{"id":108270,"date":"2012-12-03T12:11:00","date_gmt":"2012-12-03T12:11:00","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-mengembalikan-sabat-yang-hilang\/"},"modified":"2025-08-20T15:06:56","modified_gmt":"2025-08-20T15:06:56","slug":"mengembalikan-sabat-yang-hilang","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kalender-yahs\/mengembalikan-sabat-yang-hilang\/","title":{"rendered":"Mengembalikan Sabat yang Hilang"},"content":{"rendered":"<p>Sebuah<br \/>\npertanyaan<br \/>\nyang<br \/>\nsering ditanyakan, &#8220;Apakah Yahuwah benar-benar mengijinkan pengetahuan<br \/>\nakan Sabat-Nya hilang?&#8221; Jawaban yang ada dalam Ratapan 2:6 adalah: ya.<br \/>\n&#8220;Di Sion Yahuwah menjadikan orang lupa akan perayaan (mo&#8217;edim) dan sabat.&#8221;<\/p>\n<p>Pembahasan ini<br \/>\ndiperluas di kitab Hosea, pasal dua. Di pasal tersebut Yahuwah menyamakan<br \/>\numat-Nya seperti seorang istri yang tidak setia yang telah pergi berzinah<br \/>\ndengan kekasih-kekasih yang lain. Umat Yahuwah telah menjadi mempelai wanita<br \/>\nyang tidak setia kepada Tuan mereka. Nubuatan<br \/>\nnabi<br \/>\nHosea berlaku untuk umat Yahuwah saat ini. Kita suka mengutip janji-janji<br \/>\nindah di dalam pasal kedua tersebut yang berlaku untuk umat Yahuwah. Janji-janji<br \/>\ntersebut sangat berharga. Namun, ayat-ayat<br \/>\nitu harus dilihat<br \/>\ndalam konteksnya, dan di dalam konteksnya, mereka adalah mempelai Yahuwah yang<br \/>\ntelah menjadi tidak setia kepada-Nya. Oleh karena itu, hukumannya adalah:<br \/>\n&#8220;Aku akan menghentikan segala kegirangannya, hari rayanya, bulan barunya<br \/>\ndan hari Sabatnya dan segala perayaannya.&#8221; (Ayat 11).<\/p>\n<p><a href=\"\/yahuwahs-calendar\/bulanbulan-baru-harihari-sabat-kalender-gregorian.html\">&#8220;Bulan-bulan baru&#8221; adalah sebuah acuan yang jelas untuk<br \/>\nkalendar dimana hari Sabat dapat ditemukan<\/a>,<br \/>\nsebagaimana dikatakan dalam Yesaya 66:23: &#8220;Dari satu Bulan<br \/>\nBaru kepada Bulan Baru berikutnya, dan dari satu hari Sabat kepada hari Sabat berikutnya, maka seluruh umat<br \/>\nmanusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman Yahuwah.&#8221; Gereja<br \/>\nAdvent Hari Ke-tujuh<br \/>\nmenggunakan ayat ini untuk membuktikan bahwa hari Sabat akan tetap ada di bumi<br \/>\nyang baru. Lebih dari itu, ayat ini membuktikan kalendar mana yang akan<br \/>\ndigunakan disepanjang<br \/>\nkekekalan, sebab pada kalendar Gregorian<br \/>\nkafir [kalender masehi], Bulan-bulan<br \/>\nBaru bahkan tidak ditandai dan tentunya tidak pernah mengawali setiap bulanan.<\/p>\n<p>Oleh<br \/>\nhasil dari kompromi dengan agama berhala sehingga gereja<br \/>\nKristen mula-mula telah kehilangan kemurnian kerasulannya. Hal tersebut<br \/>\nmemungkinkan semua tipu daya Setan. Karena tidak menghargai dan menjaga<br \/>\nkebenaran, umat Yahuwah kehilangan kebenaran. Ketika kebenaran Sorga tidak<br \/>\ndihargai  sebagaimana seharusnya, Yahuwah<br \/>\nmenghilangkannya; Dia menjadikan<br \/>\nkebenaran itu dilupakan.<\/p>\n<p>Hosea 2:14+ mengungkapkan<br \/>\nbetapa kita telah melupakan Suami sorgawi kita. Yakni dengan mengambil<br \/>\nnama-nama  Baal ke dalam mulut kita dan<br \/>\nmembiarkan penyembahan terhadap Baal menata hidup kita.<\/p>\n<p>Sebab itu, sesungguhnya,<br \/>\nAku ini akan membujuk dia, dan membawa dia ke padang gurun, dan berbicara<br \/>\nmenenangkan hatinya. . . . Maka pada waktu itu, firman Yahuwah, engkau akan<br \/>\nmemanggil Aku: Ishi<sup>1<\/sup>,<br \/>\ndan tidak lagi memanggil Aku: Baalku!<sup>2<\/sup>. Lalu Aku menjauhkan nama para Baal dari<br \/>\nmulutmu, maka nama mereka tidak lagi disebut. Aku akan mengikat perjanjian<br \/>\nbagimu pada waktu itu . . . Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku untuk<br \/>\nselama-lamanya dan Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam keadilan dan<br \/>\nkebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang. Aku akan menjadikan engkau<br \/>\nisteri-Ku dalam kesetiaan, sehingga engkau akan mengenal Yahuwah . . . Dan Aku berkata<br \/>\nkepada Lo-Ami (bukan umat Yahuwah): Umat-Ku engkau! Dan ia akan berkata: Eloahku.<sup>3<\/sup><\/p>\n<p>Jika &#8220;masing-masing<br \/>\npara nabi zaman dahulu berbicara sedikit saja di zaman mereka dan berbicara<br \/>\nlebih banyak di zaman kita, agar nubuatan mereka berlaku bagi kita&#8221;<sup>4 <\/sup>maka,<br \/>\nadalah penting untuk memperhatikan ayat ini sebagai kebenaran untuk dunia masa<br \/>\nkini. Tak akan ada lagi yang berzinah dengan mengaku menjadi para penyembah<br \/>\nBaal. Ayat 17 memberikan kita sebuah petunjuk<br \/>\ntentang bagaimana hal tersebut terjadi: &#8220;Lalu Aku menjauhkan nama Baal<br \/>\ndari mulutmu, maka nama mereka tidak<br \/>\nakan pernah diingat lagi.&#8221; Nama-nama hari dalam<br \/>\nsepekan: Sunday (Minggu), Monday (Senin), Tuesday (Selasa), dan lain-lain, diberi<br \/>\nnama sesuai dewa-dewa planet.<\/p>\n<p>Ini adalah sebuah fakta yang aneh dari<br \/>\nsejarah kalendar bahwa mingguan dengan<br \/>\nhari yang memiliki nama-nama planet milik penyembah<br \/>\nberhala, awalnya dimulai pada hari Saturnus (dies Saturni \u2013 hari Sabtu). Itulah hari<br \/>\nterbesar dalam sepekan. Dan diikuti dengan Sun&#8217;s day (hari Matahari, dies Solis \u2013 hari Minggu), Moon&#8217;s day (hari<br \/>\nBulan, dies Lun\u00e6 \u2013 hari Selasa),<br \/>\ndan lain-lain. Para penyembah berhala menyembah tujuh dewa planet dalam tatanan<br \/>\nyang mereka pikir bahwa planet-planet tersebut mengorbit berkaitan dengan bumi.<br \/>\nMereka berpikir bahwa Saturnus adalah yang terjauh dari bumi, sehingga<br \/>\nmenempati posisi yang paling penting, sebagai hari pertama dari sepekan.<sup>5<\/sup><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" title=\"\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" alt=\"planetary god stick calendar\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/images-lostsabbathsrestored.jpg\" align=\"right\" border=\"0\">Di dalam<br \/>\npotongan kalendar Romawi dari \u201cPermandian<br \/>\nTitus\u201d<sup>6<\/sup>,<br \/>\nmingguan dengan hari yang memiliki nama-nama planet<br \/>\nmilik penyembah berhala, ditunjukkan dengan<br \/>\ngambar-gambar dari tujuh dewa planet. Hari pertama adalah hari Saturnus [hari Sabtu] yang oleh para pemelihara Sabat<br \/>\ndianggap telah sesuai<br \/>\ndengan hari ketujuh dan terakhir dari mingguan<br \/>\nAlkitab, yaitu hari Sabat. Barulah setelah<br \/>\nitu hari-hari dalam sepekan disusun kembali dengan Sunday [hari Minggu] sebagai hari pertama<br \/>\ndan hari Saturnus [hari<br \/>\nSabtu] sebagai hari ke-tujuh. Dua belas<br \/>\nlambang zodiak dapat dilihat  di tengah-tengah lingkaran,<br \/>\ndan lambang-lambang ini mewakili dua<br \/>\nbelas bulan dalam setahun, enam di antaranya juga diberi nama sesuai dewa-dewa para penyembah berhala<sup>7<\/sup>.<\/p>\n<p>Bulan-bulan<br \/>\ndalam tahun Gregorian [masehi] dan<br \/>\nhari-hari dalam mingguan planetari<br \/>\nadalah bulan-bulan dan hari-hari berhala yang direnovasi.<br \/>\nInilah yang  ayat dalam kitab Hosea maksudkan.<br \/>\nSaat umat Kristen mengatur kehidupan mereka dan hari-hari ibadah mereka dengan<br \/>\nkalendar penyembah berhala, nama-nama Baal diambil dan masuk ke dalam mulut<br \/>\nmereka. Adalah tidak mungkin menemukan hari Sabat Alkitabiah yang sebenarnya<br \/>\npada kalendar Gregorian kafir<br \/>\ndan dalam hal ini Sang Pencipta<br \/>\ntelah dilupakan.<\/p>\n<p>Dengan<br \/>\nmengembalikan pengetahuan akan metode penanggalan-Nya yang sebenarnya kepada<br \/>\ngenerasi akhir, Yahuwah membawa mereka kembali pada sebuah kesalehan primitif. Dia<br \/>\nberfirman, &#8220;Sebab itu, sesungguhnya, Aku ini akan membujuk dia, dan membawa<br \/>\ndia ke padang gurun, dan berbicara menenangkan hatinya.&#8221; Apa yang dimaksud<br \/>\npadang gurun? Jawabannya dapat ditemukan dalam kitab Wahyu pasal 12. Dalam kitab Wahyu pasal 12 diberikan gambaran<br \/>\ntentang gereja sejati, Mempelai perempuan Kristus, sebagai seorang perempuan<br \/>\nyang melarikan diri ke padang gurun.<sup>8<\/sup> &#8220;Perempuan itu lari ke<br \/>\npadang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Yahuwah, supaya<br \/>\nia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.&#8221; (Ayat 6).<\/p>\n<p>Ketika gereja<br \/>\nyang murni menerima praktek-praktek agama<br \/>\nberhala, Zaman Kegelapan yang panjang jatuh<br \/>\npadanya. Gereja sejati yang melarikan diri ke padang gurun dan di sana, setelah<br \/>\nmengalami kehancuran karena menerima kekasih-kekasih yang lain, Yahuwah mulai<br \/>\nmembujuk dia kembali. Reformasi Protestan mulai mengembalikan kepadanya terang<br \/>\nyang telah lama hilang. &#8220;Kebenaran adalah sebuah kebenaran yang bergerak<br \/>\nmaju, dan kita harus berjalan dalam cahaya yang lebih terang.&#8221;<sup>9<\/sup><br \/>\nBapa Sorgawi akan bergerak maju tidak lebih cepat dari yang umat-Nya dapat<br \/>\nikuti. Sejak zaman Reformasi Protestan, Yahuwah telah &#8220;membujuk&#8221; mempelai<br \/>\nperempuan-Nya (gereja) kembali pada-Nya, memenangkan hatinya untuk Kasih<br \/>\nSejatinya dengan menunjukkan kasih-Nya yang indah dan memeliharanya.<sup>10<\/sup><\/p>\n<p>Pengetahuan<br \/>\ntentang Sabat luni-solar<br \/>\nsekarang sedang dikembalikan kepada gereja sisa. Pemahaman ini harus<br \/>\nmempengaruhi ide-ide yang terbentuk sebelumnya tentang masa kesusahan. Satu<br \/>\nkeyakinan yang sama oleh baik umat Advent Hari Ketujuh liberal dan<br \/>\nkonservatif adalah  bahwa pemerintah<br \/>\nAmerika Serikat akan menjadi yang pertama dalam membuat sebuah gambaran tentang<br \/>\nbinatang (Gereja Katholik Roma.) Dalam hal sederhana: semua orang mencari<br \/>\nsebuah hukum hari Minggu. Dengan mengingat bahwa Ellen White diperintahkan<br \/>\nuntuk menulis \u201cGreat<br \/>\nControversy\u201d<br \/>\ndengan cara seperti &#8220;menelusuri sejarah di masa lalu, dan<br \/>\nsecara khusus juga menghadirkannya untuk menjelaskan sebuah kebenaran pada<br \/>\nperjuangan yang cepat mendekati masa depan&#8221;<sup>11<\/sup>, apakah mungkin bahwa<br \/>\nhukum hari Minggu akan kembali lagi menyamar sebagai sebuah kalendar yang<br \/>\nmengubah hukum?<\/p>\n<p>Pikirkanlah. Sasaran<br \/>\nutama Setan adalah para pemelihara Sabat. Setiap orang mengetahui tentang hukum-hukum penutupan hari Minggu<br \/>\ndan semua orang telah beranggapan bahwa bentuk hukum hari Minggu akan terjadi. Tetapi<br \/>\njika anda adalah Setan, dan musuh nomor satu anda sedang merencanakan<br \/>\npenyerangan, tidak maukah anda mencoba dan menyelinap tanpa sepengetahuan<br \/>\nmereka? Ellen White memperingatkan <br \/>\norang-orang setia untuk berhati-hati terhadap perangkat-perangkat Setan.<br \/>\nSegera setelah orang-orang menjadi sadar akan satu perangkat, bapa segala dusta<br \/>\nitu akan memberikan sebuah sentuhan yang baru. Hal ini sangat penting bahwa<br \/>\ngereja saat ini harus berhati-hati terhadap perangkat-perangkat tipuan Setan<br \/>\nsebab generasi akhir  dibebankan sebuah<br \/>\ntugas khusus; sebuah tugas yang Setan sangat tidak ingin tetap dilakukan:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Engkau akan<br \/>\nmembangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang<br \/>\ndiletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebut \u201cyang memperbaiki tembok<br \/>\nyang tembus\u201d, \u201cyang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni\u201d. (Yesaya<br \/>\n58:12).<\/p>\n<p>Kristus Sendiri,<br \/>\nsesaat sebelum kematian-Nya, juga menyebut kelompok orang-orang khusus ini.<br \/>\nPasal terakhir dari kitab terakhir Perjanjian Lama memuat nasihat ini:<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Ingatlah kepada<br \/>\nTaurat yang telah Kuperintahkan kepada Musa, hamba-Ku . . . yakni<br \/>\nketetapan-ketetapan dan hukum-hukum. Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia<br \/>\nkepadamu menjelang datangnya hari Yahuwah yang besar dan dasyat itu. Maka ia<br \/>\nakan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak<br \/>\nkepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi hingga musnah. (Maleakhi 4:4-6).<\/p>\n<p>Para murid tahu<br \/>\nnubuatan ini. Setelah Kristus berubah rupa, maka tampak Musa dan Elia sedang<br \/>\nberbicara dengan Dia, lalu Petrus, Yakobus dan Yohanes bertanya: &#8220;Kalau<br \/>\ndemikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?&#8221;<sup>12<\/sup>. Dengan kata lain,<br \/>\n&#8220;Jika Engkau memang Mesias sebagaimana yang kami yakini, mengapa Elia<br \/>\ntidak datang dahulu?&#8221;<\/p>\n<p>Jawaban <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/mengapa-hanya-yahuwah-dan-yahushua.html\">Yahushua<\/a><br \/>\nsangat menarik.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Yahushua menjawab<br \/>\ndan berkata kepada mereka, &#8220;Memang Elia akan datang dan memulihkan segala<br \/>\nsesuatu dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak<br \/>\nmengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak<br \/>\nManusia akan menderita oleh mereka.&#8221; Pada waktu itu mengertilah<br \/>\nmurid-murid Yahushua bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis<sup>13<\/sup>.<\/p>\n<p>Dalam pertukaran<br \/>\nini, para murid dan Kristus keduanya mengacu kepada nubuatan Maleakhi tentang<br \/>\nkedatangan Elia yang janjikan sebelum &#8220;hari Yahuwah yang besar dan dasyat<br \/>\nitu.&#8221; Para murid beranggapan bahwa Ia hanya berbicara tentang Yohanes<br \/>\nPembaptis, tetapi sebenarnya &#8220;[Yahushua] membuat sebuah perbedaan antara<br \/>\nElia yang belum datang, dan Yohanes yang telah datang (Matius 17:11)&#8221;<sup>14<\/sup>.<\/p>\n<p>Elia yang akan<br \/>\ndatang di Zaman Kristus akan melakukan sesuatu yang sangat penting: ia akan &#8220;memulihkan<br \/>\nsegala sesuatu.&#8221; (Ayat 11).<br \/>\nMemulihkan sesuatu apa? Jawabannya dapat ditemukan lagi dalam<br \/>\nkitab Maleakhi 4: &#8220;Ingatlah kepada Taurat yang telah Kuperintahkan kepada<br \/>\nMusa . . . yakni ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum.&#8221; (Ayat 4). Orang-orang yang<br \/>\nmemulihkan pelanggaran hukum-hukum Musa: yakni ketetapan-ketetapan, hukum-hukum<br \/>\ndan prinsip-prinsip penanggalan.<\/p>\n<p>Banyak orang<br \/>\nberanggapan bahwa kata &#8220;ketetapan&#8221;<br \/>\nberlaku secara ketat untuk persembahan-persembahan korban yang telah<br \/>\ndisingkirkan di atas<br \/>\nkayu salib. Namun, penelusuran Alkitab yang cermat mengungkapkan bahwa kata &#8220;ketetapan&#8221; tidak pernah<br \/>\ndigunakan untuk memberlakukan persembahan korban. Sebaliknya, kata tersebut<br \/>\nsering ditulis dalam kalimat berikut: &#8220;Itulah ketetapan yang berlaku untuk<br \/>\nselama-lamanya)&#8221;,<br \/>\n&#8220;Inilah suatu ketetapan untuk selama-lamanya,&#8221; dan &#8221; Itulah yang<br \/>\nharus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya&#8221;.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">Tugas pemulihan<br \/>\ndan pembaruan yang dijalankan oleh orang-orang buangan yang dikembalikan, di<br \/>\nbawah kepemimpinan Zerubabel, Ezra, and Nehemia, menampilkan gambaran tentang<br \/>\nsebuah tugas pemulihan rohani yang akan dikerjakan di hari-hari penutupan<br \/>\nsejarah bumi . . .<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Pemulihan rohani<br \/>\ndimana tugas yang diteruskan di zaman Nehemia adalah sebuah lambang, yang<br \/>\ndiuraikan dalam kata-kata Yesaya: &#8220;Mereka akan membangun reruntuhan yang<br \/>\nsudah berabad-abad, dan akan mendirikan kembali tempat-tempat yang sejak dahulu<br \/>\nmenjadi sunyi; mereka akan membaharui kota-kota yang runtuh, tempat-tempat yang<br \/>\ntelah turun-temurun menjadi sunyi.&#8221; &#8220;Engkau akan membangun reruntuhan<br \/>\nyang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak<br \/>\nketurunan, engkau akan disebut: yang memperbaiki tembok yang tembus, yang<br \/>\nmembetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni.&#8221; (Yesaya 61:4; 58:12).<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Pada ayat ini,<br \/>\nnabi tersebut menggambarkan orang-orang yang hidup di akhir zaman akan berusaha<br \/>\nmemulihkan prinsip-prinsip yang merupakan dasar kerajaan [Yahuwah]. Mereka<br \/>\nadalah orang-orang yang memperbaiki tembok yang tembus yang telah dibuat dalam<br \/>\nhukum [Yahuwah] \u2013 tembok yang Ia telah tempatkan mengelilingi umat pilihan-Nya<br \/>\nuntuk melindungi mereka, dan ketaatan terhadap ajaran-ajaran keadilan, kebenaran,<br \/>\ndan kesucian akan menjadi perlindungan abadi mereka.<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Dengan kata-kata<br \/>\nyang memiliki arti yang jelas, nabi Yesaya menunjukkan tugas khusus tersebut<br \/>\nterhadap umat sisa yang membangun tembok. &#8220;Apabila engkau tidak<br \/>\nmenginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku;<br \/>\napabila engkau menyebut hari Sabat \u201chari kenikmatan\u201d, dan hari kudus Yahuwah<br \/>\n\u201chari yang mulia\u201d; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan<br \/>\nsegala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong,<br \/>\nmaka engkau akan bersenang-senang karena Yahuwah dan Aku akan membuat engkau<br \/>\nmelintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan<br \/>\nmemberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut<br \/>\nYahuwahlah yang mengatakanya.&#8221; (Yesaya 58:13, 14).<\/p>\n<p class=\"indenttext\">\n<p class=\"indenttext\">Pada akhir zaman<br \/>\nsetiap lembaga ilahi akan dipulihkan. Pelanggaran yang dilakukan dengan  mengubah hukum Sabat oleh manusia, akan<br \/>\ndipulihkan. Umat sisa [Yahuwah], berdiri di hadapan dunia sebagai para<br \/>\npembaharu, akan menunjukkan bahwa hukum [Yahuwah] adalah dasar dari semua<br \/>\npembaharuan abadi dan bahwa Sabat yaitu hukum keempat akan bertahan sebagai<br \/>\nsebuah peringatan penciptaan, pengingat kuasa [Yahuwah]. Secara jelas, dengan<br \/>\njalur yang berbeda mereka akan menampilkan perlunya ketaatan terhadap semua ajaran-ajaran<br \/>\nKesepuluh  Perintah. Didorong oleh kasih Kristus, mereka<br \/>\nakan bekerja sama dengan-Nya dalam membangun reruntuhan-reruntuhan. Mereka akan<br \/>\nmemperbaiki tembok yang tembus, yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat<br \/>\ndihuni<sup>15<\/sup>.<\/p>\n<p>Semoga umat Yahuwah<br \/>\nsaat ini memulihkan &#8220;setiap lembaga ilahi&#8221;, termasuk<br \/>\nkalendar-Nya, sehingga keindahan hukum-Nya dapat ditunjukkan di hadapan dunia.<\/p>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\">\n<p><font face=\"Georgia\" size=\"3\">Konten Terkait:<\/font><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"\/yahuwahs-calendar\/armagedon-perang-peribadatan.html\">Armagedon: Perang Peribadatan\n<p><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<hr style=\"width: 100%\">\n<p><sup>1<\/sup> Suamiku<\/p>\n<p><sup>2<\/sup> Allahku, sebuah gelar umum bagi Tuhan atau Baal.<\/p>\n<p><sup>3<\/sup> Hosea 2:14, 16-20, 23<\/p>\n<p><sup>4<\/sup> 3SM 338<\/p>\n<p><sup>5<\/sup> Untuk mengetahui lebih banyak dan melihat lebih dalam<br \/>\nmengenai bagaimana para penyembah berhala mengatur setiap jam dari 24 jam<br \/>\nsehari bagi setiap ddewa-dewa planet yang didasarkan pada posisi mereka dalam<br \/>\nkaitannya dengan bumi, lihat \u201cHow Did Sunday Get It&#8217;s Name?\u201d by Robert L. Odom,<br \/>\nSouthern Publishing Association, 1972. <\/p>\n<p><sup>6<\/sup> R. L. Odom, How Did Sunday Get It&#8217;s Name?, Southern<br \/>\nPublishing Association, 1972.<\/p>\n<p><sup>7<\/sup> Juli and Agustus diberi nama berdasarkan nama Kaisar Julius<br \/>\n(yang menetapkan kalender  Julian) and Kaisar<br \/>\nAgustus (Kaisar Roma yang disebut di dalam Lukas 2:1-7). September, Oktober,<br \/>\nNovember dan Desember adalah merupakan hitungan angka: &#8220;tujuh&#8221;,<br \/>\n&#8220;delapan&#8221;, &#8220;sembilan&#8221;, dan &#8220;sepuluh&#8221;, perlu diingat,<br \/>\nkalender Roma aslinya dimulai pada bulan Maret.<\/p>\n<p><sup>8<\/sup> Seorang perempuan adalah selalu merupakan lambang<br \/>\ndari sebuah gereja. Seorang pelacur adalah sebuah gereja sesat; seorang perawan<br \/>\nadalah gereja sejati.<\/p>\n<p><sup>9<\/sup> E. G. White, Councils to Writers and Editors, 33.<\/p>\n<p><sup>10<\/sup> Kitab Wahyu 12:1 menyediakan sebuah lambang yang<br \/>\nsangat menarik yang menggambarkan sebuah gereja sejati. Dia berdiri di atas<br \/>\nbulan. Kaki adalah sebuah lambang dari kepemilikan (Lihat Ayub 1:7 and Ruth 4:7<br \/>\n&amp; 8). Arti dari ayat ini adalah sangat indah: gereja adalah sekali lagi<br \/>\nakan memiliki pengetahuan mengenai Sabat yang sejati dan memberikan kepadanya<br \/>\ndasar yang kokoh.<\/p>\n<p><sup>11<\/sup> Ellen G. White, Great Controversy, xi, penekanan<br \/>\ndiberikan.<\/p>\n<p><sup>12<\/sup> Matius 17:10<\/p>\n<p><sup>13<\/sup> Matius 17:11-13<\/p>\n<p><sup>14<\/sup> Hebrew-Greek Key Word Study Bible, KJV, footnotes to<br \/>\nMalachi 4, by Spiros Zodhiates.<\/p>\n<p><sup>15<\/sup> E. G. White,<br \/>\nProphets &amp; Kings, 677-678, penekanan diberikan.<\/p>\n","protected":false},"featured_media":214918,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-108270","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kalender-yahs","wlc-content-directory-sabbath"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengembalikan Sabat yang Hilang - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengembalikan Sabat yang Hilang - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebuah pertanyaan yang sering ditanyakan, &#8220;Apakah Yahuwah benar-benar mengijinkan pengetahuan akan Sabat-Nya hilang?&#8221; Jawaban yang ada dalam Ratapan 2:6 adalah: ya. &#8220;Di Sion Yahuwah menjadikan orang lupa akan perayaan (mo&#8217;edim) dan sabat.&#8221; Pembahasan ini diperluas di kitab Hosea, pasal dua. Di pasal tersebut Yahuwah menyamakan umat-Nya seperti seorang istri yang tidak setia yang telah pergi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-20T15:06:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/recovering-lost-sabbaths-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/\",\"name\":\"Mengembalikan Sabat yang Hilang - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/recovering-lost-sabbaths-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2012-12-03T12:11:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-20T15:06:56+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/recovering-lost-sabbaths-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/recovering-lost-sabbaths-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Mengembalikan Sabat yang Hilang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengembalikan Sabat yang Hilang - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengembalikan Sabat yang Hilang - Worlds Last Chance","og_description":"Sebuah pertanyaan yang sering ditanyakan, &#8220;Apakah Yahuwah benar-benar mengijinkan pengetahuan akan Sabat-Nya hilang?&#8221; Jawaban yang ada dalam Ratapan 2:6 adalah: ya. &#8220;Di Sion Yahuwah menjadikan orang lupa akan perayaan (mo&#8217;edim) dan sabat.&#8221; Pembahasan ini diperluas di kitab Hosea, pasal dua. Di pasal tersebut Yahuwah menyamakan umat-Nya seperti seorang istri yang tidak setia yang telah pergi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-20T15:06:56+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/recovering-lost-sabbaths-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/","name":"Mengembalikan Sabat yang Hilang - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/recovering-lost-sabbaths-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2012-12-03T12:11:00+00:00","dateModified":"2025-08-20T15:06:56+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/recovering-lost-sabbaths-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/recovering-lost-sabbaths-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/yah-s-calendar\/recovering-the-lost-sabbaths\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Mengembalikan Sabat yang Hilang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/108270","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108270"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/214918"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108270"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}