{"id":108499,"date":"2011-07-14T18:58:02","date_gmt":"2011-07-14T18:58:02","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-yerusalem-kunci-menuju-hari-kiamat\/"},"modified":"2025-08-20T19:17:04","modified_gmt":"2025-08-20T19:17:04","slug":"yerusalem-kunci-menuju-hari-kiamat","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/makna-doktrin\/yerusalem-kunci-menuju-hari-kiamat\/","title":{"rendered":"Yerusalem: Kunci Menuju Hari Kiamat?"},"content":{"rendered":"<div align=\"center\">\n<div align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Sabit Muslim, Bintang Daud, dan Palang\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/Islam20Judaism20Cross20NO20BOXa.png\" height=\"140\" width=\"480\"><\/div>\n<\/div>\n<p align=\"center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"\" alt=\"alt\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/jerusalem-is-central-bahasa.png\" height=\"122\" width=\"600\"><\/p>\n<p>\nOrang-orang yang mengunjungi Yerusalem memandang<br \/>\nkota kuno ini dalam salah satu dari tiga cara ini:<\/p>\n<ul>\n<li>Yerusalem adalah sebuah<br \/>\nsitus yang menarik yang memiliki makna sejarah. Mereka adalah turis dan mereka memandang<br \/>\nYerusalem sebagai seorang turis.<\/li>\n<li>Yerusalem adalah sebuah<br \/>\nsitus yang merupakan pusat keyakinan agama mereka. Umat Kristen yang taat<br \/>\nmengunjungi Yerusalem karena mereka ingin &#8220;berjalan di mana Yesus berjalan<br \/>\ndan merasakan kehadiran-Nya di sana.&#8221; Umat Muslim yang taat ingin<br \/>\nmengunjungi &#8220;Masjid Jauh&#8221; Muhammad yang disebut dalam Sura 17, yang<br \/>\nmenurut tradisi dianggap berada di Yerusalem.<\/li>\n<li>Yerusalem adalah penting<br \/>\nuntuk pemenuhan harapan apokaliptik tradisi mereka.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Yerusalem menjadi unik karena memegang peranan<br \/>\nsebagai pusat, ikatan <em>emosional<\/em> bagi<br \/>\ntiga agama monoteistik terbesar di dunia. Terlebih lagi, ketiga agama ini<br \/>\nmemiliki nenek moyang yang sama, masing-masing mengklaim sebagai keturunan dari<br \/>\nAbraham. Seperti disimpulkan oleh majalah LIFE, dalam tulisan; Tanah Suci: Satu<br \/>\nTempat, Tiga Agama, agama-agama ini adalah:<\/p>\n<p class=\"indenttext\"><strong>Agama Yahudi<\/strong><\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Ini adalah yang tertua dari ketiga agama monoteistik<br \/>\nbesar ini. Pandangan sejarah agama Yahudi, seperti yang ditertulis di dalam<br \/>\nTaurat sekitar 2.600 tahun yang lalu, memberikan dasar bagi Agama Kristen dan,<br \/>\nkemudian, agama Islam. Pemimpin Israel, Musa, yang menerima hukum Tuhan di<br \/>\npuncak Gunung Sinai. . . adalah seorang nabi yang dihormati di dalam tiga agama<br \/>\nini.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\"><strong>Agama Kristen<\/strong><\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Di Israel, 2.000 tahun yang lalu, seorang anak telah<br \/>\nlahir dari pasangan Yahudi. Yesus tumbuh menjadi seorang pengkhotbah<br \/>\nkarismatik, mengumpulkan murid-murid kemanapun Dia pergi. Anak Tuhan yang melakukan<br \/>\nbanyak mukjizat ini, menurut mereka. . . para otoritas Yerusalem, memberikan ancaman,<br \/>\nsehingga Yesus dihukum mati. Pengikutnya, meninggikan salib, dan mendirikan<br \/>\nagama terbesar di dunia dalam nama-Nya.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\"><strong>Agama Islam<\/strong><\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Lebih dari 1.300 tahun yang lalu, seorang laki-laki<br \/>\ndi Mekah dikunjungi oleh malaikat Gabriel dan menerima hadiah yang luar biasa: firman<br \/>\ndari Allah, Tuhan yang esa. Muhammad, menurut kaum Muslim, adalah nabi yang<br \/>\ntelah diramalkan oleh Musa, dan buku Muhammad, Quran, mengandung kebenaran<br \/>\nhakiki. Dengan menggunakan pesannya melintasi gurun ke Madinah. . . dia menciptakan<br \/>\nIslam.<sup>1<\/sup><\/p>\n<p>Walaupun agama Yahudi dan agama Kristen (Yahudi-Kristen)<br \/>\nsecara tradisi menjaga jarak  bersama-sama menentang Islam, ketiga agama ini<br \/>\nsangat mirip di dalam banyak hal yang signifikan. Selain dari klaim yang dibuat<br \/>\noleh ketiga agama ini sebagai keturunan rohani dari Abraham, ketiga agama ini<br \/>\njuga semuanya:<\/p>\n<ul>\n<li>Percaya pada satu Pencipta yang<br \/>\nmemegang kekuasaan tertinggi.<\/li>\n<li>Menerima Perjanjian Lama<br \/>\nsebagai kitab suci.<\/li>\n<li>Mengklaim bahwa<br \/>\nMesias\/Juruselamat\/Mahdi dari dua agama yang lain adalah anti-Kristus.<\/li>\n<li>Ingin agar kekuasaan<br \/>\nteokratis dikuasai oleh Mesias\/Juruselamat\/Mahdi mereka.<\/li>\n<li>Memiliki harapan apokaliptik<br \/>\nyang berpusat di Yerusalem untuk mendirikan kekuasaan teokratis.<\/li>\n<li>Percaya bahwa kehancuran<br \/>\nyang dinubuatkan pada akhir zaman hanya dapat dilewati dengan meninggikan agama<br \/>\nmereka.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Selain kesamaan tersebut, sejumlah besar umat dari<br \/>\nketiga agama ini mengajar atau bertindak dengan konsep Pindah agama atau mati!<br \/>\nIslam telah membunuh banyak orang karena mereka menolak untuk masuk agama mereka.<br \/>\nKatolik Roma dapat menampilkan wajah yang manis pada hari ini, tetapi<br \/>\ndoktrinnya tidak perna berubah. <a href=\"\/end-time-prophecy\/siapakah-binatang-dalam-kitab-wahyu-a.html\">Gereja Katolik Roma<\/a> bertanggung jawab atas<br \/>\nkematian lebih banyak orang daripada yang dibunuh oleh Islam.<\/p>\n<table align=\"left\" border=\"0\" cellspacing=\"5\" height=\"321\" width=\"185\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"Yerusalem adalah pusat harapan apokaliptik dari tiga agama terbesar di dunia.\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/jerusalem-z-3.png\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Yerusalem adalah pusat harapan apokaliptik dari tiga agama terbesar di dunia.<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Walaupun tindakan kekerasan yang sedang berlangsung<br \/>\nyang dilakukan oleh orang Palestina melawan bangsa Israel sering menjadi berita<br \/>\nutama, banyak contoh dari orang-orang Palestina yang tidak bersalah, warga<br \/>\nsipil Amerika dan banyak orang lain dipancing dan dimusuhi oleh pasukan tentara<br \/>\nIsrael, dan bahkan dibunuh langsung, jarang atau bahkan tidak pernah diberitakan.<br \/>\nKekejaman seperti ini yang dilakukan oleh orang Israel terhadap Palestina dan yang<br \/>\nlainnya adalah realitas yang masih sedang berlangsung. Penelitian yang teliti yang<br \/>\ndilakukan oleh banyak sarjana yang berbeda telah mengungkap agenda Zionis di<br \/>\nbalik perang yang tak terhitung banyaknya, termasuk kolusi dengan Nazi selama<br \/>\nPerang Dunia II. Semua kejadian ini, adalah sebuah gambaran yang<br \/>\nmengkhawatirkan yang mulai muncul dari perang habis-habisan untuk kediktatoran<br \/>\nteokratis yang mengarah pada pengendalian global, yang akan berdampak pada<br \/>\npemusnahan semua agama lainnya.<\/p>\n<h4><strong>Agenda Islam<\/strong><\/h4>\n<p>Selama dua puluh tahun terakhir, telah terjadi<br \/>\npeningkatan retorika perang oleh berbagai Imam terkemuka yang mendesak orang-orang<br \/>\nyang percaya kepada mereka untuk melakukan jihad. Harapan pada kedatangan Mahdi<br \/>\nmembutuhkan kerjasama dari pihak orang-orang percaya untuk mempersiapkan<br \/>\nkedatangannya. Muslim dibagi menjadi dua kelompok, berdasarkan pada harapan<br \/>\napokaliptik mereka.<\/p>\n<p>Beberapa Muslim percaya bahwa gejolak dan<br \/>\npertempuran di Timur Tengah mempersiapkan jalan bagi kedatangan Mahdi dan<br \/>\nmemimpin tentara mereka untuk meraih kemenangan. Mereka akan merebut Yerusalem<br \/>\nuntuk Islam dan setelah Yerusalem ditaklukkan, Mahdi akan memimpin mereka untuk<br \/>\nmenaklukkan seluruh dunia.<\/p>\n<p>Muslim lainnya percaya bahwa segera setelah mereka mengendalikan<br \/>\nYerusalem secara keseluruhan, <em>maka<\/em><br \/>\nMahdi akan ditinggikan (muncul) dan memimpin mereka untuk menaklukkan seluruh<br \/>\ndunia bagi Islam.<\/p>\n<p>Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad telah secara<br \/>\nterbuka menyatakan: &#8220;Misi utama revolusi kami adalah untuk membuka jalan<br \/>\nbagi munculnya kembali Imam Keduabelas, Mahdi.&#8221;<sup>2<\/sup> Ketika<br \/>\nberbicara di hadapan Majelis Umum PBB pada bulan September 2005, Ahmadinejad<br \/>\nmenutup sambutannya dengan berdoa agar Mahdi segera datang: &#8220;Oh Allah yang<br \/>\nMahakuasa, saya berdoa kepada-Mu untuk mempercepat munculnya sahabat setia-Mu<br \/>\nyang terakhir, yang Engkau janjikan.&#8221;<sup>3<\/sup><\/p>\n<p>Signifikansi dari komentar Ahmadinejad menjadi jelas<br \/>\nketika kaitannya dengan Yerusalem dipahami.<\/p>\n<table align=\"right\" border=\"0\" cellspacing=\"5\" height=\"274\" width=\"308\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-left: 10px\" alt=\"Beberapa Muslim percaya bahwa pertikaian di Timur Tengah mempersiapkan jalan bagi kedatangan Mahdi.\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/middle-east-fighting-z-3.png\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Beberapa Muslim percaya bahwa pertikaian di Timur Tengah mempersiapkan jalan bagi kedatangan Mahdi.<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"indenttext\">Dr. Bilal Na&#8217;im telah menjabat sebagai asisten<br \/>\nkepala Dewan Eksekutif Hizbullah, organisasi teroris Syiah Lebanon yang dikendalikan<br \/>\noleh Iran. Dalam sebuah sesi tanya jawab yang membahas rincian tentang<br \/>\nbagaimana Mahdi seharusnya muncul di hadapan dunia, berdasarkan ajaran Syiah, dia<br \/>\nmenyatakan bahwa awalnya Mahdi akan menyatakan dirinya di Mekah &#8220;dan dia<br \/>\nakan bersandar di Ka&#8217;bah dan melihat kedatangan pendukungnya dari seluruh<br \/>\ndunia.&#8221;<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Dari Mekah Mahdi akan bergerak ke Karbala di Irak.<br \/>\nTetapi tujuan paling pentingnya, menurut penjelasan Na&#8217;im, adalah jelas ke Yerusalem.<em>Yerusalemlah yang akan menjadi tempat di<br \/>\nmana penaklukan dunia Mahdi akan diproklamasikan<\/em>. Dia menjelaskan,<br \/>\n&#8220;Pembebasan Yerusalem adalah pengantar untuk membebaskan dunia dan<br \/>\nmendirikan negara yang berkeadilan dan bermartabat di bumi.&#8221;<sup>4<\/sup><br \/>\nSingkatnya, <em>Yerusalem akan berfungsi<br \/>\nsebagai landasan untuk jihad global Mahdi pada akhir zaman<\/em>.<sup>5<\/sup><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Bullets &amp; Middle East Map\" alt=\"Peluru &amp; Timur Tengah Peta\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 5px; margin-right: 15px\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/mid-east-map-3.png\" align=\"left\" height=\"444\" width=\"300\">Walaupun kelompok Muslim yang satu percaya bahwa<br \/>\nmereka harus terlebih dahulu menguasai Yerusalem sebelum Mahdi datang, kelompok<br \/>\nyang lain percaya bahwa Mahdi akan datang pertama dan membantu mereka merebut<br \/>\nYerusalem &#8211; semua ini hanyalah pembuka jalan menuju dominasi global Islam<br \/>\nsecara total. Kedua kelompok melihat gejolak di Timur Tengah sebagai<br \/>\nperkembangan positif yang akan memajukan agenda mereka demi kedatangan Mahdi. Hal<br \/>\nini harus menjadi peringatan bagi setiap non-Muslim, terutama mengingat<br \/>\nkomentar yang dibuat baru-baru ini oleh Louis Farrakhan, pemimpin organisasi<br \/>\nNegara-negara Islam.<\/p>\n<p>Dalam pidatonya yang disampaikan pada tanggal 27<br \/>\nFebruari 2011, pada acara Hari Penyelamatan tahunan Negara-negara Islam,<br \/>\nFarrakhan mengatakan kepada lebih dari 16,000+ massa bahwa kerusuhan baru-baru<br \/>\nini di Timur Tengah adalah bukti bahwa Mahdi telah, pada kenyataannya, telah kembali.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Apa yang anda lihat di Tunisia, Mesir, Yaman, di<br \/>\nYordania, di Libya, di Bahrain, segera, sangat segera, dalam semua<br \/>\nnegara-negara di dunia, dan bahkan segera akan terjadi di Amerika. . . . <em>Ini adalah tanda bahwa Mahdi yang agung,<br \/>\nbahwa dunia Muslim akan berusaha tampil di dunia<\/em>, dan bahwa Kristus yang<br \/>\nanda harapkan, Allah akan menyebabkan munculnya massa! Dan segera, itu akan<br \/>\ndatang ke pantai ini [Amerika Serikat]. Memang, hal itu sudah dimulai.<sup>6<\/sup><\/p>\n<h4><strong>Cetak Biru Apokaliptik<br \/>\nYahudi\/Zionis<\/strong><\/h4>\n<p>Diposisikan tepat sebagai pusat dari harapan<br \/>\napokaliptik Yahudi, Yerusalem juga sangat penting bagi rencana Yahudi\/Zionis<br \/>\nuntuk menguasai dunia.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Agama Yahudi, pada pandangan pertama, tampaknya akan<br \/>\nberusaha untuk menjaga agar orang-orang tetap hidup bersama-sama dan bukan<br \/>\nuntuk berusaha menjadikan dunia beragama Yahudi dan itulah sejarah dan iman<br \/>\ndari sebuah bangsa yang khusus ini. Tapi kisah ini tidak berakhir di sini.<br \/>\nFundamentalis Yahudi, seperti fundamentalis dari agama Kristen dan agama Islam,<br \/>\nmengusahakan keberhasilannya dalam mempengaruhi seluruh dunia. Itu membuat<br \/>\nbanyak pernyataan para rabi dalam tradisinya bahwa &#8220;Tuhan pertama-tama<br \/>\nmengirimkan berkat ke Yerusalem, dan dari sana berkat itu mengalir ke seluruh<br \/>\ndunia.&#8221;<sup>7<\/sup> Ke Yerusalem inilah Sang Mesias akan datang dan<br \/>\n&#8220;menebus dan menyempurnakan orang-orang Yahudi. . . [Yang akan, pada<br \/>\ngilirannya,] menyempurnakan dunia di sekitar mereka, mengajar semua bangsa untuk<br \/>\nhidup dalam damai berdasarkan hukum Tuhan.&#8221;<sup>8<\/sup><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"\" alt=\"Soldier Israel di tembok ratapan\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/israeli-soldier-z-3.png\" align=\"right\" height=\"286\" width=\"425\">Prasyarat untuk masa depan gemilang yang dibayangkan<br \/>\noleh agama Yahudi adalah pembangunan kembali Bait Suci mereka dan seorang raja,<br \/>\ndari garis keturunan Daud, akan duduk di atas takhta di Yerusalem. Hal ini<br \/>\nbukan hanya diusahakan oleh segelintir orang yang memiliki visi ini saja, tapi juga<br \/>\norang-orang terkemuka dan berpengaruh (dan didanai dengan baik) sedang<br \/>\nmempersiapkan untuk membangun kembali Bait Suci ketiga ketika diberi<br \/>\nkesempatan. Salah satu orang tersebut adalah Rabi Chaim Richman dari Institut Bait<br \/>\nSuci.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Dia secara terbuka menyatakan bahwa anggota Institut<br \/>\ningin menghapus \u2018Dome of the rock\u2019 dan Masjid al-Aqsa sehingga Bait Suci Salomo<br \/>\ndapat dibangun kembali. . . . Jangan salah tentang hal itu &#8211; mereka serius;<br \/>\nmenurut rencana mereka, Bait Suci Ketiga <em>akan<\/em><br \/>\ndibangun. Dan untuk melayani pada Bait Suci mereka telah melatih para imam di Bait<br \/>\nSuci tradisi pengorbanan darah. . . . Semua alat yang diperlukan, piring, dan<br \/>\nbenda-benda lain juga sedang dibuat setiap kali dana tersedia.<sup>9<\/sup><\/p>\n<p>Perlu dipahami bahwa sama seperti umat Islam yang terbagi<br \/>\ndalam berbagai kategori, begitu pula dengan orang-orang yang sering disebut<br \/>\nsebagai &#8220;orang-orang Yahudi.&#8221; Beberapa orang ini adalah keturunan<br \/>\nAbraham yang sejati, yang memiliki darah Ibrani\/Israel. Namun, banyak dari<br \/>\nmereka, yang tidak memiliki hubungan darah dengan Israel sama sekali. Mereka<br \/>\nadalah keturunan dari bangsa Khazar yang menguasai Asia Tengah beberapa abad<br \/>\nyang lalu.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Orang-orang Khazar adalah masyarakat penyembah<br \/>\nberhala, dan dalam waktu singkat dalam sejarah, menjadi kerajaan yang terbesar<br \/>\ndan paling kuat di Eropa, dan mungkin yang paling kaya juga. Mereka melakukan ibadah<br \/>\nagama mereka yang adalah campuran dari ibadah falik dan berbagai bentuk<br \/>\npenyembahan berhala yang dipraktekkan di Asia dengan negara-negara Kafir<br \/>\nlainnya. Bentuk ibadah kafir ini berlanjut sampai abad ketujuh dalam bentuk yang<br \/>\nkeji dari tindakan seksual dan kemesuman yang berlebihan yang bagi orang-orang<br \/>\nKhazar merupakan bagian dari keyakinan agama mereka.<\/p>\n<p>Pada abad ketujuh, penguasa Khazar, Raja Bulan<br \/>\nmemutuskan untuk memindahkan agama masyarakatnya ke dalam salah satu dari<br \/>\nketiga agama ini yang memungkinkan: Yahudi, Kristen, atau Islam.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Setelah melalui pembelajaran sejarah melalui tiga<br \/>\nperwakilan dari tiga agama monoteistik ini, Raja Bulan memutuskan untuk<br \/>\nmengadopsi &#8220;Paham Talmud&#8221;, (seperti yang kemudian dikenal dan<br \/>\ndipraktekkan saat ini sebagai Agama Yahudi,) dibandingkan Islam dan Kristen dan<br \/>\n[agama Yahudi] menjadi agama negara yang baru.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Raja Bulan dan empat ribu bangsawan feodalnya segera<br \/>\nditobatkan oleh rabi yang dikirim dari Babel khusus untuk kegiatan tersebut.<br \/>\nIbadah falik dan semua bentuk lain dari penyembahan berhala yang ada telah<br \/>\ndilarang. Raja Khazar mengundang sejumlah besar Rabi dari Babel dan vacinity,<br \/>\nuntuk datang dan membuka sinagog dan sekolah-sekolah untuk mengajar penduduk mengenai<br \/>\nagama negara yang baru.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">. . . Selama masa ini Talmud ditambahkan atau diubah<br \/>\nuntuk melindungi agama negara mereka dari pengaruh agama lain dari luar dan<br \/>\nuntuk mencegah mereka kembali ke model ibadah keji mereka yang sebelumnya.<sup>10<\/sup><\/p>\n<table align=\"right\" border=\"0\" cellspacing=\"5\" height=\"354\" width=\"357\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-left: 10px\" alt=\"Kerajaan Khazar pada puncak kekuasaannya.\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/Khazarian-empire-z-3.png\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Kerajaan Khazar pada puncak kekuasaannya.<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Karena orang-orang Khazar tidak memiliki bahasa yang<br \/>\ntertulis, gaya bahasa pribadi \u201corang-orang Yahudi\u201d sekarang menggunakan<br \/>\nkarakter huruf Ibrani untuk membuat bunyi dari bahasa ibu mereka dalam bentuk<br \/>\ntulisan. Itu diturunkan sampai hari ini di dunia moderen dan dikenal sebagai Yiddish.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Kebanyakan orang yang disebut Yahudi yang sebagian<br \/>\nbesar terlibat dalam berbagai gerakan-gerakan anti-kristus ini berasal dari<br \/>\nsekelompok bangsa-bangsa lain yang dikenal dengan sebutan kaum Khazar Yahudi.<br \/>\nMereka masuk agama Yahudi, tetapi sama sekali mereka tidak berasal dari<br \/>\nketurunan Abraham. Pada zaman sekarang, mereka begitu giat menutupi fakta kuno<br \/>\nini dan ketika mereka dihadapkan dengan fakta bahwa mereka bukan orang Yahudi<br \/>\nasli mereka meneriakkan anti-Semitisme. Agar lebih terlindung dari pengawasan masyarakat<br \/>\numum, mereka membentuk Liga Anti-Pencemaran Nama Baik Yahudi untuk mempolisikan<br \/>\ndan membebaskan dunia dari siapa pun yang mencoba untuk mengekspos atau mempertanyakan<br \/>\npraktek kafir atau hak-hak mereka pada Tanah Perjanjian.<sup>11<\/sup><\/p>\n<p>Sementara banyak orang dengan mengejutkan telah<br \/>\nmenganggap bahwa &#8220;Orang-orang Yahudi&#8221; adalah keturunan-darah Abraham,<br \/>\nkaum Khazar-Yahudi sendiri mengetahui kebenaran sejarah mereka. Harold Wallace<br \/>\nRosenthal, seorang Yahudi, adalah seorang pembantu senior dari Jacob K. Javits-seorang<br \/>\nSenator Amerika Serikat, yang juga adalah Yahudi. Pada tahun 1976, Rosenthal<br \/>\nmemberikan sebuah wawancara di mana ia dengan sombong mengungkapkan agenda<br \/>\nYahudi\/Zionis yang berlangsung di dunia pada saat ini. Sambil menyombongkan<br \/>\ndiri pada kebodohan orang-orang Amerika yang bukan Yahudi yang hanya menjadi<br \/>\npion di mata orang Yahudi, Rosenthal menyatakan: &#8220;Ini adalah keajaiban<br \/>\nbahwa orang-orang Amerika tidak bangkit dan mengusir setiap orang Yahudi yang<br \/>\nada di negara ini.&#8221;<\/p>\n<p>Pewawancara, Weisman, begitu terkejut pada apa yang<br \/>\nia dengar dari Rosenthal sehingga pada akhirnya dia merasa terdorong untuk menyatakan<br \/>\nprotes.<\/p>\n<p class=\"indenttext\"><strong>Weisman:<\/strong> &#8220;Menurut penelitian<br \/>\nilmiah terbaru, nenek moyang anda bukanlah orang Israel tetapi orang Mongolia<br \/>\ndan orang Asia dari Eropa Timur dan Asia Barat sehingga nenek moyang anda<br \/>\nberada ribuan mil jauhnya dari Tanah Suci. Mereka tidak pernah melihat Tanah<br \/>\nSuci adalah bukti bahwa kaum anda bukanlah orang-orang pilihan Tuhan.&#8221;<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\"><strong>Rosenthal<\/strong>: &#8220;Jadi kenapa? Apa<br \/>\nbedanya?&#8221;<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\"><strong>Weisman<\/strong>: &#8220;Kita telah diajarkan<br \/>\nkebohongan besar selama bertahun-tahun bahwa orang Yahudi adalah orang-orang<br \/>\npilihan Tuhan sehingga itu membuat perbedaan. Perbedaan yang sangat serius.&#8221;<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\"><strong>Rosenthal<\/strong>: &#8220;Apa bedanya?&#8221;<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\"><strong>Weisman<\/strong>: &#8220;Apakah itu tidak<br \/>\nmembuktikan bahwa sebagian besar orang-orang Yahudi saat ini aslinya adalah orang-orang<br \/>\nKhazar. Nenek moyang anda tidak pernah menginjak tanah di mana Kristus berjalan.<br \/>\nMereka tidak pernah tahu Yerusalem dan Palestina jadi bagaimana bisa anda . . .<br \/>\n [Mr. Rosenthal menyela saya.]<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\"><strong>Rosenthal<\/strong>: [berteriak sangat keras]<br \/>\n&#8220;Apa bedanya sekarang?&#8221;<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\"><strong>Weisman<\/strong>: &#8220;Saya menemukan<br \/>\nbegitu banyak hal yang telah anda katakan adalah menjijikkan dan . . . ada<br \/>\nbegitu banyak hal yang anda katakan yang membuat orang-orang awam tidak percaya<br \/>\nkepada anda, mereka mungkin tidak percaya apa yang anda katakan dalam wawancara<br \/>\nini&#8230;&#8221; [Mr. Rosenthal menyela lagi]<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<table align=\"right\" border=\"0\" cellspacing=\"5\" height=\"203\" width=\"218\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-left: 10px\" alt=\"bendera Israel\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/israeli-flag-z-3.png\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Lambang pada bendera Israel, dikenal dengan nama &#8220;bintang Daud,&#8221;<br \/>\nyang sebenarnya adalah, &#8220;bintang Saturnus&#8221; &#8211; sebuah simbol agama berhala.<br \/>\nArti mistisnya adalah: &#8220;Di atas, sama seperti di bawah.&#8221;<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"indenttext\"><strong>Rosenthal<\/strong>: &#8220;Itulah sebabnya kita<br \/>\nmemegang kontrol pada saat ini. Salah satu alasan yang kaum anda tidak percaya<br \/>\nadalah bahwa mustahil bagi kaum atau ras manapun untuk mencapai apa yang kami<br \/>\nmiliki dalam beberapa ratus tahun ini. Bangsa-bangsa lain itu bodoh. Kami<br \/>\nsangat cerdas. Saya akan menjadi orang yang sangat penting di dalam dan di sekitar<br \/>\nWashington dan saya berniat untuk menjadi negarawan terkemuka. Anda akan<br \/>\nmendengar dan membaca tentang saya di masa depan. Saya masih muda dan memiliki<br \/>\nkeberanian untuk menceritakan lebih banyak hal daripada yang orang Yahudi lain berani<br \/>\nkatakan kepada anda secara terbuka. Banyak dari apa yang telah saya katakan<br \/>\nadalah bagian dari sifat asli dan tak terlihat orang Yahudi.&#8221;<sup>12<\/sup><\/p>\n<p>Dengan sangat mengejutkan bahwa politisi muda yang<br \/>\nbaru naik daun ini, Howard W. Rosenthal, dibunuh dalam keadaan yang dipertanyakan<br \/>\nbeberapa bulan kemudian.<\/p>\n<p>Tujuan dari orang-orang Yahudi-Zionis-Khazar adalah untuk<br \/>\nmenguasai dunia melalui <em>pengakuan<\/em><br \/>\nmereka sebagai keturunan Abraham. Memang, orang-orang keturunan Israel memiliki<br \/>\nklaim terkuat pada Yerusalem. Jadi, dengan menyembunyikan ambisi mereka untuk menguasai<br \/>\ndunia di bawah sebuah asumsi dalam kaitannya dengan orang Israel, kaum Yahudi-Zionis-Khazar<br \/>\nmemiliki klaim terkuat pada Yerusalem.<\/p>\n<p>Orang-orang Yahudi mengajarkan bahwa setelah Bait<br \/>\nSuci tersebut dibangun dan raja keturunan Daud sekali lagi duduk di atas takhta<br \/>\nIsrael, Mesias akan datang dan mereka akan menguasai dunia. Seperti yang Rabi<br \/>\nAryeh Kaplan katakan, &#8220;Di Yerusalem, orang-orang Yahudi akan ditetapkan sebagai<br \/>\nguru rohani dan moral bagi semua umat manusia. Pada saat itu, Yerusalem akan<br \/>\nmenjadi ibukota rohani bagi seluruh umat manusia.&#8221;<sup>13<\/sup><\/p>\n<h4><strong>Harapan Agama Kristen<\/strong><\/h4>\n<p>Banyak orang Kristen tanpa sadar menjadi pembantu<br \/>\ndalam usaha memajukan agenda Zionis untuk menguasai seluruh dunia. Harapan<br \/>\nterindah semua orang Kristen, janji yang mereka telah pegang selama hampir<br \/>\n2.000 tahun adalah bahwa suatu hari nanti Sang Juruselamat akan kembali ke<br \/>\nbumi. Sebagian besar orang Kristen juga percaya bahwa Yerusalem memainkan peran<br \/>\npenting pada hari-hari terakhir sejarah bumi sebelum <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/kedatangan-kedua-bagian-1-reuni-kemenangan.html\">Kedatangan Kedua<\/a> Yesus Kristus.<\/p>\n<p>Seperti orang-orang Yahudi, orang-orang ini percaya<br \/>\nbahwa Bait Suci harus dibangun kembali sebelum Kedatangan Kedua. Mereka juga menunggu<br \/>\nkembalinya &#8220;orang-orang Yahudi&#8221; (yang mereka asumsikan adalah orang<br \/>\nIsrael karena keturunan) ke tanah Israel. Untuk alasan ini, banyak orang<br \/>\nKristen yang mendukung Israel sebagai negara merdeka. Sebuah Negara Yahudi<br \/>\nindependen diperlukan untuk memenuhi harapan apokaliptik mereka.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Orang-orang Kristen ingin agar Bait Suci dibangun<br \/>\nkembali karena itu berarti bahwa kedatangan Yesus yang kedua menjadi semakin<br \/>\ndekat. Kelompok-kelompok Yahudi senang menerima pernyertaan mereka karena itu merupakan<br \/>\ndukungan bagi Israel serta bantuan keuangan yang signifikan bagi organisasi<br \/>\nmereka dan bagi Israel itu sendiri.<sup>14<\/sup><\/p>\n<p>Orang-orang Yahudi begitu senang menerima bantuan orang-orang<br \/>\nKristen ketika bantuan tersebut sesuai dengan tujuan mereka sendiri. Yang diabaikan<br \/>\noleh orang banyak adalah bahwa orang Kristen percaya bahwa hukum Musa telah dihapuskan<br \/>\ndi atas salib. Meskipun demikian, mereka terus bekerja sama dengan tujuan Zionis\/Yahudi<br \/>\nmemulihkan Bait Suci karena keyakinan mereka bahwa orang-orang Yahudi secara<br \/>\nkeseluruhan akan bertobat dan menjadi Kristen selama masa tujuh tahun kesukaran<br \/>\nsebelum Kedatangan Yesus yang kedua.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Menganggap bahwa hukum Musa tidak lagi diperluhkan adalah<br \/>\nmeniadakan semua hal yang dipelajari oleh para rabi dan meniadakan nilai segala<br \/>\nsesuatu yang mereka percaya dan ajarkan. Satu-satunya kesimpulan yang bisa ditarik<br \/>\noleh seseorang adalah bahwa penerimaan dukungan lanjutan dari fundamentalis<br \/>\nKristen oleh para rabi Ortodoks ini yang ingin membangun kembali Bait Suci<br \/>\nadalah sebuah tindakan sinis yang mengherankan. Kelompok fundamentalis Kristen yang<br \/>\nterus memberikan dukungan mereka melakukan tindakan yang naif, yang<br \/>\nmengherankan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Yang dipilih untuk ditolak oleh kedua kelompok ini<br \/>\nadalah usaha orang-orang Kristen yang ingin menobatkan semua orang Yahudi menerima<br \/>\nKristus sebagai Mesias pada akhir zaman. Dalam benak orang-orang Kristen<br \/>\nfundamentalis, orang-orang Yahudi yang tidak menerima Kristus akan binasa. . .<br \/>\n.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">John Hagee, dalam bukunya <em>From Daniel to <\/em>Doomsday,. . . [menjelaskan] bahwa pada akhirnya<br \/>\norang-orang Yahudi akan bertobat dan menerima Yesus sebagai Mesias; dengan kata<br \/>\nlain, mereka akan ditobatkan masuk Kristen.<sup>15<\/sup> Dan menjelaskan bahwa<br \/>\nYesus akan memenangkan <a href=\"\/end-time-prophecy\/apakah-armagedon-itu.html\">perang Armagedon<\/a> pada akhir zaman, dia<br \/>\nmenulis:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Hati orang-orang Yahudi \u2013 cemburu kepada Tuhan<br \/>\nkarena intervensi-Nya &#8211; akan sepenuhnya kembali kepada Tuhan mereka yang<br \/>\nsebenarnya. Pada saat itu, Israel akan memandang kepada Mesias mereka dan<br \/>\nmengakui. . . . Yesus Kristus, Mesias yang sejati. . . akan memerintah dan berkuasa<br \/>\nselamanya dari kota Yerusalem, kota Tuhan.&#8221;<sup>16,17<\/sup><\/p>\n<p>Seperti halnya umat Muslim yang terbagi menjadi dua<br \/>\nkubu oleh keyakinan mereka yang berbeda mengenai waktu penampilan Mahdi, demkian<br \/>\njuga dengan &#8220;kaum Yahudi&#8221; terbagi menjadi mereka yang merupakan keturunan<br \/>\nberdarah Abraham dan orang-orang yang berdarah Khazar yang hanya <em>mengaku<\/em> sebagai keturunan langsung dari<br \/>\nAbraham, sehingga umat Kristen yang memandang pada Yerusalem untuk pemenuhan<br \/>\nharapan apokaliptik mereka juga terbagi berdasarkan struktur keyakinan atau<br \/>\nagenda-agenda pribadi mereka sendiri.<\/p>\n<h4><strong>Protestan<\/strong><\/h4>\n<p>Protestan injili adalah termasuk golongan yang<br \/>\npaling terbuka menyatakan dukungan kepada Israel sebagai negara merdeka. Mereka<br \/>\nmemberikan persembahan untuk mendukung Israel dan menanti pembangunan Bait Suci<br \/>\nkembali sebagai sebuah penggenapan nubuatan.<\/p>\n<p class=\"indenttext\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"\" alt=\"pengkhotbah evangelis\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 5px; margin-right: 15px\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/evangelical-preacher-z-3.png\" align=\"left\" height=\"357\" width=\"425\">Umat yang mengasihi Israel seperti ini bukan<br \/>\ndisebabkan karena menyukai agama Yahudi melainkan dari sebuah keyakinan bahwa <em>pembentukan Israel sebagai sebuah negara<br \/>\nbenar-benar membuktikan keakuratan interpretasi nubuatan mereka dan merupakan kejadian<br \/>\nyang pertama dari serangkaian peristiwa yang akan berujung pada Kedatangan<br \/>\nKedua, di mana Yesus akan berkuasa dari Yerusalem, dan akan membawa pertobatan<br \/>\nkaum Yahudi menjadi Kristen.<\/em> Karena keyakinan ini, pendukung Israel<br \/>\nfundamentalis ini sebenarnya sedang memainkan permainan yang sangat berbahaya.<br \/>\nDukungan keuangan yang mereka sekarang terima sangat mungkin akan berubah<br \/>\nmenjadi beban yang berat dikemudian hari.<sup>18<\/sup><\/p>\n<p>Menurut kepercayaan orang-orang ini,<br \/>\nperistiwa-peristiwa Yerusalem adalah pusat skenario Hari Kiamat. Beberapa<br \/>\n&#8220;tanda-tanda zaman&#8221; yang ditunjukkan oleh mereka yang memegang<br \/>\nkeyakinan ini adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Israel Lahir Kembali pada 15<br \/>\nMei 1948, dan Bait Suci dibangun kembali (Organisasi Sanhedrin dihidupkan<br \/>\nkembali pada 12 Januari 2005, dan Bait Suci adalah prioritas no.1 mereka).<\/li>\n<li>Kaum Yahudi dari berbagai keturunan<br \/>\nkembali ke Israel.<\/li>\n<li>Yerusalem tidak lagi<br \/>\ndikuasai oleh bangsa-bangsa lain \u2013 Perang Enam Hari \u2013 tahun 1967.<sup>19<\/sup><\/li>\n<\/ul>\n<p>Para pengkhotbah mengutip janji dari Perjanjian Lama<br \/>\nyang diberikan kepada Israel kuno dan menerapkannya pada Israel moderen.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Sebab<br \/>\nTuhan<sup>20<\/sup> akan menyelamatkan Sion dan membangun kota-kota Yehuda,<br \/>\nsupaya orang-orang diam di sana dan memilikinya. (Mazmur 69:35, KJV)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Engkau sendiri akan bangun,<br \/>\nakan menyayangi Sion, sebab sudah waktunya untuk mengasihaninya, sudah tiba<br \/>\nsaatnya . . . Maka bangsa-bangsa menjadi takut akan nama TUHAN, dan semua raja<br \/>\nbumi akan kemuliaan-Mu, bila TUHAN sudah membangun Sion, sudah menampakkan diri<br \/>\ndalam kemuliaan-Nya. . . . apabila berkumpul bersama-sama bangsa-bangsa dan<br \/>\nkerajaan-kerajaan untuk beribadah kepada TUHAN. (Mazmur 102: 13, 15-16, 22, KJV)<\/p>\n<p>Banyak juga ayat-ayat yang diperuntukkan pada masa<br \/>\ndepan di dalam Bumi yang Baru <em>setelah<\/em><br \/>\nKedatangan Kedua telah dipakai keluar dari konteks untuk diterapkan pada Israel<br \/>\nmoderen.<\/p>\n<p class=\"indenttext\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"mempelajari Alkitab\" style=\"margin-top: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 10px\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/Reading.png\" align=\"right\" height=\"395\" width=\"276\">TUHAN semesta alam [akan]<br \/>\nturun berperang untuk mempertahankan gunung Sion dan bukitnya. Seperti burung<br \/>\nyang berkepak-kepak melindungi sarangnya, demikianlah TUHAN semesta alam akan<br \/>\nmelindungi Yerusalem, ya, melindungi dan menyelamatkannya, memeliharanya dan<br \/>\nmenjauhkan celaka. (Yesaya 31: 4, 5, KJV)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Bangkitlah, menjadi<br \/>\nteranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. . . Bangsa-bangsa<br \/>\nberduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit<br \/>\nbagimu. Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua datang<br \/>\nberhimpun kepadamu: . . . anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan<br \/>\nanak-anakmu perempuan digendong. Orang-orang asing akan membangun tembokmu, dan<br \/>\nraja-raja mereka akan melayani engkau; sebab dalam murka-Ku Aku telah menghajar<br \/>\nengkau, namun Aku telah berkenan untuk mengasihani engkau. Pintu-pintu<br \/>\ngerbangmu akan terbuka senantiasa, baik siang maupun malam tidak akan tertutup,<br \/>\nsupaya orang dapat membawa kekayaan bangsa-bangsa kepadamu, sedang raja-raja<br \/>\nmereka ikut digiring sebagai tawanan. Sungguh, bangsa dan kerajaan yang tidak<br \/>\nmau mengabdi kepadamu akan lenyap; bangsa-bangsa itu akan dirusakbinasakan. . .<br \/>\n. Anak-anak orang-orang yang menindas engkau akan datang kepadamu dan tunduk,<br \/>\ndan semua orang yang menista engkau akan sujud menyembah telapak kakimu; mereka<br \/>\nakan menyebutkan engkau &#8220;kota TUHAN&#8221;, &#8220;Sion, milik Yang<br \/>\nMahakudus, Allah Israel.&#8221; (Yesaya 60: 1, 3-4, 10-12, 14, KJV)<\/p>\n<p>Orang-orang akan diyakinkan ketika para pengkhotbah<br \/>\nmereka mengutip Maleakhi 3: 6 sebagai bukti bahwa jannji-janji dalam Perjanjian<br \/>\nLama akan tetap digenapi pada Israel moderen. &#8220;Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah.&#8221; (Maleakhi 3: 6, KJV)<br \/>\nOrang-orang didesak untuk &#8220;Berdoa bagi kesejahteraan Yerusalem&#8221;<br \/>\n(Mazmur 122: 6a) karena &#8220;biarlah<br \/>\norang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa&#8221; (Mazmur 122: 6b). Uang dalam jumlah<br \/>\nbesar yang diambil dari orang-orang Kristen (yang diterima oleh orang-orang<br \/>\nYahudi dengan semangat) ketika pendeta-pendeta mereka mengatakan kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Berbahagialah dia yang memberkati engkau [Israel], dan terkutuklah orang<br \/>\nyang mengutuk engkau&#8221; (Bilangan 24: 9b, KJV)<\/p>\n<p>Ayat-ayat favorit lainnya yang dikutip untuk<br \/>\nmendukung keyakinan mereka pada pemulihan, kekuatan negara Israel adalah ayat-ayat<br \/>\nyang diberikan kepada Daud yang menjanjikan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Dialah [Daud] yang akan<br \/>\nmendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk<br \/>\nselama-lamanya. . . . Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya<br \/>\ndi hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya.&#8221; (2 Samuel 7: 13, 16, KJV)<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Aku tidak akan melanggar<br \/>\nperjanjian-Ku, dan apa yang keluar dari bibir-Ku tidak akan Kuubah. Sekali Aku<br \/>\nbersumpah demi kekudusan-Ku, tentulah Aku tidak akan berbohong kepada Daud:<br \/>\nAnak cucunya akan ada untuk selama-lamanya, dan takhtanya seperti matahari di depan<br \/>\nmata-Ku, seperti bulan yang ada selama-lamanya, suatu saksi yang setia di<br \/>\nawan-awan.<br \/>\n(Mazmur 89: 34-37, KJV)<\/p>\n<p>Banyak sekali orang tulus yang tidak memperhatikan dalam<br \/>\nupaya mereka untuk &#8220;memberkati&#8221; bangsa Israel supaya mereka, pada<br \/>\ngilirannya, akan diberkati, bahwa pada faktanya <em>semua<\/em> janji-janji Yahuwah diberikan <em>pada kondisi ketaatan<\/em>. Sama seperti orang Israel pada zaman Kristus<br \/>\nmengutip Alkitab yang membicarakan tentang Kedatangan Kedua-Nya dan menerapkannya<br \/>\npada Kedatangan pertama-Nya, begitu banyak orang tulus pada hari ini menggunakan<br \/>\nayat-ayat Kitab Suci yang berlaku pada bumi di masa depan yang baru dan<br \/>\nkeabadian dan menerapkannya kembali pada bangsa Israel moderen.<\/p>\n<p>Fakta sesungguhnya bahwa Yerusalem benar-benar<br \/>\nhancur dan orang-orangnya tercerai berai pada tahun 70 M menjadi bukti yang<br \/>\nmeyakinkan bahwa panjang-sabarnya Yahuwah akhirnya dikeluarkan pada kaum Israel<br \/>\npemberontak yang terus menerus mengeraskaan hati, dan &#8220;keras kepala&#8221; itu.<br \/>\nRasul, Paulus, dengan tegas menolak pola pikir eksklusif kaum Israel pada<br \/>\nzamannya yang menyatakan bahwa janji-janji itu bukan bagi siapa pun kecuali kaum<br \/>\nIsrael.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Dan Kitab Suci, yang<br \/>\nsebelumnya mengetahui, bahwa Yahuwah membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh<br \/>\nkarena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham:<br \/>\n&#8220;Olehmu segala bangsa akan diberkati.&#8221; Jadi mereka yang hidup dari<br \/>\niman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu. . . . Sebab kamu semua adalah anak-anak Yahuwah karena iman<br \/>\ndi dalam Yahushua.  . . . Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi [kaum Israel]<br \/>\natau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau<br \/>\nperempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Yahushua. Dan jikalau kamu<br \/>\nadalah milik Yahushua, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak<br \/>\nmenerima janji itu. (Lihat Galatia 3: 8-9, 26, 28-29)<\/p>\n<p>Walaupun Paulus memelihara Sabat yang sejati dan<br \/>\nsemua perayaan-perayaan tahunan, dia menulis dengan panjang lebar melawan praktek<br \/>\nsunat yang masih terus berlanjut seperti itu yang merupakan bagian dari pengorbanan<br \/>\ndarah Perjanjian yang telah digenapi di atas kayu salib. Karena itu, banyak<br \/>\norang yang mempromosikan kembalinya &#8220;orang-orang Yahudi&#8221; ke Yerusalem<br \/>\ndan yang percaya bahwa Bait Suci harus dibangun kembali agar Yesus datang,<br \/>\ntelah menolak tulisan-tulisan Paulus. Mereka menyatakan bahwa Paulus<br \/>\nmengajarkan &#8220;Injil yang lain&#8221; dan dia adalah seorang anti-kristus.<\/p>\n<p>Harapan palsu lain yang diajarkan secara luas tetapi<br \/>\ntanpa dukungan Alkitab adalah <a href=\"\/winds-of-doctrine\/pengangkatan-rahasia-senjata-rahasia-setan.html\">teori Pengangkatan<\/a>. Keyakinan ini menyatakan<br \/>\nbahwa Sang Juruselamat akan datang diam-diam dan &#8220;mengangkat&#8221; orang-orang<br \/>\npilihan-Nya keluar dari dunia untuk menyelamatkan mereka dari tujuh tahun<br \/>\nKesengsaraan. Hal ini dikenal dengan nama pengangkatan pra-Tribulasi. Dalam<br \/>\nmasa selama tujuh tahun kesusahan besar inilah mereka berharap semua orang<br \/>\nYahudi akan bertobat dan menerima Yesus Kristus sebagai Mesias yang sejati.<br \/>\nPada akhir tujuh tahun, mereka, bersama Kristus, akan datang dengan penuh<br \/>\nkemenangan ke bumi untuk memerintah selama 1.000 tahun dalam kedamaian.<\/p>\n<p>Inilah kunci protestan injili mendukung paham<br \/>\nZionis. Mereka memberikan kebebasan karena mereka percaya pada pertobatan akhir<br \/>\ndari semua orang Yahudi.<\/p>\n<h4><strong>Katolik Roma<\/strong><\/h4>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"\" alt=\"Paus Benediktus XVI\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 10px\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/pope-benedict-z-3.png\" align=\"left\" height=\"407\" width=\"275\">Paus selalu menginginkan Yerusalem. Perang Salib telah<br \/>\nmengakibatkan pembantaian tanpa ampun banyak sekali umat Islam, Ibrani dan<br \/>\nKristen kerasulan. Satu-satunya tujuan mereka adalah untuk merebut Yerusalem bagi<br \/>\nPaus sehingga dia bisa memerintah dari sana. (Kepausan telah bergerak semakin<br \/>\ndekat untuk mencapai tujuan ini) Tahta Suci selalu ingin mendominasi dunia<br \/>\nsecara menyeluruh.<\/p>\n<p>Setelah konsili Vatikan II pada tahun 1960, kepausan<br \/>\nmulai merayu gereja-gereja Kristen lainnya. Upaya untuk bersatu dengan<br \/>\n&#8220;saudara-saudara yang terpisah&#8221; begitu sukses sehingga ada banyak<br \/>\n&#8220;pertobatan&#8221; yang dilakukan oleh berbagai kalangan Protestan,<br \/>\ntermasuk pendeta-pendeta Episkopal, menjadi penganut agama Katolik. Walaupun Gereja<br \/>\nMasehi Advent Hari Ketujuh menerbitkan buku yang menyebut paus &#8220;manusia berdosa&#8221;<br \/>\ndan menyatakan, &#8220;Ini adalah kemunduran gereja yang mengurangi jarak antara<br \/>\ndirinya dan Kepausan&#8221;<sup>21<\/sup> mereka juga telah membuat pernyataan<br \/>\nmengakui paham Katolik yang tak perna dibayangkan oleh para pendiri keyakinan<br \/>\nmereka.<\/p>\n<p>Pada tanggal 18 Mei 1977, Dr. BB Beach, Sekretaris Divisi<br \/>\nEropa Utara &#8211; Afrika Barat dari Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, telah<br \/>\nmelakukan pertemuan pribadi dengan Paus Paulus VI di mana Beach secara resmi memberikan<br \/>\nkepada paus sebuah medali emas dari Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. (<em>Lihat Review &amp; Herald<\/em>, 11 Agustus<br \/>\n1977, hal. 23.)<\/p>\n<table align=\"right\" border=\"0\" cellspacing=\"5\" height=\"158\" width=\"239\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"Medali yang diberikan kepada Paus Paulus VI oleh Pejabat Gereja Advent Hari Ketujuh, B.B. Beach.\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/sda-medal-3.png\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Medali yang diberikan kepada Paus Paulus VI oleh Pejabat Gereja Advent Hari Ketujuh, B.B. Beach.<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Yohanes Paulus II, yang terpilih menjadi paus pada<br \/>\ntahun 1978, melakukan perjalanan internasional lebih banyak dari paus-paus<br \/>\nsebelumnya. Perjalanan ini bertujuan untuk mendamaikan Tahta Suci dengan \u201csaudara-saudaranya<br \/>\nyang terpisah\u201d. Usahanya begitu sukses sehingga pada tahun 1994 dilakukan<br \/>\npenandatanganan sebuah dokumen penting berjudul, <em>Protestan Injili dan Katolik Bersama-sama: Misi Kekristenan di Milenium<br \/>\nKetiga<\/em>.<sup>22<\/sup> Sebuah kemenangan yang lebih mengejutkan datang ketika<br \/>\npemimpin patriarkat Ortodoks Rusia dan Yunani membuat konsesi untuk Tahta Suci.<\/p>\n<table align=\"left\" border=\"0\" cellspacing=\"5\" height=\"0\" width=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"Paus Yohanes Paulus II mencium Quran (14 Mei 1999).\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/pope-koran-3.png\" border=\"0\" height=\"284\" width=\"420\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Paus Yohanes Paulus II mencium Quran (14 Mei 1999).<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Tapi upaya kepausan untuk menyatukan dunia, dengan<br \/>\nPaus sebagai &#8220;penjamin&#8221; dari semua agama yang berbeda, tidak berhenti<br \/>\nhanya pada berbagai denominasi Kristen. Pada tahun 1979, Paus Yohanes Paulus II<br \/>\nmengunjungi Masjid Hagia Sophia di Istanbul dan satu lagi di Damaskus, Suriah<br \/>\npada tahun 2001. Pada tahun 1999, Yohanes Paulus juga mencium Alquran, sebuah hadiah<br \/>\nyang diberikan karena mengunjungi Imam-imam Muslim. Pada tanggal 21-26 Maret tahun<br \/>\n2000, usahanya untuk menyatukan agama-agama dunia mencapai klimaks dengan sebuah<br \/>\nperjalanan ke Yerusalem. Seperti dirangkum dalam sebuah artikel yang<br \/>\nditerbitkan oleh JewishVirtualLibrary.org:<\/p>\n<p>Paus Yohanes Paulus II tiba di Israel 21 Maret 2000,<br \/>\nuntuk kunjungan bersejarah selama lima-hari, di mana <em>dia mengunjungi tempat-tempat suci dari tiga agama besar<\/em> dan<br \/>\nbertemu dengan para pemimpin politik Israel dan Pimpinan Rabi. Meskipun<br \/>\nseolah-olah perjalanan ini terfokus pada agama, Paus juga menyinggung isu-isu<br \/>\npolitik, memberkati Israel, mengungkapkan dukungan untuk mendirikan sebuah<br \/>\nnegara Palestina dan meminta maaf atas dosa-dosa yang dilakukan oleh<br \/>\norang-orang Kristen terhadap Yahudi.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Dalam pertemuan dengan Presiden Ezer Weizman pada<br \/>\ntanggal 23 Maret, Paus memberkati Israel, suatu tindakan yang dilihat oleh<br \/>\nbanyak orang Israel <em>sebagai sebuah pengakuan<br \/>\nakhir gereja pada negara mereka<\/em>. Selama berabad-abad, Gereja Katolik<br \/>\nmengajarkan bahwa pengasingan orang Yahudi adalah hukuman atas kematian Yesus.<br \/>\n. . .<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<table align=\"right\" border=\"0\" cellspacing=\"5\" height=\"313\" width=\"358\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"Yohanes Paulus II, menyelipkan kertas doa ke dalam Tembok Ratapan, Yerusalem\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/pope-wailing-wall-3.png\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Yohanes Paulus II, menyelipkan kertas doa ke dalam Tembok Ratapan, Yerusalem<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p class=\"indenttext\">Pidato Yad Vashem [yang disampaikan oleh Paus]<br \/>\ndipandang <em>sebagai puncak dari upaya<br \/>\nYohanes Paulus untuk mendamaikan Kristen dan Yahudi<\/em>. Dia adalah paus<br \/>\npertama yang mengunjungi kamp kematian Nazi di Auschwitz dan menghadiri ibadah<br \/>\ndi sebuah sinagog Roma. Pada tahun 1998, Vatikan mengeluarkan sebuah dokumen mengenai<br \/>\nHolocaust, dan pada awal Maret, sebelum berangkat dalam kunjungannya ke Timur<br \/>\nTengah, Paus meminta maaf atas dosa-dosa orang-orang Kristen sepanjang sejarah,<br \/>\ntermasuk dosa terhadap orang-orang Yahudi.<sup>23<\/sup><\/p>\n<p>Paus Benediktus XVI, meneruskan jejak pendahulunya.<br \/>\nPada tanggal 20 November 2006, Paus berdoa di sebuah masjid Muslim.<\/p>\n<p>Dalam sikap penghormatan kepada kaum Muslim di Turki<br \/>\ndan di seluruh dunia, Paus Benediktus XVI berdoa di Masjid Biru yang terkenal<br \/>\ndi Istanbul, ini merupakan kunjungan pertama Paus ke tempat ibadah umat Islam. Ketika<br \/>\npaus berjalan dengan Mustafa Cagrici, mufti agung Istanbul, menuju<br \/>\n&#8220;mihrab&#8221; kata kunci yang menunjukkan jalan menuju Mekah, mufti<br \/>\nmengatakan dia akan berdoa. Paus berdiri di sampingnya, menundukkan kepala dan dengan<br \/>\ndiam menggerakkan bibirnya selama sekitar satu menit. Pertemuan tanggal 30<br \/>\nNovember yang hangat dan ramah. . . .<sup>24<\/sup><\/p>\n<table align=\"left\" border=\"0\" cellspacing=\"5\" height=\"0\" width=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\"><img decoding=\"async\" style=\"margin-left: 0px\" alt=\"Benediktus XVI berdoa di Masjid Biru dengan Mustafa Cagrici, Mufti agung Istanbul\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/benedict-praying-muslims-3.png\" border=\"0\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center; font-size: 11px\"><strong><font color=\"#6699cc\"><\/p>\n<p>Benediktus XVI berdoa di Masjid Biru<br \/>\ndengan Mustafa Cagrici, Mufti agung Istanbul<\/p>\n<p><\/font><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Meskipun Gereja Katolik telah lama dituduh<br \/>\nmenganiaya orang-orang Yahudi karena telah menjadi &#8220;pembunuh-Kristus,&#8221;<br \/>\npada tahun 2011, Benediktus XVI membuat penolakan bahwa kaum Yahudi bertanggung<br \/>\njawab atas kematian Kristus. Pada 2 Maret 2011, Layanan Berita Reuters<br \/>\nmelaporkan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Paus Benediktus, dalam sebuah buku baru, secara<br \/>\npribadi telah membebaskan orang Yahudi dari tuduhan terhadap mereka sebagai<br \/>\nyang bertanggung jawab atas kematian Yesus Kristus, dan menyangkal konsep dari<br \/>\nkumpulan kesalahan yang telah menghantui hubungan Kristen-Yahudi selama<br \/>\nberabad-abad.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Kelompok Yahudi memuji langkah itu. Liga Anti-Pencemaran<br \/>\nNama Baik menyebutnya &#8220;momen penting dan bersejarah&#8221; dan berharap<br \/>\nbahwa itu akan membantu teologi yang rumit &#8220;menerjemahkan ke bangku-bangku<br \/>\ngereja&#8221; untuk meningkatkan dialog antar umat beragama di masyarakat.<sup>25<\/sup><\/p>\n<p>Tujuan terpenting yang membuat Gereja Katolik Roma merindukan<br \/>\npaham ekumene adalah keinginan untuk menguasai dunia dari Yerusalem.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Ada rumor bahwa strategi Gereja Katolik Roma adalah<br \/>\nuntuk membuka jalan menuju Agama Dunia Baru sehingga mereka akan berada dalam<br \/>\nposisi utama untuk memiliki kekuasan hukum setelah penggabungan semua agama dan<br \/>\nsekte yang digabungkan menjadi satu. Rencana tersembunyi penggabungan ini<br \/>\nadalah bagi Gereja Katolik bertujuan untuk mendapatkan dominasi dan kekuatan<br \/>\ndunia.<sup>26<\/sup><\/p>\n<p>Sebagaimana pengakuannya sebagai &#8220;wakil<br \/>\nKristus,&#8221; Paus bahkan memiliki gelar &#8220;Paus Tuhan Allah.&#8221; Rasul<br \/>\nPaulus memperingatkan kesesatan akhir zaman ini ketika dia menulis kepada<br \/>\njemaat di Tesalonika:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Janganlah kamu memberi<br \/>\ndirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari<br \/>\nitu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia<br \/>\ndurhaka, yang harus binasa, yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala<br \/>\nyang disebut atau yang disembah sebagai Eloah. Bahkan ia duduk di Bait Yahuwah<br \/>\ndan mau menyatakan diri sebagai Eloah . . . Dan sekarang kamu tahu apa yang<br \/>\nmenahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah<br \/>\nditentukan baginya. Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja,<br \/>\ntetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan,<br \/>\npada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Yahushua<br \/>\nakan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia<br \/>\ndatang kembali. Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan<br \/>\ndisertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu,<br \/>\ndengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena<br \/>\nmereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka. (Lihat 2 Tesalonika 2: 3-4,<br \/>\n6-10)<\/p>\n<p>Penjelasan yang diinspirasi dari Surga atas bentuk<br \/>\ndan tujuan dari kepausan ini segera diikuti dengan peringatan serius yang<br \/>\ndiinspirasi dari Surga:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Dan itulah sebabnya Yahuwah<br \/>\nmendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta,<br \/>\nsupaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka<br \/>\nkejahatan. (Lihat<br \/>\n2 Tesalonika 2: 11, 12.)<\/p>\n<p>Keyakinan bahwa Yerusalem sangat penting dalam<br \/>\npemenuhan nubuatan apokaliptik adalah salah satu kebohongan terbesar Setan yang<br \/>\npaling sukses. Keseriusannya ditemukan dalam kenyataan bahwa itu dipeluk oleh<br \/>\ntiga agama terbesar di dunia. Setiap agama, dan masing-masing kelompok dalam<br \/>\nagama itu, memiliki variasi kebohongan yang dibuat untuk dan oleh Raja<br \/>\nKebohongan (Lucifer) sendiri.<\/p>\n<p>Bekerja melalui keyakinan palsu yang ia sendiri<br \/>\ntelah tanamkan dalam pikiran manusia, Setan berusaha untuk mencapai tujuan<br \/>\nkesombongan aslinya, yang dibuat pada saat kejatuhannya di surga. Kesombongan ini<br \/>\ntelah diabadikan di dalam Alkitab sebagai peringatan bagi kita yang menghadapi<br \/>\ntibanya hari kiamat:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Wah, engkau sudah<br \/>\njatuh dari langit, hai Lusifer, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh<br \/>\nke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa! Engkau yang tadinya berkata dalam<br \/>\nhatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi<br \/>\nbintang-bintang [Yahuwah], dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh<br \/>\ndi sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak<br \/>\nmenyamai Yang Mahatinggi! (Yesaya 14: 12-14, KJV)<\/p>\n<p>Prinsip ganda kerajaan Setan adalah: 1) kepalsuan<br \/>\ndan, ketika itu gagal, 2) kekuatan. Semua dari ketiga<br \/>\nagama utama dunia ini telah bersalah dalam menggunakan kedua prinsip itu untuk<br \/>\ntujuan mendapatkan kekuasaan dan kontrol yang lebih besar atas rakyat banyak.<br \/>\nSetiap keyakinan yang mempromosikan Yerusalem, yang menyerukan untuk kembali ke<br \/>\nbagian yang istimewa dari tanah perjanjian ini, yang mengumpulkan sejumlah dana<br \/>\ndalam rangka pembangunan kembali sebuah Bait Suci di Yerusalem, adalah penipuan<br \/>\nyang telah direncanakan oleh Setan sendiri untuk menyatukan agama-agama dunia<br \/>\ndi bawah satu payung atau, sebaliknya, untuk &#8220;mencerai beraikan dan<br \/>\nmenaklukkan&#8221; orang-orang yang menolak untuk bersatu.<\/p>\n<p>Ketika Yahushua berada di bumi, para pengikut-Nya merindukan<br \/>\napa yang tepatnya sekarang telah dijanjikan di dalam kesesatan akhir zaman ini:<br \/>\nIsrael sebagai kekuatan dunia yang dominan, menghancurkan semua musuh-musuhnya.<br \/>\nPara imam dan penguasa pada zaman Yahushua pertama-tama mencari Dia dengan<br \/>\nharapan bahwa Dia akan memimpin bangsa Israel untuk menaklukkan orang-orang<br \/>\nRoma yang mereka benci. Mereka dengan cepat menolak Dia ketika mereka menyadari<br \/>\nbahwa Dia tidak punya niat seperti itu.<\/p>\n<p>Yahushua jelas mengajarkan bahwa kerajaan-Nya adalah<br \/>\nkerajaan rohani.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Atas pertanyaan orang-orang<br \/>\nFarisi, apabila Kerajaan Yahuwah akan datang, Dia menjawab, kata-Nya:<br \/>\n&#8220;Kerajaan Yahuwah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat<br \/>\nmengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya<br \/>\nKerajaan Yahuwah ada di antara kamu.&#8221; (Lihat Lukas 17: 20-21).<\/p>\n<p>Perkataan kebenaran ilahi ini adalah kutukan bagi<br \/>\norang Israel! Dihadapkan dengan kehancuran harapan ambisius mereka untuk mendominasi<br \/>\ndunia, mereka dengan cepat menolak Mesias mereka yang telah lama dinanti. Dengan<br \/>\nmenggunakan ambisi mereka sendiri sebagai senjata melawan Dia, mereka<br \/>\nmenuduh-Nya di hadapan Pilatus sebagai orang yang terlibat dalam tindakan<br \/>\nkejahatan dan pemberontakan melawan Roma. Namun, ketika Pilatus bertanya kepada<br \/>\nYahushua apakah tuduhan itu benar, Sang Juruselamat menegaskan kembali bahwa<br \/>\nkerajaan-Nya adalah kerajaan <em>rohani<\/em>.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Maka kembalilah Pilatus ke<br \/>\ndalam gedung pengadilan, lalu memanggil Yahushua dan bertanya kepada-Nya:<br \/>\n&#8220;Engkau inikah raja orang Yahudi?&#8221; Kata Pilatus: &#8220;Apakah aku<br \/>\nseorang Yahudi? Bangsa-Mu sendiri dan imam-imam kepala yang telah menyerahkan<br \/>\nEngkau kepadaku; apakah yang telah Engkau perbuat?&#8221;<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Jawab Yahushua:<br \/>\n&#8220;Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti<br \/>\nhamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi,<br \/>\nakan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini.&#8221;<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Maka kata Pilatus<br \/>\nkepada-Nya: &#8220;Jadi Engkau adalah raja?&#8221; Jawab Yahushua: &#8220;Engkau<br \/>\nmengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku<br \/>\ndatang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran;<br \/>\nsetiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.&#8221; (Lihat Yohanes 18:33, 35-37.)<\/p>\n<p>Semua orang yang mau menerima kebenaran Alkitab akan<br \/>\nmenyadari bahwa kerajaan Sang Juruselamat adalah <em>tetap<\/em> kerajaan rohani. Janji-janji Yahuwah pada Israel duniawi <em>akan<\/em> digenapi pada Israel <em>rohani<\/em>. Ini tidak terjadi di dalam masa<br \/>\nmanapun sebelum Kedatangan Kedua. Hanya setelah kehancuran orang-orang fasik,<br \/>\nketika Langit dan Bumi baru sudah diciptakan, barulah janji-janji ini akan mencapai<br \/>\npengenapannya yang sesungguhnya pada Israel rohani &#8211; mereka yang, karena<br \/>\nketaatan, telah memenuhi syarat utuk mendapat penggenapan, yaitu ketaatan<br \/>\nkepada hukum ilahi.<\/p>\n<p>Kasih ilahi telah memberikan sekilas penglihatan<br \/>\npada masa depan yang gemilang ini dalam kitab terakhir dari Alkitab.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Lalu aku melihat langit<br \/>\nyang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama<br \/>\ntelah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. Dan aku melihat kota yang kudus,<br \/>\nYerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Yahuwah, yang berhias bagaikan pengantin<br \/>\nperempuan yang berdandan untuk suaminya. (Lihat Wahyu 21: 1, 2.)<\/p>\n<p>Di bumi yang baru, dihuni oleh orang-orang yang<br \/>\ntelah menang karena darah Anak Domba; orang-orang yang, melalui iman dalam persekutuan<br \/>\ndengan darah penebusan Yahushua telah memelihara dengan sempurna hukum ilahi,<br \/>\nsetiap janji-janji indah yang diberikan kepada orang-orang yang taat akan<br \/>\nterpenuhi.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Lalu<br \/>\naku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: &#8220;Lihatlah, kemah<br \/>\nYahuwah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan<br \/>\nmereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Yahuwah sendiri akan menjadi Eloah<br \/>\nmereka. (Lihat<br \/>\nWahyu 21: 3).<\/p>\n<hr style=\"width: 100%\">\n<p><sup>1<\/sup><em> Holy Lands: One Place, Three Faiths, <\/em>LIFE, hal. 2-6.<\/p>\n<p><sup>2<\/sup> Patrick Poole, \u201cAhmadinejad\u2019s Apocalyptic<br \/>\nFaith,\u201d FrontPageMagazine.com, 17 Agustus 2006; John Daniszzewski, \u201cMessianic<br \/>\nFervor Grows Among Iran\u2019s Shiites,\u201d <em>Los Angeles Times<\/em>, 15 April<br \/>\n2006; Scott Peterson, \u201cWaiting for the Rapture in Iran,\u201d <em>Christian<br \/>\nScience Monitor<\/em>, 21 Desember 2005; Jackson Diehl, \u201cIn Iran, Apocalypse vs.<br \/>\nReform,\u201d Washington Post, 11 Mei 2006; Dore Gold, <em>The Fight for<br \/>\nJerusalem<\/em>, 2007, hal. 232.<\/p>\n<p><sup>3<\/sup> Disampaikan oleh Presiden Mahmoud Ahmadinejad,<br \/>\npresiden Republik Islam Iran, dihadapan Majelis Umum PBB, sesi keenam puluh, 7<br \/>\nSeptember 2005, <a href=\"http:\/\/www.un.org\">www.un.org<\/a>.<\/p>\n<p><sup>4<\/sup> Http:\/\/albehari.tripod.com\/quds4.htm.<\/p>\n<p><sup>5<\/sup> Dore Gold, <em>op. cit.<\/em>, hal. 233, penekanan<br \/>\nditambahkan.<\/p>\n<p><sup>6<\/sup> World News,<br \/>\nhttp:\/\/wn.com\/minister_farrakhan&#8217;s_saviours&#8217;_day_2011_keynote_address?upload_time=all_time&amp;orderby=viewCount<\/p>\n<p><sup>7<\/sup> Aryeh Kaplan, <em>Jerusalem, The Eye of<br \/>\nthe Universe<\/em>, (New York: National Congress of Synagoge Youth, 1976), 76.<\/p>\n<p><sup>8<\/sup> Michael Baigent, <em>Racing Toward<br \/>\nArmageddon: The Three Great Religions and the Plot to End the World, <\/em>hal.<br \/>\n218-219.<\/p>\n<p><sup>9<\/sup> Baigent, <em>op. cit.,<\/em> hal.<br \/>\n18-19.<\/p>\n<p><sup>10<\/sup> http:\/\/www.lostisrael.com\/khazars.htm<\/p>\n<p><sup>11<\/sup> Joye Jeffries Pugh, <em>Eden<\/em>, hal.<br \/>\n125.<\/p>\n<p><sup>12<\/sup> Untuk membaca keseluruhan dari wawancara yang<br \/>\nmengerikan ini, lihat: http:\/\/www.antichristconspiracy.com\/HTML%20Pages\/Harold_Wallace_Rosenthal_Interview_1976.htm<\/p>\n<p><sup>13<\/sup> Aryeh Kaplan, <em>op. cit<\/em>., hal. 76.<\/p>\n<p><sup>14<\/sup> Baigent, <em>op. cit., <\/em>hal. 25.<\/p>\n<p><sup>15<\/sup> John Hagee, <em>Daniel to Doomsday<\/em>,<br \/>\n153.<\/p>\n<p><sup>16<\/sup> <em>s.d.a., <\/em>hal. 237.<\/p>\n<p><sup>17<\/sup> Baigent, <em>op. cit., <\/em>hal.<br \/>\n26-27.<\/p>\n<p><sup>18<\/sup> Baigent, <em>op. cit., <\/em>hal.<br \/>\n104-105, penekanan ditambahkan.<\/p>\n<p><sup>19<\/sup> Seperti yang dikutip di dalam buku <em>Eden,<\/em> <em>op.<br \/>\ncit., <\/em>hal. 424-425.<\/p>\n<p><sup>20<\/sup> Walaupun WLC mempromosikan dan menggunakan<br \/>\nnama-nama sejati dari Bapa dan Anak, orang-orang yang menafsirkan Kitab Suci<br \/>\ndengan cara ini adalah jarang, jika ada, yang menggunakan nama-nama suci.<br \/>\nDengan demikian, teks-teks Alkitab ini dikutip seperti yang digunakan oleh para<br \/>\npengkhotbah yang mempromosikan sebuah keyakinan kepulangan kembali ke Yerusalem<br \/>\ndan membangun kembali Bait Suci.<\/p>\n<p><sup>21<\/sup> Ellen G. White, \u201cSigns of the Times,\u201d 19 Februari<br \/>\n1894.<\/p>\n<p><sup>22<\/sup> Untuk membaca secara lengkap dokumen ini lihat:<br \/>\nhttp:\/\/www.leaderu.com\/ftissues\/ft9405\/articles\/mission.html.<\/p>\n<p><sup>23<\/sup> Mitchell Bard, \u201cPope John Paul II\u2019s Pilgrimage<br \/>\nto Israel,\u201d <a href=\"http:\/\/www.jewishvirtuallibrary.org\/jsource\/anti-semitism\/jp.html\" target=\"_blank\">http:\/\/www.jewishvirtuallibrary.org\/jsource\/anti-semitism\/jp.html<\/a>, penekanan ditambahkan.<\/p>\n<p><sup>24<\/sup> John Thavis, \u201cIn sign of respect to Muslims,<br \/>\npope prays in Istanbul&#8217;s Blue Mosque,\u201d Catholic News Service, 30 November 2006.<\/p>\n<p><sup>25<\/sup> Phillip Pullella, \u201cPope book says Jews not<br \/>\nguilty of Jesus Christ\u2019s death,\u201d Reuters, Vatican City, Wednesday, 2 Maret,<br \/>\n2011.<\/p>\n<p><sup>26<\/sup> Pugh, <em>Eden, op. cit., <\/em>hal.<br \/>\n254.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":216464,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-108499","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-makna-doktrin","wlc-content-directory-israel"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Yerusalem: Kunci Menuju Hari Kiamat? - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Yerusalem: Kunci Menuju Hari Kiamat? - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Orang-orang yang mengunjungi Yerusalem memandang kota kuno ini dalam salah satu dari tiga cara ini: Yerusalem adalah sebuah situs yang menarik yang memiliki makna sejarah. Mereka adalah turis dan mereka memandang Yerusalem sebagai seorang turis. Yerusalem adalah sebuah situs yang merupakan pusat keyakinan agama mereka. Umat Kristen yang taat mengunjungi Yerusalem karena mereka ingin &#8220;berjalan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-20T19:17:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/jerusalem-key-to-end-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"31 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/\",\"name\":\"Yerusalem: Kunci Menuju Hari Kiamat? - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/jerusalem-key-to-end-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2011-07-14T18:58:02+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-20T19:17:04+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/jerusalem-key-to-end-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/jerusalem-key-to-end-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Yerusalem: Kunci Menuju Hari Kiamat?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Yerusalem: Kunci Menuju Hari Kiamat? - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Yerusalem: Kunci Menuju Hari Kiamat? - Worlds Last Chance","og_description":"Orang-orang yang mengunjungi Yerusalem memandang kota kuno ini dalam salah satu dari tiga cara ini: Yerusalem adalah sebuah situs yang menarik yang memiliki makna sejarah. Mereka adalah turis dan mereka memandang Yerusalem sebagai seorang turis. Yerusalem adalah sebuah situs yang merupakan pusat keyakinan agama mereka. Umat Kristen yang taat mengunjungi Yerusalem karena mereka ingin &#8220;berjalan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-20T19:17:04+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/jerusalem-key-to-end-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"31 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/","name":"Yerusalem: Kunci Menuju Hari Kiamat? - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/jerusalem-key-to-end-bahasa.jpg","datePublished":"2011-07-14T18:58:02+00:00","dateModified":"2025-08-20T19:17:04+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/jerusalem-key-to-end-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/jerusalem-key-to-end-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/winds-of-doctrine\/jerusalem-key-to-end-of-days\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Yerusalem: Kunci Menuju Hari Kiamat?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/108499","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108499"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/216464"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108499"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}