh, kamu harus hitung 50 hari.\u201d (Imamat 23: 15-16)<\/p>\n<p>Tiga<br \/>\npersyaratan yang diatur oleh kitab suci adalah:<\/p>\n<ol>\n<li>Mulai menghitung<br \/>\npada hari Persembahan Unjukan, \u201dhari setelah Sabat besar.\u201d (Lihat Imamat 23:11)<\/li>\n<li>Tujuh Sabat harus<br \/>\nlengkap.<\/li>\n<li>Menghitung 50<br \/>\nhari.<\/li>\n<\/ol>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"gandum\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/wheat-3.jpg\" align=\"left\" height=\"228\" width=\"346\">Tujuh<br \/>\nSabat lengkap memberikan tujuh minggu penuh, berawal pada hari Persembahan<br \/>\nUnjukan.<\/p>\n<p>Pada<br \/>\nhari berikutnya setelah Sabat ketujuh, perhitungan sampai 50 hari dimulai. Hitungan<br \/>\n50 ini akan membawa anda pada tanggal 28 atau 29 pada Bulan keempat. Berdasarkan<br \/>\natas jumlah hari pada bulan ketiga, atau bulanan. (Lihat Skema dibawah). Seluruh<br \/>\nperhitungan dari hari Persembahan Unjukan adalah kurang lebih 100 hari. Hari<br \/>\nraya pentakosta berlangsung disekitar panen buah pertama gandum di musim panas dan<br \/>\nkarena gandum membutuhkan 100 sampai 120 hari untuk matang, semua proses<br \/>\nmembutuhkan waktu sekitar empat bulan. (Lihat Imamat 23:17-20)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Tanda<br \/>\npaling besar dari perayaan [Hari Pentakosta] adalah penyediaan dua roti yang<br \/>\ndibuat dari buah<br \/>\npertama dari panen gandum. (Pentecost. Smith&#8217;s Bible Dictionary).<\/p>\n<p>Yahushua<br \/>\nmenyinggung kebenaran ini ketika Dia membuat pernyataan sesaat setelah Paskah:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201dBukankah<br \/>\nkamu berkata, empat bulan lagi baru waktu menuai tiba?\u201d (Yohanes 4:35, NKJV)<\/p>\n<p>Sejarahwan<br \/>\ndan Sarjana Alkitab semua setuju, hari Pentakosta adalah peringatan pemberian<br \/>\nHukum di Gunung Sinai.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201dHari<br \/>\nPentakosta yang telah dipelihara oleh orang Yahudi juga adalah sebuah perayaan<br \/>\nuntuk memperingati pemberian hukum di Gunung Sinai.\u201d (Catatan Barnes dalam<br \/>\nPerjanjian Baru)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201dHari<br \/>\nraya Pentakosta telah dilakukan untuk memperingati pemberian hukum&#8230; \u201d  (Matthew Henry Concise)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">\u201dHari<br \/>\nraya Pentakosta atau hari raya Minggu . . . ketika buah pertama (khususnya<br \/>\ngandum) dipersembahkan; juga memperingati pemberian Hukum di Gunung Sinai.\u201d (Sejarah<br \/>\nNegara Yahudi)<\/p>\n<p>Jika<br \/>\nhanya menghitung langsung 50 hari dari Persembahan Unjukan selama Hari raya<br \/>\nRoti Tidak Beragi, maka hari Pentakosta akan dirayakan sebelum orang Israel<br \/>\nmencapai Sinai. Namun, ketika menggunakan kalender Luni-solar, kita melihat<br \/>\ngaris-waktu terbentang di Alkitab membuktikan bahwa Alkitab dan kisah sejarah<br \/>\ndalam menghitung hari Pentakosta sebagai peringatan pada pemberian Hukum.<\/p>\n<p>Tujuh<br \/>\nSabat penuh akan selalu sampai pada hari ke-8 pada Bulan yang Ketiga. Keluaran<br \/>\n19:1 mengatakan, \u201dOrang Israel tiba pada hari yang sama pada bulan ketika<br \/>\nmereka meninggalkan mesir,\u201d pada tanggal 15. Disini, kita memiliki tujuh hari<br \/>\npertama dalam hitungan kita menuju 50.<\/p>\n<p>Keluaran<br \/>\n19:10-16 mengatakan, \u201dYahuwah memberitahu Musa untuk menguduskan umat. Tiga<br \/>\nhari kemudian, Yahuwah akan turun di atas Gunung Sinai.\u201d Dan sekarang kita<br \/>\nmemiliki tiga hari lagi untuk ditambahkan pada hitungan ini, memberikan kita<br \/>\ntotal 10 hari. Dalam Keluaran 24, Yahuwah meminta Musa untuk naik keatas Gunung<br \/>\nbersama dengan para pemimpin. Musa, Harun, Nadaab, Abihu, dan para pemimpin<br \/>\nkemudian menuruni Gunung Sinai Yahuwah kemudian memanggil Musa ke atas gunung setelah<br \/>\n40 hari, Musa turun dengan Loh Batu yang asli ditulisi oleh jari-jari Yahuwah. Ini<br \/>\nmenambahkan 40 hari lagi, memberikan kita total 50 hari!<\/p>\n<p align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Grafik yang menunjukkan jumlah Pentakosta: 7 Lunar Sabat + 50 Hari, Menghitung dari gelombang Sheaf\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/pentecost-count-chart-bahasa-2.png\" height=\"1020\" width=\"700\">\n<\/p>\n<p>Bukti<br \/>\nlebih jauh menunjukkan kepada kita pada hari ke 49 dari hitungan kita, Keluaran<br \/>\n32 memberi tahu kita bahwa Harun mengumumkan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201dBesok<br \/>\nadalah Hari Raya bagi Yahuwah.\u201d (Lihat Keluaran 32:5)<\/p>\n<p>Harun<br \/>\nadalah imam besar yang ditetapkan oleh Yahuwah sendiri, dia telah melihat<br \/>\nkehadiran Yahuwah pada \u201dlantai batu nilam\u201d dalam Keluaran 24. Jadi, disini<br \/>\ntidak ada hari raya acak, Sekalipun orang-orang Israel menajiskan hari kudus<br \/>\nitu dengan kebiasaan penyembahan berhala mereka. Hari Raya Pentakosta didapati<br \/>\ntepat 50 hari setelah tujuh Sabat lengkap pada kalender Luni-solar. Hanya<br \/>\ndengan menghitung tujuh Sabat lengkap pada kalender Lunisolar dan menambahkan<br \/>\n50 hari lagi maka akan tiba pada hari Raya Minggu yang tepat, itulah hari<br \/>\nPentakosta. Jauh dari menyalahkan Sabat lunar, perhitungan Alkitabiah untuk<br \/>\nHari Pentakosta adalah salah satu verifikasi yang paling penting yang mendukung<br \/>\nhari Sabat Lunar.<\/p>\n<p><font color=\"#0000cc\"><strong>BANTAHAN<br \/>\n#5:<\/strong><\/font> \u201dAda terlalu banyak pertentangan pendapat mengenai Sabat lunar. TUHAN bukan<br \/>\npembuat kebingungan. Jika ini memang benar, pemelihara Sabat lunar akan<br \/>\nmemiliki beberapa kesatuan dalam keyakinan mereka. Seperti yang ada, mereka<br \/>\nsangat tidak-bersatu, beberapa menentukan Bulan Baru saat konjungsi, yang lain<br \/>\npada sabit terakhir yang terlihat, beberapa pada saat sabit pertama yang<br \/>\nterlihat, yang lain pada paru sabit dan yang lain tetap pada saat purnama! Semua<br \/>\nmembingungkan, jadi, pastinya, ini adalah salah.\u201d<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>JAWAB: <\/strong><\/font>Ini adalah pendapat yang salah. Kebingungan ini dapat digunakan melawan<br \/>\nKekristenan sendiri, yang memiliki ratusan denominasi yang berbeda yang tidak<br \/>\nsama hari beribadahnya. Wujud dari Kristus, apa yang terjadi setelah kematian, mengapa,<br \/>\ndan masih banyak doktrin lain yang bisa disebut!<\/p>\n<p>Kitab<br \/>\nsuci menegaskan bahwa Yahuwah sendiri yang menyebabkan hari Sabat yang sejati<br \/>\ndilupakan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Yahuwah<br \/>\nmenjadi seperti seorang musuh. Dia menghancurkan Israel . . . Dia melanda kemah-Nya<br \/>\nseperti kebun; menghancurkan tempat pertemuan-Nya; Yahuwah menjadikan orang<br \/>\nlupa akan perayaan dan Sabat di Zion.(Lihat Ratapan 2:5,6).<\/p>\n<p>Dalam<br \/>\nHosea 2, ayat 11, Yahuwah berfirman:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201dAku<br \/>\nakan menghentikan segala kegirangannya, Hari rayanya, Bulan Barunya, Hari<br \/>\nSabatnya dan segala perayaannya.\u201d (Hosea 2:11, NKJV)<\/p>\n<p>Semua<br \/>\nwaktu perayaan untuk beribadah ini adalah semuanya ditentukan dengan kalender<br \/>\nLuni-solar yang dibuat pada masa Penciptaan.<\/p>\n<p>Namun,<br \/>\njaminan juga diberikan \u2013 di hari terakhir ini, semua kebenaran akan dipulihkan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Yahuwah<br \/>\nakan menuntun kamu senantiasa . . . Kamu akan membangun reruntuhan yang sudah<br \/>\nberabad-abad; dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan;<br \/>\ndan kamu akan disebutkan Yang Memperbaiki Tembok yang tembus, yang membetulkan<br \/>\njalan supaya tempat itu dapat dihuni. Jika kamu tidak menginjak-injak hukum<br \/>\nSabat, dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku, dan menyebutnya hari<br \/>\nSabat hari kenikmatan . . . (lihat Yesaya<br \/>\n58:11-13).<\/p>\n<p>Proses<br \/>\nuntuk memulihkan kebenaran yang sudah lama terkubur dimulai selama masa<br \/>\nReformasi Protestan dan terus berlanjut dalam pemulihan hari Sabat dan kalender<br \/>\nAlkitabiah. Menggali keluar kebenaran yang sudah lama dilupakan adalah sulit,<br \/>\nbutuh waktu dan usaha yang rajin.<\/p>\n<p>Namun,<br \/>\nperbedaan pendapat yang ada diantara para pencari untuk memulihkan kebenaran<br \/>\nyang hilang itu bukanlah sebuah pendapat melawan yang sedang terjadi. Secara<br \/>\nkhusus ketika itu sudah dinubuatkan maka itu akan terjadi. Ini semua bebas<br \/>\ndilaksanakan karena hak asasi manusia kita dalam kebebasan beragama dengan<br \/>\nbelajar kita dapat diyakinkan mengenai kebenaran \u2013 bagi<br \/>\ndiri kita sendiri.<\/p>\n<p><font color=\"#0000cc\"><strong>BANTAHAN<br \/>\n#6:<\/strong><\/font> \u201dTeori Sabat lunar ini adalah sebenarnya sebuah kebangunan dari sekte sesat<br \/>\npenyembah bulan kuno, yang berpenampilan moderen. Ini tidak lain adalah<br \/>\npenyembah bulan.\u201d<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>JAWAB:<\/strong><\/font> Semua waktu dihitung melalui pergerakan. Seandainya pergerakan dari benda<br \/>\nlangit relatif  dengan posisi bumi, waktu<br \/>\ntidak akan bisa diukur.<\/p>\n<p>Ada<br \/>\nempat jenis kalender dasar:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"bintang bintang\" style=\"margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/stars-2-3.jpg\" align=\"left\" height=\"80\" width=\"103\"><\/p>\n<p> <\/p>\n<p>Kalender<br \/>\nBintang menggunakan perbandingan perputaran semu bintang-bintang dengan bumi<\/p>\n<p> <\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"matahari\" style=\"margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/sun-3.jpg\" align=\"left\" height=\"80\" width=\"84\"><\/p>\n<p> <\/p>\n<p>Kalender<br \/>\nMatahari menggunakan perputaran bumi mengelilingi matahari sepanjang tahun percaya<br \/>\nbahwa bulan berdiri sendiri terhadap semua hal di alam.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"bulan\" style=\"margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/moon-3.jpg\" align=\"left\" height=\"80\" width=\"80\"><\/p>\n<p> <br \/>\nKalender<br \/>\nBulan berdasarkan ketatnya siklus dari bulan. Karena tahun bulan lebih pendek<br \/>\ndari tahun matahari, maka bulanan \u201dmengambang\u201d sepanjang tahun matahari, contohnya<br \/>\nseperti kalender Islam.<\/p>\n<p>Kalender<br \/>\nLuni-solar menggunakan matahari untuk mengukur panjangnya tahun, dan siklus<br \/>\nbulan untuk mengatur bulan-bulan, atau bulanan. <\/p>\n<p>Kalender<br \/>\nmoderen Gregorian adalah sebuah kalender matahari. Kalender Alkitab adalah<br \/>\nsebuah kalender Luni-solar. Tidak berarti bahwa seseorang menyembah bulan<br \/>\nkarena menggunakan waktu yang dia tempu untuk mengelilingi bumi -itu hanya<br \/>\nberarti bahwa bulan dan matahari adalah keduanya digunakan sebagai<br \/>\npenentu-waktu.<\/p>\n<p>Ini<br \/>\nadalah aturan yang ditetapkan dalam Kejadian pasal 1:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Berfirmanlah<br \/>\nElohim, \u201dJadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang<br \/>\ndari malam; dan biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan<br \/>\nmasa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun . . . \u201d (Lihat Kejadian<br \/>\n1:14)<\/p>\n<p>Menggunakan<br \/>\nmatahari dan bulan untuk mengukur waktu tidak membuat seseorang menjadi<br \/>\npenyembah bulan!<\/p>\n<p><font color=\"#0000cc\"><strong>BANTAHAN<br \/>\n#7:<\/strong><\/font> \u201dCornelius Tacitus, sejarahwan dan senator Roma, memastikan bahwa orang<br \/>\nYahudi memelihari Sabat Sabtu. Fakta bahwa kekafiran menghubungkan<br \/>\npemeliharaan-Sabat dengan Saturnus membuktikan bahwa \u201dhari Saturnus\u201d orang Roma<br \/>\nmemiliki hari yang sama dengan \u201dhari Sabat\u201d Alkitab!\u201d.<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>JAWAB:<\/strong><\/font> Kitab Suci sendiri menunjukkan bahwa orang Israel menyembah Saturnus. Saturnus<br \/>\nadalah salah satu dewa planet.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Berdoa<br \/>\nkepada planet pada hari yang mereka hormati adalah bagian dari penyembahan<br \/>\nterhadap benda-benda langit (Robert L. Odom, Sunday in Roman Paganism, hal.<br \/>\n158.)<\/p>\n<p>Hari<br \/>\nSabtu adalah \u201dhari dewa Saturnus\u201d kemungkinan ini terjadi ketika orang Israel<br \/>\nsedang menyembah dewa planet ini, dan mereka melakukannya pada harinya: Hari<br \/>\nSabtu. Namun, tindakan penyembahan seperti ini selalu terjadi ketika orang<br \/>\nIsrael telah dalam kemurtadtan yang kotor dan pembangkangan melawan Sorga.<\/p>\n<p>Penunjuk<br \/>\npertama dari kemurtadtan orang Israel atas Saturnus ditemukan dalam keluaran<br \/>\n32, kemurtadtan di Sinai dengan lembu emas. Ketika lembu sudah dibuat, mereka<br \/>\nberkata:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201dO<br \/>\nIsrael, inilah dewamu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir.\u201d (Keluaran<br \/>\n32:4, KJV)<\/p>\n<p>Lembu<br \/>\nemas ini adalah lambang dari Saturnus.<\/p>\n<p class=\"indenttext\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Apis - anak lembu emas\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/apis-golden-calf-3.jpg\" align=\"right\" height=\"300\" width=\"236\">Keilahian<br \/>\nOsiris yang paling disukai oleh orang Mesir secara umum digambarkan dalam<br \/>\nbentuk seekor kerbau atau lembu muda \u2013lembu Apis- berdasarkan bentuk inilah<br \/>\nlembu emas Israel dibuat. Inilah alasan mengapa lembu tidak boleh secara umum<br \/>\nditampilkan sebagai lambang yang menggambarkan dewa, karena lembu ini<br \/>\nmenggambarkan sifat keilahian Saturnus, \u201dYang TERSEMBUNYI\u201d, \u201dApis\u201d adalah nama<br \/>\nlain dari Saturnus. (Alexander Hislop, The Two Babylons,hal. 45)<\/p>\n<p>Ribuan<br \/>\ntahun kemudian, ketika kerajaan Israel telah terpecah antara 10 suku diutara dan<br \/>\ndua suku diselatan, raja pertama dari kerajaan Israel  utara, Yerobeam, menetapkan ulang penyembahan<br \/>\nterhadap Saturnus. <\/p>\n<p class=\"indenttext\">Dan<br \/>\nYeroboam berkata dalam hatinya, sekarang mungkin kerajaan akan kembali kepada<br \/>\nkeluarga Daud: Jika umat ini pergi mempersembahkan persembahan ke bait Yahuwah<br \/>\ndi Yerusalem, maka hati umat ini akan kembali kepada tuan mereka, yaitu<br \/>\nRehoboam raja Yahuda, dan mereka akan membunuhku, dan berbalik kepada Rehoboam<br \/>\nraja Yahuda. <\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Setelah<br \/>\ndia menimbang-nimbang, dia membuat dua lembu emas, dan berkata kepada mereka,<br \/>\nsudah cukup kamu pergi ke Yerusalem: Hai Israel, lihat inilah dewa-dewamu, yang<br \/>\ntelah membawah kamu keluar dari tanah Mesir. <\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Dia<br \/>\nmeletakkan satu di Bethel, dan satu diletakkan di Dan. Hal ini menjadi dosa:<br \/>\nkarena umat itu pergi menyembah ke Betel dan juga ke Dan. (Lihat 1 Raja-raja<br \/>\n12:26-30).<\/p>\n<p>Dalam<br \/>\npengampunan, Yahuwah mengirim nabi Amos untuk membangun orang Israel dari<br \/>\nbahaya kemurtadtan ini. Pesan yang dikirim Yahuwah kepada Amos mengatakan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Apakah<br \/>\nkamu mempersembahkan kepada-Ku korban persembahan dan korban sembelihan di<br \/>\npadang gurun itu, hai kaum Israel? Tetapi kamu akan mengangkut rumah Molokhmu<br \/>\ndan Chiun patungmu, bintang dari dewamu, yang kamu telah buat bagi dirimu<br \/>\nsendiri. (Amos 5:25,26, KJV)<\/p>\n<p>Berdasarkan<br \/>\nkonkordansi baru Alkitab kata \u2019Chiun\u2019 adalah:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\u201dSebuah<br \/>\nnama lain dari dewa Saturnus.\u201d (The New Strong&#8217;s Exhaustive Concordance of the<br \/>\nBible, halaman 194)<\/p>\n<p>Selengkapnya<br \/>\ntentang banyaknya kemurtadtan orang Israel, seperti yang dituliskan dalam Kitab<br \/>\nSuci, mengungkap \u2013 penyembahan terhadap lambang Saturnus banyak dilakukan dalam<br \/>\npemberontakan agama mereka.<\/p>\n<p>Hari<br \/>\ndimana seseorang beribadah memuliahkan dewa pada hari itu! Saturnus adalah dewa<br \/>\ndari hari Sabtu.<\/p>\n<p>Yahuwah,<br \/>\nSang Pencipta, harus disembah pada hari Sabat kudus-Nya, yang ditentukan dengan<br \/>\nkalender Luni-solar-Nya. Beribadah [ada hari yang lain, yang ditentukan dengan<br \/>\nkalender yang lain, memberikan penghormatan kepada dewa lain selain Sang<br \/>\nPencipta.<\/p>\n<p><font color=\"#0000cc\"><strong>BANTAHAN<br \/>\n#8:<\/strong><\/font> \u201dBerbagai sejarahwan kuno, dari Cassius Dio sampai Frontinus dan yang lain,<br \/>\ndengan jelas menyatakan bahwa orang Yahudi menolak berperang pada \u201dhari<br \/>\nSaturnus.\u201d Bahkan pemusnahan Yerusalem pada tahun 70 M berlangsung pada \u201dhari<br \/>\nSaturnus\u201d. Sangat jelas, ini adalah Sabat-hari ketujuh.\u201d<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>JAWAB:<\/strong><\/font> Penilain ini berdasarkan pada asumsi bahwa minggu, pada waktu dalam sejarah<br \/>\nRoma ini, disamakan dengan mingguan moderen. Ini salah!<\/p>\n<p>Kalender<br \/>\nJulian aslinya memiliki delapan-hari perminggunya. Ketenaran Mithraisisme<br \/>\nberkembang dalam Roma yang kafir, mingguan tujuh hari planetari juga bertambah<br \/>\nterkenal.<\/p>\n<p>Ini<br \/>\nnampaknya seperti jika beberapa orang yang pandai dalam hal rohani memegang<br \/>\nkontrol atas <\/p>\n<p class=\"indenttext\">dunia<br \/>\nkafir yang meminta agar mingguan planetari yang sesat diperkenalkan seperti<br \/>\nitulah waktu yang tepat bagi Mithraisisme, sebuah kelompok penyembah matahari<br \/>\nyang paling terkenal, untuk muncul dan meninggikan hari Matahari sebagai hari<br \/>\nyang paling tinggi dan lebih suci dari pada yang lain. Sungguh ini bukanlah kecelakaan.<br \/>\n(Robert L. Odom, Sunday in Roman Paganism,  hal. 157)<\/p>\n<p>Laporan<br \/>\nsejarah yang mengakui bahwa orang Israel beribadah pada hari \u201ddewa Saturnus\u201d tidak<br \/>\nmembuktikan bahwa hari Sabtu moderen adalah hari Sabat Alkitabiah. Apalagi,<br \/>\nHanya satu dari dua fakta ini yang terbukti:<\/p>\n<ol>\n<li>Orang Israel<br \/>\ntelah berada dalam kemurtadtan, yang menjadi alasan bagi Yahuwah membiarkan<br \/>\nmereka di taklukkan.<\/li>\n<li>Siklus mingguan<br \/>\nantara kalender Israel dan kalender Roma adalah berbeda.<\/li>\n<\/ol>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Sebuah kalender tongkat yang ditemukan di Baths of Titus\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/image004-15.png\" align=\"left\" height=\"231\" width=\"296\">Antara<br \/>\ntahun 79 sampai dengan 81 masehi, Kaisar Titus membangun permandian umum di<br \/>\ndasar gunung<br \/>\nEsquiline di Roma Permandian ini, dikenal dengan nama \u201dPermandian Titus\u201d, memiliki<br \/>\nbanyak rancangan lukisan yang dibuat oleh Famullus. Pada salah satu tembok dari<br \/>\npermandian ini ada sebuah kalender. Ini adalah salah satu dari gambaran<br \/>\nmingguan tujuh-hari planetari orang Roma.<\/p>\n<p>Kalender<br \/>\nini mengungkap bahwa mingguan planetary kafir aslinya berawal pada hari<br \/>\nSaturnus Hari Sabtu, pada kalender Julian mula-mula, itu bukan hari ketujuh,<br \/>\ntetapi hari pertama, diikuti oleh hari Minggu, kemudian hari Senin dan akhirnya<br \/>\ndiakhiri pada dies Veneris atau hari jumat moderen.<\/p>\n<p>Itu<br \/>\nbukan setelah konsili Nicea pada abad ke empat mingguan planetary tujuh-hari<br \/>\nsudah final ditetapkan dalam kalender Julian untuk dimulai pada hari minggu dan<br \/>\ndiakhiri pada hari Sabtu.<\/p>\n<p><font color=\"#0000cc\"><strong>BANTAHAN<br \/>\n#9:<\/strong><\/font> \u201dHal ini sepertinya sangat berat! Seluruh dunia menggunakan sebuah kalender<br \/>\nyang berbeda. Untuk beribadah dengan kalender ini akan membahayakan pekerjaan<br \/>\nsaya. Kamu tidak dapat hidup dalam dunia moderen dan beribadah dengan<br \/>\nmenggunakan kalender ini.\u201d<\/p>\n<p><font color=\"#006600\"><strong>JAWAB:<\/strong><\/font> Satu pendapat menentang kebenaran bahwa itu adalah pencinta dan pengiklan yang<br \/>\ntidak perna bisa ditolak adalah bahwa ketaatan pada kebenaran harus memikul<br \/>\nsebuah salib: salib ketaatan.<\/p>\n<p>Kehidupan<br \/>\nmoderen diatur dengan kalender Gregorian: hari-hari kerja, hari-hari sekolah, akhir<br \/>\npekan, liburan, semuanya ditentukan dengan menggunakan siklus mingguan yang<br \/>\nbersambung. Jika terang dari Sabat yang sejati telah diterima, akan ada<br \/>\npemisahan. Hal ini tidak terelakkan.<\/p>\n<p>Pekerjaan<br \/>\nbisa hilang, pernikahan bisa hancur ketika seseorang menerima kebenaran dan<br \/>\nyang lain tidak. Namun, hal ini tidak mempengaruhi pengikut Yahushua yang<br \/>\nsejati. Mereka yang menghargai kebenaran diatas segalanya tidak akan menunggu<br \/>\nsampai kebenaran itu menjadi terkenal, atau taat secara instan.<\/p>\n<p>Ketika<br \/>\ndihukum karena kebenaran, mereka menerima salib, sepakat dengan rasul  Paulus, bahwa, Penderitaan ringan kami, yang<br \/>\nhanya sementara, mengerjakan bagi kami jauh lebih besar dan kemuliaan kekal<br \/>\nyang melebihi segalanya . . . . (2 Korintus 4:17, KJV)<\/p>\n<p>Terang<br \/>\nkebenaran terus meningkat. Pengajaran yang telah lama terkubur dalam tradisi<br \/>\ndan asumsi yang salah sedang dipulihkan.<\/p>\n<p>Siapa<br \/>\nyang anda pilih untuk diikuti?<\/p>\n<p>Akankah<br \/>\nanda cukup menghargai kebenaran untuk taat apapun harganya?<\/p>\n<p>Sebuah<br \/>\nkebahagiaan kekal menunggu semua orang yang membuat pilihan ini.<\/p>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\">\n<p><font size=\"3\" face=\"Georgia\">Klik di <a href=\"\/view-video\/1493\/lunar-sabat-dalam-pembelaannya-bagian-3.html\" title=\"\">sini<\/a><br \/>\nuntuk menonton videonya!<\/font><\/p>\n","protected":false},"featured_media":217506,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-108636","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kalender-yahs","wlc-content-directory-answering-objections-to-the-lunar-sabbath"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hari Sabat Lunar \u2502 Dalam Pembelaannya Bagian 3 - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hari Sabat Lunar \u2502 Dalam Pembelaannya Bagian 3 - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada tahun-tahun ini, pengetahuan tentang kalender Sang Pencipta dengan Sabat hari ketujuh yang ditentukan berdasarkan kalender itu, telah meningkat dan menyebar. Beberapa penilaian telah bermunculan untuk menentang kebenaran ini. Namun, ketika penilaian-penilaian ini diteliti dengan seksama dalam terang Alkitab dan laporan sejarah, fakta-fakta ini mendukung kebenaran bahwa Sabat yang Alkitabiah hanya bisa ditemukan dengan menggunakan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-20T21:56:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/lunar-sabbath-in-defense-part-3-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"17 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/\",\"name\":\"Hari Sabat Lunar \u2502 Dalam Pembelaannya Bagian 3 - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/lunar-sabbath-in-defense-part-3-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2012-02-14T09:14:43+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-20T21:56:47+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/lunar-sabbath-in-defense-part-3-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/lunar-sabbath-in-defense-part-3-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hari Sabat Lunar \u2502 Dalam Pembelaannya Bagian 3\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hari Sabat Lunar \u2502 Dalam Pembelaannya Bagian 3 - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hari Sabat Lunar \u2502 Dalam Pembelaannya Bagian 3 - Worlds Last Chance","og_description":"Pada tahun-tahun ini, pengetahuan tentang kalender Sang Pencipta dengan Sabat hari ketujuh yang ditentukan berdasarkan kalender itu, telah meningkat dan menyebar. Beberapa penilaian telah bermunculan untuk menentang kebenaran ini. Namun, ketika penilaian-penilaian ini diteliti dengan seksama dalam terang Alkitab dan laporan sejarah, fakta-fakta ini mendukung kebenaran bahwa Sabat yang Alkitabiah hanya bisa ditemukan dengan menggunakan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-20T21:56:47+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/lunar-sabbath-in-defense-part-3-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"17 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/","name":"Hari Sabat Lunar \u2502 Dalam Pembelaannya Bagian 3 - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/lunar-sabbath-in-defense-part-3-bahasa.jpg","datePublished":"2012-02-14T09:14:43+00:00","dateModified":"2025-08-20T21:56:47+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/lunar-sabbath-in-defense-part-3-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/lunar-sabbath-in-defense-part-3-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/lunar-sabbath-the-defense-part-3\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hari Sabat Lunar \u2502 Dalam Pembelaannya Bagian 3"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/108636","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108636"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/217506"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108636"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}