{"id":108419,"date":"2011-04-04T09:47:43","date_gmt":"2011-04-04T09:47:43","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-nama-nya-begitu-indah-%e2%94%82-bagian-1-panggillah-nama-nya\/"},"modified":"2025-08-20T17:29:47","modified_gmt":"2025-08-20T17:29:47","slug":"nama-nya-begitu-indah-%e2%94%82-bagian-1-panggillah-nama-nya","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kesalehan-praktis\/nama-nya-begitu-indah-%e2%94%82-bagian-1-panggillah-nama-nya\/","title":{"rendered":"Nama-Nya Begitu Indah \u2502 Bagian 1 \u2013 Panggillah Nama-Nya"},"content":{"rendered":"<p>Bumi<br \/>\nyang muncul dari tangan Sang Pencipta yang Mahakasih, adalah bumi yang sempurna.<br \/>\nSetiap helai rumput, setiap kelopak, setiap makhluk, dari yang terbesar sampai<br \/>\nyang terkecil, semuanya memancarkan kemuliaan Sang Penciptanya. Acara puncak dari<br \/>\nseluruh Penciptaan adalah penciptaan manusia.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Baiklah Kita<br \/>\nmenjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas<br \/>\nikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak  . . . Maka Allah menciptakan manusia itu<br \/>\nmenurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan<br \/>\nperempuan diciptakan-Nya mereka. (Kejadian 1:26-27, NKJV)<\/p>\n<p>Dicipta<br \/>\ndalam rupa dari Sang Pencipta! Tidak ada yang lain di bumi yang telah diberikan<br \/>\nkehormatan ini, hanya manusia. Makhluk yang sempurna yang diciptakan menurut<br \/>\ngambar dari yang Mahakuasa diciptakan untuk menjalin persahabatan dengan para<br \/>\nmalaikat dan Sang Pencipta itu sendiri. Pasangan kudus ini tidak hanya  menjadi anak-anak yang berada di bawah pemeliharaan<br \/>\nBapa, mereka juga menjadi murid-murid yang menerima pedoman. Mereka sering<br \/>\ndikunjungi oleh malaikat dan memiliki hak istimewa untuk berbicara muka dengan<br \/>\nmuka dengan Sang Pencipta mereka.<\/p>\n<p>Hukum<br \/>\ndan fungsi alam terbentang dalam ketakjuban fikiran mereka. Setiap makhluk<br \/>\nhidup dari yang terbesar sampai yang terkecil harus diamati dan dipahami. Dari<br \/>\nbunga di padang rumput sampai kepada pohon yang tertinggi, dari bumi dan langit<br \/>\ndan laut, anak-anak-Nya akan mengenali nama Bapa mereka tertulis dengan kasih.<\/p>\n<p>Dalam<br \/>\n kesejukan malam Sang Pencipta datang<br \/>\nuntuk mengunjungi pasangan kudus itu untuk membicarakan peristiwa hari itu dan<br \/>\nberbagi kegembiraan dalam kebersamaan. Selama Adam dan Hawa tetap setia kepada<br \/>\nhukum kasih ilahi, mereka terus-menerus akan mendapatkan pengetahuan yang baru,<br \/>\npengertian yang baru dan menemukan sumber-sumber kebahagiaan baru saat mereka<br \/>\nmemperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang kasih setia yang tidak terhitung<br \/>\ndari Sang Pencipta mereka. Setiap hari yang bahagia telah berlalu, Sang<br \/>\nPencipta datang ke taman dan memanggil anak-anak-Nya untuk datang kepada-Nya.<\/p>\n<p>Kemudian<br \/>\nsebuah musibah yang besar terjadi: dosa masuk. Ketika Setan datang untuk mencobai<br \/>\nHawa, dia tidak sedang kelaparan. Cobaannya bukanlah makanan. Dia telah dicobai<br \/>\nuntuk meragukan kasih Sang Penciptanya. Setan mencobai dia untuk meragukan<br \/>\nkebenaran penuh dari Sang Penciptanya. Dia tergoda, dia menginginkan sebuah bagian<br \/>\nyang belum diberikan kepadanya. Dia ingin menjadi seperti &#8220;tuhan&#8221; &#8211;<br \/>\ngodaan yang sama yang telah membuat Setan jatuh. (Lihat Yesaya 14: 12-14) Dia<br \/>\nbercita-cita untuk posisi yang dia tidak diciptakan untuk itu: untuk<br \/>\n&#8220;mengetahui&#8221; (atau mengalami) apa yang baik dan apa yang jahat. Bapa<br \/>\ntidak pernah memiliki rencana bagi anak-anak-Nya agar mereka mengalami<br \/>\nkejahatan.<\/p>\n<p>Setelah<br \/>\nhari yang mengerikan itu, ketika Adam dan Hawa memilih untuk berbuat dosa,<br \/>\nmereka mendapati diri mereka tidak lagi memiliki pakaian cahaya yang menutupi<br \/>\nmereka sebelumnya, dan mereka merasa bersalah. Karena tidak ada cara untuk<br \/>\nmenutupi ketelanjangan mereka, atau alasan untuk ketidaktaatan mereka, mereka<br \/>\nberlari dalam ketakutan dan bersembunyi ketika mereka mendengar suara Sang<br \/>\nPencipta memanggil mereka:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Di manakah<br \/>\nengkau?&#8221; dan dia [Adam] menjawab: &#8220;Ketika aku mendengar, bahwa Engkau<br \/>\nada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku<br \/>\nbersembunyi.&#8221; Firman-Nya: &#8220;Siapakah yang memberitahukan kepadamu,<br \/>\nbahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang<br \/>\nengkau makan itu?&#8221; (Kejadian 3:9-11, NKJV)<\/p>\n<p>Inilah<br \/>\nawal dari sejarah panjang menyedihkan dari dosa manusia. Kasih dari Sang<br \/>\nPencipta, sukacita di hadapan-Nya, kepercayaan dan keyakinan dalam pemeliharaan-Nya<br \/>\ndiganti dengan ketakutan pada semua yang telah menarik mereka untuk datang<br \/>\nkepada-Nya sebelumnya. Akibatnya, mereka tidak lagi dapat menikmati<br \/>\npersekutuan-Nya.<\/p>\n<p>Bapa<br \/>\nsurgawi tidak meninggalkan Adam dan Hawa, tetapi Dia menjelaskan kepada mereka<br \/>\nbahwa sebuah kehidupan dalam rasa sakit dan kesedihan, kerja keras dan penderitaan,<br \/>\nakan mereka alami di masa depan. Dia menjelaskan harga bagi dosa: bahwa jika waktunya<br \/>\nsudah genap, Anak ilahi harus mati untuk menebus ketidaktaatan mereka. Mereka<br \/>\ndiberitahu bahwa mereka harus meninggalkan rumah-taman mereka yang indah. Adam<br \/>\ndan Hawa memohon untuk tetap dibiarkan berada di Taman Eden, rumah bahagia<br \/>\nmereka. Mereka berjanji bahwa di masa depan mereka akan taat sungguh-sungguh, tetapi<br \/>\nmereka diberitahu bahwa sifat alami mereka telah dilemahkan oleh dosa. Dengan<br \/>\npilihan mereka sendiri mereka telah melemahkan kekuatan mereka sendiri untuk<br \/>\nmelawan Setan. Mereka tidak bisa mempertahankan integritas mereka karena bagian<br \/>\nkesadaran  mereka merasa bersalah.<\/p>\n<p>Dalam<br \/>\nkesedihan, mereka pergi keluar untuk tinggal di bumi di mana kutukan dosa<br \/>\nsekarang berdiam. Segenap surga tersentuh dengan perasaan simpati pada Adam dan<br \/>\nHawa, namun Sang Pencipta memiliki rencana di mana mereka bisa dikembalikan ke<br \/>\nposisi tanpa dosa . Rencana ilahi disediakan melalui komunikasi yang terus-menerus<br \/>\nantara Sang Pencipta dan anak-anak-Nya. Mereka memiliki akses langsung kepada<br \/>\nbantuan ilahi jika mereka memintanya.<\/p>\n<p>Keturunan<br \/>\nAdam dan Hawa tidak lama mempertahankan loyalitas mereka kepada Bapa surgawi.<br \/>\nKarena dosa menjadi semakin umum, orang-orang tidak lagi mendengar suara ilahi yang<br \/>\nmemanggil mereka. Orang-orang tidak ingin mempertahankan dalam pikiran mereka<br \/>\nhukum kasih yang diberikan oleh Pencipta mereka. Karena semakin banyak orang<br \/>\nyang lahir dan dibesarkan, orang-orang menjadi lupa bahwa ada satu Suara yang<br \/>\nmemanggil mereka. Set, lahir bagi Adam dan Hawa setelah Kain membunuh Habel, dan<br \/>\nmemiliki seorang putra yang diberi nama Enos. Kejadian 4:26 menyatakan: &#8220;Lahirlah<br \/>\nseorang anak laki-laki bagi Set dan anak itu dinamai Enos. Waktu itulah orang<br \/>\nmulai memanggil nama TUHAN.<\/p>\n<p>Betapa<br \/>\nmenyedihkan bahwa dibutuhkan waktu yang lama bagi pria dan wanita untuk kembali<br \/>\nmemanggil nama Bapa surgawi yang mencintai mereka! Untuk membatasi kekuasaan<br \/>\nSetan dan untuk menjaga keseimbangan dalam pertentangan besar antara kebaikan<br \/>\ndan kejahatan, Sang Pencipta membuat aturan. Setiap manusia bisa menghubungi<br \/>\npihak mana saja yang ia inginkan: Surga atau Setan. Tapi baik setan atau Surga tidak<br \/>\nbisa langsung menghubungi manusia kecuali telah diundang sebelumnya untuk<br \/>\nmelakukannya. Bapa melakukan ini untuk melindungi anak-anak-Nya dari pelecehan<br \/>\nsetan yang dilakukan terus-menerus. Hal ini adalah masih tetap &#8220;aturan<br \/>\nketerlibatan.&#8221;<\/p>\n<p>Sepanjang<br \/>\nAlkitab, semua orang berulang kali didesak untuk &#8220;memanggil nama&#8221;<br \/>\nBapa.<\/p>\n<p align=\"center\">Bersyukurlah kepada TUHAN!<br \/>\npanggillah nama-Nya .<br \/>\n. .<br \/>\npercakapkanlah segala<br \/>\nperbuatan-Nya yang ajaib!<br \/>\nBermegahlah di dalam<br \/>\nnama-Nya yang kudus, . . .<br \/>\nBerilah kepada TUHAN<br \/>\nkemuliaan nama-Nya, . . .<br \/>\n(1 Tawarikh 16:8-10,<br \/>\n29, NKJV)<\/p>\n<p>aku mengalami<br \/>\nkesesakan dan kedukaan.<br \/>\nTetapi aku menyerukan<br \/>\nnama TUHAN . . .<br \/>\nAku akan mengangkat<br \/>\npiala keselamatan<br \/>\ndan akan menyerukan<br \/>\nnama TUHAN<br \/>\n(Mazmur 116:3,4,13<br \/>\nKJV)<\/p>\n<p>Bersyukurlah kepada<br \/>\nTUHAN, panggillah nama-Nya,<br \/>\nberitahukanlah<br \/>\nperbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa,<br \/>\nmasyhurkanlah, bahwa<br \/>\nnama-Nya tinggi luhur!<br \/>\n(Yesaya 12:4)<\/p>\n<p align=\"center\">Aku mengasihi TUHAN,<br \/>\nsebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku . . . aku mengalami kesesakan<br \/>\ndan kedukaan.  Tetapi aku menyerukan nama<br \/>\nTUHAN . . . TUHAN adalah pengasih dan adil . . . Ya TUHAN, aku hamba-Mu! Aku<br \/>\nhamba-Mu . . . akan menyerukan nama TUHAN<br \/>\n(Mazmur 116: 1, 3-5, 16-17)<\/p>\n<p>Banyak<br \/>\nayat yang lain memerintahkan kita untuk memuji nama-Nya yang kudus.<\/p>\n<p align=\"center\">haleluYah!<br \/>\nPujilah nama TUHAN,<br \/>\npujilah, hai<br \/>\nhamba-hamba TUHAN,<br \/>\nPujilah TUHAN,<br \/>\nsebab TUHAN itu baik,<br \/>\nbermazmurlah bagi<br \/>\nnama-Nya,<br \/>\nsebab nama itu indah!<br \/>\n(Mazmur 135;1,3)<\/p>\n<p align=\"center\">Setiap hari aku hendak<br \/>\nmemuji Engkau,<br \/>\ndan hendak memuliakan<br \/>\nnama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.<br \/>\n(Mazmur 145:2)<\/p>\n<p>Teks-teks<br \/>\nlain mendesak orang-orang yang percaya pada Pencipta mereka &#8220;supaya nama<br \/>\nTUHAN diceritakan di Sion, dan Dia dipuji-puji di Yerusalem&#8221; (Mazmur 102:<br \/>\n21). Ilham Firman mengungkapkan supaya semua orang bisa dengan aman percaya<br \/>\ndalam nama-Nya yang kudus: &#8220;. Kami mau bersorak-sorai tentang kemenanganmu<br \/>\ndan mengangkat panji-panji demi nama Allah kita. (Mazmur 20: 5)<\/p>\n<p>Semua<br \/>\nhal memiliki nama. Komunikasi tidak mungkin terjadi jika tidak ada nama yang<br \/>\nakan  diterapkan ke segala sesuatu, baik<br \/>\nitu orang, benda, tempat atau bahkan ide atau emosi. Sang Pencipta sendiri<br \/>\nmemiliki sebuah nama pribadi. Dan semua orang harus memanggil-Nya dengan Nama<br \/>\nitu. Melalui Roh-Nya, Bapa yang ilahi selalu dekat, selalu ada dan Dia terus menanti;<br \/>\nDia menunggu anda untuk memanggil nama-Nya. Dia sangat rindu untuk menjawab!<\/p>\n<p>Namun,<br \/>\n&#8220;Allah&#8221; itu bukan nama Bapa dan seharusnya nama itu tidak dijadikan<br \/>\npengganti nama ilahi. Kata-kata &#8220;Allah&#8221; dan &#8220;Tuhan&#8221; hanya<br \/>\nsebuah gelar dan dapat diterapkan juga untuk dewa dan iblis! Kata &#8220;Allah&#8221;<br \/>\nartinya adalah: tuan. Kata yang diterjemahkan &#8220;Tuhan&#8221; berasal dari<br \/>\nkata Ibrani &#8220;Yahuwah.&#8221; Dan arti terjemahan dari Tuhan adalah:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">dewa<br \/>\ndalam arti biasa; tapi [secara khusus] digunakan. . . untuk Tuhan Yang<br \/>\nMahatinggi; kadang-kadang diterapkan sebagai cara untuk menghormati para hakim;<br \/>\ndan kadang-kadang sebagai superlatif: &#8211; Tuhan, tuhan, hakim, TUHAN, dewi,<br \/>\nbesar, kuat. . . penguasa, hakim,. . . . (#430, The New Strong&#8217;s Expanded<br \/>\nDictionary of Bible Words, penekanan asli.)<\/p>\n<p>&#8220;Elohim&#8221;<br \/>\nadalah kata yang digunakan dalam perintah pertama dan itu diterapkan untuk Sang<br \/>\nPencipta dan juga untuk dewa-dewa palsu. Kitab versi King James<br \/>\nmenerjemahkannya:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">&#8220;Akulah TUHAN,<br \/>\nAllahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.<br \/>\nJangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. (Keluaran 20:2-3)<\/p>\n<p>Dengan<br \/>\nkata lain, &#8220;Akulah Elohim yang membawa kamu keluar dari Mesir. Jangan ada<br \/>\nelohim lain di hadapan-Ku.&#8221; Elohim adalah kata jamak diterjemahkan menjadi:<br \/>\n&#8220;dewa-dewa&#8221;; bentuk tunggal, el, berarti &#8220;Mahakuasa&#8221; (Lihat<br \/>\nStrong # 410.) Jadi, ketika digunakan di dalam Alkitab, Elohim berlaku untuk<br \/>\nmenyebutkan Bapa dan Anak sekaligus; Elohim, sekali lagi, adalah nama yang<br \/>\nberbentuk jamak dalam firman-Nya untuk menyebutkan Bapa dan Anak.<\/p>\n<p>Masalah<br \/>\npenggunaan sebuah kata atau gelar yang bisa dengan mudah digunakan untuk<br \/>\nmenyebutkan dewa kafir, adalah bahwa tidak ada kuasa di dalam sebuah gelar! Gelar<br \/>\ntidak menginspirasi iman dari kuasa dan kasih yang ada di balik Nama ilahi<br \/>\nketika kata yang sama dapat digunakan untuk menyebutkan banyak orang yang<br \/>\nberbeda (hakim-hakim, raja-raja, para nabi, suami, dewa-dewa). Untuk memanggil<br \/>\nnama Bapa Surgawi dengan iman yang penuh, kita harus tahu siapa nama-Nya!<\/p>\n<p>Setan<br \/>\nsenang karena Nama ilahi telah tersembunyi di balik gelar &#8220;Allah&#8221;<br \/>\nKetika Nama itu tersembunyi di balik gelar, maka tidak ada pengetahuan tentang<br \/>\napa arti Nama itu dan dengan demikian tidak ada iman yang menghubungkan kepada kuasa<br \/>\nYang Mahakasih yang menyandang Nama itu. Kisah-kisah dalam Alkitab<br \/>\nmengungkapkan bahwa semua orang yang memanggil Nama itu menerima jawaban.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"tangan dilipat beristirahat di Alkitab\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/Call-Upon-His-Name1-1.jpg\" align=\"right\" height=\"201\" width=\"300\">Dari<br \/>\ndalam perut seekor ikan paus, Yunus berseru dalam doa. Dari gua singa, Daniel<br \/>\nmengirim doa-doanya ke langit dan ia dilindungi. Dari dapur peleburan berapi,<br \/>\ndari lobang perbudakan dan penganiayaan, dari hati dan pikiran anak-anak Sang Pencipta,<br \/>\norang-orang sepanjang masa telah diselamatkan dari semua masalah mereka ketika<br \/>\nmereka memanggil Nama ilahi itu dengan iman. Berulang-ulang dalam sejarah<br \/>\nbangsa Israel, orang-orang berdosa dan dibawa ke dalam pembuangan, atau<br \/>\ndihukum. Namun, ketika mereka bertobat dan memanggil Nama ilahi itu, mereka dibebaskan<br \/>\ndan diselamatkan.<\/p>\n<p>Pada<br \/>\nakhir zaman ini, selama sisa waktu yang terakhir ini, saat kesusahan besar dari<br \/>\nmurka Yang Mahakuasa akan melanda dunia, umat-Nya perlu mengetahui Nama ilahi<br \/>\nini. Namanya indah, berkuasa dan tidak boleh disebutkan dengan sembarangan,<br \/>\natau dipergunakan untuk hal-hal yang bodoh. Semua orang masih diundang untuk<br \/>\nmemanggil nama-Nya dalam iman, dan setiap orang yang memanggil-Nya akan<br \/>\nmenerima jawaban.<\/p>\n<p>Juga<br \/>\nharus selalu diingat bahwa Setan, adalah bapa segala dusta, juga bapa pencuri<br \/>\njati diri. Dia tidak memiliki kuasa untuk mencipta sendiri, sehingga dia memutarbalikkan;<br \/>\ndia memanfaatkan, dia berdusta. Dia mengambil tanda pengenal milik Sang<br \/>\nPencipta dan mengakuinya sebagai miliknya sendiri, sambil mencoba untuk menggambarkan<br \/>\nBapa dengan sifat jahatnya sendiri. Hal ini, menjadi penyebab orang-orang menjadi<br \/>\nsangat ketakutan kepada Dia Satu-satunya tempat berlari dan memanggil bantuan<br \/>\ndalam memerangi setan.<\/p>\n<p>Teknik<br \/>\nperang Setan, melalui pencurian dan perebutan apa yang hanya menjadi milik Yang<br \/>\nMahakuasa saja, dapat dilihat dalam kesombongannya, yang dibuat ketika dia<br \/>\ndiusir dari surga. Kesombongan ini telah dinyatakan dalam kitab nabi Yesaya:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Wah, engkau sudah jatuh<br \/>\ndari langit, hai Lusifer, putera Fajar! . . . Engkau yang tadinya berkata dalam<br \/>\nhatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi<br \/>\nbintang-bintang [Yahuwah] . . . Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan,<br \/>\nhendak menyamai Yang Mahatinggi! (Yesaya 14:12-14, NKJV)<\/p>\n<p>Setelah<br \/>\nair bah menyapu bumi, Setan segera membangun kembali penyembahan berhala, dan<br \/>\nberusaha mengubah semua orang untuk menyembah dirinya. Bahkan ketika Nuh dan<br \/>\nSem masih hidup, manusia sudah menyembah setan. Pada masa Abraham, penyembahan<br \/>\nberhala sepenuhnya telah tertanam di dalam benak sebagian besar orang. Yahuwah<br \/>\nmemanggil Abraham untuk keluar dan memisahkan diri; agar tidak melayani allah yang<br \/>\nlain.<\/p>\n<p>Selama<br \/>\nmasa ini Setan berusaha mengikat orang untuk melayani dirinya sendiri dengan membuat<br \/>\nroh-roh jahatnya hadir di kuil-kuil mereka. Orang yang kaya atau seorang raja<br \/>\ndapat membangun kuil, menunjuk imam dan melakukan upacara untuk mengundang<br \/>\nsetan tertentu, dengan nama tertentu, untuk tinggal di tempat suci, &#8220;tempat<br \/>\npaling suci&#8221; di dalam candi itu. Imam ditunjuk untuk melayani dewa-setan<br \/>\ntertentu yang bisa datang, memberikan persembahan dan membakar korban<br \/>\nsembelihan, dan memanggil nama dewa tersebut untuk memohon bantuan. Orang-orang<br \/>\nakan membayar imam untuk bertanya kepada setan, melakukan mujizat atau dalam<br \/>\nbeberapa kesempatan memberkati mereka atau mengutuk orang lain.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"relief batu\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/Call-Upon-His-Name2-1.jpg\" align=\"left\" height=\"218\" width=\"300\">Ini<br \/>\nbukan sekedar sandiwara belaka. Alasan orang bersedia membayar imam dan memberikan<br \/>\npersembahan kepada &#8220;tuhan&#8221; karena itu berhasil! Setan memiliki banyak<br \/>\ncara untuk menipu dan membuat orang-orang tetap terpesona dengan<br \/>\ntipuan-tipuannya. Penyembahan berhala mereka memiliki banyak misteri dan<br \/>\nupacara yang menarik untuk memikat pikiran dan membuat orang datang kembali<br \/>\nuntuk mendapatkan yang lebih banyak. Nama spesifik dari pribadi dewa-setan<br \/>\ndianggap sangat penting. Tanpa mengetahui nama mereka, diyakini bahwa seseorang<br \/>\ntidak bisa melakukan hubungan dengan setan. Jika seorang musuh mempelajari nama<br \/>\ndewa anda, dia bisa menawarkan penawaran yang lebih besar dan membuat dewa itu<br \/>\nuntuk datang berpihak kepadanya dan menghancurkan anda. Ini berarti bahwa<br \/>\norang-orang akan merahasiakan nama dewa mereka dengan sungguh-sungguh. Seiring berjalannya<br \/>\nwaktu, ada ribuan dewa yang menghuni ribuan candi dan menjawab dengan ribuan<br \/>\nnama.<\/p>\n<p>Diduga<br \/>\nbahwa semakin tersembunyi sebuah nama, semakin besar kekuatan yang ada di dalam<br \/>\nnama itu. Jika tuhan itu &#8220;tidak diketahui,&#8221; tidak ada yang mengira<br \/>\nbahwa dia tidak memiliki nama. Sebaliknya, diyakini bahwa nama itu hanya sangat<br \/>\ndisembunyikan. Dalam sambutannya kepada orang-orang Athena di atas Areopagus,<br \/>\nPaulus memanfaatkan keyakinan ini sebagai keuntungan untuk berkhotbah tentang<br \/>\nSang Pencipta:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Paulus pergi berdiri di<br \/>\natas Areopagus dan berkata: &#8220;Hai orang-orang Atena, aku lihat, bahwa dalam<br \/>\nsegala hal kamu sangat beribadah kepada dewa-dewa. Sebab ketika aku<br \/>\nberjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat barang-barang pujaanmu, aku<br \/>\nmenjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: <\/p>\n<p align=\"center\"><strong>KEPADA TUHAN YANG TIDAK DIKENAL<\/strong>.<\/p>\n<p>Apa yang kamu sembah tanpa<br \/>\nmengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu: [Yahuwah]  yang telah menjadikan bumi dan segala isinya<br \/>\n. . .(Kisah Rasul 17:22-23, NKJV)<\/p>\n<p>Perlunya<br \/>\nberdoa kepada dewa tertentu dengan nama pribadinya sendiri adalah sebuah konsep<br \/>\nyang telah sepenuhnya dipahami oleh seluruh peradaban kuno.<\/p>\n<p class=\"indenttext\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"hiroglif Mesir\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/Call-Upon-His-Name3-1.jpg\" align=\"right\" height=\"249\" width=\"252\">Pada<br \/>\nzaman dulu, pengetahuan atas nama seseorang dipercaya memberikan kuasa terhadap<br \/>\norang itu. Pengetahuan tentang karakter dan sifat dari &#8220;dewa-dewa&#8221; kafir<br \/>\ndianggap memungkinkan para penyembahnya untuk memanfaatkan atau mempengaruhi oknum-oknum<br \/>\nilahi lebih efektif dibanding bila nama dewa tersebut masih belum diketahui. Sampai<br \/>\nditaraf itu, kesamaan istilah <em>el<\/em><br \/>\nmengecewakan banyak orang yang berharap memperoleh semacam kuasa dari oknum<br \/>\nilahi, karena namanya hanya sedikit atau tidak menunjukkan sifat-sifat<br \/>\nkedewaan. Hal ini benar, khususnya bagi <em>el<\/em>,<br \/>\npemimpin dewa Kanaan. Orang-orang Semit kuno berdiri dalam ketakutan fana dari kekuatan<br \/>\nsuperior yang dipertontonkan oleh para dewa dan dengan demikian berusaha untuk<br \/>\nmendamaikan mereka. Mereka umumnya mengaitkan dewa dengan manifestasi dan<br \/>\npenggunaan kekuatan yang sangat besar.<sup>[1]<\/sup><\/p>\n<p>Untuk<br \/>\nbisa membuat hubungan dengan dewa, gelar umum tidak dapat digunakan karena itu<br \/>\ntidak efektif. Dengan demikian, akan ada perjuangan terus-menerus untuk tetap menyembunyikan<br \/>\nnama dewa sendiri, sambil mempelajari sebanyak mungkin nama-nama dewa yang<br \/>\nlain. Pada masa perbudakan bangsa Israel, Mesir memiliki lebih dari 2000 dewa yang<br \/>\nmemiliki sebuah nama dan beberapa dari dewa ini memiliki ratusan nama. Para<br \/>\nimam menjaga dengan ketat pengetahuan terhadap nama-nama rahasia dari para dewa,<br \/>\nkarena pengetahuan ini akan memberikan mereka kekuasaan atas para dewa karena<br \/>\ndiyakini bahwa ketika dewa dipanggil dengan nama pribadinya, maka dia <em>harus<\/em> menjawab.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Tidak<br \/>\nada makhluk Mesir, baik yang biasa atau yang gaib, dapat menghindari pemanggilan<br \/>\nnamanya. . . . Sihir di Mesir. . . didasarkan hampir sepenuhnya pada penggunaan<br \/>\nkemungkinan ini. . . Imam-penyihir mencurahkan semua pembelajaran dan kekuatannya<br \/>\nuntuk &#8216;mengetahui&#8217; (rokhu) susunan yang tepat dari nama. . . [seperti] nyanyian<br \/>\nmagis (khrou) yang secara tepat menghasilkan ulang semua bagian [dari<br \/>\npengucapan nama] untuk diberikan kepada orang yang memiliki kepemilikan lengkap<br \/>\nnama-jiwanya untuk membangkitkan. Untuk panggilan yang sangat menggoda bagian<br \/>\ninti dari semua makhluk mereka, yang terlihat dan yang tak terlihat, harus<br \/>\nmenjawab. . . . Orang yang memohon dengan sangat atau yang membangkitkan, tidak<br \/>\nmampu menghindari penyebutan namanya,. . . menjaga namanya tetap rahasia. Dari roh<br \/>\nyang paling rendah hati sampai kepada dewa yang paling kuat, masing-masing<br \/>\nmemiliki &#8216;nama rahasia,&#8217; yang seharusnya tidak boleh diketahui oleh orang lain.<br \/>\nDia membela itu mati-matian karena itu adalah nyawanya. Sebab, seperti yang<br \/>\ndikatakan oleh sebuah ungkapan, &#8216;ini adalah namanya di mana dia bernafas.\u201d<sup>[2]<\/sup><\/p>\n<p>Beberapa<br \/>\ndewa Mesir memiliki beberapa variasi nama. Dari 358 nama-nama utama dewa-dewa<br \/>\nMesir yang paling terkenal, berikut ini hanyalah dewa-dewa yang namanya dimulai<br \/>\ndengan huruf &#8220;A&#8221;:<\/p>\n<p class=\"indenttext\"><strong>Aa,<br \/>\nAah, Aapep, Abtu, Ah, Ahemait, Ahti(2), Ailuros, Aken, Aker, Amathaunta,<br \/>\nAmaunet, Amemait, Amen, Amen Ra, Amen Re, Amenhotep, Ament, Amentet, Amentit,<br \/>\nAmmam, Ammit, Ammon, Ammon Ra, Ammon Re, Ammut, Amn, Amon, Amon Ra, Amon Re,<br \/>\nAmsit, Amun, Amun Ra, Amun Re, Anat, Andjety, Anedjti, Anet, Anezti, Anhur,<br \/>\nAnit, Ankh, Ankhet, Ankt, Anouke, Anpu, Anti, Anubis, Anuket, Apademak,<br \/>\nApedemak, Apep, Apepi, Apet, Apis, Apophis, Aptet, Arensnuphis, Ari Hes Nefer,<br \/>\nArsnuphis, Aset, Aten, Aten Ra, Aten Re, Aton, Aton Ra, Aton Re, Atum, Atum Ra,<br \/>\nAtum Re<\/strong><\/p>\n<p>Hal<br \/>\nyang Setan tidak dapat hancurkan langsung dengan kebohongan, akan dia putarbalik<br \/>\ndan dikorup dengan kesalahpahaman atau dengan menempatkan penekanan yang salah.<br \/>\nMeskipun benar bahwa semua orang harus berseruh kepada Bapa, mengarahkan<br \/>\ndoa-doa mereka secara khusus kepada-Nya dengan memanggil nama pribadi-Nya,<br \/>\ntidaklah benar bahwa nama itu bersifat mistis. Sehubungan dengan itu, gelar bukan<br \/>\ntidak-mistis. Ini adalah perangkap di mana orang-orang kafir jatuh: keyakinan<br \/>\nbahwa pada nama yang tercantum melekat sebuah kekuatan magis.<\/p>\n<p>Alasan<br \/>\nyang sangat penting yang membuat seseorang harus mengetahui nama pribadi dari Bapa<br \/>\ndan Anak adalah karena pemahaman tentang arti nama mereka akan mengilhami iman di<br \/>\ndalam hati sang pemohon. Iman pada kasih Bapa, iman pada kesediaan-Nya untuk<br \/>\nmendengar dan menjawab doa, keyakinan pada janji-Nya yang diperlukan untuk melepaskan<br \/>\nkekuatan ilahi. Seperti yang dikatakan oleh salah satu penulis terkenal:<br \/>\n&#8220;doa adalah kunci di tangan orang beriman untuk membuka rumah persediaan<br \/>\nsurga, di mana harta yang berharga dan sumber daya tak terbatas dari yang Mahakuasa<br \/>\nberada.&#8221;<sup>3<\/sup> Ada kondisi yang harus dipenuhi sebelum doa dijawab:<br \/>\npertobatan, ketaatan, kesadaran bahwa kita perlu bantuan ilahi. &#8220;Kebutuhan<br \/>\nutama kita adalah sendirinya sebuah pendapat dan permohonan yang lancar untuk<br \/>\nkita. Tapi&#8230; [Bapa] harus dicari untuk melakukan hal-hal ini bagi kita. Dia<br \/>\nmengatakan, &#8216;Mintalah, maka akan diberikan kepadamu.&#8221;&#8221;<sup>4<\/sup><\/p>\n<p><em>Iman <\/em>adalah prasyarat utama untuk doa yang hendak dijawab. Juruselamat<br \/>\nberulangkali mengaitkan kemampuan-Nya untuk menjawab permintaan dibuat-nya<br \/>\nberdasarkan pada tingkat iman di dalam hati para pemohon. Setelah menyatakan<br \/>\nkeheranan-Nya atas tingkat iman yang dimiliki oleh seorang perwira Romawi,<br \/>\n(&#8220;Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini belum perna Aku<br \/>\njumpai pada seorangpun diantara orang Israel.&#8221; Matius 8:10) Juruselamat<br \/>\nberpaling kepada perwira itu dan berkata , &#8220;Pulanglah, dan karena engkau<br \/>\npercaya, jadilah itu dilakukan kepadamu.&#8221; (Matius 8:13, KJV)<\/p>\n<p>Prinsip<br \/>\nini diperkuat lagi kemudian ketika perempuan Siro-Fenisia meminta agar putrinya<br \/>\ndisembuhkan. Ketika diberitahu, &#8220;Tidak baik untuk mengambil roti yang<br \/>\ndisediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing&#8221; imannya<br \/>\nsemakin kuat. &#8220;Benar,&#8221; katanya, &#8220;namun anjing itu makan<br \/>\nremah-remah yang jatuh dari meja tuannya.&#8221; (Lihat Matius 15:. 21-28) Untuk<br \/>\njawaban beriman ini, Juruselamat bersukacita: &#8220;hai ibu, besar imanmu, maka<br \/>\njadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki!.&#8221; (Ayat 28, NKJV).<\/p>\n<p>Di<br \/>\nsinilah terlihat pentingnya mengetahui nama pribadi Sang Pencipta. Namanya<br \/>\nadalah pengungkapan dari kuasa-Nya, dari jabatan-Nya dan dari karakter-Nya.<br \/>\nKetika seseorang mengetahui ini, semua dewa lain memudar dan terlupakan. Yang<br \/>\ntetap tinggal adalah satu Eloah yang benar, Pencipta langit dan bumi yang<br \/>\nmengasihi setiap anak-Nya seolah-olah tidak ada orang lain lagi di muka planet<br \/>\nini.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Tetapi orang yang mengasihi<br \/>\n[Yahuwah], dia dikenal oleh [Yahuwah]. Tentang hal makan daging persembahan<br \/>\nberhala kita tahu: &#8220;tidak ada berhala di dunia dan tidak ada [elohim] lain<br \/>\ndari pada [Eloah] yang esa.&#8221; Sebab sungguhpun ada apa yang disebut<br \/>\n&#8220;allah&#8221;, baik di sorga, maupun di bumi&#8211;dan memang benar ada banyak &#8220;allah&#8221;<br \/>\ndan banyak &#8220;tuhan&#8221; yang demikian&#8211; namun bagi kita hanya ada satu<br \/>\n[Eloah] saja, yaitu Bapa [Yahuwah], yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu<br \/>\ndan yang untuk Dia kita hidup, dan satu [Juruselamat], yang oleh-Nya segala<br \/>\nsesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup. (1 Korintus 8:3-6, KJV)<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"wanita berdoa\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/Call-Upon-His-Name4-1.jpg\" align=\"left\" height=\"215\" width=\"145\">Ini<br \/>\nadalah pengetahuan yang sangat penting bagi semua yang tinggal di hari-hari<br \/>\nterakhir dari sejarah bumi ini. Bagi banyak orang, hari-hari ke depan tampak<br \/>\ngelap dan menakutkan. Wahyu mendaftar tujuh malapetaka terakhir, murka Yahuwah,<br \/>\nyang akan dicurahkan tanpa dicampur dengan belaskasih ke atas bumi yang berdosa<br \/>\nini. Pada masa ini, menjadi benar-benar penting bagi umat Yahuwah untuk<br \/>\nmemiliki iman dalam kuasa-Nya untuk melepaskan, baik dari musuh yang berasal<br \/>\ndari luar maupun dari dosa yang berasal dari dalam.<\/p>\n<p>Panggillah<br \/>\nnama Bapa. Kesampingkan gelar dan kata-kata Setan yang telah diatur untuk roh-roh<br \/>\njahat. Panggillah Dia secara khusus dan dalam iman. Biarkan imanmu memahami<br \/>\njanji yang diberikan dalam kasih-Nya. Pesan dari Elia dan Musa bergema kembali<br \/>\nselama bertahun-tahun sampai hari ini: Siapa yang memihak kepada Yahuwah? Jika<br \/>\nBaal adalah dewamu, layanilah dia; tetapi jika Yahuwah adalah Sang Pencipta,<br \/>\nmaka dengan pertobatan dan kerendahan hati, ketaatan dan iman, layanilah Dia.<\/p>\n<p>Jadilah<br \/>\nkepadamu menurut imanmu.<\/p>\n<p>Saya<br \/>\nmasih ingat hari di mana anak saya memanggil saya &#8220;Mama.&#8221; Anak<br \/>\npertama saya, setiap pengalaman baru bersama dia adalah sangat berharga.<br \/>\nSebenarnya, dia tidak memanggilku &#8220;Mama.&#8221; Itu lebih seperti mamamama!<br \/>\nAku tidak peduli! Wajah kecilnya telah bersinar dengan kebahagiaan ketika saya<br \/>\nberjalan mendekat untuk mengambil dia setelah tidur siangnya, lengan kecilnya<br \/>\nmelambai, dan kemudian dengan suara termanis yang pernah saya dengar:&#8221;<br \/>\nMamamama!&#8221;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"bayi\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/Call-Upon-His-Name5-1.jpg\" align=\"right\" height=\"204\" width=\"305\">Walaupun<br \/>\nitu tidak dikatakan dengan sempurna, itu kedengaran indah ditelinga saya. Hal<br \/>\nini menunjukkan bahwa hati kecilnya mengenaliku, ibunya. Ini adalah apa yang<br \/>\ndialami dalam hubungan doa yang benar dengan Sang Pencipta. Ada nilai yang besar<br \/>\nketika mengetahui dengan benar, nama pribadi Sang Pencipta. . . tetapi tidak<br \/>\nuntuk kepentingan-Nya. Itu untuk kita. Dia adalah Bapa kita. Tidak ada orang<br \/>\ntua yang penuh kasih yang menolak permintaan anaknya karena anak kecilnya hanya<br \/>\nbisa mengatakan &#8220;papa&#8221; dan belum bisa mengatakan &#8220;bapak&#8221;.<br \/>\nTidak ada orang tua yang penuh kasih yang tidak mau mendengarkan atau menolak<br \/>\nuntuk membantu ketika anaknya berdiri dengan cara tertentu atau memegang<br \/>\ntangannya &#8220;begitu&#8221; ketika sedang memohon.<\/p>\n<p>Hal<br \/>\nyang sama berlaku terhadap Bapa Surgawi. Dia memiliki nama, nama pribadi dan<br \/>\nDia mengajak semua orang untuk memanggil nama itu. Namun, Dia mengerti bahwa<br \/>\nkita ini hanya debu. Beberapa bahasa mengandung suara yang dalam bahasa lain<br \/>\ntidak ada dan kecuali seseorang ditumbuhkan dari masa bayi untuk membentuk<br \/>\nsuara-suara, tidak selalu bisa membuat lidah menghasilkan suara asing. Ibu saya<br \/>\ndibesarkan di rumah berbahasa Inggris, tetapi sebagai seorang anak yang sangat<br \/>\nmuda belajar bahasa Perancis dari teman-teman bermainnya. Dia bisa membuat<br \/>\nbentuk lidah untuk menghasilkan suara-suara tertentu, dan tidak peduli<br \/>\nbagaimana saya berusaha mencoba, saya tidak pernah bisa menirunya.<\/p>\n<p>Tidak<br \/>\nada satu, orang tua atau sebaliknya, menolak untuk menanggapi seseorang yang memanggil<br \/>\nnamanya jika orang yang memanggil tidak bisa mengucapkan namanya dengan<br \/>\nsempurna atau berbicara dengan cadel. Seorang teman saya adalah keturunan<br \/>\nPerancis-Kanada. Kami memiliki seorang teman lama yang sudah dewasa bernama<br \/>\nThackery. Teman Perancis-Kanada saya tidak pernah sekali bisa mengucapkan<br \/>\nnama-Nya karena bahasa Perancis tidak memiliki bunyi halus &#8220;th&#8221;. Yang<br \/>\npaling mirip yang dia biasa adalah Zachary. Namun, ia tidak mengabaikannya<br \/>\nkarena dia tidak bisa mengucapkan namanya dengan benar. Demikian juga, seorang<br \/>\nwanita bernama Rachelle tidak akan mengabaikan seseorang dari China yang mengucapkan<br \/>\nnamanya: &#8220;Lachelle.&#8221; Dia akan memahami karena Cina tidak memiliki<br \/>\nbunyi &#8220;r&#8221;.<\/p>\n<p>Demikian<br \/>\njuga, &#8220;&#8230; [Yahuwah] tidak berdiri jauh-jauh karena saya berjuang untuk<br \/>\nberbicara. Dia cukup peduli untuk mendengarkan dengan perhatian yang melebihi<br \/>\nperhatian biasa. Dia menerjemahkan kata-kata yang sempit dan mendengar apa yang<br \/>\nbenar-benar ada di dalam. Dia mendengar desahan dan kata yang tidak tersusun<br \/>\nrapi seperti mendengar kosakata yang baik.&#8221;<sup>5<\/sup><\/p>\n<p>Yang<br \/>\njauh lebih penting daripada mengucapkan nama ilahi, sebuah cara yang berharga<br \/>\nseperti yang malaikat katakan, adalah untuk mengetahui arti nama itu. Hanya<br \/>\nketika arti nama itu dipahami, seseorang dapat sepenuhnya menjalankan iman di dalam<br \/>\nkuasa Dia yang menyandang Nama itu. Di sinilah terlihat pentingnya mengetahui<br \/>\nnama pribadi dari Bapa.<\/p>\n<p>Ketika<br \/>\nnama ilahi dipahami sepenuhnya, itu menjadi terlihat seperti sebuah janji.<br \/>\nJanji ini sendiri mengilhami semua orang untuk memanggil Sang Pencipta dalam<br \/>\nsetiap kebutuhan. Gelar tertentu dapat diterima untuk digunakan saat memanggil<br \/>\nYang Mahakuasa. Juruselamat sendiri telah mendorong kita untuk memanggil Yang Mahakuasa.<br \/>\nUntuk memperkuat keyakinan kita kepada Yahuwah, Juruselamat telah mengajarkan<br \/>\nkita untuk berdoa kepada-Nya dengan nama baru, gelar yang terjalin dengan kasih<br \/>\nsayang yang paling dekat dan cinta terdalam dari dalam hati manusia. Dia telah<br \/>\nmemberi kita kehormatan untuk memanggil Yahuwah: &#8220;Bapa&#8221; kami.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Nama<br \/>\nini, berbicara kepada-Nya dan dari Dia, merupakan tanda kasih dan kepercayaan<br \/>\nkita kepada-Nya, dan sebuah janji yang berkenaan dengan hubungan-Nya pada kita.<br \/>\nDiucapkan ketika meminta bantuan atau berkat-Nya, itu menyenangkan telinga-Nya.<br \/>\nKarena kita mungkin tidak berpikir untuk menyebut-Nya dengan nama ini, Dia<br \/>\ntelah mengulanginya lagi dan lagi. Dia menginginkan kita untuk menjadi akrab<br \/>\ndengan sebutan [nama]. . . . [Yahuwah] yang menganggap kita sebagai<br \/>\nanak-anak-Nya. Dia telah menebus kita dari dunia yang terabaikan dan telah<br \/>\nmemilih kita untuk menjadi anggota keluarga kerajaan, menjadi putra dan putri<br \/>\ndari Raja surgawi. Dia mengundang kita untuk percaya kepada-Nya dengan<br \/>\nkepercayaan yang lebih dalam dan lebih kuat daripada seorang anak kepada ayahnya<br \/>\ndi bumi. Orang tua mencintai anak-anak mereka, tetapi kasih. . . [Yahuwah]<br \/>\nlebih besar, lebih luas, lebih dalam, dari yang kasih manusia bisa lakukan. Hal<br \/>\nini tidak terkira. Kemudian jika orang tua duniawi tahu bagaimana memberikan<br \/>\nhadiah yang baik untuk anak-anak mereka, berapa lebihnya lagi dengan Bapa kita<br \/>\ndi sorga yang memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya?<sup>6<\/sup><\/p>\n<p>Alkitab<br \/>\nmengatakan kepada kita bahwa Yahuwah adalah KASIH. (Lihat 1 Yohanes 4: 8).<br \/>\nSebagai perwujudan kasih yang murni, Dia tidak menetapkan patokan dari posisi badan<br \/>\natau pengucapan yang sempurna sebelum Dia akan mendengarkan doa-doa kita. Dia<br \/>\nmeyakinkan setiap jiwa yang masih ragu, &#8220;Semua yang datang kepada-Ku, tidak<br \/>\nakan Kubuang.&#8221; (Lihat Yohanes 6:37). Pada &#8220;Khotbah-Nya di Bukit&#8221;<br \/>\nSang Juruselamat mengajarkan seperti apa jenis doa yang diterima dan sperti apa<br \/>\njenis doa yang tidak dapat diterima oleh Yahuwah. Dia mengatakan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Ketika<br \/>\nkamu berdoa, kamu jangan menjadi seperti orang munafik. Karena mereka suka berdiri<br \/>\nberdoa di rumah-rumah ibadat dan di sudut-sudut jalan, supaya mereka dapat<br \/>\ndilihat oleh orang-orang. Sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, mereka sudah<br \/>\nmendapatkan upahnya. . . . [Dan] ketika kamu berdoa, jangan menggunakan kata<br \/>\nyang bertele-tele seperti yang orang kafir lakukan. Karena mereka berpikir<br \/>\nbahwa mereka akan didengar oleh banyak kata-kata mereka. Oleh karena itu kamu jangan<br \/>\nmenjadi seperti mereka.<sup>7<\/sup><\/p>\n<p>Doa<br \/>\nitu bukanlah sebuah gerakan tertentu atau kumpulan kata-kata tertentu untuk <em>membeli <\/em>perhatian ilahi. Sang Juruselamat<br \/>\nmenjelaskan bahwa tradisi dan sandiwara seperti itu tidak perlu ketika<br \/>\nberbicara kepada Bapa.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Tetapi<br \/>\njika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah<br \/>\nkepada Bapamu yang ada di tempat yang tersembunyi; maka Bapamu yang melihat yang<br \/>\ntersembunyi akan membalasnya kepadamu. . . . karena Bapamu mengetahui apa yang<br \/>\nkamu perlukan sebelum kamu meminta kepada-Nya.<sup>8<\/sup><\/p>\n<p>Doa<br \/>\ntidak bertujuan untuk membuat Yahuwah mengetahui kebutuhan kita. Dia sudah tahu<br \/>\nkebutuhan kita dan memiliki semua cara yang direncanakan untuk menyediakannya<br \/>\nbagi kita.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Doa<br \/>\nadalah membuka hati kepada . . . [Bapa] sama seperti kepada sahabat. Bukan<br \/>\nuntuk membuat kita dikenal oleh. . . [Yahuwa] seperti apa kita, tetapi untuk<br \/>\nmemungkinkan kita menerima-Nya. Doa tidak membawa. . . [Bapa] turun kepada<br \/>\nkita, tetapi membawa kita naik kepada-Nya.<sup>9<\/sup><\/p>\n<p>Atau,<br \/>\nseperti yang Oswald Chambers pernah katakan: &#8220;pandangan biasa kami<br \/>\nterhadap doa tidak ditemukan dalam Perjanjian Baru. Kami memandang doa sebagai<br \/>\nsebuah sarana untuk mendapatkan sesuatu untuk diri kita sendiri, gagasan<br \/>\nAlkitab mengenai doa adalah supaya kita dapat mengenal&#8230; [Yahuwah] sendiri.<br \/>\n&#8220;Ini adalah tujuan doa, dan itu adalah alasan mengapa penting untuk<br \/>\nmengetahui Nama ilahi. Nama pribadi Yahuwah adalah suci sama seperti diri-Nya<br \/>\nsendiri dan itu adalah pengungkapan dari karakter-Nya.<\/p>\n<p>Ketika<br \/>\nseseorang mengenal Yahuwah sebagai Bapa-Nya yang penuh kasih, maka dia akan<br \/>\nmemiliki kepercayaan untuk memanggil nama-Nya dalam doa. Ini tidak akan menjadi<br \/>\ndoa yang malas, setengah hati, dan samar-samar. Charles H. Spurgeon, menteri terkenal<br \/>\nyang dihormati dari abad ke-19 perna menyatakan: &#8220;Ada beberapa jenis doa<br \/>\nyang umumnya gagal karena kurangnya ketepatan. Itu seolah-olah seperti satu<br \/>\nresimen tentara yang harus menembakkan semua senajatanya kemana-mana. Kemungkinan<br \/>\nseseorang akan terbunuh, namun sebagian besar musuh tidak akan kena.<br \/>\n&#8220;Seseorang yang mempercayai Penciptanya sama seperti dia mempercayai<br \/>\nayahnya di dunia, tidak akan takut untuk menyatakan kebutuhannya sesederhana<br \/>\nmungkin dan percaya sama seperti seorang anak yang meminta untuk diberikan minum<br \/>\nair ketika dia terlalu pendek untuk mencapai keran.<\/p>\n<p class=\"indenttext\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"pria tersenyum\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/Call-Upon-His-Name6-1.jpg\" align=\"right\" height=\"175\" width=\"262\">Kita harus percaya kepada<br \/>\njanji. . . [Yahuwah]. Adalah urusan kita untuk percaya bahwa. . . [Dia] akan<br \/>\nmelakukan apa yang telah Dia katakan akan Dia akan lakukan, dan bahwa<br \/>\nberkat-berkat yang telah kita doakan datang kepada kita ketika kita sudah<br \/>\nmembutuhkannya. Setiap permohonan masuk ke dalam hati. . . [Bapa] ketika kita<br \/>\ndatang dengan kepercayaan. Kita tidak memiliki cukup iman. Kita harus memandang<br \/>\nBapa surgawi kita lebih bersedia untuk membantu kita dari pada orangtua duniawi<br \/>\ningin membantu anaknya. Mengapa tidak mempercayai-Nya? &#8220;Dia, yang tidak<br \/>\nmenyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua,<br \/>\nbagaimanakah mungkin Dia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita<br \/>\nbersama-sama dengan Dia? (Roma 8:32)<sup>10<\/sup><\/p>\n<p>Doa<br \/>\nadalah sebuah kehormatan, tapi itu bukan seperti sebuah barang mewah yang seseorang<br \/>\ndapat mengambilnya atau meninggalkannya berdasarkan kehendaknya atau waktu.<br \/>\nMemanggil Nama Bapa adalah kebutuhan yang sangat penting! Sebagai Reformator<br \/>\nbesar Protestan, John Wesley, pernah mengatakan: &#8220;Saya memiliki begitu<br \/>\nbanyak hal untuk dikerjakan, jadi saya menghabiskan beberapa jam dalam doa<br \/>\nsebelum saya bisa mengerjakannya.&#8221;<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Doa<br \/>\nadalah nafas jiwa, saluran semua berkat. Sebagai. . . jiwa yang bertobat<br \/>\nmempersembahkan doa-nya,. . . [Bapa] menyaksikan perjuangannya, melihat<br \/>\npertentangannya, serta menandai ketulusannya. Jari-Nya berada di atas debaran<br \/>\njantungnya, dan Dia mencatat setiap denyutannya. Tidak ada sebuah perasaan<br \/>\nmenggetarkan, tidak ada emosi yang menggerakkan, tidak ada nuansa kesedihan, tidak<br \/>\nada noda dosa, tidak ada pikiran atau tujuan yang menggerakkan, yang Dia tidak sadari.<br \/>\nJiwa yang telah ditebus dengan harga yang tidak ternilai, dan dikasihi dengan kesetiaan<br \/>\nyang teguh.<sup>11<\/sup><\/p>\n<p>Seorang<br \/>\nyang mengasihi Bapa surgawinya, tidak akan ragu-ragu untuk memanggil nama-Nya<br \/>\ndalam setiap pencobaan atau kebingungan. Percaya di dalam kasih dan kuasa dari<br \/>\nYang Satu yang menyandang Nama yang mengandung janji, wajarlah untuk mengikuti pedoman<br \/>\ndari Paulus: &#8220;Bersukacitalah senantiasa, tetaplah berdoa, mengucap<br \/>\nsyukurlah dalam segala, karena itu adalah kehendak [Yahuwah&#8230; ] di dalam &#8230; [Yahushua<br \/>\nYang Diurapi] bagi kita.. &#8220;(1 Tesalonika 5: 16-18, NKJV). <\/p>\n<p>Sang<br \/>\nJuruselamat . . .<\/p>\n<p class=\"indenttext\">telah<br \/>\nmendesak agar umat-Nya berdoa tanpa henti. Ini tidak berarti bahwa kita harus terus<br \/>\nmenerus berlutut, tetapi menjadikan doa seperti nafas jiwa. Berdoa sambil<br \/>\nberdiam diri, di mana pun kita berada, harus terus dinaikkan kepada. . .<br \/>\n[Bapa], dan. . . [ Sang Juruselamat] Pengantara kita, yang memohon untuk<br \/>\nkepentingan kita, yang mengangkat ke atas dengan kesalehan dan kebenaranNya<br \/>\npermintaan kita kepada Bapa.<sup>12<\/sup><\/p>\n<p>Tidak<br \/>\nmungkin untuk selalu berlutut. Namun, hati dapat terus didekatkan kepada Bapa<br \/>\ndalam doa. Ketika dalam kesulitan, ketika dalam kesedihan atau kebingungan,<br \/>\nberdoa, seperti panah yang terbang ke langit, akan segera menerima perhatian<br \/>\ndari Bapa. Dalam hadirat-Nya ada sukacita penuh! Adalah kehormatan bagi kita<br \/>\nuntuk berada di hadirat-Nya ketika kita berdoa. Oleh karena itu, doa harus menjadi<br \/>\nsangat alami bagi anak-anak-Nya seperti bernapas. &#8220;Secara bertahap biasakan<br \/>\ndiri untuk berdoa di dalam semua pekerjaan harian anda  &#8211; berbicara, bertindak, bekerja dengan<br \/>\ntenang, seolah-olah anda sedang berdoa, karena memang seharusnya itulah yang<br \/>\nharus dilakukan.&#8221;<sup>13<\/sup><\/p>\n<p class=\"indenttext\">Katakan<br \/>\nkepada. . . [Bapa] semua yang ada di dalam hati anda, seperti seseorang yang<br \/>\nmengungkapkan seluruh isi hatinya, kesenangannya dan rasa sakitnya, kepada<br \/>\nseorang sahabatnya. Katakan kepada. . . [Dia] masalah anda, agar. . . [Dia] menghibur<br \/>\nanda; . . . [katakan kepada-Nya] kerinduan Anda, agar. . . [Dia] memurnikannya;<br \/>\nberitahukan kepada. . . [Dia] apa yang anda tidak sukai, agar. . . [Dia]<br \/>\nmembantu anda mengalahkannya; bicarakan dengan. . . [Bapa] pencobaan yang anda<br \/>\nalami, agar. . . [Dia] melindungi anda darinya: tunjukan kepada. . . [Yahuwah]<br \/>\nluka hati anda, agar. . . [Dia] menyembuhkannya. Lakukan semuanya seperti ini, curahkan<br \/>\nsemua kelemahan, kebutuhan, kesulitan anda, jangan ada sesuatu yang tidak bisa anda<br \/>\nkatakan. Berbicaralah dengan hati yang lapang, tanpa pertimbangan katakan saja<br \/>\napa yang anda pikirkan. Berbahagialah mereka yang telah menjadi seperti sahabat,<br \/>\nyang telah memiliki hubungan tak terhalang dengan. . . [Sang Pencipta mereka] .<sup>14<\/sup><\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Dalam<br \/>\nkesibukan pekerjaan kita sehari-hari, kita harus terus mengangkat jiwa kita ke<br \/>\nsurga dalam doa. Doa dalam diam yang terus dinaikkan seperti bau-bauan di<br \/>\nhadapan takhta kasih karunia; dan musuh menjadi bingung. Orang Kristen yang<br \/>\nhatinya tetap ada bersama. . . [Yahuwah] tidak bisa dikalahkan. Tidak ada rupa-rupa<br \/>\nkejahatan yang dapat merusak damai sejahteranya. Semua janji-janji dari Firman.<br \/>\n. . [Bapa], semua kekuatan dari anugerah ilahi, semua sumber daya dari. . . [Yang<br \/>\nMahakuasa], menjadi jaminan kelepasannya.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Adalah<br \/>\nsangat indah jika bisa terus berdoa secara efektif, kita yang tidak layak, manusia<br \/>\nyang berdosa, tetapi memiliki kekuatan untuk mengajukan permintaan kita kepada.<br \/>\n. . [Sang Pencipta kita]. Apa lagi yang lebih tinggi yang dapat manusia inginkan<br \/>\nselain dari, &#8211; memiliki hubungan dengan. . . [Yang Mahakuasa]? Manusia yang lemah<br \/>\ndan berdosa memiliki hak istimewa untuk berbicara kepada Penciptanya. Kita dapat<br \/>\nmengucapkan kata-kata yang mencapai tahta Penguasa alam semesta. Kita dapat berbicara<br \/>\ndengan. . . [Juruselamat kita] sepanjang perjalanan, dan Dia mengatakan: Aku di<br \/>\nsebelah kananmu.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Kita<br \/>\ndapat berkomunikasi dengan. . . [Bapa] di dalam hati kita; kita dapat menjalin<br \/>\npersahabatan dengan. . . [Anak-Nya]. Ketika sibuk dengan pekerjaan kita<br \/>\nsehari-hari, kita dapat mengeluarkan semua keinginan hati kita, tidak terdengar<br \/>\ndi telinga-telinga manusia; tapi kata-kata itu tidak bisa berlalu dan mati juga<br \/>\ntidak bisa hilang. Tidak ada yang bisa menenggelamkan keinginan jiwa. Doa kita<br \/>\nakan mengatasi keributan di jalan-jalan, akan melampaui kebisingan mesin. Naik<br \/>\nkepada. . . [Yahuwah] yang kepada-Nya kita berdoa, dan doa kita didengar.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Meminta,<br \/>\nmaka; Mintalah, dan kamu akan menerima. Mintalah kerendahan hati,<br \/>\nkebijaksanaan, keberanian, peningkatan iman. Untuk setiap doa yang tulus<br \/>\njawabannya akan datang. Mungkin tidak datang seperti yang anda inginkan, atau<br \/>\npada saat anda mencarinya; tetapi akan datang dengan cara dan pada waktu yang<br \/>\nterbaik untuk memenuhi kebutuhan Anda. Doa-doa yang anda panjatkan dalam<br \/>\nkesepian, dalam kelelahan, dalam pencobaan,. . . [Bapamu] akan jawab, tidak<br \/>\nselalu sesuai dengan harapan anda, tetapi selalu untuk kebaikan anda.<sup>15<\/sup><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Pria berlutut dalam doa\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/Call-Upon-His-Name7-1.jpg\" align=\"left\" height=\"201\" width=\"300\">Ketika<br \/>\nanda memanggil nama Bapa, anda mungkin tidak selalu melihat atau merasakan<br \/>\ntanggapan dengan segera. Namun, doa anda selalu langsung didengar. Seperti yang<br \/>\nbiasa dikatakan bahwa kadang-kadang jawabannya adalah \u201cya\u201d; kadang-kadang<br \/>\njawabannya \u201ctidak\u201d; dan kadang-kadang jawabannya adalah \u201ctunggu sebentar\u201d.<\/p>\n<p>Tapi<br \/>\nterlalu sering, orang menyerah terlalu cepat. Mereka juga tidak bertekun dalam<br \/>\ndoa, atau mereka pikir mungkin mereka meminta sesuatu yang terlalu besar dan<br \/>\nmeminta sesuatu yang lebih kecil. Namun, Bapa &#8220;tidak menunda mendengar<br \/>\ndoa-doa kita karena Dia tidak memiliki pikiran untuk menyerah, tapi dengan<br \/>\nmemperbesar keinginan kita, Dia dapat memberi kita sesuatu yang jauh lebih besar.&#8221;<sup>16<\/sup><\/p>\n<p>Kadang-kadang<br \/>\norang hanya belajar untuk berdoa tetapi tidak yakin bagaimana cara untuk<br \/>\nberdoa. Adalah selalu tepat untuk bersyukur kepada Sang Pencipta anda. Katakan kepada<br \/>\nDia apa yang anda syukuri! Anda juga dapat berdoa dengan &#8220;Doa Bapa Kami.&#8221;<br \/>\nIni adalah doa yang diajarkan Juruselamat dalam Khotbah di Bukit:<\/p>\n<p class=\"indenttext-left\">Bapa<br \/>\nkami yang di surga,<br \/>\nDikuduskanlah<br \/>\nnama-Mu.<br \/>\nDatanglah<br \/>\nKerajaan-Mu.<br \/>\nJadilah<br \/>\nkehendak-Mu di bumi, seperti di sorga.<br \/>\nBerikanlah<br \/>\nkami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.<br \/>\nDan<br \/>\nampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami mengampuni orang yang bersalah<br \/>\nkepada kami.<br \/>\nDan<br \/>\njanganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari yang<br \/>\njahat:<br \/>\nKarena<br \/>\nEngkaulah yang empunya kerajaan, dan kuasa, dan kemuliaan, sampai<br \/>\nselama-lamanya.<br \/>\nAmin.<br \/>\n(Matius 6: 9-13, KJV)<\/p>\n<p>Ini<br \/>\njuga merupakan doa yang Dia ajarkan kepada murid-murid-Nya. (Lihat Lukas 11:<br \/>\n2-4). Ini adalah patokan doa karena mengakui Bapa di Surga, doa ini meminta<br \/>\nagar kehendak-Nya yang harus dilakukan, menyatakan kebutuhan sederhana dan<br \/>\nmeminta berkat rohani, sambil berserah sepenuhnya kepada Dia yang memiliki<br \/>\nkebijaksanaan tak terbatas. Tidak akan ada yang salah dengan berdoa memakai doa<br \/>\nyang sempurna ini untuk menutup setiap doa pribadi kita setiap hari.<\/p>\n<p>Doa<br \/>\nrahasia, doa yang didoakan dalam kerahasiaan hati sendiri, akan memberikan<br \/>\nkekuatan ilahi yang dibutuhkan oleh semua orang yang mau menang dalam<br \/>\npeperangan melawan dosa dan diri sendiri. Namun, ada jenis lain dari doa yang<br \/>\nbisa menjadi berkat yang besar juga. Berdoa dalam kelompok dapat menjadi berkat<br \/>\nyang luar biasa, karena Roh Kudus datang dan menyatukan hati bersama-sama dalam<br \/>\npersekutuan dan sampai kepada Yahuwah. Kadang-kadang, jika ada kelompok besar,<br \/>\norang akan membaginya menjadi empat atau lima kelompok-kelompok kecil.<\/p>\n<p>Cara<br \/>\nlain untuk berdoa yang akan membawa berkat yang luar biasa adalah \u201cbersehati dalam<br \/>\ndoa.&#8221; Satu orang mulai berdoa dan memberitahu Bapa apa yang ada di<br \/>\nhatinya. Orang lain bisa bergabung setiap saat ke dalamnya, dan orang lain lagi<br \/>\npun bisa. Saat berdoa dalam lingkaran seperti ini, satu per satu, Roh Kudus<br \/>\ndapat membawa pikiran kepada hal-hal tertentu, pada saat giliran seseorang yang<br \/>\ndatang untuk berdoa, telah selesai. Bebaskan diri untuk berbicara dan &#8220;bersehati<br \/>\ndalam doa&#8221; karena Roh Kudus akan bergerak dan akan sangat memperkaya<br \/>\npengalaman dan semangat kerohanian.<\/p>\n<p>Sang<br \/>\nPencipta telah memberikan dorongan kepada anak-anak-Nya untuk memanggil<br \/>\nnama-Nya.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Bapa<br \/>\nsurgawi kita menunggu untuk mencurahkan kepada kita kepenuhan berkat-Nya. Adalah<br \/>\nsebuah kehormatan bagi kita untuk dapat minum dari sumber mata air terbesar<br \/>\nyang tidak terbatas. Kita akan terkejut karena apa yang kita minta terlalu<br \/>\nsedikit! . . . [Yahuwah] siap dan bersedia untuk mendengar doa yang tulus dari<br \/>\nanak-Nya yang rendah hati, namun masih banyak keengganan nyata yang ada pada<br \/>\nkita untuk memberi tahu keinginan kita kepada. . . [Dia]. Apa yang dapat<br \/>\ndifikirkan oleh para malaikat surga mengenai manusia miskin yang tak berdaya,<br \/>\nyang takluk pada godaan, sementara. . . [Sang Pencipta] dengan belas kasih yang<br \/>\ntak terbatas merindukan mereka, siap untuk memberi mereka lebih dari yang<br \/>\nmereka dapat doakan atau pikirkan, namun mereka berdoa begitu sedikit dan<br \/>\nmemiliki begitu sedikit iman? Para malaikat senang bersujud dihadapan. . . [Sang<br \/>\nPencipta mereka]; mereka suka berada di dekat-Nya. Mereka menganggap<br \/>\npersekutuan dengan. . . [Sang Pencipta mereka] sebagai sukacita yang tertinggi;<br \/>\nnamun anak-anak di bumi, yang membutuhkan begitu banyak bantuan yang hanya. . .<br \/>\n[Yahuwah] yang dapat memberikannya, tampak puas berjalan tanpa terang Roh-Nya, tanpa<br \/>\npersekutuan dalam hadirat-Nya.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Kegelapan<br \/>\ndari si jahat melingkupi mereka yang lalai untuk berdoa. Bisikan cobaan dari<br \/>\nmusuh menarik mereka untuk berbuat dosa; dan itu semua terjadi karena mereka<br \/>\ntidak memanfaatkan hak istimewa yang. . . [Bapa] telah berikan kepada mereka sebagai<br \/>\ntujuan ilahi dari berdoa. Kenapa putra dan putri. . . [Yahwuah] harus enggan<br \/>\nuntuk berdoa, ketika doa adalah kunci di tangan orang beriman untuk membuka<br \/>\ngudang surga, di mana sumber daya berharga yang tak terbatas dari Yang Mahakuasa<br \/>\nberada?<sup>17<\/sup><\/p>\n<\/p>\n<p>Panggilah<br \/>\nnama Sang Pencipta anda! Dia menunggu dengan kerinduan<br \/>\nhati untuk menjawab doa-doa anda. Dia akan ditemukan oleh semua orang yang<br \/>\nberseru kepada nama-Nya dengan iman.<\/p>\n<p><font size=\"3\" face=\"Georgia\">Klik<br \/>\ndi <a href=\"\/view-video\/639\/namanya-begitu-indah--bagian-1-memanggil-atas-namanya.html\" title=\"\">sini<\/a> untuk menonton videonya!<\/font><\/p>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\">\n<p><font size=\"3\" face=\"Georgia\">Artikel terkait:<\/font><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"\/practical-godliness\/namanya-begitu-indahbagian-2-dalam-nama-bapa.html\" title=\"\">Nama-Nya Begitu<br \/>\nIndah\u2502Bagian 2 \u2013 Dalam Nama Bapa<\/a><\/li>\n<li><a href=\"\/practical-godliness\/namanya-begitu-indahbagian-3-dalam-nama-anak.html\" title=\"\">Nama-Nya Begitu<br \/>\nIndah\u2502Bagian 3 \u2013 Dalam Nama Anak<\/a><\/li>\n<li><a href=\"\/practical-godliness\/namanya-begitu-indah-bagian-4-namanya-di-dahiku.html\" title=\"\">Nama-Nya Begitu Indah | Bagian 4 \u2013 Nama-Nya di Dahiku<\/a>\n<\/li>\n<\/ul>\n<hr style=\"width: 100%\">\n<p><sup>1<\/sup> El, #410, The New Strong&#8217;s Expanded Dictionary of<br \/>\nBible Words.)<\/p>\n<p><sup>2<\/sup> Encyclop\u00e6dia of Religion and Ethics,  James Hastings, John A. Selbie, and Louis H.<br \/>\nGray, eds., (New York: Charles Scribner&#8217;s Sons, 1917), Vol. 9, hal. 152.<\/p>\n<p><sup>3<\/sup> E. G. White, Steps to Christ, hal. 94-95.<\/p>\n<p><sup>4<\/sup> Ibid.<\/p>\n<p><sup>5<\/sup> Timothy Jones<\/p>\n<p><sup>6<\/sup> E. G. White, Christ&#8217;s Object Lessons, hal. 142.<\/p>\n<p><sup>7<\/sup> Matthew 6:5, 7-8a, NKJV<\/p>\n<p><sup>8<\/sup> Matthew 6:6, 8b, NKJV<\/p>\n<p><sup>9<\/sup> E. G. White, Steps to Christ, hal. 93.<\/p>\n<p><sup>10<\/sup> E. G. White, That I May Know Him, hal. 230.<\/p>\n<p><sup>11<\/sup> E. G. White, Maranatha, hal. 85.<\/p>\n<p><sup>12<\/sup> E. G. White, That I May Know Him, hal. 78.<\/p>\n<p><sup>13<\/sup> Fran\u00e7ois F\u00e9nelon<\/p>\n<p><sup>14<\/sup> Ibid.<\/p>\n<p><sup>15<\/sup> E. G. White, Messages to Young People, hal. 249-250.<\/p>\n<p><sup>16<\/sup> Anselm of Caterbury<\/p>\n<p><sup>17<\/sup> E. G. White, Steps to Christ, hal. 94.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":215760,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-108419","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kesalehan-praktis","wlc-content-directory-sacred-names-of-the-father-son"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Nama-Nya Begitu Indah \u2502 Bagian 1 \u2013 Panggillah Nama-Nya - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nama-Nya Begitu Indah \u2502 Bagian 1 \u2013 Panggillah Nama-Nya - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bumi yang muncul dari tangan Sang Pencipta yang Mahakasih, adalah bumi yang sempurna. Setiap helai rumput, setiap kelopak, setiap makhluk, dari yang terbesar sampai yang terkecil, semuanya memancarkan kemuliaan Sang Penciptanya. Acara puncak dari seluruh Penciptaan adalah penciptaan manusia. &#8220;Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-20T17:29:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/his-name-is-wonderful-part-1-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"31 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/\",\"name\":\"Nama-Nya Begitu Indah \u2502 Bagian 1 \u2013 Panggillah Nama-Nya - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/his-name-is-wonderful-part-1-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2011-04-04T09:47:43+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-20T17:29:47+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/his-name-is-wonderful-part-1-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/his-name-is-wonderful-part-1-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Nama-Nya Begitu Indah \u2502 Bagian 1 \u2013 Panggillah Nama-Nya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Nama-Nya Begitu Indah \u2502 Bagian 1 \u2013 Panggillah Nama-Nya - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Nama-Nya Begitu Indah \u2502 Bagian 1 \u2013 Panggillah Nama-Nya - Worlds Last Chance","og_description":"Bumi yang muncul dari tangan Sang Pencipta yang Mahakasih, adalah bumi yang sempurna. Setiap helai rumput, setiap kelopak, setiap makhluk, dari yang terbesar sampai yang terkecil, semuanya memancarkan kemuliaan Sang Penciptanya. Acara puncak dari seluruh Penciptaan adalah penciptaan manusia. &#8220;Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-20T17:29:47+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/his-name-is-wonderful-part-1-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"31 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/","name":"Nama-Nya Begitu Indah \u2502 Bagian 1 \u2013 Panggillah Nama-Nya - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/his-name-is-wonderful-part-1-bahasa.jpg","datePublished":"2011-04-04T09:47:43+00:00","dateModified":"2025-08-20T17:29:47+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/his-name-is-wonderful-part-1-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/his-name-is-wonderful-part-1-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/practical-piety\/his-name-is-wonderful-part-1-call-upon-his-name\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Nama-Nya Begitu Indah \u2502 Bagian 1 \u2013 Panggillah Nama-Nya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/108419","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108419"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/215760"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108419"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}