{"id":108216,"date":"2009-01-30T00:45:14","date_gmt":"2009-01-30T00:45:14","guid":{"rendered":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/wlc-article\/migrating-keselamatan-pentingnya-ketaatan\/"},"modified":"2025-08-20T14:20:25","modified_gmt":"2025-08-20T14:20:25","slug":"keselamatan-pentingnya-ketaatan","status":"publish","type":"wlc-article","link":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/articles\/kepercayaan-alkitabiah\/keselamatan-pentingnya-ketaatan\/","title":{"rendered":"Keselamatan | Pentingnya Ketaatan"},"content":{"rendered":"<p align=\"justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" alt=\"bible\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/book-of-romans.jpg\" align=\"right\" border=\"null\" height=\"174\" width=\"299\"><\/p>\n<p>Ketika kita berbicara tentang <em>keselamatan, <\/em>banyak dari kita yang langsung teringat pada Surat<br \/>\nPaulus kepada jemaat di Roma, karena disitulah terdapat penjelasan penuh<br \/>\nmengenai kebenaran di dalam Kristus. Jika ada tempat di dalam Alkitab di mana<br \/>\nkita dapat menemukan ketaatan dalam kaitannya dengan keselamatan, maka<br \/>\nkesitulah kita harus melihat. Tapi faktanya bukan itu yang saya telah lakukan.<br \/>\nSaya telah melakukan pencarian kata ketaatan dalam kitab KJV, dan menemukan<br \/>\nbahwa kata ketaatan muncul di dalam kitab Roma lebih banyak dari kitab lain<br \/>\nyang ada di Alkitab: lima kali semuanya. Paulus membangun tema yang luar biasa<br \/>\nini dengan cara yang sederhana, sehingga itu dapat diingat, seperti lima jari<br \/>\ntangan.<\/p>\n<p>Tema ketaatan melingkupi surat kepada jemaat di Roma<br \/>\ndengan sebuah genggaman penuh kasih mulai dari kata yang paling pertama sampai<br \/>\nkata-kata terakhir. \u201cPaulus, seorang hamba <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/mengapa-hanya-yahuwah-dan-yahushua.html\">Yahushua<\/a>, yang dipanggil <em>menjadi<\/em> seorang rasul dan dikuduskan untuk<br \/>\nmemberitakan Injil Yahuwah. (Yang telah dijanjikan-Nya sebelumnya dengan<br \/>\nperantaraan nabi-nabi-Nya dalam kitab-kitab suci,) tentang Anak-Nya, Yahushua,<br \/>\ntuan kita, yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud, yang<br \/>\ndinyatakan dengan kuasa <em>sebagai<\/em> Anak<br \/>\nYahuwah, menurut Roh kekudusan, melalui kebangkitan-Nya dari antara orang mati.<br \/>\nDengan perantaraan-Nya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk<br \/>\nmenuntun semua bangsa, supaya mereka taat dengan iman kepada nama-Nya. Kamu<br \/>\njuga termasuk di antara mereka, kamu yang telah dipanggil menjadi milik<br \/>\nKristus.\u201d Roma 1:1-6, KJV.<\/p>\n<p>Paulus memulai dengan ketaatan iman. Inilah langkah<br \/>\nyang paling awal, yang benar dari sejak semula, namun yang disalah mengerti<br \/>\noleh banyak orang. Mereka memisahkan ketaatan dan iman, karena mereka mengira<br \/>\nhal itu dapat dipisahkan, atau bahkan membedakannya sama sekali. Injil menurut<br \/>\nPaulus tidak akan seperti itu. Dia tidak pernah mengajar ketaatan di satu sisi<br \/>\ndan iman disisi yang lain. Dia mengajarkan ketaatan iman. Dunia memiliki sebuah<br \/>\ngereja dan sebuah iman dan banyak hal yang dapat dikatakan mengenai kepercayaan<br \/>\ndi dalam Yahushua. Tetapi ini adalah keyakinan yang sia-sia, karena hanya iman<br \/>\nsaja. Iman yang Paulus kenal adalah ketaatan iman.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" alt=\"saviour's hand\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/invitation.jpg\" align=\"left\" height=\"146\" width=\"177\">Apakah yang dimaksud dengan ketaatan iman yang<br \/>\ndinyatakan oleh Paulus itu? Dia tidak langsung menegaskannya, tetapi dia<br \/>\nmemberikan kita gambaran yang jelas. Ketaatan iman semua bangsa kepada Nama<br \/>\nKristus adalah tindakan dan keinginannya sebagai seorang rasul untuk membawa<br \/>\npanggilan Kristus. Yang paling utama, poin pertama dari keselamatan, adalah<br \/>\nbukan sesuatu yang harus kita kerjakan atau yakini. Itu adalah sesuatu yang<br \/>\ntelah dilakukan bagi kita dan untuk kita. Itulah panggilan yang kita terima dari<br \/>\nKristus. Ketaatan iman terutama menggambarkan panggilan Kristus.<\/p>\n<p>Dari permulaan pelayanan Kristus sebagaimana yang<br \/>\ndijelaskan di dalam Injil, kita menemukan Kristus menjadikan ini sebagai<br \/>\nlangkah awal keselamatan. Dia memanggil murid-murid satu per satu. Ketaatan<br \/>\niman adalah bukan kita menaati hukum atau mencari atau berusaha untuk menemukan<br \/>\nkeselamatan. Ketaatan iman adalah mendengarkan panggilan Kristus.<\/p>\n<h2 align=\"center\"><strong>Kebenaran oleh<br \/>\nKetaatan<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-left: 15px\" title=\"\" alt=\"salvation - ten commandments in the most holy place\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/angels-judgment.jpg\" align=\"right\" height=\"208\" width=\"181\">\u201cJadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang<br \/>\nsemua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang<br \/>\nsemua orang menjadi orang benar.\u201d Roma 5:19.<\/p>\n<p>Para pendeta dan juga para jemaat cenderung untuk<br \/>\nfokus pada apa yang manusia harus lakukan. Karena mereka menyadari bahwa<br \/>\nmemelihara hukum taurat tidak dapat menyelamatkan, mereka sering gagal untuk<br \/>\nmemahami bahwa kebenaran datang dari ketaatan. Semua orang yang melakukan<br \/>\nkebenaran bersama Yahuwah melakukan kebenaran itu melalui ketaatan dan tidak<br \/>\nmelalui hal yang lain. Mereka melakukan kebenaran melalui ketaatan kepada<br \/>\nKristus, yang lengkap dan sempurna. Ini adalah langkah kedua dalam rencana<br \/>\nkeselamatan, dari lima langkah penjelasan ketaatan menurut Paulus.<\/p>\n<p>Ellen White membuatnya lebih jelas kemudian. \u201cWaktu<br \/>\nketika orang yang berdosa percaya kepada Kristus, dia berdiri di dalam<br \/>\npandangan . . . [Yahuwah] tak terhakimi; karena kebenaran Kristus adalah<br \/>\nmiliknya: ketaatan Kristus yang sempurna telah dilimpahkan kepadanya\u201d. Fundamentals<br \/>\nof Christian Education, halaman 429.<\/p>\n<p>Walaupun ada setiap alasan untuk menolak konsep<br \/>\nkejahatan penuh atau dosa yang asli, namun Paulus menyatakan sebuah<br \/>\nkeseimbangan pemikiran disini. Dosa dan kematian masuk ke dalam dunia melalui<br \/>\ntindakan dari satu orang. Tidak peduli bagaimanapun baiknya kita memelihara<br \/>\nhukum taurat hari ini, kita tetap diperhadapkan dengan fakta kematian walaupun<br \/>\nkita sendiri tidak melakukan kesalahan. Oleh karena itu, hanya akan menjadi<br \/>\nbenar dan adil jika pemulihan datang dengan cara yang sama dengan masalahnya:<br \/>\nmelalui tindakan satu orang demi kepentingan semua orang lain. Ada sebuah dasar<br \/>\nberfikir pada diperluhkannya ketaatan di dalam keselamatan kita dari dosa dan<br \/>\nkematian bukan menjadi milik kita, tetapi menjadi milik orang lain.<\/p>\n<h2 align=\"center\"><strong>Ketaatan<br \/>\nmenuju Kebenaran<\/strong><\/h2>\n<p>\u201cSebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa,<br \/>\nkarena kamu tidak berada <a href=\"\/winds-of-doctrine\/di-bawah-taurat-atau-di-bawah-kasih-karunia.html\">di bawah hukum Taurat<\/a>, tetapi di bawah kasih<br \/>\nkarunia. Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak<br \/>\nberada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Yahuwah melarang!<br \/>\nApakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai<br \/>\nhamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati,<br \/>\nbaik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang<br \/>\nmemimpin kamu kepada kebenaran? Tetapi syukurlah kepada Yahuwah! Dahulu memang<br \/>\nkamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati<br \/>\npengajaran yang telah diteruskan kepadamu. Kamu telah dimerdekakan dari dosa<br \/>\ndan menjadi hamba kebenaran.\u201d Roma 6: 14-18.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" alt=\"clasped hands\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/prayer.jpg\" align=\"left\" height=\"207\" width=\"269\">Visi dari kematian, kebangkitan, kenaikan,<br \/>\npengantaraan, dan penebusan Kristus mengubah karakter manusia. Kasih<br \/>\nmembangkitkan keinginan untuk menjadi hamba setia yang taat, dimana sebelumnya<br \/>\nseseorang hanya menjadi hamba dosa.<\/p>\n<p>Ellen White dengan jelas menggambarkan hal ini.<br \/>\n\u201cInjil Perjanjian Baru adalah bukan menurunkan standar Perjanjian Lama agar<br \/>\nsesuai dengan orang berdosa dan menyelamatkannya di dalam dosanya. [Yahuwah] .<br \/>\n. . menginginkan semua orang taat kepada-Nya, taat secara menyeluruh pada semua<br \/>\nperintah-perintah-Nya. Dia menuntut pada saat ini seperti sejak semula dan<br \/>\nsampai selamanya kebenaran yang sempurna sebagai satu-satunya hak menuju surga.<br \/>\nKristus adalah harapan dan tempat perlindungan kita. Kebenaran-Nya hanya<br \/>\ndilimpahkan kepada mereka yang taat. Mari kita menerima hal itu dengan iman,<br \/>\nbahwa Bapa tidak akan menjumpai dosa di dalam kita. Tetapi mereka yang telah<br \/>\nmenginjak-injak hukum ilahi tidak akan memiliki hak untuk mengklaim kebenaran<br \/>\nitu. Agar kita dapat melihat kebesaran rencana keselamatan seperti anak-anak<br \/>\nyang taat kepada semua aturan-aturan . . . [Yahuwah], mempercayai bahwa kita<br \/>\nmemiliki damai sejahtera bersama . . . [Yahuwah] melalui . . . [Yahushua],<br \/>\nkorban penebus kita!!\u201d. Review and Herald, 21 Sept. 1886.<\/p>\n<p>Seseorang tidak perlu takut pada standar tingkat<br \/>\ntinggi itu. Ukuran dari korban itu adalah jaminan kuasa Yahuwah untuk<br \/>\nmenyelamatkan sampai sepenuhnya. Orang yang sudah bertobat menerima berkat<br \/>\nkebenaran Kristus yang menghasilkan buah dalam ketaatan kepada<br \/>\nperintah-perintah itu. Setanlah yang mengatakan bahwa perintah-perintah itu<br \/>\ntidak dapat dilakukan. Ellen White menulis bahwa \u201csemua orang yang melanggar<br \/>\nperintah-perintah . . . [Yahuwah] adalah mendukung pengakuan Setan bahwa hukum<br \/>\ntaurat itu tidak baik, dan tidak dapat ditaati. Dengan demikian mereka<br \/>\nmenggandakan penipuan-penipuan dari sang musuh besar, dan melemparkan hinaan<br \/>\nkepada . . . [Yahuwah].\u201d Betapa banyaknya para pendeta yang mengkhotbakan<br \/>\npengakuan seperti ini minggu demi minggu!<\/p>\n<p>Sudah semakin lumrah dalam tahun-tahun belakangan<br \/>\nini terdengar dari mimbar, bahwa \u201ckasih Kristus memaksa kita. Kita menaati<br \/>\nperintah-perintah itu karena kasih Yahuwah dan Kristus, yang menawarkan kepada<br \/>\nkita keselamatan yang begitu besar\u201d. Sekarang pesan itu terlihat begitu sering<br \/>\ndiartikan bahwa karena Yahuwah mengasihi dan menyelamatkan kita begitu saja, maka<br \/>\nkita dapat tidak menaatinya  sebanyak<br \/>\nyang kita mau.<\/p>\n<p>Tapi konsep Paulus mengenai pembenaran adalah sebuah<br \/>\nkonsep yang berbeda. Pembenaran yang sejati menghasilkan buah di dalam ketaatan<br \/>\npada <a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/sepuluh-perintah.html\">perintah-perintah itu<\/a>.<\/p>\n<h2 align=\"center\"><strong>Disatukan oleh<br \/>\nKetaatan<\/strong><\/h2>\n<p>\u201cTetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara,<br \/>\nsupaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang<br \/>\ntelah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah<br \/>\nmereka! Sebab orang-orang demikian tidak melayani Kristus, Tuan kita, tetapi<br \/>\nmelayani perut mereka sendiri. Dan dengan kata-kata mereka yang muluk-muluk dan<br \/>\nbahasa mereka yang manis mereka menipu orang-orang yang tulus hatinya. Kabar<br \/>\ntentang ketaatanmu telah terdengar oleh semua orang. Sebab itu aku bersukacita<br \/>\ntentang kamu. Tetapi aku ingin supaya kamu bijaksana terhadap apa yang baik,<br \/>\ndan bersih terhadap apa yang jahat. Semoga Yahuwah, sumber damai sejahtera,<br \/>\nsegera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yahushua, Tuan<br \/>\nkita, menyertai kamu. Amin!\u201d. Roma 16: 17-20.<\/p>\n<p>Langkah ke-empat dalam pelajaran Paulus mengenai<br \/>\nketaatan adalah kesatuan di dalam pengajaran. Ini mungkin menjadi sebuah<br \/>\nkejutan, tetapi faktanya ini sangat masuk akal. Tidak terlalu berbeda di dalam<br \/>\npenampilan, logika berfikir, atau watak yang membuat perbedaan-perbedaan,<br \/>\nbahkan perbedaan-perbedaan pengajaran. Ini semua pada faktanya tercipta oleh<br \/>\nketidaktaatan, keinginan untuk memberontak terhadap firman Yahuwah yang terang<br \/>\nbenderang. Semangat ketaatan pada kenyataannya membawa ke dalam kesatuan<br \/>\npengajaran.<\/p>\n<p>Semua argumen-argumen yang<br \/>\norang-orang berikan untuk tidak memelihara hari Sabat berdasarkan perintah hukum<br \/>\ntaurat, semuanya itu bermuara pada apakah ada atau tidaknya semangat ketaatan.<br \/>\nSemua bayangan yang dirujuk, perintah-perintah yang <a href=\"\/winds-of-doctrine\/apa-yang-telah-dipakukan-di-atas-salib.html\">telah dipaku di atas salib<\/a>, klaim-klaim kebebasan di<br \/>\ndalam Kristus, bahwa Yahushua adalah Sabat kita, adalah dimotivasi oleh<br \/>\nkeinginan yang sederhana untuk tidak memelihara hari Sabat. Jika mereka yang<br \/>\nmembuat klaim-klaim ini menanggapi pertanyaan itu dengan kerinduan untuk<br \/>\nmenaatinya, maka mereka akan membaca ayat-ayat itu dengan maksud yang berbeda.<br \/>\nMereka akan membaca ayat-ayat itu sambil berharap untuk mendapatkan pembenaran<br \/>\ndari memelihara Sabat dari pada sebuah alasan untuk tidak menaatinya. Dan<br \/>\ndemikian pula dengan setiap perbedaan pengajaran yang lain. Beberapa<br \/>\ndiantaranya adalah perihal yang tidak penting yang diangkat sebagai perhatian<br \/>\nyang semata-mata bertujuan untuk menjauhkan fikiran dari kewajiban kita kepada<br \/>\nYahuwah dan sesama kita manusia.<\/p>\n<h2 align=\"center\"><strong>Siklus<br \/>\nLengkap: Ketaatan Iman<\/strong><\/h2>\n<p>\u201cBagi Dia, yang berkuasa menguatkan kamu, &#8211;menurut<br \/>\nInjil yang kumasyhurkan dan pemberitaan tentang Yahushua, sesuai dengan<br \/>\npernyataan rahasia, yang didiamkan berabad-abad lamanya, tetapi yang sekarang<br \/>\ntelah dinyatakan dan yang menurut perintah Eloah yang abadi, telah diberitakan<br \/>\noleh kitab-kitab para nabi kepada segala bangsa untuk membimbing mereka kepada<br \/>\nketaatan iman&#8211; bagi Dia, satu-satunya Yahuwah yang penuh hikmat, oleh Yahushua:<br \/>\nsegala kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.\u201d Roma 16:25-27.<\/p>\n<p>Paulus menutup kitab Roma, seperti ketika dia<br \/>\nmembukanya, dengan kata-kata yang hampir mirip. Dia kembali pada tema ketaatan<br \/>\niman. Tapi kali ini, ketaatan iman bukan sebagai panggilan Kristus. Tidak<br \/>\nseperti di awal, sebagai panggilan, dibagian akhir kita menemukannya, sebagai<br \/>\ntujuan. Sekarang ketaatan iman, pada langkah ke-lima, \u201cberkuasa menguatkan<br \/>\nkamu\u201d. Dibagian akhir, sama seperti dibagian awal, ini adalah bukan sebuah<br \/>\npencapaian seorang manusia, tapi sesuatu yang Yahuwah lakukan. Kuasa Yahuwahlah<br \/>\nyang mengokohkan kita. Dari awal sampai akhir, ketaatan iman adalah tindakan<br \/>\nYahuwah di dalam kehidupan manusia.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin-top: 5px; margin-bottom: 10px; margin-right: 15px\" title=\"\" alt=\"people praying\" src=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/faith.jpg\" align=\"left\" height=\"133\" width=\"269\">Ketaatan yang terlihat pada kehidupan pribadi orang<br \/>\nyang percaya, dalam bertindak sesuai dengan perintah-perintah itu, dikelilingi,<br \/>\ndilingkupi dan dilindungi oleh langkah pertama sampai langkah terakhir,<br \/>\ntindakan dari anugerah yang mulia. Kedua lengan kasih yang mulia melingkupi<br \/>\ntindakan ketaatan manusia. Kristus yang tidak terlihat berdiri di belakang<br \/>\nseorang anak kecil dengan suratnya, meletakkan kedua lengan disekitar anak itu,<br \/>\ndan menuntun dengan tangan-Nya sendiri tangan yang kikuk memegang pena.<br \/>\nHasilnya adalah sebuah respon pada Dekalog, surat cinta yang manis itu dipenuhi<br \/>\ndengan janji-janji dari Yahuwah. Hasilnya adalah sebuah kehidupan yang menjadi<br \/>\nsebuah surat cinta kepada Yahuwah.<\/p>\n<p>Panggilan Kristus memimpin pada ketaatan Kristus<br \/>\nyang diberikan kepada orang-orang percaya melalui anugerah. Perwujudan dari<br \/>\npemberian kasih ini mendesak orang percaya untuk taat pada hukum Yahuwah dengan<br \/>\nkekuatan anugerah. Ketaatan seperti ini menghasilkan kesatuan pengajaran dan<br \/>\nmengurangi perbedaan-perbedaan diantara orang-orang percaya. Akhir dari semua<br \/>\nitu adalah kuasa Yahuwah yang mengokohkan kita di atas Injil. Dan itulah<br \/>\npentingnya ketaatan menuju keselamatan dari awal sampai akhir.<\/p>\n<hr style=\"width: 33%\" align=\"left\">\n<p><font size=\"3\" face=\"Georgia\">Artikel<br \/>\nTerkait:<\/font><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"\/biblical-christian-beliefs\/alkitab-dan-hanya-alkitab-pengatur-iman-dan-kewajiban.html\">Alkitab dan Hanya Alkitab,<br \/>\nPengatur Iman dan Kewajiban<\/a><\/li>\n<li><a href=\"\/practical-godliness\/kebenaran-oleh-iman.html\">Kebenaran oleh Iman<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"featured_media":214641,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","meta":[],"class_list":["post-108216","wlc-article","type-wlc-article","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","wlc-article-category-kepercayaan-alkitabiah","wlc-content-directory-salvation"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Keselamatan | Pentingnya Ketaatan - Worlds Last Chance<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Keselamatan | Pentingnya Ketaatan - Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketika kita berbicara tentang keselamatan, banyak dari kita yang langsung teringat pada Surat Paulus kepada jemaat di Roma, karena disitulah terdapat penjelasan penuh mengenai kebenaran di dalam Kristus. Jika ada tempat di dalam Alkitab di mana kita dapat menemukan ketaatan dalam kaitannya dengan keselamatan, maka kesitulah kita harus melihat. Tapi faktanya bukan itu yang saya [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Worlds Last Chance\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-20T14:20:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/salvation-importance-of-obedience-poster-bahasa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"159\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/\",\"name\":\"Keselamatan | Pentingnya Ketaatan - Worlds Last Chance\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/salvation-importance-of-obedience-poster-bahasa.jpg\",\"datePublished\":\"2009-01-30T00:45:14+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-20T14:20:25+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/salvation-importance-of-obedience-poster-bahasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/salvation-importance-of-obedience-poster-bahasa.jpg\",\"width\":250,\"height\":159},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Articles\",\"item\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Keselamatan | Pentingnya Ketaatan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website\",\"url\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/\",\"name\":\"Worlds Last Chance\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Keselamatan | Pentingnya Ketaatan - Worlds Last Chance","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Keselamatan | Pentingnya Ketaatan - Worlds Last Chance","og_description":"Ketika kita berbicara tentang keselamatan, banyak dari kita yang langsung teringat pada Surat Paulus kepada jemaat di Roma, karena disitulah terdapat penjelasan penuh mengenai kebenaran di dalam Kristus. Jika ada tempat di dalam Alkitab di mana kita dapat menemukan ketaatan dalam kaitannya dengan keselamatan, maka kesitulah kita harus melihat. Tapi faktanya bukan itu yang saya [&hellip;]","og_url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/","og_site_name":"Worlds Last Chance","article_modified_time":"2025-08-20T14:20:25+00:00","og_image":[{"width":250,"height":159,"url":"https:\/\/s3.amazonaws.com\/static.worldslastchance.org\/2025\/08\/salvation-importance-of-obedience-poster-bahasa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/","name":"Keselamatan | Pentingnya Ketaatan - Worlds Last Chance","isPartOf":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/salvation-importance-of-obedience-poster-bahasa.jpg","datePublished":"2009-01-30T00:45:14+00:00","dateModified":"2025-08-20T14:20:25+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/#primaryimage","url":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/salvation-importance-of-obedience-poster-bahasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/stg-media.worldslastchance.com\/2025\/08\/salvation-importance-of-obedience-poster-bahasa.jpg","width":250,"height":159},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/biblical-beliefs\/salvation-the-importance-of-obedience\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Articles","item":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/articles\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Keselamatan | Pentingnya Ketaatan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/#website","url":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/","name":"Worlds Last Chance","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/nl\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article\/108216","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wlc-article"}],"about":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wlc-article"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108216"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/214641"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staging.worldslastchance.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108216"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}